0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan3 halaman

MSDS Kalium dan Amonium Klorida

Dokumen ini adalah Lembar Data Keselamatan Material (MSDS) untuk Kalium Klorida dan Amonium Klorida, yang mencakup sifat fisika, sifat kimia, serta langkah-langkah pertolongan pertama jika terjadi kontak dengan bahan tersebut. Keduanya memiliki potensi bahaya dan memerlukan perlindungan saat digunakan, serta penyimpanan yang aman. Informasi ini penting untuk memastikan keselamatan dalam penggunaan dan penanganan bahan kimia tersebut.

Diunggah oleh

Widi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan3 halaman

MSDS Kalium dan Amonium Klorida

Dokumen ini adalah Lembar Data Keselamatan Material (MSDS) untuk Kalium Klorida dan Amonium Klorida, yang mencakup sifat fisika, sifat kimia, serta langkah-langkah pertolongan pertama jika terjadi kontak dengan bahan tersebut. Keduanya memiliki potensi bahaya dan memerlukan perlindungan saat digunakan, serta penyimpanan yang aman. Informasi ini penting untuk memastikan keselamatan dalam penggunaan dan penanganan bahan kimia tersebut.

Diunggah oleh

Widi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MSDS

Material Safety Data Sheet (MSDS)


Kelas Fisika (B)
Kelompok : 04
Anggota Kelompok : Widianingsih (5008221037)
Maisya Nur Agustini (5008221038)
Modul : Panas Pelarutan

Physical and
Name Toxicological
No Chemical First Aid Measures
(Formula) Information
Properties

1 Kalium Klorida Sifat Fisika: ● Jika terkena mata Saat dipakai:


(CaCl2) 1. Berbentuk tidak dapat Pastikan kita
serbuk putih menyebabkan iritasi menggunakan alat
2. Tidak berbau mata serius. pelindung, seperti jas
3. Berat molekul ● Dapat menyebabkan lab, pelindung mata,
110,98 g/mol kelainan perut/usus masker, dan sarung
4. Titik didih akibat efek iritan tangan. Segera cuci
1,935°C tangan dengan bersih
5. Titik lebur setelah menangani.
772°C Hindari pengisapan
6. Kelarutan air debu. Hindari kontak
74,5 g/100 ml langsung dengan bahan
(20°C) serta pastikan ventilasi
ruangan memadai
Sifat Kimia:
1. Higroskopis Saat disimpan:
2. Larut dalam Pastikan wadah tertutup
CH3COOH dan sangat rapat. Simpan
alkohol wadah tersebut di
3. Tidak larut tempat yang kering.
dalam NH3 cair
4. Dalam air, Pertolongan pertama
menghasilkan jika kontak langsung
klorida dan dengan kulit: Bila
kompleks logam terjadi kontak langsung
akuo dengan kulit, maka
5. Lelehan CaCl2 segera basuh kulit
dapat dengan air yang
dielektrolisis banyak. Segera
menghasilkan hubungi dokter untuk
logam kalsium konsultasi.
dan gas klor
Pertolongan pertama
jika terkena mata:
Segera bilas mata
secara hati-hati dengan
air yang banyak. Buka
kelopak mata ketika
mata dibasuh. Jangan
lupa untuk melepas
lensa kontak jika
memang sedang
memakai. Segera
hubungi dokter untuk
konsultasi.

Pertolongan pertama
jika terhirup: Segera
cari tempat yang
memiliki udara segar.
Pastikan korban
menghirup udara segar
sebanyak mungkin.
Jika napas terhenti, beri
napas buatan. Berikan
masker oksigen jika
mungkin. Segera
hubungi dokter.

Pertolongan pertama
jika tertelan: Jika
tertelan, beri korban
atau air (paling banyak
dua gelas). Segera cari
anjuran pengobatan.
Dalam kasus khusus,
jika pertolongan tidak
tersedia dalam satu jam,
rangsang korban untuk
muntah (hanya jika
korban tidak sadarkan
diri). Telan karbon aktif
dan segera hubungi
dokter.
2. Amonium Sifat Fisika: ● Jika terkena mata Saat dipakai:
Klorida (NH4Cl) 1. Berbentuk tidak dapat Pastikan kita
serbuk putih menyebabkan iritasi menggunakan alat
2. Tidak berbau mata serius. pelindung, seperti jas
3. Kepadatannya ● Bersifat sangat lab, pelindung mata,
1.5274 g/ml beracun. Dapat masker, dan sarung
4. Berat molekul menyebabkan tangan. Segera cuci
53,490 g/mol kerusakan organ tangan dengan bersih
5. Titik didih dengan menelan atau setelah menangani.
520°C paparan jangka Hindari pengisapan
6. Titik leleh 338°C panjang debu. Hindari kontak
7. Kelarutan air ● Tidak mudah langsung dengan bahan
383 g/L pelarut terbakar dan tidak serta pastikan ventilasi
(20°C) bereaksi dengan ruangan memadai
bahan kimia lain
Saat disimpan:
Pastikan wadah tertutup
sangat rapat. Simpan
wadah tersebut di
tempat yang kering.
Sifat Kimia: Pertolongan pertama
1. Higroskopis jika kontak langsung
2. Larut dalam air dengan kulit: Bila
3. Larut dalam terjadi kontak langsung
etanol, methanol, dengan kulit, maka
gliserol, dan segera basuh kulit
sedikit larut dengan air yang banyak.
dalam aseton Segera hubungi dokter
4. Tidak larut untuk konsultasi.
dalam pelarut
organik seperti Pertolongan pertama
etil asetat jika terkena mata:
5. Dapat terurai Segera bilas mata
ketika secara hati-hati dengan
dipanaskan air yang banyak. Buka
menghasilkan kelopak mata ketika
asam klorida dan mata dibasuh. Jangan
amonia lupa untuk melepas
6. Memiliki pH <7 lensa kontak jika
7. Dapat memang sedang
melakukan memakai. Segera
reaksi hubungi dokter untuk
dekomposisi konsultasi.
karbonat dan
bikarbonat, Pertolongan pertama
membentuk jika terhirup: Segera
garam dan cari tempat yang
amonia memiliki udara segar.
Pastikan korban
menghirup udara segar
sebanyak mungkin.
Jika napas terhenti, beri
napas buatan. Berikan
masker oksigen jika
mungkin. Segera
hubungi dokter.

Pertolongan pertama
jika tertelan: Jika
tertelan, beri korban
atau air (paling banyak
dua gelas). Segera cari
anjuran pengobatan.
Dalam kasus khusus,
jika pertolongan tidak
tersedia dalam satu jam,
rangsang korban untuk
muntah (hanya jika
korban tidak sadarkan
diri). Telan karbon aktif
dan segera hubungi
dokter.

Anda mungkin juga menyukai