0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan8 halaman

Program Kerja Laboratorium RS An-Nisaa'

Dokumen ini menjelaskan pentingnya mutu pelayanan Instalasi Laboratorium di Rumah Sakit Umum An-Nisaa' untuk mendukung diagnosis dan pengobatan pasien. Terdapat program kerja yang mencakup pelatihan, kalibrasi alat, dan evaluasi kepuasan pelanggan untuk meningkatkan kualitas layanan. Tujuannya adalah untuk memenuhi standar akreditasi dan memastikan keselamatan serta kepuasan konsumen.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan8 halaman

Program Kerja Laboratorium RS An-Nisaa'

Dokumen ini menjelaskan pentingnya mutu pelayanan Instalasi Laboratorium di Rumah Sakit Umum An-Nisaa' untuk mendukung diagnosis dan pengobatan pasien. Terdapat program kerja yang mencakup pelatihan, kalibrasi alat, dan evaluasi kepuasan pelanggan untuk meningkatkan kualitas layanan. Tujuannya adalah untuk memenuhi standar akreditasi dan memastikan keselamatan serta kepuasan konsumen.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG

Rumah Sakit harus menumbuhkan kepercayaan konsumen dengan pelayanan bermutu


sesuai dengan standar pelayanan terkini, biaya yang efisien dan memuaskan konsumen.
Instalasi Laboratorium adalah bagian dari rumah sakit yang hasil pelayanannya sangat
diperlukan guna mendukung penetapan diagnosis, pemberian pengobatan, pemantauan hasil
pengobatan dan penentuan prognosis. Oleh karena itu hasil pemeriksaan laboratorium harus
terjamin mutunya sehingga dipercaya oleh pengguna jasanya. Agar mutu pelayanan Instalasi
laboratorium terjamin, perlu di dukung adanya program kerja yang mendukung terciptanya
pelayanan yang bermutu tersebut. Hasil pemeriksaan laboratorium harus akurat dan tepat
waktu agar dapat membantu dokter dalam menegakkan diagnosis penyakit atau mengetahui
perkembangan penyakit pasien. Untuk mencapai tujuan tersebut maka Laboratorium harus
melakukan pemantapan mutu secara rutin, yang hasilnya harus dievaluasi dan ditindaklanjuti
bila diperlukan. Ada tiga faktor yang mempengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium yaitu
pra-analitik, analitik dan pasca-analitik. Pra-analitik meliputi : persiapan pasien, kelayakan
sampel, kecocokan sampel dan pekerjaan administrasi.
Analitik adalah ketepatan alat pemeriksaan sampel, sedangkan pasca-analitik adalahharus
dilakukan seleksi dan pengetesan agar alat yang dibutuhkan sesuai dengan hasil yang
diharapkan. Untuk memudahkan dalam hal pemantauan, maka peralatan laboratorium harus
dilakukan inventarisasi per tahun. Untuk peralatan laboratorium juga harus dilakukan
kalibrasi, kontrol kualitas dan pemeliharaan secara berkala. Agar semua hal tersebut diatas
dapat terlaksana, maka perlu disusun suatu Program Kerja Instalasi Laboratorium Rumah
Sakit Umum An – Nisaa’ Tahun 2017 yang mencakup program mutu laboratorium, program
keselamatan laboratorium serta program pengelolaan peralatan laboratorium.

2. TUJUAN UMUM DAN KHUSUS


 TUJUAN UMUM
a. Menciptakan pelayanan laboratorium yang berkualitas dengan menerapkan
praktek
b. laboratorium yang baik (good laboratory practice)
c. . Memenuhi standar akreditasi Rumah Sakit khususnya dalam hal pelayanan
Laboratorium.

 TUJUAN KHUSUS
a. Meningkatkan kualitas pemeriksaan laboratorium di RSU An – Nisaa’ agar dapat
menunjang upaya peningkatan kualitas pelayanan.
b. Memastikan semua karyawan laboratorium mengetahui praktek laboratorium yang
baik (good laboratory practice), sehingga dapat mencegah terjadinya infeksi
nosokomial dan terhindar dari bahaya kecelakaan kerja.
c. Memastikan agar peralatan laboratorium dapat berhasil guna dan berdaya guna
untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan laboratorium.
BAB II

KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

1. KEGIATAN

KEGIATAN TARGET MONITORING PENANGG. JWB


Dokter penanggung 100 % Tahunan Direksi
jawab Lab. ( [Link])
Pelatihan Phlebotomi 100 % [Link]
A&[Link]
Diklat update ilmu 100 % Bulanan [Link]
laboratorium A&[Link]
Meja sampling, 100 % MAN.
computer dan printer PENUNJANG
Tabung vacuum ( botol 100 % Bulanan Bagian Pengadaan
EDTA)
Kalibrasi alat 100 % Bulanan KARU
laboratorium
Pengaturan suhu lemari 100 % Bulanan KARU
es penyimpanan Reagen
Survey kepuasan ≥80 % Semester KARU
pelanggan
Waktu tunggu hasil ≤ 140 Bulanan KARU
pelayanan lab (darah menit
rutin & kimia darah)
Tidak adanya kesalahan 100% Bulanan KARU
pemberian hasil
pemeriksaan lab
Kepatuhan cuci tangan 100 % Bulanan KARU&Analis

2. RINCIAN KEGIATAN

1. Dokter penanggung jawab Lab. - Permohonan kerjasama


. ( [Link]) dengan dokter [Link] kepada
direktur RSU An – Nisaa’
- Permohonan penerbitan
SK/Surat tugas
2. Pelatihan Plabotomi - Pengajuan pelatihan 3.500.000
plabotomy ke bagian Diklat
3. Diklat update ilmu - Pengajuan kepada bagian 200.000
laboratorium Diklat dan manager
personalia
4. Meja sampling, computer dan Pengajuan kepada bagian sarpras
printer
5. Tabung vacuum ( botol EDTA) - Pengajuan permohonan
pengadaan tabung vacuum
kebagian pengadaan
( farmasi )
6. Kalibrasi alat Laboratorium - Pengajuan permohonan
kepada Bagian pengadaan
atau Bagian Penunjang
tentang Kalibrasi alat
Laboratorium
7. Pengaturan suhu lemari es - Membuat grafik dan
penyimpanan Reagen mencatat suhu setiap
pergantian sif
8. Survey kepuasan pelanggan - Penyusunan data kepuasan
pasien bersama dengan
Manajemen
- Melakukan analisa kepuasan
pelanggan bersama
manajemen secara rutin
9. Kepatuhan cuci tangan - Menertibkan petugas untuk
melakukan 5 momen cuci
tangan.
BAB III

CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

Adapun untuk melaksanakan kegiatan di atas maka dilakukan :

1. Rapat rutin tiap bulan


2. Kerjasama dengan pihak pengadaan sarana prasarana rumah sakit sehubungan dengan
program
3. Kerjasama dengan pihak diklat dalam pendidikan dan pelatihan
4. Kerjasama dengan pihak rumah tangga dalam penyediaan sarana dan prasarana
5. Monitoring rutin
BAB IV

SASARAN

1. Evaluasi terhadap smua staf yang terkait


2. Komplain pasien 0%
3. Seluruh kegiatan secara umum mencapai sasaran 8

BAB V

JADWAL KEGIATAN

N KEGIAT BULAN KET


O AN
JA PE MA AP ME JU JU AGU SEP OK NO DE /PJ
N B R R I N L S T T V S

1. Dokter
penanggun
g jawab
laboratoriu
m

2. Pelatihan Sesuai
Plabotomy jdwl
pelatih
an

3. Diklat / Sesuai
seminar jdwl
ilmiah pelatih
Laboratori an
um
N KEGIAT BULAN KET
O AN
JA PE MA AP ME JU JU AGU SEP OK NO DE /PJ
N B R R I N L S T T V S

4. Meja
Sampling

5.. Tabung
vacum

6. Kalibrasi
alat
Laboratori
um

7. Survey
kepuasan
pelanggan

8. Kepatuhan
cuci
tangan

BAB VI

PENCATATAN, MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM


A. PENCATATAN

Kegiatan didokumentasikan melalui tulisan dan foto ataupun video.

B. MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM

Monitoring dilakukan oleh penanggun jawab dan dilaksanakan sesuai jadwal (bulanan,
semesteran, atau tahunan). Monitoring dituangkan dalam laporan dan di evaluasi oleh Direktur
Rumah Sakit AN-NISAA’ melalui manajer pelayanan medis.

B. PELAPORAN

Pelaporan dibuat setelah melakukan kegiatan dan diserahkan paling lambat 1 minggu
setelah kegiatan.

Isi laporan adalah :

1. Pendahuluan
2. Pelaksanaan Kegiatan
3. Hasil Kegiatan dan Rencana Tindak lanjut
4. Kesimpulan Saran
5. Penutup

Anda mungkin juga menyukai