Macam-Macam Tekstur dalam Seni
Rupa dan Teknik Pembuatannya
Seni rupa adalah karya yang dapat dinikmati secara
visual. Agar dapat membentuk suatu karya seni, maka
dibutuhkan beberapa unsur seperti tekstur. Terdapat
macam-macam tekstur dalam seni rupa.
Setiap tekstur dalam seni rupa memiliki bentuk yang
berbeda. Selain itu, agar dapat membentuk tekstur
tersebut, maka dibutuhkan teknik-teknik khusus.
Penjelasan Macam-Macam Tekstur dalam Seni Rupa
Salah satu unsur dalam seni rupa adalah tekstur. Tekstur
adalah elemen desain yang mengacu pada kualitas
permukaan suatu objek.
Tekstur tersebut erat hubungannya dengan interaksi
manusia. Hal itu karena seni rupa tidak hanya dapat
dinikmati secara visual, namun juga dapat dirasakan
melalui bentuknya.
Agar dapat lebih memahami mengenai tekstur, berikut
penjelasan macam-macam tekstur dalam seni rupa.
1. Tekstur Semu
Tekstur semu juga disebut sebagai tekstur visual. Tekstur
ini merupakan sebuah persepsi visual yang tidak berkaitan
dengan sifat fisik permukaan pada suatu benda.
Misalnya adalah suatu permukaan jika dilihat secara
visual tampak kasar, ternyata saat diraba terasa halus.
Itulah yang disebut sebagai tekstur semu.
2. Tekstur Nyata
Tekstur nyata atau tekstur taktis merupakan sifat
permukaan alami benda yang dapat dirasa baik secara
fisik dan indra peraba. Dalam kata lain, tekstur nyata ini
dapat dirasakan melalui pengalaman meraba secara
langsung.
Teknik Membuat Tekstur
Tekstur adalah unsur yang penting dalam seni rupa. Agar
dapat membuat tekstur dalam sebuah karya, maka dapat
menggunakan beberapa teknik sebagai berikut.
1. Teknik Frottage
Teknik yang dapat dilakukan untuk membuat tekstur
adalah frottage. Teknik ini dilakukan dengan meletakkan
keras di atas permukaan suatu benda yang memiliki
tekstur. Biasanya benda tersebut adalah uang logam
maupun daun yang memiliki tulang kuat.
Setelah itu, arsir kertas di atas benda bertekstur
menggunakan pensil atau krayon. Nantinya tekstur daun
atau logam akan muncul pada permukaan kertas.
2. Teknik Grattage
Teknik grattage adalah pembuatan tekstur dengan
mengecat permukaan dengan warna terang kemudian
gelap atau sebaliknya. Kemudian cat tersebut akan
digores menggunakan permukaan yang runcing.
3. Swirling
Swirling adalah teknik membuat tekstur semu. Caranya
adalah dengan menuangkan dua atau lebih warna cat ke
dalam ember, kemudian diaduk secara perlahan. Setelah
itu kertas atau benda akan dicelupkan ke dalam campuran
warna tersebut. Cat yang menempel akan membentuk
tekstur semu pada permukaan benda.