p-ISSN: 2301-6949 Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro, Vol.13, No.
3, 2024
e-ISSN : 2715-5064
Sistem Monitoring Keamanan Berbasis IoT
untuk Deteksi Intrusi di Greenhouse
Adi Dadan Ramdana*), Willy Muhammad Fauzi, Syafari Suryo Pranoto, Fajar Yudha N, Andi Saputra
Program Studi Teknik Informatika, Universitas Mayasari Bakti, Tasikmalaya
Jalan Tamansari Blok Rahayu I,RT.004 / RW.004, Sukahurip, Tamansari, Tasikmalaya
email: adidadanr@[Link], willymuhammadfauzi30@[Link]
Abstract Greenhouse security presents a significant challenge
in modern agriculture, primarily due to the threats posed by theft, Kata Kunci − Keamanan Greenhouse; Internet of Things; Sensor Gerak
vandalism, and wildlife intrusion, which can lead to substantial PIR; Sistem Monitoring Keamanan; Deteksi Intrusi.
losses. Traditional security systems, such as physical barriers and
manual surveillance, are often limited in their effectiveness, [Link]
requiring continuous manpower and not always responding to Rumah kaca atau yang biasa kita juga mengenalnya sebagai
threats in real time. This study aims to develop an Internet of Things
greenhouse, adalah bangunan yang dirancang untuk
(IoT)-based Security Monitoring System that can efficiently and
cost-effectively detect intrusions in greenhouses. The research menumbuhkan tanaman dalam kondisi yang terkendali dan
adopts an experimental approach, utilizing PIR (Passive Infrared) memungkinkan kondisi pertumbuhan yang optimal dan
sensors and ESP32 modules for wireless communication. The peningkatan hasil pertanian sambil mengurangi biaya produksi
system is designed to transmit real-time data to a server, with outputs [1][2]. Dalam greenhouse, kondisi lingkungan seperti suhu,
that can be monitored via a web dashboard and notifications sent kelembaban, pencahayaan, dan ventilasi dapat diatur untuk
directly to users through the Telegram application. The study memberikan kondisi pertumbuhan tanaman yang ideal dan
involves stages of system design, hardware and software kondisi ruang tertutup ini penting untuk perkembangannya
development, as well as system testing using the Black Box method sepanjang tahun [1][3] terlepas dari kondisi cuaca ekstrem [4].
to ensure all functionalities operate optimally. The results indicate
Dalam pertanian modern, penggunaan greenhouse sangat
that this system can accurately detect intrusions, provide rapid
notifications, and facilitate remote monitoring with ease. The system
penting karena memungkinkan produksi tanaman sepanjang
proves to be effective in enhancing greenhouse security, offering an tahun, meningkatkan hasil panen, dan melindungi tanaman dari
affordable and easily implementable solution. Ultimately, this penyakit dan hama [3]. Lingkungan yang terkontrol di dalam
research delivers an innovative and reliable solution for greenhouse rumah kaca mengoptimalkan kondisi untuk pertumbuhan
security, while also contributing to the broader application of IoT tanaman, yang mengarah pada peningkatan kualitas sayuran,
technology in the agricultural sector. penyerapan nutrisi [5] dan meningkatkan produksi [6], serta
pemantauan lahan berbasis teknologi IoT bisa di pantau
Abstrak Keamanan greenhouse menjadi tantangan signifikan dimana saja dan kapanpun asalkan terkoneksi internet [7].
dalam industri pertanian modern, terutama karena ancaman
pencurian, vandalisme, dan gangguan hewan liar yang dapat Namun tentunya terdapat juga masalah keamanan yang
mengakibatkan kerugian besar. Sistem keamanan tradisional dihadapi oleh pengelola greenhouse, misalnya seperti
seperti pagar fisik dan pengawasan manual sering kali terbatas pencurian, vandalisme, atau gangguan hewan liar adalah
efektivitasnya, memerlukan tenaga kerja berkelanjutan, dan gangguan yang sering terjadi pada greenhouse. Dalam
tidak selalu responsif terhadap ancaman secara real-time.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem
perkebunan, tanaman, peralatan, dan hasil panen dapat menjadi
Monitoring Keamanan Berbasis Internet of Things (IoT) yang sasaran intrusi, yang dapat menyebabkan kerugian besar dan
mampu mendeteksi intrusi di greenhouse secara efisien dan mengganggu operasional. Sistem keamanan tradisional yang
ekonomis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan banyak digunakan saat ini, seperti pagar fisik atau pengawasan
eksperimen dengan menggunakan sensor PIR (Passive Infrared) manual, memiliki keterbatasan dalam mendeteksi dan
dan modul ESP32 untuk komunikasi nirkabel. Sistem ini merespon intrusi secara efektif. Pengawasan manual
dirancang untuk mengirimkan data secara real-time ke server, membutuhkan tenaga kerja yang terus-menerus dan tidak
dengan output yang dapat dipantau melalui dashboard web serta selalu dapat diandalkan. Selain itu, tindakan intrusi sering kali
aplikasi Telegram yang mengirimkan notifikasi langsung kepada terjadi di luar jam kerja atau di lokasi yang tidak terpantau,
pengguna. Penelitian ini melibatkan tahapan perancangan
sehingga respons terhadap insiden sering terlambat.
sistem, pengembangan perangkat keras dan lunak, serta
pengujian sistem dengan metode Black Box untuk memastikan
seluruh fungsi berjalan optimal. Hasil penelitian menunjukkan Dalam era digital dan teknologi yang semakin maju, penerapan
bahwa sistem ini mampu mendeteksi intrusi dengan tingkat teknologi Internet of Things (IoT) menawarkan solusi yang
akurasi tinggi, memberikan notifikasi secara cepat, serta lebih efisien dan efektif untuk mengatasi masalah ini. IoT
memungkinkan pemantauan jarak jauh dengan mudah. Sistem memungkinkan integrasi berbagai sensor dan perangkat untuk
ini efektif dalam meningkatkan keamanan greenhouse dengan memantau kondisi lingkungan dan aktivitas di dalam
biaya yang terjangkau dan mudah diimplementasikan. Penelitian greenhouse secara real-time. Dengan memanfaatkan sensor
ini berhasil memberikan solusi inovatif yang dapat diandalkan gerak, kamera, dan modul komunikasi nirkabel, sistem
untuk keamanan greenhouse, sekaligus berkontribusi dalam
keamanan berbasis IoT dapat mendeteksi intrusi secara cepat
penerapan teknologi IoT yang lebih luas dalam sektor pertanian.
Adi Dadan Ramdana: Sistem Monitoring Keamanan Berbasis … 336
p-ISSN: 2301-6949 Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro, Vol.13, No.3, 2024
e-ISSN : 2715-5064
dan akurat serta memberikan peringatan dini kepada pengelola pengenalan wajah termasuk pengambilan gambar, pengenalan
greenhouse. Keamanan greenhouse telah berkembang seiring wajah, dan akses pintu otomatis.
dengan kemajuan teknologi, menggabungkan berbagai sistem Dari literature review penelitian sebelumnya, diperoleh
inovatif untuk memastikan perlindungan dan pemantauan. perbedaan dan menjadi kebaharuan dari penelitian yang
Misalnya sistem pengenalan wajah untuk kontrol akses pintu diusulkan, yaitu Perangkat sensor menggunakan Hc-Sr501 PIR
[8], terdapat juga metode seperti pengenalan gerakan dengan Motion Sensor Module, notifikasi peringatan dalam bentuk
memverifikasi target yang bergerak dan menggunakan kamera suara dari objek yang terdeteksi akan dikirimkan melalui Sfb-
untuk menangkap atau mendeteksi penyusup [9]. 55 Alarm Buzzer Active 220v dan Data intrusi secara real
time dikirimkan melalui aplikasi Telegram dan Web.
Penelitian yang dilakukan ini sangat relevan dalam konteks
pertanian modern yang semakin bergantung pada teknologi [Link] PENELITIAN
untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Metode penelitian Eksperimen dengan pendekatan kuantitatif
Pengembangan sistem monitoring keamanan berbasis IoT digunakan untuk mengembangkan dan menguji sistem
untuk deteksi intrusi di greenhouse tidak hanya akan monitoring keamanan berbasis IoT di greenhouse, pendekatan
memberikan solusi praktis untuk masalah keamanan, tetapi kuantitatif dalam penelitian ini dimana data yang diperoleh dari
juga berkontribusi pada literatur akademik tentang aplikasi IoT sensor dan sistem monitoring akan dianalisis secara statistik
dalam sektor pertanian. Selain itu, sistem ini dapat diadaptasi untuk mendapatkan hasil yang objektif dan terukur, adapun
untuk berbagai jenis greenhouse, baik yang berskala kecil tahapan mulai dari perencanaan hingga evaluasi sistem dan
maupun besar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh pelaporan, berikut adalah tahapan dan proses penelitian yang
banyak petani dan pengelola greenhouse di berbagai daerah. disusun secara detail dalam Gbr. 1 dibawah ini :
Meskipun teknologi IoT menawarkan banyak kelebihan,
implementasinya dalam sistem keamanan greenhouse juga
menghadapi beberapa tantangan. Tantangan utama termasuk
ketersediaan dan biaya peralatan [9], [10], kemudahan instalasi
dan penggunaan, serta keandalan sistem dalam berbagai
kondisi lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan
untuk mengembangkan sistem yang tidak hanya efektif dalam
mendeteksi intrusi, tetapi juga ekonomis dan mudah
diimplementasikan.
Penelitian ini akan fokus pada penggunaan sensor gerak PIR
Gbr. 1 Tahapan Penelitian
(Passive Infrared), modul ESP32 untuk komunikasi nirkabel,
dan platform website untuk pemantauan real-time dan
notifikasi akan dikirimkan melalui aplikasi Telegram. Sensor A. Perencanaan Penelitian
gerak PIR dipilih karena harganya yang terjangkau dan Kegiatan perencanaan penelitian dilakukan meliputi
kemampuannya untuk mendeteksi pergerakan manusia atau identifikasi kebutuhan yang diperlukan di greenhouse melalui
hewan. Modul ESP32 dipilih karena fleksibilitasnya dalam wawancara dan pengumpulan data [13], studi literatur terkait
komunikasi nirkabel dan kemudahan pemrograman dengan teknologi IoT, sensor PIR, modul ESP32, dan platform IoT
Arduino IDE. untuk notifikasi informasi [14]. Penyusunan rencana proyek
yang mencakup tujuan, jadwal, anggaran, dan sumber daya.
*) penulis korespondensi: Adi Dadan Ramdana Berikut kebutuhan part yang akan digunakan dalam sistem
Email: adidadanr@[Link] keamanan, seperti yang ditunjukkan pada Tabel I.
TABEL I
[Link] YANG TERKAIT KEBUTUHAN PART
Terdapat penelitian dari (Deivaprasath.A et al., 2023) dimana Nama Part Jumlah
sistem kontrol rumah kaca menggunakan ESP-WROOM 32 Alarm Buzzer Active 220 V 1
Wi-Fi Microcontroller dan terdiri dari sensor suhu dan Real time clock 1
kelembaban, sensor kelembaban tanah, sensor PIR dan sensor PIR Motion Sensor 1
Relay, Bracket, Jumper 1
gas MQ untuk memantau dan Bulb Pijar, blower udara dan
pompa air untuk menjaga kondisi lingkungan [11], sementara Breadboard 1
(Mohabuth & Nem, 2023) menyajikan model otomatisasi NodeMCU 1
menggunakan mikrokontroler, sensor, kipas, pompa, dan Terminal Listrik 1
teknologi routing jaringan [10], (Rokade & Goraya, 2023) Adaptor, Kabel, Steker 1
dikendalikan dari jarak jauh dan kontrol dapat mengatur CO2, Untuk memaksimalkan efektifitas monitoring sistem
suhu, kelembaban tanah, kelembaban, dan cahaya [12]. Begitu keamanan, dirancang sistem informasi yang dikirimkan secara
juga dengan penelitian (Anwar et al., 2022) dimana real-time, melalui platform :
peningkatan keamanan pintu dengan menggunakan 1) Aplikasi Telegram
Adi Dadan Ramdana: Sistem Monitoring Keamanan Berbasis … 337
p-ISSN: 2301-6949 Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro, Vol.13, No.3, 2024
e-ISSN : 2715-5064
Informasi objek yang terdeteksi oleh sensor, secara real-time merangkai semua part menjadi 1 kesatuan, seperti pada Gbr. 4
akan dikirimkan ke Aplikasi Telegram. berikut.
2) Web Monitoring
Objek yang terdeteksi oleh sensor dikirimkan juga ke Web
Server, sehingga aplikasi monitoring berbasis web dapat
menampilkan secara real-time dan histori juga dapat
ditampilkan supaya data tersebut dapat dianalisa.
B. Desain Sistem
Untuk memastikan bahwa sistem dapat memenuhi kebutuhan
fungsional dan non-fungsional maka dibuat desain yang Gbr. 4 Rangkaian sistem keamanan berbasis IoT
meliputi : Aplikasi Web monitoring dibuat menggunakan PHP dengan
framework Laravel, web monitoring dapat ini diakses oleh user
1) Desain Arsitektur Sistem yang sudah terdaftar melalui fungsi registrasi, web dapat
Arsitektur sistem dibuat untuk membantu mengelola diakses pada browser apapun, dimanapun karena sudah di
kompleksitas sistem dengan memberikan kerangka kerja yang hosting di IP publik. Fungsi monitoring tidak hanya melalui
mendukung komunikasi dan koordinasi antar elemen, serta web namun dikirimkan secara real-time ke aplikasi telegram di
mengoptimalkan aspek kualitas, desain yang dibuat seperti handphone berbasis Android.
pada Gbr. 2 dibawah ini :
D. Pengujian dan Evaluasi
Pengujian dilakukan melalui 2 tahapan, yaitu pada saat semua
part sudah terangkai menjadi 1 kesatuan dan pengujian secara
keseluruhan setelah perangkat box sensor dan sistem
monitoring terintegrasi dengan metode Black Box. Evaluasi
secara langsung terhadap fungsi dan fitur dengan tujuan
memperbaiki kesalahan atau bugs yang ditemukan, dan diuji
kembali untuk memastikan perbaikan dapat berfungsi.
E. Pelaporan
Menyusun laporan penelitian yang mencakup seluruh tahapan
Gbr. 2 Desain Arsitektur Sistem dan hasil penelitian, juga penyusunan artikel ilmiah untuk
Dari Gbr. 2, Sistem keamanan akan melakukan diteksi gerakan dikirim ke jurnal.
pada sensor PIR yang dipasang di greenhouse dan akan
mengirimkan sinyal untuk diproses, dan menghasilkan
informasi yang akan dikirim ke perangkat NodeMCU untuk [Link] DAN PEMBAHASAN
mengaktifkan alarm/buzzer dan mengirimkan data ke web
server untuk dicatat pada database dan notifikasi dikirimkan ke
A. Implementasi
aplikasi telegram.
Tahap implementasi dilakukan setelah pengujian rangkaian
secara keseluruhan berhasil, setiap part dimasukan ke dalam
2) Desain Skematik dan Layout PCB
box monitoring supaya setiap part terlindungi dan aman seperti
Pada Gbr. 3 di bawah ini desain skematik dan tata letak PCB
terlihat pada Gbr. 5 dan Gbr. 6 berikut ini.
yang dihasilkan setelah tahap perancangan selesai,
menggambarkan bagaimana komponen akan dipasang dan
terhubung pada papan sirkuit.
Gbr. 5 Box sensor monitoring keamanan
Gbr. 3 Desain Skematik dan Layout PCB
C. Pengembangan Sistem
Pengembangan dilaksanakan berdasarkan desain sistem yang
sudah dibuat sebelumnya, yaitu perakitan hardware dan
Adi Dadan Ramdana: Sistem Monitoring Keamanan Berbasis … 338
p-ISSN: 2301-6949 Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro, Vol.13, No.3, 2024
e-ISSN : 2715-5064
Gbr. 6 Box sensor monitoring keamanan
Gbr. 8 Dashboard web monitoring
Perangkat keamanan yang sudah terlindungi dalam box, Gambar diatas dapat diakses setelah user yang terdaftar
selanjutnya dipasang di area greenhouse tepatnya di pintu berhasil login, dashboard web monitoring terbuka dan tampil
masuk untuk mendeteksi setiap objek yang akan masuk ke data dari sensor yang mencakup informasi tanggal, hari, waktu,
dalam greenhouse. Pemasangan terlihat pada Gbr. 7 di bawah nilai sensor = 1 (1 objek terdeteksi).
ini. Untuk memudahkan analisa data sensor PIR, informasi diolah
juga dalam bentuk grafik, tampilan ini memudahkan
pemantauan baik dalam data harian maupun data setiap jam,
grafik terlihat pada Gbr. 9 dibawah ini.
Gbr. 9 Grafik sensor web monitoring
Setiap data dari objek yang memasuki greenhouse disimpan
dalam database, dan pemantauan secara keseluruhan diketahui
dari rangkuman, yang berisi total data yang tercatat, jam
Gbr. 7 Pemasangan perangkat kemanan di greenhouse dengan notifikasi terbanyak, hari dengan notifikasi terbanyak
dan notifikasi terbanyak di hari tertentu, hasil rangkuman dapat
Sensor PIR bekerja dengan mendeteksi perubahan radiasi terlihat di Gbr. 10 berikut ini.
inframerah yang disebabkan oleh gerakan tubuh manusia atau
hewan, data dari sensor kemudian dikirimkan ke
mikrokontroler, secara bersamaan akan memicu fungsi relay
bekerja dan menghidupkan buzzer.
Data juga kemudian dikirimkan melalui WiFI yang terhubung
internet ke server dan tersimpan pada database yang dapat
dilihat melalui aplikasi web seperti pada Gbr. 8, secara real-
time juga notifikasi dikirimkan melalui aplikasi telegram
sesuai nomor yang sudah ditentukan.
Aplikasi web memudahkan dalam pemantauan greenhouse Gbr. 10 Rangkuman sensor web monitoring
karena dapat diakses dimana saja dengan perangkat yang
terhubung ke internet, buzzer yang berbunyi juga Notifikasi yang dikirimkan real-time ke telegram berisi
menyampaikan informasi adanya objek yang memasuki lokasi informasi gerakan yang terdeteksi oleh sensor, seperti pada
greenhouse. Gbr. 11 di bawah ini.
Adi Dadan Ramdana: Sistem Monitoring Keamanan Berbasis … 339
p-ISSN: 2301-6949 Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro, Vol.13, No.3, 2024
e-ISSN : 2715-5064
data monitoring melalui web dashboard. Implementasi sistem
berhasil diuji menggunakan metode Black Box, dengan hasil
pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur, seperti deteksi
objek, aktivasi alarm, dan pengiriman data, berfungsi dengan
baik. Penggunaan teknologi IoT dalam sistem ini memberikan
solusi yang efektif dan ekonomis untuk mengatasi masalah
keamanan di greenhouse, sekaligus berkontribusi pada
peningkatan teknologi pertanian.
Untuk penelitian berikutnya, disarankan untuk
mengintegrasikan lebih banyak sensor, seperti sensor
kelembaban dan suhu, untuk meningkatkan kemampuan
monitoring lingkungan di dalam greenhouse. Mengembangkan
sistem kecerdasan buatan (AI) yang dapat menganalisis pola
intrusi dan memberikan prediksi untuk tindakan pencegahan
lebih lanjut. Melakukan pengujian dalam skala besar dan pada
kondisi lingkungan yang lebih bervariasi untuk memastikan
keandalan sistem di berbagai situasi dan lokasi.
Gbr. 11 Notifikasi Sensor dikirimkan ke Aplikasi Telegram
B. Pengujian Sistem UCAPAN TERIMA KASIH
Pengujian dilakukan untuk memastikan keseluruhan fungsi dan Terima kasih kepada Universitas Mayasari Bakti yang telah
fitur pada sistem monitoring keamanan dapat berjalan sesuai memberikan kesempatan penelitian melalui dana hibah
harapan, langkah pengujian dilakukan dengan metode Black internal kampus. Hasil penelitian dan produk yang dihasilkan
Box , hasil pengujian pada tabel II. Berikut ini. diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada petani untuk
mitigasi risiko yang akan terjadi dan mengganggu greenhouse.
TABEL II
HASIL PENGUJIAN SENSOR PIR
Pengujian Harapan Keterangan
Sensor PIR mengirim data ke Objek dapat Berhasil
DAFTAR PUSTAKA
[1] M. Ahirwar and R. N. Mahia, “An Evaluation of Techniques for
Mikrokontroler terdeteksi Controlling and Monitoring Greenhouse,” in 2023 International Conference
Mikrokontroler menghidupkan relay Buzzer Berhasil for Advancement in Technology (ICONAT), 2023, pp. 1–8. doi:
buzzer berbunyi 10.1109/ICONAT57137.2023.10080566.
Mikrokontroler terhubung ke WiFi Koneksi Berhasil [2] Dr. R. L. Biradar, “Greenhouse Monitoring and Controlling for
dengan WiFi Cultivation of Plant,” Int J Res Appl Sci Eng Technol, vol. 11, no. 7, pp. 766–
Data Sensor terkirim ke Server Data Berhasil 771, 2023, doi: 10.22214/ijraset.2023.54652.
[3] X. Li, X. Hu, S. Song, and D. Sun, Greenhouse Management for
tersimpan di
Better Vegetable Quality, Higher Nutrient Use Efficiency, and Healthier Soil,
database vol. 8, no. 12. 2022. doi: 10.3390/horticulturae8121192.
Aplikasi monitoring dapat diakses Web tampil di Berhasil [4] K. Nemali, “History of Controlled Environment Horticulture:
browser Greenhouses,” in HortScience, American Society for Horticultural Science,
Registrasi User User baru Berhasil Feb. 2022, pp. 239–246. doi: 10.21273/HORTSCI16160-21.
terdaftar [5] N. M. Ally, H. Neetoo, V. M. Ranghoo-Sanmukhiya, and T. A.
diaplikasi Coutinho, “Greenhouse-Grown Tomatoes: Microbial Diseases and Their
Control Methods: a Review,” International Journal of Phytopathology, vol.
Login User masuk Berhasil
12, no. 1, pp. 99–127, 2023, doi: 10.33687/phytopath.012.01.4273.
aplikasi [6] C. Reddy, “Automation of Greenhouse Using Iot,” Interantional
Menu dapat diakses Terbuka menu Berhasil Journal of Scientific Research in Engineering and Management, vol. 06, no.
sesuai pilihan 05, pp. 1–5, 2022, doi: 10.55041/ijsrem13820.
Dashboard web monitoring Informasi Berhasil [7] A. Patriana, W. M. Fauzi, P. Studi, T. Mekatronika, S. Tinggi, and
terlihat T. Ybs, “Optimalisasi Penggunaan Sensor Pada Sistem Penyiraman Tanaman
Dashboard web monitoring Informasi Berhasil Kangkung Menggunakan Metode WSN,” vol. 9, no. 1, pp. 35–41, 2024.
[8] S. Anwar et al., “Automatic Security System Architecture for
terlihat
Smart Greenhouse Using Face Recognition Approach,” in IOP Conference
Rangkuman sensor web monitoring Informasi Berhasil Series: Earth and Environmental Science, IOP Publishing Ltd, Feb. 2022.
terlihat doi: 10.1088/1755-1315/980/1/012058.
Notifikasi Objek dari Sensor Terkirim ke Berhasil [9] A. F. Suhaimi et al., “IoT Based Smart Agriculture Monitoring,
Aplikasi Automation and Intrusion Detection System,” in Journal of Physics:
Telegram Conference Series, IOP Publishing Ltd, Jul. 2021. doi: 10.1088/1742-
6596/1962/1/012016.
[10] A. Q. Mohabuth and D. Nem, “An IoT-Based Model for
Monitoring Plant Growth in Greenhouses,” Journal of Information Systems
[Link] and Informatics, vol. 5, no. 2, pp. 536–549, May 2023, doi:
Penelitian ini berhasil mengembangkan Sistem Monitoring 10.51519/journalisi.v5i2.489.
[11] Deivaprasath.A, Arvind.D, Sanjay.M, Sunil Kumar.M, and
Keamanan Berbasis IoT untuk deteksi intrusi di greenhouse Muruganandham.J, “Greenhouse Monitoring and Control Using Iot,”
yang memanfaatkan sensor PIR dan modul ESP32. Sistem ini International Journal of Engineering Technology and Management Sciences,
mampu mendeteksi gerakan secara akurat, mengirimkan vol. 7, no. 2, pp. 9–14, 2023, doi: 10.46647/ijetms.2023.v07i02.002.
notifikasi real-time ke aplikasi Telegram, dan menyediakan
Adi Dadan Ramdana: Sistem Monitoring Keamanan Berbasis … 340
p-ISSN: 2301-6949 Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro, Vol.13, No.3, 2024
e-ISSN : 2715-5064
[12] A. Rokade and D.-M. Goraya, “Smart Farming System Based on JAMDSM0056–JAMDSM0056, 2022, doi:
IoT for Precision Controlled Greenhouse Management,” 2023, pp. 435–443. 10.1299/jamdsm.2022jamdsm0056.
doi: 10.1007/978-981-19-7346-8_37. [14] E. Manullang and S. Rumere, “RANCANG BANGUN SISTEM
[13] N. M. ISSA, H. SASAKI, W. J. YAHYA, A. M. ITHNIN, and T. KEAMANAN RUMAH BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT)
KOGA, “A proposition of a latent needs identifying method based on an DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR PIR DAN ESP32-CAM,” Jurnal
experiment of working prototype-based interview,” Journal of Advanced Teknologi Informasi, vol. 12, no. 1 SE-Articles, Jul. 2024, doi:
Mechanical Design, Systems, and Manufacturing, vol. 16, no. 5, pp. 10.58839/jti.v12i1.1359.
Adi Dadan Ramdana: Sistem Monitoring Keamanan Berbasis … 341