MODUL AJAR MAGNET
A. INFORMASI UMUM
1. IDENTITAS SEKOLAH
NAMA SEKOLAH : SMP YPPK SANTU PAULUS ABEPURA
NAMA PENYUSUN : Bertin Allo Pali, [Link]
FASE/KELAS : D/IX
ALOKASI WAKTU : 2 x 40 menit
2. PROFIL PElAJAR PANCASILA
(a) Bergotong-royong
(b) Bernalar kritis
3. SARANA DAN PRASARANA
Media : Papan Tulis, Laptop, LCD
Alat : Spidol
Lingkungan Belajar : Ruang kelas,
Bahan Bacaan : Buku Siswa IPA kelas IX, modul ajar, Internet, dan sumber bacaan
lainnya yang relevan
4. TARGET PESERTA DIDIK
(a) Peserta didik regular (√)
(b) Peserta didik dengan kesulitan belajar
(c) Peserta didik dengan pencapaian tinggi
5. MODEL PEMBELAJARAN
(a) Dicovery Learning (DL)
B. KOMPONEN INTI
1. TUJUAN PEMBELAJARAN
1.1 Peserta didik mampu merencanakan dan melakukan penyelidikan mengenai gejala kemagnetan
1.2 Mendiskripsikan pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi
2. PEMAHAMAN BERMAKNA
Manfaat yang akan diperoleh setelah mengikuti pembelajaran:
2.1 Peserta didik mampu mengetahui pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi
3. PERTANYAAN PEMANTIK
Menumbuhkan rasa ingin tahu dan berpikir kritis:
3.1 Bagaimana gaya magnet dapat mempengaruhi benda-benda di sekitarnya?
3.2 Apa saja contoh penggunaan gaya magnet di perangkat elektronik?
4. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
1. Menyiapkan materi
2. Menyiapkan LKPD
5. KEGIATAN PEMBELAJARAN
(a) KEGIATAN PENDAHULUAN
Aktivitas Alokasi
Waktu
● Guru mengawali pembelajaran dengan 10 menit
mengucap salam, dan mengecek kehadiran
peserta didik
● Guru mengulas kembali materi yang telah
dipelajari pada pertemuan sebelumnya
tentang listrik
● Guru menyampaikan motivasi dan apersepsi
● Guru menyampaikan tujuan pembelajaran,
dan pertanyaan pemantik
● Guru memberikan apresiasi kepada peserta
didik yang aktif menjawab
(b) KEGIATAN INTI
Aktivitas Alokasi
Waktu
Guru menjelaskan materi mengenai magnet 55 menit
Peserta didik membentuk kelompok menjadi
6 kelompok
Peserta didik melakukan percobaan mengenai
magnet
Peserta didik dalam kelompok berdiskusi
tentang membuat magnet dengan cara
digosok dan cara induksi
Peserta didik dalam kelompok mencatat
semua hasil
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja
kelompoknya.
Peserta didik membuat pertanyaan untuk
dijawab oleh kelompok lain.
(c) KEGIATAN PENUTUP
Penutup Alokasi
Waktu
Peserta didik dengan bimbingan 15 menit
guru menyimpulkan materi
pembelajaran yang telah dipelajari
Guru mengarahkan peserta didik
untuk melakukan refleksi terhadap
proses pembelajaran terkait dengan
penguasaan materi, pendekatan dan
model pembelajaran yang digunakan
dan perasaan peserta didik saat
pembelajaran.
Guru menyampaikan materi
selanjutnya tentang energi baru dan
terbarukan
Peserta didik dan guru menutup
pembelajaran dengan salam penutup.
6. ASESMEN
Materi Indikator Aktivitas
Magnet Peserta didik dapat Terlampir pada LKPD
merencanakan dan
melakukan penyelidikan
mengenai gejala kemagnetan
7. REFLEKSI
7.1 Lembar Refleksi Peserta Didik
C. LAMPIRAN
1. LKPD
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
PERCOBAAN I
A. Judul : MAGNET
B. Tujuan : Membuat magnet dengan cara digosokan
C. Alat bahan :
1. Magnet
2. Paku ukuran besar (1 buah)
3. Paku ukuran kecil (15 buah)
D. Cara Kerja :
1. Gosokkan paku besar satu arah pada magnet sebanyak 5 kali
2. Dekatkan paku besar tersebut pada paku-paku kecil
3. Catatlah pada tabel jumlah paku kecil yang menempel
4. Gosokkan kembali paku besar satu arah pada magnet sebanyak 15 kali.
5. Dekatkan paku besar tersebut pada paku-paku kecil
6. Catatlah pada tabel jumlah paku kecil yang menempel.
7. Gosokkan kembali paku besar satu arah pada magnet sebanyak 30 kali.
8. Catatlah pada tabel jumlah paku kecil yang menempel
E. Hasil Percobaan
No. Jumlah Gosokan Jumlah Paku Kecil Yang Menempel
1 5 kali gosokan
2 15 kali gosokan
3 30 kali gosokan
F. Kesimpulan
PERCOBAAN II
A. Judul : MAGNET
B. Tujuan : Membuat magnet dengan cara Induksi
C. Alat bahan :
1. Magnet
2. Paku ukuran besar
3. Paku ukuran kecil
4. Penggaris
D. Cara Kerja :
1. Dekatkan magnet ke paku besar dengan jarak 6 cm
2. Dekatkan paku kecil ke paku besar
3. Catat pada tabel jumlah paku kecil yang menempel pada paku besar.
4. Lakukan hal yang sama dengan jarak 4 cm, 2 cm, dan 1 cm
E. Hasil Percobaan
No. Jarak Paku Besar & Magnet Jumlah Paku Kecil Yang
Menempel
1 6 cm
2 4 cm
3 2 cm
4 1 cm
F. Kesimpulan
2. MATERI
A. MAGNET
Magnet terbuat dari logam seperti besi dan baja, dan selalu memiliki dua kutub yaitu kutub utara dan
kutub selatan. Sifat magnet berasal dari interaksi kutub magnet yang saling tarik atau tolak.
Magnet merupakan suatu benda yang dapat menarik benda-benda lain dari bahan tertentu. Setiap magnet
pasti memiliki dua tempat yang paling kuat gaya magnetnya, yaitu kutub magnet. Kutub magnet biasanya
berada di ujung-ujung magnet dan mempunyai gaya tarik atau gaya tolak terbesar. Terdapat dua kutub
magnet yaitu kutub utara (U) dan kutub selatan (S).
Gambar 1. Magnet
1. Gaya Magnet (Gaya Lorentz)
Gaya lorentz adalah gaya yang timbul akibat interaksi penghantar berarus dalam medan
magnet. Gaya ini mempunyai arah tertentu, gaya lorentz ditimbulkan karena adanya muatan listrik
yang bergerak atau karena adanya arus listrik dalam suatu medan magnet. Arah dari gaya lorentz
selalu tegak lurus dengan arah kuat arus listrik (I) dan induksi magner (B). Penentuan arah gaya
dipengaruhi oleh arah arus dan medan magnet. Besar gaya lorentz dinyatakan dalam persamaan
berikut.
F=BxIxl
Ket:
F = gaya Lorentz (N)
B = kuat medan (T)
I = Kuat arus listrik (A)
l = panjang kawat penghatar (m)
Untuk menentukan arah gaya lorentz dapat digunakan kaidah tangan kanan atau kaidah putaran
sekrup. Seperti gambar dibawah ini.
Gambar 2. Arah gaya lorentz menggunakan kaidah tangan
2. Induksi Elektromagnetik
Induksi elektromagnetik adalah peristiwa timbulnya suatu arus listrik akibat medan magnet
yang berubah-ubah yang diinduksikan terhadap penghantar. Proses induksi elektromagnetik
melibatkan konduktor yang diletakan dengan posisi tertentu dan medan magnet, selain itu bisa
juga dengan konduktor yang digerakan di dalam medan magnet yang tetap.
Gambar 3. Gaya gerak listrik
Tegangan yang dihasilkan oleh peristiwa induksi elektromagnetik disebut gaya gerak listrik
(GGL). Induksi yang memilik persamaan:
εind = -N Δϕ/ Δt
Ket:
εind = GGL induksi (V)
N = banyak lilitan
Δϕ= perubahan garis gaya magnet
Δt = waktu yang diperlukan (s)