Poster Niaga
Poster Niaga
Poster ini berisi mengenai suatu produk yang ditawarkan kepada masyarakat. Poster niaga ini banyak
digunakan oleh para produsen kepada masyarakat.
Poster niaga ini banyak digunakan oleh para produsen suatu produk untuk mengenalkan produknya
kepada halayak umum dengan harapan akan bisa meningkatkan penjualan.
2. Poster Kegiatan
Poster Kegiatan
Poster ini digunakan untuk memberikan informasi mengenai suatu acara atau event. Di dalam poster ini
biasanya terpampang nama dari acara,
lokasi serta waktu kapan dimualinya acara. Penggunaan poster ini bertujuan agar ada banyak orang yang
hadir dan meramaikan acara tersebut.
3. Poster Pendidikan
Poster Pendidikan
Poster jenis ini berisi tentang hal-hal yang bertemakan pendidikan, seperti sosialisasi sebuah program,
serta ajakan untuk giat dalam belajar.
4. Poster Layanan Masyarakat
Poster Layanan Masyarakat
Poster ini berisi mengenai sosialisasi tentang program baru yang dibuat oleh pemerintah kepada
masyarakat.
5. Poster Kampanye
Poster Kampanye
Poster kampanye merupakan poster yang sengaja dibuat dengan tujuan mengkampanyekan berbagai
macam hal tertentu “orang, acara/kegiatan, benda dan lain-lain”.
6. Poster Cheesecake
Poster Cheesecake
Poster Cheesecake merupakan poster yang sengaja dibuat dengan tujuan untuk menarik perhatian
masyarakat/publik.
7. Poster Komik
Poster Komik
Poster komik merupakan poster yang ditujukan untuk mempromosikan sebuah komik tertentu.
8. Poster Riset
Poster Riset
Poster riset merupakan poster yang bertujuan pembuatannya ialah untuk mempublikasikan hasil riset
tertentu.
9. Poster Komersial
Poster Komersial
Poster komersial merupakan poster yang dibuat dengan tujuan aktivitas komersial seperti iklan atau pun
promosi produk atau pun layanan tertentu.
10. Poster Kelas
Poster Kelas
Poster kelas merupakan poster yang dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi siswa yang ada
didalam kelas sekolah.
11. Poster Afirmasi
Poster afirmasi merupakan poster yang sengaja dibuat untuk meningkatkan motivasi pembacanya.
12. Poster Film
Poster film merupakan poster yang dibuat dengan tujuan mempromosikan suatu film tertentu.
13. Poster Wanted
Poster wanted merupakan poster yang tujuan pembuatannya ialah untuk menginformasikan kehilangan
orang ataupun pencarian orang hilang.
14. Poster Propaganda
Poster propaganda merupakan poster yang tujuan pembuatannya ialah untuk menyemangati para
pembacanya.
Alat dan Bahan Poster
Berikut ini terdapat alat dan bahan poster, diantaranya adalah:
Pc atau Notebook dan pernak perniknya
Software desain grafis (contoh: Inkscape, Coreldraw, Adobe)
Printer
Kertas
Lem atau perekat lainnya
Cara Membuat Poster
Dalam membuah sebuah poster, yang perlu diperhatikan beberapa hal seperti untuk siapa poster itu
ditujukkan dan apa tujuan dari poster itu, untuk itu silahkan simak langkah-langkah pembuatan poster
dibawah ini.
1. Tentukan Tema Dan Tujuan
Bagian yang paling penting dalam pembuatan poster yakni menentukan tema dan tujuan, tanpa adanya
tema dan tujuan yang jelas, maka tidak mungkin akan tercipta sebuah poster yang berkualitas.
2. Kalimat Singkat, Padat, Menarik Serta Mensugesti
Setelah selesai membuat tema, selanjutnya yakni membuat sebuah kalimat, pembuatan kalimat tidak
boleh sembarangan karena kalimat menjadi kunci keberhasilan dari suatu poster.
Susunan kata per kata harus diperhatikan, kalimat tidak boleh terlalu panjang namun harus menarik dan
mengajak masyarakat untuk melakukan suatu hal yang sesuai dengan poster yang kalian buat.
3. Jangan Lupakan Gambar
Penggunaan gambar pada sebuah poster akan lebih membuat orang tertarik untuk membaca sekaligus
melakukan apa yang ada pada poster tersebut. Gambar yang digunakan harus sesuai dengan tema dari
poster dan berbeda dari yang lain.
Penggunaan gambar bisa menambah minat masyarakat untuk membaca poster sobat, hal itu perlu
dilakukan orang cenderung bosan jika hanya membaca tulisan saja, mereka menginginkan sesuatu yang
unik dan menarik.
4. Media Harus Tepat
Media tempat diletakkannya poster haruslah tepat, jangan asal menempelkan poster pada media-media
yang tidak layak, penempatan ini bertujuan agar orang-orang melihat poster kita dan membacanya.
5. Font
Font yang digunakan mudah dibaca oleh pembaca. Pilihlah font yang sesuai dengan karakternya
sehingga cocok dengan topik yang akan dikomunikasikan.
Gunakan font yang tegas serta serius untuk digunakan dalam poster-poster [Link] poster anak pun
menggunakan font yang menyenangkan, enerjik, dan sebagainya.
6. Warna
Dalam sebuah poster jangan terlalu banyak menggunakan [Link] untuk page layout cukup
menggunakan maksimal 5 warna saja.
Salah satu contoh, kita bisa memilih kombinasi warna dengan skema berdasarkan color wheel.
Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah penempatan estetika warna dalam poster yang dibuat.
Jangan merasa kita idealis lalu semaunya menggunakan warna tanpa melihat bagaimana warna itu
ditangkap oleh mata kita.
Apalagi jika poster tersebut dipublikasi di depan umum. Tentunya ini hanya sebuah teori dasar, untuk
mengekplorasi lebih lanjut tergantung dari masing-masing desainer melakukannya.
7. Gunakan Grid
Ketika ingin membuat poster sebuah artikel, maka gunakanlah grid agar artikel terlihat rapi, mudah
dibaca dan akan terlihat lebih bagus. Mencoba googling majalah-majalah terkenal, pasti mereka
menggunakan grid ini.
8. Highlight
Tentukan highlight yaitu bagian yang sangat penting dalam poster yang dibuat. Highlight ini akan
menjadi pusat perhatian bagi pembaca. Misalnya : “Diskon 50% untuk 50 Pembeli Pertama”, dan
sebagainya.
9. Layout / Hierarchy
Arahkan mata pembaca dari area yang paling penting ke area yang kurang penting. Contohnya: Judul
dari artikel harus menjadi area yang paling mencolok, kemudian sub-judul berada di urutan kedua,
gambar di urutan ketiga, dan artikel di urutan terakhir.
Gunakan ukuran font yang sangat besar untuk judul artikel, ukuran sedang untuk sub [Link] font
yang digunakan untuk artikel haruslah jauh lebih kecil, ukuran yang biasa digunakan adalah 9-11 point.
10. Sisakan Ruang Negatif (negatif space)
Sisakan ruang kosong dalam sebuah poster yang dibuat. Terlalu banyak text dan ornamen akan
membuat poster menjadi poster yang bising, kacau dan kurang enak dipandang mata, sehingga tidak
komunikatif.
11. Ilustrasi/Sketsa
Gunakanlah sketsa atau ilustrasi sesuai dengan tema poster yang akan dibuat. Ilustrasi ini akan menjadi
penguat dalam menyampaikan pesan poster.
Selain itu juga jangan terlalu banyak sketsa/ilustrasi, cukup satu atau dua saja ilustrasi utama sehingga
poster kita lebih komunikatif.
12. Icon
Gunakanlah ikon yang simple, mudah dimengerti dan sudah umum [Link] perlu menggunakan
ikon-ikon rumit yang sulit dimengerti.
Ikon digunakan agar para pembaca lebih memahami pesan poster, bukan malah mengalihkan perhatian
karena adanya ikon yang kita gunakan.
13. Simpel itu Keren
Inti dari sebuah poster adalah orang lain bisa mudah menangkap poster yang sudah kita buat. Untuk apa
poster rumit jika pesan tidak bisa tersampaikan kepada orang lain?
Cukup buat poster yang simpel dan menarik maka orang lain pun akan banyak yang suka. Tak perlu
banyak gambar 3D atau ornamen-ornamen yang tidak ada hubungannya dengan tema poster yang akan
kita buat.
Manfaat Poster
Berikut ini terdapat beberapa manfaat poster, diantaranya adalah:
Pertama, untuk memotivasi. Penggunaan poster dalam pengajaran sebagai pendorong atau motivasi
kegiatan belajar sisiwa
Kedua, sebagai peringatan. Penggunaan poster yang kedua diartikan sebagai suatu peringatan atau
menyadarkan
Ketiga, pengalaman yang kreatif. Sebagai alat bantu mengajar poster memberikan kemungkinan belajar
kreatif dan partisipasi.
Kelebihan Poster
Berikut ini terdapat beberpa kelebihan poster, diantaranya adalah:
Dapat membantu guru dalam menyampaikan pelajaran dan membantu peserta didik belajar.
Menarik perhatian, dengan demikian mendorong peserta didik untuk lebih giat belajar.
Dapat dipasang atau ditempelkan dimana-mana,sehingga memberi kesempatan kepada peserta didik
untuk mempelajari dan mengingat kembali apa yang telah dipelajari.
Dapat menyarankan perubahan tingkah laku kepada peserta didik yang melihatnya
Kekurangan Poster
Berikut ini terdapat beberpa kekurangan poster, diantaranya adalah:
Sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan orang yang melihatnya
Karena tidak adanya penjelasan yang terperinci, maka dapat menimbulkan interpretasi yang bermacam-
macam dan mungkin merugikan
Suatu poster akan banyak mengandung arti atau makna kalangan tertentu, tetapi dapat juga menarik
bagi kalangan yang lainnya.
Bila pooster terpasang lama di suatu tempat, maka akan berkuurang nilainya, bahkan akan
membosankan orang yang melihatnya.
Prinsip-Prinsip Poster
Prinsip-prinsip poster yang baik (Hujair AH. Sanaky, 2009:87), diantaranya adalah:
Direkayasa sedemikian rupa sehingga poster tersebut seakan-akan bersuara “lihatlah Aku”
Gambar yang disajiakaan harus memperlihatkan segi-segi aristik, sederhana dan memperhatikan
komposisi warna yang pas.
Kalimat-kalimat yang digunakan harus diutarakan dlam bahasa yang sederhana, populer, familiar, dan
[Link] hurufnya pun harus sederhan adan tidak aneh-aneh.
Ukurannya disesuaikan dengan kondisi tempat dan iosi pesan.
Poster juga hrus bisa mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya.
Poster bisa dibuat diatas kertas, triplek, kain, batang , kayu, seng dan bahan-bahan lain semacam itu.
Pemasangan dapat di kelas, di luar kelas, dan bisa di majalah atau koran.
Bentuknya harus sederhan dan tulisannya harus jelas.
Demikianlah pembahasan mengenai Poster adalah – Pengertian, Jenis, Cara Membuat dan Contoh
semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua,
terima kasih banyak atas kunjungannya.