Ny.
S berusia 51 tahun datang kerumah sakit dengan keluhan BAB cair >17x
sejak hari jum’at, mual lemes. Setelah diperiksa dokter, pasien didiagnosa
menderita GEA, Dehidrasi sedang. Saat dilakukan Asesmen pasien mengaku
bahwa masih merasakan mual. Sebelum datang ke rumah sakit, pasien
mempunyai riwayat penyakit Hipertensi. Hasil pemeriksaan Antropometri pasien
didapatkan ULNA 24 cm dan LILA 29 cm. Hasil pemeriksaan Biokimia Ny. S. yaitu
kadar MCV 75,9/UM, MCH 25,4 pg, Limfosit 12,6%, Neutrofil 80%.
Hasil pemeriksaan fisik klinis Ny. S. yaitu Pasien dalam keadaan sedang,
composmetis. Yang ditandai dengan Respiratory rate 20x/menit. Denyut nadi
77x/menit suhu 36C dan tekanan darah 140/90 mmHg. .
Pola makan pasien sebelum masuk rumah sakit dapat dilihat dari hasil
wawancara pada form Food Frekuensi Questiner yaitu pola makan pasien
sebanyak 3x/hari dengan mengkonsumsi nasi 3x/hari, lauk hewani yang biasa
dikonsumsi berupa lele bakar sebanyak 4-6x/minggu, ayam 7 goreng dan telur
ayam (putih) sebanyak 1-2x/minggu. Untuk lauk nabati yang biasa dikonsumsi
yaitu tahu dan tempe 2x/hari. Untuk sayuran yang biasa dikonsumsi yaitu sayur
sop, terong balado, cah kangkung, sayur asem, sayur bayam sebanyak
4-6x/minggu. Pasien sangat menyukai buah anggur. Selain itu, pasien juga
menyukai krupuk nasi. Pada saat di rumah sakit, pasien mendapatkan diet BN
RG dengan bentuk makanan lunak. Tingkat asupan Ny. S sangat kurang, asupan
makan saat dirumah sakit yaitu makan sore dan pagi hanya dihabiskan ½ porsi
dari keseluruhan. Snack yang diberikan dari rumah sakit juga hanya dihabiskan
½ porsi. Ny. S tidak mengalami gangguan pada menelan dan mengunyah
makanan.
IMT = BB/TB(m2 ) = 54,5/1,5 2 = 22,91 kg/m2 Berdasarkan hasil pengukuran
antropometri maka dapat disimpulkan bahwa status gizi pasien adalah Normal.