0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan13 halaman

Rencana Bisnis Minyak Kemiri Alami

Dokumen ini adalah rencana bisnis untuk perusahaan bernama CV Puri CEO yang akan memproduksi minyak rambut kemiri, dengan fokus pada produk alami dan berkualitas. Rencana mencakup analisis pasar, strategi pemasaran, proyeksi pendapatan, serta analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Visi perusahaan adalah menyediakan produk yang bermanfaat bagi masyarakat, sementara misi mencakup penggunaan bahan alami dan teknologi dalam pemasaran.

Diunggah oleh

555y6cf8gf
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan13 halaman

Rencana Bisnis Minyak Kemiri Alami

Dokumen ini adalah rencana bisnis untuk perusahaan bernama CV Puri CEO yang akan memproduksi minyak rambut kemiri, dengan fokus pada produk alami dan berkualitas. Rencana mencakup analisis pasar, strategi pemasaran, proyeksi pendapatan, serta analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Visi perusahaan adalah menyediakan produk yang bermanfaat bagi masyarakat, sementara misi mencakup penggunaan bahan alami dan teknologi dalam pemasaran.

Diunggah oleh

555y6cf8gf
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FINAL PROJECT

DIGITAL BUSINESS PLANNING

Dosen Pengampu:

Gusi Putu Lestara Permana, S.E., [Link].,Ak

Oleh :
Gusti Ayu Putu Indina Widya Sari

119112429

PROGRAM STUDI MANAJEMEN


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS PENDIDIKAN NASIONAL (UNDIKNAS)
DENPASAR
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Ide Bisnis


Ide bisnis yang akan saya buat yaitu bisnis minyak rambut kemiri/ candlenut oil.
Alasan saya memutuskan untuk menekuni usaha ini karena melihat peluang yang cukup
tinggi dalam penjualan produk perawatan kesehatan dan kecantikan rambut yang berbahan
dasar alami dengan kualitas yang baik serta dapat bertahan lama. Kemiri (Aleurites
moluccana) dikenal dengan nama lain candlenut, merupakan salah satu tanaman industri
dari famili Euphorbiceae. Setiap tahun tanaman kemiri terus mengalami peningkatan
perluasan area karena pemanfaatannya bukan lagi sebagai penghasil bumbu dapur tetapi
dapat juga digunakan untuk keperluan industri dan tanaman obat. Kemiri mengandung
gliserida, asam linoleat, palmitat, stearat, miristat, asam minyak, protein, vitamin B1 dan
zat lemak. Biji kemiri merupakan salah satu jenis hasil pertanian yang mengandung
minyak. Selain digunakan sebagai bumbu berbagai masakan, kemiri juga dibudidayakan
sebagai sumber minyak nabati, yang digunakan sebagai pengganti linseed oil (minyak
yang dapat digunakan sebagai cat dan pernis), karena minyak kemiri mempunyai sifat
lebih baik daripada linseed oil. Minyak kemiri termasuk minyak yang lebih mudah
menguap dibandingkan linseed oil.
Minyak kemiri mengandung ikatan asam lemak tidak jenuh sekitar 85%. Minyak
biji kemiri bersifat degradable dan sumber daya alam yang dapat diperbaharui.
Kemudahan kemiri untuk tumbuh di berbagai tempat membuat produksi kemiri meningkat
dari tahun ke tahun sehingga kemiri menjadi komoditas dalam negeri dan ekspor di
Indonesia. Pohon kemiri dapat bertahan hidup selama 40-60 tahun, tiap tahun pohon
kemiri dapat menghasilkan 80 kg biji kemiri per pohon. Hal inilah yang mendasari untuk
mengoptimalkan produk minyak kemiri. Untuk mendapatkan minyak kemiri dengan
kualitas baik maka perlu diperhatikan metode untuk mengekstraknya.

1.2 Latar Belakang Dibangunnya Perusahaan


Di era globalisasi dan perdagangan bebas seperti sekarang ini, persaingan dalam dunia
bisnis menjadi semakin ketat. Ketatnya persaingan tersebut, menuntut perusahaan atau
pun pelaku bisnis untuk terus melakukan pengembangan terhadap produknya. Hal tersebut
menuntut suatu perusahaan untuk melakukan strategi pemasaran yang tepat agar produk

1
yang dijual diminati oleh masyarakat. Agar perusahaan mampu bersaing dengan baik,
maka suatu perusahaan harus mengeluarkan produk terbaik yang mampu memenuhi selera
konsumen yang selalu berubah seiring berjalannya waktu. Selera konsumen terhadap
suatu produk dapat mempengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika selera konsumen
terhadap suatu produk tertentu meningkat maka permintaan terhadap produk tersebut juga
akan meningkat pula.
Salah satu produk yang saat ini sedang naik daun dan mengalami peningkatan
permintaan yang cukup pesat adalah minyak rambut yang berasal dari bahan dasar alami.
Salah satunya yang terkenal sangat berkhasiat untuk perawatan kesehatan dan kecantikan
rambut yaitu minyak yang berasal dari kemiri. Minyak kemiri mengandung ikatan asam
lemak tidak jenuh sekitar 85%. Minyak biji kemiri bersifat degradable dan sumber daya
alam yang dapat diperbaharui. Di bidang kosmetika, minyak kemiri digunakan untuk
bahan perawatan rambut (zat yang khasiat sebagai penyubur rambut). Biji kemiri
mengandung minyak sebesar 55-65%, sedangkan kadar minyak dalam tempurung sebesar
60%. Sedangkan asam lemak yang terkandung dalam kemiri terdiri dari 55% asam
pelmitat; 6,7% asam stearat; 10,5 % linoleat dan 28,5% linolenat. Melihat kandungan
yang terdapat pada minyak kemiri, tidak mengherankan bahwa minyak ini diakui oleh
hampir sebagian masyarakat memiliki khasiat yang baik. Contohnya mencegah kebotakan,
mengatasi rambut rontok, menghitamkan dan menebalkan rambut, menumbuhkan
jambang dan alis dan lain sebagainya.
Saat ini semakin banyak produk perawatan rambut yang dengan sangat mudah dapat
ditemui dipasaran. Tetapi kita harus senantiasa memperhatikan setiap komponen yang
terdapat dalam minyak rambut yang ditawarkan dipasaran. Melihat hal tersebut, peluang
untuk menciptakan produk olahan berbahan dasar alami dari kemiri yang digunakan untuk
perawatan rambut menjadi bisnis yang cukup menjanjikan. Dengan adanya kemampuan
teknologi yang semakin canggih diharapkan dapat mempermudah untuk mempromosikan
atau menjual produk melalui sosial media atau platform belanja online.

1.3 Rencana Nama Perusahaan


Rencana nama perusahaan yang akan saya buat yaitu CV Puri CEO dengan nama
produk CEO “Candlenut Essential Oil”. Ada alasan saya memilih nama tersebut yaitu ,
pertama kata Puri yang berarti bisnis yang saya jalankan berasal dari buatan rumahan dan
selalu memperhatikan kualitas produk.

2
1.4 Rencana Visi
Menjadi perusahaan penyedia produk candlenut oil (minyak kemiri) yang alami
dan dapat memberikan manfaat untuk masyarakat.

1.5 Rencana Misi


Adapun rencana misi perusahaan yaitu:
1) Menghasilkan produk dengan bahan dasar alami dan memiliki ketahanan yang
tinggi.
2) Menawarkan produk candlenut oil yang dimana produksi rumahan namun harga
terjangkau.
3) Memberikan informasi terkait dengan bahan dasar dan khasiat dari olahan produk
candlenut oil.
4) Meningkatkan penggunaan teknologi dan inovasi dalam pemasarannya supaya
dapat menjangkau target pasar yang jauh lebih luas.
5) Memberikan dan menerapkan pelayanan yang baik dan berkualitas demi kepuasan.

1.6 Rencana Logo

Gambar diatas kemudian dijadikan logo perusahaan dan logo produk. Logo
menggambarkan gabungan manusia dan tumbuhan di sebelah kanannya. Makna yang
ingin disampaikan yakni keseimbangan hidup antar makhluk hidup khususnya manusia
dengan tumbuhan untuk saling menguntungkan satu sama lain. Manusia memanfaatkan
tumbuhan dalam hal ini adalah kemiri sebagai bahan baku utama pembuatan produk,
dengan prinsip ramah lingkungan untuk mencapai kelestarian alam.

3
BAB II

ANALISIS PERUSAHAAN

2.1 Analisis Strategi Pemasaran Segmenting, Target, Positioning (STP)


Terdapat 3 (tiga) unsur dalam strategi pemasaran yaitu segmentation, targeting dan
positioning. Analisis ini penting supaya kita dapat menjangkau dengan tepat tipikal
konsumen yang akan dituju. Penetapan tujuan yang tepat akan mengakibatkan produk
sangat dicari dan bermanfaat untuk segmen pasar yang memang membutuhkan. Adapun
analisis STP pada produk Puri CEO “Candlenut Essential Oil” ini adalah sebagai
berikut :
A. Analisis Segmentation
Segmentasi pasar merupakan suatu proses untuk membagi pasar menjadi kelompok-
kelompok konsumen yang lebih homogen, dimana tiap kelompok konsumen dapat dipilih
sebagai target pasar untuk dicapai perusahaan dengan strategi bauran pemasarannya.
Segmentasi dibagi menjadi 4 kelompok yaitu:
a) Segmentation Demografis
Segmentation demografis konsumen dapat terdiri dari umur, jenis kelamin,
pendapatan, pendidikan, agama dan lain-lain. Produk ini ditujukan untuk masyarakat
umum khususnya untuk penumbuhan rambut pada bayi/anak-anak, menumbuhkan
jambang dan alis untuk bapak-bapak/ remaja laki-laki, menghitamkan dan menebalkan
rambut untuk remaja perempuan. Melihat produk ini terbuat dari bahan-bahan alami
dan sangat bermanfaat, produk ini cocok untuk kalangan bayi hingga dewasa.
b) Segmentation Geografis
Segmentation geografis melingkupi wilayah, ukuran daerah, ukuran kota dan
kepadatan iklim. Produk Puri CEO “Candlenut Essential Oil” ini hampir dibutuhkan
oleh setiap kalangan di berbagai daerah, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan di
Bali maupun didaerah diluar Provinsi Bali.
c) Segmentation Psikografis
Segmentation psikografis dapat meliputi gaya hidup, kelas sosial, persepsi, sikap dan
kepribadian. Produk ini sesuai dengan gaya hidup masyarakat sekarang yang sangat
memperhatikan penampilan dan kesehatan tubuh. Ditengah banyaknya produk
berbahan kimia yang beredar, kami hadir sebagai produk kesehatan dan kecantikan
rambut yang berasal dari bahan alami, berkualitas dan dapat bertahan lama.

4
d) Segmentation Behavioristis
Segmentation behavioristis meliputi manfaat-manfaat yang dibutuhkan oleh
masyarakat. Produk dari Puri CEO ini merupakan produk yang cukup dicari oleh
masyarakat karena khasiatnya sudah terbukti untuk kesehatan dan kecantikan rambut.
Selain itu dijual dengan harga yang terjangkau dan berkualitas tinggi. Perawatan
rambut menjadi cukup penting karena konsep “rambut adalah mahkota” masih sangat
berlaku dikalangan masyarakat.

B. Analisis Targeting Puri CEO


Target market merupakan keputusan pasar yang akan dituju oleh perusahaan yang
terjadi dari jumlah pembeli yang memiliki kebutuhan dan karakteristrik tertentu.
Targeting yaitu proses menyelesaikan target market yang tepat unuk memproduksi dan
pelayanan dari perusahaan. Pelanggan merupakan hal yang mutlak bagi pengusaha
sebagai salah satu relasi. Dalam usaha ini, menargetkan pelanggan yang ada pada setiap
minggunya bertambah. Target market produk ini adalah dari bayi hingga dewasa dari
kalangan menengah kebawah hingga menengah keatas yang sudah diharuskan untuk
selalu menjaga penampilan khususnya kebersihan dan kesehatan rambut. Selain itu bahan
dasar yang alami menyebabkan produk ini aman untuk berbagai kalangan.

C. Analisis Positioning Puri CEO


Positioning adalah bagaimana upaya dalam meningkatkan sekaligus menempatkan
produk yang kita buat terhadap pesaing kita dalam pikiran konsumen, dengan kata lain
positioning digunakan untuk mengisi dan memenuhi keinginan konsumen dalam kategori
tertentu. Produk Puri CEO ini memposisikan dirinya sebagai produk perawatan
kecantikan dan kesehatan rambut, yang terbuat dari bahan alami dan berkualitas tinggi.

2.2 Analisis Industri


Analisis industri merupakan teknik analisis yang perlu diperhatikan. Dalam berbisnis,
kita tidak akan selalu berada dipuncak, terkadang akan ada titik dimana kita harus
mempersiapkan inovasi-inovasi baru supaya produk kita tetap mencuri perhatian
konsumen. Pesaing merupakan faktor yang penting dalam menyusun keberhasilan
pemasaran. Menurut pakar manajemen strategi mengidentifikasi 4 (empat) kekuatan
persaingan yakni masuknya pendatang baru, ancaman produk pengganti, kekuatan tawar-
menawar pemasok, serta persaingan konvensional di antara para pesaing yang ada.
5
Keempat kekuatan persaingan tersebut secara bersama-sama menentukan intensitas
persaingan dan kemampuan laba dalam industri, dan kekuatan yang paling besar akan
sangat menentukan serta menjadi sesuatu yang sangat penting dari sudut pandang
perumusan strategi. Pesaing dalam usaha ini yaitu perusahaan yang menjual produk serupa
yaitu candlenut oil (minyak kemiri). Walaupun banyak terdapat hambatan dalam berbisnis,
tentunya itu tidak menjadi halangan untuk mengembangkan lagi bisnis yang sudah dibuat.
Usaha ini memiliki peluang yang baik meskipun sudah banyak perusahaan yang menjual
produk serupa. Meskipun usaha ini hanya bergerak dibidang online/ sesekali aktif
mengikuti kegiatan pameran/ bazar yang diadakan oleh pihak pemerintah maupun swasta.
Produk kami senantiasa menjaga kualitas serta selalu berupaya untuk selalu memberikan
inovasi terbaik kami sehingga diharapkan dalam persaingan masih relatif aman. Usaha ini
memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan perusahaan lain yaitu mengutamakan
kualitas yang baik dan terbuat dari bahan-bahan alami diolah dengan sangat baik sehingga
mampu bertahan hingga 2 tahun. Kami senantiasa memberikan kualitas terbaik sehingga
tidak menutup kemungkinan nantinya kami bisa menjual produk olahan kemiri yang
lainnya.

2.3 Proyeksi Pendapatan ( Manajemen Keuangan)


a. Modal Awal
- Kemiri (Rp 50.000/kg × 15kg) Rp 750.000
- Air Mineral (Rp 20.000/lt × 50lt) Rp 1.000.000
- Daun Pandan (Rp 80.000/kg × 5kg) Rp 450.000
- Kain (Rp 25.000/m × 10 m) Rp 250.000
- Alat Penumbuk (1 bh) Rp 35.000
- Blender (1bh) Rp 350.000
- Kompor (Rp 400.000/bh × 3 buah) Rp 1.200.000
- Gas Elpiji (Rp 290.000/tbng × 4) Rp 1.160.000
- Botol 100ml (Rp 10.000 × 100pcs) Rp 1.000.000

TOTAL Rp 6.195.000

b. Biaya Operasional
- Gaji pegawai sebanyak 2 orang, 1 orang pegawai mendapat gaji Rp
1.800.000 per bulan (2 × Rp 1.800.000 = Rp 3.600.000)
- Biaya listrik = Rp 450.000
6
- Biaya maintenance website = Rp 1.500.000
- Biaya promosi = Rp 500.000
TOTAL Rp 6.050.000
c. Omset / Pendapatan
Produk dijual seharga Rp 50.000/ btl (100ml).
Penjualan per hari bisa mencapai 25 btl = Rp 1.250.000 per hari
Jadi pendapatan per bulan Rp 1.250.000 × 22 (libur sabtu & minggu)
= Rp 27.500.000
d. Laba Bersih / Keuntungan
= Omset – Biaya Operasional – Modal Awal
= Rp 27.500.000 – Rp 6.050.000 – Rp 6.195.000
= Rp 15.255.000

2.4 Analisis SWOT


Analisis SWOT adalah metode analisis perencanaan strategis yang digunakan untuk
memonitor dan mengevaluasi lingkungan perusahaan baik lingkungan eksternal dan
internal untuk suatu tujuan bisnis tertentu. SWOT adalah singkatan dari
Strength (kekuatan perusahaan), Weaknesses (kelemahan perusahaan),
Opportunities (peluang bisnis) dan Threats (hambatan untuk mencapai tujuan).
Analisis SWOT dari usaha Puri CEO yang akan didirikan adalah sebagai berikut:
1. Strenght (Kekuatan)
Kekuatan dari produk Puri CEO ini adalah :
a. Produk ini aman digunakan untuk bayi hingga dewasa.
b. Terbuat dari bahan-bahan alami.
c. Harga yang terjangkau untuk masyarakat.
d. Berkualitas baik dan dapat bertahan lama.
2. Weakness (Kelemahan)
Kelemahan dari produk Puri CEO ini adalah :
a. Banyak mempunyai pesaing dipasaran
b. Masih menggunakan kemasan botol plastik 100ml
c. Hanya menjual candlenut oil
3. Opportunity (Peluang)
Peluang dalam bisnis Puri CEO ini adalah :
a. Peluang pasar sangat luas.
7
b. Kesempatan menguasai pasar.
c. Menarik perhatian masyarakat
d. Masyarakat cenderung memperhatikan penampilan khususnya kesehatan dan
kecantikan rambut.
4. Threat (ancaman)
Ancaman dari produk Puri CEO ini adalah :
a. Mudah untuk ditiru dan dibuat
b. Standarisasi mutu dan proses yang cukup rumit untuk memperoleh BPOM
c. Kemungkinan pesaing skala besar

8
BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Lokasi
Lokasi menjadi bagian terpenting dalam menjangkau pasar. Desa sanur
menjadi pilihan lokasi untuk melakukan produksi Puri CEO. Rumah produksi dan
mini shop akan didirikan di Jl Danau Tamblingan, Sanur Denpasar Selatan, Bali
80225. Pemilihan lokasi di Sanur didasari banyaknya wisatawan asing di seputaran
Sanur dan dapat menjadi target pasar. Selain itu juga dapat mempercepat memasuki
pasar internasional. Selain, melakukan penjualan langsung di mini shop produk Puri
CEO juga akan dipasarkan secara digital melalui website dan memanfaatkan e-
commerce.
3.2 Tata Ruang
Rumah produksi dan mini shop akan berada pada satu atap yang sama namun
akan dipisahkan dengan sekat berupa bambu yang dianyam sehingga memunculkan
kesan alam dan esentrik. Bangunan akan dibagi menjadi dua bagian, dimana bagian
depan dengan luasan yang lebih kecil digunakan sebagai mini shop untuk memajang
produk. Pada bagian belakang digunakan sebagai ruangan produksi. Konsumen yang
datang juga dapat melihat proses produksi secara langsung. Ruangan di desain dengan
sederhana dengan unusr alam yang kental, untuk menunjukkan kepada konsumen
bahwa usaha dan produk ini memiliki perhatian yang tinggi juga pada kelestarian
alam. Walaupun disediakan mini shop, konsumen dapat melakukan pemesanan
melalui website, e-commerce, maupun media sosial Puri CEO. Pengemasan akan
langsung dilakukan di mini shop kemudian akan dikirmkan menggunakan jasa
pengiriman.
3.3 Rencana Digitalisasi
Pelaksanaan bisnis Puri CEO direncanakan menggunakan sistem digitalisasi
(tanpa toko) sehingga dalam pelaksanaannya kami berupaya maksimal dengan
menggunakan teknologi yang ada. Adapun teknik pemasaran yang kami gunakan yaitu
dengan memanfaatkan media sosial seperti: Instagram, Tiktok dan Facebook. Selain
itu kami juga memanfaatkan e-commerce serta menggunakan website. Selain itu, tidak
menutup kemungkinan kami juga terlibat dalam pameran/ bazar baik yang
dilaksanakan oleh pihak pemerintah maupun swasta untuk memperluas relasi dan
mengenalkan produk.
9
3.4 Inovasi Teknologi yang Diterapkan
Inovasi teknologi yang kami terapkan pada bisnis Puri CEO ini dilihat dari
yaitu sebagai berikut :
1) Facebook
Media sosial facebook merupakan salah satu sosial media yang sangat cocok untuk
kalangan dewasa seperti bapak-bapak/ ibu-ibu. Selain itu juga tidak menutup
kemungkinan untuk menjaring kalangan remaja yang aktif menggunakan fasilitas
“market place”. Selain itu kami juga akan membuat group untuk mempermudah
dalam penyampaikan informasi terkait dengan harga dan promo produk yang kami
tawarkan.
2) Instagram
Instagram merupakan salah satu sosial media favorit kalangan remaja dalam
memperkenalkan produk yang dijual. Bisa melalui testimoni dari para selebram
maupun informasi terkait dengan khasiat dari produk. Selain itu melalui media ini
kami akan membuat giveaway untuk konsumen yang menyebarkan produk kami
melalui snapgram pribadinya.
3) Tiktok
Penggunaan tiktok kami gunakan secara khusus untuk pengenalan produk karena
konten yang biasanya ada di tiktok yaitu berupa video sehingga mempermudah
dalam menyampaikan informasi sejelas mungkin kepada calon konsumen dan
pelanggan setia kami. Selain itu kami juga senantiasa aktif untuk mengikuti
perkembangan yang ada sehingga dapat menarik perhatian calon konsumen untuk
melihat sampai akhirnya memutuskan untuk membeli produk kami.
4) Website
Didalam website kami akan memperkenalkan bisnis kami sehingga calon
konsumen dan pelanggan setia kami dapat mengetahui dengan jelas terkait dengan
produk yang kami tawarkan. Isi website tersebut yaitu terkait pengetahuan tentang
kemiri, manfaat serta penggunaan kemiri kecantikan dan konsumen dapat
melakukan pemesanan langsung melalui website. Selain itu kami juga akan
memberikan informasi terkait dengan pemesanan dan promo-promo yang
ditawarkan. Melalui website juga kita mengumpulkan email dari pelanggan
terutama pelanggan yang tertarik dengan produk yang kami tawarkan. Dengan
menggunakan email tersebut kami dapat memberikan informasi terupdate tentang
10
produk baru ataupun promo-promo yang akan kita tawarkan. Adapun alamat
website yang akan digunakan yakni [Link] . Pada website juga akan
disediakan barcode pembayaran, dimana dengan melakukan pemindaian barcode
konsumen akan dengan mudah melakukan pembayaran.
5) E-commerce
Penggunaan e-commerce di Indonesia dewasa ini lebih diminati oleh konsumen,
karena berbagai kemudahan yang ditawarkannya. Konsumen dapat leluasa
memilih produk tanpa adanya batasan waktu dan lebih hemat biaya. Penggunaan
e-commerce juga memberikan keuntungan bagi perusahaan terkait dengan sistem
pembayaran digitalnya. Pembayaran transfer yang dilakukan konsumen dapat
dengan mudah dilacak sehingga dapat mencegah terjadinya penipuan. E-commerce
yang akan dimanfaatkan dalam penjualan produk Puri CEO meliputi shopee,
Tokopedia, dan Lazada.

11
3.4 Struktur Organisasi / Susunan Manajemen :

Owner & Bagian Keuangan

Bagian Pemasaran Bagian Operasional

Struktur organisasi diatas hanya terdiri dari owner yang sekaligus berperan sebagai
bagian keuangan dan dibantu oleh 1 orang bagian pemasaran dan 1 orang bagian
operasional. Adapun pembagian tugas dari masing-masing karyawan adalah sebagai
berikut:

Tabel 3.1 Jobdesc Usaha Puri CEO

Owner a. Membuat perencanaan, strategi dan keputusan serta


1 org kebijakan yang menyangkut operasional perusahaan
b. Menerapkan sistem pengendalian manajemen terhadap
operasional perusahaan secara keseluruhan
c. Melakukan evaluasi untuk semua bagian dalam usaha
Bagian a. Menghitung pengeluaran dan pemasukan yang diterima
Keuangan b. Membuat laporan keuangan bulanan dan tahunan
c. Menjalankan tugas untuk melakukan kegiatan keuangan
dalam mencapai tujuan perusahaan
d. Menghitung gaji bulanan karyawan
Bagian a. Melakukan riset pemasaran dan melakukan promosi
Pemasaran & 1 org b. Menjaga hubungan secara langsung terhadap pelanggan
dan mitra bisnis
Sosial Media
c. Meriset dan menetapkan supplier terbaik untuk pembelian
Specialist bahan pokok produksi.

Bagian a. Melakukan kegiatan produksi


Operasional 1 org b. Bertanggung jawab terhadap kualitas produk
& Produksi c. Melakukan inventaris barang

12

Anda mungkin juga menyukai