0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

Penyuluhan Kesehatan Hipertensi Keluarga

Dokumen ini adalah rencana penyuluhan tentang hipertensi yang mencakup tujuan, materi, dan metode penyuluhan untuk keluarga Tn. Y. Penyuluhan bertujuan agar keluarga memahami pengertian, faktor risiko, tanda dan gejala, serta pencegahan hipertensi. Selain itu, juga dibahas pertolongan pertama dan penggunaan obat tradisional untuk mengatasi hipertensi.

Diunggah oleh

Nurul Handayani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

Penyuluhan Kesehatan Hipertensi Keluarga

Dokumen ini adalah rencana penyuluhan tentang hipertensi yang mencakup tujuan, materi, dan metode penyuluhan untuk keluarga Tn. Y. Penyuluhan bertujuan agar keluarga memahami pengertian, faktor risiko, tanda dan gejala, serta pencegahan hipertensi. Selain itu, juga dibahas pertolongan pertama dan penggunaan obat tradisional untuk mengatasi hipertensi.

Diunggah oleh

Nurul Handayani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok bahasan : Hipertensi


Sub pokok ahasan : Perawatan dan pecegahan
Hipertensi Sasaran : Keluarga Tn.Y

Hari /Tanggal : Rabu 26 Maret 2025


Waktu : 40 Menit
Tempat : Ruang Tn Y
Penyuluh : Penulis

A. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 40 menit di
diharapkan Keluarga mampu melakukan tindakan perawatan dan
pencegahan hipertensi.
B. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan tentang hipertensi pada diharapkan
keluarga mampu
1. Menyebutkan pengertian Hipertensi
2. Menyebutkan faktor resiko Hipertensi
3. Menyebutkan tanda dan gejala Hipertensi
4. Menyebutkan kategori Hipertensi
5. Menyebutkan pertolongan pertama pada penderita Hipertensi
6. Menyebutkan pencegahan Hipertensi
7. Menyebutkan obat tradisional untuk mengatasi Hipertensi
C. Materi (Urain terlampir)
1. Pengertian Hipertensi
2. Faktor resiko Hipertensi
3. Tanda dan gejala Hipertensi
4. Kategori Hipertensi
5. Pertolongan pertama pada penderita Hipertensi
6. Pencegahan Hipertensi
7. Obat tradisional untuk mengatasi Hipertensi
8. Strategi Pelaksanaan

Uraian Kegiatan Metode Media Waktu


no.
1. Pendahuluan : Ceramah Lisan 10 Menit
a. Memberi salam
b. Memperkenalkan diri
c. Menjelaskan tujuan
d. Kontrak waktu

2 Pelaksanaan • Ceramah • leaflet 20 menit


a. Menjelaskan pengertian Hipertensi • Diskusi
b. Menjelaskan faktor resiko Hipertensi • Tany
c. Menjelaskan tanda dan a
gejala Hipertensi jawab
d. Menjelaskan kategori Hipertensi
e. Menjelaskan pertolongan pertama
pada penderita Hipertensi
f. Menjelaskan pencegahan Hipertensi
g. Menjelaskan obat tradisional
untuk mengatasi
Hipertensi
3. Penutup Ceramah Lisan 10 menit
a. Memberikan kesempatan pada
lansia untu bertanya
b. Menyampaikan kesimpulan materi
c. Memberi evaluasi secara lisan
d. Memberi salam
9. Evaluasi (Terlampir)
1. Bentuk : Langsung
2. Jenis pertanyaan : Lisan
3. Jumlah pertanyaan : 2 pertanyaan
4. Waktu : 5 menit

EVALUASI

Pertanyaan
1. Sebutkan pengertian Hipertensi
2. Jelaskan tanda dan gejala Hipertensi

Jawaban
1. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah
secara menetap > 140/90 mmHg.
2. Tanda dan gejala Hipertensi
a. Sakit kepala
b. Kelelahan
c. Mual dan muntah
d. Sesak nafas
e. Pandangan menjadi kabur
f. Mata berkunang –kunang
g. Mudah marah
h. Telinga berdengung
i. Sulit tidur
MATERI PENYULUHAN KESEHATAN

TENTANG HIPERTENSI

A. PENGERTIAN

Hipertensi atau Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan


tekanan darah secara menetap > 140/90 mmHg.

B. FAKTOR RESIKO
1. Keturunan
2. Gaya hidup yang tidak sehat
a. Diit yang tidak sehat (kurang buah dan sayuran, tinggi lemak
jenuh, tinggi kolesterol,tinggi garam dan gula).
b. Kurang aktivitas fisik/olahraga
c. Kegemukan / Obesitas
d. Alkohol
e. Stress
f. Merokok
3. Sekitar 5 – 10 % berhubungan dengan penyakit ginjal, 1 – 2
%berhubungan dengan kelainan hormon atau pemakaian obat tertentu
(Pil KB).

C. TANDA DAN GEJALA HIPERTENSI


Seringkali hipertensi terjadi tampa gejala, sehingga penderita tidak
merasa sakit. Pada umumnya sebagai berikut :
1. Sakit kepala
2. Kelelahan
3. Mual dan muntah
4. Sesak nafas
5. Pandangan menjadi kabur
6. Mata berkunang –kunang
7. Mudah marah
8. Telinga berdengung
9. Sulit tidur
10. Rasa berat ditengkuk
D. KLASIFIKASI HIPERTENSI

Sistolik (mmHg) Diastolik


(mmHg)

Normal < 120 Dan < 80


Pre Hipertensi 120 - 139 Atau 80 - 89
Hipertensi tingkat I 140 - 159 Atau 90 - 99
Hipertensi tingkat = 160 Atau = 100
2
Hipertensi sitolik = 140 Dan < 90
terisolasi

E. PERTOLONGAN PERTAMA PADA PENDERITA HIPERTENSI


Jika mengalami tanda – tanda Hipertensi, sarankan penderita hipertensi agar :
1. Hentikan kegiatan terutam bila sedang mengemudi
2. Minta pertolongan orang terdekat atau hubungi tenaga kesehatan terdekat
3. Jika memungkinkan kunjungi pelayanan kesehatan terdekat
seperti puskesmas/ Rumah Sakit . Pengobatan sesegera
mungkin dapat menyelamatkan nyawa atau meningkatkan
untuk pulih sepenuhnya

F. PENCEGAHAN HIPERTENSI
Mengurangi dan memodifikasi faktor resiko dengan :
1. Tidak merokok
2. Olahraga / aktivitas fisik secara teratur
3. Pola makanan sehat dan seimbang
Batasan konsumsi garam untuk
Hipertensi
a. Hipertensi ringan : ½ sendok teh perhari
b. Hipertensi sedang : ¼ sendok teh perhari
c. Hipertensi berat : Tampa garam
4. Melakukan cek kesehatan secara rutin
G. Penanganan/ Perawatan Terapi Komplementer

Terapi nonfarmakologi yang dapat menurukan tekanan darah adalah rebusan jahe
mengandung beberapa komponen kimia jahe putih (zingiber afficinale var
amarum) seperti gingerol, zingerone, dan shogaol memberi efek farmakologi
seperti antioksidan, anti inflamasi, anti koagulan, analgesik, anti karsinogenetik,
non-toksik dan non-mutagenik meskipun pada konsentrasi tinggi. Manfaat jahe
salah satunya adalah menurunkan tekanan darah. Hal ini karena jahe merangsang
pelepasan hormon adrenalin dan memperlebar pembuluh darah, akibatnya darah
mengalir lebih cepat dan lancar, serta memperingan kerja jantung memompa darah
Daftar Pustaka

Aris, S. 2019. Mayo Clinic Hipertensi, Mengatasi Tekanan Darah Tinggi.


Jakarta: PT Intisari Mediatam.

Armilawaty. 2019. Hipertensi dan Faktor Resiko Dalam Kajian


Epidemiologi. Bagian Epidemiologi FKM UNHAS
http//ridwanamiruddin. com/2007/12/08 hipertensi-dan-faktor-risikonya-
dalam-kajian-epidemiologi/, (online) diakses tanggal 12 Oktober 2020

Keleher, H., MacDougall, C., & Murphy, B. 2007. Understanding Health Promotion.
Victoria, Australia : Oxford University Press.
Notoadmodjo, Sukidjo. (2007). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Renika
Cipta : Jakarta.

Anda mungkin juga menyukai