Laporan Keuangan Konsolidasi 2023
Laporan Keuangan Konsolidasi 2023
JUMLAH LIABILITAS
JANGKA PENDEK Rp 263,777,306,382.00
JUMLAH LIABILITAS
JANGKA PANJANG Rp 252,739,533,345.00
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal saham-nilai nominal
Rp 100 per saham
modal dasar-[Link]
saham
modal ditempatkan dan diseetor
penuh-[Link] sahama Rp 135,343,500,000.00
Tambahan modal disetor Rp 30,065,408,439.00
Tahu
(Dinyatak
Rp 88,232,103.00 Rp 43,271,578,754.00
Rp 37,363,113,554.00
Total aset
total aset adalah jumlah dari aset lancar dan tidak la
ncar yaitu Rp1,73 triliun
laporan laba rugi dan penghasilan komrehensif konsolidasian
[Link] pendapatan neto Rp1,26 triliun
[Link] pokok penjualan (HPP)Rp1,19 triliun
[Link] bruto Rp 143,12 miliar dihasikan dari selisih pendapatan
dan HPP
[Link] usaha Rp 66,80 miliar setelah dikurangi beban penjualan
administrasi dan operasional
[Link] sebelum pajak Rp 48.68 miliar
[Link] tahun berjalan Rp 38,45 miliar setelah dikurangi pajak
Rp 10,23 miliar
Analisis hubungan laporan perubahan Ekuitas dengan laporan arus kas
penerimaan kas dari pelanggan Rp 1,24 triliun dan pembayaran kepada
pemasok Rp 808,46 miliar dengan beban pokok penjualan HPP Rp 1,19 triliun
pembayaran gaji dan tunjangan Rp 160,64 miliar dari beban administrasi dan
penjualan Rp 88 miliar dilaporan laba rugi,pembayaran beban operasional
Rp 135,24 miliar,kas bersih dari aktivitas operasi Rp 116,55 miliar
yakni PT Tunas alfin tbk memiliki arus kas operasi positif yag berarti bisnis
utamanya maish menghasilkan uang tunai.
No. Rasio Keuangan Akun
1. Rasio Likuiditas
Aset Lancar
1. Current Ratio
Liabilitas Jangka Pendek
2. Aset Lancar - Sediaan
Quick Ratio
Liabilitas Jangka Pendek
Kas dan Setara Kas
3. Cash Ratio
Liabilitas Jangka Pendek
2. Rasio Solvabilitas
Jumlah Liabilitas
4. Debt to Total Assets
Jumlah Aset
Jumlah Liabilitas
5. Debt to Equity Ratio
Jumlah Ekuitas
Laba Sebelum Bunga dan Pajak
6. Times Interest Earned
Beban Bunga
3. Rasio Aktivitas
Harga Pokok Penjualan
7. Inventory Turnover
Sediaan
Piutang
8. Day Sales Outstanding
Sediaan/360
Penjualan Kredit
9. Receible Turnover
Piutang
Piutang
10. Average Collection Period
Penjualan Kredit/360
Penjualan
11. Fixed Assets Turnover
Aset Tetap Neto
Penjualan
12. Total Assets Turnover
Jumlah Aset
4. Rasio Profitabilitas
Laba Bruto
13. Gross Profit Margin
Penjualan
Laba Setelah Pajak
14. Net Profit Margin
Penjualan
Laba Setelah Pajak
15. Return On Investement
Jumlah Aset
Laba Setelah Pajak
16. Return on Net Worth
Modal Sendiri
Operating Profit (laba usaha)
17. Operating Profit Margin
Net Sales (penjualan)
5. Rasio Pasar
Harga Pasar per Lembar
18. PER
Laba Bersih per Lembar
Harga Pasar per Lembar
19. Market to Book Value
Nilai Buku per Lembar
Dividen per Lembar
20. Dividen Yield
Harga Pasar per Lembar
Dividen per Lembar
21. Dividen Payment
Laba Bersih per Lembar
Harga Pasar per Lembar
22. PBV
Modal per Lembar
532,277,967,395
2.018
263,777,306,382
323,350,896,768
1.226
263,777,306,382
16,648,102,881
0.063
263,777,306,382
516,516,839,727
0.298
1,733,867,453,375
516,516,839,727
0.424
1,217,350,613,648
66,805,202,873
35.839
1,864,055,305
119,770,835,863
0.573
208,927,070,627
300,441,601,065
517.688
580,352,974
1,262,896,271,398
4.203
300,441,601,065
300,441,601,065
85.644
3,508,045,198
1,262,896,271,398
1.102
1,146,160,068,795
1,262,896,271,398
0.728
1,733,867,453,375
143,125,435,535
0.113
1,262,896,271,398
38,451,208,502
0.030
1,262,896,271,398
38,451,208,502
0.022
1,733,867,453,375
38,451,208,502
0.033
1,179,653,815,434
66,805,202,873
0.053
1,262,896,271,398
282
10.021
28
282
0.324
872
5
0.018
282
5
0.178
28
282
2.820
100
Perusahaan memiliki kemampuan yang baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya.
Perusahaan memiliki kas yang sangat rendah dibandingkan kewajiban jangka pendek.
Hanya 30% aset yang didanai dengan utang, menunjukkan tingkat solvabilitas yang baik.
Perusahaan memiliki utang sebesar 42% dari modal sendiri, menunjukkan struktur modal yang sehat.
perusahaan membutuhkan hampir 1,5 tahun untuk menagih piutangnya Bisa jadi ada masalah dalam kebijakan kr
Perusahaan membutuhkan rata-rata 85,64 hari untuk menagih piutang dari pelanggan.
harga saham diperdagangkan 2,82 kali lebih tinggi dari modal per lembar.
mungkin undervalued.
Akun 2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank Rp 16,648,102,881.00
Piutang usaha-neto Rp 300,441,601,065.00
Persediaan -neto Rp 208,927,070,627.00
Biaya dibayar dimuka Rp 867,152,125.00
Aset lancar lainnya Rp 5,394,040,697.00
Total ASET LANCAR 532,277,967,395
ASET TIDAK LANCAR
Piutang lain-lain
Pihak ketiga Rp 937,697,023.00
Pihak berelasi Rp 3,149,959,200.00
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal saham-nilai nominal
Rp 100 per saham
modal dasar-[Link]
saham
modal ditempatkan dan diseetor
penuh-[Link] sahama Rp 135,343,500,000.00
Tambahan modal disetor -Rp 30,065,408,439.00
Strategi
Surplus revaluasi aset tetap
keuangan
sebesar 37.736%
lebih
menunjukkan peningkatan
konservatif,
nilai aset, yang dapat
ditunjukkan
memperkuat ekuitas
Index: 589.340% Index: 67.117% dengan
[Link], ini
pelunasan
tidak langsung
utang bank
meningkatkan likuiditas dan
jangka
perlu strategi pemanfaatan
pendek yang
yang baik.
signifikan.
Efisiensi
dalam
Hanya 0.033% dari total
manajemen
aset, menunjukkan
persediaan,
minimnya investasi dalam
bisa menjadi
hak paten, teknologi, atau Nilai 2023: Rp Nilai 2023: Rp
tanda bahwa
digitalisasi. Perusahaan bisa [Link] [Link]
perusahaan
mempertimbangkan
lebih fokus
investasi di bidang ini untuk
pada kontrol
meningkatkan daya saing.
produksi dan
distribusi.
Peningkatan
Aset tidak lancar lainnya transaksi
hanya 0.031%, menandakan dengan pihak
fokus perusahaan pada aset berelasi bisa
utama tanpa banyak menandakan
Nilai 2022: Rp Nilai 2022: Rp
[Link] adanya kerja
534.489.496 [Link]
mencerminkan efisiensi, sama yang
tetapi juga peluang untuk lebih erat
mengembangkan investasi dengan
lain. entitas
afiliasi.
Interpretasi:
Interpretasi:
Terjadi kenaikan
Penurunan ini
yang sangat
menunjukkan
signifikan dalam
bahwa
piutang dari
perusahaan
pihak berelasi,
mengurangi
yang bisa
jumlah
mengindikasikan
persediaannya,
adanya
yang bisa berarti
peningkatan
adanya strategi
transaksi dengan
efisiensi atau
entitas yang
perubahan
memiliki
dalam
hubungan bisnis
permintaan
dengan
pasar.
perusahaan.
2. Uang Muka
2. Utang Bank
Perolehan Aset
Jangka Pendek
Tetap
Interpretasi: Interpretasi:
Lonjakan ini Penurunan
menunjukkan utang bank
bahwa jangka pendek
perusahaan yang drastis bisa
telah menunjukkan
mengalokasikan bahwa
dana yang jauh perusahaan
lebih besar telah melunasi
untuk investasi sebagian besar
aset tetap, yang utangnya atau
bisa berarti mengurangi
ekspansi fasilitas ketergantungan
atau pembelian pada pinjaman
peralatan baru. jangka pendek.
LAPORAN LABA RUGI
Analisis
Akun 2023 2022 Common Size
2023
Perusahaan memiliki
margin laba kotor yang
cukup stabil, namun tetap 1. Pendapatan
1. Beban Pokok Penjualan 1. Pendapatan Keuangan
harus memperhatikan Keuangan
efisiensi dalam biaya
produksi.
Beban administrasi
meningkat tajam
dibanding tahun
Common Size: -89.484% Common Size: 0.065% Index: 562.682%
sebelumnya, sehingga
perlu dievaluasi agar tidak
menekan laba usaha.
Pendapatan keuangan
meningkat drastis
Nilai 2023: Rp
Nilai 2023: Rp [Link].863 Nilai 2023: Rp 825.468.713 dibanding tahun
825.468.713
sebelumnya, meskipun
nominalnya tetap kecil.
Interpretasi: Pendapatan
dari aktivitas keuangan
Interpretasi: Ini menunjukkan bahwa
sangat kecil dibandingkan
hampir 90% dari total pendapatan
total pendapatan
digunakan untuk menutupi biaya Nilai 2022: Rp
operasional, menunjukkan
produksi atau pembelian barang. Ini 146.702.536
bahwa perusahaan tidak
merupakan komponen utama dalam
terlalu bergantung pada
struktur biaya perusahaan.
pendapatan dari investasi
atau bunga.
Interpretasi:
Peningkatan besar
ini menunjukkan
adanya lonjakan
pendapatan dari
2. Laba Bruto 2. Beban Operasi Lain investasi atau
bunga, meskipun
kontribusinya
terhadap total
pendapatan masih
kecil.
2. Beban Umum
Common Size: 11.333% Common Size: -0.148%
dan Administrasi
Nilai 2023: Rp
Nilai 2023: Rp [Link] Index: 229.801%
[Link]
Interpretasi: Beban ini
Interpretasi: Laba bruto
mencakup biaya
mengindikasikan profitabilitas
operasional yang tidak
operasional sebelum
masuk dalam kategori
memperhitungkan beban administrasi, Nilai 2023: Rp
utama, tetapi jumlahnya
pemasaran, dan lainnya. Meskipun [Link]
kecil sehingga dampaknya
beban pokok tinggi, perusahaan masih
terhadap laba secara
memiliki margin laba kotor yang cukup
keseluruhan tidak
baik.
signifikan.
Nilai 2022: Rp
[Link]
Interpretasi:
Lonjakan ini bisa
disebabkan oleh
ekspansi
operasional atau
peningkatan biaya
tenaga kerja.
Analisis
Analisis Index
Common Size
2022 2023 2022
7.083 - 100.000
Laba
komprehensif
tahun berjalan
mengalami
penurunan
1. Penghasilan
drastis, yang
(Rugi)
bisa disebabkan
Komprehensif Lain
oleh faktor
Neto
eksternal
seperti kondisi
ekonomi atau
kebijakan
perusahaan.
Beban
administrasi
meningkat
tajam, yang bisa
menjadi
Index: -0.783% tantangan bagi
perusahaan
untuk
mempertahank
an
profitabilitas.
Perusahaan
masih mampu
mengelola
beban pokok
Nilai 2023: Rp - penjualan
739.211.143 dengan cukup
baik, meskipun
tetap menjadi
komponen
biaya terbesar.
Nilai 2022: Rp
[Link]
Interpretasi:
Penurunan besar
ini
mengindikasikan
adanya kerugian
komprehensif
yang signifikan
dibandingkan
dengan tahun
sebelumnya, yang
bisa disebabkan
oleh perubahan
dalam nilai aset
atau faktor
lainnya.
2. Beban Pokok
Penjualan
Index: 10.167%
Nilai 2023: Rp
[Link].86
3
Nilai 2022: Rp
[Link].84
7
Interpretasi:
Beban pokok
penjualan masih
mendominasi
struktur biaya
perusahaan,
meskipun
mengalami sedikit
penurunan
dibandingkan
tahun
sebelumnya.
LAPORAN ARUS KAS
Akun 2023
1. Perolehan Aset
1. Pembayaran kepada Pemasok
Takberwujud
2. Penambahan Piutang
2. Penerimaan Kas dari Pelanggan
Lain-lain
Perusahaan
Perusahaan masih semakin mandiri
bergantung pada 1. Penerimaan secara finansial
1. Kas Dihasilkan
pembayaran pemasok yang Utang Bank Jangka dengan tidak
dari Operasi
besar, tetapi arus kas dari Pendek terlalu bergantung
pelanggan tetap kuat. pada utang bank
jangka pendek.
Pengurangan investasi
dalam aset takberwujud Kas operasional
bisa menjadi strategi yang meningkat
konservatif atau Index: 670.010% Index: 35.592% menunjukkan
menunjukkan kurangnya strategi bisnis yang
fokus pada digitalisasi dan lebih efisien.
inovasi.
Pengurangan
Piutang lain-lain yang dalam hasil
bertambah kecil penjualan aset
menunjukkan bahwa tetap bisa menjadi
Nilai 2023: Rp Nilai 2023: Rp
perusahaan tidak terlalu sinyal bahwa
[Link] [Link]
banyak memberikan kredit perusahaan lebih
tambahan kepada pihak fokus pada
lain. pengelolaan aset
jangka panjang.
Nilai 2022: Rp Nilai 2022: Rp
[Link] [Link]
Interpretasi:
Interpretasi:
Peningkatan besar
Penurunan besar
ini menunjukkan
ini menunjukkan
bahwa perusahaan
bahwa perusahaan
berhasil
lebih sedikit
meningkatkan
mengambil utang
efisiensi
jangka pendek,
operasional dan
mungkin karena kas
menghasilkan lebih
operasi yang lebih
banyak kas dari
kuat.
bisnis intinya.
Interpretasi: Hasil
Interpretasi: dari penjualan aset
Pendapatan tetap turun drastis,
keuangan menunjukkan
meningkat drastis, bahwa perusahaan
mungkin dari hasil memilih untuk
investasi atau tidak banyak
pendapatan bunga. menjual asetnya di
tahun ini.