Nomor SOP/LINTAS K/ /2024
Revisi Ke
Berlaku Tgl
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS KARANGTENGAH
KABUPATEN DEMAK
SOP
RUJUKAN EMERGENCY
Jl Raya Demak–Semarang(Buyaran) Demak, Kode Pos 59561,Telp (0291)686239
Email:puskesmaskarangtengah@[Link]
2024
Rujukan Emergency
No. Dokumen :SOP/LINTAS K/ /2024
No Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/3
PUSKESMAS dr SITI NURHAYATI
KARANGTENGAH NIP 19710408 200604 2 012
1. Pengertian Rujukan emergency adalah pelimpahan tanggung jawab atas suatu masalah
medis yang gawat dari puskesmas ke fasilitas pelayanan kesehatan lain
yang lebih mampu dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku yaitu
dengan menstabilkan pasien terlebih dahulu.
2. Tujuan Sebagai acuan agar dalam memberikan layanan yang dilakukan dengan
sumber daya yang minimal dapat menyelamatkan korban sebanyak
mungkin.
3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Nomor 449.1 /036 Tahun 2024
tentang Pelayanan Rujukan di Puskesmas Karangtengah.
4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HK.01.07/MENKES/2015/2013 tentang Petunjuk Teknis Integrasi
Pelayanan Kesehatan Primer
5. Prosedur / 1. Persiapan alat dan bahan :
Langkah- a. Rekam Medis
b. Buku Register Kegawatdaruratan
langkah
c. Inform Concent rujukan
d. Brankar
e. Stetoskop
f. Tensimeter
g. Termometer
h. Oksimetri
i. Tabung Oksigen Transport
j. Lampu emergency
k. Emergency kit
l. Alat Tulis Kantor
2. Petugas yang melaksanakan
Petugas yang berjaga diruang tindakan
3. Langkah langkah
a. Petugas menerima pasien dengan kegawatan.
b. Petugas melakuan pemeriksaan pada pasien yang meliputi Tensi,
Nadi, Suhu, Respirasi dan Sarturasi dan menilai GCS.
c. Petugas mencatat hasil pemeriksaan dalam RM dan berkonsultasi
dengan dokter..
d. Petugas melakuan stabilisasi sesuai dengan advice dokter.
e. Dokter menyampaikan hasil pemeriksaan kepada keluarga/ pasien
dan menginformasikan tentang diagnose, terapi dan tindakan medis
yang dilakukan.
f. Dokter menyampaikan bahwa akan dilakukan rujukan pasien.
g. Petugas memberikan informed consent rujukan, bila pasienbersedia
dirujuk.
h. Petugas membuat surat rujukan yang berisi tentang identifikasi
pasien,alasan rujukan,kondisi pasien, diagnosa pasien,asuhan atau
obat-obatan yang telah diberikan ke pasien,dan juga lampirkan hasil
laboratorium apabila dilakukan.
i. Petugas menelpon ke RS yang di tuju,untuk memastikan
ketersediaan tempat,dan persiapan rujukan lainnya.
j. Petugas menghubungi supir ambulance untuk menyiapkan
transportasi.
k. Untuk pasien yang memerlukan asuhan medis harus didampingi
oleh petugas yang berkompeten.
l. Petugas membawa perlengkapan alat kesehatan dan obat - obatan
yang diperlukan,seperti spuit,infus set,cairan infus, tensimeter,
stetoskop, bag valve mask, oxygen portabel.
m. Petugas yang mendampingi harus memantau keadaan pasien
selama di ambulance pada saat perjalanan menuju tempat rujukan.
n. Apabila terjadi kegawatan selama dalam perjalanan petugas harus
melakukan tidakan sesuai dengan kompetensinya.
o. Sesampai di tempat rujukan petugas melakuan serah terima pasien
yang ditandai dengan bukti serah terima pasien yang di
tandatangani petugas.
6. Bagan Alir
Petugas melakuan
pemeriksaan pada pasien Petugas mencatat hasil
Petugas pemeriksaan dalam RM dan
menerima yang meliputi Tensi, Nadi,
Suhu, Respirasi dan berkonsultasi dengan dokter
pasien dengan
kegawatan Sarturasi dan menilai GCS
pasien
Petugas Dokter Petugas
Dokter menyampaikan hasil
memberikan menyampai melakuan
pemeriksaan kepada stabilisasi
informed consent kan bahwa
akan keluarga/ pasien dan sesuai
rujukan, bila dilakukan menginformasikan tentang dengan
pasien bersedia rujukan diagnose, terapi dan tindakan advice
dirujuk. pasien medis yang dilakukan dokter
Petugas membuat surat rujukan yang Petugas menelpon ke Petugas
berisi tentang identifikasi RS yang di tuju,untuk menghubungi
pasien,alasan rujukan,kondisi pasien, memastikan supir ambulance
diagnosa pasien,asuhan atau obat- ketersediaan tempat,dan untuk
obatan yang telah diberikan ke persiapan rujukan menyiapkan
pasien,dan juga lampirkan hasil transportasi
laboratorium apabila dilakukan
Petugas yang Petugas membawa Untuk pasien yang
mendamp[ingi harus perlengkapan alat kesehatan memerlukan asuhan medis
memantau keadaan dan obat - obatan yang harus didampingi oleh
pasien selama di diperlukan,seperti spuit,infus petugas yang berkompeten
ambulance pada saat set,cairan infus, tensimeter,
perjalanan menuju tempat stetoskop, ambu bag, oxigen
rujukan
Sesampai di tempat
rujukan petugas
Apabila terjadi
melakuan serah terima
kegawatan selama
pasien yang ditandai
dalam perjalanan
dengan bukti serah
petugas harus
terima pasien yang di
melakukan tidakan
tandatangani petugas
sesuai dengan
kompetensi nya
7. Hal-hal yang Rujukan Emergency harus dilakukan untuk memberikan penanganan lebih
perlu lanjut terhadap korban berdasar beratnya cidera, kemungkinan untuk hidup,
diperhatikan dan keberhasilan tindakan berdasar sumber daya (SDM dan sarana) yang
tersedia.
8. Unit terkait Ruang Tindakan, IGD Rumah sakit
9. Dokumen 1. Rekam medis
terkait 2. Inform consent
3. Blangko rujukan
4. Resep
10. Rekaman No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai
historis diberlakukan
perubahan
DAFTAR TILIK SOP
Rujukan Emergency
Tanggal Pemeriksaan:
Nama Pemeriksa :
Nama Yang Diperiksa:
NO KEGIATAN YA TIDAK
1. Apakah petugas menerima pasien dengan kegawatan.?
2. Apakah petugas melakuan pemeriksaan pada pasien yang meliputi Tensi,
Nadi, Suhu, Respirasi dan Sarturasi dan menilai GCS?
3. Apakah petugas mencatat hasil pemeriksaan dalam RM dan berkonsultasi
dengan dokter?
4. Apakah petugas melakuan stabilisasi sesuai dengan advice dokter?
5. Apakah Dokter menyampaikan hasil pemeriksaan kepada keluarga/ pasien
dan menginformasikan tentang diagnose, terapi dan tindakan medis yang
dilakukan?
6. Apakah petugas memberikan informed consent pada pasien untuk
tindakan selanjutnya?
7. Apakah petugas membuat surat rujukan yang berisi tentang identifikasi
pasien,alasan rujukan,kondisi pasien, diagnosa pasien,asuhan atau obat-
obatan yang telah diberikan ke pasien,dan juga lampirkan hasil
laboratorium apabila dilakukan?
8. Apakah petugas menelpon ke RS yang di tuju,untuk memastikan
ketersediaan tempat,dan persiapan rujukan lainnya?
9. Apakah petugas menghubungi supir ambulance untuk menyiapkan
transportasi?
10. Apakah pasien yang memerlukan asuhan medis harus didampingi oleh
petugas yang berkompeten?
11. Apakah petugas membawa perlengkapan alat kesehatan dan obat -
obatan yang diperlukan,seperti spuit,infus set,cairan infus, tensimeter,
stetoskop, ambu bag, oxygen portable ?
12. Apakah petugas yang mendampingi, memantau keadaan pasien selama di
ambulance pada saat perjalanan menuju tempat rujukan?
13. Apakah apabila terjadi kegawatan selama dalam perjalanan petugas
melakukan tidakan sesuai dengan kompetensinya?
14 Apakah sesampainya di tempat rujukan petugas melakuan serah terima
pasien yang ditandai dengan bukti serah terima pasien yang di
tandatangani petugas?
∑ YA
Compliance Rate (CR) = X 100 %
∑ YA+TIDAK
=………………………..
Demak,
Pelaksana/Auditor
(.........……………….)