0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan3 halaman

Tugas Keperawatan Gerontik: Kasus Lansia

Dokumen ini berisi tugas soal keperawatan gerontik yang mencakup beberapa kasus pasien lansia dengan berbagai keluhan dan kondisi kesehatan. Setiap kasus diikuti dengan pertanyaan mengenai pemeriksaan fisik, tindakan yang tepat, diagnosa keperawatan, prinsip etik, dan tindakan yang harus dilakukan. Jawaban untuk setiap pertanyaan juga disediakan, menunjukkan pendekatan keperawatan yang sesuai untuk setiap situasi.

Diunggah oleh

Heffy Annisa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan3 halaman

Tugas Keperawatan Gerontik: Kasus Lansia

Dokumen ini berisi tugas soal keperawatan gerontik yang mencakup beberapa kasus pasien lansia dengan berbagai keluhan dan kondisi kesehatan. Setiap kasus diikuti dengan pertanyaan mengenai pemeriksaan fisik, tindakan yang tepat, diagnosa keperawatan, prinsip etik, dan tindakan yang harus dilakukan. Jawaban untuk setiap pertanyaan juga disediakan, menunjukkan pendekatan keperawatan yang sesuai untuk setiap situasi.

Diunggah oleh

Heffy Annisa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS SOAL KEPERAWATAN GERONTIK

Disusun Oleh :

HEFI ANNISA

NIM : 024021192

PROGRAM STUDI PROFESI NERS ANGKATAN XX

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES ) MATARAM

T.A. 2024/2025
1. Seorang laki-laki berusia 62 tahun tinggal bersama keluarga di rumahnya, mengeluh pada
perawat yang datang berkunjung ke rumahnya bahwa dirinya merasa pusing, telinga
berdengung, penglihatan kabur, dan rasa berat di tengkuk. Pada hasil pengkajian
genogram, didapatkan data bahwa orang tua klien meninggal karena stroke.

Apakah pemeriksaan fisik yang tepat dilakukan pada kasus tersebut ?


A. Mengukur JVP
B. Menginspeksi area dada
C. Mengukur tekanan darah
D. Menghitung frekwensi napas
E. Melakukan tes urin dan swabach

Jawaban : C

2. Seorang perempuan berusia 60 tahun tinggal di Panti Wredha sejak suaminya meninggal
yang lalu. Klien terlihat kurus dan lemah. BB 33 kg, TB 145 cm. klien mengatakan sama
sekali tidak nafsu makan, karena biasanya ada suami yang selalu makan bersamanya.
Klien juga mengatakan jarang minum, dalam sehari hanya menghabiskan kurng lebih
500cc air minum.

Apakah tindakan yang tepat untuk kasus di atas ?


A. Oral Hygiene
B. Terapi Nutrisi
C. Bantuan Makan
D. Manajemen Nutrisi
E. Monitoring Nutrisi

Jawaban : D

3. Perempuan usia 80 tahun mengalami kelumpuhan sejak 2 tahun yang lalu dan tidak
pernah keluar rumah lagi. Berdasarkan pengkajian didapatkan data : klien tidak ingat
nama keluarganya kecuali nama anaknya yang sering merawat dirinya, klien selalu
mengucapkan kalimat yang sama berulang-ulang, klien tampak bingung dan kesusahan
menceritakan suatu kejadian di masa lalu. Hasil pengkajian Short Portable Mental Status
(SPMSQ) diperoleh skor salah 8.

Apakah diagnosa keperawatan yang tepat pada kasus tersebut ?


A. Resiko Jatuh
B. Kerusakan Memori
C. Gangguan Orientasi
D. Gangguan Konfusi Akut
E. Hambatan Mobilitas Fisik

Jawaban : B

4. Seorang lansia usia 80 tahun menderita stroke non hemoragi. Perawat sedang
merencanakan tindakan untuk ROM Pasif dan Aktif, yakni mengajarkan memakai baju,
menyisir rambut, makan, dan minum. Sebelum mengajarkan hal tersebut, perawata
memberikan kesempatan kepada lansia untuk memilih terlebih dahulu latihan yang ingin
dilakukannya.

Prinsip etik manakah yang diterapkan perawat pada kasus tersebut ?


A. Otonomi
B. Veracity
C. Fidelity
D. Beneficience
E. Non-Maleficience

Jawaban : A

5. Seorang laki-laki berusia 70 tahun di rawat saat dilakukan kunjungan rumah


mengeluhkan sesak sejak 2 hari yang lalu. Saat dilakukan pengkajian, didapatkan bahwa :
tekanan darah 140/90 mmHg, Nadi 100x/menit, Respirasi 24 kali permenit, batuk
produktif, tanpak sputum di hidung, auskultasi suara napas berbunyi ronkhi.

Berdasarkan kasus di atas, apakah tindakan tepat yang harus dilakukan ?


A. Terapi O²
B. Catat Pergerakan Dinding Dada
C. Dorong Klien Untuk Bernapas Pelan
D. Keluarkan Secret Dengan Batuk Efektif
E. Monitor Kecepatan dan Kedalaman Respirasi

Jawaban : C

Anda mungkin juga menyukai