4 - [Hukuman]
Assalamu’alaikum Teman-Teman semua…
Alhamdulillah hari ini aku udah bisa upload
Part 4 MyhaLova….
Aku mau ucapin Terima Kasih buat semua orang yang udah
Support ceritaku ini…
Terima Kasih juga buat yang udah sempatin waktunya untuk baca cerita
MyhaLova…. Terima Kasih Banyak…
Aku akan selesaiin cerita MyhaLova ini walaupun uploadnya
Agak lama….
Semoga kalian semua suka dengan cerita pertama ku ini…
Aku akan tetap semangat untuk terus lanjutin ceritaku…
Sekian… Terima Kasih….
*******
“Gas lo duluan ke kelas bawain tas gue nih. Gue ada panggilan
alam”, Kata Andre sambil melemparkan tasnya ke Bagas
“Aelah bujang baru pagi gue udah jadi penitipan barang aja.
Buruan lo sana pergi”
“Oke Gas, tolong banget ya, sayangi tas gue, minum yougurt tiap
hari”
“Sinting lo, dah lah gue mau ke kelas, bye beb”
“Lo lebih gak waras”. Teriak Andre, yang melihat Bagas sudah
meninggalkannya.
Bisa dirasakan dari luar bagaiman hawa-hawa kelas XII IPA 1 saat ini,
Bagas sudah mencium aroma-aroma keributan didalam sana, teriakan para gadis-
gadis kelasnya, tentu Bagas sangat menyukai adanya keributan, karena kalau
sudah seperti ini pasti guru-guru akan sibuk mengurus siswa yang berkelahi dan
ya kalian pasti tau apa yang sedang dipirkan oleh Bagas, tentu saja jam pelajaran
pertama akan kosong, ini merupakan salah satu berkah bagi Bagas. Kini Bagas
sudah berdiri didepan pintu kelasnya dan dia melihat sendiri siapa yang kini
sedang berkelahi matanya membulat tak percaya bahwa sahabatnya kini sedang
bergelud didepan kelas.
“Woi kok lo semua malah teriak nontonin orang gelud, gila lo
semua, minggir-minggir”, Teriak Bagas yang kini masuk ke kerumunan
berusaha memisahkan mereka berdua.
“Udah woi, pagi-pagi udah gelud aja lo berdua. Udah woi, woi
dengar kagak kalian berdua”, Usaha Bagas sia-sia, orang yang sedang
dalam keadaan emosi memang sulit dipisahkan. Saat sedang sibuk
termenung memikirkan bagaimana cara memisahkan kedua orang yang
berkelahi didepannya ini, tiba-tiba saja….
BUGH
Semua melihat kearah orang yang kini sudah tersungkur di lantai,
semuanya terdiam meresapi kejadian barusan, ada yang memasang wajah terkejut,
ada juga yang memasang wajah takut, dan Bagas menutup mulutnya dengan
tangan sebelah kanannya, menampakkan ekspresi yang begitu dramatis.
Sedangkan dua orang yang berkelahi tadi tiba-tiba saja berhenti, dan
memundurkan langkahnya, sudah dipastikan kali ini mereka akan di hukum berat,
apa lagi Myha tersangka utama yang tidak sengaja memukul wajah Pak Toni guru
olahraga yang tadi mendapat laporan dari salah satu siswi yang lewat depan kelas
XII IPA 1 bahwa ada yang berkelahi disana. Tanpa banyak berkata Pak Toni
langsung membawa kedua siswa tersebut menuju ruang BK dan dihadapkan
dengan Ibu Rahayu.
Tok Tok Tok
“Permisi Bu, saya kemari ingin menyerahkan 2 siswa yang
berkelahi di kelas XII IPA 1”, Kata Pak Toni yang berdiri berhadapan
dengan Ibu Rahayu.
“Eh Pak Toni, saya kira siapa. Ayo Pak duduk dulu, mau saya
buatkan kopi atau teh? Jangan malu-malu Pak, sayakan selalu siap
berperan sebagai calon istri Bapak”, Jawab Bu Rahayu dengan gaya
centilnya untuk memikat perhatian Pak Toni.
Pak Toni menghela nafas gusar, sangat risih dengan tingkah guru
yang satu ini, selalu saja mengejar-ngejarnya padahal sudah ditolak
kesekian kalinya.
“Maaf Bu, 2 siswa tersebut sudah menunggu didepan, Ibu bisa
segera proses mereka, saya permisi Bu”, Pamit Pak Toni yang lebih
memilih segera pergi daripada mendengar rayuan tak jelas tersebut.
Bu Rahayu memanyunkan bibirnya merasa selalu gagal untuk
mendapatkan hati Pak Toni, padahal Bu Rahayu sudah merasa cantik dan selalu
berpenampilan menarik. Kini mood Bu Rahayu dalam keadaan yang sangat buruk
sekarang. Bu Rahayu memanggil 2 siswa yang tadi dibawa oleh Pak Toni.
“Ya Ampun Dika, kamu juga Rian. Jadi sekarang mau jadi sok
jagoan di sekolah ini? Apa masalahnya sampai kalian seperti ini? Kalian
ini sudah kelas 12 sebentar lagi akan tamat, kenapa baru sekarang
kelahinya?”, Tanya Bu Rahayu yang beruntun.
Myha dan Rian saling menatap, kenapa guru didepan mereka ini
menanyakan hal yang tidak penting seperti kenapa mereka baru berkelahi
sekarang, itu artinya mereka boleh berkelahi sejak dulu. Tiba-tiba suara
mengintrupsi mereka berdua dan membuyarkan pikiran mereka.
“Hey kalian berdua, ibu ini sedang bertanya, kalian malah saling
tatap-tatapan gak jelas. Yasudah dikarenakan mood ibu sedang dalam
keadaan tidak baik, kalian berdua ibu perintahkan merangkum 2 buku
cetak biologi dan diserahkan ke Ibu sebelum jam pelajaran pertama
selesai. Ayo sekarang kalian berdua ke perpustakan. Awas saja kalau
kalian berani berulah lagi, ibu bisa kasih hukuman yang lebih berat lagi
dari ini, paham.”
“Yah Ibu, masa disuruh ngerangkum buku setebal itu, saya capek
dong bu, bisa rontok jari saya.” Jawab Rian yang mengeluh dengan
hukuman tersebut.
“Kamu berani membatah saya Rian? Mau saya tambah hukuman
kamu?”
“Yah jangan lah Bu, Baiklah Bu saya kerjakan. Terima kasih atas
hukumannya yang bermartabat ini Bu.”
“Iya sama-sama, selamat bersenang-senang kalian berdua. Udah
sana ke perpustakaan saya mau mengurus sesuatu”
“Mengurus hati Ibu yang retak karena di tolak lagi sama Pak
Toni”, Ucap Myha lalu meninggalkan ruangan diikuti oleh Rian.
“Diiiiiiikkkkkkkkkaaaaa, dasar kamu ya siswa berprestasi yang
tidak sopan”
*******
“Aduh gue pakai telat segala lagi, mampus dah gue diomelin Miss.
Konde. Ya Allah tolong lah Lova untuk kali ini, semoga Lova gak dapat
hukuman yang berat dari Bu Rahayu.”, Ucap Lova pada dirinya sendiri
yang kini sedang berjalan menuju ruang kesengsaraan.
Tok Tok Tok
“Selamat pagi Ibu Rahayu [Link] Sebelum Masehi.”, Ucap
Lova sambil menyengir kuda.
“Ada apa kamu kemari? Ada masalah kamu ya? Terlambat?”,
Jawab Bu Rahayu ketus karena memang tidak suka dengan Lova yang
lebih muda dan cantik darinya.
Lova duduk dihadapan Bu Rahayu dan melafalkan berbagai
macam do’a di dalam hatinya agar dia tidak mendapatkan ceramah
panjang lalu dihukum dengan berat.
“Jadi begini Bu, Saya datang terlambat Bu, jadi sebagai siswa yang
teladan saya menyerahkan diri terlebih dahulu ke hadapan Ibu. Saya
mohon Bu kali ini aja jangan kasih saya hukuman yang berat Bu, saya
semalam ya Bu kelelehan karena belajar Bu,jadi energi saya sekarang lagi
gak full Bu.”
“Alasan saja kamu ini, Ibu tau ya kamu semalam pasti gak belajar.
Suping kepala Ibu kenapa baru pagi udah banyak siswa yang buat
masalah, emang ya anak muda zaman sekarang sulit sekali diatur, beda
dengan yang anak muda jaman dulu.”
“Ya jelas beda lah Bu, sekarangkan zaman udah lebih maju Bu, itu
artinya Ibu aja yang kecepetan tuanya”, Jawab Lova dengan cengiran tak
berdosa.
“Looovvaaaa, gak sopan ya kamu. Yaudah sekarang juga kamu
bersihkan perpustakaan tata semua buku sesuai dengan judul dan no buku
tersebut, tidak ada keringanan, sekarang juga keluar dari ruangan Ibu.”
Lova benar-benar tak suka dengan hukuman tersebut, Lova bena-benar
merutuki dirinya sendiri yang sudah membangunkan singa betina yang sedang
dimabuk asmara. Kini dengan berat hati dan kemalasan yang diatas rata-rata Lova
menuju perpustakaan, Lova bahkan sekarang masih mengantuk karena semalam
dia sulit tidur.
*******
Saat masuk perpustakaan Lova melihat dua sosok laki-laki yang sedang
serius mengerjakan sesuatu. Ya Lova tidak peduli dengan hal itu, hukumannya
saja sudah berat mau memikirkan orang lain pula. Lova mulai mebersihakn setiap
sudut ruangan tersebut. Lova merasa perpustakaan sekolahnya ini sudah bersih,
karena setiap saat ada petugas kebersihan di sekolahnya yang membersihakn.
Namun, entah bagaimana Miss. Konde itu menyuruhnya membersihkan kembali
perpustakaan ini. Pergerakan Lova yang sibuk membersihkan dan merapikan
setiap ruangan tersebut ternyata menarik perhatian Myha. Myha melihat kearah
Lova, lalu dia teringat dengan wajah itu, ya wajah cewek yang dia pandangi saat
di UKS tempo hari. Myha mempunyai ide dan berjalan kearah Lova.
“Lo petugas kebersihan di sekolah ya?”, Tanya Myha iseng dan
sudah berdiri disamping Lova.
“Enak aja lo ngomog, ya bukan lah. Gue ini siswa di sekolah ini
yang sekarang lagi di hukum sama Bu Rahayu karena telat.” Jawab Lova
sedikit kesal dan mengerutkan keningnya bingung dengan kehadiran laki-
laki disampingnya ini.
“Makanya lain kali lo jangan telat, paham tata tertib sekolah kan.”
“Eh cowok aneh, gue juga telat ada alasan, lagian ya lo ngapain sih
ngurusin urusan gue, mending noh lo urus tugas lo itu, jangan ganggu
gue.”
“Nama lo siapa? Lo anak pindahan ya?”
“Sumpah ya, gue gak kenal sama lo, tapi lo udah ngerecokin gue,
mau lo apa sih”
“Nama lo siapa?”
“Ya Tuhan…. jadi lo fans gue sampai mau tau banget nama gue
ya?”
“Gak penting, lo lanjutin tuh kerjaan, yang bersih jangan sampai
ada debu sedikit pun”
“Kenapa jadi lo yang ngatur sih. Dasar cowok aneh nyebelin.”
Kata Lova yang sudah kesal dengan kelakuan Myha.
Myha berjalan santai menuju mejanya untuk melanjutakan tugas
rangkumannya. Myha tersenyum penuh arti karena gadis yang baru saja
dijahilinya, bagi Myha gadis itu sangat lucu, benar-benar menggemaskan. Namun,
sedari tadi Rian juga memperhatikan interaksi diantara kedua orang tersebut, Rian
juga takjub dengan kecantikan Lova, dia baru sadar ternyata disekolahnya ini
menyimpan bidadari yang begitu indah, namun Rian lebih takjub lagi Myha
langsung menghampiri gadis itu dan mengobrol, ini pertama kalinya Rian melihat
Myha berinteraksi seperti itu dengan seorang perempuan.
“Dik lo kenal sama cewek itu”,Tanya Rian yang mulai kepo.
“Cewek gue”, Jawab Myha santai, dan menunjukkan senyum
smirknya.
*******
Bagaimana dengan Part 4 nya?
Ciiiee…. Myha ngaku-ngaku Lova sebagai ceweknya…
Berani banget ya Myha…
Boleh tinggalkan komentar kalian disini ya…
dan jangan lupa untuk vote cerita ini agar aku tambah semangat lagi buat
nulis cerita ini…..
Semoga kalian suka sama cerita aku ya…..
Penasaran nggak dengan part selanjutnya? Maka dari itu terus pantengin
MyhaLova supaya kalian gak ketinggalan cerita serunya…
Terima kasih untuk supportnya dan udah baca cerita ini,
jangan bosan-bosan ya….
Jangan lupa juga buat share dan ajakin teman-teman,saudara-saudara,
seluruh anggota keluarga dan semua kenalan kalian untuk baca cerita
MYHALOVA.