PENDIDIKAN IFORMATIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
PRAKTIKUM ADMINISTRASI
JARINGAN KOMPUTER
MODUL 2:
PAKET SERVER
Penyusun:
Muhlis Tahir, [Link]., [Link].
Ifan Fauzi Firmansyah
Aurellia Maharani Putri
Aristya Miftahun Nur Rizky
Zainal Abidin
MODUL 2:
PAKET SERVER
A. TUGAS PENDAHULUAN
1. Mengapa penting untuk menentukan default-lease-time dan max-lease-time
dalam konfigurasi DHCP?
2. Bagaimana cara menguji konfigurasi DNS yang sudah dibuat untuk
memastikan bahwa entri DNS sudah benar?
3. Apa saja file dan direktori penting dalam konfigurasi Apache pada Debian?
Jelaskan peran dari setiap file/direktori yang disebutkan!
4. Sebuah perusahaan mengalami masalah dengan akses ke web server
menggunakan nama domain. Sebutkan beberapa kemungkinan penyebab
masalah tersebut dan bagaimana cara Anda mengatasi setiap kemungkinan
tersebut!
B. TUJUAN
1. Mahasiswa mampu memahami serta melakukan instalasi dan konfigurasi
DHCP Server.
2. Mahasiswa mampu memahami serta melakukan instalasi dan konfigurasi
DNS Server.
3. Mahasiswa mampu memahami serta melakukan instalasi dan konfigurasi
Web Server.
4. Mahasiswa dapat menganalisa keseluruhan dari paket server yang telah
dipelajari.
C. LANDASAN/DASAR TEORI
1. DHCP Server
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol jaringan
yang digunakan untuk mengalokasikan alamat IP secara otomatis kepada
perangkat yang terhubung ke jaringan. Dengan menggunakan DHCP,
administrator jaringan dapat mengelola alamat IP secara efisien tanpa harus
mengonfigurasi secara manual setiap perangkat.
Fungsi Utama:
a. Mengalokasikan alamat IP dinamis kepada perangkat di jaringan.
b. Menyediakan informasi konfigurasi jaringan seperti gateway, DNS
server, dan domain name.
2. DNS Server
DNS (Domain Name System) adalah sistem yang menerjemahkan nama
domain seperti "[Link]" menjadi alamat IP yang dapat dikenali oleh
perangkat jaringan. DNS memungkinkan pengguna untuk mengakses situs
web menggunakan nama domain yang mudah diingat, daripada harus
mengingat alamat IP.
Fungsi Utama:
a. Menerjemahkan nama domain ke alamat IP.
b. Mengelola dan menyimpan informasi tentang nama domain dalam
basis data terdistribusi.
3. FTP Server
FTP (File Transfer Protocol) adalah protokol jaringan yang digunakan untuk
mentransfer file antara komputer dalam jaringan TCP/IP. FTP
memungkinkan pengguna untuk mengunggah (upload) dan mengunduh
(download) file dari server.
Fungsi Utama:
a. Mentrasfer file antara klien dan server.
b. Mengelola file dan direktori pada server.
4. Web Server
Web Server adalah perangkat lunak yang bertugas untuk menyimpan,
memproses, dan mengirimkan halaman web ke pengguna melalui protokol
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) atau HTTPS (HTTP Secure). Apache
adalah salah satu web server yang paling populer dan banyak digunakan.
Fungsi Utama:
a. Menyajikan konten web kepada pengguna.
b. Mengelola permintaan HTTP/HTTPS dari klien dan mengirimkan
respons yang sesuai.
D. ALAT DAN BAHAN
1. Laptop/PC
2. VM VirtualBox
3. OS Linux Debian Server
E. LANGKAH-LANGKAH PRAKTIKUM
• Konfigurasi DHCP Server
1. Install layanan DHCP Server.
2. Jalankan syntax berikut untuk mengubah IP Address.
3. Tambahkan interface enp0s8 sebagai static kemudian tambahkan IP
Address.
4. Install DHCP Server.
5. Jalankan syntax berikut untuk mengubah file [Link].
6. Tambahkan tanda pagar sesuai contoh.
Hapus semua pagar mulai dari subnet sampai brace akhir.
7. Ganti sesuai dengan IP Address yang telah di konfigurasi.
8. Jalankan syntax berikut untuk menambahkan interface yang akan digunakan
untuk dhcp.
9. Ganti sesuai dengan interface perangkat.
10. Restart layanan dhcp.
11. Periksa apakah client sudah mendapatkan ip.
• Konfigurasi DNS Server
1. Install layanan DNS Server.
2. Install dnsutils.
3. Masuk ke direktori bind.
4. Copy file [Link] ke [Link].
5. Kemudian edit file [Link] dengan menjalankan syntax berikut.
6. Tambahkan IP Address dan nama domain, kemudian simpan.
7. Copy file db.127 ke db.192.
8. Kemudian edit file db.192 dengan menjalankan syntax berikut.
9. Tambahkan nama domain DNS, kemudian simpan.
10. Kemudian edit file [Link] dengan menjalankan syntax berikut.
11. Tambahkan IP Address, kemudian simpan.
12. Kemudian edit file [Link] dengan menjalankan syntax berikut.
13. Tambahkan zone sebagai berikut, kemudian simpan.
14. Kemudian tambahkan dns dan nameserver ke [Link].
15. Restart layanan DNS.
16. Cek menggunakan syntax nslookup.
• Konfigurasi Web Server
1. Install layanan Web Server.
2. Masuk ke direktori /etc/apache2/sites-available/.
3. Copy file [Link].
4. Buka file hasil copy, kemudian tambahkan nama DNS yang telah dibuat.
5. Matikan file [Link].
6. Aktifkan file [Link].
7. Restart layanan Web Server.
8. Cek pada browser client dengan memasukkan ip server.
F. LATIHAN
1. Buatlah sebuah halaman web yang menampilkan data diri mahasiswa
masing-masing.
2. Konfigurasikan halaman web tersebut ke web server.
3. Uji cobalah agar server atau klien dapat membuka halaman web tersebut.
4. Lakukan analisa dengan pemahaman kalian masing-masing.
G. LAPORAN PRAKTIKUM RESMI (LAPRES)
1. Kerjakan soal pada F. LATIHAN.
2. Lakukan percobaan konfigurasi paket server di VirtualBox.
3. Buat kesimpulan dari praktikum ini.
4. Buatlah laporan praktikum resmi dari hasil praktikum ini.