TerakreditasiSINTAPeringkat2
SuratKeputusanDirjenPenguatanRisetdanPengembanganRistekDiktiNo.10/E/KPT/2019
Terbitonlinepadalamanwebjurnal:[Link]
[Link]
(RekayasaSistemdanTeknologiInformasi)
Vol.5No.4(2021)827-836 ISSNMediaElektronik:2580-0760
StudiPerbandinganJaringanBlockchainsebagaiPlatformSistemRating
LathifahArief1,TriA.Sundara2,HeruSaputra3
1TeknikKomputer,FakultasTeknologiInformasi,UniversitasAndalas
2,3SistemInformasi, STMIKIndonesiaPadang
[Link]@[Link],[Link]@[Link]*,[Link]@[Link]
Abstract
In the tourism industry, reputation is important information that influence customer behavior. Some services, such as hotels,
[Link]
[Link],acomparisonmethodiscarriedoutbetweenseveralexistingBlockchain
networks. The system prototype then implemented using Hyperledger blockchain network, so that measurement of its
performance is possible. The results show the feasibility of the blockchain network to be used for a rating system, although
several aspects need to be considered in its implementation.
Keywords:blockchain,rating, smarttourism
Abstrak
Dalamindustripariwisata,[Link],
seperti hotel, memanfaatkan reputasi dan review pengguna untuk mendapatkan umpan balik dari pelanggan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengembangkan sistem review industri pariwisata dengan memanfaatkan blockchain dan machine learning
bagiparisiwatayangberkelanjutan. Dalamrangkaproofof concept,dilakukanmetodeperbandinganantarabeberapajaringan
Blockchain yang ada. Prototipe sistem diimplementasikan dengan menggunakan jaringan blockchain Hyperledger, sehingga
pengukuran kinerjanya dimungkinkan. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan jaringan blockchain tersebut untuk sistem
rating meskipun beberapa pertimbangan perlu diperhatikan dalam implementasinya.
Katakunci:blockchain, rating,
1. Pendahuluan Olehkarenaitu,diperlukansuatusistemdimanaseorang
pelanggan bisa ditinjau oleh hotel (melalui layanan
Dalam industri perhotelan, reputasi hotel adalah
anonim) sehingga mereka berperilaku baik dan
informasi penting mempengaruhi perilaku pelanggan.
menghasilkan data yang kredibel. Pelanggan berharga
Banyak pelanggan memilih berdasarkan ulasan dan
dan pelanggan yang meninjau dengan baik diberikan
peringkat pelanggan lain, bukan oleh lembaga
kredibilitas yang lebih tinggi dalam sistem reputasi.
akreditasi. Peringkat bintang hotel menjadi masalah
Ulasanyangdiberikanpelanggankredibeltersebut,pada
yangsignifikandalamevaluasiterperincisebabmasing-
gilirannya, akan membantu hotel untuk membuat
masing negara memiliki peraturan, ekspektasi, dan
evaluasi dan memodifikasi / meningkatkan layanan.
kustom industri perhotelan yang berbeda-beda.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beberapa
Di sisi lain, banyak hotel yang terkena dampak buruk
platform jaringan blockchain yang dapat digunakan
dari ulasan dan komentar menyesatkan yang dihasilkan
untuk pengembangan sistem rating dan review industri
oleh pesaing, pelanggan yang kurang beruntung atau
hotel parisiwata yang berkelanjutan.
berpikiran buruk. Mereka kemudian menghabiskan
upaya luar biasa untuk menghilangkan komentar Kontribusi dari artikel ini, di antaranya: melakukan
meragukan itu dari publikasi. Kredibilitas pelanggan analisis perbandingan beberapa platform Blockchain
yang menghasilkan data reputasi biasanya diabaikan di yang dapat digunakan untuk pengembangan sistem
banyak sistem. Meskipun beberapa upaya dihabiskan rating terdistribusi, pemanfaatan blockchain privat
oleh pemain besar seperti Google, solusi khusus (Hyperledger) dan publik (Ethereum), serta analisis
perhotelan belum tersedia saat ini. menggunakandatasetreview danrating hotelyang dapat
DiterimaRedaksi:25-10-2020|SelesaiRevisi:09-08-2021|DiterbitkanOnline:30-08-2021
827
LathifahArief,[Link],HeruSaputra
JurnalRESTI(RekayasaSistemdanTeknologiInformasi)Vol.5No.4(2021)827–836
dimanfaatkan untuk pengembangan model framework Teknologi tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai alat
blockchain untuk sistem rating terdistribusi. untukmeningkatkanefektivitasdanefisiensi,tetapijuga
untuk menciptakan pengalaman pelanggan,
Struktur artikel terdiri dari beberapa bagian. Bagian 1
meningkatkan kinerja organisasi, dan menyebarkan
membahas latar belakang rating hotel dan kebutuhan
informasipemasaran.[2]Perilakuturisdipengaruhioleh
blockchain untuk rating hotel terdistribusi. Bagian 2
informasi yang mereka terima melalui media
membahas metode dan melakukan analisis
komunikasi. [3]
perbandingan atas platform blockchain yang tersedia.
Bagian 3 melakukan analisis dan pembahasan dari Penyedia jasa pariwisata dapat menggunakan data dan
platform Blockchain privat dan publik yang tersedia. umpan balik yang diberikan oleh pelanggan untuk
Padaakhirnya,kesimpulandisampaikanpadaBagian4. [Link],ada
beberapa tantangan yang perlu diperhatikan dalam
1.1. SmartTourism
melakukan hal ini, yaitu: a. Interoperabilitas, b.
Pariwisata cerdas (smart tourism) merupakan suatu visi Manajemen data, c. Keamanan dan privasi, dan d.
untukmenghimpun,memproses,danmemanfaatkanbig Responsivitas. [4]
data untuk bidang pariwisata. [1] Pada akhrinya,
Sebagai contoh dalam pemanfaatan data, AirBnB
pemanfaaan big data ini diharapkan dapat memberikan
menggunakan umpan balik dan rating yang diberikan
pengalaman pengguna yang lebih baik, sebagaimana
oleh penggunanya untuk memberikan layanan di atas
digambarkan pada Gambar 1.
[Link] 95% dari 600 ribu properti yang
terdaftar di AirBnB mendapatkan rating 4,5 hingga 5
(maksimum).[5]
1.2. SistemRating
Rating yang diberikan oleh pelanggan merupakan
umpan balik yang penting untuk menilai kualitas
layanan yan diberikan. Banyak layanan dalam sharing
economy, seperti AirBnB, Gojek, dan Grab telah
menggunakan rating untuk mengukur tingkat kepuasan
[Link](SmartTourism) pengguna. [6]
Dalam smart tourism, data dimanfaatkan dalam Meskipun demikian, pada umumnya, rating ini bersifat
beberapa layer: untuk menentukan destinasi wisata, searah, dari pengguna layanan kepada penyedia jasa
membangun ekosistem bisnis, dan memberikan layanan. Distribusi rating juga seringkali dalam bentuk
pengalaman pada turis. Pemanfaatan teknologi dalam kurva J, yang mungkin tidak dapat dijadikan acuan
hospitality diperlukan untuk membangung ekosistem dalam merefleksikan kualitas produk / layanan yang
bisnis yang cerdas. [Link]
Gambar 2. [7]
[Link]
Oleh karena itu, suatu sistem yang memungkinkan yangberbeda,sehinggasuaturatingyangbersifatlintas-
reviewuntukdiberikanolehpenggunadanpenyediajasa batas (cross-boundary) dan terdistribusi juga dapat
layanan (cross-rating) dapat merupakan perbaikan dari memberikan sistem rating yang lebih baik dan adil.
sistem rating yang telah ada. Dalam bidang pariwisata, Untuk itu diperlukan suatu sistem rating terdistribusi
penggunajasalayananseringkaliberasaldaritempat yang bersifat dua arah.
DOI:[Link]
CreativeCommonsAttribution4.0InternationalLicense (CCBY4.0) 828
LathifahArief,[Link],HeruSaputra
JurnalRESTI(RekayasaSistemdanTeknologiInformasi)Vol.5No.4(2021)827–836
Sejumlahratingyangtelahdihimpundarisuatulayanan Carbonitelahmelakukanpenelitianberdasarkanumpan
kemudian dapat dikembangkan menjadi reputasi atas balik dengan menggunakan Blockchain Bitcoin. [8]
layanan tersebut. Semakin baik reputasi suatu layanan, Dalam penelitian tersebut, Carboni mengembangkan
semakinmungkinbahwapelangganakanmenggunakan model reputasi, sebagaimana terlihat pada Gambar 3.
layanan tersebut kembali.
[Link]
Dalamdiagramalurkerjayangdigambarkanolehmodel menghitung nilai yang benar, mereka dapat
reputasi pada Gambar 3, konsumen memesan layanan, menambahkan blok baru ke buku besar.
melakukan pembayaran dan jika puas kemudian
memutuskan apakah menerima insentif dalam voucher
atau tidak, dan meninggalkan umpan balik positif.
Memiliki transaksi voucher yang diselesaikan setara
dengan secara logis meningkatkan reputasi untuk
layanan itu. Reputasi sebenarnya untuk suatu layanan
sama dengan jumlah biaya pemungutan suara untuk
layanan itu
Chen telah meneliti metode untuk reputasi untuk rating
internet,danmenunjukkanadabeberapainformasiyang
[Link](Ledger)padaBlockchain[12]
dapat memberikan nilai tambah kepada pengguna
seperti, reputasi dari pemberi rating, skor dari objek Blockchain dapat dikelompokkan menjadi: (1).
yang dinilai, dan tingkat kepercayaan dari skor yang Blockchain publik: blockchain yang dapat diakses oleh
diberikan.[9] publik,tanpamemerlukanizintertentu(permissionless),
Karena Blockchain bersifat transparan, maka diharapkan (2). Blockhain privat: blockchain yang hanya dapat
tingkat kepercayaan terhadap skor yang diberikan pada diakses oleh anggota jaringan blockhain tersebut, (3).
Blockchain lebih tinggi. Pada akhirnya, pemanfaatan Blockchainhybrid:gabungandariblockchainpublikdan
Blockchain diharapkan akan mentransformasi program privat, serta (4). Sidechain: blockchain sekunder yang
loyalitas pelanggan. [10] Dengan sifat transparansi terhubung ke dalam blockchain utama. Sesuai
seperti demikian, berbagai pihak diharapkan dapat perkembangannya, blockchain dapat dibagi ke dalam
mengadopsi Blockchain. [11] beberapa generasi sebagaimana terlihat pada Tabel 1.
[Link]
1.3. Blockchain
Block Penerapan Deskripsi
Blockhain merupakan ledger terdistribusi yang saling chain
terhubung menggunakan kriptografi. Berdasarkan 1.0 Matauangdigital Uang tunai untuk
rancangannya, blockchain bersifat resisten terhadap Internet,sistem pembayaran
digital,
perubahan data. danmungkinmenjadi"Internetof
Money”
Cara kerja Blockchain dapat digambarkan sebagai 2.0 Kontrak,properti,d Desentralisasipasarsecaralebihu
berikut, lihat Gambar 4. an semua mum,danmempertimbangkantra
transaksi nsferbanyakjenisasetlaindi
Blockchainjugadiperkuatolehkriptografiyangkuat. pasar luarmatauang
[13] Mekanisme konsensus yang membutuhkan node keuangan
untuk mengeluarkan energi untuk 3.0 Pemerintahan,kese Memfasilitasi koordinasi
hatan,sains,literasi, danpengakuansemuajenisintera
menyelesaikanpersamaan matematika yang kompleks. penerbitan,pemban ksimanusia, memfasilitasi
Node akan mencoba menemukan nilai yang benar dari gunanekonomi,sen tingkatkolaborasiyanglebihting
soal [Link] i,danbudaya gidanmungkin membuka jalan
bagiinteraksi manusia /
mesin,kebebasan yang lebih
besar,kesetaraan,danpemberday
aan
DOI:[Link]
secarakualitatif.
CreativeCommonsAttribution4.0InternationalLicense (CCBY4.0) 829
LathifahArief,[Link],HeruSaputra
JurnalRESTI(RekayasaSistemdanTeknologiInformasi)Vol.5No.4(2021)827–836
Saatini,blockchaintelahberkembangmenjadigenerasi
3.0, di mana setiap generasi memberikan improvisasi
yang signifikan pada kemampuan blockchain. Contoh
jaringan Blockchain setiap generasi dapat dilihat pada
Tabel 2.
[Link]
Generasi TeknologiKunci ContohBlockchain
1.0 ProofofWork (PoW) Bitcoin
2.0 Smartcontract Ethereum
3.0 Aplikasi ICON, IOTA,
terdesentraliasi Cardano,Golem, EOS
Bitcoin merupakan implementasi pertama dari [Link]
Blockchain. Bitcoin memiliki visi sebagai sistem kas 1.4. PemanfaatanBlockchain
elektronikpeer-to-peer.[15][16]Salahsatufiturkunci
pada implementasi blockchain ialah Proof-of-work Dalam sejarahnya yang singkat, blockchain telah
(PoW). Jaringan blockchain pada bitcoin dapat terlihat dimanfaatkan untuk berbagai user-cases. Pada mulanya
pada Gambar 5. blockchain digunakan untuk mata uang digital,
cryptocurrency, atau sektor finansial lain. Namun,
dengan seiring perkembangannya, blockchain telah
digunakan dalam berbagai sektor lain, seperti: smart
contract, energy trading, Internet of Things (IoT), dan
supply chain.
DamianodanMoritelahmelakukanpenelitainmengenai
pemanfaatanBlockchain3.0padaareanon-finansial di
manaimplementasiBlockchaindapatdianggapinovatif
[Link]
dandisruptif.Blockchain3.0sangatmungkinditerapkan
Ethereum merupakan contohBlockchain 2.0 yang pada dalam skenario berikut: e-voting, manajemen record
mulanya mewujudkan visi sebagai plaftorm smart kesehatan, sistem manajemen identitas, sistem kontrol
contract dan aplikasi terdesentralisasi. [17] ICON akses, perlindungan properti, dan manajemen rantai
merupakan contoh Blockchain 3.0 yang memiliki visi pasok.[20]Blockchain3.0jugadapatmerupakansolusi
untuk membangun jaringan terdesentralisasi yang bagi e-Government. [21]
memungkinkan Blockchain independen dengan aturan 1.5. Konsensus
yang berbeda-beda untuk bertransaksi satu sama lain
tanpa memerlukan perantara. [18] Jaringan blockchain Konsensus adalah proses di mana jaringan node
ICON dapat terlihat pada Gambar 6. menyediakan pemesanan transaksi yang terjamin dan
memvalidasi blok transaksi. Konsensus harus
menyediakan fungsionalitas inti berikut:
• Mengonfirmasikebenaransemuatransaksidalamblok
yang diusulkan, sesuai dengan kebijakan pengesahan
dan konsensus.
• Menyetujui ketertiban dan kebenaran dan karenanya
pada hasil eksekusi (menyiratkan kesepakatan tentang
keadaan global).
• Antarmukadanbergantungpadalapisansmartcontract
untuk memverifikasi kebenaran dari serangkaian
transaksi yang dipesan dalam satu blok.
Mekanisme konsensus pada blockchain dapat
diimplementasikan dalam berbagai cara. Konsensus
[Link]
dapat diimplementasikan menggunakan algoritma
Sebagai contoh Blockchain yang menggunakan berbasisundian sepertiProofofWork (PoW)dan Proof of
Blockchain sekunder (Sidecoin) ialah Cardano. [19] Elapsed Time (PoET) atau menggunakan metode
Jaringan blockchain Cardano dengan interoperablitias berbasis voting seperti Redundant Byzantine Fault
sidechain dapat terlihat pada Gambar 7. Tolerance (RBFT). [22]
DOI:[Link]
CreativeCommonsAttribution4.0InternationalLicense (CCBY4.0) 830
LathifahArief,[Link],HeruSaputra
JurnalRESTI(RekayasaSistemdanTeknologiInformasi)Vol.5No.4(2021)827–836
Keunggulan algoritma berbasis undian ialah 2.2. KebutuhanSistem
kemampuannya untuk berkembang menjadi jumlah
Dalam pengembangan sistem rating terdistribusi ada
node yang sangat besar karena pemenang undian
beberapa kebutuhan sistem (system requirement) yang
melakukan proposal blok dan menyebarkannya ke
perlu dipenuhi, di antaranya: rating yang diberikan
seluruh jaringan Blockchain untuk divalidasi.
bersifat tedesentralisasi, rating dapat diberikan oleh
pengguna maupun penyedia jasa layanan,
2. MetodePenelitian
interoperabilitas, kecepatan dan keamanan.
Metode penelitian ini menggunakan metode formaldan
2.3. PlatformBlockhain
pengembangan prototipe. Pemilihan dan framework
Blockchain dilakukan dengan studi perbandingan. Untuk memenuhi kebutuhan sistem, perlu dipilih suatu
platform blockchain yang memungkinkan
DatasetdiambildariTripAdvisoryangterdiridari
pengembangan aplikasi terdesentralisasi sesuai dengan
20.491 record. Dataset terdiri dari 2 field, yaitu review
kebutuhan tersebut. Tabel 3 memperlihatkan
dan rating. Rating menggunakan sistem 5 bintang.
perbandingan beberapa platform Blockchain.
Dataset rating terdistribusi sebagai berikut: 9054 rating
bintang5,6039bintang4,2184bintang3,1793bintang [Link]
2,dan1421bintang1. Platform Sifat
Bitcooin Publik
2.1. LangkahPenelitian Ethereum Publik
Hyperledger Berizin
Langkah-langkah penelitian dapat diuraikan dalam Cardano Tidak
urutan berikut: berizin
1. Analisiskebutuhan(requirementanalysis) 2.4. HyperledgerdanHyperledgerFabric
2. Studiperbandinganantaraberbagaiplatformjaringan
Blockchain Hyperledger merupakan komunitas open source untuk
3. PerancanganplatformBlockchain: mengembangkan serangkaian framework, tool, dan
4. Implementasisistemrating libraryuntukdeploymententerprise-gradeblockchain.
[23]CarakerjaHyperledgerdapatterlihatpadaGambar 8.
Gambar8. Hyperledger
Kerangka kerja blockchain Hyperledger memenuhi Hyperledger fabric merupakan. Sebuah platform untuk
konsensusdenganmelakukan2aktivitasterpisah,yaitu: membangun solusi buku besar terdistribusi dengana
1. Pemesanan transaksi, dan 2. Validasi transaksi. rsitekturmodularyangmemberikankerahasiaan tingkat
Denganmemisahkankeduaaktivitasini,kerangkakerja tinggi, fleksibilitas, ketahanan, dan skalabilitas. Ini
Hyperledger dapat bekerja dengan modul memungkinkan solusi yang dikembangkan dengan
Hyperledgermanapun. Fabric untuk diadaptasi untuk industri apa pun.
DOI:[Link]
CreativeCommonsAttribution4.0InternationalLicense (CCBY4.0) 831
LathifahArief,[Link],HeruSaputra
JurnalRESTI(RekayasaSistemdanTeknologiInformasi)Vol.5No.4(2021)827–836
Fabric juga dapat membuat saluran, yang
memungkinkan sekelompok peserta membuat saluran
terpisah buku besar transaksi. Hal ini sangat penting
untuk jaringan di mana beberapa peserta mungkin
pesaing yang tidak menginginkan setiap transaksi —
seperti harga khusus yang ditawarkan beberapa tetapi
tidaksemua—[Link]
sekelompok peserta membentuk suatu saluran, hanya
peserta itu dan tidak ada orang lain yang memiliki
[Link] salinan buku besar untuk saluran itu.
2.5. KonsensusdiHyperledger
Fabric memungkinkan komponen, seperti layanan
konsensus dan keanggotaan, untuk dipasang dan KonsensusdiHyperledgerFabricdibagimenjadi3fase:
[Link] Endorsement, Ordering, dan Validation. Perbandingan
menjadi tuan rumah kontrak pintar yang disebut mekanisme konsensus pada beberapa jaringan
"chaincode" itu berisi aturan bisnis dari sistem. Dan itu Blockchain dapat dilihat pada Tabel 5.
dirancanguntukmendukungberbagaipluggable [Link][2][1][29]
komponen,danuntukmengakomodasikompleksitas
Layanan BerizinberdasarkaBerzin ProofofWork(
n berdasarkanvotin PoW)
yang ada di seluruh perekonomian. undian g Standar
Berawaldaripremisbahwatidakada"satuukuranuntuk Kecepatan Baik Baik Buruk
Skalabilitas Baik Sedang Baik
semua" solusi, Fabric adalah platform blockchain yang Finalitas Sedang Baik Buruk
dapat diperluas untuk dijalankan aplikasi terdistribusi.
Inimendukungberbagaiprotokolkonsensus,sehingga
dapat disesuaikan dengan berbagai kasus penggunaan Ketuntasan (finality)berarti sekali transaksi dilakukan,
dan model kepercayaan. tidak dapat dibatalkan, yaitu data tidak dapat
dikembalikan ke keadaan sebelumnya. Dalam hal ini
Fabric menjalankan aplikasi terdistribusi yang ditulis Blockchain berizin yang berdasarkan voting lebih baik
dalam bahasa pemrograman tujuan umum tanpa daripada platfrom Blockchain lainnya.
[Link]
kontrasdengankebanyakanplatformblockchainlainnya 3. HasildanPembahasan
untuk menjalankan kontrak pintar baik membutuhkan
kode untuk ditulis dalam bahasa khusus domain atau Sebagaimana uraian metode yang telah disampaikan
mengandalkan cryptocurrency. pada bagain sebelumnya, maka diperlukan suatu
rancangan dan implementasi sistem dengan
Selanjutnya, Fabric menggunakan gagasan portabel menggunakanplatformBlockchainyangtersediasesuai
tentang keanggotaan untuk model yang diizinkan, yang dengan kebutuhan sistem.
dapat diintegrasikan dengan manajemen identitas
standar industri. Untuk mendukung seperti itu 3.1. Rancangan
fleksibilitas, Fabric menggunakan pendekatan Sebelum perancangan sistem pada jaringan blockchain,
arsitektural baru dan mengubah cara mengatasi diperlukan beberapa pertimbangan dalam pemilihan
blockchaindengannon-determinisme,kelelahansumber platform blockchain. Perbandingan antara beberapa
daya, dan serangan kinerja. platform blockchain dapat dilihat pada Tabel 6.
[Link]
Framework GenerasiBloc Sifat Mekanismekonsensus SmartContract JaringanBlockchain
kchain
Ethererum 2.0 Publik Berdasarkan Smart JaringanEthereum
undian; contract;
proof of stake Solidity
Hyperledger 2.0 Privat, Berdasarkanvoting Smart contract; Tidakterikat
Berizin chaincode
Icon 3.0 Publik SmartContractonRe JaringanICON
liableEnvironment
(SCORE)
Dalam penelitian ini digunakan platform Blockchain hanyadapatdiaksesolehanggotayangtergabungke dalam
Hyperledger. Hyperledger bersifat berizin jaringan Hyperledger.
(permissioned).Dengandemikian,jaringanBlockchain
DOI:[Link]
CreativeCommonsAttribution4.0InternationalLicense (CCBY4.0) 832
LathifahArief,[Link],HeruSaputra
JurnalRESTI(RekayasaSistemdanTeknologiInformasi)Vol.5No.4(2021)827–836
Buku besar (ledger) menyimpan fakta tentang keadaan menggunakan layanan Amazon Web sServices (AWS).
saatinidanhistorisdarisekumpulanobjekbisnis, smart Pada penelitian ini, dibuat 3 jaringan Hyperledger.
contract mendefinisikan logika yang dapat dieksekusi Masing-masing jaringan terdiri dari beberapa node.
yang menghasilkan fakta baru yang ditambahkan ke
Pada penelitian ini, dibuat 10 jaringan Blockchain
buku besar. Setiap blockchain, seperti Ethereum [3],
menggunakan Hyperledger 1.2 sebagaimana terlihat
Hyperledger [4], dan Icon [5] memiliki mekanisme
pada gambar 3. Ketiga jaringan Blockchain memiliki
smart contract sendiri.
policy yang berbeda.
3.2. Implementasi
Jaringan Hyperledger diimplementasikan pada
komputasiawan(cloudcomputing)dengan
[Link]
Penentuan kebijakan voting (voting policy) pada ketiga
jaringan Blockchain ini diatur sebagai berikut: dua
jaringan memenuhi ambang persetujuan (approval
threshold) lebih dari 50 % dengan durasi proposal 24
jam,sedangkansatujaringanBlockchainlainmemenuhi
ambang persetujuan lebih besar atau sama dengan 66%
dengan durasi proposal selama 72 jam. Detail
implementasiblockhaindapatdilihatpadaGambar11–
Gambar 14.
[Link]
[Link]
[Link]
3.3. Evaluasi
Evaluasi kinerja jaringan Hyperledger dilakukan
sebagaimana dengan memperhatikan log dan metriks
utilisasi sumber daya komputasi sebagaimana terlihat
pada Gambar 15 dan 16.
[Link]
DOI:[Link]
CreativeCommonsAttribution4.0InternationalLicense (CCBY4.0) 833
LathifahArief,[Link],HeruSaputra
JurnalRESTI(RekayasaSistemdanTeknologiInformasi)Vol.5No.4(2021)827–836
[Link]
[Link]
3.4. Pembahasan gratis,yangmungkinberakibatreputasiakanselalunol.
Ini merupakan dampak yang tidak diharapkan karena
Sistem rating terdistribusi belum diimplementasikan
walaupun layanan ini bersifat gratis, tapi harus tetap
sepenuhnya dalam penelitian ini. Meskipun demikian,
memiliki reputasi, (3). Pemberi rating mungkin juga
penelitian telah mengevaluasi kinerja jaringan
akan memberikan voting walaupun dia tidak senang
Blockchain, dalam hal ini diimplementasikan pada
dengan layanan yang diberikan.
jaringan Hyperledger, dalam rangka proof of concept.
Implementasisistemratingterdistribusipadablockchain 4. Kesimpulan
perlu memperhatikan beberapa isu, di antaranya: (1).
Berdasarkan analisis dan pembahasan pada bagian
Privasidarijaringanblockchainyangdipilih,(2). Biaya
sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa jaringan
yang ditimbulkan dengan semakin besarnya data yang
Blockchain menggunakan platform Hyperledger dapat
dikelola dalam jaringan blockchain.
merupakankandidatyangbaikbagiimplementasisistem
Dari sisi rating, berikut ini beberapa hal yang perlu rating terdistribusi. Meskipun demikian, beberapa
diperhatikan untuk menjaga kualitas rating yang pertimbangan perlu diperhatikan dalam
diberikan, di antaranya:(1). Serangan Sybil, di mana implementasinya, seperti: biaya, kualitas rating, tingkat
pemberi rating dapat mengangkat reputasinya kepercayaan, ukuran dan ekstraksi data.
menggunakanidentitaspalsu,(2).Layananbersifat
DOI:[Link]
CreativeCommonsAttribution4.0InternationalLicense (CCBY4.0) 834
LathifahArief,[Link],HeruSaputra
JurnalRESTI(RekayasaSistemdanTeknologiInformasi)Vol.5No.4(2021)827–836
Perancangan framework Blokchain merupakan bagian [7] N. Hu, J. Zhang, and P. A. Pavlou, “Overcoming the J-
shapeddistribution of product reviews,” Commun. ACM, vol.
awal dalam penerapan sistem rating terdistribusi untuk
52, no.10, pp. 144–147, 2009, doi: 10.1145/1562764.1562800.
pariwisata. Penelitian ini harus dilanjutkan untuk [8] D. Carboni, “Feedback based Reputation on top of the
mengembangkan algoritma yang sesuai untuk menilai BitcoinBlockchain,” 2015, [Online].
tingkat kepercayaan terhadap rating yang diberikan. Available:[Link]
[9] [Link],“Computingandusingreputationsforintern
Dengan banyaknya data yang akan dikumpulkan dari et ratings,” Proc. ACM Conf. Electron. Commer., pp.154–162,
implementasisistemratingini,penelitiandalambigdata 2001, doi: 10.1145/501158.501175.
[10] [Link],[Link],[Link],“BlockchainWillTra
analytics juga perlu dipertimbangkan. Aktivitas seperti nsformCustomerLoyaltyPrograms.,”[Link]
analisissentimendannaturallanguageprocessingdapat ic.,[Link].2017-0,pp.2–
membantu untuk mendapatkan insight dari rating yang 6,2017,[Online].Available:[Link]
diberikan. [Link]?EbscoContent
=dGJyMNLr40SeprQ4xNvgOLCmr1Cep69SsKi4SLWWxWXS&
Integrasi modul rating berbasis Blockchain, bersama ContentCustomer=dGJyMPGnr0%2Bvq7ZRuePfgeyx43zx1%2B6
B&T=P&P=AN&S=R&D=bth&K=122087604.
dengan big data analytics ke dalam suatu sistem [11] H. Khazaei, “Integrating Cognitive Antecedents to
informasi yang terpadu akan membantu UTAUTModeltoExplainAdoptionofBlockchainTechnologyAm
mengembangkan ekosistem smart tourism dan ongMalaysian SMEs,” JOIVInt. J. Informatics Vis., vol. 4, no.
memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. 2,
pp.85–90,2020,doi:10.30630/joiv.4.2.362.
UcapanTerimakasih [12] B. SV, “The Ledger,” Anthology of Student Verse
atPennsylvania, 2016.
Penulis berterima kasih kepada Kementerian Riset dan [Link]
Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional [13] H. Knutson, “What is the math behind elliptic
curvecryptography ?,” vol. 00, 2018.
(Kemenristek / BRIN) Republik Indonesia yang telah [14] P. W. Chen, B. S. Jiang, and C. H. Wang, “Blockchain-
memberikan dukungan bagi penelitian ini melalui skim basedpaymentcollectionsupervisionsystemusingpervasiveBitco
Penelitian Terapan bidang Teknologi Informasi dan indigital wallet,” Int. Conf. Wirel. Mob. Comput.
Komunikasi dengan nomor kontrak: [Link]., vol. 2017-Octob, pp. 139–146, 2017,
doi:10.1109/WiMOB.2017.8115844.
018/LL10/AMD/PG-J/2020. [15] J. Ackermann and M. Meier, “Blockchain 3.0 - The
nextgeneration of blockchain systems,” Adv. Semin.
Penulis juga ingin menyampaikan terima kasih kepada
BlockchainTechnol., no. September, pp. 1–7, 2018.
Komisi Uni Eropa yang telahmendukungpenelitian ini [16] S. Nakamoto, “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic
melaluiSouthEastAsia–EuropeJointFundingScheme for CashSystem,” pp. 1–9, 2008.
Research and Innovation dalam tema Smart City [17] [Link],“Anext-
generationsmartcontractanddecentralizedapplication platform,”
dengan judul Research on Blockchain for the Tourism
Etherum, no. January, pp. 1–36, 2014,[Online]. Available:
Industry (ROBTI). [Link]
[18] Icon, “Hyperconnect the World Icon whitepaper,” vol. 2,
Padaakhirnya,penulisjugamenyampaikanterimakasih [Link], pp. 1–38, 2017, [Online].
kepadaseluruhrekandiUniEropadanASEAN:STMIK Available:[Link]
Indonesia Padang, Universitas Andalas (Indonesia), [Link].
UniversityofthePhilipineLosBanos(Filipina),Protel, [19] C. Hoskinson, “Why are we building Cardano?,” pp. 1–
44,2017.
Setur, dan Gebze Tehcnical University (Turki), yang [20] [Link],“Blockchain3.0
turut bekerja sama dalam penelitian ini. applicationssurvey,”[Link].,vol.138,pp.99–
114, 2020, doi: 10.1016/[Link].2019.12.019.
DaftarRujukan [21] S. Terzi, K. Votis, D. Tzovaras, I. Stamelos, and K.
Cooper,“Paper:Blockchain3.0SmartContractsine-
[1] Z. Xiang and D. R. Fesenmaier, Analytics in Tourism Government3.0Applications,” 2019, [Online].
[Link] US, 2017. Available:[Link]
[2] [Link],“Smarthospitality— 2v1.
Interconnectivityand interoperability towards an ecosystem,” [22] Hyperledger,“HyperledgerArchitecture,Volume1
Int. J. [Link]., vol. 71, no. November 2017, pp. 41–50, Introduction to Hyperledger Business Blockchain
2018, doi:10.1016/[Link].2017.11.011. DesignPhilosophyandConsensus,”HyperledgerArchit.,vol.1,pp.
[3] J. F. Rusdi et al., “Dataset smartphone usage of 1–7,2019.
internationaltourist behavior,” Data Br., vol. 27, 2019, [23] “Hyperledger.”[Link]
doi:10.1016/[Link].2019.104610. [24] [Link],“AmazonVirtualPrivateCloud,”AWSCert
[4] P. Kansakar, A. Munir, and N. Shabani, “Technology in if. Solut. Archit. Study Guid., pp. 67–94, 2019,
theHospitality Industry: Prospects and Challenges,” doi:10.1002/9781119560395.ch4.
IEEEConsum. Electron. Mag., vol. 8, no. 3, pp. 60–65, 2019, [25] DREPFoundation,“ConnectorsandToolkitsonBlockchain.”
doi:10.1109/MCE.2019.2892245. [26] [Link],[Link],[Link],[Link],andH.
[5] G. Zervas, D. Proserpio, and [Link], “A First Look at G. Sutter, “Technology Readiness Levels Handbook,”
OnlineReputation on Airbnb, Where Every Stay is Above [Link],2008.
Average,”SSRNElectron.J.,pp.1– [27] Amazon,“AWSDataExchangeUserGuide,”2020.
22,2018,doi:10.2139/ssrn.2554500. [28] Amazon,“AWSDataExchangeAPIReference,”2020.
[6] Grab,“GRAB – Mau tahu seberapapenting [29] T. H. W. P. W. Group, “Hyperledger Blockchain
ratingbintanguntukAnda?” PerformanceMetrics,”[Link],pp.1–
[Link] 17,2018,[Online].Available:[Link]
seberapa-penting-rating-bintang-untuk-anda/. content/uploads/2018/10/HL_Whitepaper_Metrics_PDF_V1.01.
DOI:[Link]
CreativeCommonsAttribution4.0InternationalLicense (CCBY4.0) 835
LathifahArief,[Link],HeruSaputra
JurnalRESTI(RekayasaSistemdanTeknologiInformasi)Vol.5No.4(2021)827–836
pdf.
DOI:[Link]
CreativeCommonsAttribution4.0InternationalLicense (CCBY4.0) 836
LathifahArief,[Link],HeruSaputra
JurnalRESTI(RekayasaSistemdanTeknologiInformasi)Vol.5No.4(2021)827–836
ICON,“SCORE Overview.”
[30] “Ethereum Smart Contracts
[Link]
Work.”[Link]
[Link],SantosaB.,EddyI.K.P,andSupraptoY.K,201
ereum-101/ethereum-smart-contracts-work.
3,CombinationofClusterMethodforSegmentationofWebVisitors
[31] H. Fabric, “Smart Contracts and
.TELKOMNIKA, 11(1), pp. 207-214. doi:
Chaincode.”[Link]
[Link]
[Link]/en/release-
2.2/smartcontract/[Link].
HASIL REVIEW
JURNALNYA:
[Link] jurnal: judul nya yaitu STUDI PERBANDINGAN
JARINGAN BLOCKCHAIN SEBAGAI PLATFORM SISTEM
RATING.
(Penulis: ni LATHIFAH ARIEF,TRI [Link]
SAPUTRA)
(JURNAL RESTI)
[Link] jurnal: penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan
sistem review industri pariwisata dengan memanfaatkan blokken
dan machine learning bagi pariwisata yang berkelanjutan. Dalam
rangka proff of concept, dilakukan metode perbandingan antara
beberapa jaringan BLOCKCHAIN yang ada. Prototipe sistem
diimplementasikan dengan menggunakan jaringan
BLOCKCHAIN hyper ledger. Sehingga pengukuran kinerjanya
dimungkinkan. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan jaringan
blokken tersebut untuk sistem rating meskipun beberapa
pertimbangan perlu diperhatikan dalam implementasinya. Lalu
penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi beberapa flat
from jaringan BLOCKCHAIN yang dapat digunakan untuk
pengembangan sistem rating dan review industri hotel pariwisata
yang berkelanjutan.
(Fokus penelitian): dalam penelitian ini berfokus pada platform
BLOCKCHAINhanya dapat diakses oleh anggota yang
tergabung ke hyper ledger. Hyper ledger bersifat berizin dalam
jaringan hyper ledger. Dalam penelitian ini dibuat 10 jaringan
BLOCKCHAIN menggunakan hyper ledger.
[Link] penelitian:
Metode penelitian ini menggunakan metode formal dan
pengembangan prototipe. Pemilihan dan framework
BLOCKCHAIN dilakukan dengan studi perbandingan. Dataset
diambil dari trip advisor yang terdiri dari 20.491 record. Dataset
terdiri dari dua field, yaitu review dan rating. Rating
menggunakan sistem 5 bintang data set rating terdistribusi
sebagai berikut: 9054 rating bintang 5,6039 bintang 4,2184
bintang 3,1793 bintang 2,dan 1421 bintang 1.
Langkah-langkah penelitian dapat diuraikan dalam uraian
berikut:
1. Analisis kebutuhan
2. Studi perbandingan antara berbagai platform jaringan
BLOCKCHAIN
3. Perancangan platform BLOCKCHAIN
4. Implementasi sistem rating.
[Link] dan pembahasan:
Sebagaimana uraian metode yang telah disampaikan pada bagain
sebelumnya, maka diperlukan suatu rancangan dan implementasi
sistem dengan
menggunakanplatformBlockchainyangtersediasesuai dengan
kebutuhan sistem.
Rancangan
Sebelum perancangan sistem pada jaringan blockchain,
diperlukan beberapa pertimbangan dalam pemilihan platform
blockchain. Perbandingan antara beberapa platform blockchain
dapat dilihat pada Tabel 6.
(Pembahasan):
Sistem rating terdistribusi belum diimplementasikan sepenuhnya
dalam penelitian ini. Meskipun demikian, penelitian telah
mengevaluasi kinerja jaringan Blockchain, dalam hal ini
diimplementasikan pada jaringan Hyperledger, dalam rangka
proof of concept.
Implementasisistemratingterdistribusipadablockchain perlu
memperhatikan beberapa isu, di antaranya: (1).
DOI:[Link]
CreativeCommonsAttribution4.0InternationalLicense (CCBY4.0) 837
LathifahArief,[Link],HeruSaputra
JurnalRESTI(RekayasaSistemdanTeknologiInformasi)Vol.5No.4(2021)827–836
Privasidarijaringanblockchainyangdipilih,(2). Biaya yang
ditimbulkan dengan semakin besarnya data yang dikelola dalam
jaringan blockchain.
Dari sisi rating, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan
untuk menjaga kualitas rating yang diberikan, di antaranya:(1).
Serangan Sybil, di mana pemberi rating dapat mengangkat
reputasinya menggunakanidentitaspalsu,(2).Layananbersifat
Ini merupakan dampak yang tidak diharapkan karena walaupun
layanan ini bersifat gratis, tapi harus tetap memiliki reputasi,
(3). Pemberi rating mungkin juga akan memberikan voting
walaupun dia tidak senang dengan layanan yang diberikan.
5. Hasil penelitian:
Berdasarkan analisis dan pembahasan pada bagian sebelumnya,
dapat disimpulkan bahwa jaringan Blockchain menggunakan
platform Hyperledger dapat
merupakankandidatyangbaikbagiimplementasisistem rating
terdistribusi. Meskipun demikian, beberapa pertimbangan perlu
diperhatikan dalam implementasinya, seperti: biaya, kualitas
rating, tingkat kepercayaan, ukuran dan ekstraksi data.
Perancangan framework Blokchain merupakan bagian awal
dalam penerapan sistem rating terdistribusi untuk pariwisata.
Penelitian ini harus dilanjutkan untuk mengembangkan
algoritma yang sesuai untuk menilai tingkat kepercayaan
terhadap rating yang diberikan.
Dengan banyaknya data yang akan dikumpulkan dari
implementasisistemratingini,penelitiandalambigdata analytics
juga perlu dipertimbangkan. Aktivitas seperti
analisissentimendannaturallanguageprocessingdapat membantu
untuk mendapatkan insight dari rating yang diberikan.
Integrasi modul rating berbasis Blockchain, bersama dengan big
data analytics ke dalam suatu sistem informasi yang terpadu
akan membantu mengembangkan ekosistem smart tourism dan
memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
DOI:[Link]
CreativeCommonsAttribution4.0InternationalLicense (CCBY4.0) 838