0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
57 tayangan35 halaman

RPP Fikih Kelas VI: Makanan Halal

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Fikih di kelas VI yang bertujuan untuk menganalisis pengetahuan tentang makanan halal. Pembelajaran menggunakan metode Quantum Learning dengan langkah-langkah TANDUR dan melibatkan kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup selama 2 x 35 menit. Selain itu, modul ajar juga mencakup kompetensi, sarana prasarana, dan asesmen untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai makanan halal.

Diunggah oleh

RKH. channel
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
57 tayangan35 halaman

RPP Fikih Kelas VI: Makanan Halal

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Fikih di kelas VI yang bertujuan untuk menganalisis pengetahuan tentang makanan halal. Pembelajaran menggunakan metode Quantum Learning dengan langkah-langkah TANDUR dan melibatkan kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup selama 2 x 35 menit. Selain itu, modul ajar juga mencakup kompetensi, sarana prasarana, dan asesmen untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai makanan halal.

Diunggah oleh

RKH. channel
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LK-9a: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


KURIKULUM MERDEKA

Satuan Pendidikan : MIS ANNAJAH

Kelas/Semester : VI / Ganjil

Mata Pelajaran : Fikih

Alokasi waktu : 2 x 35 menit


A. Tujuan : Menganalisis pengetahuan tentang makanan yang halal
Pembelajara dengan baik sehingga dapat mengidentifikasinya dan
n dapat menerapkannya di kehidupan sehari-hari sebagai
wujud keshalihan sosial

B. Indikator :  Menjelaskan pengertian makanan halal


Pembelajara  Menyebutkan jenis-jenis makanan yang halal
n  Menyebutkan cara memperoleh makanan yang halal
 Menunjukkan manfaat makanan yang halal
 Menuturkan hikmah menkonsumsi makanan halal

C. Kegiatan : Dalam proses pembelajaran ini pendidik menggunakan


Pembelajara metode Quantum Learining yang berdasar pada asas
n utama” bawalah dunia mereka ke dalam dunia kita, dan
antarkan dunia kita ke dunia mereka” . Langkah-langkah
pembelajaran mengacu pada tehnik TANDUR
(tumbuhkan, alami, namai, demontrasi, ulangi dan
rayakan)

Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahulua a. Pendidik menuturkan salam dan 10 menit
n memberikan kesempatan kepada ketua
kelas untuk munajat do’a sebelum belajar
b. Pendidik bertanya kabar hari ini dan
melakukan absensi kehadiran
c. Pendidik memberikan motivasi dan salam
semangat. Tumbuhkan minat belajar
dan merangsang rasa ingin tahu peserta
didik dengan memberikan gambaran
tentang jenis makanan halal
d. Pendidik menyampaikan tema Pelajaran
sambil memberi umpan balik
e. Pendidik menjabarkan tujuan
pembelajaran
f. Pendidik menyampaikan tahapan
pembelajaran dalam kegiatan yang akan
berlangsung selama proses belajar
1. Tumbuhkan (menumnuhkan minat
belajar)
2. Alami (menjelaskan materi)
3. Namai (menamai apa saja yang
diperoleh saat belajar)
4. Demontrasikan (berdiskusi secara
kelompok)
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
5. Ulangi (memperkuat daya ingat
mengenai materi yang sudah
disampaikan)
6. Rayakan (memberikan apresiasi
kepada peserta didik yang telah
mengikuti pembelajaran)

Kegiatan Inti a. Alami, pendidik menjelaskan materi 50 menit


b. Menciptakan pengalaman umum yang
sering dialami peserta didik seputar
materi makanan halal, cara mengetahui
dzat atau bentuk dai pada makanan halal,
cara memperoleh makanan hala dan cara
memproses atau mengolah makanan
halal
c. Namai, setelah peserta didik melalui
pengalaman belajar pada topik tertentu,
ajak mereka membuat peta konsep,
menamai apa saja yang telah mereka
peroleh saat belajar, informasi yang
didapat dan dari pengalamannya sendiri
d. Demontrasikan, pendidik meminta
peserta didik untuk berdiskusi secara
berkelompok. Setelah selesai berdiskusi
setiap kelompok diberi kesempatan untuk
mempresentasikanhasil diskusinya.

Penutup a. Ulangi, pengajar sedikit mengulangi, 10 menit


atau mengulas dan meyimpulkan serta
memberi penguatan materi yang sudah
disampaikan
b. Pendidik membuat Ice Breaking untuk
menghindari kebosanan dalam belajar
c. Pendidik memberikan pesan-pesan moral
berkaitan materi yang baru saja dipelajari
dan menghubungkannya dengan profil
pelajar Pancasila yang Rahmatan lil
‘Alamin
d. Rayakan, pengajar memberikan apresiasi
kepada seluruh peserta didik yang telah
mengikuti kegiatan belajar mengajar
terutama kepada peserta didik yang aktif
e. Pendidik dan peserta didik Bersama-sama
menutup KBM dengan doa dipimpin oleh
ketua kelas
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
f. Pendidik mengucap salam sebelum
meninggalkan kelas

Mengetahui, Tangerang, Oktober


Kepala Sekolah 2023
Pendidik

MUNAJAH, [Link]
NURHUMAD MALIKI,
[Link].I
LK-9b: Modul Ajar (MA)

Modul Ajar Format Lengkap (Model 1)


Modul Ajar Fikih

Informasi
Umum
Nama : Nurhumad Maliki, [Link].I
Penyusun
Institusi : Madrasah Ibtidaiyah Swasta An-Najah
Jenjang : SD/MI
Sekolah
Kelas : VI (Enam)
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Kompetensi : Peserta didik mampu bersikap hati-hati dan hidup sehat
Awal dengan mengkonsumsi makanan

Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin :


1 Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah Beriman, bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia
2 Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin yang ingin dicapai adalah Berkeadaban
(ta’addub), Keteladanan (qudwah), Kewarganegaraan dan kebangsaan
(muwaṭanah), Lurus dan tegas (I’tidāl), Toleransi (tasāmuh), Dinamis dan
inovatif (taṭawwur wa ibtikār)

Sarana : 1. Ruang kelas


prasarana 2. Alat dan bahan
a. Video pembelajaran makanan halal
b. LKPD Aplikatif-Integratif, Mathching card (kartu
pasangan) make a match
c. Worksheet untuk belajar membuat peta konsep
(kertas buram/bekas)
d. Infokus
e. Laptop
3. Materi dan sumber bahan ajar
a. Buku fikih kelas VI
b. Modul makanan halal dan haram
c. LKS Fikih kelas VI
Target peserta : Peserta didik regular kelas VI
didik
Model : Dalam proses pembelajaran ini pendidik menggunakan
pembelajaran metode Quantum Learining yang berdasar pada asas
utama” bawalah dunia mereka ke dalam dunia kita, dan
antarkan dunia kita ke dunia mereka” . Langkah-langkah
pembelajaran mengacu pada tehnik TANDUR
(tumbuhkan, alami, namai, demontrasi, ulangi dan
rayakan)
Kompetensi Inti
1 Tujuan Pembelajaran
.
Menganalisis pengetahuan tentang makanan yang halal dengan baik
sehingga dapat mengidentifikasinya dan dapat menerapkannya di
kehidupan sehari-hari sebagai wujud keshalihan sosial
2 Kriteria Ketercapaian Pembelajaran
2.1 Mengetahui pengertian makanan halal
2.2 Mengetahui jenis-jenis makanan yang halal
2.3 Mengetahui cara memperoleh makanan yang halal
2.4 Memahami cara mengolah makanan yang halal
2.5 Menuturkan hikmah menkonsumsi makanan halal
3 Pemahaman Bermakna
3.1 Menerapkan kehati-hatian dalam pola hidup sehat sehari-hari dengan
mengkonsumsi makanan halal
4 Pertanyaan Pemantik
4.1 Adakah di kelas ini yang sudah mengetahui makanan halal ?
4.2 Coba sebutkan apa saja makanan halal yang kalian ketahui?
4.3 Apakah penting bagi kita mempelajari makanan halal ?
5 Kegiatan Pembelajaran

5.1 Kegiatan Pendahuluan (10 menit)


5.1.1 Pendidik menuturkan salam dan memberikan kesempatan kepada
ketua kelas untuk munajat do’a sebelum belajar
5.1.2 Pendidik bertanya kabar hari ini dan melakukan absensi kehadiran
5.1.3 Pendidik memberikan motivasi dan salam semangat. Tumbuhkan
minat belajar dan merangsang rasa ingin tahu peserta didik dengan
memberikan gambaran tentang jenis makanan halal
5.1.4 Pendidik menyampaikan tema Pelajaran sambil memberi umpan balik
5.1.5 Pendidik menjabarkan tujuan pembelajaran
5.1.6 Pendidik menyampaikan tahapan pembelajaran dalam kegiatan yang
akan berlangsung selama proses belajar
a. Tumbuhkan (menumnuhkan minat belajar)
b. Alami (menjelaskan materi)
c. Namai (menamai apa saja yang diperoleh saat belajar)
d. Demontrasikan (berdiskusi secara kelompok)
e. Ulangi (memperkuat daya ingat mengenai materi yang sudah
disampaikan)
f. Rayakan (memberikan apresiasi kepada peserta didik yang telah
mengikuti pembelajaran)

5.2 Kegiatan Inti (50 menit)


5.2. Alami, pendidik menjelaskan materi
1
5.2. Menciptakan pengalaman umum yang sering dialami peserta didik
2 seputar materi makanan halal, cara mengetahui dzat atau bentuk
daipada makanan halal, cara memperoleh makanan hala dan cara
memproses atau mengolah makanan halal
5.2. Namai, setelah peserta didik melalui pengalaman belajar pada topik
3 tertentu, ajak mereka membuat peta konsep, menamai apa saja yang
telah mereka peroleh saat belajar, informasi yang didapat dan dari
pengalamannya sendiri
5.2. Demontrasikan, pendidik meminta peserta didik untuk berdiskusi
4 secara berkelompok. Setelah selesai berdiskusi setiap kelompok
diberi kesempatan untuk mempresentasikanhasil diskusinya.
5.3 Kegiatan penutup
5.3. Ulangi, pengajar sedikit mengulangi, atau mengulas dan
1 meyimpulkan serta memberi penguatan materi yang sudah
disampaikan
5.3. Pendidik membuat Ice Breaking untuk menghindari kebosanan dalam
2 belajar
5.3. Pendidik memberikan pesan-pesan moral berkaitan materi yang baru
3 saja dipelajari dan menghubungkannya dengan profil pelajar
Pancasila yang Rahmatan lil ‘Alamin
5.3. Rayakan, pengajar memberikan apresiasi kepada seluruh peserta
4 didik yang telah mengikuti kegiatan belajar mengajar terutama
kepada peserta didik yang aktif
5.3. Pendidik dan peserta didik Bersama-sama menutup KBM dengan doa
5 dipimpin oleh ketua kelas
5.3. Pendidik mengucap salam sebelum meninggalkan kelas
6
6 Asesmen
6.1 Diagnostic
6.1. Pertanyaan pemantik sebelum pembelajaran dimulai
1
6.1. Tanya jawab
2
6.2. Formatif
6.2. Penilaian proses, diskusi, presentasi dan refleksi tertulis
1
6.3 Sumatif
6.3. Asesmen pengetahuan
1 a. Teknik asesmen
1) Tes : Tertulis
2) Non Tes : Obeservasi
b. Bentuk instrument
1) Asesmen tidak tertulis : Daftar pertanyaan
2) Asesmen tertulis : Jawaban singkat
6.3. Asesmen keterampilan
2 a. Teknik asesmen : Kinerja
b. Bentuk instrument : Lembar kerja

7 Pengayaan dan remedial


7.1 Pengayaan
7.1. Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai
1 kompetensi dan tujuan pembelajaran
7.1. Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan yang lebih variative
2 dengan menambah keluasan dan kedalaman materi yang mengarah
kepada high order thinking
7.1. Program pengayaan dilakukan diluar jam Pelajaran efektif
3
7.2. Remedial
7.2. Remdial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai
1 kompetensi dan tujuan pembelajaran
7.2. Guru melakukan pembahasan ulang terhadap materi yang telah
2 diberikan dengan cara atau metode berbeda untuk memberikan
pengalaman belajar yang lebih memudahkan peserta didik dalam
memaknai dan menguasai materi ajar misalnya lewat didkusi dan
permainan
7.2. Program remedial dilakukan diluar jam belajar efektif
3

8 Golosarium
8.1 Makanan adalah segala sesuatu yang kita makan
8.2 Bahasa Arab makanan al-Tha’am, jamaknya al-ath’imah.
8.3 Halal artinya boleh
8.4 Arti halal secara istilah segala sesuatu/perbuatan yang diperbolehkan
oleh syari’at
8.5 Hukum asal makanan adalah mubah atau boleh
9 Daftar Pustaka
9.1 LKS Fikih kelas VI MI, Sinar Utama,
9.2 Buku Fikih kelas VI MI, DJPI Kemenag RI, 2020
9.3 Modul makanan, minuman dan penyembelihan, DJPI Kemenag RI,
2023
Mengetahui, Tangerang, Oktober 2023

Kepala Madrasah Guru

MUNAJAH, [Link]. NURHUMAD MALIKI, [Link].I


Modul Ajar Format Lengkap
(Model 2) Modul Ajar
Fikih

Madrasah : Madrasah Ibtidaiyah An-Najah

Mata Pelajaran Fikih

Tema : Makanan Halal dan Haram

Fase/Kelas : C / VI

Alokasi waktu : 2 x 35 menit

Tahun Pelajaran : 2023/2024

Nama Penyusun : Nurhumad Maliki, [Link].I

Kompetensi Awal:

Peserta didik memahami makanan halal

Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin:

1. Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah Beriman, bertakwa


kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia
2. Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin yang ingin dicapai adalah Berkeadaban
(ta’addub), Keteladanan (qudwah), Kewarganegaraan dan kebangsaan
(muwaṭanah), Lurus dan tegas (I’tidāl), Toleransi (tasāmuh), Dinamis dan
inovatif (taṭawwur wa ibtikār)

Sarana dan Prasarana:

1. Ruang kelas
2. Media
a. Whiteboard
b. Infokus
c. Laptop
d. Worksheet untuk belajar membuat peta konsep (kertas buram/bekas)
3. Sumber belajar
a. Video pembelajaran makanan halal
b. Buku fikih kelas VI
c. Modul makanan halal dan haram
d. LKS Fikih kelas VI
Target Peserta Didik:

Peserta didik reguler

Kriteria Ketercapaian Tujuan


Tujuan Pembelajaran
Pembelajaran
Menganalisis pengetahuan tentang 1. Mengetahui pengertian makanan
makanan yang halal dengan baik halal
sehingga dapat mengidentifikasinya 2. Mengetahui jenis-jenis makanan
dan dapat menerapkannya di yang halal
kehidupan sehari-hari sebagai wujud 3. Mengetahui cara memperoleh
keshalihan sosial makanan yang halal
4. Memahami cara mengolah
makanan yang halal
5. Menuturkan hikmah menkonsumsi
makanan halal
1. Pemahaman Bermakna:
Menerapkan kehati-hatian dalam pola hidup sehat sehari-hari dengan
mengkonsumsi makanan halal.

2. Pertanyaan Pemantik:
1. Adakah di kelas ini yang sudah mengetahui makanan halal ?
2. Coba sebutkan makanan halal apa saja yang kalian ketahui?
3. Apakah penting bagi kita mempelajari makanan halal ?

3. Kegiatan Pembelajaran:

Urutan Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu

Pembelajaran ke-1 2 JP ( 2x35’ )


Kegiatan pembukaan: 10’
1. Pendidik menuturkan salam dan memberikan
kesempatan kepada ketua kelas untuk munajat do’a
sebelum belajar
2. Pendidik bertanya kabar hari ini dan melakukan
absensi kehadiran
3. Pendidik memberikan motivasi dan salam semangat.
Tumbuhkan minat belajar dan merangsang rasa
ingin tahu peserta didik dengan memberikan
gambaran tentang jenis makanan halal
4. Pendidik menyampaikan tema Pelajaran sambil
memberi umpan balik
5. Pendidik menjabarkan tujuan pembelajaran
6. Pendidik menyampaikan tahapan pembelajaran
dalam kegiatan yang akan berlangsung selama
proses belajar
a. Tumbuhkan (menumnuhkan minat belajar)
b. Alami (menjelaskan materi)
c. Namai (menamai apa saja yang diperoleh saat
belajar)
d. Demontrasikan (berdiskusi secara kelompok)
e. Ulangi (memperkuat daya ingat mengenai materi
yang sudah disampaikan)
f. Rayakan (memberikan apresiasi kepada peserta
didik yang telah mengikuti pembelajaran)

Kegiatan Inti: 50’


1. Alami, pendidik menjelaskan materi
2. Menciptakan pengalaman umum yang sering dialami
peserta didik seputar materi makanan halal, cara
mengetahui dzat atau bentuk daipada makanan halal,
cara memperoleh makanan hala dan cara memproses
atau mengolah makanan halal
3. Namai, setelah peserta didik melalui pengalaman
belajar pada topik tertentu, ajak mereka membuat
peta konsep, menamai apa saja yang telah mereka
peroleh saat belajar, informasi yang didapat dan dari
pengalamannya sendiri
4. Demontrasikan, pendidik meminta peserta didik
untuk berdiskusi secara berkelompok. Setelah selesai
berdiskusi setiap kelompok diberi kesempatan untuk
mempresentasikanhasil diskusinya.

Kegiatan Penutup: 10’


1. Ulangi, pengajar sedikit mengulangi, atau mengulas
dan meyimpulkan serta memberi penguatan materi
yang sudah disampaikan
2. Pendidik membuat Ice Breaking untuk menghindari
kebosanan dalam belajar
3. Pendidik memberikan pesan-pesan moral berkaitan
materi yang baru saja dipelajari dan
menghubungkannya dengan profil pelajar Pancasila
yang Rahmatan lil ‘Alamin
4. Rayakan, pengajar memberikan apresiasi kepada
seluruh peserta didik yang telah mengikuti kegiatan
belajar mengajar terutama kepada peserta didik yang
aktif
5. Pendidik dan peserta didik Bersama-sama menutup
KBM dengan doa dipimpin oleh ketua kelas
6. Pendidik mengucap salam sebelum meninggalkan
kelas

Refleksi Peserta Didik:


Pertanyaan refleksi Ya Tidak
Sudahkah kalian mengetahui apa itu arti
halal?
Coba sebutkan makanan halal yang kalian
tahu?
Apakah kalian suka pembelajaran ini

Asesmen/Penilaian Pencapaian Tujuan Pembelajaran


1. Diagnostic
a. Pertanyaan pemantik sebelum pembelajaran dimulai
b. Tanya jawab

2. Formatif
Penilaian proses, observasi, sikap performa berupa presentasi dan
pameran hasil karya, keterampilan dan pengetahuan selama peserta didik
mempelajari materi halal dan haram

3. Sumatif
Tertulis (isian kolom dan uraian)

Refleksi Pendidik
1. Apa yang bisa dianalisa dari seluruh kegiatan KBM ini?
2. Bagaimana komunikasi antara pendidik dengan peserta didik saat KBM
berlangsung?
3. Kendala apa saja yang ditemui saat KBM berlangsung?
Pembelajaran ke-2 2 JP
(2x35’)
Kegiatan pembukaan: 15’
1. Pendidik menuturkan salam dan memberikan
kesempatan kepada ketua kelas untuk munajat do’a
sebelum belajar
2. Pendidik bertanya kabar hari ini dan melakukan absensi
kehadiran
3. Pendidik memberikan motivasi dan salam semangat.
Tumbuhkan minat belajar dan merangsang rasa ingin
tahu peserta didik dengan memberikan gambaran
tentang jenis makanan haram
4. Pendidik menyampaikan tema Pelajaran sambil memberi
umpan balik
5. Pendidik menjabarkan tujuan pembelajaran
6. Pendidik menyampaikan tahapan pembelajaran dalam
kegiatan yang akan berlangsung selama proses belajar
a. Tumbuhkan (menumnuhkan minat belajar)
b. Alami (menjelaskan materi)
c. Namai (menamai apa saja yang diperoleh saat
belajar)
d. Demontrasikan (berdiskusi secara kelompok)
e. Ulangi (memperkuat daya ingat mengenai materi
yang sudah disampaikan)
f. Rayakan (memberikan apresiasi kepada peserta didik
yang telah mengikuti pembelajaran)

Kegiatan Inti: 50’


1. Alami, pendidik menjelaskan materi
2. Menciptakan pengalaman umum yang sering dialami
peserta didik seputar materi makanan haram, cara
mengetahui macam-macam makanan haram, akibat
mengkonsumsi makanan haram dan hikmah menjauhi
makanan haram
3. Namai, setelah peserta didik melalui pengalaman belajar
pada topik tertentu, ajak mereka membuat peta konsep,
menamai apa saja yang telah mereka peroleh saat
belajar, informasi yang didapat dan dari pengalamannya
sendiri
4. Demontrasikan, pendidik meminta peserta didik untuk
berdiskusi secara berkelompok. Setelah selesai berdiskusi
setiap kelompok diberi kesempatan untuk
mempresentasikanhasil diskusinya.

Kegiatan Penutup: 10’


1. Ulangi, pengajar sedikit mengulangi, atau mengulas dan
meyimpulkan serta memberi penguatan materi yang
sudah disampaikan
2. Pendidik membuat Ice Breaking untuk menghindari
kebosanan dalam belajar
3. Pendidik memberikan pesan-pesan moral berkaitan materi
yang baru saja dipelajari dan menghubungkannya dengan
profil pelajar Pancasila yang Rahmatan lil ‘Alamin
4. Rayakan, pengajar memberikan apresiasi kepada seluruh
peserta didik yang telah mengikuti kegiatan belajar
mengajar terutama kepada peserta didik yang aktif
5. Pendidik dan peserta didik Bersama-sama menutup KBM
dengan doa dipimpin oleh ketua kelas
6. Pendidik mengucap salam sebelum meninggalkan kelas

Refleksi Peserta Didik:


Pertanyaan refleksi Ya Tidak
Apakah kalian mengetahui sebab
makanan itu diharamkan?
Coba sebutkan contoh makanan
yang haramkan?
Coba sebutkan salah satu akibat
memakan makanan haram?

Asesmen/Penilaian Pencapaian Tujuan Pembelajaran


1. Diagnostic
a. Pertanyaan pemantik sebelum pembelajaran dimulai
b. Tanya jawab

2. Formatif
Penilaian proses, observasi, sikap performa berupa presentasi dan pameran
hasil karya, keterampilan dan pengetahuan selama peserta didik
mempelajari materi halal dan haram

3. Sumatif
Tertulis (isian kolom dan uraian)

Kegiatan Remidial dan Pengayaan


Kegiatan remidial:
1. Remdial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kompetensi
dan tujuan pembelajaran
2. Guru melakukan pembahasan ulang terhadap materi yang telah diberikan
dengan cara atau metode berbeda untuk memberikan pengalaman belajar
yang lebih memudahkan peserta didik dalam memaknai dan menguasai
materi ajar misalnya lewat didkusi dan permainan
3. Program remedial dilakukan diluar jam belajar efektif

Kegiatan pengayaan:
1. Remdial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kompetensi
dan tujuan pembelajaran
2. Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan yang lebih variative dengan
menambah keluasan dan kedalaman materi yang mengarah kepada high
order thinking
3. Program pengayaan dilakukan diluar jam Pelajaran efektif

Sumber/Referensi/Daftar Pustaka
 LKS Fikih kelas VI MI, Sinar Utama, 2022
 Buku Fikih kelas VI MI, DJPI Kemenag RI, 2020
 Modul makanan, minuman dan penyembelihan, DJPI Kemenag RI, 2023

Lampiran
1. Materi
2. Contoh media pembelajaran
3. Lembar kerja kelompok (pertemuan ke-1)
4. Rubrik dan penilaian kerja kelompok (pertemuan ke-1)
5. Lembar tes tertulis (pertemuan ke-1)
6. Lembar pengamatan sikap (pertemuan ke-1)
7. Lembar kerja kelompok (pertemuan ke-2)
8. Rubrik dan penilaian kerja kelompok (pertemuan ke-2)
9. Lembar tes tertulis (pertemuan ke-2)
10. Lembar pengamatan sikap (pertemuan ke-2)
11. Materi pengayaan
LAMPIRAN-LAMPIRAN
01 MATERI MAKANAN HALAL
Peta konsep

Makanan Halal

Arti Makanan Halal

Hukum Makanan Halal

Pembagian Makanan Halal

Jenis-jenis Makanan Halal

Membiasakan Mengkonsumsi Makanan Halal

Hikmah Mengkonsumsi Makanan Halal

A. Makanan Halal
1. Arti Makanan Halal
a). Menurut Bahasa
Kata makanan berasal dari kata makan sedangkan dalam bahasa
Arab disebut dengan kata al-ṭa‟am atau al-aṭ‟imah yang artinya makan
makanan. Sedangkan yang disebut dengan kata makan sendiri diartikan
sebagai suatu aktivitas memasukkan makanan kedalam tubuh untuk
menjaga kondisi dan kesehatan. Kata makanan yang berasal dari kata
makan adalah segala sesuatu yang dapat dimakan atau dikonsumsi
oleh manusia baik yang berasal dari hewan maupun tumbuhan yang
dapat menghilangkan rasa lapar dan memberikan tenaga bagi tubuh
manusia memakannya.
b). Menurut Istilah
Kata halal berasal dari bahasa Arab membolehkan, memecahkan,
membebaskan dan lainnya. Secara terminologi atau istilah kata halal
diartikan sebagai segala sesuatu yang apabila dilakukan tidak
mendapat hukuman atau dosa dengan kata lain halal dapat diartikan
sebagai perbuatan atau segala sesuatu yang diperbolehkan dalam
syariah agama Islam.

Makanan halal diartikan sebagai segala sesuatu makanan yang


dapat dikonsumsi oleh manusia dan diperbolehkan dalam syariat Islam.
Di dalam al-Qur‟an Allah memberikan petunjuk tentang makanan halal
dan syarat-syarat makanan halal. Kata makan disebutkan dalam al-
Qur‟an oleh Allah Swt sebanyak 109 kali sedangkan kata makanlah yang
merupakan kata perintah disebutkan dalam al-Qur‟an seban ak 27 kali.

2. Hukum Makanan Halal


Pada dasarnya segala sesuatu yang diciptakan Allah Swt. bagi
manusia adalah mubah atau dibolehkan. Dengan kata lain bahwa
semua makanan pada dasarnya adalah halal sampai ada dalil yang
menyebutkan bahwa makanan tersebut haram hukumnya untuk
dikonsumsi.
Melihat makna tersebut maka sebenarnya jangkauan halal dalam
hal makanan adalah sangat luas karena bumi ini diciptakan oleh Allah
dengan segala sesuatunya termasuk hewan dan tumbuhan yang
merupakan sumber makanan bagi manusia. Beberapa ayat dalam al
Quran menyebutkan tentang ketentuan makanan halal dan perintah
untuk mengkonsumsi makanan halal dan menjauhi makanan haram,
diantaranya adalah ayat-ayat berikut ini:

Al-Baqarah: 29
Dalam surah al-Baqarah ayat 29 Allah Swt. menyebutkan bahwa segala
sesuatu yang diciptakan di muka bumi adalah untuk memenuhi
kebutuhan hidup manusia.

‫ُهَو اَّلِذْي َخ َلَق َلُكْم َّما ِفى اَاْلْر ِض َجِمْيًعا ُثَّم اْس َتٰٓوى ِاَلى الَّس َم ۤاِء َفَس ّٰوىُهَّن َس ْبَع‬
٢٩ ࣖ ‫َسٰمٰوٍت ۗ َوُهَو ِبُكِّل َش ْي ٍء َعِلْيٌم‬
Artinya :
“Dialah (Allah) yang menciptakan segala yang ada di bumi untukmu,
kemudian Dia menuju ke langit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi
tujuh langit. Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.”

Al-Māidah: 88
Allah berfirman dalam surah al-Māidah ayat 88 bahwa Allah telah
memerintahkan pada manusia untuk makan makanan halal saja.
٨٨ ‫َوُكُلْوا ِمَّما َر َز َقُكُم الّٰلُه َح ٰلاًل َطِّيًباۖ َّواَّتُقوا الّٰلَه اَّلِذْٓي َاْنُتْم ٖهِب ُمْؤِمُنْوَن‬
Artinya :
“Makanlah apa yang telah Allah anugerahkan kepadamu sebagai rezeki
yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah yang hanya kepada-
Nya kamu beriman.”

Al-Naḥl: 114
Dalam surah al-Naḥl ayat 114 Allah memerintahkan kaumnya untuk
memakan makanan halal sebagai bentuk rasa iman kepada Allah SWT.
١١٤ ‫َفُكُلْوا ِمَّما َر َز َقُكُم الّٰلُه َح ٰلاًل َطِّيًب ۖا َّواْش ُكُرْوا ِنْعَمَت الّٰلِه ِاْن ُكْنُتْم ِاَّياُه َتْعُبُدْوَن‬
Artinya :
“Makanlah sebagian apa yang telah Allah anugerahkan kepadamu
sebagai (rezeki) yang halal lagi baik dan syukurilah nikmat Allah jika
kamu hanya menyembah kepada-Nya.”

Al-Baqarah: 173
Allah menyebutkan beberapa jenis makanan haram dalam surah al-
Baqarah dan melarang umatnya untuk mengonsumsi makanan tersebut.

‫ِاَّنَما َح َّر َم َعَلْيُكُم اْلَمْيَتَة َوالَّدَم َوَلْح َم اْلِخْنِزْيِر َوَمٓا ُاِهَّل ِبٖه ِلَغْيِر الّٰل ِهۚ َفَمِن اْض ُطَّر‬
١٧٣ ‫َغْيَر َباٍغ َّواَل َعاٍد َفٓاَل ِاْثَم َعَلْيِهۗ ِاَّن الّٰلَه َغُفْوٌر َّر ِح ْيٌم‬
Artinya :
“Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan atasmu bangkai, darah,
daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih dengan (menyebut
nama) selain Allah. Akan tetapi, siapa yang terpaksa (memakannya),
bukan karena menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas,
maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang.”

Dengan melihat dalil-dalil tersebut maka kita dapat mengetahui


bahwa Allah menghalalkan segala makanan yang baik dan
mengharamkan sesuatu yang dapat mendatangkan keburukan bagi
umat manusia apabila dikonsumsi

3. Pembagian Makanan Halal


Adapun makanan halal dalam Islam dikenal dalam beberapa
macam dan harus dipenuhi agar makanan layak dikatakan sebagai
makanan halal, antara lain:
a. Halal Zatnya
Hal pertama yang harus diperhatikan dalam penentuan kehalalan
suatu makanan adalah zatnya atau bahan dasar makanan tersebut.
Ciri-cirinya antara lain:
1) Makanan yang berasal dari binatang maupun tumbuhan yang
tidak diharamkan oleh Allah. (tidak disebutkan keharamannya
oleh al-Qur’an atau pun hadis)
2) Tayyib (baik), bersih, dan tidak menjijikan
3) Bebas dan tidak tercampur dari bahan-bahan yang haram atau
najis
4) Tidak membahayakan/merusak badan (seluruh jaringan/organ
tubuh) dan kesehatan
5) Tidak merusak akal, moral atau pun akidah
6) Diperoleh/didapatkan sesuai dengan syari’at Islam dan tidak
bertentangan dengan agama
b. Halal Cara Memperolehnya

Pada dasarnya semua makanan adalah halal apabila zatnya halal.


Makanan halal diperoleh dengan cara yang halal juga. Contoh hal
kita membeli makanan, uang yang kita gunakan untuk membeli
makanan berasal dari hasil bekerja dengan baik, berdagang dengan
jujur, atau hasil dari bertani/berkebundan, dari hasil menjual ikan
apabila kita sebagai nelayan dan atau dari penghasian usaha kita
yang dilakukan dengan cara yang baik sesuai dengan tuntunan
syari’at agama Islam. Makanan yang halal apabila diperoleh dengan
cara yang haram akan berubah status hukumnya menjadi haram,
contohnya apabila diperoleh melalui hasil mencuri, menipu, hasil riba
dan maupun korupsi dan lain sebagainya.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat al-Baqarah ayat 168 ;
‫ٰٓيَاُّيَها الَّناُس ُكُلْوا ِمَّما ِفى اَاْلْر ِض َح ٰلاًل َطِّيًبا ۖ َّواَل َتَّتِبُع ْوا ُخ ُط ٰوِت الَّش ْيٰط ِۗن ِاَّن ٗه‬
١٦٨ ‫َلُكْم َعُدٌّو ُّمِبْيٌن‬
Artinya :
“Wahai manusia, makanlah sebagian (makanan) di bumi yang halal
lagi baik dan janganlah mengikuti langkah-langkah setan.
Sesungguhnya ia bagimu merupakan musuh yang nyata”.
Makna Thayyib disini adalah baik bagi tubuh dan Kesehatan,
mengandung nutrisi, vitamin dan gizi serta dapat menimbulkan
nafsu makan
c. Halal Cara Memprosesnya
Makanan yang halal harus diproses dengan cara yang halal pula
sesuai ketentuan syari’at Islam. Semisal hewan ternak ayam,
domba/kambing, sapi dan atau hewan ternak lainnya yang masih
hidup apabila hendak dijadikan makanan maka harus disembelih
secara syari’at Islam terlebih dahulu yakni menyembelih dengan
menyebut nama ALLAH SWT. Dan proses pengolahan makanan yang
haram tidak boleh dicampur dengan bahan-bahan atau alat dan
peralatan bekas makanan yang diharamkan atau terkena
Najis/kotoran, agar status hukumnya tetap halal dan tidak berubah
menjadi haram.
d. Halal Cara Menyajikan, Mengantarkan Serta Menyimpannya
Ketiga proses tersebut dapat mengubah status makanan dari halal
menjadi haram misalnya jika makanan disajikan dalam piring yang
terbuat dari emas maupun disimpan, atau diantar untuk tujuan yang
tidak baik.

4. Jenis-jenis Makanan Halal


Adapun makanan yang dihalalkan menurut agama Islam dapat
digolongkan sebagai berikut:
a. Semua rizki yang diberikan oleh Allah berupa makanan yang
baik dan halal (padi, jagung, sagu, kedelai, sayuran, buah-
buahan, dan lain-lain).
b. Semua makanan yang berasal dari laut (air).
c. Semua binatang ternak (ayam, itik, kambing sapi, kerbau, unta,
dan lain-lain), kecuali babi dan anjing.
d. Hasil buruan yang ditangkap oleh binatang yang telah dididik untuk
berburu.
e. Semua jenis binatang yang hidup di air, baik air laut
maupun air tawar. Sebagaimana firman Allah Swt.
5. Membiasakan Mengonsumsi Makanan Halal
Sebagai seorang muslim, kita harus cermat dalam memilih sumber
makanan. Kita hendaknya memastikan bahwa makanan yang kita
konsumsi adalah makanan yang halal. Berikut cara-cara yang dapat
dilakukan agar kita terbiasa mengkonsumsi makanan halal.
a) Membeli bahan makanan dari tempat yang terpercaya atau sudah
terjamin menjual bahan makanan yang halal.
b) Apabila membeli daging, hendaknya membeli di tempat orang
muslim, jika terpaksa membeli pada orang non muslim, dipastikan
daging tersebut diperoleh dan disembelih secara syariat Islam.
c) Mendapatkan makanan dengan cara yang baik, tidak mencuri, dan
tidak merampas milik orang lain.
d) Membeli makanan dengan uang yang diperoleh dengan cara yang
benar dan halal, tidak dari hasil mencuri, merampok, berjudi maupun
korupsi.
e) Menghindari memakan-makanan yang telah ada dalil yang melarang
mengkonsumsi makanan tersebut, misalnya daging babi dan daging
anjing.
f) Senantiasa bersyukur kepada Allah Swt.

Allah Swt. dan Rasul-Nya memerintahkan umat manusia untuk


membiasakan mengonsumsi makanan yang halal. Dengan mengonsumsi
makan yang halal akan memberikan manfaat bagi tubuh manusia.
Manfaatnya antara lain:
a) Terhindar dari murka Allah karena menjauhi larangan-Nya

b) Tubuh kita akan selalu sehat karena yang dimakan adalah sesuatu
yang baik dan enak.
c) Akan menghasilkan hati dan fikiran yang bersih karena mendapat
curahan kasih sayang dari Allah Swt.
d) Akan diberi rizki yang halal dan dilipatgandakan oleh Allah karena
selalu mentaati Allah sebagai wujud rasa syukur.
e) Menunjukkan pada umat lain bahwa Islam adalah agama yang baik
dan hanya mengajarkan kebaikan.

6. Hikmah Mengonsumsi Makanan Halal


Mengapa Allah Swt. dan Nabi Muhammad saw. menyeru umat
Islam agar memilih makanan yang halal untuk dikonsumsi dalam
kehidupan sehari-hari? Pastilah ada hikmah dan kelebihan yang dapat
membantu manusia untuk menjalani kehidupannya sebagai hamba
Allah Swt. dengan cara yang lebih baik, antara lain:
a. Mengkonsumsi makanan halal akan menjadikan hati sehat dan seluruh
anggota tubuh akan menjadi sehat.
b. Dikabulkan do’a-do’a kita oleh Allah Swt.
c. Dijauhkan dari siksa api neraka.
d. Makanan yang halal menjadi bekal dan penyemangat untuk berbuat
amal sholeh

02
CONTOH MEDIA PEMBELAJARAN
Video pembelajaran makanan halal
Link video : [Link]
Video pembelajaran makanan haram
Link video : [Link]

03
LEMBAR KERJA KELOMPOK (pertemuan ke 1)

Kerjakan Tugas Berikut!


Makanan yang halal sangat bermanfaat bagi tubuh. Makanan halal
lebih menyehatkan. Oleh karena itu kita harus mengkonsumsi
makanan halal. Diskusikanlah oleh kelompokmu mengenai manfaat
mengkonsumsi makanan halal! Catat dan presentasekan hasil diskusi
kelompokmu!

04
RUBRIK DAN PENILAIAN KERJA KELOMPOK (pertemuan ke 1)

Lembar penilaian diskusi kelompok


Hari/Tanggal : ………………………………..
Mata Pelajaran : ………………………………..
Nama kelompok : ………………………………..
Anggota : …………………………..……. …………………………………
………………………………… …………………………………
………………………………… …………………………………
………………………………… …………………………………

No. Aspek yang dinilai Nilai Kuantitif Nilai Kualitatif

Menyelesaikan tugas kelompok dengan


1
baik
2 Kerjasama kelompok (komunikasi)
3 Hasil tugas (relevan dengan bahan)

4 Pembagian job
5 Sistematisasi pelaksanaan
Jumlah Nilai Kelompok

Kriteria Penilaian :
Kriteria indikator Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
80 – 100 Memuaskan 4
70 – 79 Baik 3
60 – 69 Cukup 2
45 - 59 kurang 1

05
LEMBAR TES TERTULIS (pertemuan ke 1)
Mata Pelajaran : Fikih
Pelajaran ke/Tema : I / Makanan Halal
Tujuan Pembelajaran : Menganalisis pengetahuan tentang makanan yang
halal dengan baik
sehingga dapat mengidentifikasinya dan dapat
menerapkannya di kehidupan sehari-hari sebagai wujud
keshalihan sosial
KKTP : Peserta didik memahami pengertian makanan halal dan
haram.
Mampu membedakannya dan mampu menerapkan pola
hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan halal dan
baik (toyyib)
Teknik Asesmen : Unjuk kerja
Kisi-kisi :
Jenis
No. Indicator Bobot Nomor Soal
penilaian
1 Menjelaskan
pengertian makanan Unjuk kerja 20 1
halal
2 Menjelaskan
ketentuan makanan Unjuk kerja 20 2, 3, 4, 5
halal

Tugas dan Langkah Kerja


A. Soal Latihan Kognitif
Berikan tanda silang ( X ) pada salah satu jawaban yang tepat antara a, b,
atau c!
1. Makanan halal adalah makanan yang …
a. Yang dilarang syari’at
b. Yang tidak diatur syari’at
c. Yang tidak benrtentangan dengan syari’at
2. Salah satu makanan yang diharamkan dibawah ini ialah …
a. Ayam panggang
b. Babi panggang
c. Kambing panggang
3. Berikut ialah hewan ternak yang halal dimakan …
a. Ayam potong
b. Angsa panggang
c. Bebek yang disembelih dengan menyebut Asma Allah
4. Makanan yang berakibat baik kepada Kesehatan ialah yang …
a. Makruh
b. Mubah
c. Halal
5. Salah satu penyebab terhalangnya do’a adalah
a. Makannan haram
b. Makanan enak
c. Makanan sehat

B. Penilaian
Kunci jawaban soal latihan kognitif

No Jawaba
Skor
. n
1 C 20
2 B 20
3 C 20
4 C 20
5 A 20
Konversi Nilai

Konversi Nilai
(Skala 0-100) Predikat Klasifikasi

81-100 A SB (Sangat Baik)

61-80 B B (Baik)

41-60 C C (Cukup)

>40 D D (Kurang)

06
LEMBAR PENGAMATAN SIKAP (pertemuan ke 1)
Assesmen Formatif (Selama Proses
Pembelajaran) Dimensi Sikap:
a. Unjuk Kerja 1
Lembar kerja pengamatan kegiatan pembelajaran dengan metode
quantum learning
Aspek yang diamati Skor
No Nama Siswa
Ide/gagasan Aktif Kerjasama 1 2 3 4
1 SISKA AYUNDITA MAULIDAH
2 PRISILLA RAMADHANI
3 AHMAD BADRUS SALAAM
4 MEIDINA ASSYIFA
5 DWITA NURMAULIDAH
NENDRA GUNAWAN
6
SAPUTRA
7 dst
Nilai = skor x 25

b. Unjuk Kerja 2
Rubrik : Pengertian makanan halal
Nama : ………………………………….
Perlu Bimbingan
Kriteria Baik Sekali Baik Cukup
Guru
Menjelaskan Mampu Mampu Mampu Belum
makanan memberikan memberikan memberikan mampu
halal pengertian pengertian pengertian memberikan
makanan halal makanan makanan pengrtian
secara lengkap halal secara halal namun halal secara
dengan Bahasa lengkap kurang lengkap
sendiri namun lengkap
tekstual

c. Unjuk Kerja 3
Pengamatan : Menyebutkan jenis-jenis makanan halal
Nama : ………………………………….
Perlu
Kriteria Baik Sekali Baik Cukup Bimbingan
Guru
Menyebutkan Dapat Dapat Dapat Tidak dapat
makanan menyebutkan 3 menyebutkan menyebutkan menyebutkan
halal jenis makanan 2 jenis 1 jenis jenis-jenis
halal makanan halal makanan halal makanan
halal
Keterangan
BS : Baik Sekali
B : Baik
C : Cukup
BG : Perlu Bimbingan Guru

Asesmen Sumatif
a. Asesmen Pengetahuan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan singkat dan jelas!
1. Makanan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi disebut ?
2. Sebutkan 3 macam makanan yang dihalalkan ?
3. Apa yang menyebabkan tidak terkabulnya do’a ?
4. Selain halal, makanan yang sehat itu harus ?
5. Contohkan makanan yang halal menjadi haram karena cara
memperolehnya ?
Jawaban :
1. …………………………………………………………………………………………
……………………….
2. …………………………………………………………………………………………
……………………….
3. …………………………………………………………………………………………
……………………….
4. …………………………………………………………………………………………
……………………….
5. …………………………………………………………………………………………
……………………….

skor perolehan
Nilai = x 100
skor maksimal

Konversi Nilai
Konversi Nilai
(Skala 0-100) Predikat Klasifikasi
86- SB (Sangat
A
100 Baik)
71-85 B B (Baik)
56-70 C C (Cukup)
>50 D D (Kurang)

07
LEMBAR KERJA KELOMPOK (pertemuan ke 2)

Kerjakan Tugas Berikut!


1. Carilah informasi mengenai makanan haram
2. Diskusikan dengan kelompokmu mengenai makanan halal dan
haram
3. Diskusikan dan catat jenis-jenis makanan haram
4. Persentasikan lalu kumpulkan tugas kalian kepada guru
08
RUBRIK DAN PENILAIAN KERJA KELOMPOK (pertemuan ke 2)

Lembar penilaian diskusi kelompok


Hari/Tanggal : ………………………………..
Mata Pelajaran : ………………………………..
Nama kelompok : ………………………………..
Anggota : …………………………..……. …………………………………
………………………………… …………………………………
………………………………… …………………………………
………………………………… …………………………………

No. Aspek yang dinilai Nilai Kuantitif Nilai Kualitatif


Menyelesaikan tugas kelompok
1
dengan baik
2 Kerjasama kelompok (komunikasi)
3 Hasil tugas (relevan dengan bahan)
4 Pembagian job
5 Sistematisasi pelaksanaan
Jumlah Nilai Kelompok

Kriteria Penilaian :

Kriteria indikator Nilai kualitatif Nilai kuantitatif


80 – 100 Memuaskan 4
70 – 79 Baik 3
60 – 69 Cukup 2
45 - 59 kurang 1
09
LEMBAR TES TERTULIS (pertemuan ke 2)
Mata Pelajaran : Fikih
Pelajaran ke/Tema : I / Makanan Haram
Tujuan Pembelajaran : Menganalisis pengetahuan tentang makanan
haram dengan baik
sehingga dapat mengidentifikasi dan menghindarinya
serta dapat menerapkannya di kehidupan sehari-hari
sebagai wujud keshalihan sosial
KKTP : Peserta didik memahami pengertian makanan halal dan
haram.
Mampu membedakannya dan mampu menerapkan pola
hidup sehat dengan meninggalkan makanan yang
diharamkan
Teknik Asesmen : Unjuk kerja
Kisi-kisi :
Jenis
No. Indicator Bobot Nomor Soal
penilaian
1 Menjelaskan
pengertian makanan Unjuk kerja 20 1
haram
2 Menjelaskan
ketentuan makanan Unjuk kerja 20 2, 3, 4, 5
haram

Tugas dan Langkah Kerja


C. Soal Latihan Kognitif
Berikan tanda silang ( X ) pada salah satu jawaban yang tepat antara a, b,
atau c!
1. Makanan haram adalah makanan yang …
a. Yang dilarang syari’at
b. Yang tidak diatur syari’at
c. Tidak ada hukumnya
2. Bangkai yang dihalalkan untuk dimakan ialah …
a. Katak
b. Burung
c. Lele
3. Hewan ternak yang berpotensi halal dimakan adalah…
a. Ayam di belakang rumah
b. Bebek punya sendiri
c. Bebek tetangga
4. Makanan bersih lalu tercampur Najis, apabila dimakan hukumnya…
a. Haram
b. Mubah
c. Halal
5. Salah satu penyebab terhalangnya do’a adalah
d. Makannan haram
e. Makanan enak
f. Makanan sehat

D. Penilaian
Kunci jawaban soal latihan kognitif

No Jawaba
Skor
. n
1 A 20
2 C 20
3 B 20
4 A 20
5 A 20

Konversi Nilai

Konversi Nilai
(Skala 0-100) Predikat Klasifikasi

81-100 A SB (Sangat Baik)

61-80 B B (Baik)

41-60 C C (Cukup)

>40 D D (Kurang)

10
LEMBAR PENGAMATAN SIKAP (pertemuan ke 2)

Assesmen Formatif (Selama Proses


Pembelajaran) Dimensi Sikap:
d. Unjuk Kerja 1
Lembar kerja pengamatan kegiatan pembelajaran dengan metode
quantum learning
Aspek yang diamati Skor
No Nama Siswa
Ide/gagasan Aktif Kerjasama 1 2 3 4
1 SISKA AYUNDITA MAULIDAH
2 PRISILLA RAMADHANI
3 AHMAD BADRUS SALAAM
4 MEIDINA ASSYIFA
5 DWITA NURMAULIDAH
NENDRA GUNAWAN
6
SAPUTRA
7 dst
Nilai = skor x 25

e. Unjuk Kerja 2
Rubrik : Pengertian makanan haram
Nama : ………………………………….
Perlu Bimbingan
Kriteria Baik Sekali Baik Cukup
Guru
Menjelaskan Mampu Mampu Mampu Belum
makanan memberikan memberikan memberikan mampu
haram pengertian pengertian pengertian memberikan
makanan haram makanan makanan pengrtian
secara lengkap haram secara haram haram
dengan Bahasa lengkap namun secara
sendiri namun kurang lengkap
tekstual lengkap

f. Unjuk Kerja 3
Pengamatan : Menyebutkan jenis-jenis makanan haram
Nama : ………………………………….
Perlu
Kriteria Baik Sekali Baik Cukup Bimbingan
Guru
Menyebutkan Dapat Dapat Dapat Tidak dapat
makanan menyebutkan 3 menyebutkan menyebutkan menyebutkan
haram jenis makanan 2 jenis 1 jenis jenis-jenis
haram makanan makanan makanan
haram haram haram
Keterangan
BS : Baik Sekali
D : Baik
E : Cukup
BG : Perlu Bimbingan Guru

Asesmen Sumatif
b. Asesmen Pengetahuan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan singkat dan jelas!
1. Apakah hukum makanan yang berasal dari laut ?
2. Salah satu dampak mengkonsumsi makanan halal adalah ?
3. Apa yang menyebabkan tidak terkabulnya do’a ?
4. Segala sesuatu yang membahayakan maka Islam akan ?
5. Mendapatkan hewan buruan, tapi lupa baca Basmalah saat
menembak. Maka hukumnya?
Jawaban :
1. …………………………………………………………………………………………
……………………….
2. …………………………………………………………………………………………
……………………….
3. …………………………………………………………………………………………
……………………….
4. …………………………………………………………………………………………
……………………….
5. …………………………………………………………………………………………
……………………….

skor perolehan
Nilai = x 100
skor maksimal

Konversi Nilai
Konversi Nilai
(Skala 0-100) Predikat Klasifikasi
86- SB (Sangat
A
100 Baik)
71-85 B B (Baik)
56-70 C C (Cukup)
>50 D D (Kurang)
11
MATERI PENGAYAAN
Kerjakan Tugas Berikut
Tulislah beberapa jenis makanan halal !
1. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
2. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
3. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
4. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
5. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
6. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
7. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
8. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
9. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
10. ……………………………………………………………………………………
…………………………….
Tulislah beberapa jenis makanan haram !
1. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
2. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
3. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
4. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
5. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
6. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
7. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
8. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
9. ……………………………………………………………………………………………
…………………….
10. ……………………………………………………………………………………
…………………………….

Mengetahui, Tangerang, Oktober 2023

Kepala Madrasah Guru

MUNAJAH, [Link]. NURHUMAD MALIKI, [Link].I

Anda mungkin juga menyukai