Register Risiko Puskesmas 2025
Register Risiko Puskesmas 2025
IDENTIFIKASI RISIKO ANALISA RISIKO INHERNET EVALUASI RISIKO ALTERNATIF TEKHNIK PENANGANAN RISIKO
1 Pendaftaran Proses identifikasi pasien pendaftaran 1. petugas loket tidak melihat R1 Pasien keterlambatan Petugas loket/RM Petugas Triase yang 2 2 22 4 rendah ya hindari risiko Pelaksanaan alur retensi risiko petugas loket/RM 1tahun
di pendaftaran yang pasien kesakitan Mendapatkan pelayanan menganjurkan pasien belum ada setiap saat pelayanan sesuai Petugas screening
sesuai dengan SOP pelayanan yang langsung ke IGD untuk SOP dan
100% dalam 1 tahun lama segera ditangani sambil Optimalisasi petugas
menyelesaikan administrasi screening
2. petugas triase tidak medis pasien menyusul
langsung mengarahkan
pasien saat datang dengan
kesakitan berat
2 Pendaftaran Pendaftaran Pasien salah menyebut nama R2 Kesalahan kesalahan RM pasien Perlunya konfirmasi ulang dan Tersedianya Alur 4 2 42 8 Sedang ya hindari risiko Mengevaluasi atau retensi risiko petugas loket/ RM 1tahun
yang sakit yang di sebutkan identitas pasien double cek identitas pasien pelayanan pendaftaran mengecek kembali
Proses identifikasi pasien nama pendaftar yang dan pemeriksaan awal oleh saat pemangilan
di pendaftaran yang mengantar Ny. Sulasmi dan petugas loket/RM kepada pendaftaran
sesuai dengan SOP ternyata yang sakit suaminya pasien orang tua
100% dalam 1 tahun Tn. ahmad
3 Rekam Medis Proses pelayanan Rekam Medis Pendaftaran salah R3 Pasien salah Keterlambatan Memberi identitas poli yang SOP Alur Pelayanan 1 2 12 2 Rendah ya hindari risiko Konfirmasi ulang retensi risiko Petugas 1 tahun
Retribusi Rekam medis memasukan RM pasien masuk poli pelyanan yang mudah di pahami orang identitas pasien Pendaftaran
sesuai SOP 100 % dalam belum mengenal lingkungan ( contoh harus harusnya didapatkan awam, memaksimalkan fungsi edukasi pendaftaran
1 tahun puskesmas/pasien luar nya ke poli gigi ke pasien customer service , untuk lebih teliti
wilayah dengan bahasa yang poli umum/anak) meningkatkan koordinasi dalam kajian awal
berbeda antar unit pelayanan
4 Poli Umum Pelayanan di Poli Umum Poli Umum Suara pemanggil tidak jelas R4 Salah identitas Salah diagnosa dan Pemanggilandan SOP identifikasi pasien 5 2 52 10 Tinggi ya hindari risiko Suara di perjelas retensi risiko Petugas Poli 1 tahun
sesuai SOP 100% dalam dan Pasien tidak sabar pasien penatalaksanaan Pemeriksaan ulang , dari pemanggil
1 tahun kunjungan ke rumah bila maupun alat edukasi
pasien sudah pulang tentang budaya
antri, memanggil
pasien dengan
identitas lengkap
reidentitas pasien
5 Pendaftaraan Pelaksanaan alur Poli Umum Kurang Optimalnya R5 Pasien infeksius Transmisi penularan Petugas Screening Petugas Screening yang 3 3 33 9 Sedang ya hindari resiko PELAYANAN retensi risiko Petugas screening 1 tahun
pelayanan puskesmas Screening pasien dan non infeksius penyakit antar melakukan screening secara belum optimal Screening yang
sesuai standar SOP bercampur sesama pasien akurat sehingga pasien harus sesuai SOP
100% dalam 1 tahun infeksius dan non infeksius
6 Ruang Tindakan Pelayanan di Ruang Ruang tindakan Peralatan diruang tindakan R6 Pasien yang Keterlambatan tidak tercampur
Pelaksanaan Sterilisasi alat Jadwal Harian dan 3 3 33 9 Sedang ya hindari resiko retensi resiko Petugas Ruang 1 tahun
tindakan sesuai SOP 100 belum disteril seharusnya penangan ruang sesuai SOP dan jadwal yang monitoring sterilisasi alat Pelaksanaan Tindakan
% dalam 1 tahun mendapatkan tindakan atau sudah ditentukan sterilisasi alat yang
tindakan menjadi kegawatdaruratan harus sesuai jadwal
tertunda dan SOP
7 Laboraorium Proses Pelaksanaan Labiratorium Petugas lab tidak teliti R7 Kesalahan Hasil lab pasien tidak Evaluasi antrian pengantar SOP Identifikasi Pasien 5 2 52 10 tinggi ya hindari risiko pelayanan sesuai retensi risiko Petugas Lab 1 tahun
pelayanan laboratorium memberikan identitas pasien pengambilan sesuai cek laboratorium yang SOP oleh petugas
sesuai SOP 100 % dalam dan tidak mengecek ulang sample darah berurutan dan signifikan agar
1 tahun identitas pasien tidak sesuai bisa terinci saat sampling
identitas identitas pasien saat cek lab
dari laboratorium dengan unit
lainnya
8 Poli Umum Proses Pelaksanaan Laboratorium Petugas poli tidak teliti saat R8 Kesalahan Kesalahan dalam Selalu reidentifikasi SOP SOP Identifikasi Pasien 4 2 42 8 sedang ya hindari risiko pelayanan sesuai retensi risiko Petugas Poli 1 tahun
pelayanan laboratorium memberikan pengantar dan identitas pasien pengambilan hasil identifikasi pasien melakukan SOP oleh petugas
sesuai SOP 100 % dalam identitas pasien pada surat dari sample darah sampling pasien dengan unit petugas tertentu
1 tahun pengantar terkait
9 Farmasi Pelayanan Kefarmasian Farmasi Petugas kurang R9 Pasien Kejadian tidak double cek pemberian obat Panduan Check list di 4 2 42 8 sedang ya hindari risiko pelayanan sesuai retensi risiko Petugas Poli 1 tahun
terlaksana sesuai SOP menfkonfirmasi pada pasien mengalami diharapkan berupa pasien, identitas yang sesuai setiap resep dan SOP oleh petugas,
100% dalam 1 tahun adanya tidaknya alergi kejadian tidak cidera ringan sampai dengan prinsip pemberian Riwayat Alergi di dalam pasien di beritahu
terhadap obat diharapkan berat obat (6B) oleh petugas Rekam Medis dan klarifikasi
karena alergi obat farmasi/ apotek dan kembali mengenai
koordinasi dengan petugas terapi resep yang di
kesehatan yang memberikan berikan
resep kepada pasien melalui
apotek
10 Farmasi Farmasi Farmasi Petugas tidak melakukan R10 Ksalahan Kesalahan pemberian bila sudah terjadi melakukan SOP identifikasi pasien 5 2 52 10 Tinggi ya hindari risiko Pelaksanaan retensi risiko Petugas Farmasi 1 tahun
reidentifikasi secaara Pemberian resep obat kepada pasien kunjungan rumah kepada dan Check List di resep Identifikasi pasien
lenggkap pada pasien yang kepada pasien pasien dan melaakukan yang harus sesuai
memiliki nama yang sama evaluasi terhadap keadaan SOP dan cross
pasien check list resep
REGISTER RESIKO
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG
ADMEN
IDENTIFIKASI RISIKO ANALISA RISIKO INHERNET EVALUASI RISIKO ALTERNATIF TEKHNIK PENANGANAN RISIKO
NAMA KEGIATAN PENGENDALIAN YANG APAKAH PERLU OPSI TEKNIK
NO TUJUAN KEGIATAN AREA/LOKASI KODE PERINGKAT URAIAN PEMBIAYAAN PEMILIK RISIKO TARGET WAKTU
(PROSES BISNIS SEBAB RISIKO DAMPAK PERNYATAAN RISIKO SUDAH ADA SAAT INI DAMPAK PROBABILITAS CONTAC D&P SKOR PENANGANAN PENGENDALIAN
RISIKO RISIKO PENANGAN RISIKO RISIKO
RISIKO RISIKO
1 Penyimpanan Penyimpanan dokumen Puskesmas Ruangan penyimpanan data R1 Berkas data Petugas dan orang Perlunya keamanan ganda Ruang penyimpanan 3 2 32 6 Sedang ya hindari risiko Peangaman ganda retensi risiko Petugas 1tahun
Dokumen penting yang aman 100% tidak memiliki keamanan penting hilang lain beresiko terpapar dan penyimpanan cadangan data ruangan ketatausahaan
ganda dan Tidak ada dan tidak ada limbah infeksius data agar tidak terjadi penyimpanan data
cadangan penyimpanan data cadangan kehilangan data dokumen dan Penyimpanan
penting cadangan data
dokumen penting di
cloud
2 Pengadaan ATK Pengadaan ATK Puskesmas Kurangnya perencanaan dan R2 Kekurangan ATK Operasional kegiatan Perlunya perencanaan yang Perencanaan 2 2 22 4 Ringan ya hindari risiko Perencanaan retensi risiko PJ TU 1tahun
Puskesmas Puskesmas kontrol penggunaan ATK di puskesmass puskesmas terganggu baik terhadap kebutuhan operasional AATK operasional yang
operasional ATK Puskesmas baik
3 Pemeliharaan APAR APAR tersedia, terisi dan Puskesmas Ketidakpatuhan petugas R3 Kalibrasi Alat Kemungkinan APAR sehingga kekurangan
Ketidakpatuhan ATK
petugas Monitoring APAR 4 2 42 8 Sedang ya hindari risiko Membuat jadwal retensi risiko Pj K3 1 tahun
berfungsi dengan baik dalam monitoring APAR APAR yang yang menggumpal dalam monitoring APAR petugas
sudah kadaluarsa karena sudah expired sehingga menyebabkan pemeliharaan APAR
sehingga tidak bisa APAR kadaluarsa yang
digunakan menyebabkan APAR tidak
bisa digunakan
DAFTAR SASARAN KEGIATAN
DAN PEMILIK RISIKONYA (KLINIS & NON KLINIS) TAHUN 2025
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG
2 Poli Umum Pelayanan di Poli Umum sesuai SOP 100% dalam 1 PJ POLI UMUM
tahun KLINIS
6 Ruang Tindakan Pelayanan di Ruang tindakan sesuai SOP 100 % dalam PJ IGD
1 tahun KLINIS
7 Pendaftaran PJ PENDAFTARAN
Proses identifikasi pasien di pendaftaran yang sesuai KLINIS
dengan SOP 100% dalam 1 tahun
8 Poli Umum Proses Pelaksanaan pelayanan laboratorium sesuai PJ POLI UMUM
SOP 100 % dalam 1 tahun KLINIS
10 PTM PJ PTM
Proses Pelayanan Program PTM sesuai Standar 100% KLINIS
dalam 1 tahun
11 KIA Pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil terlaksana 100 % PJ KIA
sesuai SOP dalam 1 tahun KLINIS
12 kesehatan lingkungan Pengelolaan Limbah Medis yang sesuai standar 100% PJ KESLING
dalam 1 tahun KLINIS
13 Pemeliharaan APAR APAR tersedia, terisi dan berfungsi dengan baik PJ MANAJEMEN FASILITAS DAN
KESELAMATAN (MFK) NON KLINIS
14 Penyimpanan Dokumen Penyimpanan dokumen penting yang aman 100% PJ MANAJEMEN FASILITAS DAN
KESELAMATAN (MFK) NON KLINIS
10
Hasil Pemeriksaan gula darah dan tekanan darah dalam kegiatan Klinis
pospindu tidak akurat
11
IDENTIFIKASI RES
UPTD PUSKESMAS PAM
NON KLINIS
6
7 Kekurangan ATK di puskesmass Non Klinis
8 Kalibrasi Alat APAR yang sudah kadaluarsa Non Klinis
IDENTIFIKASI RESIKO
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG
KLINIS
DAMPAK
Transmisi penularan penyakit antar sesama pasien
Salah pemberian obat kepada pasien
Salah penangan medis pada passien
Pasien tidak bisa dilakukan tindakan
cedera ringan sampai berat pada pasien
cedera ringan sampai berat pada pasien
cedera ringan sampai berat pada pasien
kesalahan dalam penggunaan obat
PMT basi
Pasien telat menggunakan KB sesuai jadwalnya dan
resiko kehamilan
IDENTIFIKASI RESIKO
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG
NON KLINIS
DAMPAK
Pasien bisa komplain
membutuhkan waktu lama dalam pelayanan
Petugas mengalami kesulitan bernapas
pasien bisa komplain
Perawatan ANC dan PNC kurang optimal
Petugas dan orang lain beresiko terpapar limbah
infeksius
Alat Pemeriksaan gula darah dan tekanan darah yang tidak dikalibrasi
secara rutin.
PENYEBAB
Pasien salah mengambil nomor antrian
RM ada yang disimpan di rak lemari yang tinggi
Ruangan kecil dengan ventilasi yang tidak memadai
resep diletakkan bukan pada tempatnya
bumil lupa jadwal kelas hamil
Ruangan penyimpanan data tidak memiliki keamanan ganda dan Tidak
ada cadangan penyimpanan data
CONTROLLABILITY
AKAR MASALAH ( PENYEBAB UTAMA RISIKO) DAMPAK (D) PROBABILITAS (P)
( PENGENDALIAN)
48 1
40 2
40 3
40 4
RENCANA PENANGANAN R
UPTD PUSKESMAS PAMENG
SOP Identifikasi kurang efektif kurang efektifnya Suara di perjelas dari 1 tahun preventif (P)
Pasien SOP identifikasi pemanggil maupun
sebelumnya yang alat edukasi tentang
belum budaya antri,
menggunakan memanggil pasien
tanggal lahir dengan identitas
lengkap reidentitas
pasien (SOP identitas
pasien )
SOP Identifikasi kurang efektif kurang efektifnya pelayanan sesuai 1 tahun preventif (P)
Pasien SOP identifikasi SOP oleh petugas
sebelumnya yang
belum
menggunakan
tanggal lahir
SOP identifikasi kurang efektif kurang efektifnya Pelaksanaan 1 tahun preventif (P)
pasien dan Check SOP identifikasi Identifikasi pasien
List di resep sebelumnya yang yang harus sesuai
belum SOP dan cross check
menggunakan list resep
tanggal lahir
PEMILIK
RISIKO
petugas gizi
petugas poli
umum
petugas
laboratorium
perugas
farmasi
PEMANTAUAN PENANGANAN PENGENDALIAN RISIKO 202
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG
PENANGANAN
REALISASI
NO KEGIATAN SASARAN RISIKO (PRIORITAS) RENCANA
(KEGIATAN
PENGENDALIAN
RENCANA
YANG HARUS ADA
PENGENDALIAN)
GIZI Pelaksanaan Penerima PMT tidak adanya sistem Menghubungi/
kegiatan gizi mendapatkan Hak pengambilan PMT mengingatkankader
1 sesuai SOP nya melalui kader /keluarga untuk
100% dalam 1 mengambil PMT
tahun
Pelayanan di Salah identitas kurang efektifnya SOP Suara di perjelas
Poli Umum pasien identifikasi dari pemanggil
sesuai SOP sebelumnya yang maupun alat
100% dalam 1 belum menggunakan edukasi tentang
tahun tanggal lahir budaya antri,
2 POLI UMUM memanggil pasien
dengan identitas
lengkap reidentitas
pasien (SOP
identitas pasien )
1 TAHUN PJ UKM
1 TAHUN PJ UKP
1 TAHUN PJ UKP
1 TAHUN PJ UKP
LAPORAN PENANGANAN RISIKO FARMASI FARMAS
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG
PENANGANAN RISIKO
NO PRIOTITAS RISIKO
AKSI / PENGENDALIAN OUTPUT TARGET
PENANGANAN RISIKO
NO PRIOTITAS RISIKO
AKSI / PENGENDALIAN OUTPUT TARGET