PROPOSAL
PERMOHONAN BANTUAN PETERNAKAN
Diajukan Oleh :
KELOMPOK TANI/TERNAK
“GERSUNTEN”
DESA SUNTENJAYA
KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT
TAHUN 2025
KELOMPOK TANI/TERNAK “GERSUNTEN”
DESA SUNTENJAYA KECAMATAN LEMBANG
KABUPATEN BANDUNG BARAT
Suntenjaya, 14 Februari 2025
Nomor : 001/KTPRSTJ/II/2025
Lampiran : 1 (Satu) bendel
Perihal : Permohonan Bantuan Budidaya Domba
Kepada Yth.
Presiden Republik Indonesia
di tempat
Dengan hormat,
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Teriring salam dan do’a semoga kita senantiasa ada dalam
limpahan rahmat dan Karunia-Nya. Amin. Dengan melalui proposal ini kami sampaikan
usulan permohonan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan kelompok tani ternak
“GERSUNTEN” Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, kami
bermaksud mengajukan Bantuan Pengembangan Pembibitan Ternak.
Sebagai bahan pertimbangan, berikut ini kami lampirkan:
1. Surat Keterangan dari Kepala Desa Suntenjaya.
2. Satu bendel proposal.
Demikian permohonan ini kami buat, semoga permohonan kelompok kami dapat dikabulkan.
Atas segala perhatian dan bantuannya kami ucapkan terima kasih.
Mengetahui
Kepala Desa Suntenjaya Ketua Kelompok
H. ASEP WAHYONO
AGUS IBNU
PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG BARAT
KECAMATAN LEMBANG
DESA SUNTENJAYA
Alamat : Jl. Raya Maribaya – Suntenjaya KM [Link] [Link]
Barat
Email : suntenjaya@[Link]
SURAT KETERANGAN
Nomor :140/005-Pem/II/2025
Yang bertanda tangan di bawah ini Kepala Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang
Kabupaten Bandung Barat, menerangkan bahwa nama-nama yang tercantum dalam lampiran
surat keterangan ini :
1. Berdomisili di KP. Dago RT 001 RW 017 Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang
Kabupaten Bandung Barat.
2. Anggota kelompok tani “ 7 Orang”.
Demikian surat keterangan ini dibuat dengan sebenarnya, untuk dipergunakan
sebagaimana mestinya
Suntenjaya, 14 Februari 2025
Kepala Desa Suntenjaya
H. ASEP WAHYONO
PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG BARAT
KECAMATAN LEMBANG
DESA SUNTENJAYA
Alamat : Jl. Raya Maribaya – Suntenjaya KM [Link] [Link] Barat
Email : suntenjaya@[Link]
SURAT KETERANGAN PENGUKUHAN
No : 140/ 006 - PEMDES/II/2025
Berdasarkan hasil berita acara musyawarah yang telah dilaksanakan pada hari Minggu
tanggal Dua Pulu dua Bulan Januari Tahun 2023 bertempat di Kp. Dago Desa Suntenjaya
yang dihadiri oleh perwakilan Desa, Ketua Pembentukan Kelompok Tani Ternak
GERSUNTEN.
Sehubungan dengal hal tersebut, untuk menindaklanjutinya maka dengan ini kami
mengukuhkan Kelompok Tani Ternak “GERSUNTEN” sebagai berikut :
Nama Kelompok Tani/Ternak : GERSUNTEN
Alamat : Kp. Dago RT 001 RW 017 Desa Suntenjaya Kecamatan
Lembang Kabupaten Bandung Barat
Bergerak dibidang : Ternak Domba
Ketua Kelompok : AGUS IBNU
Sekretaris : UJANG
Bendahara : Geri Agustiana
Jumlah Anggota : 7 Orang
Demikian Surat Keterangan Pengukuhan ini kami buat dengan sesungguhnya untuk di
pergunakan sebagai mana mestinya.
Ditetapkan di : Suntenjaya
Pada tanggal : 14-02-2025
Kepala Desa Suntenjaya
H. ASEP WAHYONO
SUSUNAN PENGURUS
KELOMPOK TANI TERNAK
“GERSUNTEN”
1. Nama Kelompok Tani : GERSUNTEN
2. Alamat : [Link] RT 001/017 Ds. Suntenjaya
Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat
3. Pengurus
a. Ketua : AGUS IBNU
Alamat : Kp. Batuloceng RT 002/009 Suntenjaya
Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat
b. Sekretaris : UJANG
Alamat : Kp. Dago RT 001/017 Ds. Suntenjaya
Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat
c. Bendahara : ASEP NUGRAHA
Alamat : Kp. Dago RT 001/017 Ds. Suntenjaya
Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat
KETUA KELOMPOK
AGUS IBNU
Ketua
Lampiran Surat Keterangan
Kelompok Tani Ternak“ ”
Tanggal : 14 Februari 2025
DAFTAR KELOMPOK TANI/TERNAK
“GERSUNTEN”
No Nama Jabatan Alamat
1 AGUS IBNU Ketua Kp. Dago RT 001/017
Desa Suntenjaya
2 Ujnag Sekretaris Kp. Patrol RT 001/006
Desa Suntenjaya
3 Asep Nugraha Bendahara Kp. Dago RT 001/017
Desa Suntenjaya
4 Atep Anggota Kp. Dago RT 001/017
Desa Suntenjaya
5 Agan Anggota Kp. Dago RT 001/017
Desa Suntenjaya
6 Edi Anggota Kp. Dago RT 001/017
Desa Suntenjaya
7 Aep Anggota Kp. Dago RT 001/017
Desa Suntenjaya
8 Mamat Anggota Kp. Dago RT 001/017
Desa Suntenjaya
Ade Anggota Kp. Dago RT 001/017
9 Desa Suntenjaya
10 Atang Anggota Kp. Dago RT 001/017
Desa Suntenjaya
11 Dede Anggota Kp. Dago RT 001/017
Desa Suntenjaya
12 Gilang Anggota Kp. Patrol RT 001 Rw
006 Desa Suntenjaya
Suntenjaya, 14 Februari 2025
Mengetahui Ketua Kelompok Tani Ternak
Kepala Desa Suntenjaya “GERSUNTEN”
H. Asep Wahyono
AGUS IBNU
STRUKTUR ORGANISASI
KELOMPOK TANI TERNAK GERSUNTEN
PELINDUNG
KEPALA DESA SUNTENJAYA
H. ASEP WAHYONO
Ketua
AGUS IBNU
Sekretatis Bendahara
UJANG ASEP NUGRAHA
Anggota
Para Petani
PROPOSAL
BUDIDAYA HEWAN PEDAGING
I. LATAR BELAKANG MASALAH
Sebagian besar masyarakat di Desa Suntenjaya adalah bermatapencaharian sebagai
petani, terutama petani Sayuran. Sayuran sangat berperan besar dalam pemenuhan
kebutuhan masyarakat Desa Suntenjaya, dan selama ini menjadi andalan bagi
masyarakat.
Namun seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, usaha pentanian
Sayuran yang dahulu mampu menjadi penopang makmurnya kehidupan masyarakat
tidak lagi cukup untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat. Untuk itu perlu adanya usaha
sampingan yang dapat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan. Selama ini
sudah ada usaha sampingan yang dilakukan masyarakat yaitu usaha ternak Domba,
namun masih menggunakan teknik pemeliharaan secara tradisional.
Pada saat ini, ketika pemerintah sedang menggalakan peternakan (khususnya
untuk memenuhi kebutuhan daging secara nasional) animo masyarakat untuk menekuni
peternakan makin tumbuh kembali. Beberapa teknik pemeliharaan Domba terkini sudah
mulai dipelajari dan diaplikasikan oleh masyarakat, terutama dalam pemberian pakan
tambahan untuk Domba.
Semangat masyarakat Desa Suntenjaya tersebut harus kita respon secara positif.
Dengan usaha peternakan, maka di satu sisi akan dapat menciptakan lapangan pekerjaan
dan peningkatan kesejahteraan. Di sisi lain, masyarakat juga bisa memanfaatkan lahan
yang dimiliki secara optimal, tidak terbatas untuk mengembangkan tanaman Sayuran,
tetapi juga dimanfaatkan untuk pakan ternak.
Atas dasar pertimbangan itulah, Kelompok Tani Ternak “GERSUNTEN” akan
mengembangkan usaha budidaya Domba.
I. DASAR PEMIKIRAN
Setelah menganalisa dan melihat pangsa pasar peternakan Domba dan sesuai
dengan latar belakang permasalahan tersebut di atas maka Kelompok Tani Ternak
GERSUNTEN Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat telah
mengadakan musyawarah dan dalam musyawarah tersebut telah menghasilkan beberapa
keputusan sebagai berikut;
1. Perlu ada pengembangan budidaya ternak Domba di dusun Gedangan, desa Mento,
kecamatan Candiroto, kabupaten Temanggung.
2. Mencari modal usaha.
3. Mengajukan proposal kepada Intansi terkait.
I. TUJUAN DAN TARGET
1. Tujuan Umum
Menyukseskan program pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan
masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan melalui Agribisnis Budidaya Domba.
1. Tujuan Khusus
a. Meningkatkan kesejahteraan khususnya bagi anggota Kelompok Tani Ternak
“GERSUNTEN” dan masyarakat Desa Suntenjaya pada umumnya melalui
ternak Domba.
b. Lahan tidur berupa tegalan dapat dimanfaatkan agar berdaya guna.
c. Agar pupuk kandang dan urin Domba dapat dimanfaatkan para petani sebagai
pupuk dan obat-obatan pertanian.
2. Target
Adapun target dari kegiatan usaha ini adalah
a. Terbentuknya unit usaha agribisnis budidaya Domba.
b. Meningkatnya kesejahteraan petani di Desa Suntenjaya.
c. Terciptanya lapangan kerja baru dengan memanfaatkan Iimbah ternak untuk
pupuk organik.
I. NAMA DAN JENIS USAHA
Adapun nama Kelompok Tani di Desa Suntenjaya adalah Kelompok Tani
Ternak“GERSUNTEN”. Jenis usaha yaitu Budidaya Domba dan pengolahan limbah
ternak Domba.
I. LOKASI DAN VOLUME LAHAN TERNAK
1. Lokasi
Adapun lokasi ternak di Desa Suntenjaya, kecamatan Lembang, Kabupaten
Bandung Barat .
2. Volume Lahan Ternak
Volume lahan ternak Domba 1000 m².
II. SUMBER PAKAN TERNAK
Areal Desa Suntenjaya terdiri dari perbukitan dan Perkebunan Sayuran. Dan dua hal
tersebut untuk sumber pakan ternak yang tersedia secara alami cukup banyak, apalagi
untuk penanaman rumput dan dedaunan yaitu sebagai sumber pakan ternak sangat
tersedia sekali. Selain itu untuk tingkat efisiensi dan efektifitas yang lebih tinggi maka
diadakan pakan tambahan berupa fermentasi dari rumput, baik rumput basah maupun
rumput kering. Teknik ini jelas akan mempermudah peternak dalam pemeliharaan
Domba dan kualitas Domba pun juga meningkat.
III. PANGSA PASAR TERNAK
Berdasarkan tingkat konsumsi masyarakat terhadap daging Dombadan Domba, baik
untuk konsumsi harian ataupun untuk keperluan lain, kebutuhan akan daging Domba
sangat besar. Ketersediaan ternak Domba untuk memenuhi kebutuhan lokal saja masih
belum mencukupi, belum apabila dikirim ke manca negara. Dapat disimpulkan bahwa
pangsa pasan ternak Domba sangat menjanjikan.
IV. MODAL YANG DIBUTUHKAN
1. Modal lahan / Kandang yang memadahi.
2. Modal sumber makanan ternak Domba memadahi.
3. Modal teknik pemeliharaan ternak Domba sangat cukup.
Jadi modal yang dibutuhkan adalah modal finansial / keuangan untuk pembelian bibit
Domba yang relatif mahal. Untuk lebih jelasnya bahwa modal yang dibutuhkan adalah
sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
V. RENCANA ANGGARAN BIAYA
No Jenis Kegiatan Volume
1 Ternak Hewan Pedaging
Domba 50 ekor
VI. STRATEGI DAN TAHAPAN PROGRAM
1. Strategi
a. Mengembangkan usaha produktif peternakan dan jaringan pasar.
b. Penumbuhan kader lokal
c. Pengembangan kelembagaan komunitas
d. Menjalin kerjasama lintas pelaku (multistakeholders)
2. Tahapan Program
Strategi tersebut akan dijalankan dengan tahapan sebagai
berikut:
a. Tahap Perintisan
Tahap ini sudah dilakukan dengan pola usaha mandiri yang tengah dilakukan para
anggota kelompok. Arah dari tahapan ini untuk meletakkan pondasi awal program
pada komunitas sasaran.
b. Tahap Penguatan dan Pengembangan
Tahap ini akan kami lakukan dengan penguatan modal usaha dari berbagai sumber,
dan salah satunya melalui departemen pertanian atau dinas peternakan maupun pihak
lain yang terkait. Arah dari tahapan ini adalah penguatan pada seluruh unsur komunitas
sasaran dengan sumber daya dari dalam maupun luar komunitas.
c. Tahap Kemandirian
Tahap ini dilakukan setelah semua anggota mampu menjalankan usaha peternakan
secara profesional. Arah dari tahapan ini adaah pengalihan fungsi pemberdayaan pada
kekuatan penuh komunitas dan pelaksanaan asset reform kepada komunitas sasaran.
VII. PENUTUP
Demikian proposal ini kami sampaikan sebagai salah satu usaha kami dalam
meningkatkan peran serta dalam membuka lapangan pekerjaan dan kesejahteraan
ekonomi rnasyarakat. Dukungan dan dorongan dari berbagai pihak sangat kami
harapkan, baik dan Departeman Pertanian, Dinas Peternakan maupun pihak lain yang
terkait. Atas segala kekurangan dan kelemahan dalam penyusunan proposal ini, kami
sangat mengharapkan masukan dan saran-saran demi suksesnya kegiatan usaha
tersebut.
Suntenjaya, 20 Februari 2023
Ketua
AGUS IBNU
KELOMPOK TANI TERNAK “GERSUNTEN”
DESA SUNTENJAYA KECAMATAN LEMBANG
KABUPATEN BANDUNG BARAT
ANGGARAN DASAR
KELOMPOK TANI TERNAK “GERSUNTEN”
DESA SUNTENJAYA KECAMATAN LEMBANG
KABUPATEN BANDUNG BARAT
BAB I
NAMA DAN TEMPAT
Pasal 1
Kelompok Tani Ternak GERSUNTEN adalah organisasi atau sekumpulan orang-orang yang
melaksanakan usaha pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
Pasal 2
Kelompok Tani Ternak GERSUNTEN berkedudukan di Kp. Dago Desa Suntenjaya
Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat.
BAB II
AZAS, LANDASAN, DAN TUJUAN
Pasal 3
Kelompok Tani Ternak GERSUNTEN berazazkan kekeluargaan dan gotong royong.
Pasal 4
Kelompok Tani Ternak GERSUNTEN mempunyai landasan idiel Pancasila dan Landasan
Konstitusional UUD 1945.
Pasal 5
Kelompok Tani Ternak GERSUNTEN mempunyai tujuan :
1. Meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan anggota beserta dengan seluruh keluarganya.
2. Meningkatkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan anggota sehingga mampu mengikuti
perkembangan teknologi dan mendukung program-program pemerintah.
BAB III
SUSUNAN ORGANISASI
Pasal 6
Susunan pengurus Kelompok Tani Ternak GERSUNTEN terdiri dari Ketua, Sekretaris,
Bendahara, dan Seksi-seksi yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Pasal 7
Tugas dan tanggung jawab pengurus :
1. Ketua : Mengorganisir, menggerakkan, membimbing , dan mengarahkan kegiatan
kelompok serta bertanggung jawab terhadap berjalan dan tidaknya kegiatan kelompok.
2. Sekretaris : Bertanggung jawab atas administrasi kelompok.
3. Bendahara : Mengatur dan mencatat lalu lintas keuangan kelompok.
Pasal 8
Pergantian Pengurus dilakukan setiap 2 (dua) tahun sekali dengan cara musyawarah yang
dihadiri 2/3 dari jumlah anggota. Pengurus yang mengundurkan diri sebelum selesai masa
jabatan dapat digantikan oleh anggota yang lain sampai masa jabatan dengan cara
musyawarah.
DAB IV
KEANGGOTAAN
Pasal 9
Yang menjadi anggota Kelompok Tani Ternak GERSUNTEN adalah warga Desa Suntenjaya
yang mempunyai usaha Pertanian, Perkebunan, dan atau Peternakan dan sanggup mentaati
peraturan.
BAB V
HAK DAN KEWAJIBAN
Pasal 10
Setiap anggota berhak mendapatkan pelayanan yang sama. Mengajukan saran atau usul dan
hak yang sama untuk dipilih menjadi pengurus kelompok.
Pasal 11
Pertemuan dilaksanakan setiap tanggal 25, jam 19:30 wib yang dipimpin Ketua Kelompok
atau pengurus apabila Ketua Kelompok berhaalangan hadir.
Pasal 12
Sumber keuangan Kelompok berasal dari simpanan pokok, iuran wajib, sumbangan sukarela
atau dari usaha lain yang sah.
BAB VI
PENUTUP
Pasal 13
Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini akan diatur selanjutnya di dalam
Anggaran Rumah Tangga.
Pasal 14
Anggaran Dasar ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : Suntenjaya
Pada tanggal : 14 Februari 2025
Mengetahui
Ketua
AGUS IBNU