Pemanfaatan Visual Coding Scratch untuk
Mengajarkan Pemikiran dan Strategi
Algoritmik kepada Siswa
Level Dasar
Penyaji: Rahmayanti P, [Link]
SMA Negeri 1 Randublatung
Pendahuluan
Visual coding menawarkan kemampuan menyusun kode program dalam bentuk grafis atau secara
visual. Scratch sangat cocok sebagai media untuk pembelajaran pemrograman pada tingkat pemula,
khususnya dalam rangka membangun pemikiran dan strategi algoritmik pada diri peserta didik.
Sebagai contoh kita dapat mengajak peserta didik untuk merancang sebuah clicker games
sederhana.
Setelan Dasar
Memilih Bahasa
Scratch menyediakan berbagai pilihan bahasa.
Misalkan gunakan Bahasa Indonesia
Memilih Latar
Latar (backdrop) adalah gambar latarbelakang pada panggung (stage).
Klik tombol Pilih Latar, lalu pilih salah satu latar misalkan "Baseball 1".
Memilih Sprite
Sprite itu sebutan untuk objek yang akan diprogram.
Klik tombol Pilih Sprite, lalu pilih sprite misalkan "Baseball".
Menambahkan Coding Block
Inisialisasi
Menetapkan keadaan awal untuk semuanya.
Beritahu Sprite kapan ia harus beraksi
Misalkan tetapkan ukuran Sprite mula-mula 150%
Siapkan variabel baru bernama "Skor", dan tetapkan skor awal 0.
Menggerakkan Sprite
Misalkan sprite dikondisikan bergerak terus-menerus dengan :
Meluncur ke posisi sembarang dalam 1 detik.
Berputar 15o searah putaran jarum jam.
Jika di pinggir, pantulkan.
Menambahkan Kesulitan
Misalkan Sprite mengecil (berkurang 10 dari semula) ketika diklik.
Tambahkan Suara
Naikkan Skor
Hasil akhir Coding Block
Siap Dimainkan
Klik bendera hijau pada panggung (stage) untuk menjalankan program, dan gunakn tombol merah
untuk menghentikannya.