0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan1 halaman

Meningkatkan Aktivitas Siswa dalam IPA

Dokumen ini menjelaskan permasalahan kurangnya partisipasi siswa dalam pembelajaran IPA dan upaya guru untuk mengatasinya melalui asesmen diagnostik, penggunaan metode pembelajaran yang menarik, dan media yang bervariasi. Hasil dari upaya tersebut menunjukkan peningkatan semangat dan antusiasme siswa, serta pemahaman yang lebih baik terhadap materi. Pengalaman berharga yang diperoleh guru termasuk pentingnya asesmen awal dan pembuatan materi yang menarik untuk meningkatkan keterlibatan siswa.

Diunggah oleh

tuniheriadon26
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan1 halaman

Meningkatkan Aktivitas Siswa dalam IPA

Dokumen ini menjelaskan permasalahan kurangnya partisipasi siswa dalam pembelajaran IPA dan upaya guru untuk mengatasinya melalui asesmen diagnostik, penggunaan metode pembelajaran yang menarik, dan media yang bervariasi. Hasil dari upaya tersebut menunjukkan peningkatan semangat dan antusiasme siswa, serta pemahaman yang lebih baik terhadap materi. Pengalaman berharga yang diperoleh guru termasuk pentingnya asesmen awal dan pembuatan materi yang menarik untuk meningkatkan keterlibatan siswa.

Diunggah oleh

tuniheriadon26
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Permasalahan yang pernah saya hadapi di kelas adalah peserta didik kurang aktif dalam
pembelajaran, peserta didik kebanyakan diam dan tidak bersemangat, beberapa pesrta didik
asik dengan aktivitasnya seperti mengganggu dan bercerita dengan teman sebangkunya, ada
juga beberapa siswa yang asik dengan dunianya sendiri seperti menggambar- gambar dan
menulis apapun dibuku tulisnya yang menyebabkan hasil belajar siswa menjadi rendah
khususnya dalam mata pelajaran IPA. Sebagian besar peserta didik menganggap bahwa
pelajaran IPA merupakan pembelajaran yangmembosankan yang isi pembelajarannya hanya
materi dan bersifat hapalan. Pembelajaran lebih banyak berpusat pada guru dan LKS. Belum
adanya pengetahuan dasar mengenai latar belakang peserta didik yang akan diajarkan sehingga
masih banyak peserta didik yang kurang aktif dan merasa jenuh dalam kegiatan belajar
mengajar.
2. Upaya saya dalam menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan mengidentifikasi
akar permasalahannya dengan memperhatikan model, metode dan strategi pemelajaran serta
media yang digunakan apakah sudah sesuai dengan karakteristik atau kebutuhan peserta didik.
Agar tidak membosankan saya sisipkan dengan kegiatan Ice Breaking. Langkah pertama saya
membuat asesmen diagnostik awal untuk mengetahui tingkat kemampuan awala, gaya belajar,
dan karakteristik peserta didik yang selanjutnya hasil dari asesmen diagnostik awal ini
dibuatkan dalam buku profil siswa sehingga memudahkan guru dalam membuat rancangan
pembelajaran yang sesuai kebutuhan siswa sehingga pembelajaran leih bervariasi dan efektif.
Kemudian menggunakan model pembelajaran project based learning atau pembelajaran
berbasis proyek, menggunakan media pembelajaran yang menarik seperti video dari aplikasu
youtube, membuat LKPD yang menarik perhatian siswa.
3. Hasil dari upaya saya ini adalah peningkatan semangat dan antusias siswa dalam
pembelajaran di kelas. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam diskusi kelas dan lebih
memahami materi pelajaran karena mereka mempelajari langsung pembelajaran melalui
eksperimen dari proyek mereka.
4. Pengalaman berharga yang bisa saya petik ketika menyelesaikan permasalahan tersebut
adalah dalam pembuatan asesmen diagnostik awal, dimana sebelumnya saya tidak pernah
membuat atau melakukan asesmen diagnostik awal. Membuat LKPD dan media pembelajaran
yang menyenangkan dan menarik minat siswa agar tidak bosan atau jenuh sewaktu
pembelajaran. Dari refleksi di akhir pembelajaran, saya memperoleh umpan balik dari siswa
yang mengatakan mereka menyukai pembelajaran yang saya terapkan dan melihat hasil belajar
siswa yang mengalami kenaikan, siswa tidak lagi menganggap bahwa mata pelajaran IPA
membosankan tetapi menyenangkan.

Anda mungkin juga menyukai