0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan29 halaman

Program Riset dan Pendanaan BRIN 2025

Dokumen ini menjelaskan berbagai program penguatan riset dan pengembangan kapasitas di BRIN, termasuk program mentoring, pendidikan formal, mobilitas periset, dan pendanaan untuk konferensi internasional. Setiap program memiliki kriteria peserta, durasi, output yang diharapkan, dan pembiayaan yang berbeda-beda. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kolaborasi riset dan inovasi di Indonesia melalui dukungan bagi peneliti dan pegawai negeri.

Diunggah oleh

Rio Ma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan29 halaman

Program Riset dan Pendanaan BRIN 2025

Dokumen ini menjelaskan berbagai program penguatan riset dan pengembangan kapasitas di BRIN, termasuk program mentoring, pendidikan formal, mobilitas periset, dan pendanaan untuk konferensi internasional. Setiap program memiliki kriteria peserta, durasi, output yang diharapkan, dan pembiayaan yang berbeda-beda. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kolaborasi riset dan inovasi di Indonesia melalui dukungan bagi peneliti dan pegawai negeri.

Diunggah oleh

Rio Ma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Fungsi Penguatan Program MT | Direktorat Manajemen Talenta

dipresentasikan untuk OR IPSH pada 31 Januari 2025


Program mentoring kegiatan riset berbasis kolaborasi di bidang
penelitian, pengembangan, pengkajian dan atau penerapan ilmu
pengetahuan dan teknologi untuk mahasiswa aktif D4/S1/S2/S3
guna mendukung ekosistem riset dan inovasi.

• Durasi Kegiatan : 1 tahun dan dapat diperpanjang

• Output : paling sedikit 1 (satu) buah publikasi ilmiah terindeks


global bereputasi atau setara yang dihasilkan bersama
kelompok riset

• Pembiayaan : honorarium sesuai SBM OJ (Orang/Jam) untuk


Asisten Peneliti/Perekayasa dengan ketentuan pajak yang
berlaku. Kegiatan riset di LN tidak mendapatkan honorarium.
Untuk mengajukan 1 (satu) orang Research
• Non ASN Assistant, kelompok riset dalam kurun waktu 4
• Mahasiswa Aktif program D4/S1/S2/S3 (empat) tahun terakhir, telah memiliki paling sedikit
• terlibat di dalam kegiatan riset di Pusat Riset yang 4 (empat) riwayat luaran yang dapat berupa:
dibuktikan dengan keputusan atau keterangan dari
Pusat Riset • Publikasi Ilmiah di jurnal terindeks global
bereputasi tinggi
• Diusulkan oleh Kelompok Riset melalui Pusat Riset
• Buku ilmiah yang diterbitkan oleh penerbit
• Menyusun Proposal Kegiatan Riset internasional
• Paten Granted
• Lisensi
• Purwarupa min TRL 7
• Naskah akademis undang-undang/ peraturan
presiden/ peraturan pemerintah
• Membimbing peserta RA dalam pelaksanaan kegiatan riset
bersama kelompok riset
• Memantau presensi dan logbook pada sisfo ELSA secara
berkala dan menandatangani dokumen tersebut untuk
pencairan honorarium RA setiap bulan
• Mendampingi RA saat melakukan kegiatan di lab
Research Assistant
dan/atau pengambilan sample di lapangan
• Memantau progress capaian outpun kegiatan riset
Bersama
• Meng-klik tombol selesai pada saat RA telah berakhir
kepesertaannya
01 02 03

Pengusul Pengusul Calon Peserta

Tim MT Calon Peserta Tim MT

04 05 06
Program belajar untuk meningkatkan kapasitas Pegawai Negeri Sipil
dan Sumber Daya Manusia Lainnya melalui Pendidikan Formal
jenjang S2 dan S3 berbasis kegiatan litbangjirap ilmu pengetahuan
dan teknologi tanpa meninggalkan tugas kedinasan.

Biaya Pendidikan yang diberikan:


• Uang Kuliah Tunggal :
S2 : 4 semester + 1 kali perpanjangan semester
S3 : 6 semester + 1 kali perpanjangan semester
• Bantuan Riset diberikan 1 kali setelah menyelesaikan mata kuliah
proposal riset selama masa pembiayaan studi:
S2 : Rp. 6.000.000
S3 : Rp. 9.000.000

Sumber gambar : [Link]


 PNS dan Non ASN  Berpendidikan Doktor
 Memiliki kolaborasi penelitian dengan periset  H-index scopus minimal 3
BRIN  Berasal dari Kelompok Riset BRIN
 Mendapatkan rekomendasi dari Kepala Unit  Memiliki kesesuaian bidang kepakaran
Kerja dengan peserta
 Mendapatkan persetujuan atas proposal riset  Menjamin keberlangsungan kegiatan riset
selama masa studi peserta DBR
 Persetujuan proposal riset
 Memiliki publikasi internasional
Degree by Research
Program mobilitas periset melalui kolaborasi riset di BRIN, bagi
Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing yang baru
menyelesaikan pendidikan program doktor dan belum memiliki
afiliasi

• Durasi Kegiatan : 1 tahun dan dapat diperpanjang

• Output : 2 (dua) buah publikasi ilmiah terindeks global bereputasi


tinggi

• Pembiayaan :
• Biaya hidup bulanan
• tiket pesawat internasional kelas ekonomi bagi peserta
berdomisili luar negeri diawal dan akhir program
Program mobilitas periset melalui kolaborasi riset di BRIN, bagi
periset ahli atau profesor dari perguruan tinggi, badan penelitian
dan pengembangan, dan/atau industri di luar negeri.

• Durasi Kegiatan: 1 bulan – 3 bulan

• Output kolaboratif berupa proposal pendanaan riset, MoU/PKS,


atau kegiatan knowledge-sharing dan 1 (satu) buah publikasi
ilmiah pada jurnal terindeks global bereputasi tinggi (reputasi
publikasi BRIN) yang dihasilkan dalam setahun.

• Pendanaan:
• Biaya hidup bulanan
• tiket pesawat internasional kelas ekonomi bagi peserta
berdomisili luar negeri diawal dan akhir program
Sesuai dengan SK Kepala BRIN No. 169/HK/2022, Satuan Biaya Hidup
Program Post-Doctoral dan Visiting Researcher adalah sebagai berikut:

Post-Doctoral Rp. 15.900.000/bln USD 1,025/mo*


Visiting Researcher
a. High Level Rp. 25.400.000/bln USD 1,638/mo*
b. Standard Level Rp. 18.700.000/bln USD 1,206/mo*
*USD 1 = IDR 15.500
** Termasuk pajak
 Telah menyelesaikan Pendidikan doktor.  Telah menyelesaikan pendidikan program
 Memiliki afiliasi dengan instansi di luar negeri. doktor (S3) paling lama 5 (lima) tahun sejak
 Memiliki h-index Scopus minimal 5. kelulusan.
 Mendapatkan izin dari instansi asal.  Belum memiliki afiliasi atau keterikatan kerja
 Memiliki pengalaman dan keahlian yang dengan instansi manapun
relevan dengan topik kepakaran;  Memiliki pengalaman dan keahlian yang
 Bagi WNA harus mendapatkan izin relevan dengan topik kepakaran;
keimigrasian sesuai dengan ketentuan  Bagi WNA harus mendapatkan izin
peraturan perundang-undangan; keimigrasian sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan;
 Berpendidikan doktor;
 Berperan sebagai PI (Principal Investigator),
atau Ketua Kelompok Riset, atau Kepala
Pusat Riset;

Postdoctoral &  Memiliki kegiatan riset yang aktif berjalan;


 Periset hanya dapat mendampingi satu

Visiting Researcher
orang Visiting Researcher dan satu orang
Post-doctoral dalam satu periode;
 Bagi yang sudah pernah mendampingi
peserta Pascadoktoral ataupun Periset Tamu,
telah memenuhi target keluaran (output)
sesuai ketentuan.
 Bagi yang sebelumnya merupakan peserta
program, wajib telah memenuhi target
output sesuai ketentuan
 Mendapatkan penguatan kapasitas riset bagi kelompok risetnya;
 Mendapatkan jejaring kerja sama.

 Bertanggung jawab memastikan keberlangsungan kegiatan riset;


 Melakukan proses klirens etik;
 Mengajukan Surat Izin Penelitian (research permit) untuk peserta WNA atau
berafiliasi dgn institusi asing;
 Mengajukan Visa Penelitian (E-29) untuk peserta WNA;
 Berkoordinasi dengan Direktorat Manajemen Talenta dalam memantau kegiatan
riset peserta serta mengevaluasi kinerja dan ketercapaian target keluaran peserta
pada akhir kegiatan riset.
 Tahapan:  Visa Tinggal Terbatas untuk Melakukan
Klirens etik >> Surat Izin Penelitian (research permit) Penelitian Ilmiah: E29
>> Visa  Apply Visa: [Link]
 Klirens etik dikelola oleh Direktorat Tata Kelola  Kontak: visa@[Link]
Perizinan Riset dan Inovasi dan Otoritas Ilmiah.  Penjamin (guarantor) adalah Lembaga (OR atau
 Informasi lengkap dapat diakses pada PR) bukan pribadi atau periset >> pengajuan
[Link] Visa dilakukan dengan menggunakan akun
 Kontak: klirensetik@[Link] dan Lembaga.
[Link]@[Link]  Pengajuan Visa dapat dibantu oleh International
 Proses perizinan peneliti asing membutuhkan waktu Office Service (IOS) BRIN. Kontak: ios@[Link].
2 – 3 bulan.  Direktorat Manajemen Talenta tidak
 Direkomendasikan agar topik riset telah menyediakan pembiayaan Visa.
mendapatkan klirens etik sebelum menerima
peneliti asing.
Postdoctoral & Visiting Researcher

Penetapan
4
FGS (jika diperlukan) dan SK akan dikeluarkan
oleh Deputi SDMI

3 Seleksi
• Seleksi administrative oleh Direktorat MT
• Seleksi substantive oleh masing-masing Pusat Riset

Pendaftaran
2
Open Recruitment, dilakukan oleh kandidat

1 Pendataan Kebutuhan
• VR: [Link]
• Post-doc: [Link]
Postdoctoral & Visiting Researcher
di OR IPSH
PD TAHUN JUMLAH PD  JUMLAH
PUSAT RISET 2024 PD 2022- PPPK/PNS VR 2022-
2024 2024
Pusat Riset Kewilayahan 1 5 4
Pusat Riset Masyarakat dan 1 2 3
Budaya
Pusat Riset Hukum 1
Pusat Riset Kependudukan 1 1
Pusat Riset Pendidikan 4 1 1
Pusat Riset Politik 3
Total
Postdoc : 12
VR : 13
Program pendanaan skema co-funding untuk pengembangan
kapasitas ASN BRIN sebagai pembicara pada konferensi atau
forum ilmiah di luar negeri

• Pemakalah Oral
Mempresentasikan hasil riset pada konferensi ilmiah
internasional di luar negeri

• Pemakalah Kunci
Menyampaikan materi sebagai pembicara utama (invited /
plenary/ keynote speaker) dalam forum internasional di luar
negeri

Sumber gambar : [Link]


Pemakalah Oral
Kententuan Konferensi Internasional yang diusulkan:
 Merupakan konferensi/seminar ilmiah internasional yang diselenggarakan di luar
negeri;
 Merupakan konferensi/seminar ilmiah internasional yang diakui secara global atau
telah diselenggarakan berkala, minimal pada penyelenggaraan ketiga;
 Menghasilkan output berupa jurnal atau prosiding terindeks global; dan
 Pendaftaran dilakukan 2 bulan sebelum kegiatan dimulai.

Peserta pemakalah dapat menerima dukungan pembiayaan berupa salah


satu komponen sebagai berikut:
 Tiket penerbangan internasional kelas ekonomi PP;
 Uang harian sesuai dengan durasi yang disebutkan dalam invitation letter (maksimal
durasi 14 hari), sesuai dengan standar biaya yang berlaku di BRIN; atau
 Biaya registrasi konferensi/seminar ilmiah internasional
Komponen biaya yang tidak dibiayai oleh BRIN, wajib ditanggung oleh penyelenggara
konferensi atau sponsor lainnya, yang dinyatakan dalam surat pernyataan pembiayaan.
 ASN BRIN;
 Jabatan fungsional setinggi-tingginya Ahli Madya;
 Tidak berstatus sebagai pegawai tugas
belajar/pegawai pelatihan dan tidak sedang
menjalani hukuman disiplin;
 Pengusul telah mempunyai makalah yang akan
dipresentasikan secara oral dan telah mendapatkan
Pemakalah Oral
acceptance letter for oral presentation dari panitia
penyelenggara konferensi/seminar ilmiah
internasional yang diselenggarakan di luar negeri;
 Pengusul adalah kontributor utama dalam manuskrip
konferensi;
 Mendapatkan surat rekomendasi dari Kepala Unit
Kerja dan Kepala Organisasi Riset atau Pejabat
Pimpinan Tinggi Madya untuk menghadiri
konferensi/seminar ilmiah internasional sesuai durasi
pada acceptance letter for oral presentation.
Pemakalah Kunci
Konferensi/ forum internasional yang akan diikuti oleh pengusul, harus memenuhi
ketentuan sebagai berikut:
 Merupakan konferensi/seminar ilmiah internasional yang diselenggarakan di luar
negeri;
 Konferensi/ seminar/ forum internasional mendukung capaian SDGs melalui riset;
dan
 Pendaftaran dilakukan 2 bulan sebelum kegiatan dimulai.

Peserta pemakalah dapat menerima dukungan pembiayaan berupa salah


satu komponen sebagai berikut:
 Tiket penerbangan internasional kelas ekonomi PP;
 Uang harian sesuai dengan durasi yang disebutkan dalam invitation letter (maksimal
durasi 14 hari), sesuai dengan standar biaya yang berlaku di BRIN; atau
 Biaya registrasi konferensi/seminar ilmiah internasional
Komponen biaya yang tidak dibiayai oleh BRIN, wajib ditanggung oleh penyelenggara
konferensi atau sponsor lainnya, yang dinyatakan dalam surat pernyataan pembiayaan.
 ASN BRIN;
 Memiliki jabatan fungsional keahlian;
 Tidak berstatus sebagai pegawai tugas
belajar/pegawai pelatihan dan tidak sedang
menjalani hukuman disiplin;
 Mendapatkan undangan resmi (letter of invitation)
sebagai pemakalah kunci (invited speaker/ plenary
Pemakalah Kunci
speaker/ key-note speaker) dari penyelenggara
konferensi/ seminar/ forum internasional yang
diselenggarakan di luar negeri;
 Mendapatkan Surat Rekomendasi dari Kepala Unit
Kerja dan Kepala Organisasi Riset atau Pejabat
Pimpinan Tinggi Madya untuk menghadiri
konferensi/ seminar/ forum internasional sesuai
durasi pada letter of invitation.
Program pendanaan skema co-funding untuk pengembangan
kompetensi PNS BRIN melalui kegiatan hands-on training yang
dilakukan di intitusi di luar negeri

Peserta Pelatihan dapat menerima dukungan pembiayaan


berupa salah satu komponen sebagai berikut:
 Tiket penerbangan internasional kelas ekonomi PP; atau
 Uang harian sesuai dengan durasi yang disebutkan
dalam invitation letter (maksimal durasi 14 hari), sesuai
dengan standar biaya yang berlaku di BRIN.
Komponen biaya yang tidak dibiayai oleh BRIN, wajib
ditanggung oleh penyelenggara pelatihan atau sponsor
lainnya, yang dinyatakan dalam surat pernyataan
pembiayaan.

Sumber gambar : [Link]


Pelatihan internasional yang akan diikuti oleh pengusul,  PNS BRIN;
harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:  Tidak sedang tugas belajar dan tidak sedang
 Substansi pelatihan sesuai dengan tugas, fungsi, serta menjalani hukuman disiplin;
kebutuhan unit kerja dan organisasi;  Latar belakang pendidikan/kepakaran sesuai
 Pelatihan yang diikuti bersifat hands-on, dengan dengan pelatihan yang akan diikuti;
substansi yang berkontribusi terhadap  Jabatan fungsional setinggi-tingginya Ahli Muda;
pengembangan kompetensi pengusul, serta
menggunakan infrastruktur yang tidak tersedia di  Mendapatkan undangan resmi (letter of
BRIN; invitation) dari penyelenggara pelatihan di luar
 Dilaksanakan pada lembaga penelitian dan negeri;
pengembangan, industri, perguruan tinggi, atau  Menyampaikan proposal yang berisikan detail
penyelenggara pelatihan di luar negeri; dan rencana kegiatan pelatihan dan program re-entry;
 Pendaftaran dilakukan 2 bulan sebelum kegiatan  Mendapatkan izin dan rekomendasi dari Kepala
dimulai. Unit Kerja dan Kepala OR/ Pejabat Pimpinan Tinggi
Madya untuk mengikuti pelatihan.
[Link]
[Link]
EMAIL ADDRESSES
fellowship@[Link]
[Link]@[Link]
byresearch@[Link]

WEBSITE
[Link]

MAILING ADDRESS
Gedung BJ Habibie Lt. 11
Jl. M.H Thamrin, Jakarta Pusat - 10340

Anda mungkin juga menyukai