0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan11 halaman

Pemrograman Timer dan Counter Zelio

Dokumen ini menjelaskan tentang pemrograman Logic Controller, khususnya pada Zelio Smart Relay, termasuk bagian input, output, timer, counter, dan gerbang logika. Terdapat penjelasan rinci mengenai cara mengoperasikan timer dan counter, serta berbagai jenis timer yang dapat diprogram. Selain itu, dokumen ini juga mencakup fungsi gerbang logika AND, OR, dan NOT dalam konteks pemrograman.

Diunggah oleh

Yan Generasi X
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan11 halaman

Pemrograman Timer dan Counter Zelio

Dokumen ini menjelaskan tentang pemrograman Logic Controller, khususnya pada Zelio Smart Relay, termasuk bagian input, output, timer, counter, dan gerbang logika. Terdapat penjelasan rinci mengenai cara mengoperasikan timer dan counter, serta berbagai jenis timer yang dapat diprogram. Selain itu, dokumen ini juga mencakup fungsi gerbang logika AND, OR, dan NOT dalam konteks pemrograman.

Diunggah oleh

Yan Generasi X
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS

PEMROGRAMAN LOGIC CONTROLLER

NAMA : DANI ARDIAN


KELAS : 6A
JURUSAN : TEKNIK KOMPUTER

FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HAMZANWADI
TAHUN AKADEMIK 2021/2022
NO TOOLBAR KETERANGAN
1 merupakan bagian masukan bagi Zelio yang secara
fisik ada. Bagian input zelio smart relay terdiri dari
input relay (input discreate) dan input analog. Input
analog mensuplay tegangan 0 - 10 V.

2 ada 4 buttons (tombol tekan) pada zelio soft 2 dan


berfungsi sebagai input internal bantu secara fisik
tidak ada

3 Memiliki fungsi yang sama seperti output namun


secara fisik tidak ada (output internal) dan
berfungsi sebagai output bantu

4 bagian output yang dihubungkan ke luar Zelio


(Bisa ke kontaktor A1 dan A2, ke lampu indikator,
Buzzer, Selenoid, dan lain-lain).

5 Timer digunakan sebagai penunda waktu, TT


berfungsi sebagai output timer, RT sebagai reset
dan T sebagai kontak timer

6 Counter digunakan untuk menghitung pulsa naik


maupun turun, Jenis Output konter; CC sebagai
output konter menghitung naik, DC menghitung
turun dan RC sebagai Reset. Sedangkan C adalah
sebagi input kontak. terdapat juga Fast Counter (K),
untuk keperluan konter dengan kecepatan tinggi

7
digunakan sebagai pembanding counter
8 hanya terdapat pada zelio Smart Relay yang
dilengkapi input analog. Berfungsi sebagai aplikasi
data analog yankni membandingkan data analog
terukur dengan data acuan

9 hanya terdapat pada modul zelio yang dilengkapi


clock. Berfungsi sebagai Timer 24 jam. Timer ini
dapat diset pada saat-saat tertentu selama 24 jam
dalam 1 minggu.

10 hanya terdapat pada modul zelio yang dilengkapi


display

11 hanya terdapat pada modul zelio yang dilengkapi


backlighting

12 hanya terdapat pada modul zelio yang dilengkapi


clock. Output akan OFF pada saat musim dingin
dan fungsi Output akan ON pada saatmusim panas.

 Program Timer
1. Drag I1 menuju atas.
Gambar 1 Contoh Langkah Mengoperasikan Timer
2. Masukkan Timer ke dalam kotak Coil

Gambar 2 Masukkan Timer

Saat pilihan timer di-klik, muncul 3 pilihan timer. Pilihan tersebut adalah T1, T
dan R seperti yang ditunjukkan gambar 3
Gambar 3 Kotak Pilihan Timer

Berikut adalah fungsi dari masing-masing pilihan tersebut:


a. T1 T dengan diikuti angka atau timer di belakangnya, berfungsi
sebagai kontak. Kontak tersebut bisa dirubah menjadi NC atau NO sesuai dengan
kebutuhan
b. T T (tanpa diikuti huruf maupun angka) adalah set timer
c. R R adalah kependekan dari Reset. Berfungsi untuk mereset timer
kembali ke keadaan semula

3. Rangkailah Lampu Q 1 seperti gambar 4

Gambar 4 Ladder Diagram Timer

4. Klik 2x pada "TT1" kemudian pilih jenis timer yang diinginkan. Terdapat 11
pilihan timer pada zelio. 11 pilihan tersebut adalah:
a. Timer On Delay
Gambar 5 Timer On Delay
Pada timer On Delay, Output akan aktif setelah beberapa waktu. Jika
dibandingkan dengan gambar 4, Output Q1 akan menyala jika I1 ditekan selama
beberapa waktu.
b. Timer On Delay (Start / Stop)

Gambar 6 Timer On Delay (Start/Stop)


Pada timer on delay (start / stop) output akan aktif beberapa waktu setelah "Set"
ditekan 1 kali. Untuk mematikan output, timer harus direset. Jadi pada timer jenis
ini harus ada 2 masukan yaitu masukan untuk set dan masukan untuk reset.
c. Timer Off Delay
Pada timer Off Delay, output akan aktif saat ada input dan akan mati beberapa
waktu setelah input tidak aktif.
d. One Pulse One Shot
Pada timer jenis ini, jika input aktif sesaat saja, output akan aktif selama beberapa
waktu kemudian akan mati.
e. Timing After Pulse
Pada timer jenis after pulse, output akan aktif selama beberapa waktu setelah input
tidak aktif. Contoh pada gambar 4 saat input aktif, timer tidak akan aktif. Tapi
saat input berpindah posisi dari aktif menjadi tidak aktif, maka timer akan mulai
bekerja selama beberapa waktu yang ditentukan.
f. Symmetrical Flashing
Pada timer jenis ini, output akan berkedip selama ada input. Waktu jeda antara
aktif dan tidak aktif adalah sama, jika aktifnya 2 detik, maka mati juga 2 detik
begitu seterusnya. Waktu jeda ditentukan sendiri oleh pemrogram.
g. Symmetrical Flashing, Start / Stop On Pulse
Pada dasarnya symmetrical Flashing, Start / Stop On Pulse adalah sama dengan
timer symmetrical flashing. Akan tetapi perbedaannya adalah pada masukannya.
Jika pada symmetrical Flashing output akan aktif saat input aktif, maka pada
symmetrical flashing start / stop on pulse ini output akan aktif saat set dipicu, dan
akan mati saat reset dipicu. Jadi terdapat 2 masukan pada timer ini yaitu masukan
set dan reset.
h. Time On Addition
Pada timer jenis ini, jika kita memrogram agar output aktif selama input-nya aktif
dalam waktu 5 detik maka inputnya akan bertambah selama reset tidak ditekan.
Begini maksudnya. Output diatur agar aktif saat input ditekan selama 5 detik, jika
kita menekan hanya satu detik maka terdapat 4 detik tersisa. Selama reset belum
ditekan maka output akan aktif selama 4 detik tersisa tersebut. Jika dalam 4 detik
tersebut kita menekan input hanya 2 detik, maka untuk menyalakan output kita
membutuhkan 2 detik sisanya tersebut.
i. On Delay Off Delay
Pada timer jenis ini, output akan aktif beberapa waktu setelah input ditekan dan
akan mati beberapa waktu setelah input tidak aktif. Jadi terdapat waktu untuk
aktif, dan waktu untuk mati. Kedua waktu tersebut bisa diatur berbeda karena
terdapat tA untuk mengatur waktu aktif, dan tB untuk mengatur waktu mati.
j. Control Held Down asynchronously
Pada dasarnya, timer jenis ini sama dengan symmetrical flashing, akan tetapi
waktu antara menyala dan mati pada timer ini bisa dibedakan.
k. Control Held Down Asynchronously (Start / Stop)
Timer jenis ini sama dengan timer, hanya saja perlu tombol set untuk menyalakan
dan tombol reset untuk mematikan.
5. Jika salah satu dari 11 jenis timer ini sudah dipilih, aturlah nilai timernya.
Terdapat 5 pilihan pada kotak Unit. Pilihan tersebut adalah:

Gambar 7 Kotak pengaturan timer


s Berfungsi memberi satuan millisecond pada nilai yang dimasukkan
S Berfungsi memberi satuan second pada nilai yang dimasukkan
M : S Berfungsi memberi satuan Menit dan Detik pada nilai yang dimasukkan
H : M Berfungsi memberi satuan jam dan menit pada nilai yang dimasukkan
H Berfungsi memberi satuan jam pada nilai yang dimasukkan

6. Jika langkah ke-5 sudah selesai, klik OK dan selesailah memrogram timernya.

 Program Counter
1. Buatlah ladder diagram seperti gambar
Gambar 8 Ladder Diagram Awal
Pada gambar terdapat ladder diagram awal untuk membangun sebuah counter.
Jika ladder yang dibuat hanya seperti apda gambar saja, maka itu hanya
mengaktifkan counter tanpa mengeluarkannya ke dalam output.
2. Buatlah Ladder Diagram Selanjutnya Untuk Mengeluarkan Counter ke Output.

Gambar 9 Ladder Diagram Counter Untuk Menyalakan Output Q1


Gambar 9 merupakan ladder diagram dasar dari counter. Untuk selanjutnya pada
sistem-sistem tertentu ladder diagram tersebut dapat dikembangkan sendiri.
3. Atur Nilai Counter
Aturlah berapa kali counter tersebut menghitung dengan mengeklik 2 kali pada
CC1 sehingga keluar kotak dialog seperti gambar. Kemudian berilah nilai pada
kotak "Pulses"
Gambar 10 Kotak Dialog Pengaturan Counter
4. Jika nilai sudah diatur, klik OK dan selesailah memrogram counternya.

 BAGIAN GERBANG LOGIKA

1. Gerbang Logika AND


bahwa jika I1 dan I1 tidak aktif bersama maka output tidak akan aktif. Akan tetapi
jika I1 dan I2 aktif bersama maka output akan aktif.

2. Gerbang Logika OR
Jika I1 tersambung maka Q1 akan menyala, jika I2 tersambung maka Q1 akan
menyala, jika I1 dan I2 tersambung bersamaan maka Q1 akan menyala dan jika I1
dan I2 tidak tersambung maka Q1 akan mati. Pada warna merah mengindikasikan
bahwa output tersebut sedang bekerja (menyala) sehingga dapat diambil
kesimpulan bahwa pada logika OR, output akan menyala jika salah satu atau
kedua masukannya aktif.

3. Gerbang Logika NOT


ada sebuah tombol dan sebuah lampu. Secara normal lampu akan menyala jika
tombol ditekan dan mati saat tombol tidak ditekan. Jika menggunakan logika
NOT, maka lampu akan mati saat tombol ditekan dan akan menyala saat tombol
tidak ditekan.

Anda mungkin juga menyukai