LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN
PT. TOSO INDUSTRY INDONESIA
Disusun Oleh :
DANDI SEPTIANDI
XII TITL
YAYASAN ABDI NEGARA
SMKS BM ABDI NEGARA 2
CIBARUSAH
2024/202
DAFTAR ISI
Halaman Judul
Lembar Pengesahan
Kata Pengantar................................................................................................... i
Daftar Isi ............................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................... 1
A. Latar Belakang ............................................................................................... 1
B. Tujuan Praktik Kerja Lapangan ................................................................... 3
C. Manfaat Praktik Kerja Lapangan ................................................................ 4
D. Tempat Praktik Kerja Lapangan .................................................................. 6
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ............................................... 7
A. Sejarah PT. Toso Industri Indonesia ............................................................. 7
B. Visi dan Misi PT. Toso Industri Indonesia ..................................................... 8
C. Struktur PT. Toso Industri Indonesia ............................................................ 9
D. Kegiatan Umum PT. Toso Industri Indonesia .............................................. 10
E. Logo PT. Toso Industri Indonesia ................................................................... 12
BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN ......................... 13
A. Waktu dan Tempat .......................................................................................... 13
B. Tempat Pelaksanaan PKL................................................................................14
C. Deskripsi Pekerjaan ....................................................................................... 15
D. Kendala dan Solusi ......................................................................................... 18
BAB IV PENUTUP .............................................................................................. 21
A. Lampiran ......................................................................................................... 21
B. Penutup ............................................................................................................. 22
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................. 24
LEMBAR PENGESAHAN
Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini disusun oleh:
Nama: Dandi Septiandi
Kelas: XII TITL
Sekolah: SMKS BM Abdi Negara 2
Telah diperiksa dan disetujui oleh:
Pembimbing PKL Pembimbing Laporan
Suryanto Lia Aprilia [Link]
(.................................) (.................................)
Mengetahui,
Kepala Sekolah
SMKS BM Abdi Negara 2
Soksan Hakim Munthe, [Link]
(.................................)
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-
Nya, laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini dapat diselesaikan dengan baik.
Laporan ini disusun sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan PKL yang
dilaksanakan di PT Toso Industri Indonesia, yang merupakan bagian dari
kurikulum di SMK BM Abdi Negara 2. Kegiatan PKL ini berlangsung selama tiga
bulan, dari tanggal 18 Juli 2024 hingga 17 Oktober 2024.
Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan
dukungan dan bimbingan selama pelaksanaan PKL ini. Terutama kepada:
1. Bapak Soksan Hakim Munthe, [Link] selaku Kepala Sekolah SMK BM
Abdi Negara 2, yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas untuk
melaksanakan kegiatan PKL ini.
2. Ibu Masrukiah, [Link] selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum,
yang telah memberikan arahan dan bimbingan selama persiapan dan
pelaksanaan PKL.
3. Bapak Rudi Hartono, [Link] selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang
Kesiswaan, yang telah mendukung kegiatan ini agar dapat berjalan lancar.
4. Ibu Lia Aprilia, [Link] selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan
Industri (HUBIN), yang telah menjalin kerja sama dengan PT Toso
Industri Indonesia untuk mendukung kegiatan PKL ini.
5. Bapak Hamdan Amarudin, [Link] selaku Kepala Program Teknik Instalasi
Tenaga Listrik (TITL), yang telah memberikan arahan dan dukungan
dalam pelaksanaan PKL.
6. Bapak Munawir Sadzali, [Link] selaku Wali Kelas XII TITL, yang selalu
memberikan motivasi dan perhatian kepada kami selama kegiatan PKL ini
berlangsung.
Tak lupa, ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada PT Toso Industri
Indonesia atas kesempatan dan pengalaman yang diberikan selama PKL, yang
sangat bermanfaat bagi pengembangan keterampilan teknis dan sikap profesional
saya.
Semoga laporan ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kegiatan
yang telah dilakukan, serta memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan
di SMK BM Abdi Negara 2.
Akhir kata, saya menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, oleh
karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan demi
perbaikan di masa yang akan datang.
Bekasi, 11 Januari 2025
DANDI SEPTIANDI
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu program pendidikan yang
dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada siswa SMK.
Program ini bertujuan untuk menghubungkan teori yang dipelajari di sekolah
dengan praktik yang diterapkan di dunia industri. Dengan demikian, siswa dapat
mengembangkan keterampilan teknis, memahami etos kerja, serta mengenal
budaya perusahaan yang akan mereka masuki setelah lulus.
Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, dunia industri
semakin membutuhkan tenaga kerja yang terampil dan siap kerja. Oleh karena itu,
SMK dituntut untuk mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi
juga memiliki pengalaman praktis di lapangan. PKL menjadi sarana penting bagi
siswa untuk memperdalam pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan
mengasah kemampuan adaptasi di lingkungan kerja.
Melalui PKL, siswa mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi langsung
dalam operasional perusahaan, menghadapi tantangan nyata, serta belajar dari
profesional di bidangnya. Pengalaman ini diharapkan dapat membentuk karakter
siswa yang profesional, tangguh, dan siap menghadapi persaingan di dunia kerja.
Dalam laporan ini, penulis akan menjelaskan kegiatan-kegiatan yang dilakukan
selama PKL di PT. Toso Industry Indonesia menganalisis hasil yang diperoleh,
serta menghubungkan pengalaman tersebut dengan kompetensi yang dipelajari di
SMK. Harapannya, laporan ini dapat menjadi refleksi dan evaluasi atas
pelaksanaan PKL, serta memberikan saran untuk pengembangan program di masa
mendatang.
B. Tujuan Praktik Kerja Lapangan
Tujuan dari pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) adalah
sebagai berikut:
1. Meningkatkan Kompetensi Keahlian
Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menerapkan
pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari di sekolah
dalam situasi kerja nyata.
2. Memahami Dunia Kerja
Memperkenalkan siswa pada lingkungan kerja profesional,
termasuk budaya kerja, etika, dan tata cara operasional perusahaan.
3. Mengembangkan Keterampilan Soft Skills
Melatih keterampilan non-teknis seperti komunikasi, kerjasama
tim, manajemen waktu, dan problem-solving yang penting dalam
dunia kerja.
4. Membangun Koneksi Profesional
Membantu siswa membangun jaringan dengan para profesional di
bidangnya, yang dapat berguna untuk karir mereka di masa depan.
5. Menambah Pengalaman Kerja
Memberikan pengalaman kerja yang nyata kepada siswa sebagai
bekal untuk memasuki dunia kerja setelah lulus dari SMK.
6. Mengidentifikasi Minat dan Bakat
Membantu siswa mengenali minat dan bakat mereka melalui
keterlibatan langsung dalam pekerjaan yang sesuai dengan bidang
keahlian mereka.
7. Mendorong Kemandirian dan Tanggung Jawab
Melatih siswa untuk menjadi individu yang mandiri dan
bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas-tugas yang
diberikan di tempat kerja.
C. Manfaat Praktik Kerja Lapangan
Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) memberikan berbagai
manfaat, baik bagi siswa, sekolah, maupun dunia industri, di
antaranya:
1. Bagi Siswa:
Pengalaman Praktis: Siswa mendapatkan pengalaman kerja nyata
yang membantu mereka memahami bagaimana teori yang
dipelajari di sekolah diterapkan dalam dunia kerja.
Peningkatan Keterampilan: Siswa dapat meningkatkan
keterampilan teknis dan non-teknis yang relevan dengan bidang
keahlian mereka.
Adaptasi dengan Lingkungan Kerja: Siswa belajar beradaptasi
dengan lingkungan kerja yang profesional, termasuk memahami
budaya kerja dan etos kerja.
Peningkatan Kepercayaan Diri: Melalui pengalaman bekerja di
lapangan, siswa menjadi lebih percaya diri dalam menghadapi
tantangan di dunia kerja.
Persiapan Karir: PKL memberikan gambaran tentang dunia kerja,
sehingga siswa dapat mempersiapkan diri untuk karir yang akan
mereka tekuni di masa depan.
2. Bagi Sekolah:
Peningkatan Mutu Pendidikan: PKL membantu sekolah
mengevaluasi dan meningkatkan kurikulum berdasarkan kebutuhan
industri.
Kerjasama dengan Industri: PKL mempererat hubungan antara
sekolah dan dunia industri, yang dapat membuka peluang
kerjasama lebih lanjut.
Reputasi Sekolah: Keberhasilan siswa dalam PKL meningkatkan
reputasi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang mampu
mencetak lulusan berkualitas.
3. Bagi Dunia Industri:
Sumber Tenaga Kerja Potensial: Industri mendapatkan tenaga kerja
tambahan yang dapat membantu menyelesaikan tugas-tugas
operasional.
Pengembangan SDM: Industri berkontribusi dalam pengembangan
sumber daya manusia yang siap kerja dan sesuai dengan kebutuhan
industri.
Inovasi dan Ide Baru: Siswa PKL dapat membawa perspektif baru
dan ide-ide segar yang bermanfaat bagi perusahaan.
D. Tempat Praktek Kerja Lapangan
Nama dan Alamat Tempat PKL
Nama Tempat: PT. Toso Industry Indonesia
Alamat: Ejip Industrial Park, Jl. Cilosari 1 Blok 7 G No.2-3, Sukaresmi,
Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
Telepon: 1068849
BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
A. Sejarah PT. Toyo Industri Indonesia
[Link] Industri Indonesia adalah salah satu perusahaan asing yang
tempatnya milk orang jepang bernama [Link] Yang berdiri pada Bulan
September 1949 yang bergerak di bidang Interior Blind Gorden yang
beralamat di Ejip, Blok 7G No.2- 3Cikarang Selatan, Bekasi.
Dengan Luas Tanah 4500m.
[Link] Industri Indonesia mulai melakukan Pengiriman ke Bagian
Customer pada tahun dan lokasi pengiriman ke daerah Kerawang, Bekasi,
Dil. Berbagai macam sparepart yang di keluarkan PT. Toso Industri
Indonesia merupakan sekunder dari suatu Elektronik
B. Visi dan Misi PT. Toso Industri Indonesia
Visi : Menjadi salah satu perusahaan Produsen Rubber Part
terkemuka di kawasar regional yang terus tumbuh dan berkembang
Misi
Menciptakan Manfaat dan daya guna yang sebesar-besamya salam
memenuhi kebutuhan melampaui harapan pelanggan serta pihak-
pihak yang terkait. Mampu mengoptimalkan dan mengembangkan
nilai serta potensi sumber daya karyawan untuk mencapai
kesejahteraan bersama yang berwawasan lingkungan
C. Struktur PT. DOOCHEON AUTOMOTIVE INDONESIA
D. Kegiatan umum PT. Toso Industri Indonesia
:
PT. TOSO INDUSTRY INDONESIA adalah perusahaan yang bergerak di
bidang manufaktur produk dekorasi jendela, seperti rel gorden, tirai
venetian, layar gulung, dan roman shade. Selama melaksanakan Praktik
Kerja Lapangan (PKL) di perusahaan ini, terdapat beberapa kegiatan
umum yang dilakukan, antara lain:
1. Pengenalan Perusahaan dan Orientasi
Pada hari pertama PKL, siswa mengikuti sesi orientasi yang disampaikan
oleh HRD perusahaan. Orientasi ini mencakup pengenalan sejarah
perusahaan, visi dan misi, serta peraturan dan prosedur yang berlaku di
tempat kerja.
2. Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Setiap siswa dibekali pelatihan mengenai pentingnya keselamatan kerja.
Mereka diperkenalkan dengan alat pelindung diri (APD) yang harus
digunakan selama bekerja, seperti helm, sarung tangan, dan sepatu safety.
Siswa juga diajarkan bagaimana menghadapi situasi darurat dan tindakan
pencegahan kecelakaan.
3. Kegiatan Produksi
Siswa terlibat dalam berbagai tahap produksi, seperti:
Persiapan Bahan: Menyiapkan bahan baku yang akan digunakan dalam
proses produksi.
Pengoperasian Mesin: Mengoperasikan mesin-mesin produksi seperti
mesin press, mesin forming, dan mesin injeksi untuk membuat produk
dekorasi jendela.
Perakitan Produk: Membantu dalam proses perakitan produk seperti rel
gorden dan tirai.
Pengemasan: Memastikan produk yang sudah jadi dikemas dengan baik
sebelum dikirim ke pelanggan.
4. Inspeksi dan Kontrol Kualitas
Siswa diajarkan bagaimana melakukan inspeksi pada produk untuk
memastikan kualitas sesuai dengan standar perusahaan. Mereka
memeriksa produk dari segi ukuran, bentuk, dan fungsi sebelum produk
dikirimkan ke pelanggan.
5. Penyusunan Laporan Harian
Setiap siswa diwajibkan menyusun laporan harian yang berisi aktivitas
yang dilakukan selama satu hari kerja. Laporan ini digunakan untuk
evaluasi oleh pembimbing dari perusahaan dan sekolah.
6. Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan
Selain kegiatan produksi, siswa juga mengikuti pelatihan tambahan yang
diberikan oleh perusahaan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan
non-teknis. Pelatihan ini meliputi pengenalan teknologi terbaru di bidang
manufaktur dan pengembangan soft skills seperti komunikasi dan kerja
tim.
7. Partisipasi dalam Program Pendidikan Sistem Ganda (PSG)
PT. TOSO INDUSTRY INDONESIA bekerja sama dengan sekolah untuk
memberikan pengalaman kerja nyata kepada siswa melalui program PSG.
Siswa diberikan kesempatan untuk bekerja dalam tim dan menyelesaikan
proyek-proyek kecil di bawah bimbingan supervisor
Kegiatan-kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berharga bagi
siswa, membantu mereka memahami dunia industri dan mempersiapkan
mereka untuk memasuki dunia kerja setelah lulus dari sekolah.
E. Logo PT. Toso Industri Indonesia
BAB III
PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN
A. Waktu dan Tempat
Waktu Pelaksanaan PKL
1. Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PT. Toso Industri
Indonesia dilaksanakan pada tanggal 18 juli 2024 sampai 17
Oktober 2024 dengan durasi 2 bulan. Selama periode ini, peserta
PKL diberikan kesempatan untuk belajar dan berpartisipasi dalam
berbagai kegiatan operasional di perusahaan.
2. PKL dimulai dengan orientasi mengenai perusahaan, dilanjutkan
dengan pembelajaran tentang berbagai proses bisnis dan teknis
yang ada di dalam perusahaan, seperti proses produksi, manajemen
kualitas, pemasaran, dan logistik.
3. Selama program ini, peserta PKL akan melakukan pemantauan
rutin terhadap proyek-proyek yang sedang berjalan, bekerja dengan
tim produksi, dan mengikuti pelatihan serta workshop sesuai
dengan bidang yang relevan.
4. Jam kerja di PT Toso Industri Indonesia Indonesia dimulai pada
pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.00 WIB, dengan
jadwal sebagai berikut:
Pagi: 08.00 – 12.00 WIB
Istirahat: 12.00 – 13.00 WIB
Siang: 13.00 – 17.00 WIB
Selama jam kerja, seluruh karyawan diharapkan menjalankan tugas
dan tanggung jawab sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,
menjaga disiplin waktu, dan mematuhi aturan perusahaan.
B. Tempat Pelaksanaan PKL
1. Praktik Kerja Lapangan dilaksanakan di PT. Toso Industri Indonesia,
yang berlokasi di kawasan Ejip
2. Lokasi ini dipilih karena merupakan pusat operasional perusahaan
yang memiliki fasilitas lengkap dan modern untuk proses manufaktur
komponen otomotif. Kawasan industri ini juga menjadi titik penting
dalam rantai pasokan produk otomotif di Indonesia.
3. Fasilitas perusahaan mencakup area produksi yang luas, ruang
pengembangan produk (R&D), serta bagian administrasi dan
manajerial yang akan menjadi tempat peserta PKL berinteraksi dengan
berbagai divisi di perusahaan.
4. Selain itu, peserta PKL juga akan diberi kesempatan untuk
mengunjungi beberapa departemen pendukung, seperti departemen
kualitas, pemasaran, dan logistik untuk mendapatkan pemahaman yang
lebih menyeluruh tentang operasi perusahaan.
C. Deskripsi Pekerjaan
Selama pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di bagian
Assembly PT Toso Industri Indonesia, siswa akan terlibat langsung
dalam proses pembuatan Pet Box atau Pet Cas, yang merupakan
bagian dari produk perusahaan. Berikut adalah deskripsi pekerjaan
yang dilakukan di bagian assembly:
1. Perakitan Pet Box/Pet Cas
Siswa akan dilibatkan dalam proses perakitan Pet Box/Pet Cas,
yang mencakup penggabungan komponen-komponen produk
menggunakan berbagai alat dan teknik yang sudah diterapkan di
perusahaan. Tugas ini meliputi pemilihan dan pengaturan bagian-
bagian seperti panel, rangka, dan bagian lainnya sesuai dengan
standar kualitas perusahaan.
2. Penggunaan Alat Perakitan
Siswa akan diajarkan cara menggunakan alat-alat perakitan yang
digunakan dalam pembuatan Pet Box/Pet Cas, seperti obeng,
pemotong, dan alat pengikat lainnya. Proses ini akan meningkatkan
keterampilan teknis siswa dalam menangani peralatan industri.
3. Pemeriksaan Kualitas
Setelah proses perakitan, siswa akan dilibatkan dalam tahap
pemeriksaan dan pengujian kualitas Pet Box/Pet Cas untuk
memastikan bahwa produk yang dirakit sesuai dengan spesifikasi
dan standar kualitas yang ditetapkan. Pemeriksaan meliputi
pengecekan kekuatan, kestabilan, dan kelengkapan setiap bagian
produk.
4. Pengemasan
Siswa juga akan terlibat dalam tahap pengemasan produk yang
telah selesai dirakit. Pengemasan dilakukan untuk memastikan
bahwa Pet Box/Pet Cas aman selama pengiriman dan
penyimpanan, serta sesuai dengan standar perusahaan.
5. Pengaturan dan Penyimpanan Barang
Siswa akan belajar bagaimana cara menyusun dan menyimpan
produk-produk yang telah dirakit dengan rapi dan efisien di area
penyimpanan, guna memudahkan distribusi dan pengiriman ke
pelanggan.
6. Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
Selama bekerja di bagian assembly, siswa akan selalu diingatkan
untuk mematuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja.
Penggunaan alat pelindung diri (APD), seperti masker, sarung
tangan, dan pelindung mata, akan menjadi bagian dari prosedur
kerja yang harus diikuti.
7. Bekerja dalam Tim
Sebagai bagian dari tim assembly, siswa akan bekerja bersama
dengan karyawan lainnya dalam menyelesaikan tugas-tugas
perakitan. Kolaborasi yang baik sangat penting untuk memastikan
setiap unit Pet Box/Pet Cas dirakit dengan cepat dan berkualitas
tinggi.
Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengasah keterampilan teknis
dan meningkatkan pemahaman mereka tentang proses produksi
dan perakitan dalam industri manufaktur. PKL di bagian assembly
Pet Box/Pet Cas memberikan pengalaman yang sangat berguna
dalam membekali siswa dengan keterampilan praktis yang
dibutuhkan di dunia industri.
D. Kendala dan Solusi
Kendala yang Dihadapi Selama Praktek Kerja Lapangan (PKL)
Selama pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT Toso Industri
Indonesia, beberapa kendala yang dihadapi oleh siswa dalam menjalankan
tugas-tugas di bagian assembly (pembuatan Pet Box/Pet Cas) antara lain
sebagai berikut:
1. Keterbatasan Pengalaman Awal
Sebagai siswa yang baru memulai pengalaman di dunia industri, beberapa
siswa menghadapi kesulitan dalam beradaptasi dengan proses perakitan
yang cepat dan detail. Ketidaktahuan awal tentang teknik perakitan dan
penggunaan alat-alat industri menyebabkan beberapa siswa membutuhkan
waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas dengan baik.
2. Kesulitan dalam Menggunakan Alat Perakitan
Beberapa alat yang digunakan dalam proses perakitan Pet Box/Pet Cas
memerlukan keterampilan khusus untuk digunakan dengan benar dan
aman. Siswa yang belum terbiasa dengan alat-alat tersebut terkadang
merasa kesulitan dalam mengoperasikan atau menyesuaikan diri dengan
kecepatan dan ketepatan yang dibutuhkan.
3. Kesalahan dalam Pengukuran dan Pemasangan Komponen
Dalam proses perakitan, akurasi dalam pengukuran dan pemasangan
komponen sangat penting. Terkadang, siswa mengalami kesalahan dalam
mengukur atau memasang bagian-bagian yang menyebabkan produk tidak
sesuai dengan spesifikasi atau harus dibongkar dan diperbaiki ulang.
4. Masalah dalam Pengendalian Waktu
Terkadang, siswa kesulitan untuk mengikuti jadwal atau waktu yang
ditentukan untuk menyelesaikan tugas, terutama pada saat pekerjaan
perakitan memerlukan ketelitian lebih tinggi. Hal ini menyebabkan
penundaan dalam proses penyelesaian produk, yang mempengaruhi
efisiensi kerja di bagian assembly.
5. Keterbatasan Pengetahuan tentang Standar Kualitas
Meskipun siswa dilatih untuk mengikuti standar kualitas perusahaan,
terkadang mereka kesulitan untuk sepenuhnya memahami dan menerapkan
standar tersebut pada setiap produk yang dirakit. Hal ini menyebabkan
proses pemeriksaan kualitas yang lebih lama dan sering kali memerlukan
pengawasan lebih lanjut dari mentor atau supervisor.
6. Keterbatasan Fasilitas dan Peralatan
Di beberapa kesempatan, terdapat keterbatasan jumlah atau jenis peralatan
yang tersedia di bagian assembly, yang mengharuskan siswa untuk berbagi
alat dengan rekan lainnya. Hal ini terkadang menghambat kelancaran
proses perakitan dan memperlambat pekerjaan.
7. Kendala dalam Pengemasan
Proses pengemasan sering kali menjadi kendala bagi siswa, terutama
dalam memastikan bahwa Pet Box/Pet Cas dikemas dengan benar dan
aman. Ketidaktahuan mengenai bahan pengemas yang tepat atau cara
pengemasan yang efisien bisa menyebabkan kesalahan dalam tahap ini.
8. Tantangan dalam Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
Meskipun siswa sudah diberi pelatihan terkait keselamatan dan kesehatan
kerja, beberapa siswa terkadang lupa atau merasa kurang nyaman untuk
selalu mematuhi protokol K3 di lapangan, terutama saat bekerja dalam
kondisi yang terburu-buru.
Solusi terhadap Kendala
Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, perusahaan dan mentor PKL
memberikan pelatihan tambahan, pengawasan yang lebih intensif, serta
pemberian waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan proses kerja.
Siswa juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan meminta bantuan
jika menghadapi kesulitan, agar mereka dapat bekerja dengan lebih efektif
dan produktif.
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kesimpulan Praktek Kerja Lapangan (PKL)
Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT Toso Industri Indonesia selama
periode 18 Juli 2024 hingga 17 Oktober 2024 memberikan pengalaman yang
sangat berharga bagi siswa dalam mengaplikasikan pengetahuan teori yang telah
dipelajari di sekolah ke dalam dunia industri yang sesungguhnya. Siswa terlibat
langsung dalam berbagai proses, terutama di bagian assembly (pembuatan Pet
Box/Pet Cas), yang mencakup perakitan, pengujian kualitas, dan pengemasan
produk.
Selama masa PKL, siswa dapat memahami secara mendalam mengenai proses
produksi, serta memperkaya keterampilan teknis dan soft skills seperti kerjasama
tim, disiplin, dan pengelolaan waktu. Pengalaman ini juga memperkenalkan siswa
pada standar kualitas dan prosedur keselamatan kerja yang penting dalam dunia
industri.
Meskipun demikian, beberapa kendala seperti keterbatasan pengalaman, kesulitan
dalam penggunaan alat, dan tantangan dalam penerapan standar kualitas sempat
dihadapi oleh siswa. Namun, dengan bimbingan dari mentor dan dukungan dari
perusahaan, siswa mampu mengatasi masalah tersebut dan meningkatkan
keterampilan mereka seiring berjalannya waktu.
Secara keseluruhan, kegiatan PKL ini memberikan kontribusi besar dalam
mempersiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja, karena mereka memperoleh
pengetahuan praktis yang berguna dan siap untuk diterapkan pada pekerjaan yang
lebih kompleks setelah menyelesaikan pendidikan di SMK.
B. Saran Praktek Kerja Lapangan (PKL)
Berdasarkan pengalaman selama pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di
PT Toso Industri Indonesia, berikut adalah beberapa saran yang dapat
meningkatkan kualitas kegiatan PKL di masa mendatang:
1. Peningkatan Persiapan Awal Siswa
Sebelum memulai PKL, disarankan agar siswa diberikan pelatihan atau simulasi
yang lebih mendalam mengenai proses produksi dan penggunaan alat yang akan
digunakan selama PKL. Hal ini dapat mempersiapkan siswa untuk lebih siap
menghadapi tugas di lapangan dan mengurangi waktu adaptasi.
2. Pemberian Waktu Adaptasi yang Lebih Lama
Memberikan waktu adaptasi yang lebih panjang bagi siswa pada awal PKL agar
mereka dapat memahami alur kerja dengan lebih baik dan terbiasa dengan
lingkungan industri. Hal ini akan membantu mereka untuk bekerja lebih efisien
dan mengurangi kesalahan selama proses perakitan atau pemeriksaan kualitas.
3. Peningkatan Pengawasan dan Bimbingan
Pengawasan yang lebih intensif dari mentor selama proses PKL sangat penting,
terutama dalam tahap awal ketika siswa masih beradaptasi. Bimbingan yang lebih
terarah dapat membantu siswa mengatasi kendala teknis yang dihadapi dan
meminimalkan kesalahan yang terjadi.
4. Pemanfaatan Fasilitas yang Lebih Baik
Menyediakan fasilitas dan peralatan yang memadai dan terjaga dengan baik
sangat penting untuk kelancaran proses PKL. Oleh karena itu, perusahaan dapat
memastikan bahwa alat dan mesin yang digunakan dalam proses produksi selalu
dalam kondisi baik dan dapat digunakan dengan efisien oleh siswa.
5. Penerapan Protokol K3 secara Konsisten
Meskipun siswa telah diberikan pelatihan mengenai keselamatan dan kesehatan
kerja, perlu ada pengingat rutin dan pengawasan lebih ketat terkait penerapan
protokol K3. Ini untuk memastikan bahwa siswa selalu mematuhi standar
keselamatan selama bekerja dan menghindari risiko kecelakaan kerja.
6. Evaluasi Berkala dan Umpan Balik
Memberikan evaluasi berkala terhadap perkembangan siswa selama PKL dan
memberikan umpan balik yang konstruktif akan membantu siswa untuk terus
berkembang. Umpan balik ini dapat berfokus pada area yang perlu diperbaiki dan
memberikan apresiasi terhadap pencapaian yang sudah diraih siswa.
7. Peningkatan Komunikasi antara Sekolah dan Perusahaan
Untuk meningkatkan kualitas PKL, penting untuk menjaga komunikasi yang baik
antara pihak sekolah dan perusahaan. Koordinasi yang lebih intensif dapat
membantu kedua belah pihak untuk memaksimalkan pengalaman belajar siswa
dan menyelesaikan masalah yang mungkin timbul selama kegiatan PKL.
Dengan menerapkan saran-saran tersebut, diharapkan kegiatan PKL dapat berjalan
lebih efektif, memberikan pengalaman yang lebih baik kepada siswa, serta
memberikan manfaat yang lebih besar bagi perusahaan dan sekolah.
B. Lampiran
1. Jadwal Kegiatan selama PKL
TANGGAL JAM KERJA KEGIATAN
18 JULI 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
19 JULI 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
20 JULI 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
22 JULI 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
23 JULI 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
24 JULI 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
25 JULI 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
26 JULI 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
29 JULI 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
30 JULI 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
12 JUNI 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
1-5 Agustus 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
8-12 Agustus 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
13-17 AGUSTUS 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
19-23 AGUSTUS 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
26-30 AGUSTUS 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
2-6 SEPTEMBER 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
9-13 SEPTEMBER 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
16-20 SEPTEMBER
08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
2024
23-27 SEPTEMBER
08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
2024
30-4 OKTOBER 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
7-10 OKTOBER 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
14-17 OKTOBER 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
1 JULI 2024 08.00 – 16.45 WIB Merakit pet box
2. Sertifikat Praktik kerja lapangan
C. Penutupan
Penutupan
Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan di PT Toso Industri Indonesia
dari tanggal 18 Juli 2024 hingga 17 Oktober 2024 telah memberikan pengalaman
yang sangat berharga dalam mengembangkan keterampilan praktis yang
diperlukan dalam dunia industri, khususnya dalam proses perakitan Pet Box.
Selama kegiatan PKL, saya mendapatkan kesempatan untuk mempelajari berbagai
tahapan dalam proses produksi, mulai dari pemilihan komponen, perakitan,
hingga pengemasan produk akhir.
Selama masa PKL, saya juga diajarkan tentang pentingnya ketelitian,
keterampilan teknis, serta pemahaman terhadap prosedur dan standar kualitas
yang berlaku di industri. Selain itu, saya belajar untuk bekerja secara efektif
dalam tim dan menghadapi tantangan yang muncul dalam pekerjaan sehari-hari.
Saya menyadari bahwa pengalaman ini tidak hanya memberi wawasan teknis,
tetapi juga membentuk sikap profesional yang diperlukan untuk memasuki dunia
kerja. Terima kasih kepada seluruh pihak di PT Toso Industri Indonesia yang telah
memberikan bimbingan dan kesempatan yang sangat berharga selama PKL ini.
Semoga pengalaman ini dapat menjadi bekal yang kuat dalam mengembangkan
karier di masa depan.
Dengan berakhirnya kegiatan PKL ini, saya berharap dapat terus mengaplikasikan
pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh, serta terus berkembang
dalam dunia industri.
E. Daftar Pustaka
Direktorat Pembinaan SMK. (2013). Pedoman Pelaksanaan Praktik Kerja
Lapangan (PKL). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Setiawan, A. (2020). Manajemen Industri: Konsep dan Penerapan.
Bandung: Alfabeta.
Santoso, B. (2019). “Efektivitas Pendidikan Sistem Ganda dalam
Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMK.” Jurnal Pendidikan Kejuruan
Indonesia, 7(3), 145-153.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 60 Tahun 2014
tentang Kurikulum SMK.
PT Toso Industri Indonesia. (2024). Profil Perusahaan. Diakses dari:
[Link]
Ejip Industrial Park. (2024). Informasi Kawasan Industri. Diakses dari:
[Link]
PT Toso Industri Indonesia. (2024). Manual Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (K3). Dokumen internal perusahaan.
PT Toso Industri Indonesia. (2024). Panduan Proses Produksi. Dokumen
internal perusahaan.
Observasi langsung selama pelaksanaan PKL di PT Toso Industri
Indonesia, Juli–Oktober 2024.
Wawancara dengan supervisor dan karyawan PT Toso Industri Indonesia,
September 2024.