0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan5 halaman

Analisis Interaksi Perawat dan Pasien

Dokumen ini menganalisis proses interaksi antara perawat dan pasien bernama Tn. S, berfokus pada komunikasi verbal dan non-verbal. Tujuan interaksi adalah membina hubungan saling percaya dan membantu pasien berinteraksi dengan orang lain, yang ditunjukkan melalui berbagai pertanyaan dan respons selama sesi.

Diunggah oleh

Dewi Maryanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan5 halaman

Analisis Interaksi Perawat dan Pasien

Dokumen ini menganalisis proses interaksi antara perawat dan pasien bernama Tn. S, berfokus pada komunikasi verbal dan non-verbal. Tujuan interaksi adalah membina hubungan saling percaya dan membantu pasien berinteraksi dengan orang lain, yang ditunjukkan melalui berbagai pertanyaan dan respons selama sesi.

Diunggah oleh

Dewi Maryanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISA PROSES INTERAKSI

Nama Pasien : Tn.S Hari/Tanggal : Senin Maret 2024


Usia : 33 Tahun Waktu : 14.00 – 21.00 wib
Lingkungan : Kondusif, pasien duduk disamping perawat Tujuan : Setelah intervensi Pr dan Px dapat membina hubungan
saling percaya dan Px dapat berinteraksi dengan orang lain
Deskripsi : Penampilan rapi, kontak mata kurang

Analisa Fokus Pada


Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisa Fokus Pada Pasien Rasional
Perawat
 Pr : “Selamat pagi pak”  P : memandang pasien  Bersiap memulai interaksi  Belum mengerti maksud  Kalimat pembuka pada
 Px : “Pagi” dengan senyum  Merasa senang saat pasien dan tujuan kedatangan awal interaksi harus
 Pr : “Salam kenal saya  K : memandang perawat menjawab perawat didahului atau dimulai
Realdy Chandra, mahasiswa  Pr : duduk di samping  Merasa bahwa pasien  Masih bingung dengan dengan membina hubungan
profesi ners yang sedang pasien belum mengerti terkait maksud dan kedatangan saling percaya
berpraktek di RSJD  K : memandang perawat kedatangan perawat perawat
[Link] Jacobalis Bangka tanpa ekspresi  Merasa senang dengan  Mulai paham dengan
Belitung. Hari ini saya dinas respon dari pasien maksud dan tujuan
pagi, yaitu dari jam 14.00 – kedatangan perawat
21.00 yang akan ikut serta  Merasa perkenalan adalah
membantu kakak-kakak hal untuk memulai
disini merawat bapak. Kalau pembicaraan
boleh tau nama bapak
siapa?”
 Px : “…”
 Pr : “ Pak Sulharman ya?
 Px : “ Mengangguk”
 Pr : “Bapak tinggalnya
dimana?"
 Px : “Rangkui, belakang
kodim”
 Pr : “Pak Sulharman  Pr : memandang pasien  Mencoba membuka  Mencoba menangkap Persetujuan kontrak
bagaimana kabarnya hari dengan senyum pembicaraan dengan pertanyaan diperlukan untuk
ini? Apakah masih takut  Px : memandang perawat menanyakan kabar  Menerima kontrak waktu memudahkan interaksi dan
untuk berbicara atau  Pr : duduk di samping  Berpikir apakah pasien dari perawat menggali informasi
berinteraksi dengan perawat pasien mau melanjutkan interaksi selanjutnya
lain maupun dengan kawan2  Px : memandang perawat
yang lain?” tanpa ekspresi
 Px : “…”
 Pr : “Pak, boleh gak kita
ngobrol tentang
rasamalu/takut yang bapak
rasakan. Bapak maunya
ngobrol dimana?”
 Px : “…”
 Pr : “Baiklah kita ngobrol
disini saja ya pak, kurang
lebih 15 menit”
 Px : “Mengangguk”
 Pr : “Pak, kalau boleh tau,  Pr : memandang pasien  Berharap pasien terbuka  Tidak menjawab Kalimat terbuka dan tertutup
apasih yang bikin bapak dengan senyum dan menceritakan pertanyaan digunakan untuk
malu bicara dengan orang  Px : memandang perawat masalahnya  Mencoba memahami memberikan kesempatan
lain?”  Pr : duduk di samping  Berharap pasien mau pertanyaan perawat kepada pasien untuk
 Px : “…” pasien menjawab pertanyaan  Mulai terbuka dan ingin mengungkapkan perasaannya
 Pr : “Apakah ada yang  Px : memandang perawat perawat menjawab pertanyaan
mengganggu bapak atau ada tanpa ekspresi perawat
bisikan yang menyuruh  Menggali informasi untuk
bapak?” menentukan keluhan utama
 K : “…”  Mendapatkan data
 Pr : “Bapak kalau di sini
sering mengobrol dengan
siapa?” dengan pak Rizal
ya?
 Px : “Iya”
 Pr : “bapak mau gak kalau
diajarkan agar bisa
berinteraksi dengan orang
lain selain dengan Pak Rizal
tanpa rasa takut/malu?”
 Px : “Mengangguk”
 Pr : “Mari kita belajar untuk  Pr : memandang pasien  Berharap pasien ingin  Pasien mencoba Menggali data lebih lanjut
berinteraksi/mengobrol dengan senyum melakukan interaksi dan memahami yang dijelaskan menunjukkan kesungguhan
dengan orang lain secara  Px : menunduk dan tidak ikut serta dalam perawat niat memnbantu masalah
bertahap. Apakah bapak memandang perawat pelaksanaan implementasi  Pasien ikut serta dalam klien
sudah siap?”  Px : memandang perawat  Senang karena pasien ikut implementasi yang
 Px : “Siap” dan menunjukkan serta dalam implementasi diberikan perawat
 Pr : “Ini saya jelaskan perhatiannya
terlebih dahulu ya pak. Jika  Px : melihat kearah p
bapak ingin mengobrol atau  Pr : Memandang pasien dan
meminta bantuan kepada tersenyum
teman yang lain yang  Px : memandang perawat
menurut bapak mau kemudian menunduk
berbicara dengan bapak.
Gimana ada yang ingin
ditanyakan atau belum
jelas?”
 Px : “Menggelengkan
kepala”
 Pr : “Kalau begitu, setelah
kita mengobrol nanti bapak
usahakan ya untuk
berinteraksi dengan temen
yang lain ya pak”
 Px : “Iya pak kelak ku cube”
 Pr : “Mantap Pak  Pr : memandang pasien  Memuji atas keberhasilan  Pasien sedikit tersenyum Memuji dan mengucapkan
Sulherman, ini saya bapak dengan senyum pasien mendengar pujian dari terimakasih agar pasien
sudah bagus sekali udah  Px : menunduk dan tidak  Berharap pasien dapat perawat merasa diapresiasi dan untuk
mulai mau di ajak bicara. memandang perawat mempraktekkan meningkatkan kepercayaan
Nanti, bapak jangan sering  Px : memandang perawat implementasi yang telah
menyendiri di pojok ruangan tanpa ekspresi diajarkan
ya usahakan untuk saling  Pr : memandang pasien
mengobrol dengan temen2 dengan senyum
yang lain, siap gak pak?”  Px : memandang perawat
 Px : “Mengangguk” dan menunduk serta menuju
 Pr : “Nah, pak gak terasa ke ruangan
udah 15 menit kita ngobrol  Pr : Mengantar pasien ke
sambil belajar cara ruangan
berinteraksi dengan orang
lain tanpa rasa takut/malu”
 Px : “…”
 Pr : “Terimakasih pak
Sulharman, sekarang bapak
boleh kembali keruangan”

Anda mungkin juga menyukai