0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan18 halaman

Pengertian dan Ruang Lingkup Sosiologi

Dokumen ini membahas pengertian, batasan, dan ruang lingkup sosiologi menurut berbagai ahli, termasuk Emile Durkheim, Max Weber, dan Pitrim A. Sorokin. Sosiologi dipahami sebagai ilmu yang mempelajari fakta sosial, tindakan sosial, dan hubungan antar gejala sosial serta struktur sosial. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan ciri-ciri utama ilmu sosiologi dan definisi masyarakat.

Diunggah oleh

nabila putri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan18 halaman

Pengertian dan Ruang Lingkup Sosiologi

Dokumen ini membahas pengertian, batasan, dan ruang lingkup sosiologi menurut berbagai ahli, termasuk Emile Durkheim, Max Weber, dan Pitrim A. Sorokin. Sosiologi dipahami sebagai ilmu yang mempelajari fakta sosial, tindakan sosial, dan hubungan antar gejala sosial serta struktur sosial. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan ciri-ciri utama ilmu sosiologi dan definisi masyarakat.

Diunggah oleh

nabila putri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGANTAR SOSIOLOGI

PERTEMUAN 2
PENGERTIAN,
BATASAN DAN RUANG LINGKUP SOSIOLOGI

BY
DR. LAYLA KURNIAWATI, [Link], [Link]
Pengertian Sosiologi:

1. Menurut Emile Durkheim: Ilmu yang mempelajari fakta-


fakta Sosial (fakta yg berisi cara bertindak, berpikir,
berperasaan yang ada di luar Individu. Fakta-fakta tersebut
memiliki kekuatan untuk mengendalikan Individu.

• Perdupra (Peraturan Kehidupan Praja);


• Sistem hukum:
Bentuk fakta sosial yang dilembagakan. Meskipun
sistem hukum dibuat dan ditegakkan oleh individu,
namun mampu mengendalikan dan mewakili seluruh
masyarakat.
• Agama:
Bentuk fakta sosial yang dilembagakan. Meskipun
aturan agama dibuat individu, namun mereka bisa
mengendalikan individu lainnya dan diakui oleh seluruh
penganutnya.
Pengertian Sosiologi:

• Peraturan Negara:
Fakta sosial yang dibuat oleh negara u/ mengendalikan
seluruh warga negara untuk menjalankan fungsi sosial
tertentu.
• Mata uang
Fakta sosial yang ditentukan suatu negara dan diakui
seluruh masyarakat sebagai alat transaksi yang sah di
negara tersebut.
• Arsitektur:
arsitektur juga merupakan bentuk fakta sosial material
yang bisa dilihat secara objektif. Arsitektur
menggambarkan pola bangunan yang banyak
digunakan oleh suatu masyarakat dalam periode
tertentu.
Pengertian Sosiologi:

• 2. Max Weber : mempelajari tindakan-tindakan sosial.

Tindakan sosial adalah tindakan yang memengaruhi atau


dipengaruhi oleh orang lain.
Apakah semua Tindakan dapat dikatakan sbg Tindakan sosial?
e.g. marah-marah tidak jelas

Berikut ciri-ciri Tindakan sosial:


1. Tindakan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan
perilaku orang lain;
2. Tindakan sosial memiliki makna;
3. Tindakan tersebut mempengaruhi/dipengaruhi oleh orang
lain.
Pengertian Sosiologi:

3. Pitrim A Sorokin: Suatu ilmu yg mempelajari hubungan dan


pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala-gejala sosial,
hubungan dan pengaruh timbal balik antar gejala sosial dan non
sosial, dan ciri ciri umum dari semua jenis gejala-gejala sosial.
Contoh Gejala Sosial:

Gejala sosial di masyarakat Indonesia yang selama ini


terjadi adalah kemiskinan, masalah kenakalan remaja,
problem kepadatan penduduk dan lain sebagainya.

Akhir-akhir ini terjadi:


Judi online
Pengertian Sosiologi:

3. Menurut Selo Sumardjan: Ilmu yg mempelajari struktur


sosial (e.g. organisasi kampung)dan proses sosial termasuk
perubahan sosial.

Struktur Sosial: tatanan dalam kehidupan sosial yang di


dalamnya terdapat hubungan status dan peran
sosial dengan batasan unsur sosial sehingga kemudian
realitas inilah mampu menciptakan berbagai bentuk
kelompok sosial di dalam masyarakat.

Peran sosial: perilaku dan/atau tingkah laku yang


diharapkan dari seseorang yang menduduki status
sosial tertentu dalam Masyarakat.
Menurut Auguste Comte: Sosiologi berasal dari kata latin Socius
(teman/sesama) dan logos (ilmu)= ilmu tentang teman/ kawan dalam artian
(masyarakat).

Menurut Joseph Rucek & Roland Warren: Ilmu yang mempelajari hubungan
antar manusia di dalam kelompok.

Menurut Soerjono Soekanto: Ilmu yg mempelajari masyarakat dalam


keseluruhannya dan hubungan hubungan antar orang-orang dalam masyarakat.
Menurut Hasan Shadily: Ilmu yg mempelajari hidup bersama dalam masyarakat dan
menyelidiki ikatan ikatan antar manusia yg menguasai kehidupan itu.
Menurut Allan Jhonson, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan dan
perilaku, terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial dan bagaimana sistem
tersebut mempengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat di dalamnya
mempengaruhi sistem tersebut.
• Menurut Auguste Comte: Sosiologi berasal dari kata latin Socius
(teman/sesama) dan logos (ilmu)= ilmu tentang teman/ kawan dalam artian
(masyarakat).
• Menurut William F Oghburn & mayer F Nimkop, sosiologi adalah
penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya, yaitu organisasi
sosial.
• Menurut [Link] Dorn dan C.J. Lammers., sosiologi adalah ilmu
pengetahuan tentang struktur struktur dan proses-proses kemasyarakatan yg
bersifat stabil.
• Menurut Paul B. Horton, sosiologi adalah ilmu yang memusatkan
penelaahan pada kehidupan kelompok dan produk kehidupan kelompok
tersebut.
• Menurut William Kornblum, Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk
mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan
masyarakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi.
• Menurut Mayor Polak : Ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat
sebagai keseluruhan, yakni hubungan antar manusia dengan manusia, manusia
dengan kelompok, kelompok dengan kelompok, baik formal maupun material,
statis maupun dinamis.
Menurut Anda??????
 Mari kita amati dan perhatikan satu persatu
berbagai konsep dan definisi sosiologi yang
ada……
Pendapat Praja terkait dengan berbagai
definisi sosiologi:
CIRI-CIRI UTAMA ILMU SOSIOLOGI
1. Empiris : Ilmu pengetahuan itu didasarkan pada observasi
terhadap kenyataan dan akal sehat serta hasilnya tidak
bersifat spekulatif (Menduga-duga);
2. Teoritis : Ilmu pengetahuan yang selalu berusaha untuk
menyusun abstraksi dari hasil-hasil pengamatan. Abstraksi
tersebut merupakan kesimpulan logis yg bertujuan
menjelaskan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori.
3. Komulatif : Disusun atas dasar teori-teori yg sudah ada
atau memperbaiki, memperluas, serta memperkuat teori-
teori yg lama.
4. Nonetis: pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan
baik dan buruk, masalah tersebut, tetapi lebih bertujuan
untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam.
POKOK BAHASAN SOSIOLOGI

• FAKTA SOSIAL
Cara bertindak, berpikir dan berperasaan yang berada di luar
individu dan mempunyai kekuatan memaksa dan mengendalikan
individu tersebut.
Contoh:
❖ kewajiban kehidupan praja di kampus.
❖ Kewajiban kewajiban siswa di sekolah.
• TINDAKAN SOSIAL
Suatu tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku
orang lain.
Contoh:
Tindakan merangkai bunga dalam kompetisi merangkai bunga.
• KHAYALAN SOSIAL
Sesuatu yg diperlukan untuk dapat memahami apa yang terjadi di masyaralat
maupun yang ada dalam diri manusia.

• REALITAS SOSIAL
Suatu upaya untuk bisa menyingkap berbagai tabir dan mengungkap tiap helai tabir
menjadi suatu realitas yang tidak terduga.
Upaya dilakukan dengan: 1). Mengikuti aturan-aturan ilmiah; 2). Melakukan
pembuktian secara ilmiah dan obyektif; 3). Pengamatan permasalahan secara jeli
dan menghindari subyektifitas.
RUANG LINGKUP SOSIOLOGI

• Perilaku manusia dalam kaitannya dengan struktur struktur


kemasyarakatan dan kebudayaan yang dimiliki, dibagi dan
ditunjang bersama (Veeger, 1985)
• Perilaku sosial manusia
• Interaksi manusia: pengaruh timbal balik di antara dua
orang atau lebih dalam perasaan, sikap dan tindakan (houlth,
1969)
Objek Kajian Sosiologi
Objek materi sosiologi:

a. Objek material : objek dimana secara material objek ilmu sosiologi


adalah manusia baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari
kelompok sosial.
b. Objek Formal (sudut pandang ilmu itu sendiri), lebih ditekankan
kepada manusia sebagai mahluk sosial (masyarakat). Sehingga objek
formal sosiologi : hubungan antar manusia serta proses yg timbul dari
hubungan manusia di dalam masyarakat. Dari segi formal sosiologi
memandang manusia sebagai perwujudan hubungan sosial antar
manusia
DEFINISI MASYARAKAT

 Masyarakat: sistem dari kebiasan dan tata cara dari


wewenang dan kerjasama antara berbagai kelompok
dan penggolongan dari pengawasan tingkah laku serta
kebebasan-kebebasan manusia (Mac Iver & Page).
 Masyarakat: setiap kelompok manusia yg telah hidup
dan bekerja bersama cukup lama sehingga dapat
mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka
sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas yang
dirumuskan dengan jelas (Ralp Linton)
 Masyarakat: kumpulan manusia yang terikat dalam
suatu kesatuan, yaitu yang bertindak secara
terintegrasi dan tetap serta bersifat kekal dan
stabil (Nadel).
 Masyarakat: orang-orang yang hidup bersama
yang menghasilkan kebudayaan (selo Soemardjan).
KESIMPULANNYA:
1. Manusia yg hidup bersama;
2. Bercampur untuk jangka waktu lama;
3. Mereka sadar bahwa mereka merupakan satu
kesatuan;
4. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama.

Anda mungkin juga menyukai