JURNAL PENJAKORA
Volume 7 No 1, Edisi April 2020
PENGARUH LATIHAN SMALL SIDE GAMES TERHADAP
KELINCAHAN PADA PERMAINAN SEPAKBOLA
Yovinianus Mbede Wea1
1
Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, STKIP Citra Bakti Ngada,
Indonesia
e-mail: YovinianusMW@[Link]
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan Small Side Games (2VS2,
3VS3, 4VS4) terhadap kelincahan dalam permainan sepak bola pada kegiatan
ekstrakurikuler siswa di SMAK Thomas Aquino. Penelitian ini menggunakan rancangan
non equivalent pre test – post test control gruop design. Sampel penelitian sebanyak 30
orang yang kemudian dikategorikan kedalam 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan
kelompok eksperimen dengan masing-masing berjumlah 15 orang dengan teknik intac
group. Data dikumpulkan dengan tes tindakan, kemudian dianalisis gain score
ternormalisasi dengan teknik t-tes. Berdasarkan hasil uji hipotesis, bahwa ada pengaruh
yang signifikan pada kelompok eksperimen, yaitu dengan latihan Small Side Games.
Berdasarkan rata-rata hitung ditemukan bahwa kelompok eksperimen lebih besar dari
kelompok control (ẍ1 = 0.0250 > ẍ2 = 0.0196). Selain itu, dari hasil analisis uji t di atas
diperoleh nilai t-hitung sebesar 5.1910 dan t-tabel pada taraf signikansi α = 0,05 adalah
2.048. Karena t-tabel 2.048 lebih kecil dari t-hitung 5.1910, maka H0 ditolak dan H1
diterima. Kesimpulanya bahwa latihan small side games berpengaruh terhadap
kelincahan pada permainan sepakbola.
Kata-kata kunci : small side games, kelincahan, sepakbola
Abstract
The purpose of this research is to know the exercise influence of small side games (2 VS
2, 3 VS 3, 4 VS 4) against agility in the football game on the students extracurricular
activities at SMAK Thomas Aquino. The research uses the non equivalent pre test – post
test control gruop design. This research was conducted with a total of 30 samples which
were categorized into 2 groups: 1 control group and 1 more experimental group with 15
persons each with INTAC group technique. The data is collected with action tests, then
the accumulated data is analyzed for the normalized score with the T-Test technique.
Based on the hypothesis test results, there is a very significant influence on the group of
experiments or treatment groups, namely by training Small Side Games. Based on
average count it was found that the experiment group was larger than the control group
(ẍ1 = 0.0250 > ẍ2 = 0.0196). In addition, from the results of T-Test analysis above
obtained T-Calculate value of 5.1910 and T-table of a signikansi α = 0.05 is 2,048.
Since the T-table 2,048 is smaller than the T-Count 5.1910, then H0 is rejected and H1
is accepted. The conclusion that small side games exercise effects the agility of football.
Keywords: small side games, agility, football
11
JURNAL PENJAKORA
Volume 7 No 1, Edisi April 2020
PENDAHULUAN
Kualitas proses pembelajaran unggulan. Untuk itu kegiatan kegiatan
penjasorkes akan dibedakan pada tersebut harus terprogram dengan baik
kegiatan pembelajaran dan kegiatan dan benar agar peserta didik dapat
ekstrakurikuler semakin baik kualitas melakukan kemampuan secara
pembelajaran yang diterapkan guru, maksimal dengan baik dan benar.
maka akan memberikan dampak positif Berdasarkan pengamatan serta
terhadap kemampuan dan keterampilan wawancara kepada pelatih tim sepak
siswa pada materi ajar yang diberikan. bola SMAK Thomas Aquino bahwa
Dalam hal ini maka seorang tenaga terjadi penurunan prestasi di tingkat
pendidik harus bisa membedakan antara kecamatan dan kabupaten. Salah satu
kegiatan pembelajaran dan latihan. mepengaruhi adalah faktor kelincahan
Sepakbola merupakan cabang olahraga dalam melakukan perpindahan arah
yang populer dan digemari oleh tanpa bola dan kecepatan merubah arah
masyarakat Indonesia pada saat ini, hal disaat berlari mengejar atau merebut
ini bisa dilihat dari antusiasme bola. Selama latihan, pelatih cenderung
masyarakat Indonesia terhadap olahraga memberikan pola latihan 11 vs 11 atau
ini, mulai dari anak-anak sampai orang biasa disebut permainan murni
dewasa semua begitu antusias ketika (monoton) tanpa ada latihan yang
membahas tentang sepakbola. termodifikasi. Untuk itu diperlukan
Permainan sepakbola dapat dikatakan modifikasi pola pelatihan fisik selain
sebagai olahraga permainan yang sangat agar peserta didik meningkat
menarik dan dapat dimainkan oleh kemampuannya juga tidak mengalami
semua golongan umur, karena pada kebosanan. Hal ini senada yang
dasarnya permainan ini diciptakan disampaikan Nursaelan pelatih fisik
dengan konsep sebuah permainan yang Timnas U-19 Indonesia bahwa apapun
dimainkan dengan menonjolkan unsur gaya bermain seseorang ataupun pada
kesenangan dan dimainkan secara tim untuk memenangkan suatu
beregu. Seiring dengan perkembangan pertandingan tidak terlepas dari yang
zaman, maka bertambah pula fungsi dan namanya latihan dengan intensitas yang
manfaat sepakbola, selain untuk baik juga seorang atlet harus memiliki
olahraga prestasi dan olahraga ini bisa inovasi dan kreatifitas dalam melakukan
dijadikan sebagai sarana hiburan. latihan yang berdampak pada komponen
Pembelajaran di suatu biomotorik (fisik seseorang) termasuk
lingkungan pendidikan tidak lepas dari salah satu komponen biomotorikinya.
prestasi olahraga dengan melalui Melihat permasalahan ini peneliti
kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan ini mencoba menerapkan bentuk pelatihan
salah satu bentuk dalam pengolahan diri yang sederhana tetapi tujuan untuk
peserta didik dalam mengembangkan meningkatkan kelincahan yaitu melalui
bakat dan minat yang bertujuan ke arah latihan small side game. Metode latihan
prestasi. Kegiatan ekstrakurikuler yang small side game, dapat membantu siswa
paling digemari salah satunya untuk bergerak dengan lincah, dari
sepakbola. Kegiatan ekstrakurikuler penyergapan lawan ( Morgan, 1984)
merupakan kegiatan pengembangan diri Small side games adalah suatu
peserta didik pada kegiatan luar bentuk latihan bermain yang dilakukan
sekolah. Mengingat banyaknya peminat dengan berbagai pembatas, pembatas
olahraga sepakbola, maka olahraga ini tersebut meliputi luas lapangan, jumlah
menjadi kegiatan ekstrakurikuler pemain, lamanya latihan dan syarat
12
JURNAL PENJAKORA
Volume 7 No 1, Edisi April 2020
atau peraturan. Small side game Kelincahan sangat dibutuhkan hampir di
bermanfaat untuk mengidentifikasi setiap cabang olahraga. Menurut
bakat seorang pemain sepak bola, Ismaryati (2006: 41), kelincahan adalah
latihan small side game sering kemampuan untuk mengubah arah dan
digunakan orang dewasa sebagai bagian posisi tubuh atau bagian-bagiannya
dari program pelatihan yang reguler secara cepat dan tepat. Selain dikerjakan
dalam berbagai format, tergantung pada dengan cepat dan tepat, perubahan-
tujuan dan filosofi pelatih. Peningkatan perubahan tadi harus dikerjakan dengan
dan pengembangan kondisi fisik tanpa kehilangan keseimbangan.
dilakukan dengan skala proritas sesuai Kelincahan merupakan salah satu unsur
dengan kebutuhan (Nala, 2011). kondisi fisik yang berperan penting
Ditambahkan Rampinini et al. (2007), terutama pada cabang olahraga
yang perlu digaris bawahi pentingnya permainan termasuk sepakbola
penggunaan latihan small side game khususnya pada saat mendapat
sangatlah berbeda karena bentuk rintangan dari lawan.
latihannya mengubah setiap kali Untuk meningkatkan kelincahan
banyaknya peserta dari suatu bentuk diperlukan latihan. Latihan adalah
game dengan suatu yang lebih besar. sebagai kegiatan yang dilakukan dalam
Dalam latihan small side game, masing- jangka waktu lama, sistematik dan
masing pemain berhubungan dengan progresif sesuai dengan tingkat
bola dan hadapi dengan situasi game kemampuan individu, dengan tujuan
yang umum (Capranica et al. 2001). untuk membentuk fungsi fisiologi dan
Situasi ini memerlukan kecakapan psikologis yang memenuhi syarat untuk
teknis baik seperti, menggiring dan tugas–tugas kegiatan olahraga (Bompa,
menendang, serta taktis keterampilan dalam Hadjarati, 2010: 38). Proses
seperti lari tanpa bola dan kerjasama latihan dilakukan secara sistematis yaitu
dengan pemain lain. teratur, terencana, menggunakan pola
Metode latihan small side game dan system tertentu, metodis,
dapat mempengaruhi otot- otot tungkai berkesinambungan dari yang sederhana
bawah seperti, fibularis, soleus muscle, ke yang kompleks, dari yang mudah ke
tendon, superior fibular, inferior yang sukar.. Setiap gerak harus dilatih
fibelar, extensor halluces longus. secara bertahap dan dikerjakan secara
Kekuatan otot tungkai bawah berkali-kali sehingga gerak menjadi
merupakan kekuatan otot untuk efisien. Latihan merupakan faktor yang
memberikan daya dorong yang kuat dan sangat penting dalam meningkatkan
bertenaga pada saat orang beraktivitas kemampuan fisik bagi pemain dengan
khususnya saat berolahraga (Suharno kemampuan fisik yang dimiliki pemain
HP, 1985). Otot – otot ini yang akan dapat mempermudah melakukan
mempengaruhi kelincahan yang gerakan teknik-teknik yang ada dalam
berfungsi untuk seorang atlet yang permainan sepakbola dan mencegah
dilatih untuk meningkatkan kemampuan terjadinya cedera sehingga dapat
suatu aktifitas olahraga. mencapai hasil maksimal, untuk itu
Kelincahan adalah kemampuan perlu ditingkatkan kemampuannya
untuk mengubah arah dan posisi tubuh melalui pelatihan yang benar. Small
dengan cepat dan tepat pada waktu side games atau permainan di lapangan
sedang bergerak, tanpa kehilangan skala kecil merupakan situasi tepat yang
keseimbangan dan kesadaran akan dikembangkan untuk para pemain
posisi tubuhnya (Muhajir, 2007). muda, supaya bisa belajar dan
13
JURNAL PENJAKORA
Volume 7 No 1, Edisi April 2020
berkembang. Setiap permainan K = Kontrol
merupakan gabungan dari teknik X1= Perlakuan dengan latihan small
khusus dalam sepakbola, misalnya side games
menggiring, mengoper atau O1= Pre-test kelompok Eksperimen
menembakkan bola, sertau berfokus O2= Pre-test kelompok Kontrol
pada kerjasama tim dan strategi, O3= Post-test kelompok Eksperimen
misalnya bertahan, menyerang, O4= Post-test kelompok Kontrol.
menciptakan ruang gerak, atau
bergantian tugas. Melalui pelatihan Populasi dalam penelitian ini
small side game dapat memacu dan adalah adalah peserta didik SMAK
merangsang tolakan kaki agar kuat Thomas Aquino. Sampel dalam
sehingga dapat meningkatkan penelitian ini adalah peserta didik
kelincahan, SMAK Thomas Aquino yang memilih
Berdasarkan latar belakang di ekstrakurikuler sepakbola. Teknik
atas maka peneliti tertarik untuk pengambilan sampel dalam penelitian
melakukan penelitan dengan judul ini menggunakan teknik intac group.
“Pengaruh Latihan Small Side Games Pengambilan sampel dilakukan terhadap
(2vs2, 3vs3, 4vs4) terhadap Kelincahan kelompok secara utuh, karena jika
pada Permainan Sepakbola”. diacak secara individual, maka kelas itu
akan berubah, sehingga hal ini tidak
METODE mungkin dilakukan. Jumlah sampel
Penelitian ini dilaksanakan di penelitian adalah 30 orang yang terdiri
SMAK Thomas Aquino Golewa dari laki- laki sebanyak 15 orang dan
kabupaten Ngada. Pelaksanaan dari perempuan 15 orang.
tanggal 24 Maret sampai 25 Mei Instrumen yang digunakan untuk
[Link] post test dilaksanakan mengumpulkan data mengenai
pada tanggal 25 Mei 2019. Waktu kelincahan adalah dengan tes lari bolak-
pretest dan post test dilaksanakan pada balik (shutlle run). Pengukuran data
pukul 15.30 – 17.00 WITA pemberian Prosedur pelaksanaan tes lari bolak-
perlakuan (treatment) dilksanakan balik adalah sebagai berikut.
sebanyak 12 kali pertemuan , dengan 1) Pada aba-aba “bersedia” testee
frekuensi 4 kali seminggu yaitu hari berdiri di belakang garis tengah
senin, rabu ,jumat dan sabtu dari pukul menghadap garis pertama,
15.00-17.00 WITA. 2) pada aba-aba “siap” atlet lari dengan
Metode yang digunakan dalam start berdiri,
penelitian ini adalah quasi eksperimen 3) Dengan aba-aba “ya” atlet segera
dengan rancangan “Non Equivalent berlari menuju ke garis pertama dan
Pretest-Posttest Control Gruop setelah kedua kaki melewati garis
Design” seperti pada gambar 1. pertama segera berbalik dan menuju
ke garis tengah
E: O1 O3 X1 4) Atlet berlari lagi dari garis tengah
--------------------------------------- menuju garis kedua dan kembali ke
K: O2 - O4 garis tengah, dihitung satu kali,
5) Pelaksanaan lari dilakukan sampai
Gambar 1. Rancangan Penelitian empat kali bolak-balik sehingga
menempuh jarak 40 meter,
Keterangan : 6) Setelah melewati finis di garis
E = Eksperimen tengah, pencatat waktu dihentikan,
14
JURNAL PENJAKORA
Volume 7 No 1, Edisi April 2020
7) Catatan waktu untuk menentukan sepakbola di School Soccer Putra
norma kelincahan dihitung sampai Zodiac dimana terdapat perbedaan
persepuluh detik (0,1 detik) atau sebelum dan sesudah diberikan latihan
perseratus detik (0,01 detik) small side games dengan metode
interval training. Deypaha (2016) juga
menemukan bahwa terdapat pengaruh
latihan small side games 4 vs 4 terhadap
kelincahan pemain sepakbola SMA
Negeri 2 Gorontalo.
Hasil penelitian diatas menunjukan
terdapat perbedaan yang signifikan
10 meter antara kelompok experimen dan
kelompok kontrol. Hal ini disebabkan
Gambar 2. Lintasan Tes Lari Bolak-
karena pemberian latihan sesuai dengan
Balik
ketentuan “FITT” (frekuensi, intesitas,
tipe dan time ) frekuensi, intesitas dan
HASIL DAN PEMBAHASAN
tipe dalam pelatihan ini sudah
Berdasarkan hasil analisis data
memenuhi ketentuan yaitu frekuensi 4
menggunakan uji statistik dengan uji t
kali dalam seminggu, intesitas 85% dari
menunjukkan bahwa nilai t-hitung
denyut nadi maksimal dan tipe (
5,1910 dan t-tabel pada taraf
pelatihan bola, kun, dan pluit sebagai
signifikansi 0,05 adalah 2,048.
media ) untuk kelompook experimen
Sehingga t-hitung 5,1910 > dari 2,048 t-
latihan sesuai dengan aturan dan
tabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima
bimbingan oleh peneliti, sedangkn
yang artinya model latihan small side
kelompok kontrol latihan sesuai dengan
games berpengaruh terhadap kelincahan
kebiasaan sampel.
pada permainan sepakbola. Pemberian
perlakuan latihan small side games
SIMPULAN DAN SARAN
selama 12 kali pertemuan memberikan
Hasil
pengaruh terhadap kelincahan
Dari hasil analisis disimpulakan
menggiring peserta ekstrakurikuler
bahwa:
sepakbola di SMAK Thomas Aquino
1. Latihan small side games (2VS2,
Mataloko. Hal ini didukung oleh
3VS 3, 4VS4) berpengaruh positif
pernyataan Putera (dalam Komarudin,
terhadap kelincahan sepak bola
2013) yaitu latihan small side games
siswa SMAK Thomas Aquini
dapat digunakan dalam proses latihan
Golewa Tahun Ajaran 2018/2019,
peningkatan daya tahan aerobik dalam
2. Ada perbedaan pengaruh yang
permainan sepakbola karena dalam
signifikan antara keolompok
latihan ini mencakup aspek teknik,
eksperimen dan kelompok kontrol.
taktik dan fisik. Secara umum model
Dimana kelompok eksperimen
latihan small side games dapat
(latihan small side games)
meningkatkan komponen fisik pemain
memberikan pengaruh yang lebih
sepakbola salah satunya adalah
baik dibandingan dengan kelompok
kelincahan. Senada dengan itu
kontrol.
penelitian mengenai model latihan small
side games juga pernah dilakukan oleh
Irfan (2016) yang menemukan bahwa
latihan small side games berpengaruh
terhadap kelincahan pada pemain
15
JURNAL PENJAKORA
Volume 7 No 1, Edisi April 2020
Saran Hadjarati, 2010. Pendidikan Jasmani
Berdasarkan bukti dari hasil Teori dan Praktek. Jakarta:
penelitian, dengan variabel latihan small Erlangga.
side games (2 VS 2, 3VS 3, 4 VS 4) yang Harsono, 2010. Ilmu Kepelatihan
memberi pengaruh terhadap kelincahan Olaharaga STO. Yogyakarta.
sepak bola bola maka disarankan
beberapa hal sebagai berikut. Irfan, A. (2016). Pengaruh Latihan
1. Untuk pelatih, pembina serta guru Small Sided Games Dengan
olahraga dan masyarakat pada Metode Interval Training Terhadap
umumnya yang ingin meningkatkan Peningkatan Kelincahan Pada
kelincahan sepakbola dapat Pemain Sepakbola Di School
dilakukan dengan latihan Small Side Soccer Putra Zodiac Usia 15-16
Games (2 VS 2, 3VS 3, 4 VS 4). Tahun. Jurnal Kesehatan
2. Bagi para peneliti diharapkan hasil Olahraga, 4(2).
penelitian ini dapat dijadikan Ismaryati. (2006). Tes dan pengukuran
pedoman atau acuan dalam olahraga. UNS Press, Surakarta.
melakukan penelitian selanjutnya
dangan menambah frekuensi dan Koyan, I Wayan. [Link]. 2007. Statistic
intensitas latihan. Pendidikan. Teknik Analisis Data
Kuantitatif. Bali : Universitas
Pendidikan Ganesha Press.
DAFTAR PUSTAKA Morgan. 1984. Theory and
Charaka R.W, Dkk: 2018. Pengaruh Methodology Training :to Key to
Latihan Small-Sided Games Athletic Performance. Canada:
Terhadap Keterampilan Passing, Kendall/Hunt Publisher Company.
Controlling dan Shooting Peserta
Ekstrakurikuler Sepakbola SMK Muhajir. 2007 (2007). Pendidikan
Negeri 1 Tegalsari Kabupaten Jasmani Teori dan Praktek.
Banyuwangi. Jurnal Kejaora, Jakarta: Erlangga
Volume 3 Nomor 2, Hal. 194-201. Nala, 2011. Prinsip Pelatihan Fisik
Universitas PGRI Banyuwangi. Olahraga. Universitas Udayana
Capranica, L., Tessitore, A., Guidetti, L. Denpasar
and Figura, F. (2001) Heart rate Rampinini, E., Impellizzeri, F.,
and match analysis in pre- Castagna, D., Abt, G.A., Chamari,
pubescent soccer players. Journal [Link], A. and Marcora, M.
of Sports Sciences 19, 379-384 (2007). Factors influencing
Deypaha, I. (2016). Pengaruh Latihan physiological responses to small-
Small Sided Games Terhadap sided soccer games. Journal of
Peningkatan Daya Tahan Sports Sciences 25, 659-666.
Cardiovascular dan Kelincahan Riduwan, Nazir dan Akdon. 2013.
Pada Pemain Sepak Bola SMA Rumus dan Data dalam Aplikasi
Negeri 2 Statistik. Bandung: Alfabeta
Gorontalo. Skripsi, 1(832410075).
[Link]. (1985). Ilmu kepelatihan
olah raga yayasan STO.
Yogyakarta.
16
JURNAL PENJAKORA
Volume 7 No 1, Edisi April 2020
17