26.
Bunga mawar di taman bersemi,
Duri tajam menyembunyikan kelembutannya.
Bagai wanita kuat dalam hati,
Lembut dan anggun di balik kegigihannya.
27. Padi di sawah hijau subur,
Menyambut angin, bergoyang lembut.
Begitu juga hati yang tulus dan ikhlas,
Menerima cobaan, tak goyah walau terpaan berat.
28. Tumbuh tunas muda di pagi cerah,
Perlahan mengembang, indah mempesona.
Begitu pula cinta yang merekah,
Dalam hati bermula, tumbuh jadi cinta yang abadi.
Baca Juga: Memahami Apa itu Geografi Menurut Para Ahli Beserta Cabang
Ilmunya
Contoh Pantun Berkait
29. Anak ayam turun sepuluh
Mati satu tinggal sembilan
Tuntutlah ilmu dengan sungguh-sungguh
Supaya engkau tidak ketinggalan
Anak ayam turun sembilan
Mati satu tinggal delapan
Ilmu boleh sedikit ketinggalan
Tapi jangan sampai putus harapan
Anak ayam turun delapan
Mati satu tinggal tujuh
Hidup harus penuh harapan
Jadikan itu jalan yang dituju
30. Buah merah dari Papua
Paling enak si buah semangka
Patuhilah nasihat orang tua
Jangan menjadi anak durhaka.
Paling enak si buah semangka
Rasanya enak ditambah markisa
Jangan menjadi anak durhaka
Kelak hidupnya bakal tersiksa.
31. Sakit gigi sakit kaki
Burung pipit, burung tekukur
Setiap hari banyak rezeki
Jangan lupa untuk bersyukur.
Burung pipit, burung tekukur
Burungnya terbang mencari telaga
Jangan lupa untuk bersyukur
Hidup terasa semakin berharga.
32. Padi digiling menjadi beras
Beras dimasak di atas kereta
Mari kita bekerja keras
Untuk menggapai cita-cita.