0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan30 halaman

Rencana Bisnis Kue Kering Coklat

Dokumen ini adalah rencana bisnis untuk usaha 'Kue Kering Coklat' yang disusun oleh Randi Prasetiyo sebagai tugas mata kuliah Kewirausahaan. Rencana ini mencakup aspek pasar, pemasaran, produksi, keuangan, serta organisasi dan manajemen, dengan fokus pada inovasi produk dan strategi pemasaran yang memanfaatkan media sosial. Dengan visi untuk menjadi pilihan utama dalam industri kue, usaha ini bertujuan untuk menawarkan produk berkualitas tinggi yang dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Diunggah oleh

rindaecha15
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan30 halaman

Rencana Bisnis Kue Kering Coklat

Dokumen ini adalah rencana bisnis untuk usaha 'Kue Kering Coklat' yang disusun oleh Randi Prasetiyo sebagai tugas mata kuliah Kewirausahaan. Rencana ini mencakup aspek pasar, pemasaran, produksi, keuangan, serta organisasi dan manajemen, dengan fokus pada inovasi produk dan strategi pemasaran yang memanfaatkan media sosial. Dengan visi untuk menjadi pilihan utama dalam industri kue, usaha ini bertujuan untuk menawarkan produk berkualitas tinggi yang dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Diunggah oleh

rindaecha15
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BUSINESS PLAN

“KUE KERING COKLAT”

Disusun Untuk Memenuhi Tugas

Mata Kuliah Kewirausahaan

Dosen Pengampu

Aan Subekti P, [Link].B.I

Disusun oleh :

Nama : Randi Prasetiyo

Nim : 23040101001

PROGRAM STUDI KESEHATAN DAN KESELAMATAN


KERJA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI MIGAS
CILACAP 2025
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkatnya
saya dapat menyelesaikan tugas business plan yang diberikan oleh bapak Aan Subekti
P, [Link].B.I. sebagai dosen pengampu mata kuliah Teknopreneur. Business Plan
merupakan salah satu faktor pengukur bagi mahasiswa dalam memenuhi mata kuliah
Kewirausahaan, dimana dari rencana bisnis yang dibuat bisa menjadi jembatan bagi
seseorang untuk memulai suatu usaha.

Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, baik dari
teknik penulisan maupun materi mengingat kemampuan yang kami miliki. oleh
karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya
harapkan demi kesempurnaan makalah ini.

Sebelumnya, saya mohon maaf jika terdapat kata-kata yang kurang berkenan.
Semoga dengan penyusunan makalah ini memberikan manfaat bagi pembaca
sehingga dapat menambah pengetahuan dan pemahaman diri. Akhir kata, saya
sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam
penyusunan makalah ini. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita.
Aamiin.

Cilacap, ...2025

Penulis

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...............................................................................................2

DAFTAR ISI.............................................................................................................3

RINGKASAN EKSEKUTIF (Executive Summary)...............................................5

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang...............................................................................................6

1.2. Visi dan Misi..................................................................................................7

1.3. Tujuan dan Manfaat.......................................................................................8

1.4. Data Perusahaan.............................................................................................8

1.5. Data Pemilik..................................................................................................8

1.6. Konsep Usaha................................................................................................8

BAB II ASPEK PASAR DAN PEMASARAN

2.1. Aspek Pasar...................................................................................................10

2.1.1. Gambaran Umum Pasar dan Sasaran..............................................10

2.1.2. Jenis Produk yang Dipasarkan........................................................10

2.1.3. Target Pasar.....................................................................................10

2.1.4. Pesaing............................................................................................10

2.1.5. Sasaran Pembeli..............................................................................11

2.1.6. Diferensiasi.....................................................................................11

2.1.7. STP.................................................................................................11

2.2. Aspek Pemasaran...........................................................................................12

2.2.1. Promosi.............................................................................................12

3
2.2.2. Pengembangan Pasar........................................................................13

2.2.3. Pengembangan Produk.....................................................................13

2.2.4. Langkah-langkah Promosi................................................................13

2.3. Analisis SWOT...............................................................................................13

2.4. Analisa 4P......................................................................................................15

2.5. Distribusi........................................................................................................16

BAB III ASPEK PRODUKSI

3.1. Deskripsi Produk............................................................................................17

3.2. Jenis Produk...................................................................................................17

3.3. Kualitas Produk..............................................................................................18

3.4. Komposisi Produk..........................................................................................18

3.5. Proses Pembuatan Produk..............................................................................18

3.6. Pengemasan Produk.......................................................................................19

BAB IV ASPEK KEUANGAN

4.1. Kebutuhan Modal Awal Untuk Memulai Usaha...........................................20

4.2. Proyeksi Rugi/Laba........................................................................................24

4.3. Proyeksi BEP.................................................................................................25

BAB V ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN

5.1. Resiko/Hambatan...........................................................................................26

5.2. Tindakan Alternatif........................................................................................26

BAB VI PENUTUP

6.1. Kesimpulan.....................................................................................................28

6.2. Saran...............................................................................................................28

4
Ringkasan Eksekutif

Pisang Crispy adalah jenis olahan pisang yang dibuat dengan bahan utama
pisang dan biasanya digoreng hingga crispy dan renyah. Dengan tambahan topping
diatasnya seperti susu coklat kental manis,messes,ataupun [Link] ini bisa
dilakukan dirumah ataupun jualan dengan membuka kios atau lapak, bisa juga
dipromosikan melalui media sosial (instagram, WhatsApp, Line, dsb).Dengan
teksturnya yang unik dan rasa yang manis, pisang crispy menjadi pilihan camilan
yang populer di kalangan masyarakarat

Executive Summary

Crispy Banana is a type of processed banana made with the main ingredient
of banana and usually fried until crispy and crunchy. With additional toppings on top
such as sweetened condensed chocolate milk, messes, or cheese. This business can be
done at home or sold by opening a kiosk or stall, it can also be promoted through
social media (Instagram, WhatsApp, Line, etc.). With its unique texture and sweet
taste, crispy banana is a popular snack choice among the community.

5
BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dengan dorongan pihak keluarga dalam memotivasi seorang anak untuk


berwirausaha, merupakan salah satu pendukung utama yang dikatakan sebagai modal
awal anak untuk membuka usaha. Terlebih, jika melihat keadaan perekonomian
Indonesia saat ini, dimana masih banyak kalangan yang tidak memiliki pekerjaan
dikarenakan lapangan pekerjaan yang masih kurang memadai. Jumlah lapangan
pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah penduduk yang setiap harinya kunjung
bertambah. Oleh sebab itu, saat ini sangat dibutuhkan bibit-bibit seorang
wirausahawan yang bisa menciptakan lapangan kerja untuk orang lain sehingga
penggangguran di Indonesia pun bisa lambat laun berkurang.

Peluang bisnis atau berwirausaha pada sektor makanan sangat terbuka lebar
karena semua manusia pasti membutuhkan makanan. Pengusaha harus pandai dan
kreatif dalam menciptakan suatu usaha dalam bidang makanan. Karena, pada era
zaman sekarang, semakin kreatif seseorang membuat suatu usaha akan semakin
menarik perhatian konsumen untuk mencoba kuliner tersebut.

Pisang Crispy, dengan tekstur crispy dan renyah dan rasa gurih dan manis
yang disukai banyak orang, menjadi pilihan camilan populer dikalnagn masyarakat
terutama diakalangan anak-anak,remaja khususnya perempuan yang suka nyemil.

Tren konsumsi makanan manis yang terus berkembang, ditambah dengan


semakin mudahnya akses bahan-bahan pembuat pisang crispy, membuka peluang
bisnis bagi para pengusaha pisang crispy, baik rumahan maupun yang berskala lebih
besar.

Selain itu, kue kering coklat memiliki daya tarik karena dapat dikreasikan
dengan berbagai bentuk dan rasa yang unik, seperti menambahkan coklat chips,
kacang, atau berbagai bahan pemanis lainnya, yang menjadikannya fleksibel untuk
menyesuaikan selera pasar. Dengan adanya peluang yang cukup menguntungkan,
karena bahan bakunya relatif terjangkau dan proses produksinya yang tidak

6
memerlukan peralatan rumit saya berencana untuk merancang usaha makanan “kue
kering coklat”. Pembuatan kue ini yang bersifat kreatif dilakukan dengan,cara yang
sangat sederhana, tetapi lebih higienis, serta akan dijual dengan harga yang
terjangkau, maka tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat untuk membelinya.

Dengan tren digitalisasi dan platform e-commerce yang semakin berkembang,


Saya memanfaatkan media sosial dan platform online untuk memasarkan
produk,memperluas jangkauan pasar, dan memudahkan konsumen dalam melakukan
pembelian. Keberhasilan bisnis ini tidak hanya tergantung pada rasa, tetapi juga pada
kemasan yang menarik dan pemasaran yang tepat, yang dapat memikat perhatian
konsumen.

Secara keseluruhan, bisnis kue kering coklat memiliki potensi yang besar,
baik di pasar lokal maupun internasional, mengingat popularitasnya yang terus
berkembang, terutama sebagai camilan sehari-hari.

1.1. Visi dan


Misi Visi
”Menjadi pilihan utama dalam industri kue dengan menyajikan produk
berkualitas tinggi, inovatif, dan lezat yang dapat dinikmati oleh semua kalangan,
serta menghadirkan kebahagiaan di setiap gigitan.”

Misi
 Terus melakukan inovasi – inovasi agar selalu menarik minat beli
masyarakat.
 Menjaga kualitas produk agar menjadi produk yang berkualitas.
 Selalu membuat kesan yang baik kepada setiap pelanggan.
 Menyediakan layanan bagi konsumen yang ingin memberikan saran.
 Memberikan Pengalaman Positif.

1.2. Tujuan dan Manfaat

7
Adapun tujuan dan manfaat untuk menyusun proposal bisnis ini adalah sebagai
berikut:
1. Menjadikan mahasiswa lebih kreatif dan inovatif tentang berwirausaha.
2. Melatih mahasiswa agar dapat berwirausaha dengan baik.
3. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Kewirausahaan.
4. Untuk menambah pengalaman dan pengetahuan tentang berwirausaha.
5. Dapat belajar sendiri dan mangisi waktu luang dengan kegiatan yang
bermanfaat dan berorientasi pada masa depan.
6. Untuk selalu berpikir aktif, kreatif dan inovatif serta mengasah
kemampuan mahasiswa dalam berbisnis sehingga memunculkan
banyak ide-ide baru yang dapat menjadi peluang usaha yang
menguntungkan.
7. Untuk membantu berfikir kritis dan objektif atas bidang usaha yang
dijalankan

1.3. Data Perusahaan

1 Nama Perusahaan PIRRA( Pisang Crispy Randi)


2 Bidang Usaha Makanan Ringan
3 Jenis Produk Pisang Crispy
4 Alamat Perusahaan Jl. Kemit, CILACAP RT 07 / RW03
5 Nomor Telepon 085700520008
6 Alamat Email

1.4. Data Pemilik

1 Nama Randi Prasetiyo


2 Jenis Kelamin Laki-Laki
3 Tempat, Tanggal Lahir Cilacap,07 April 2005
4 Alamat Jl. Kemit RT 07/RW 03
5 Telepon/HP 085700520008
6 E-mail Randiorasetiyo850@[Link]
7 Peran Dalam Perusahaan Owner

1.5. Konsep Usaha

8
Pisang Crispy yang saya buat merupakan produk yang simple,unik,dan renyah ini
memiliki potensi besar di minati semua kalangan dengan tampilan yang menarik,serta
varian topping seperti susu kentak manis,meses,[Link] dari kue kering ini
tentu sanngat menarik dengan topping sprinkle atau choco chips diatasnya yang
nantinya akan menarik para konsumen untuk menyicipi rasa kue kering coklat
[Link] kering coklat ini juga bisa tahan sampai kurang lebih 1 bulan suhu ruang.

Outlet kue kering coklat juga terdapat di lokasi yang strategis yang dapat
dijangkau oleh kendaraan umum maupun kendaraan [Link] kering coklat
dengan tampilan yang unik dan menarik harga kue kering coklat pun terjangkau dan
dapat di nikmati dari usia anak – anak hingga [Link] coklat kering bisa
memudahkan pelanggan untuk memesan, tidak perlu datang atau mengantre di outlet,
para pelanggan dapat memesan ini dengan order ke kue kering coklat. Selain itu, Kue
kering coklat juga menyediakan jasa cash on delivery dan gratis antar bila pelanggan
berada di kawasan daerah Cilacap Kota,Jawa Tengah.

9
BAB II
ASPEK PASAR DAN PEMASARAN

2.1. Aspek Pasar


2.1.1. Gambaran Umum Pasar dan Sasaran
Usaha penjualan Pisang Crispy ini merupakan usaha kecil yang dijalankan
dari awal dengan membuka satu outlet yang berlokasi di rumah pemilik. Jika usaha
ini berhasil atau sukses dan dapat mencapai tujuan yang diharapkan, maka pemilik
akan memperbesar usaha ini dengan membuka kios ataupun cabang-cabang.
2.1.2 Jenis Produk yang Dipasarkan
Produk yang saya pasarkan merupakan Pisang Crispy dengan berbagai
topping yang manirk dan enak yang pas untuk semua kalangan.
2.1.3. Target Pasar
Produk Pisang Crispy bisa dinikmati oleh berbagai kalangan mulai dari anak
sekolah, mahasiswa, pegawai kantoran, ibu rumah tangga, sampai dengan lansia
sekalipun dapat menikmati produk ini karena menggunakan bahan yang berkualitas.
2.1.4. Pesaing
Untuk saat ini kami mempunyai beberapa pesaing. Seperti pedagang toko
kue dan produksi kue rumahan yang di perjual belikan melalui sistem order ataupun
pre order. Kue kering coklatt ini banyak yang menjual ketika mendatang lebaran,
pengaruh pesaing terhadap penjualan Kue kering coklat ini sangat berpengaruh
karena para pesaing sudah terlebih dahulu berjualan Kue kering coklat dan nama dari
brand pesaing yang sudah besar sudah di kenal banyak orang dengan pelanggan yang
banyak sehingga banyak orang yang membeli.

10
2.1.5. Sasaran Pembeli
Sasaran dari Pisang Crispy ini adalah para penikmat jajanan untuk sajian saat
santai sebagai teman nonton atau ngobrol ,dari semua kalangan dari anak kecil
sampai orang tua menyukai kue coklat ini karena pas disajikan dengan momen hangat
berkumpul bersama keluarga.
2.1.6. Differensiasi
Strategi diferensiasi yang dilakukan Pisang Crispy ini adalah diferensiasi
produk yang mencakup pada tampilan yang menarik yaitu terdapat berbagai varian
rasa toping serta pembuatan yang higenis dan berkualitas yang dihasilkan dari Pisang
Crispy tersebut.
2.1.7. Strategi STP (Segmentation ,Targeting ,Positioning)
1) Segmentation
a. Demografis
Segmentasi ini dilakukan dengan membagi pasar ke dalam kelompok-
kelompok berdasarkan variabel demografis seperti: Usia, jenis kelamin, besarnya
keluarga, pendapatan, ras, pendidikan, pekerjaan.
1. Umur
Produk Pisang Crispy ini dapat dikonsumsi oleh kaum anak-anak hingga dewasa.
2. Jenis Kelamin
Produk Pisang Crispy dapat dikonsumsi oleh semua jenis kelamin.
3. Pendapatan
Produk Pisang Crispy ini dapat dibeli dengan pendapatan konsumen, dimana
pendapatan konsumen golongan menengah keatas dan golongan menengah
kebawah. Karena produk Pisang Crispy ini memiliki harga yang terjangkau
untuk golongan menengah keatas dan golongan menengah kebawah.
4. Segmentasi Demografik Multivariasi
Produk Pisang Crispy ini diarahkan pada segmentasi umur, jenis kelamin dan
pendapatan sehingga produk dapat secara maksimal diterima oleh konsumen dan
memberikan suatu kepuasan konsumen .

11
2) Targeting
Setelah memetakan pasar, tahap targeting adalah membidik kelompok
konsumen mana yang akan kita sasar atau strategi target market. Setiap perusahaan
pasti mempunyai target penjualan produksinya, dalam hal ini target pemasaran
pelangi dadar gulung adalah anak – anak, remaja hingga dewasa. Hal ini disebabkan
karena produk pisang crispy ini memiliki tampilan yang unik dan menarik bagi anak
– anak dan remaja dan juga rasa yang lezat dan berkualitas juga akan menjadi hal
yang menarik bagi konsumen dewasa. Terlebih untuk para remaja atau dewasa yang
memiliki hobby mencari makanan-makanan yang manis.

3) Positioning
Pada posisi pasat pisang crispy merupakan makanan yang berkualitas
tanpa adanya bahan kimia yang berbahaya. Kami juga berinovasi pada tampilan
pisang crispy yang mempunyai berbagai varian toping yang lezat dan mampu
memberikan kesan cantik, dan berkualitas agar konsumen lebih tertarik dan juga
diimbangi oleh bahan dasar yang memberikan gizi baik.

2.2. Aspek Pemasaran


2.2.1. Promosi
Promosi yang akan kami lakukan dengan menyebarkan brosur makanan
menyebarkannya di sosial media seperti Facebook,Instagram,Whatsapp dan lain-lain.
Saya juga akan memberikan harga yang terjangkau bagi semua kalangan agar
konsumen tetap mau membeli produk saya.
2.2.2. Pengembangan Pasar

Setelah berhasil pada usaha pertama ini. Saya akan mencoba untuk
membuka cabang “Pisang Crispy Randi” baik didalam kota maupun luar kota agar
nantinya para konsumen bisa lebih mengenal keunikan dan citarasa dari makanan ini.

2.2.3. Pengembangan Produk


Pengembangan produk kedepan untuk produk Pisang Crispy Randi ini

12
dikembangkan dengan cara penyajian ataupun cara pendistribusian ke langganan dan
penambahan menu dengan variasi dari toping berbeda.
2.2.4. Langkah-langkah Promosi
Pada permulaan kami akan mencoba memberikan harga yang terjangkau
pada konsumen dan terus mempertahankan citarasa yang kami punya tanpa
mengubahnya ke yang lebih buruk.

2.3. Analisis SWOT

1. KEKUATAN (strength)
a. Pisang Crispy Randi memiliki tampilan yang unik dan menarik karena
memiliki berbagai variasi topping sehingga membuat konsumen ingin
merasakan produk ini
b. Selain tampilan pisang crispy Randi yang menarik, rasa g u r i h d a n m a n i s
kami sajikan dalam Pisang Crispy ini.
c. Pisang crispy ini memiliki rasa yang lezat karena pemilihan bahan baku yang
berkualitas.
d. Harga Pisang Crispy terjangkau bagi semua kalangan.
e. Lokasi outlet yang letaknya strategis sehingga mudah dijangkau oleh
konsumen baik dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum.
f. Terdapat layanan sistem pemesanan online sehingga konsumen dari berbagai
daerah di Cilacap dapat memesan produk ini dengan tambahan biaya
pengiriman.

13
2. KELEMAHAN (weakness)
a. Produk hanya satu jenis
Produk yang ditawarkan hanya satu jenis dari kebanyakan pisang crispy
sederhana yang ada, jika selera konsumen terus berubah, bukan tidak mungkin
produk ini akan di tinggalkan dan beralih ke produk lain yang lebih inovatif.
b. Masa expired singkat
Pisang crispy ini memiliki masa expired yang singkat, bisa disimpan didalam
lemari pendingin namun cita rasa dari pisang crispy ini dapat berkurang jika
disimpan didalam lemari pendingin karena pisang crispy ini dapat keras soalnya
lebih enak dimakan hangat-hangat.
3. PELUANG (opportunities)
a. Selera
Produk Pisang Crispy Randi membuat pisang crispy ini menjadi lezat dan
mempunyai berbagai varian topping dari pisang crispy ini. Inovasi toping ini
juga dimaksudkan untuk membidik/menarik semua segmen pasar sehingga
produk Pisang Crispy Randi menjadi suatu selera dimasyarakat sebagai peluang
untuk mendapatkan lebih banyak profit.
b. Persaingan
Melihat dari persaingan peluang bisnis ini akan sangat menjanjikan sekali, hal
ini karena saingan untuk usaha ini bisa dikatakan belum banyak.
4. ANCAMAN (threats)
a. Akan banyak pihak lain yang akan meniru usaha pisang crispy ini, terutama
keunikan dan produknya hal ini tentu akan membuat saingan yang baru bagi kita.
b. Adanya pedagang – pedagang asongan atau tradisional yang ada di masyarakat
dan berkeliling menjualkan dagangan pisang crispy mereka dengan harga yang
lebih murah.

2.4. Analisa 4P

14
1. Produk (Product)
Produk pisang crispy ini merupakan makanan pengantar atau Dessert yang
cocok dimakan untuk para penggemar jajanan khas indonesia. Disamping itu
makanan ini tidak menggunakan bahan pengawet yang membahayakan dan aman
dikonsumsi. Untuk menarik minat pelanggan, produk makanan pisang crispy Randi
dikemas dan disajikan menarik, praktis, dan siap dimakan.

2. Harga Jual (Price)


Harga jual produk pisang crispy Randi disesuaikan dengan harga para pesaing
yakni seharga Rp. 2.000,00 untuk satu buah dadar gulung, dan Rp. 5.000,00 untuk
tiga buah. Ini dapat menarik minat para konsumen dan juga kaya akan protein serta
sebagai makanan penunda lapar.
3. Promosi (Promotion)
Promosi pelangi dadar gulung dilakukan dengan memberikan discount untuk
pembelian dalam satu bulan pertama. Promosi yang akan kami lakukan dengan
menyebarkan brosur tempat-tempat ramai dan menyebarkannya di sosial media
seperti Instagram,Twitter, Line, Whatsapp dan lain-lain. Pada bulan-bulan pertama
kami juga akan memberikan diskon maupun potongan harga kepada para konsumen,
agar para konsumen tertarik terhadap produk kami dan dapat berkunjung kembali.
4. Sistem Pemasaran dan Distribusi (Place)
Tempat yang kami gunakan dalam usaha ini adalah tempat tinggal pemilik yang
berlokasi strategis di pinggir jalan raya dan dapat diakses oleh kendaraan pribadi
maupun umum.

15
2.5. Distribusi
Tempat penjualan produk pelangi dadar gulung berada di tempat yang strategis,
Dengan jumlah penduduk yang padat di sekitar tempat penjualan. Hal ini yang cukup
mendukung kegiatan perdagangan tersebut. Karena, strategis akan sedikit banyak
menimbulkan Efek untuk membeli jajanan sederhana ini, Orang yang tadinya belum
tahu keberadaan Produk kita serta keunikan yang kita miliki dengan lebih cepat
diketahui, dengan demikian Faktor Manusia yang biasanya suka mencoba coba hal
hal baru akan timbul.

16
BAB III
ASPEK PRODUKSI

3.1. Deskripsi Produk


Pelangi dadar gulung merupakan produk kue sederhana yang sering
dijumpai masyarakat, namun pada saat ini kue tersebut sudah mulai perlahan-lahan
menghilang di pasaran. Memiliki tampilan yang unik dan menarik dengan adanya
varian warna dari kulit dadar gulung tersebut dan varian isi atau rasa dari dadar
gulung. Dengan warna dadar gulung yang menarik, terlebih jika memilih paket
pelangi dari dadar gulung tersebut. Hal ini yang menambah kesan cantik dari produk
ini. Karena dadar gulung akan disusun seperti bentuk pelangi yang indah. Dengan
warna dadar gulung yang beragam seperti warna hijau yang berasal dari daun sugi
atau daun pandan, warna kuning dengan campuran buah jeruk, warna merah dengan
campuran buah strawberry, dan warna lainnya. Dihidangkan selagi hangat bersama
secangkir kopi atau satu gelas juice buah membuat pelangi dadar gulung menjadi
sasaran dessert atau makanan pengantar yang pas untuk disantap

3.2. Jenis Produk


Jenis produk yang ada pada “Pelangi Dadar Gulung” terdiri dari satu pcs dadar
gulung atau satu paket pelangi yang terdiri dari warna-warna pelangi seperti merah,
kuning, hijau, biru. Atau konsumen bisa memesan paket warna pastel.

Jika konsumen ingin memilih tambahan menu di luar paket, maka ada tambahan
jenis menu yaitu :
 Pancake pelangi
 Pelangi dingin (Ice cream)
 Kue cubit pelangi

17
3.3. Kualitas Produk
Kualitas produk yang kami berikan sangatlah berkualitas karena bahan-bahan yang
digunakan merupakan bahan-bahan alami tanpa mengandung pengawet apapun.

3.4. Komposisi Produk

Komposisi dari Pelangi dadar gulung adalah :


 Tepung terigu
 Garam
 Tepung Kanji
 Santan/kara
 Telur
 Minyak
 Air
 Daun pandan/daun sugi
 Strawberry
 Pasta jeruk, dsb.
Untuk isian dadar gulung
:
 Keju
 Cokelat
 Cokelat putih
 Meses ceres
 Kismis
 Aneka buah-buahan

3.5. Proses Pembuatan


CARA MEMBUAT DADAR GULUNG :
Example: pembuatan dadar gulung hijau ( daun pandan ) rasa kelat ( keju cokelat )

18
1. Campurkan tepung terigu dengan telur, tepung kanji, pasta pandan
serta garam dan aduk hingga semua bahan tercampur merata
2. Siapkan campuan isi dadar gulung sesuai selera. Misalnya isi kombinasi
cokelat dengan cokelat putih lalu dicampur dengan keju. Hal yang
dilakukan ialah panaskan kedua cokelat tersebut secara terpisah lalu setelah
cair dan sedikit mendingin masukkan kedalam plastik. Jika adonan kulit
telah selesai baru ujung plastic tersebut digunting sedikit untuk
memudahkan menghiasi dadar gulung tersebut
3. Tuangkan santan dan air perasan dari daun suji pada adonan, sedikit
demi sedikit
4. Panaskan wajah dan olesi dengan minyak goreng, setelah itu tuang adonan
di atas wajan yang panas, buatlah dadar gulung hingga adonan matang dan
menipis
5. Gulung salah satu lembar adonan kulitnya pada adonan isian dan gulung
dengan baik sehingga kulit dadar gulung tidak robek, lipat bagian ujungnya
sampa rapi dan dadar gulung isi kelat (Keju cokelat) pun siap untuk
disajikan dan dinikmati bersama anggota keluarga.

3. 6. Pengemasan Produk

Jika konsumen memesan untuk take away maka, dadar gulung ini disusun seperti
pelangi dengan menggunakan kardus untuk pelindung kue dadar ini agar tetap terlihat
cantik. Sementara untuk pesanan langsung dapat disusun menggunakan piring saji.

19
BAB IV

ASPEK KEUANGAN

4.1. Kebutuhan Modal Awal Untuk Memulai Usaha

Kebutuhan modal awal untuk memulai usaha adalah sebesar Rp. 2.950.000,-.
Dana tersebut dialokasikan untuk kebutuhan pengeluaran awal produksi. Berikut ini
adalah rincian kebutuhan awal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha pada awal
produksi.

a. Investasi

Umur
Harga per Total Penyusutan/Tahun
No. Komponen Jumlah Satuan Ekonomis
Unit (Rp) Biaya (Rp) (Rp)
(tahun)

1
Gerobak / Etalase 1 Unit 1.500.000 1.500.000 3 500.000
2
Kompor Gas 1 Unit 150.000 150.000 3 50.000
3
Tabung Gas 3kg 1 Unit 120.000 120.000 3 40.000

4
Blender 1 Unit 200.000 200.000 2 100.000
5
Baskom/mangkuk 2 Unit 12.000 24.000 3 8.000

6
Panci 1 Unit 60.000 60.000 3 20.000
7
Pisau 2 Unit 50.000 100.000 2 50.000
8
Sendok 1 Unit 25.000 25.000 2 12.500
9
Talenan 2 Unit 5.000 10.000 1 10.000

Total Biaya
2.134.000 790.500

20
b. Bahan baku untuk produksi

No. Bahan Jumlah Total Harga per Produksi Total Harga per Tahunan
Bahan Utama
1 Garam 50 gr 500 165.000
2 Tepung Kanji 2 kg 10.000 3.300.000
3 Tepung Terigu 5 kg 35.000 10.000.000
4 Santan 5 kg 50.000 2.000.000
5 Telur 20 kg 160.000 10.000.000
6 Minyak 10 kg 150.000 9.900.000
7 Daun pandan 100 pcs 30.000 3.000.000
8 Pasta/buah strawberry 5 kg 50.000 5.000.000
9 Pasta/buah orange 5 kg 50.000 5.000.000
10 Pasta /buah naga 5 kg 50.000 5.000.000
11 Mentega 1 kg 25.000 2.000.000
Bahan Pelengkap :
1 Keju 20 Kg 200.000 12.000.000
2 Cokelat 10 kg 70.000 8.000.000
3 Cokelat putih 10 kg 80.000 9.200.000
4 Susu kental manis 50 pcs 500.000 15.000.000
5 Kismis 1 kg 20.000 300.000
6 Kacang 2 kg 20.000 300.000
7 Kardus 20 pcs 40.000 11.000.000
8 Sendok Plastik 100 pcs 30.000 9.900.000
Jumlah 1.120.000 121.065.000
*1 Tahun Kerja = 330 hari

c. Biaya Operasional

No. Komponen Biaya per bulan Biaya per tahun

1 Listrik & Air 50.000 600.000

2 Gas 20.000 240.000

3 Komunikasi & Informasi Promosi 50.000 600.000

4 Tenaga Kerja 1 orang 1.000.000 12.000.000

21
5 Pemeliharaan Alat 40.000 480.000
6 Sewa 1.500.000 18.000.000

Jumlah 2.660.000 31.920.000

Kebutuhan modal awal untuk memulai usaha Pelangi Dadar Gulung adalah
sebesar Biaya Peralatan + Biaya Bahan Baku + Biaya Operasional

= Rp. 2.369.000 + Rp. 1.120.000 + Rp. 2.660.000

= Rp. 6.149.000

Total Biaya

Biaya Investasi Rp. 2.369.000 / tahun

Biaya Produksi Rp. 121.065.000 /

tahun Biaya Operasional Rp. 31.920.000 /

tahun Biaya Penyusutan Rp. 850.500 / tahun

Harga Pokok Produksi (HPP)

 Biaya Tetap = Biaya Penyusutan + Biaya Operasional

= Rp. 850.500 / tahun + Rp. 213.090.000 / tahun

= Rp. 213.940.500 / tahun

 HPP = Biaya Tetap + Biaya Produksi / Jumlah Produksi

= Rp. 213.940.500 + Rp. 121.065.000 / (100 x 330)

= Rp. 213.940.500 + Rp. 121.065.000 / (33.000)

= Rp. 335.005.500 / 33.000

= Rp. 10.151,68 atau Rp. 10.500

22
Harga Jual Per Unit

Rp 10.500 x 25% = Rp. 2.625

Jadi Rp. 10.500 + Rp. 2.625 = Rp. 13.125

Atau Harga Jual Rp. 13.000

Analisis R/C

 Total Biaya Produksi = Biaya Produksi + Biaya Operasional

= Rp. 121.065.000 / tahun + Rp. 31.920.000 / tahun

= Rp. 152.985.000 / tahun

 Total Pendapatan = HPP x Jumlah Produksi

= Rp. 10.500 x 33.000 / tahun

= Rp. 346.500.000 / tahun

= Rp. 28.875.000 / bulan

 Keuntungan = Total Pendapatan – Total Biaya Produksi

= Rp. 346.500.000/ tahun - Rp. 152.985.000 / tahun

= Rp. 193.515.000 / tahun

= Rp. 16.126.250 / bulan

R/C = Total Pendapatan : Total Biaya Produksi

= Rp. 346.500.000/ tahun : Rp. 152.985.000 / tahun

= 2,26

Maka usaha Pelangi Dadar Gulung menguntungkan jika nilai R/C > 1

23
ROI = Keuntungan : Total Biaya Produksi x 100%

= Rp. 193.515.000 / tahun : Rp. 152.985.000 / tahun x 100%

= 126,49%

Jangka Waktu Pengembalian Modal = Biaya Investasi x Masa Produksi / Keuntungan

= Rp. 2.369.000 / tahun x 1 tahun / Rp. 121.065.000 / tahun : Rp. 193.515.000 / tahun

= 0,015 tahun

Berdasarkan hasil analisis finansial di atas, maka modal usaha atau biaya investasi
yang dikeluarkan unruk mendirikan bisnis ini akan kembali dalam jangka waktu
0.015 tahun, dengan jumlah produksi 33.000 bungkus per tahunnya dari 330 hari
kerja per tahun.

[Link] Rugi/Laba
Proyeksi rugi-laba dalam satu tahun produksi usaha.
PENDAPATAN TOTAL

1 Penjualan (Rp. 13.000,00 x 100 packs x 330 hari) Rp. 429.000.000,00

Total Pendapatan Rp. 429.000.000,00

BIAYA PRODUKSI TOTAL

1 Biaya Variabel (variable cost)

Biaya Bahan Baku & Bahan Pendukung Rp. 121.065.000,00

Biaya Tetap (fixed cost)

Total Biaya Tetap Rp.31.920.000,00

Total Biaya Produksi Rp. 152.985.000,00

Laba (Pendapatan - Biaya Produksi) Rp. 123.030.000,00

24
4.3. Proyeksi BEP

PENJUALAN TOTAL

1 Penjualan (Rp. 13.000,00 x 100 packs x 330 hari) Rp. 429.000.000,00

Total Penjualan Rp. 429.000.000,00

BIAYA VARIABEL TOTAL

1 Biaya Bahan Baku dan Pendukung Rp. 121.065.000,00

Total Biaya Variabel Rp. 121.065.000,00

BIAYA TETAP TOTAL

Total Biaya Tetap Rp.31.920.000,00

BEP = FC / 1-(VC/Pendapatan) Rp.44 333.333,3

25
BAB V

ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN

5.1. Resiko/Hambatan

Selain memiliki peluang usaha, kami juga memiliki resiko yang harus dihadapi
dan dicari solusinya. Beberapa resiko yang mungkin akan kami hadapi diantaranya
adalah:
a. Persaingan
Seiring perkembangan zaman, semakin banyak makanan yang dikreasikan dan
dimodifikasi dari aslinya sehingga banyak konsumen juga akan melirik produk –
produk seperti itu. Atau bisa jadi pesaing dapat menjiplak hasil produk yang dibuat
secara mentah.
b. Daya Tahan Produk
Produk Pelangi dadar gulung tidak bersifat tahan lama, produk ini hanya
bertahan satu hari di suhu ruang dan tiga hari didalam kulkas. Produk yang kami
hasilkan ini tidak menggunakan bahan pengawet maka dari itu tidak memiliki
ketahanan yang cukup lama. Produk yang kami hasilkan tidak tahan lama
dikarenakan salah satu bahan yang digunakan ialah santan/kara.
5.2. Tindakan Alternatif

Tindakan yang akan kami lakukan untuk mengatasi resiko dan hambatan tersebut
adalah sebagai berikut:

a. Persaingan
Usaha yang kami lakukan untuk menarik minat konsumen adalah dengan
melakukan promosi produk secara berkesinambungan serta membuat produk dengan
tampilan menarik dengan berbagai warna sesuai dengan selera konsumen yang
diminati pada saat ini. Selain itu, menggunakan hak cipta dari produk yang dihasilkan
jika produk ini sudah berhasil.

26
b. Daya Tahan Produk
Upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah bisa memperkirakan berapa jumlah
penjualan setiap harinya sehingga produk bisa habis setiap harinya.

27
BAB VI

PENUTUP

6.1. Kesimpulan

Dengan melihat peluang yang ada di pasaran, dimana kue dadar gulung ini
sudah mulai hilang perlahan-lahan, saya berinovasi untuk membuat jajanan sederhana
khas Indonesia ini bisa dapat terus berkembang di pasaran. Usaha Pelangi dadar
gulung ini cukup menjanjikan selain dikarenakan peluang pasar yang ada, penjual
dadar gulung belum ada yang berinovasi membuat tampilan dadar gulung ini semakin
menarik dengan rasa yang lezat sesuai dengan trend zaman sekarang. Diharapkan
bisnis ini bisa bersaing dengan makanan lain dan menjadi suatu trend yang dapat
booming di masyarakat, selain terjangkau harga produknya serta menjadi makanan
yang sehat dan unik bagi masyarakat.

6.2. Saran

Dari proposal bisnis ini diharapkan usaha ini dapat berjalan lancar, sesuai yang
diharapkan dan banyak diminati konsumen. Saran dari saya yaitu dalam berbisnis
apapun yang kit miliki harus dapat mempunyai sikap kreatifitas dan inovasi yang
tinggi, sehingga para konsumen tidak bosan atau jenuh untuk memakan atau memakai
produk yang kita buat. Karena untuk zaman sekarang, jikalau kita tidak berkreasi
seunik mungkin, kita dapat terkalahkan oleh para pesaing yang sebenarnya setara
kemampuannya dengan diri kita. Dalam berbisnis pembuatan dadar gulung ini kita
harus mempunyai konsep untuk menarik para konsumen, sehingga banyak konsumen
yang mau membeli produk kita, kita juga harus memperhatikan minat masyarakat
untuk pengembangan produk kita, dan juga kita harus mengingat bahwa pembeli
adalah raja sehingga kita harus ramah pada setiap konsumen atau pembeli. Oleh
karena itu, cerdik diperlukan dalam berwirausaha, dimana kita pintar pencari peluang
yang

28
menguntungkan di pasaran sehingga apa yang kita jual dapat menjadi suatu hal yang
disukai masyarakat.

29
DAFTAR PUSTAKA

Purwana, D., & Wibowo, A. (2017). Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi.


Yogyakarta: Pustaka pelajar.

Purwana, D., & Wibowo, A. (2017). Lincah Menulis Artikel Ilmiah Populer & Jurnal
(Teori & Praktik). Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Purwana, D., Hasan, M., & Parlyna, R. (2017). Pengantar Ilmu Organisasi. Bogor: In
Media.

Fadiati, A., Purwana, D., & Maulida, E. (2008). Wirausaha: Jalur Cepat Menuju Sukses.
Jakarta: UNJ Press.

Fadiati, A., & Purwana, D. (2011). Menjadi wirausaha sukses. Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya.

Hidayat, N., & Purwana, D. (2017). Perpajakan : Teori & Praktik. Jakarta: PT
Rajagrafindo Persada.

Purwana, Dedi & Hidayat, N. (2016). Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta: PT Rajagrafindo
Persada.

30

Anda mungkin juga menyukai