VIDEO ANGKATAN – NANTI KITA GANTI
Written by
Ahmad Fadhil
Bagindo Abimanyu
Dan teman-teman
Draft 1 - 30 OCT 2024
Draft 2 - 22 DES 2024
Draft 3 - 23 DES 2024
Draft 4 - 24 DES 2024
Draft 5 - 8 JAN 2025
Final Draft - 3 Feb 2025
Ranah Creative
2.
ACT 1
SCENE 1. INT. KAMAR NADYA – DAY
CAST: NADYA IBU
Nadya tertidur di meja belajarnya. Lalu Ibu membuka pintu
kamar (diiringi BGM suara shalawat yang terdengar samar) dan
menegur Nadya (gestur).
IBU
Nadyaaaa... (nada lembut)
Nadya terbangun dan melirik jam lalu kaget. Jam menunjukkan
pukul 06.00.
Nadya bersiap-siap untuk pergi shalat.
SCENE 2. INT. KAMAR ASRAMA RESTU – DAY
CAST: RESTU, PENGURUS ASRAMA
(Diiringi dengan suara shalawat dari masjid) Seorang pengurus
asrama menghidupkan lampu kamar dan disusul dengan percikan
air yang menyambar ke waja restu, restu langsung mengusap
wajahnya dengan penuh kantuk sembari terduduk termenung, lalu
berjalan menuju lemarinya untuk melihat ke cermin dan bersiap
siap menganti pakainnya.
PENGURUS ASRAMA
Restu..RESTUUU!!!
Restu bersiap-siap untuk pergi shalat.
SCENE 3. INT. RUANG SHALAT RUMAH NADYA – DAY
CAST: NADYA, IBU, AYAH
Nadya shalat bersamaan dengan kedua orang tua dan terdengar
sayup suara ayahnya takbir, setelah shalat nadya langsung
berdiri dan berjalan menuju kamar.
IBU
Habis ini langsung mandi ya nak
3.
SCENE 4. INT. RUANG SHALAT MASJID JAMI’ PARABEK – DAY
Cast: Restu, sekelompok jamaah
Tampak suasana subuh masjid. Restu shalat berjamaah dengan
teman-temanya dan terdengar sayup suara temanya yang jadi
imam takbir.
SCENE 5. INT. RUANG MAKAN RUMAH NADYA – DAY
Cast: Nadya, Ibu, Ayah
Nadya sarapan sambil melihat buku dengan wajah yang berfikir
keras tentang ujian sekolah. Nadya minum, berdiri dan pamit
ke orang tuanya. Dahi Nadya dicium oleh ibunya. Nadya
berjalan ke luar dan menaiki motornya lalu berangkat.
NADYA
Nadya berangkat dulu ya ma..
SCENE 6. INT. WC ASRAMA – DAY
Cast: Restu, Nadif, Chen, Sekelompok Orang
Restu berdiri didepan kamar mandi sambil melilitkan handuk di
lehernya dan memegang alat mandi dengan wajah kesal lantaran
menunggu antrian kamar mandi sebanyak dua orang.
NADHIF
Wak siap ko dih? (melirik senyum ke
Restu)
Cen datang sambil membawa seember air dengan keberatan.
CHEN
Lamak se ang ngecek, den lah dari
tadi!
Restu menarik nafas panjang sambil menahan tawa.
SCENE 7. EXT. JALAN MENUJU SEKOLAH – DAY
Cast: Nadya
Nadya membawa motornya menuju sekolah.
4.
SCENE 8. INT. DAPUR ASRAMA – DAY
Cast: Restu
Restu membuka termos nasi.
RESTU
Lah habih lo ha..(kesal lalu
menutupnya)
SCENE 9. EXT. LAPANGAN PARKIR SEKOLAH – DAY
Cast: Nadya, Adipah
Nadya menaruh helmnya di spion dan berjalan menuju gerbang
sekolah.
NADYA (VO)
Halo aku Nadya!
ADIPAH
Nadya samaan yok. Tumbenan
datangnya jam segini, biasanya mah
si nomor 1
NADYA
Hehehehe
NADYA (VO) (CONT’D)
Aku mempunyai motto “La yustatha’ul
ilmu bi rahatil jism” artinya “Ilmu
tidak dicapai, dengan badan yang
bersantai”.
Nadya dan Adipah masuk gerbang. Suasananya banyak anak-anak
berjalan kedalam sekolah, ada juga yang buru-buru dengan
teriakan satpam.
SCENE 10. EXT. KEDAI NASI GORENG – DAY
Cast: Restu, Sekolompok Orang
Suasana kedai nasi goreng yang ramai membuat restu menyaut
membeli nasi goreng dengan berdesak-desakan.
RESTU
(kesal)
Bu.. bu.. Nasi goreng telur
setengah masak satu bu!!
5.
RESTU (VO) (CONT’D)
Aku Restu.
SCENE 11. EXT. GERBANG SEKOLAH – DAY
Cast: Nadya, Restu, Satpam, Sekelompok Orang
SATPAM
Ha talaik jo baru!
RESTU
Hee.. kan alun talaik bana lai pak
SATPAM
Tagak situ lu!
RESTU
Ndeh...
SCENE 12. EXT. DRONE SUASANA SEKOLAH - DAY & NIGHT
SCENE 13. EXT. LAPANGAN BASKET – DAY
Cast: Nadya, Adipah, Dwi, Irsyad, Sekelompok Orang
Nadya berjalan dengan santai ke arah kelas, diikuti dengan
santri- santri yang memasuki kelasnya masing-masing melewati
kelas agama 1 hingga agama 3, terlihat kegiatan disetiap
kelas.
Agama 1 anak-anak bersiap masuk ke kelas semuanya dan
beberapa menunggu gurunya masuk. Agama 2 terlihat ada 2 orang
anak yang meminta izin ke gurunya untuk masuk ke kelas.
SANTRI
Buliah izin masuk Buya?
Adipah masuk ke kelas Agama 3
ADIPAH
Aku masuk dulu ya nad..
NADYA
Dah...
SCENE 14. EXT. GERBANG SEKOLAH – DAY
Cast: Restu
6.
Restu melakukan push up sambil tertatih-tatih
RESTU
Lapan.. sembilan... sepuluh... lah
pak
Terlihat dua orang berbaju merah seragam IPST sedang meminta
izin untuk masuk sambil membawa barang
RESTU (CONT’D)
Tu baa pak?
SATPAM
Tu lah dari tadi pagi nyo masuak
lai, dak kayak awak do
SCENE 15. INT. DI DEPAN PINTU KELAS – DAY
Cast: Restu
Restu datang ke kelasnya dengan wajah kesal sembari meminta
izin kepada guru untuk masuk ke dalam kelas
RESTU
Zah... boleh izin masuk zah.
Restu berjalan menuju kursinya. Melirik ke arah Kursi Indra
yang tak kunjung hadir. Restu lalu menghela nafas. Restu
terdiam sejenak dan langsung melanjutkan kegiatannya.
OPENING TITLE
“NAMA ANGKATAN”
RESTU (VO)
Ini kami, angkatan 115,(Satampangan
Baniah) disini kami semua berbeda,
ada yang asrama, ada pula yang
Pulang pergi. Kami disini saling
melengkapi, Meskipun kami banyak,
kami memiliki banyak kejadian yang
berbeda-beda, tapi itulah yang
membuat masa sekolah kami menjadi
tak terlupakan.
7.
NADYA (VO)
Kejadian-kejadian baik dan buruk
yang terjadi bagi kami bukanlah
hambatan dalam pertemanan dan
pendidikan, malah itulah yang
membuat masa sekolah kami lebih
berwarna.
NADYA & RESTU (VO)
Dan inilah kami SATAMPANGAN BANIAH
ACT 2
SCENE 16. INT. KELAS AGAMA 2 – DAY
CAST: Restu, Ustadzah, Sekelompok Orang
Restu duduk dikelas mendengar dan menulis. Ustadzah
menjelaskan materi. Lalu terdengar suara bel. Restu berjalan
ke arah pintu sambil tertawa dengan temannya.
SCENE 17. INT. GERBANG – DAY
CAST: Sekelompok Orang (Santri/wati)
Santri dan Santriwati keluar gerbang.
SCENE 18. EXT. KEDAI DAPAK – DAY
Cast: Restu dan Sekelompok Orang (Santri)
Santri yang sedang jajan dan tertawa lepas di kedai.
SCENE 19. INT. KADAI IBU – DAY
Cast: Sekelompok Orang (Santri)
Santri yang sedang jajan dan tertawa lepas di kedai.
8.
SCENE 20. INT. KOPERASI – DAY
Cast: Nadya dan Sekelompok Orang (Santriwati)
Santri yang sedang jajan dan tertawa lepas di koperasi.
SCENE 21. INT. KANTIN – DAY
Cast: Sekelompok Orang (Santriwati)
Santri yang sedang jajan dan tertawa lepas di kantin.
SCENE 22. EXT. SEKOLAH – DAY
Cast: Sekelompok Orang
Suasana kesibukan sekolah (Drone). Lalu terdengar suara Adzan
SCENE 23. [Link] – DAY
Cast: Restu dan Teman-teman
Terdengar suara Adzan Zhuhur, Restu dan teman-teman segera
menuju Masjid.
RESTU
Lah apo jo lai?, gasak lah lai
(sambil tersenyum)
Teman-teman restu tersenyum.
KHALIL
Pek lah, ansua lah lai
Restu dan Khalil berdiri dan menepuk bahu teman lainnya untuk
segera menuju Masjid.
SCENE 24. EXT. KOPERASI – DAY
Cast: Nadya dan Teman-teman
Terdengar suara Adzan Zhuhur, Nadya dan teman-teman segera
menuju Masjid.
ACA
Yok lah, mukenaku dah di mesjid
9.
SCENE 25. EXT. DEPAN MASJID – DAY
Cast: Sekelompok Orang
Santriwan dan Santriwati memasuki pekarangan Masjid dari
gerbang yang berbeda-beda.
SCENE 26. EXT. PEKARANGAN MASJID – DAY
Cast: Sekelompok Orang
Santriwan dan Santriwati bersiap untuk melaksanakan Sholat
berjamaah (Membuka sepatu, Wudhu)
SCENE 27. INT. DALAM MASJID – DAY
Cast: Sekelompok Orang
Santriwan dan Santriwati melaksanakan Sholat berjamah.
SCENE 28. EXT. TABEK – DAY
Cast: Sabil, Honi, Nabil. A
Mereka baru saja tiba dan memarkirkan motornya.
NABIL .A
Keknyo Lah bubar urang lah
SABIL
Wak caliak lu lah, sekalian absen
SCENE 29. EXT. BELAKANG WESPAN – DAY
Cast: Sabil, Honi, Nabil. A, Ustadz Bambang
Mereka mengintip dari belakang Wespan ke arah Masjid dan
dipergoki oleh Ustadz Bambang.
HONI
Lah salasai keknyo lah
10.
USTADZ BAMBANG
Lah dari tadi salasai.. Emangyo baa
tu Ni? (Sambil tersenyum)
HONI
Eh Ustadz!.. (terkejut)
USTADZ BAMBANG
Lah langsuang lah kalian batigo ka
Lapangan lai...
HONI, DKK
Jadih ustadz (cemas, takut)
USTADZ BAMBANG
Opp! Tunggu santa..! (sambil
mengeluarkan mesin cukur dari
sakunya)
HONI, DKK
Eh eh eh eh, jaaan lah ustaaaadzz
(suara mesin cukur)
SCENE 30. EXT. JALAN MENUJU LAPANGAN UTAMA – DAY
Cast: Sekelompok Orang
Berjalan menuju Lapangan utama untuk mendengarkan informasi
yang akan disampaikan oleh Ustadz Bambang.
SCENE 31. EXT. LAPANGAN UTAMA – DAY
Cast: Ustadz Bambang, Honi Dkk, Sekelompok Orang
Seluruh santri kelas 6 menyusun barisan yang dipimpin oleh
Ustadz Bambang dan terlihat dari POV Ustadz Bambang Honi Dkk
terlambat. (Santri lainnya menunjukkan ekpresi heran sambil
mengatur barisan)
SCENE 32. EXT. LAPANGAN UTAMA – DAY
Cast: Restu, Ustadz Bambang dan Sekelompok Orang
Restu berdiri di barisan depan, sambil bertanya kepada teman
yang di sampingnya. Ustadz bambang memulai penyampaiannya.
11.
USTADZ BAMBANG
(muka serius)
Assalamu’alaikum anak-anak ustadz
semua.
Ustadz tau kalian pasti bertanya-
tanya kenapa dikumpulkan. Jadi pada
siang hari ini ustadz akan
mengumumkan beberapa hal.
Yang pertama, tak lama lagi antum
semua akan menghadapi ujian akhir
madrasah maka antum harus serius
untuk menghadapi hal ini, jangan
sampai nilai antum turun atau
kacau, karena ini akan menentukan
jalan hidup antum kedepanya.
Lalu.... Ustadz ada berita yang
berat rasanya untuk disampaikan.
Seperti yang sudah sama sama kita
ketahui, bahwasannya salah seorang
dari teman antum yang sudah sakit
tak lama ini. Dan ternyata Allah
lebih sayang kepadanya, Innalillahi
wa Inna Ilaihi Raaji’un telah
berpulang ke RahmatuLlah teman
kaian tersebut yaitu Indra. (Ketika
Ustadz Bambang mengatakan “salah
satu teman kalian” disitu mulailah
suara ustadz menjadi bergema dan
terdengar sangat samar, diikuti
oleh suara dengungan yang memekakan
telinga sedikit demi sedikit
bertambah kuat, pada kata “indra”
itu sangatlah samar, hampir tidak
terdengar.)
Restu dan teman-temannya terlihat terkejut
Restu termenung belakang melihatkan keadaan riuh.
USTADZ BAMBANG (CONT’D)
(muka serius)
Maka dari itu, marilah kita semua
sama-sama membacakan alfatihah
untuk teman ananda semua.
Santri-santri yang mendengarkan pengumuman, masing masing
dari mereka mulai mengangkat tangannya untuk berdoa, terlihat
beberapa sedang berdoa. Beberapa orang santri yang sedih.
Kecuali restu yang masih shock.
12.
Setelah pengumuman tersebut santri mulai meninggalkan
lapangan, dengan suasana duka dan tidak percaya. Termasuk
restu. Teman-temannya mengajak restu ke kelas.
SCENE 33. EXT. MENUJU KELAS DARI LAPANGAN - DAY
Cast: Restu dan teman-teman angkatan
Suasana seluruh santri menuju kelas masing-masing.
RESTU (VO)
Inilah suasana kejadian di angkatan
kami. (editing cut to black)
SCENE 34. INT. KELAS RESTU - DAY
Cast: Restu dan teman-teman
RESTU (VO)
Salah satu teman meninggalkan kami
semua.
Posisi duduk restu di tengah, dengan bangku kosong di
sampingnya. (shootnya dari belakang ke depan dengan suasana
duka, berhenti ke posisi duduk restu yang sdg termenung ke
arah bangku kosong).
SCENE 35. INT. KELAS 1 - 10 - DAY
Cast: Seluruh Anggota Kelas
Suasana duka di setiap kelasnya (mengaji, berdoa)
RESTU (O.S)
Dan sewajarnya orang yang
ditinggalkan pastilah sedih dan
runtuh.
Hari itu dan bahkan hari ini pun
rasa sedihnya masih kami rasakan.
(MORE)
13.
RESTU (O.S) (CONT'D)
Teman-teman berkata sabar dan tabah
kepadaku, tapi sebenarnya bukan
aku saja semua merasakan hal yang
sama.
Hanya dengan porsi yang berbeda-
beda. Kenangan kami dengannya masih
teringat jelas. Dan itu akan selalu
kami ingat.
Namun entah sampai kapan kenangan
itu bisa bertahan.
Maka semoga dengan video ini memori
kami akan selalu terjga. Dan seolah
olah ini menjadi tempat memanggil
kembali kenangan bersama dia dan
juga dengan yang lainnya.(monokrom
to colorfull)
ACT 3
SCENE 36. EXT INT. DEPAN KELAS - DAY & NIGHT
Guru kader berjalan menuju kelas. - Day
KBM. - Day
Ujian. - Day
Penulisan Paper. - Day
Baca Kitab. - Night
RESTU (O.S)
Hati dan perasaan kami dipenuhi
dengan berbagai emosi, sebab itulah
kurasa kami semakin dekat dan
semoga perasaan hangat di hari ini
selalu seperti itu adanya sampai
Benih kebersamaan ini, tumbuh
menjadi kekuatan.
14.
SCENE 37. INT. KELAS RESTU – DAY
Cast: Restu
Restu sedang menulis di buku (cerita ini). Lalu temannya
manggil dan Restu melihat
CHEN
Oi capeklah, wak ka mulai lai (nada
semangat)
RESTU
Aa iyo, okeokeoke..
Restu menyelesaikan tulisannya, menutup buku dan menutup tas.
Lalu berjalan keluar.
Tampak kursi kosong Indra.
15.
BGM: Hindia – Kita Kesana
Seluruh santri dan santriwati berkumpul di lapangan.
Bergembira, menari dan bernyanyi bersama. Saling merangkul
dan berpelukan satu sama lain. - Day
Kehidupan di Mahabbah 2 - Night
Aktifitas ngaji malam di zuhud 2 - Night
Guru-guru Aliyah - Day
Guru-guru Tsanawiyah - Day
Guru-guru Asrama - Night
Ekskul Bela Diri - Night
Memory Indra bersama Restu dkk.
NADYA (VO)
Mungkin disinilah kisah kami
sebagai santri dan santriwan di
sumatera thawalib parabek
RESTU (VO)
Beko kalau wak basobok liak jan sok
seleb yo.
Lalu kenangan kita yang belum
terlaksana, dan sempat mengecewakan
kita, nanti kita ganti
Semoga kita semua dapat bertemu
kembali dengan versi terbaik kita
nanti di masa depan, ASEEK!
In Memoriam Scene
Credit Scene
Ranah creative / Copyright 2025