LABORATORIUM PERENCANAAN DAN
SIMULASI TAMBANG
PRODI TEKNIK PERTAMBANGAN
NO. TUGAS :
12B
TUTORIAL
SCHEDULING AND SEQUENCING
Nama : Erghiza Tribiani
NPM : [Link]
Shift / Waktu : II (Dua ) / 07.00 – 10.00 WIB
Hari/Tanggal Praktikum : Selasa / 25 November 2019
Hari/Tanggal Laporan : Jum’at / 29 November 2019
Asisten : 1. Ir. Yuliadi, M.T.
2. Wahyu Hidayat, [Link].
3. Juni Rahmad Hasibuan, S.T.
4. Rana Antariksa Dwisetiani
5. Dewi Luckyta Kusuma Negara
6. Fachrul Rozy Elba Ansofa
7. Guntur Indra Prahasta
8. Moch. Aprillianto Wicaksono
9. Nelly Nur Yuanita
PRODI TEKNIK
PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ISLAM
BANDUNG 1441 H / 2019 M
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Puji serta syukur mari kita panjatkan kehadirat illahi robbi yang telah
memberikan rahmat, hidayah dan inayah-Nya sehingga tutorial ini telah selesai
dibuat.
Terimakasih kepada segala pihak yang telah memberikan dorongan agar
bersemangat dalam mengerjakan tutorial ini. Tutorial ini masih jauh dari kata
sempurna, oleh sebab itu mohon kritik serta saran yang bersifat membangun
untuk memperbaiki tugas dan tutorial lainnya. Semoga dengan adanya tutorial ini
dapat bermanfaat, khususnya bagi penulis serta umumnya bagi semua
mahasiswa atau mahasiswi Teknik Pertambangan Universitas Islam Bandung.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Bandung, November 2019
Penyusun
Erghiza Tribiani
[Link]
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR …………………………………………………….. i
DAFTAR ISI …………………………………………………………….... ii
BAB I PENDAHULUAN …………………………………………….. 1
1.1 Latar Belakang ……………………………………………. 1
1.2 Maksud dan Tujuan ……………………………………….. 1
1.2.1 Maksud …………………………………………… 1
1.2.2 Tujuan …………………………………………….. 2
BAB II TUTORIAL ……………………………………………………. 3
2.1 Kemajuan Tambang Berdasarkan Level …..……………. 3
2.2 Advance Reserve ……………………...…….….. 7
………..
2.3 Pivot Table ….…………………………..…………..…...... 11
2.4 Append Kemajuan dan Intersection ………….….. 14
……...
2.5 Peta Kemajuan ……………………………..…………….. 25
BAB III PEMBAHASAN .......................……………………………... 33
BAB IV KESIMPULAN .........................……………………………... 34
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Bahan galian ialah material yang memiliki nilai ekonomis dengan
keberadaan di dalam permukaan bumi, yang mana keterdapatan di Indonesia
sangatlah melimpah. Bahan galian berdasarkan UU No. 4 tahun 2009 terbagi
menjadi dua yakni mineral dan batubara, yang dimana bahan galian digolongkan
kembali menjadi empat yakni mineral logam, mineral non logam, mineral batuan
dan mineral radioaktif. Guna mengelola bahan galian tersebut dilaksanakannya
kegiatan pertambangan yang bertujuan untuk mengelola dan mengusahakannya.
Kegiatan pertambangan merupakan serangkain kegiatan guna mengelola
dan mengusahakan bahan galian, baik itu mineral ataupun batubara secara
efisien, aman dan ekonomis. Dalam tahapan awal kegiatan pertambangan
dilakukannya tahapan perencanaan tambang, yang dilakukan agar berjalan
dengan terencana dan lancar. Aspek terpenting dalam kegiatan pertambangan
yaitu operasi produksi yang mana mengharuskan mencapai target produksi.
Untuk mencapai target produksi yang telah ditetapkan, maka
diperlukannya perencanaan produksi dan kemajuan tambang pada tahapan
perencanaan tambang. Pada perencanaan produksi ini target produksi pada
periode panjang akan dibagi menjadi unit-unit kecil dengan periode pendek,
sehingga dapat mempermudah dalam pengerjaan operasi produksi yang
beracuan pada kemajuan tambangnya. Oleh sebab itu pemahaman tentang
perencanaan produksi dan kemajuan tambang dapat bermanfaat bagi seorang
ahli tambang pada kegiatan pertambangan.
1.2 Maksud dan Tujuan
1.2.1 Maksud
Maksud dari praktikum ini yaitu untuk memahami tentang konsep dasar
perencanaan produksi dan kemajuan tambang dengan tepat dan benar secara
digital.
1
2
1.2.2 Tujuan
Tujuan dari praktikum ini yaitu:
1. Agar dapat merencanakan produksi tahunan.
2. Agar dapat menentukan nilai stripping ratio berdasarkan produksi
tahunan.
3. Agar dapat membuat desain kemajuan tambang tahunan.
BAB II
TUTORIAL
2.1 Kemajuan Tambang Berdasarkan Level
Langkah dalam pembuatan kemajuan tambang berdasarkan level yaitu:
1. Buka perangkat lunak Maptek Vulcan.
Gambar 2.1
Buka Vulcan
2. Buka design file.
Gambar 2.2
Membuka Design File
3
4
3. Munculkan volume pit.
Gambar 2.3
Munculkan Volume Pit
4. Klik Model – Triangle Solid – Shells.
Gambar 2.4
Klik Shells
5
5. Isikan nama.
Gambar 2.5
Isikan Nama
6. Pilih calculate fixed with shells.
Gambar 2.6
Pilih Calculate Fixed With Shells
6
7. Pilih by RL.
Gambar 2.7
Pilih by RL
8. Tampilan kemajuan tambang perlevel.
Gambar 2.8
Tampilan Kemajuan Tambang Perlevel
7
2.2 Advance Reserve
Langkah dalam advance reserve yaitu :
1. Klik Block – Advanced Reserve – Advanced Reserve Editor.
Gambar 2.9
Klik Advance Reserve Editor
2. Isikan nama file dan BM.
Gambar 2.10
Isikan Nama File dan BM
8
3. Pilih variabel class dan litho.
Gambar 2.11
Pilih Variabel Class dan Litho
4. Tentukan density dan variabel.
Gambar 2.12
Tentukan Density dan Variabel
9
5. Browse triangulasi.
Gambar 2.13
Browse Triangulasi
6. Pilih triangulasi.
Gambar 2.14
Pilih Triangulasi
10
7. Isikan output, simpan dan kalkulasi.
Gambar 2.15
Isikan Output, Simpan dan Kalkulasi
8. Tampilan perhitungan cadangan.
Gambar 2.16
Tampilan Perhitungan Cadangan
11
2.3 Pivot Table
Langkah dalam pivot table yaitu :
1. Buka file excel cadangan.
Gambar 2.17
Buka File Excel Cadangan
2. Klik Insert – Pivot Table.
Gambar 2.18
Klik Pivot Table
12
3. Klik OK.
Gambar 2.19
Klik OK
4. Masukan region, class, total volume or mass.
Gambar 2.20
Masukan File
13
5. Sesuaikan posisi.
Gambar 2.21
Sesuaikan Posisi
6. Hasil penentuan target produksi.
Gambar 2.22
Hasil Penentuan Target Produksi
14
2.4 Append Kemajuan dan Intersection
Langkah dalam pembuatan append kemajuan dan intersection
yaitu :
1. Buka sequence pit.
Gambar 2.23
Buka Sequence Pit
2. Blok semua dan pilih append.
Gambar 2.24
Pilih Append
15
3. Isikan nama file.
Gambar 2.25
Isikan Nama File
4. Hasil append.
Gambar 2.26
Hasil Append
16
5. Klik Model – Contouring – Contour.
Gambar 2.27
Klik Contour
6. Tentukan ik dan nama file.
Gambar 2.28
Tentukan IK
17
7. Klik finish.
Gambar 2.29
Klik Finish
8. Hasil contouring.
Gambar 2.30
Hasil Contouring
18
9. Klik Design – Layer Edit – Copy.
Gambar 2.31
Klik Copy
10. Isikan nama layer.
Gambar 2.32
Isikan Nama Layer
19
11. Klik OK.
Gambar 2.33
Klik OK
12. Pilih Copy.
Gambar 2.34
Pilih Copy
20
13. Klik Design – Object Edit – Join Lines.
Gambar 2.35
Klik Join Lines
14. Klik garis dan pilih retain.
Gambar 2.36
Pilih Retain
21
15. Klik properties.
Gambar 2.37
Klik Properties
16. Pilih closure close.
Gambar 2.38
Pilih Closure Close
22
17. Munculkan intersection dan pit topography.
Gambar 2.39
Munculkan Pit Topography
18. Klik new layer.
Gambar 2.40
Klik New Layer
23
19. Isikan nama layer.
Gambar 2.41
Isikan Nama Layer
20. Buat poligon.
Gambar 2.42
Buat Poligon
24
21. Buat poligon intersection atas.
Gambar 2.43
Buat Poligon Intersection Atas
22. Hasil intersection.
Gambar 2.44
Hasil Intersection
25
2.5 Peta Kemajuan
Langkah dalam pembuatan peta kemajuan yaitu :
1. Klik Design – Object Edit – Clip by Poly.
Gambar 2.45
Klik Clip by Poly
2. Klik OK.
Gambar 2.46
Klik OK
26
3. Pilih correct.
Gambar 2.47
Pilih Correct
4. Pilih delete points inside.
Gambar 2.48
Pilih Delete Points Inside
27
5. Klik dan pilih layer pit.
Gambar 2.49
Klik dan Pilih Layer Pit
6. Klik Design – Object Edit – Clip by Poly.
Gambar 2.50
Klik Clip by Poly
28
7. Pilih correct.
Gambar 2.51
Pilih Correct
8. Klik delete points outside.
Gambar 2.52
Klik Delete Points Outside
29
9. Klik dan pilih layer pit.
Gambar 2.53
Klik dan Pilih Layer Pit
10. Klik Design – Object Edit – Clip by Poly.
Gambar 2.54
Klik Clip by Poly
30
11. Pilih correct.
Gambar 2.55
Pilih Correct
12. Klik delete points inside.
Gambar 2.56
Klik Delete Points Inside
31
13. Klik dan pilih layer kontur.
Gambar 2.57
Klik dan Pilih Layer Kontur
14. Hasil kemajuan tambang tahun 1.
Gambar 2.58
Hasil Kemajuan Tambang Tahun 1
32
15. Hasil kemajuan tambang tahun 2.
Gambar 2.59
Hasil Kemajuan Tambang Tahun 2
16. Hasil kemajuan tambang tahun 3.
Gambar 2.60
Hasil Kemajuan Tambang Tahun 3
33
BAB III
PEMBAHASAN
Berdasarkan praktikum serta penggunaan perangkat lunak Maptek
Vulcan maka dapat dibahas bahwasanya pembuatan kemajuan tambang dapat
berdasarkan beberapa acuan seperti elevasi dan block atau strip. Pada
penentuan kemajuan kali ini berdasarkan elevasi oleh requet level sebesar 10 m
sehingga terbagi menjadi delapan sequence. Dari delapan sequence tersebut
dikelompokkan menjadi beberapa kemajuan yang telah ditentukan berdasarkan
target produksi pertahunnya. Ditentukan Life of Mine dari tambang tersebut
menjadi tiga tahun dengan cadangan tertambang sebesar 7.722.712,242 ton
dengan waste 2.764.149,362 BCM sehingga nisbah pengupasan total 0,358.
Berdasarkan cadangan dan umur tambang didapatkan target produksi sebesar
2.574.237,414 ton/tahun. Sehingga ditentukan produksi tahun 1 pada elevasi 740
– 710, tahun 2 pada elevasi 710 – 700 dan tahun 3 pada elevasi 700 – 670.
Sebenarnya penentuan target produksi pertahun ini dapat ditentukan dari
beberapa aspek parameter seperti COG yang ditentukan, SR yang ditetapkan
dan kemampuan perusahaan dalam penyediaan alat, sehingga waktu tambang
dapat bertambah. Penentuan umur tambang ini tidak terlalu lama atau terlalu
cepat, dikarenakan mempengaruhi modal balik dan biaya investasi yang
dikeluarkan.
Tabel 3.1
Target Produksi
Tahun Elevasi (m) Ore (Ton) Waste (BCM) SR
1 740 - 710 1900383.204 742169.792 0.391
2 710 - 700 2533501.161 552144.612 0.218
3 700 - 670 3288827.876 1469834.958 0.447
33
Gambar 3.1
Urutan Pushback
34
BAB IV
KESIMPULAN
Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa:
1. Perencanaan produksi tahunan berdasarkan umur tambang yang telah
ditetapkan selama tiga tahun, dengan cadangan tertambang sebesar
7.722.712,242 ton sehingga menghasilkan target produksi sebesar
2.574.237,414 ton/tahun. Target produksi tahun 1 sebesar 1900383,204
ton/tahun pada elevasi 740 – 710, target produksi tahun 2 sebesar
2533501,161 ton/tahun pada elevasi 710 – 700, dan target produksi tahun
3 sebesar 3288827,876 ton/tahun pada elevasi 700 – 670.
2. Berdasarkan cadangan tertambang sebesar 7.722.712,242 ton dengan
waste 2.764.149,362 BCM sehingga didapatkan nisbah pengupasan total
0,358. Nisbah pengupasan pada tahun 1 dengan cadangan sebesar
1900383,204 ton dan waste 742169,792 BCM menghasilkan SR 0,391,
nisbah pengupasan pada tahun 2 dengan cadangan sebesar
2533501,161 ton dan waste 552144,611 BCM menghasilkan SR 0,218,
dan Nisbah pengupasan pada tahun 3 dengan cadangan sebesar
3288827,876 ton dan waste 1469834,958 BCM menghasilkan SR 0,447.
3. Pembuatan desain kemajuan tambang pertahun, dapat berdasarkan
elevasi, block atau strip dan parameter lainnya. Pembuatan berdasarkan
elevasi, dapat dibuat dengan cara pembagian sequence perlevel,
perhitungan cadangan tertambang, penentuan umur tambang dan target
produksi serta level penambangan, pembuatan append kemajuan
tambang dan pembuatan peta kemajuan tambang.
34
DAFTAR PUSTAKA
1. Hustrulid, Kuchta. 1998. “Open Pit Mine Planning and Design”. Amerika:
Taylor and Francis Group.
2. Maryanto. 2019. “Bahan Kuliah Perencanaan Tambang”. Bandung:
Universitas Islam Bandung.
3. Nurhakim. 2008. “Draft Bahan Kuliah Perencanaan dan Permodelan
Tambang”. Banjarbaru: Universitas Lambung Mangkurat.
4. Prodjosumarto, Partanto. 2004. “Pengantar Perencanaan Tambang”.
Bandung: Universitas Islam Bandung.
LAMPIRAN