4.
2 Analisa Data Angin
Data angin diperlukan untuk meramalkan tinggi dan periode
gelombang. Data angin yang dibutuhkan adalah selama sepuluh tahun terakhir, yaitu
tahun 2013-2022. Dapat dilihat presentasinya pada gambar 4.2 :
Tabel 4.1 Jumlah kejadian angin tahun 2013-2022
Kecepatan Angin (KNOT)
Arah Angin
0-2 3-5 6-9 10 -12 13 - 16 17 -20 21 - 23 Jumlah
Timur 2 43 102 30 13 4 0 194
Barat 5 65 144 64 23 13 7 321
Utara 5 82 123 47 17 5 3 282
Selatan 7 310 640 170 45 8 1 1181
Timur Laut 4 42 64 23 8 0 0 141
Barat Laut 0 33 102 24 9 2 0 170
Tenggara 5 100 226 110 69 10 1 521
Barat Daya 8 161 192 21 9 0 0 391
Clumb 451
Total 3652
Tabel 4.2 Presentase jumlah kejadian angin tahun 2013-2022
Kecepatan Angin (KNOT)
Arah Angin
0-2 3–5 6–9 10 -12 13 - 16 17 -20 21 - 23 Jumlah
Timur 0,055 1,177 2,793 0,821 0,356 0,110 0,000 5,312
Barat 0,137 1,780 3,943 1,752 0,630 0,356 0,192 8,790
Utara 0,137 2,245 3,368 1,287 0,465 0,137 0,082 7,722
Selatan 0,192 8,488 17,525 4,655 1,232 0,219 0,027 32,338
Timur Laut 0,110 1,150 1,752 0,630 0,219 0,000 0,000 3,861
Barat Laut 0,000 0,904 2,793 0,657 0,246 0,055 0,000 4,655
Tenggara 0,137 2,738 6,188 3,012 1,889 0,274 0,027 14,266
Barat Daya 0,219 4,409 5,257 0,575 0,246 0,000 0,000 10,706
Clumb 12,349 12,349
Total 100,000
Berdasarkan data angin yang diperoleh dapat dilihat bahwa selama kurun waktu 2013-2022
jumlah kejadian angin terbanyak bertiup dari arah Selatan dengan jumlah kejadian angin
sebanyak 32,338 dan jumlah kejadian angin tersedikit bertiup pada arah Timur Laut dengan
jumlah kejadian 3,861 kejadian, dengan jumlah angin tidak terbaca sebesar 12,349. Dapat
dianalisa presentase mawar angin pada gambar 4.2 dibawah ini
Gambar 4.2 Mawar Angin (Sumber: Autocad 2007)