0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan13 halaman

Karakteristik dan Sifat Distribusi Normal

Dokumen ini membahas tentang distribusi normal, juga dikenal sebagai distribusi Gauss, yang ditentukan oleh rata-rata dan varians. Distribusi normal memiliki karakteristik simetris, unimodal, dan penting dalam analisis statistik parametrik. Selain itu, terdapat transformasi ke distribusi normal baku untuk menghitung peluang dengan menggunakan tabel distribusi normal baku.

Diunggah oleh

Nabila Trisna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan13 halaman

Karakteristik dan Sifat Distribusi Normal

Dokumen ini membahas tentang distribusi normal, juga dikenal sebagai distribusi Gauss, yang ditentukan oleh rata-rata dan varians. Distribusi normal memiliki karakteristik simetris, unimodal, dan penting dalam analisis statistik parametrik. Selain itu, terdapat transformasi ke distribusi normal baku untuk menghitung peluang dengan menggunakan tabel distribusi normal baku.

Diunggah oleh

Nabila Trisna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

STATIS

TIKA
MODUL - 8
Distribusi normal
• Disebut juga ditribusi Gauss
• Seluruh kurva normal dapat
diketahui bila rata-rata (μ) dan
varians (σ2) diketahui
• Distribusi normal baku:
distribusi normal yang
mempunyai rata-rata = nol dan
simpangan baku = satu
• Grafiknya disebut dengan kurva
nomal (bell curve)
Karakteristik ditribusi normal:
• Teori distribusi ini memiliki nilai mean = median = modus. Oleh
karena itu, distribusinya sering pula disebut unimodal.
• Kurva distribusi selalu bersifat simetris
• Titik puncak kurva adalah nilai rata-rata.
• Mean (nilai rata-rata) dan nilai standar deviasi akan menentukan
bentuk dan lokasi distribusi.
• Jumlah luas daerah di bawah kurva normal bernilai 1, yakni ½ di
sisi kiri dan ½ di sisi kanan
• Masing-masing ekor kurva di kedua sisi memanjang tak berbatas
Mengapa harus berdistribusi normal?
• Data yang berdistribusi normal adalah syarat wajib untuk
melakukan analisis statistik parametrik
• Merupakan model yang baik untuk mendekati frekuensi ditribusi
fenomena alam dan sosial, sehingga dapat meningkatkan
objektivitas penilaian.
• Semakin besar sampel akan berkemungkinan lebih besar terbentuk
distribusi normal
• Dapat menghindakan terjadinya bias atau penilaian yang condong
ke satu kategori saja
Sifat-sifat distribusi normal
• Sebuah kurva normal sangat penting
dalam menghitung peluang, sebab
daerah yang ada dalam kurva
tersebut menunjukkan besarnya
peluang.
• Dalam kajian statistika, luas daerah
yang menunjukkan besarnya
peluang itu disusun dalam sebuah
daftar (tabel) disebut tabel distribusi
normal baku (z tabel)
Kurva distribusi normal standar
• Seperti diketahui, distribusi normal baku adalah distribusi normal
yang mempunyai rata-rata (μ) = 0 dan standar deviasi (σ) = 1
𝑥𝑖 −𝜇
• Dilakukan transformasi Z= untuk memetakan distribusi normal
𝜎
menjadi ditribusi normal baku (standar)
• Transformasi ini tetap mempertahankan luas di bawah kurvanya

Luas dibawah kurva Luas dibawah kurva


distribusi normal distribusi normal standar
antara x1 dan x2 antara z1 dan z2
P (x1 < x < x2)
= probabilitas variable random x mempunyai nilai antara x1 dan x2
= luas dibawah kurva normal antara x=x1 dan x=x2
Latihan 1
• Tentukan nilai z jika diketahui luas daerah dibawah kurva normal
sebagai berikut:
a. 0.9082
b. 0.0162
Latihan 2
• Sebuah data nilai statistika mahasiswa mengikuti ditribusi normal
dengan rata-rata 55 dan simpangan baku 5. Tentukan probabilitas:
a. Nilai kurang dari 60
b. Nilai lebih dari 60
c. Nilai antara 52 sampai 60

Anda mungkin juga menyukai