KATA PENGANTAR
Dengan mengagungkan syukur kepada Allah SWT atas segala berkah dan anugerah-
Nya, kami telah diberikan kesempatan dan kemampuan untuk menyelesaikan makalah
ini yang berjudul “EKSPOSISI HORTATORI”.
Ucapan terima kasih ditujukan kepada makhluk yang telah ditentukan sebagai kekasih
Allah SWT, yaitu utusan Allah. Yang membawa kita keluar dari alam kebodohan menuju
pengetahuan. Memang, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa penulisan makalah
ini masih banyak kekurangan dan berbagai ketidakberesan, karenanya diperlukan kritik
dan saran konstruktif dari semua pihak untuk kesempurnaan pengetahuan menjadi ilmu
yang bermakna. Selain itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak
yang telah memberikan bantuan, dukungan, bimbingan, saran, dan kritik, sehingga
kami dapat menyelesaikan ini dengan sangat sederhana.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pengelompokan wacana berdasarkan isi atau substansinya relatif mudah karena adanya
ruang di sejumlah media, seperti media cetak, yang secara khusus telah
mengelompokkan wacana berdasarkan substansi isi yang dibahas, dikatakan,
dilaporkan, atau didiskusikan oleh pengguna bahasa.
Kehidupan manusia sering begitu kompleks sehingga sering kali satu masalah dengan
yang lain saling terkait erat. Akibatnya, berbagai masalah sangat sulit dipisahkan
sehingga wacana hukum dan kejahatan atau wacana sosial dan politik, misalnya,
hampir sulit untuk dipisahkan. Namun, wacana hukum dan budaya atau wacana militer
dan kesehatan dapat dengan mudah dipisahkan. Sebenarnya, isi atau substansi wacana
harus dipisahkan dan dijelaskan secara relatif.
Berdasarkan bidang dan substansi yang diusulkan, wacana dapat dibagi menjadi
wacana politik, wacana sosial, wacana budaya, wacana ekonomi, wacana militer,
wacana hukum, dan wacana kriminal. Wacana yang berkembang dan digunakan secara
khusus dan terbatas pada bidangnya disebut register, jadi register adalah wacana yang
hanya digunakan di lingkungan dan kelompok dengan nuansa tersebut.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Definisi Teks Eksposisi Hortatori
Eksposisi hortatori adalah jenis teks lisan atau tulisan yang bertujuan untuk
menjelaskan kepada pendengar atau pembaca bahwa sesuatu seharusnya atau tidak
seharusnya terjadi atau dilakukan. Untuk memperkuat penjelasan, pembicara atau
penulis perlu beberapa argumen sebagai penyebab utama dari penyampaian ide
tersebut. Dalam pengertian lain, teks ini juga bisa disebut argumentasi.
Eksposisi hortatori populer di kalangan ilmuwan, mahasiswa, dan orang-orang terpelajar
lainnya. Eksposisi hortatori dapat ditemukan dalam buku ilmiah, jurnal, majalah, artikel
surat kabar, tulisan editorial, pidato akademik atau kuliah, dan laporan penelitian.
2.2 Tujuan Komunikatif Teks Eksposisi Hortatori
Berbeda dengan teks eksposisi analitis, tujuan komunikasi dari eksposisi hortatori
adalah untuk mengungkapkan dan mempengaruhi pembaca bahwa mereka seharusnya
dan tidak seharusnya melakukannya.
2.3 Struktur Generik Teks Eksposisi Hortatori
1. Tesis
Berisi pengenalan tentang ide utama dari efek atau peristiwa yang akan diangkat
atau dibahas.
2. Argumen
Berisi pendapat penulis yang mendukung ide utama. Semakin banyak pendapat
yang ditulis penulis, semakin menarik teks eksposisi hortatori, karena pembaca
cenderung lebih percaya pada suatu peristiwa jika ada banyak pendapat yang
mendukungnya.
3. Rekomendasi
Berisi rekomendasi atau ajakan dari penulis untuk pembaca.
2.4 Fungsi Sosial Teks Eksposisi Hortatori
Untuk membujuk pembaca bahwa sesuatu seharusnya atau tidak seharusnya terjadi
atau dilakukan.
2.5 Ciri Bahasa Teks Eksposisi Hortatori
1. Fokus pada penulis.
2. Menggunakan kata benda abstrak: kebijakan, keuntungan, dll.
3. Menggunakan kata kerja aksi.
4. Menggunakan kata kerja berpikir.
5. Menggunakan kata modal.
6. Menggunakan kata keterangan: pasti, tentu, dll.
7. Menggunakan penghubung temporal/transisi: pertama, kedua, dll.
8. Menggunakan kata evaluatif: penting, berharga, terpercaya, dll.
9. Menggunakan suara pasif.
10. Menggunakan tense present simple.
2.6 Contoh Teks Eksposisi Hortatori
Contoh 1
Korupsi
Tesis
Apakah Anda tahu apa arti korupsi? Apa hubungan antara uang dan korupsi? Nah,
korupsi umum terjadi di mana-mana di dunia, bahkan di Amerika Serikat. Ini hanyalah
masalah intensitas. Namun, cukup mengejutkan ketika sebuah survei yang dapat
dipercaya mengklaim Jakarta sebagai tempat paling korup di Indonesia.
Argumen 1
Survei tersebut sebenarnya membuat saya sedih, karena saya tinggal dan mencari
nafkah di ibu kota. Seperti yang diketahui banyak orang, penyelundupan di pelabuhan
Tanjung Priok bukanlah hal baru. Pengusaha yang ingin meminimalkan pembayaran
pajak cenderung melakukan hal semacam itu lebih sering. Mereka bahkan menyuap
para pejabat.
Argumen 2
Nah, saya rasa langkah-langkah yang diambil sejauh ini untuk mengatasi masalah
dengan menghukum para koruptor masih belum cukup. Kita perlu mencegah generasi
muda mendapatkan mentalitas buruk yang disebabkan oleh korupsi.
Rekomendasi
Saya percaya kita harus memulai pada tahap paling awal di sekolah dan saya pikir
semua orang harus terlibat dalam upaya untuk memberantas korupsi. Kita tidak boleh
membuat perbedaan.
Diadaptasi dari: The Jakarta Post, Februari 2005.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Eksposisi hortatori adalah jenis pembicaraan atau penulisan teks yang bertujuan untuk
menjelaskan kepada pendengar atau pembaca tentang sesuatu yang seharusnya atau
tidak seharusnya terjadi atau dilakukan.
Teks eksposisi hortatori dapat ditemukan dalam buku-buku ilmiah, jurnal, majalah,
artikel surat kabar, pidato akademik, laporan penelitian, dan lainnya. Berbeda dengan
teks eksposisi analitis, tujuan komunikasi dari teks eksposisi hortatori adalah untuk
mengungkapkan dan mempengaruhi pembaca bahwa peristiwa yang dijelaskan
penting, sedangkan tujuan komunikasi dari teks eksposisi hortatori adalah untuk
mengungkapkan dan mempengaruhi pembaca bahwa mereka seharusnya dan tidak
seharusnya