Computer security
Definisi computer security
Mendeskripsikan the key security requirements
Understand the Cia triad
Know various levels of impact of security breach
Identifying security threats and attack (give example)
Functional requirements for computer security
Prinsip dasar security design
Konsep keamanan komputer – definisi
Key security requirements and threats in computer security ancaman keamanan utama dalam
keamanan komputer
Definisi keamanan komputer adalah sebagai perlindungan yang diberikan kepada sistem
informasi otomatis untuk mencapai tujuan yang berlaku untuk menjaga integritas ketersediaan
dan kerahasiaan sumber daya sistem informasi yang meliputi (hardware, software, firmware,
information/data dan telecommunications) jadi, ini adalah definisi computer security dari
National Institute of Standards & Technology yg merupakan organisasi pemerintah amerika
Tujuan: Melindungi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi.
NIST menekankan pentingnya tiga serangkai CIA dalam definisinya tentang keamanan komputer
Triad CIA merupakan konsep dasar dalam keamanan siber dan keamanan informasi. Triad ini
merupakan singkatan dari Confidentiality (Kerahasiaan), Integrity (Integritas), dan Availability
(Ketersediaan), yang merupakan tiga prinsip utama yang digunakan untuk melindungi data dan
memastikan keamanannya.
Kerahasiaan (Confidentiality): Mencegah pengungkapan informasi yang tidak sah
Integritas (Integrity): Melindungi dari modifikasi atau penghancuran data yang tidak sah.
Ketersediaan (Availability) : Memastikan bahwa pengguna yang berwenang memiliki
akses yang tepat waktu dan andal ke sumber daya saat dibutuhkan.
So, basically the CIA triad includes only 3 key elements beberapa pihak di bidang keamanan
merasa bahwa konsep tambahan diperlukan untuk menyajikan gambaran . Dua di antaranya
yang paling sering disebutkan adalah sebagai berikut:
Keaslian (the authenticity) : Properti yang asli dan dapat diverifikasi dan dipercaya;
keyakinan terhadap validitas transmisi, pesan, atau pesan
Akuntabilitas (the accountability) : Sasaran keamanan yang menghasilkan persyaratan
agar tindakan suatu entitas dapat dilacak secara unik ke entitas tersebut.
Levels of impact of security breach :
Tingkat dampak dari pelanggaran keamanan pada data organisasi atau ke server atau individu
dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan dan konsekuensi insiden tersebut Ada tiga
tingkat dampak
1. Low pelanggaran keamanan yg berdampak rendah biasanya tidak memengaruhi operasi
utama organisasi tidak terlalu sensitive atau penting contoh dampak rendah yaitu akses
yg tidak sah ke data public atau gangguan kecil pada sistem yang mudah dipulihkan
2. Medium pelanggaran keamanan dgn dampak sedang biasanya melibatkan data yg lebih
sensitive atau penting. Hal ini dapat menyebabkan gangguan sementara atau dapat
merugikan pengguna secara pribadi. Contoh nya seperti hilangnya infomrasi pelanggan
atau gangguan layanan selama beberapa jam
3. High high impact, ini terjadi ketika pelanggaran keamanan memengaruhi data yg sangat
sensitive, seperti informasi pribadi, keuangan atau rahasia perusahaan. Ini dapat
menyebabkan kerugian besar contohnya pencurian identitas, kebocoran data besar
besaran atau kerusakan yg sigfinikan pada sistem kritis perusahaan
Dengan memahami tingkat dampak ini dapat membantu organisasi menyiapkan strategi respons
yang lebih baik berdasarkan tingkat keparahan pelanggaran keamanan.
Identifying security threats and attack :
Mengidentifikasi ancaman dan serangan keamanan melibatkan pemahaman berbagai cara di
mana sistem, jaringan, atau organisasi dapat disusupi. Berikut ini adalah beberapa jenis
ancaman dan serangan keamanan yang umum, beserta contohnya:
1. Malware (Perangkat lunak berbahaya) : Perangkat lunak yang dirancang untuk merusak
atau melakukan tindakan yang tidak diinginkan pada sistem atau jaringan komputer.
Contohnya : viruses, worms, trojan house, ransomware
Contoh kasus di dunia nyata : Serangan ransomware WannaCry (2017) memengaruhi
ribuan organisasi di seluruh dunia, termasuk Layanan Kesehatan Nasional (NHS)
Inggris, dengan mengenkripsi data dan meminta pembayaran untuk pelepasannya.
2. Phising : Jenis serangan rekayasa sosial yang dilakukan oleh penyerang yang menyamar
sebagai entitas sah untuk mencuri informasi sensitif seperti kredensial login, informasi
keuangan, atau data pribadi.
contohnya : email phising, spear phising, whaling
Contoh kasus dlm dunia nyata : Serangan phishing Komite Nasional Demokrat (DNC)
tahun 2016 digunakan untuk mencuri email dan data sensitif, yang kemudian bocor.
3. Denial-of-Service (DoS) and Distributed Denial-of-Service (DDoS) Attacks
Serangan yang dirancang untuk membanjiri suatu sistem, server, atau jaringan, sehingga
tidak dapat diakses oleh pengguna yang sah dengan membanjirinya dengan lalu lintas
dalam jumlah besar.
Contoh dalam dunia nyata : the Dyn DDos attack atau Serangan Dyn DDoS (2016)
menggunakan perangkat IoT untuk meluncurkan serangan besar-besaran, melumpuhkan
situs web populer seperti Twitter, Reddit, dan Netflix.
Functional requirements for computer security :
Persyaratan fungsional untuk keamanan komputer mengacu pada spesifikasi yang
mendefinisikan tindakan dan fungsi yang harus dilakukan oleh sistem untuk menjaga keamanan
data, perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan dari ancaman. Berikut adalah beberapa
persyaratan fungsional keamanan komputer.
1. Otentikasi ( authentication ) dimana sistem harus memastikan bahwa identitas
pengguna atau entitas yang mengakses sistem benar – benar valid dan sesuai. Proses
ini melibatkan verifikasi identitas, seperti penggunaan pada kata sandi, sidik jari
contohnya pengguna harus memasukkan kombinasi nama pengguna dan kata sandi
yg benar sebelum dapat mengakses sistem
2. Otorisasi (authorization) setelah otentikasi, sistem harus memverifikasi izin akses
berdasarkan peran atau kebijakan yang telah ditetapkan. Jadi dipastikan bahwa
pengguna hanya dapat mengakses sumber daya yang diizinkan untuk mereka
Contohnya seorang karyawan HR memiliki izin untuk mengakses data karyawan,
sementara karyawan departemen lain tidak memiliki akses tsb
3. Kontrol Akses (acces control) dapat mencakup control akses berbasis peran (role
based access control) atau atribut (attribute based access control) sistem ini harus
memiliki mekanisme yang mengatur siapa yang dapat mengakses, mengubah, atau
menggunakan data atau sumber daya tertentu. Contohnya dokumen rahasia
perusahaan hanya dapat diakses manajer atau direktur
Fundamental security design principle
prinsip dasar, prinsip prinsip ini berfungsi sebagai pedoman dalam pengembangan dan
penerapan sistem yang aman dengan membangun keamanan dari awal, bukan sebagai
tambahan setelah sistem dibuat. ADA 3 CONTOH PRINCIPLE
1. Hak istimewa minimum (least privilege) konsep pengguna dan proses harus diberikan
tingkat akses atau izin minimum yang diperlukan untuk menjalankan tugas mereka
manfaatnya dapat membatasi potensi kerusakan jika terjadi pelanggaran keamanan atau
penyalahgunaan, karena pengguna atau proses tidak memiliki akses yang tidak perlu
terhadap data atau sistem sensitive
2. Pertahanan berlapis (defense in depth) konsep menggunakan beberapa lapisan control
keamanan (fisik, Teknik, administrasi) untuk melindungi sumber daya manfaat nya jika
suatu lapisan gagal, lapisan tambahan tetap memberikan perlindungan, sehingga
memperumit usaha penyerang untuk menembus sistem
3. Keamanan sebagai default (Fail Safe Defaults) konsep nya sistem harus dalam keadaan
aman secara default, dan akses hanya diberikan jika diizinkan secara eksplisit
manfaatnya mengurangi risiko terpaparnya data sensitive secara tidak sengaja, karena
perilaku default adalah menolak akses
Attack Surfaces and Attack Tree
adalah konsep yang digunakan untuk mengidentifikasi dan memahami potensi ancaman serta
serangan terhadap sistem komputer. Berikut masing masing konsep:
1. Attack Surfaces (Permukaan Serangan) adalah seluruh area atau titik di sebuah
sistem yang rentan terhadap serangan. Ini mencakup vulnerabilitas (kelemahan)
yang dapat dijangkau dan dieksploitasi oleh penyerang.
2. Attack Trees (Pohon Serangan) adalah struktur hierarkis yang digunakan untuk
memodelkan dan menganalisis berbagai cara yang mungkin dilakukan penyerang
untuk mengeksploitasi kelemahan sistem. Dimulai dari dari node roots (simpul
akar) yang mewakili tujuan utama penyerang, seperti membobol akun pengguna.
Ada dua jenis node dalam pohon serangan:
• AND-nodes: Semua sub-tujuan dari node ini harus tercapai untuk mencapai tujuan
utama.
• OR-nodes: Salah satu dari sub-tujuan sudah cukup untuk mencapai tujuan utama
Berikut standar-standar yang digunakan dalam keamanan komputer.
Peran Standar dalam Keamanan Komputer Standar-standar ini memberikan panduan yang
terstruktur dan konsisten tentang bagaimana menerapkan langkah-langkah keamanan. Mereka
membantu organisasi dalam menetapkan prosedur, arsitektur, dan kebijakan yang dapat menjaga
keamanan sistem informasi. Organisasi seperti NIST, ISOC, ITU-T, dan ISO memastikan bahwa
standar yang diadopsi bisa diikuti oleh industri di seluruh dunia untuk melindungi sistem
informasi dari ancaman siber yang terus berkemban