0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan7 halaman

Proses dan Jenis Memori dalam Psikologi

Dokumen ini membahas konsep memori dalam psikologi, termasuk proses encoding, storage, dan retrieval. Memori dibagi menjadi tiga jenis: sensory memory, short-term memory, dan long-term memory, masing-masing dengan karakteristik dan fungsi yang berbeda. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan penyebab lupa dan gangguan memori yang dapat terjadi akibat berbagai faktor.

Diunggah oleh

Aprilia Liestiany
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan7 halaman

Proses dan Jenis Memori dalam Psikologi

Dokumen ini membahas konsep memori dalam psikologi, termasuk proses encoding, storage, dan retrieval. Memori dibagi menjadi tiga jenis: sensory memory, short-term memory, dan long-term memory, masing-masing dengan karakteristik dan fungsi yang berbeda. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan penyebab lupa dan gangguan memori yang dapat terjadi akibat berbagai faktor.

Diunggah oleh

Aprilia Liestiany
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Psikologi Dasar- Pertemuan 6

MEMORY

Mengapa Belajar Memory?

● Tanpa memory bagaimana mungkin manusia dapat belajar apapun?

● ‘Kemampuan untuk belajar’ adalah kunci survival. Manusia tidak dapat

mempelajari sesuatu jika tidak dapat mengingat apa yang terjadi sebelumnya.

● Mengapa belajar forgetting? Bila manusia dapat belajar penyebab lupa, manusia

dapat belajar agar lupa yang tidak direncanakan lebih jarang terjadi.

MEMORY

✴ Apakah memory itu ‘wadah’ atau ‘proses’? Jawabannya tidaklah sederhana.

✴ Di satu sisi, memory adalah proses. Tetapi di sisi lain, memory adalah suatu

wadah di otak.

✴ Definisi memory: “Sistem aktif yang menerima informasi melalui alat indra,

menyimpannya dalam bentuk usable, dilakukan penataan untuk disimpan, dan


mengangkat informasi dari sistem.” (Baddeley, 1996, 2003).

TIGA PROSES MEMORY

-ENCODING-
♠ Proses pertama dalam sistem memory adalah memeroleh informasi pengindraan

(penglihatan, suara, bau, dan sebagainya) menjadi bentuk yang dapat digunakan
otak.

♠ Encoding adalah seperangkat operasi mental yang dilakukan atas informasi

pengindraan untuk diubah menjadi bentuk yang dapat digunakan dalam


sistem penyimpanan otak.

♠ Misal, saat mendengar suara, telinga akan mengubah getaran udara menjadi

pesan neural dari sistem saraf pendengaran sehingga otak dapat menafsirkannya.

♠ Encoding tidak hanya mengubah informasi pengindraan menjadi sinyal-sinyal

untuk otak, dan encoding dilakukan secara berbeda dalam ketiga sistem
penyimpanan memory.

♠ Pada satu sistem, encoding berupa mengulang informasi berkali-kali agar dapat

tersimpan dalam ingatan, sedangkan pada sistem lainnya encoding berupa


elaborasi atas makna dari informasi yang diperoleh.

-STORAGE-
 Langkah memory berikutnya adalah menahan informasi selama beberapa
waktu dalam proses yang disebut storage.
 Periode waktu yang diperlukan itu berbeda-beda, bergantung pada sistem
memory yang digunakan.
 Misal, di satu sistem memory seseorang memerlukan waktu 20 detik. Sedangkan
di sistem memory lainnya seseorang menahan informasi lebih atau kurang
permanen.

-RETRIEVAL-
 Masalah terbesar yang acapkali dialami oleh semua orang adalah retrieval, atau
mendapatkan (kembali) informasi dan mengangkatnya dari penyimpanan.
 Masalah retrieval akan didalami pada bagian selanjutnya.
SENSORY MEMORY

* Adalah tahap pertama memory, saat informasi memasuki sistem saraf melalui

sistem pengindraan – mata, telinga, dan sebagainya. Bayangkan, saat membuka


pintu, lalu ‘melongok’ ke dalamnya – terlihat beberapa orang dan benda -benda
di ruangan itu – melalui celah daun pintu yang terbuka.

* Sensory memory tidak ubahnya seperti pintu menuju dunia.

* Informasi ‘disandikan’ menuju sensory memory sebagai pesan neural dalam

sistem saraf.

* Selama pesan saraf itu berjalan dalam sistem, seseorang memiliki memori tentang

informasi itu sehingga dapat diakses.

* Ada dua jenis sensory memory yang telah dikaji secara seksama yaitu:

1. iconic sensory memory atau visual sensory memory dan


2. echoic sensory memory atau memory singkat/sesaat tentang sesuatu yang
didengar. Bermanfaat untuk memaknai pembicaraan saat bercakap-cakap
dengan orang lain, memungkinkan seseorang mengingat apa yang
dikatakan oleh orang lain untuk mengenali makna kalimat yang didengar.

SHORT-TERM MEMORY
 Bila pesan pengindraan cukup penting untuk tiba ke kesadaran (consciousness),
pesan itu akan bergerak dari sensory memory menuju short -term memory.
Informasi dalam short -term memory akan ditahan selama 30 detik.
 Selective attention adalah kemampuan untuk memfokuskan pada satu stimulus
dari seluruh input pengindraan. Informasi yang masuk ke short -term memory
adalah informasi yang telah melewati selective attention.
 Banyak ahli memory yang menggunakan istilah working memory sebagai
rujukan dari short -term memory.
 Short-term memory merupakan istilah yang mengacu pada simple storage,
sedangkan working memory berhubungan dengan penyimpanan dan manipulasi
informasi (Baddeley, 2012).
 Short-term memory dianggap sebagai sesuatu atau wadah tempat menyimpan
informasi. Working memory lebih tepat dipandang sebagai sistem yang secara
aktif memproses informasi yang ada di dalam short-term memory.
 Working memory berisi tiga sistem yang berinterelasi, yaitu central executive,
visual sketchpad, dan auditory action recorder.
 Cara lain melihat short-term memory adalah diumpamakan sebagai ‘meja kerja.’
Orang dapat menarik file dari penyimpanan atau menerima file dari orang lain.
Saat file ada di atas meja, file dapat dilihat, dibaca, bekerja dengan isi file itu.
File yang kurang penting akan disisihkan, file penting akan disimpan kembali
untuk dimanfaatkan saat mendatang.
 Short-term memory berkapasitas terbatas, oleh George Miller disebut the
magical number of seven: 7+ 2 bits of information.
 Mengulang berkali-kali suatu informasi (ingat saat menghapal perkalian) dapat
membantu mengingat informasi tersebut.

LONG-TERM MEMORY
 Sistem ini menyimpan seluruh informasi dengan lebih atau kurang permanen.
Berdasarkan kapasitasnya, LTM ini unlimited. Informasi sejak masa kecil hingga
beberapa detik yang lalu, semua tersimpan di LTM.
 Informasi itu ada yang available akan tetapi not accessible, artinya informasi itu
(tetap) tersimpan di LTM akan tetapi (karena beragam alasan) seseorang tidak
dapat meraihnya (lupa).
 Isyarat yang membanatu ingatan:
 Encoding Specificity: State-Dependent Learning.
- Keadaan fisik di sekeliling saat terjadinya penyandian memori, akan
menjadi isyarat yang akan membantu retrieval.
- Jenis lain dari encoding specificity disebut state-dependent learning.
Memori yang dibentuk selama berada pada keadaan fisiologis atau
psikologis tertentu akan lebih mudah diingat. Misalnya, jika
bertengkar dengan seseorang, mudah sekali untuk mengingat semua
keburukan orang itu.
 Eich & Metcalfe, 1989, melakukan penelitian mengingat kata-kata yang
dibaca sembari mendengarkan musik. Kelompok pertama, membaca
daftar kata-kata sembari mendengarkan musik sedih (memengaruhi mood
untuk terbawa sedih) dan kelompok kedua membaca daftar kata-kata
seraya mendengarkan musik gembira.
 Saat diminta me-recall daftar kata-kata tadi, subjek yang membaca saat
happy mood akan mengingat lebih baik dibandingkan subjek yang
membaca saat moodnya sedih.
RECALL & RECOGNITION
 Ada dua bentuk retrieval memories: recall dan recognition.
 Recall adalah memory retrieval dengan sedikit atau tanpa isyarat eksternal,
misalnya mengisi selembar formulir isian.
 Recognition terjadi setelah melihat atau mendengar informasi, seseorang
diminta mencocokkannya dengan informasi yang diingatnya. Misal, disajikan
sejumlah kata-kata dan diberi waktu untuk menghapalnya. Lalu diberi selembar
kertas berisi daftar kata-kata, diminta untuk menemukan kata-kata yang
sebelumnya telah dihapal atau didengar dengan cara melingkarinya.

Mengapa lupa?

EBBINGHAUS AND THE FORGETTING CURVE


 Ebbinghaus (peneliti memori pertama), menggunakan nonsense syllables
(misalnya GEX and WOL) agar tidak terjadi asosiasi verbal untuk membantu
ingatan.
 Disajikan daftar suku-suku kata yang tidak bermakna, diberi waktu untuk
menghapalkannya, dan mencoba mengingat kembali suku-suku kata itu, dibuat
grafiknya.
 Grafiknya dengan nyata menunjukkan bahwa lupa terjadi secara cepat dalam satu
jam pertama setelah mempelajari daftar suku-suku kata. Artinya, lupa lebih besar
terjadi tidak berselang lama setelah belajar suatu materi.

ENCODING FAILURE
 Terdapat banyak alasan terjadinya lupa. Salah satu yang paling sederhana adalah
karena materi yang akan diingat tidak pernah disandikan.
 Misal, seorang teman menyampaikan pesan sambil lalu seraya berjalan ke luar
pintu. Sekalipun pesan itu terdengar, tetapi bila seseorang tidak memperhatikan
apa yang dikatakan maka informasi itu tidak dapat melewati sensory memory. Ini
merupakan fakta encoding failure.

MEMORY TRACE DECAY THEORY

✴ Memory trace adalah perubahan fisik dalam otak, mungkin dalam saraf atau

dalam aktivitas antar neurons, yang terjadi jika memory dibentuk.

✴ Berjalannya waktu, jika jejak itu tidak dimanfaatkan, akan lapuk dan menjadi

bukan apa-apa. Sama seperti jalan setapak yang sering dilewati orang lalu-lalang,
rumput yang tumbuh di atasnya akan kecoklatan dan akhirnya gundul. Bila jalan
setapak itu tidak lagi dilewati orang, rumput di atasnya akan kembali tumbuh
menghijau.

✴ Lupa di sensory memory dan STM mudah dijelaskan sebagai decay: informasi

luput dari perhatian pada sensory memory atau tidak diulang-ulang pada STM.

LONG-TERM MEMORY
 Tidak semua informasi yang tersimpan dalam LTM dapat diakses karena
informasi itu mengalami gangguan. Ada dua bentuk interference:
1. Proactive Interference: Belajar Bab 1 dilanjutkan belajar Bab 2. Saat
berhadapan dengan soal-soal ujian materi bab 1, materi bab 2 mengganggu
kinerja.
2. Retroactive Interference: belajar bab 1 dilanjutkan belajar bab 2. Saat
berhadapan dengan soal ujian bab 1, materi bab 2 mengganggu kinerja.
 Ada severe lost of memory disorders yang disebabkan adanya masalah fungsi
area memori di otak. Penyebabnya karena gegar otak, trauma otak, alcoholism
(Korsakoff’s syndrome), atau karena penuaan.

⮚ Retrograde amnesia: kehilangan memory sejak terjadinya injury dan

sebelumnya.

⮚ Anterograde amnesia: kehilangan memory sejak terjadinya injury

berikut sesudahnya.

⮚ Alzheimer disease, mula-mula mengalami anterograde amnesia lalu

semakin parah.

⮚ Infantile amnesia, mengapa orang gagal mengingat banyak kejadian di

saat berusia 2 tahun? Early memories bersifat implicit. Implicit memories


sulit diangkat ke kesadaran, sedangkan explicit memory akan
berkembang setelah usia 2 tahun.

Anda mungkin juga menyukai