0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
89 tayangan49 halaman

Aspek Likelihood dalam Penilaian Risiko

Dokumen ini membahas aspek likelihood dan consequences dalam identifikasi dan analisis risiko, termasuk kategori risiko, dampak, dan rencana tindakan. Terdapat berbagai skenario risiko yang dihadapi dalam kegiatan dan kerjasama, serta strategi untuk mengurangi atau menghindari risiko tersebut. Profil risiko juga mencakup pemantauan dan evaluasi untuk memastikan efektivitas pengendalian yang ada.

Diunggah oleh

Tukang Baronda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
89 tayangan49 halaman

Aspek Likelihood dalam Penilaian Risiko

Dokumen ini membahas aspek likelihood dan consequences dalam identifikasi dan analisis risiko, termasuk kategori risiko, dampak, dan rencana tindakan. Terdapat berbagai skenario risiko yang dihadapi dalam kegiatan dan kerjasama, serta strategi untuk mengurangi atau menghindari risiko tersebut. Profil risiko juga mencakup pemantauan dan evaluasi untuk memastikan efektivitas pengendalian yang ada.

Diunggah oleh

Tukang Baronda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASPEK LIKELIHOOD

SEBUTAN NILAI
Kualitatif (L.1)
Rare 1 Hampir tidak mungkin terjadi
Unlikely 2 Kemungkinan kecil terjadi
Possible 3 dapat terjadi, dapat juga tidak (50:50)
Likely 4 Besar kemungkinan terjadi
Almost Certain 5 Hampir pasti terjadi

ASPEK CONSEQUENCES
SEBUTAN NILAI
Reputasi (C.1) Pidana (C.2) Opini BPK (C.3)
Insignificat 1 - - WTP
Minor 2 - Pelaksana/yang setara di MK terkena WTP dengan catatan
Moderate 3 Kurang dipercaya oleh pihak yang Pejabat Pengawas s/d Pejabat Tinggi WDP
Major 4 Tidak dipercaya oleh pihak yang Pejabat Tinggi Utama/yang setara di MK Disclaimer
Catasthropic 5 Sangat tidak dipercaya oleh pihak yang Hakim MK terkena hukum pidana Tidak Beropini
Keselamatan (C.4) Penganggaran (C.5) Keuangan (C.A)
- -
Ancaman yang berdampak Pemotongan anggaran terkait Kerugian perusahaan 10 juta - 500
Ancaman yang berdampak Pemotongan anggaran terkait Kerugian perusahaan 500 juta -
Ancaman yang berdampak Pemotongan anggaran terkait Kerugian perusahaan 1 - 5 Milyar
Ancaman yang berdampak Pemotongan anggaran terkait Kerugian perusahaan > 5 Milyar
CONSEQUENCES LEVEL
Insignifi-cant Minor (2) Moderate Major (4) Catasthro-
Almost
5 10 15 20 25
Certain
Medium High High Very High Very High
(5)

Likely 4 8 12 16 20
LIKELIHOOD LEVEL

(4) Medium Medium High High Very High

Possible 3 6 9 12 15
(3) Medium Medium Medium High High

Unlikely 2 4 6 8 10
(2) Low Medium Medium Medium High

Rare 1 2 3 4 5
(1) Low Low Medium Medium Medium

LIKELIHOOD
Rare =1
Unlikely =2
Possible =3
Likely =4
Almost certain =5

CONSEQUENCE
Insignificant =1
Minor =2
Moderate =3
Major =4
Cathastropic = 5
Identifikasi Risiko Analisis & Evaluasi Risiko Perlakuan Risiko
Target Angka
Sumber Risiko Likelihood Consequences
No. Sasaran Kegiatan Proses Pengendalian Kriteria Tingkat Risiko Residu
Kejadian Risiko Kategori Risiko Dampak Efektif? Pilihan **) Rencana Tindakan
Eksisting Risiko Risiko Likeli- Conse-
I/ E*) Penyebab Kode Angka Kode Angka
hood quence
Hilang peluang omzet sebesar Reduce
John menghadiri Rapat Bangun pagi Terlambat bangun Risiko Keuangan E Alarm jam tidak berfungsi - - L.1 3 C.A 3 9 Medium Cek fungsi alarm sebelum tidur 2 3
1 Milyar
Hilang peluang omzet sebesar likelihood
jam 9 pagi untuk Naik taksi Taksi tidak datang Risiko Keuangan E Taksi mogok - - L.1 3 C.A 3 9 Medium Avoid risk Mencari moda transportasi lain 1 1
1 Milyar
Hilang peluang omzet sebesar
memperoleh omzet 1 Naik KA KA terlambat Risiko Keuangan E Rel kereta anjlok - - L.1 1 C.A 3 3 Medium Avoid risk Mencari moda transportasi lain 1 1
1 Milyar
Hilang peluang omzet sebesar
Milyar Jalan kaki Ada penutupan jalan Risiko Keuangan E Ada demo buruh - - L.1 1 C.A 3 3 Medium Avoid risk Mencari moda transportasi lain 1 1
1 Milyar

*) Pilih salah satu: LIKELIHOOD CONSEQUENCE **) Pilih salah satu:


I = Internal Rare = 1 Insignificant = 1 Avoid Risk (hindari risiko)
E = Eksternal Unlikely = 2 Minor = 2 Reduce Likelihood (kurangi frekuensi)
Possible = 3 Moderate = 3 Reduce Consequences (kurangi dampak)
Likely = 4 Major = 4 Transfer Risk (pindahkan risiko)
Almost certain = 5 Cathastropic = 5 Accept Risk (terima risiko)
erlakuan Risiko Pemantauan Tinjauan
Realisasi
Kriteria Tingkat Target Waktu Periode Pencapaian atas Rencana Faktor Pendorong/ Penyesuaian yang
PIC Tingkat Risiko Status
Risiko Risiko pencapaian Pemantauan Tindakan Penghambat diperukan
Residu
Mediu
6 1 tahun John 3 bulanan
m
1 Low 1 tahun John 3 bulanan
1 Low 1 tahun John 3 bulanan
1 Low 1 tahun John 3 bulanan

Status:
selesai / tercapai / terlampaui
dalam proses / belum tercapai
lewat waktu / tidak tercapai
PROFIL RESIKO BIRO HUMAS DAN PROTOKOL TAHUN 2021
Identifikasi Risiko Analisis & Evaluasi Risiko
Target A
Sumber Risiko Likelihood Consequences
No. Sasaran Kegiatan Proses Kriteria Tingkat Risiko R
Kejadian Risiko Kategori Risiko Dampak Pengendalian Eksisting Efektif? Pilihan **) Rencana Tindakan
- Risiko Risiko Likeli-
I/ E*) Penyebab Kode Kode Angka
Keterla hood
1 Meningkatnya proses pelaksanaan tidak semua MoU risiko reputasi I/E - penyelenggara terlambat - tidak terjadi - Surat Keputusan dan efektif L1 2 C1 2 4 medium reduce - membuat SOP mengenai tindak lanjut 1
efektifitas kerjasama kerjasama berdasarkan ditindaklanjuti dengan mengirimkan proposal ke MK kegiatan kerjasama Perjanjian Kerja Sama likelihood MOU
dalam dan luar negeri MOU melakukan kerjasama - terlalu banyak proposal kegiatan - penundaan -pelaksanaan kegiatan - melakukan evaluasi kerjasama
(% pelaksanaan yang masuk sehingga tidak semua pelaksanaan secara virtual berdasarkan SOP secara berkala
kerjasama berdasar kegiatan dapat diakomodir kegiatan - pembahasan rencana
MoU) - adanya kebijakan pemotongan kerjasama melalui
anggaran sehingga kegiatan yang korespondensi
sudah direncanakan tidak persuratan dan email
terlaksana

1.a % tersusunnya laporan perencanaan persiapan perencanaan persiapan risiko I,E - perubahan kebijakan - persiapan - penyusunan TOR dan efektif L1 3 C.A 3 9 medium accept risk - Pembuatan surat resmi kepada Presiden 2
1.b persiapan
% kegiatan
pelaksanaan kegatan pelaksanaan kegiatan pelaksanaan
realisasi kegiatan kegiatan
pelaksanaan penganggaran
resiko reputasi, I,E -perencanaan pelaksanaan kegiatan -pelaksanaan
perubahan kebijakan realisasi -RAB Kegiatan surat
pembuatan efektif L1 4 C1 2 12 high reduce -dan Menkeu rencana
perubahan perihal pelaksanaan kegiatan 3
kegiatan kerjasama
1.c kerjasama
% dalam negeri
terlaksananya kerjasama dalam
perencanaan dan negeri
koordinasi dalam negeri
kegiatan yangtidak sesuai
dilaksanakan resiko reputasi E ketidak siapan
- perubahan penyelenggara
waktu kegiatan pelaksanaan
- pelaksanaan -pemberitahuan usulan efektif
pengiriman surat L1 3 C1 3 6 medium likelihood
accept risk dalam negeri surat kepada HOD untuk
- pengiriman 2
perencanaan dan kegiatan Sektap AACC oleh negara anggota AACC - pembatalan kegiatan kegiatan negara kepada HOD untuk melakukan update kagiatan
koordinasi kegiatan berjalan sesuai dengan tidak sesuai dengan rencana - perubahan format kegiatan AACC tidak melakukan update - update informasi melalui website AACC
Sektap AACC yang rencana kerja seluruhnya berjalan kagiatan - update informasi melalui media sosial
efektif - update informasi antar LO AACC
melalui website AACC
- update informasi
melalui media sosial
antar LO AACC

1.d Terselenggaranya 1. pelaksanaan kegiatan Pelaksanaan webinar dan resiko reputasi, I - perubahan kebijakan kegiatan webinar - penyusunan TOR dan efektif L1 2 C1 3 6 medium accept risk - membuat SOP terkait pelaksanaan 1
kerjasama dalam negeri kerjasama dalam negeri Kerjasama tindak lanjut MoU resiko perencanaan pelaksanaan kegiatan dan MoU yang RAB Kegiatan webinar dan MoU
yang efektif melalui webinar tidak terlaksana penganggaran Webinar dan MoU telah dipersiapkan - koordinasi dengan - koordinasi secara intensif dengan pihak-
2. Pelaksanaan Kegiatan - perubahan kebijakan tidak dapat instansi terkait guna pihak terkait
Kerjasama dalam negeri pemotongan anggaran dilaksanakan kelancaran persiapan - Secara rutin koordiansi dengan IT
sebagai tindaklanjut dari - Permasalahan Jaringan / IT (contoh: Universitas,
MOU Kemenkeu, Kemenlu,
Setneg, dll)
- Koordinasi dengan IT
2 Terselenggaranya penyebaran produk penyebaran produk informasi risiko reputasi E perubahan 5W + 1H kegiatan produk informasi SOP Publikasi Kegiatan efektif L1 3 C1 2 6 medium accept risk pembaharuan siaran pers dan pengeditan 2
kegiatan informasi kehumasan kehumasan tidak terlaksana kehumasan tidak Mahkamah berita
penyebarluasan (Majalah Konstitusi, Siaran (cth: tidak terdistribusi sesuai diterima oleh
informasi perkara dan Pers , Berita sidang/non jadwal) risiko reputasi I - keterlambatan penerimaan data / stakeholder SOP Pembuatan Bahan efektif L1 3 C1 2 6 medium reduce monitoring dan pendampingan substantif 2
putusan MK dan tingkat sidang) bahan publikasi/produk informasi Publikasi consequences dan teknis selama merampungkan bahan
layanan kehumasan - Keterlambatan Pendistribusian publikasi
dan keprotokolan penugasan / Jadwal Liputan

2.a % diseminasi putusan penayangan informasi - penayangan tidak sesuai risiko reputasi I - perubahan kebijakan Putusan MK tidak - pembuatan jadwal efektif L1 3 C1 2 6 medium reduce - penyusunan ulang kebijakan penayangan 2
MK di media elektronik mengenai Putusan MK di jadwal - Tingkat efektifitas tersosialisasi tayangan sesuai jadwal likelihood informasi tentang Putusan Mk melalui
televisi nasional - Waktu Tayang Kurang tepat - Pemotongan anggaran kepada masyarakat pembacaan Putusan media televisi
sasaran yang menyaksikan - Putusan MK - Penyampaian Putusan menggunakan
televisi ditayangkan secara live infografis yang disampaikan melalui Media
melalui Streaming Sosial
Youtube
2.b % diseminasi penayangan informasi tayangan tentang risiko reputasi I - perubahan kebijakan perkembangan - penyusunan ulang efektif L1 3 C1 2 6 medium reduce penyusunan ulang kebijakan penayangan 2
perkembangan mengenai perkembangan perkembangan perkara tidak - Tingkat efektifitas penanganan jadwal penayangan likelihood informasi tentang perkembangan
penanganan perkara di perkara di televisi nasional, dilakukan - Pemotongan anggaran perkara tidak informasi penanganan perkara melalui media
media elektronik website MK, Youtube MK, tersosialisasi perkembangan televisi
Media Sosial melalui media penanganan perkara - Penyampaian Kegiatan MK disampaikan
televisi - Kegiatan MK (yang melalui Media Sosial
bersifat terbuka)
ditayangkan secara live
melalui Streaming
Youtube, Website dan
2.c % penyebarluasan penyebarluasan info ttg tidak seluruh info tentang risiko reputasi I - perubahan kebijakan informasi tentang perencanaan efektif L2 4 C1 2 6 medium reduce - Penganalisaan / telaan ulang kebijakan 2
informasi perkara dan Putusan MK melalui media perkara dan putusan MK - Tingkat efektifitas perkara dan pemuatan likelihood penayangan informasi tentang
putusan MK cetak dilakukan melalui media cetak - Pemotongan anggaran putusan tidak perkembangan perkara perkembangan penanganan perkara
seluruhnya dan putusan di media melalui media cetak
diketahui oleh cetak
masyarakat - Perencanaan
pemuatan
perkembangan perkara
dan putusan di media
cetak beralih ke media
2.d tingkat layanan mengetahui tingkat layanan beberapa jenis layanan risiko reputasi I - kompetensi petugas belum sesuai pemberian layanan - pemberian sistem efektif L1 3 C1 2 6 medium reduce - Perbaikan SOP Layanan kehumasan dan 2
kehumasan dan kehumasan dan kehumasan dan keprotokolan - keterbatasan sarana dan kehumasan dan reward dan consequences keprotokolan
keprotokolan keprotokolan kepada pihak belum sesuai dengan harapan prasarana keprotokolan tidak punishment - peningkatan kompetensi pemberi
internal maupun eksternal - keterbatasan waktu pelayanan optimal - perbaikan SOP bidang layanan melalui diklat
- Penyampaian permintaan kehumasan dan - penegakan disiplin pegawai di
layanan tidak sesuai jalur yang keprotokolan lingkungan Biro Humas dan Protokol
tepat - Penyediaan sarana - Pengadaan sarana dan prasarana
2.e Terselenggaranya mengetahui berita-berita beberapa analisis berita yang risiko reputasi I - Tingkat analisa berita belum sama kesalahan dalam dan
- SOPprasarana
media efektif L1 2 C1 3 6 medium reduce (fasilitas
- Perbaikankerja)
SOP media monitoring 1
kegiatan media negatif & netral yang dibuat dibuat oleh vendor (Pihak / belum satu pandangan antara analisis informasi monitoring likelihood - cross check berita yang telah diberikan
monitoring MK oleh media massa luar MK ketiga), terjadi ketidaksamaan Vedor (pihak ketiga) dengan MK. tentang berita- - koordinasi analis oleh vendor (pihak ketiga) oleh analis
dengan analis berita MK dalam berita MK yang berita dengan vendor berita
menganalisa berita negatif netral dan negatif - hasil dari pelaksanan analisis berita MK
yang telah buat, disampaikan kepada
pihak ketiga (vendor) untuk diperbaiki

2.f Diseminasi kegiatan MK penyebarluasan info tidak seluruh info kegiatan I - keterlambatan perampungan informasi tentang - SOP Pembuatan efektif L1 3 C1 2 6 medium reduce penyusunan ulang kebijakan penayangan 1
di media digital mengenai kegiatan MK nonpersidangan MK disebarkan bahan /produk informasi kegiatan MK tidak Bahan berita untuk likelihood informasi/berita nonpersidanganMK
nonpersidangan (website melalui media digital '- perubahan kebijakan seluruhnya media digital melalui media digital
MKRI, [Link], aacc- diketahui oleh - Arahan redaktur
[Link]) masyarakat - Arahan pimpinan

2.g terselenggaranya - proses Jadwal Ploting - Tidak terjadinya peliputan dan risiko reputasi I - Keterlambatan Pendistribusian informasi tentang SOP pembuatan Bahan efektif - Implementasi Aplikasi Presensi
Layanan liputan, berita petugas untuk liputan, tidak ada berita non penugasan / Jadwal Liputan kegiatan MK tidak Publikasi, SOP - Implementasi Aplikasi SKP
pers, berita, ILM, berita pers & medsos persidangan - Faktor kondisi lapangan (dalam seluruhnya pembuatan liputan, - Implementasi Sistem Informasi Kegiatan
Podcast, Medsos yang - Proses Produksi ILM & - Tidak ada Publikasi dan pembuatan ILM outdoor) diketahui oleh ILM dan SIKD
informatif Podcast - Penyebarluasan informasi - keterlambatan perampungan masyarakat - Implementasi Sistem informasi e-kinerja
proses Update Berita tentang MK dari sisi berita bahan publikasi/produk informasi - Implementasi sistem informasi
persidangan dan non persidangan dan non [Link]
persidangan pada [Link] persidangan - mengukur tingkat kepuasan pers dan
- proses Evaluasi dan - [Link] tidak informatif stakeholder terhadap layanan humas
monitoring Keterbukaan - Kinerja Pegawai Tidak terukur
informasi publik - Tidak ada informasi kepada
pers terkait kegiatan non
3 Terwujudnya Biro proses penandatanganan belum ditandatanganinya risiko reputasi I . Perbedaan terhadap Anjab pegawai dinilai Perjanjian Kinerja Biro efektif L1 3 C1 4 12 high reduce - Rapat pembahasan penentuan kinerja 2
Hubungan Masyarakat dan pelaksanaan peranjian perjanjian kinerja oleh PNS Biro dengan eksisting kinerja sehari tidak berkinerja HP likelihood pelaksana sesuai dengan Anjab.
dan Protokol yang kinerja PNS Biro Humas dan Humas dan Protokol, baik hari. - Rapat pembahasan kinerja Biro HP dan
efektif, efisien, bersih, Protokol sebagian atau seluruhnya - tumpang tindih tupoksi antar pembahasan 'penurunan' kinerja Biro HP
akuntabel, dan pelaksana di unit Humas menjadi kinerja masing-masing pegawai
berkinerja tinggi - masih ditemukan tumpang tindih
pekerjaan dengan unit kerja lain
- tiadanya koordinasi terkait kinerja
dan/atau tidak tercapainya
kesepakatan kinerja antara
pegawai dengan atasan
langsung/pimpinan

3.a % penyerapan anggaran pelaksanaan kegiatan sesuai anggaran yang tersedia belum risiko reputasi I/E - perubahan kebijakan perlu dilakukan Koordinasi dengan unit efektif L1 3 C1 4 12 high reduce - penyusunan kembali rencana kegiatan 2
3.b Biro
% HP
tersusunnya Laporan dengan anggaran
penyusunan yang
laporan dapat
Laporanmencukupi pembiayaan
Akuntabilitas Kinerja risiko reputasi, I pengurangan anggaran
- data yang tersedia belum lengkap revisi
Laporananggaran
tidak kerja lain untuk
koordinasi dengan efektif L1 3 C1 4 6 medium likelihood
reduce - pengajuan
penyediaanusulan tambahan
data yang dan revisi
diperlukan secara 2
3.c Akuntabilitas
% tersusunnyaKinerja akuntabilitas
proses kinerja
pengisian SKPBiro
dan HP
E- tidak selesai
belum tepat
terisinya SKPwaktu
dan E- penganggaran
risiko reputasi I keterbatasanpemahaman
- Kuranganya waktu penyusunan
tentang tersusun dinilai
pegawai tepat seluruh pejabat
reminder dan
pengisian efektif L1 2 C1 4 8 medium likelihood
avoid risk komprehensif
- reminder pengisian SKP oleh biro 1
3.d dokumen
% kinerja PNS
pengelolaan Kinerja yang ternilai
pengelolaan anggaranbaik
untuk Kinerja secaraanggaran
pengelolaan rutin oleh PNS
tidak resiko reputasi, I -e-SKP
pengelolaan anggaran tidak tidak berkinerja
temuan material -SKP internal Biro
pengeloaan HP
anggaran efektif L1 3 C1 4 12 high avoid risk penyelenggara
- pengelolaan anggaran sesuai ketentuan 2
3.e keuangan
%PNS Biroyang bebas
HP yang pelaksanaan
penilaian kegiatan
kinerja di
pegawai sesuai ketentuan
penilaian kinerja dengan hasil penganggaran,
resiko reputasi I sesuai ketentuan
- kinerja pegawai tidak sesuai dalam pemeriksaan
SKP pegawai sesuai ketentuan
- penetapan SKP efektif L1 3 C1 2 4 medium reduce yang berlaku
- pelibatan seluruh pegawai dalam 2
memiliki kategori SKP oleh atasan kurang baik dengan target dalam SKP berkategori kurang berdasarkan hasil likelihood penyusunan cascading kinerja
baik - prestasi dan kedisiplinan pegawai baik cascading kinerja - pemantauan capaian hasil kinerja secara
tidak seperti yang diharapkan - pemantauan hasil berkala mellaui aplikasi e kinerja
kinerja secara berkala
mellaui aplikasi e
kinerja

3.f Tingkat kepatuhan PNS Biro


penilaian
HP terhadap
kinerjapengisian
pegawai apliksi
penilaian
E kinerja
kinerja dengan hasil resiko reputasi I - kinerja pegawai tidak sesuai SKP pegawai - penetapan SKP efektif L1 3 C1 2 4 medium reduce - pelibatan seluruh pegawai dalam 2
3.g tingkat kehadiran oleh atasan
tingkat kehadiran pegawai kurang baik
ketidakhadiran pegawai Biro HP risiko reputasi I dengan
- pegawaitarget dalam
kurang SKP
disiplin berkategori
pemberian kurang berdasarkan hasil
- nota dinas laporan efektif L1 3 C1 4 6 medium likelihood
reduce penyusunan
- pengawasancascading kinerjaoleh atasan
secara intensif 2
pegawai Biro HP di Biro HP tanpa keterangan - atasan kurang ketat dalam punishment kepada kehadiran pegawai likelihood secara berkala
mengawasi pegawai pegawai yang tidak - pemberian SP dan - penegakan disiplin pegawai
disiplin terkait surat teguran kepada
kehadiannya pegawai
dikantor

3.h Tingkat kepatuhan proses persuratan seluruh penggunaan dokumen berbasis risiko reputasi I penugasan pembuatan dokumen koordinasi dan - - L1 3 C1 4 12 high reduce pemerataan penugasan pembuatan 2
4 penggunaan
Evaluasi SIKD KIP
& Penilaian dokumen berbasis
melaksanakan keterbukaan elektronik (SIKD) belum
peliknya pelaksanaan KIP yang risiko reputasi I yang
belummenggunakan
dipahaminya SIKD
konsepterpusat disposisi tidakKIP
pelaksanaan Biro HP menjadi Untuk L1 5 C1 3 15 high likelihood
Transfer risk dokumen yang menggunakan
1) Memberikan SIKDmetode
sosialisasi dengan kepada 3
(Keterbukaan Layanan
Informasi -informasi publik MK baik -sejatinya melibatkan kegiatan
kolaborasi keterbukaan informasi publik yang terkesan dipaksa leading sector untuk kepenti yang menarik berkenaan denganKegiatan
- Kegiatan terinfo atau terjadi perubahan kegiatan mendadak- kurangnya kesadaran pegawai untuk menginput kegiatan dalam aplikasi kegiatan pimpinan- kurangnya komunikasi antara pegawai dan unit kerja / pihak lain terkait penyelenggaraan kegiatan- atasan kurang ketat dalam mengawasi pegawai

5 Terwujudnya Jadwal Kegiatan Tidak terjadwalnya pemberian layanan monitoring secara L1 medium Reduce - Implementasi Sistem Aplikasi
Tata Usaha Pimpinan - Layanan Pimpinan - Tidak terkonfirmasi nya tidak optimal berkala oleh pimpinan Consequences - Sosialisasi dan diskusi terbuka mengenai
(Kegiatan Harian, Kegiatan kegiatan layanan terhadap pimpinan
Sidang dan Non Sidang) - Tidak terlayani Yang Mulia - Mengukur tingkat kepuasan pimpinan
ketika melaksanakan kegiatan dalam layanan TUP
- Pemberitahuan kegiatan yang - Menjalin komunikasi yang baik dengan
mendadak unti kerja lainnya
- Persuratan yang diterima mendadak (berdekatan, di hari yang sama atau lewat waktu dari substansi surat)- kurangnya kesadaran pegawai untuk mengelola persuratan- atasan kurang ketat dalam mengawasi pimpinan

6 Tingkat Layanan seluruh dokumen berbasis - tidak terinputnya persuratan terhambatnya -Aktif menjalin - Pemantauan waktu respon terhadap
Persuratan terhadap elektronik (SIKD) di SIKD informasi kepada komunikasi dan persuratan melalui aplikasi SIKD
Pimpinan - Terlambatnya tindak lanjut pimpinan dan unit koordinasi dengan unit - Himbauan kepada pegawai
persuratan kerja terkait kerja lain - Menjalin komunikasi yang baik dengan
- Monitoring secara unit kerja lainnya
berkala oleh pimpinan

- Masih berlangsungnya Persidangan- Cuaca buruk - Lalu lintas Padat '- Masih berlangsungnya Persidangan- Cuaca buruk - Lalu lintas Padat - Kurangnya koordinasi - Penerbangan ditunda/mundur- Kenyamanan Pimpinan berkurang- terlambat hadir - Kenyamanan Pimpinan berkurang

Terwujudnya Layanan Layanan Protokol pada - Terlambatnya Penerbangan -Aktif menjalin - Mengatur atau menggati Jam
Keprotokolan yang baik setiap kegiatan Pimpinan Pimpinan di Bandara komunikasi dan Penerbangan Selanjutnya
- Jadwal Penerbangan Delay '- koordinasi dengan - Aktif koordinasi dengan Pihak Maskapai
Jadwal Penerbangan Cancel Pihak Maskapai dan demi kenyamanan Pimpinan
- Pimpinan hadir tidak tepat Ajudan - Menjalin komunikasi yang baik dengan
waktu - Koordinasi dengan Instasi terkait /peyelenggara terkait
- Tempat duduk Pimpinan Instasi terkait keterlambatan
ditempati orang lain /penyelenggara

tersusunnya Layanan proses pembuatan Jadwal - Tidak terkawalnya MOU dari risiko reputasi keterlambatan informasi tentang tidak SOP layanan efektif L0 2 C0 1 2 medium reduce - Implementasi Aplikasi Presensi 2
keprotokolan untuk layanan keprotokolan untuk sisi keprotokolan perubahan jadwal kegiatan terselenggaranya keprotokolan consequences - Implementasi Aplikasi SKP
kegiatan MOU & Kegiatan MoU & kerjasana MoU yang dikawal - Implementasi Sistem Informasi kegiatan
Kerjasama lainnya lainnya secara luring & oleh keprotokolan dan SIKD
secara luring dan daring daring - Implementasi Sistem Informasi e-kinerja

*) Pilih salah satu: LIKELIHOOD CONSEQUENCE **) Pilih salah satu:


I = Internal Rare = 1 Insignificant = 1 Avoid Risk (hindari risiko)
E = Eksternal Unlikely = 2 Minor = 2 Reduce Likelihood (kurangi frekuensi)
Possible = 3 Moderate = 3 Reduce Consequences (kurangi dampak)
Likely = 4 Major = 4 Transfer Risk (pindahkan risiko)
Almost certain = 5 Cathastropic = 5 Accept Risk (terima risiko)
Perlakuan Risiko Pemantauan Tinjauan
Target Angka
Realisasi Terjadi/Tidak
Risiko Residu Kriteria Target Waktu Periode Pencapaian atas Rencana Faktor Pendorong/ Penyesuaian yang
Tingkat Risiko PIC Tingkat Risiko Status Terjadi
Conse- Risiko pencapaian Pemantauan Tindakan Penghambat diperlukan
Residu
quence
2 2 low 6 bulan Biro HP setiap
semester

1 3 medium 12 bulan Biro Renkeu, 12 bulan √


1 8 medium 12 bulan HP Biro
Biro HP, setiap triwulan x
3 3 low Renkeu
Biro HP setiap 6 bulan

2 2 low Biro HP 12 bulan

1 2 low - Biro HP setiap 3 bulan

1 2 low 12 bulan Biro HP 12 bulan


x

1 2 low 12 bulan Biro HP setiap 3 bulan

x
1 2 low 12 bulan Biro HP setiap 3 bulan

1 2 low 13 bulan Biro HP setiap 3 bulan

1 2 low 12 bulan Biro HP, Biro 12 bulan


Umum, Biro
SDMO
x

2 2 low 12 bulan Biro HP 12 bulan

2 2 low 12 bulan Biro HP 12 bulan

x
3 6 medium 3 bulan Biro HP 3 bulan

2 6 medium 12 bulan Biro HP, Biro setiap bulan x


2 3 low 3 bulan Renkeu
Biro HP 3 bulan x
3 3 low - Biro SDM - x
3 3 medium 12 bulan Biro HP, Biro setiap saat x
2 3 low 12 bulan Renkeu,
Biro Hp, Biro setiap bulan
Renkeu

2 3 low 12 bulan Biro Hp, Biro setiap bulan x


3 4 medium 12 bulan Renkeu
Biro HP, Biro setiap bulan
SDMO

3 6 medium 6 bulan Biro HP 6 bulan x


2 6 medium 1 tahun Biro HP setiap 6 bulan x
medium 6 bulan Kasubag TUP setiap 1 bulan
1 2 low - Biro HP setiap 3 bulan

Status:
selesai / tercapai / terlampaui
dalam proses / belum tercapai
lewat waktu / tidak tercapai

Anda mungkin juga menyukai