0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan5 halaman

Tutorial Pengaturan FUSION TFT ARM

Dokumen ini adalah tutorial untuk menggunakan FUSION File TFT dengan MCU ARM, yang mencakup langkah-langkah mulai dari membuka proyek hingga menyesuaikan pengaturan board dan frekuensi clock. Selain itu, dijelaskan juga cara menghubungkan CODEGRIP dengan board, mengubah pengaturan protokol, dan mengupload file .hex ke board Fusion ARM v8. Setelah proses upload, tampilan LCD pada board akan menyesuaikan dengan program yang diupload.

Diunggah oleh

Tekno Music
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan5 halaman

Tutorial Pengaturan FUSION TFT ARM

Dokumen ini adalah tutorial untuk menggunakan FUSION File TFT dengan MCU ARM, yang mencakup langkah-langkah mulai dari membuka proyek hingga menyesuaikan pengaturan board dan frekuensi clock. Selain itu, dijelaskan juga cara menghubungkan CODEGRIP dengan board, mengubah pengaturan protokol, dan mengupload file .hex ke board Fusion ARM v8. Setelah proses upload, tampilan LCD pada board akan menyesuaikan dengan program yang diupload.

Diunggah oleh

Tekno Music
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tutorial FUSION File TFT

MICROC FOR ARM

1. Langkah pertama, buka project dengan format .mcpar, pada kasus ini flie yang digunakan yaitu file
[Link].

2. Apabila file sudah bisa dibuka, lakukan penyesuaian dengan board yang digunakan pada menu
“Project Settings”. Biasanya, default bawaan MCU yaitu STM32F107VCT6, oleh karena itu harus
disesuaikan terlebih dahulu dengan board yang akan digunakan, dalam kasus ini yaitu MCU
STM32F407ZG.
3. Kemudian lakukan penyesuaian untuk frekuensi clock MCU yang digunakan pada menu “Project”,
kemudian “Edit Project”. Dalam hal ini board MCU STM32F407ZG memiliki kristal 25MHz, oleh karena
itu pemilihan skema didasarkan pada frekuensi awal 25MHz dengan frekuensi pengalih hingga
168MHz.
4. Setelah itu, lakukan penyesuaian Library dengan board yang digunakan, dalam hal ini digunakan
board fusion v8 STM32F407ZG, serta tambahkan library-library lainnya yang diperlukan seperti library
mikroBus.

5. Selanjutnya, ketika semua library sudah ditambahkan/diimpor, build program yang sudah dibuat
sebelumnya. Apabila tidak ada error message, berarti program sudah dapat berjalan dengan benar
dan sudah dapat ditransfer/dikirim ke board Fusion ARM v8 melalui CODEGRIP.
CODEGRIP

1. Langkah pertama, lakukan scanning untuk menghubungkan CODEGRIP dengan device board fusion
ARM v8. Apabila board sudah tersambung dengan CODEGRIP, maka simbol tanda USB akan berwarna
kuning.

2. Kemudian lakukan setting target pada CODEGRIP di menu “Option” pada STM32F4072G, dimana yang
sebelumnya menggunakan protocol JTAG diubah menjadi protocol SWD, dan yang sebelumnya
menggunakan sistem reset Vector Reset diubah menjadi Hardware Reset. Untuk menggunakan SWD,
perangkat target harus memiliki pin SWD yang tersedia untuk koneksi. SWD menawarkan keunggulan
seperti persyaratan jumlah pin yang lebih rendah, kecepatan transfer yang lebih cepat dibandingkan
dengan JTAG, dan dukungan untuk debugging dan pemrograman dalam berbagai mikrokontroler dan
prosesor. Ini banyak digunakan dalam pengembangan dan pengujian sistem tertanam, terutama
dalam mikrokontroler seri ARM Cortex-M di mana SWD umumnya diterapkan. Sedangkan hardware
reset di sini berarti Ketika program diisikan/diupload, maka sistem pada hardware fusion v8 akan auto
reset (tanpa perlu menekan tombol reset pada device Fusion).
3. Kemudian, impor file yang sebelumnya sudah disimpan dalam format .hex ke CODEGRIP dengan
menekan tombol “browse” di menu Programming.

4. Selanjutnya, tekan tombol DETECT untuk mendeteksi file .hex yang sudah diupload, diikuti dengan
tombol READ untuk membaca file hex yang diupload, dan tombol WRITE untuk mengirimkan program
dalam bentuk hex ke device board Fusion v8.

5. Apabila program hex sudah berhasil diupload, maka tampilan LCD pada board fusion v8 akan
menyesuaikan dengan program file .hex yang sudah dibuat sebelumnya.

Anda mungkin juga menyukai