0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan6 halaman

O2SN 2025: Olimpiade Siswa Berkebutuhan Khusus

Proposal ini mengusulkan penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) untuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di Kota Tangerang Selatan pada tahun 2025. Tujuannya adalah untuk meningkatkan prestasi olahraga, solidaritas, dan mencari bakat di kalangan siswa berkebutuhan khusus. Acara ini akan melibatkan berbagai cabang olahraga dan dilaksanakan pada 20 Februari 2025 di Lapangan Kecamatan Pondok Aren.

Diunggah oleh

nurhuda abdillah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan6 halaman

O2SN 2025: Olimpiade Siswa Berkebutuhan Khusus

Proposal ini mengusulkan penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) untuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di Kota Tangerang Selatan pada tahun 2025. Tujuannya adalah untuk meningkatkan prestasi olahraga, solidaritas, dan mencari bakat di kalangan siswa berkebutuhan khusus. Acara ini akan melibatkan berbagai cabang olahraga dan dilaksanakan pada 20 Februari 2025 di Lapangan Kecamatan Pondok Aren.

Diunggah oleh

nurhuda abdillah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL

OLIMPIADE OLAH RAGA SISWA NASIONAL


PESERTA DIDIK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
(O2SN-PDBK)
SEKOLAH KHUSUS
TINGKAT KOTA TANGERANG SELATAN
TAHUN 2025

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) bagi Peserta Didik


Berkebutuhan Khusus (PDBK) Tahun 2025 diselenggarakan dalam rangka
peningkatan mutu pendidikan khusus yang sekaligus meningkatkan
sumber daya manusia di bidang olahraga.
Untuk mencari bakat-bakat olahraga untuk Peserta didik Berkebutuhan
Khusus baik tingkat SDKh, SMPKh dan SMAKh, dan untuk memapresiasi
anak-anak penyandang disabilitas sekolah khusus serta meningkatkan
sportifitas,maka perlu adanya seleksi O2SN tingkat kota.

B. Dasar
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat kota tangerang
selatan Tahun 2025 diselenggarakan atas dasar :
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem
Keolahragaan Nasional.
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang
Penyelenggaraan Olahraga.
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2007 tentang
Penyelenggaraan Pekan Kejuaraan Olahraga.
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2007 tentang
Pendanaan Olahraga.
5. Hasil Rapat FKKS Kota Tangerang Selatan Dengan KCD kota Tangerang
dan Tangerang Selatan

C. Tujuan
1. Tujuan Umum
Memberikan wadah bagi pesera didik berkebutuhan khusus untuk dapat
mengikuti pertandingan dan perlombaan secara baik dan benar sehingga
dapat nenyalurkan minat dan bakat dengan harapan akan meraih prestasi
yang optimal.
2. Tujuan Khusus.
a. Meningkatkan Prestasi dan Prestise antar Sekolah Khusus Di kota
Tangerang Selatan dalam bidang keolahragaan.
b. Memupuk dan mempererat persaudaraan, solidaritas dan sportifitas
antara Peserta didik berklebutuhan khusus
c. Sebagai sarana apresiasi dan evaluasi keberhasilan kegiatan
ekstrakurikuler, khurusnya bidang olahraga.
d. Mencari dan melahirkan bakat-bakat peserta didik berkebutuhan
khusus di bidang olahraga

D. Sasaran
Peserta Lomba O2SN peserta didik berkebutuhan khusus Tahun 2025
adalah:
1. peserta didik berkebetuhan khusus tingkat SDKh, SMPKh,dan SMAKh
utusan masing-masing sekolah khusus di kota tangerang selatan baik
Negeri maupun Swasta.
2. Menjaring pemain / atlet berbakat untuk dibina dan dikembangkan lebih
terarah.

BAB II
PELAKSANAAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN)
PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS
TINGKAT KOTA TANGERANG SELATAN

A. CABANG OLAH RAGA


Cabang olahraga yang dipertaNdingkan pada tingkat kota Tangerang
Selatan meliputi 8 Cabang lomba :
1. Bocci SD down syndrome Putri
2. Lari 400 M Tuna Grahita SMA putra
3. Lompat Jauh Tuna rungu SMP Putri
4. Tolak Peluru Tuna Grahita SMP Putra (3Kg)
5. Catur Tuna netra SMP putri
6. Kursi Roda Tuna Daksa SMP Putra/Lower
7. Tenis meja Tuna Daksa SMA Putra/Lower
8. Bulu tangkis Tuna Daksa SMA putra/Lower

B. WAKTU DAN TEMPAT


Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kota
Tangerang selatan akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Kamis, 20 Februari 2025
Tempat : Lapangan Kecamatan Pondok Aren
BAB III
SUSUNAN KEPANITIAAN DAN ANGGARAN KEGIATAN
O2SN KOTA TANGERANG SELATAN

A. KEPANITIAAN
Kepanitiaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kota
Tangerang Selatan adalah hasil rapat FKKS yang dilaksanakan pada
Tanggal 21 januari 2025 di Pranaya Hotel.

B. ANGGARAN DAN BIAYA


Anggaran dan biaya kegiatan olimpiade Olimpiade Olahraga Siswa
Nasional (O2SN) Tingkat Kota tangerang Selatan ini bersumber dari iuran
dana dari setiap sekolah Selengkapnya terlampir.

BAB IV
PENUTUP

Demikianlah proposal ini kami buat dan kami ajukan dan besar harapan
kami agar dapat dipelajari dan direalisasikan anggaran dan biaya kegiatan
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kecamatan Tulang
Bawang Udik dan kabupaten Tulang Bawang Barat.

Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Mengetahui,

Tim kementrian lomba-lomba FKKS Tangsel


1. Kak Huda
2. Ripan lismana
3. Pak Anton
4. Pak Ahmad sona
5. Pak Almasuri
6. Bu Wiwik

Menyetujui,
Ketua FKKS
Kota Tangerang Selatan
Tuharto

Lampiran 1

SUSUNAN PANITIA

1. Pelindung : Dra. H. Ngatini, M.M


2. Penasehat : Tuharo, [Link]
3. Ketua : Almashuri
4. Sekretaris : Ripan Lismana
5. Bendahara : Wiwik K
6. Konsumsi : Bu Adline, Bu Yuni, Bu
AAm
7. Dokumentasi : Pak Wawan
8. Koordinator Acara, Lomba dan Sarpras : Anton, Ahmad Sona,
Huda
9. Daftar Juri Lomba
a. Bocci SD down syndrome Putri : 1. Pak Sona, 2. Pak Rais 3. Bu
Novi
b. Lari 400 M Tuna Grahita SMA putra : 1. Pak Farhan 2. Bu Sulis 3.
Bu Wiwik
c. Lompat Jauh Tuna rungu SMP Putri : 1. Pak Al, 2. Pak Andika, 3.
Bu Yayu
d. Tolak Peluru Tuna Grahita SMP Putra (3Kg) : 1. Bu Sri 2. Pak Anton 3. Bu
Syarifah
e. Catur Tuna netra SMP putri : 1. Pak Ripan 2. Pak Tuharto,
3. Bu Agra
f. Kursi Roda Tuna Daksa SMP Putra/Lower : 1. Pak Huda, 2. Pak Wawan,
3. Bu Mufi
g. Tenis meja Tuna Daksa SMA Putra/Lower :-
h. Bulu tangkis Tuna Daksa SMA putra/Lower : -
ANGGARAN DAN BIAYA O2SN
TINGKAT KOTA TANGERANG SELATAN

OPSI 1: Di Lapangan Pondok Aren, 20 FEBRUARI 2025

N Keterangan Nominal
o (Rp)
1 Konsumsi (kopi, snack) gladi resik rabu, 19 500.000
Februari
2 Buah buat dinas 200.000
3 Aqua gelas untuk peserta dan aqua botol 200.000
untuk panitia
4 Snack anak dan pendamping 550.000
55 x Rp 10.000
5 Konsumsi Peserta dan pendamping 1.375.000
55 x Rp 25.000
6 Snack Panitia (Kepsek, Pengawas, KCD, Camat, 350.000
Petugas)
35 x Rp 10.000
7 Makan Panitia (Kepsek, Pengawas, KCD, 875.000
Camat, Petugas)
35 x Rp 25.000
8 Sewa tempat, kursi dan meja 1.000.000
9 Transport Camat dan Team (3 Orang @ 900.000
300.000)
10 ATK dan Spanduk 250.000
11 P3K 50.000
12 Kebersihan dan Keamanan 300.000
13 Lain-lain 500.000
Total 7.050.000
ANGGARAN DAN BIAYA O2SN
TINGKAT PROVINSI BANTEN

Acara Tanggal 25, 26, 27 Februari


Di Hotel The Prima Kota Tangerang

N Keterangan Nominal
o (Rp)
1 Transport Elf 1.500.000
2 Snack anak dan pendamping dan sopir 170.000
17 x Rp 10.000
3 Konsumsi Peserta dan sopir 425.000
17 x Rp 25.000
4 Snack panitia 220.000
22 x 10.000
5 Seragam peserta dan pendamping 16 x 1.600.000
100.000
6 Keabsahan data 1.300.000
7 Makan Panitia 22 x Rp 25.000 550.000
8 Tip Tim sopir 300.000
9 Lain-lain 200.000
Total 6.265.000

Common questions

Didukung oleh AI

The primary objectives of the Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) for students with special needs include providing a platform for participants to express their interests and talents in sports, increasing achievements and prestige among special schools in South Tangerang, fostering camaraderie and sportsmanship among students with special needs, evaluating the success of extracurricular activities in sports, and discovering and nurturing talented athletes .

The budget for the O2SN is sourced from contributions of participating schools, which may strain their financial resources but also incentivizes investment in extracurricular activities. The allocated costs for logistics, consumables, and facilities are crucial for a seamless event, but high expenditures may limit funds available for other school programs . Thus, the engagement in O2SN reflects an economic trade-off between immediate financial outlays and long-term benefits of enhanced student opportunities and recognition.

Committee members have distinct roles that are crucial for the success of the O2SN. For instance, the Chairman supervises overall operations, the Secretary manages documentation and communication, the Treasurer handles financial management, and specific teams like Consumption, Documentation, and Event Coordination ensure logistical and coordination aspects are effectively managed . The efficiency in these roles ensures smooth operation and success of the event.

Utilizing school funds for O2SN can potentially reduce resources available for traditional academic activities, possibly affecting educational quality if not managed properly. It requires careful budgeting to balance the investment in sports with classroom needs. While it supports extracurricular engagement beneficial for holistic education, it may necessitate optimizing fund allocation to avoid shortfalls in crucial academic areas .

O2SN promotes social inclusion and interaction for students with special needs, potentially reducing stigma and fostering acceptance within communities. By creating a platform for interaction, the event enhances social skills, self-esteem, and camaraderie among students, and educates the wider community about the capabilities and needs of individuals with disabilities. It celebrates diversity and encourages community support for inclusivity .

The diverse sports offered at O2SN 2025 cater to different disabilities and capabilities, encouraging participation in various physical activities. They provide learning opportunities by developing physical skills, teamwork, discipline, and sportsmanship among students with special needs. Additionally, involvement in these activities can enhance self-confidence, resilience, and promote an active lifestyle .

The choice of venue and logistical arrangements, such as venue suitability, accessibility, and resource management, are crucial to the success of O2SN 2025. The Pondok Aren venue's preparedness affects how participants move and engage in activities, influencing their safety and comfort. Adequate logistics, including transportation, facilities for different sports, and health and safety measures, enhance participant experience, contributing to a positive and inclusive event atmosphere .

Challenges in maintaining fairness at O2SN could include biases from judges, inconsistencies in rules application, and unequal resource distribution among schools. Addressing these could involve comprehensive training for judges, establishing clear and consistent rules, and ensuring resource equity. Implementing independent monitoring and evaluation systems would also help maintain impartiality .

Including a variety of sports disciplines in O2SN allows participants to explore diverse interests and skills, thereby broadening their experiences and catering to different disabilities. This inclusion fosters a competitive environment that motivates skill development, identifies unique talents across sports genres, and enhances the holistic impact of such events on student growth .

The implementation of the O2SN aligns with national regulations through adherence to laws such as the Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2005 concerning the National Sports System and various Government Regulations (Nomor 16, 17, and 18 Tahun 2007) concerning sports organization and funding . These legal frameworks provide a basis for organizing sports events like O2SN, ensuring they are conducted within the scope of national policy.

Anda mungkin juga menyukai