FASI TINGKAT KABUPATEN MUARO JAMBI
Nama : Zulaikha Aisyah Azzahra
Utusan : TPA Berembang
Cab. Lomba : Ceramah Agama Islam TKA
Judul : Sayang teman dan suka memaafkan
Konseptor : Sri Puji Astuti, [Link]
Makan siang makan malam, minumnya es buah naga
Izinkan saya mengucapkan salam untuk semua yang ahli syurga
Assalamu’alaikum wr, wb
Hamdan wasyukron lillah, ‘amma ba’du.
Bapak-bapak, ibu ibu dan dewan juri rahimakumullah
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Dan sholawat serta salam marilah kita kirimkan kepada
Nabi kita, nabi Muhammad saw. Dengan lafaz Allahumma sholli’ala syayidina Muhammad wa
‘ala alisyayidina Muhammad.
Hadirin rahimakumullah
Berdirinya saya disini yaitu untuk menyampaikan ceramah singkat yang berjudul “sayang teman
dan saling memaafkan”.
Bapak bapak……….., ibuk ibuk……
Sebagai muslim yang baik, hendaknya kita harus selalu saying teman dan tidak boleh saling
menyakiti. Dan Allah sangat mencintai orang-orang yang selalu memaafkan kesalahan orang
lain. Nabi bersabda َمْن ال َيرحم ال ُيرحم
Artinya : ”Barang siapa yang tidak menyayangi, niscaya ia tidak disayangi” (HR. Muslim)
Hadirin rahimakumullah
Adapun kesimpulan dari ceramah singkat ini yaitu marilah kita tanamkan sikap saling
menyayangi dan saling memaafkan, agar kita bisa selamat hidup di dunia dan akhirat. Amin
amin ya robbal ‘alamiin.
Teman temaaan,,,, kita nyanyi yuk !
Disini teman disana teman dimana-mana semua teman, tak ada lawan tak ada musuh kita semua
saling menyayangi.
Lala la la la la la la la la la la la la la la la la la la la………… 2x
Akhiru kalam,, wassalamu’alaikum, warohmatullahi wabarokatuh…..
FASI TINGKAT KABUPATEN MUARO JAMBI
Nama : Azzahwa Hiyannoer
Utusan: TPA Berembang
Cab. Lomba : Ceramah Agama Islam TPA
Judul : Berbakti untuk negeri
Konseptor : Yurnalis, [Link].I
Wah wah waa sepertinya kurang semangat ni. Tak kasi pantun dulu ya.
Haji sulam jualan batik
Ibu-ibu yang jawab salam mudah-mudahan semakin cantik
Haji sulam jualan ikan bandeng
Bapak-bapak yang jawab salam mudah-mudahan semakin ganteng
Assalamu’alaikum wariohmatullahi wabarokatuh. Hamdan wasyukron lillah, ‘amma ba’du.
Yang saya hormati bapak/ibu dewan juri yang arif lagi bijaksana
Bapak-bapak ibu-ibu
Akhina wa ukhtina rohimakumullah
Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat islam dan
juga nikmat ihsan. Sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal’afiat.
Alhamdulillah.
Sholawat dan salam marilah kita hubahkan kepada Nabi besar kita, nabi Muhammad saw.
Allahumma sholli’ala syayidina Muhammad wa ‘ala alisyayidina Muhammad.
O…. pak, O… buk
Hafal tidak sholawat tibbil qulub ?
Yok…. Sama-sama kita baca yok…
Semoga kita semua mendapat syafaat di yaumil akhir nanti, amin ya robbal ‘alamin.
Akhina wa ukhtina rohimakumullah
Adapun berdirinya saya disini tidak untuk memamerkan baju saya yang cantik ini, tak pula lah
untuk menebar wajah saya yang manis ini, namun berdirinya saya ini dalam rangka belajar
menyampaikan ceramah singkat yang berjudul “Mengabdi Kepada Negeri”
Hadirin
Cinta tanah air adalah bagian dari iman. Hal ini diterangkan dalam kitab Dalilul falihin. Saya
teringat syair dari habib lutfi bin yahya, beliau adalah presiden torikoh dunia yang juga sangat
cantik pada tanah air Indonesia. Syairnya begini
Merah putih, merah putih melekat di dada
Disinari pancaran imannya 2x
Diamanapun ia berada
Tetap cinta 2x Indonesia
Maasyirol muslimin rohomakumullah
Di Indonesia, lembaga pendidikan agama terutama pesantren mempunyai peran yang sangat
signifikan, bagaimana tidak ? sejarah kemerdekaan indonesia telah menuliskan ; KH. Hasyim
Asy’ari mengeluarkan fatwa jihad 17 September 1945. Resolusi jihad inilah yang kemudian
menggema, menyebar dari mulut ke mulut, dari masjid ke masjid. Resolusi jihad mengobarkan
semangat membela tanah air dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Bahkan, masyarakat yang tidak pernah berlatih mengangkat senjata pun, terbakar semangatnya
untuk berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Hal tersebut membuktikan bahwa eksistensi
dunia santri kala itu hingga saat ini.
Hadirin…… masih semangat ?... mantab
Hari ini perkembangan zaman begitu pesat, jika dahulu orang ingin bepergian, harus jalan kaki,
namun zaman sekarang tinggal nyalakan mesin bisa langsung pergi. Jika dahulu harus bertemu
hanya sekedar berkomunikasi, namun sekarang tinggal nyalakan ponsel bisa langsung rumpi.
Dan masih banyak lagi.
Trus pertanyaannya. Bagaimana dengan kita yang masih anak-anak SD atau anak-anak TPA
mewujudkan cinta tanah air itu ??? jawabannya antara lain dengan:
Pertama adalah bersikap jujur
Bersikap jujur dalam bahasa arabnya amanah. Amanah adalah sifat utama nabi Muhammad
SAW. Bahkan sebelum diangkat menjadi Nabi sudah dapat gelar Al Amin, yang artinya orang
yang dipercaya.
Yang kedua : menghargai jasa pahlawan
Teman teman kenal dengan pattimura ?, kalo belum kenal berarti kawan-kawan beruntung.
Berarti uang jajannya teman-teman jauh lebih banyak dibandingkan saya. Beliau adalah salah
satu pahlawan kita nan gagah dengan pedang terhunus gambarnya ada di uang seribu rupiah.
Kita memiliki pangeran diponegoro, tuanku imam bonjol dan maaasih banyak lagi pahlawan-
pahlawan lainnya. Darah, nyawa, harta dan benda disumbangkan untuk kebebasan tanah air.
Oleh karena itu kata bang haji roma irama : sungguh terlalu jika kita generasi sekarang ini
melupakan jasa-jasa mereka pahlawannya, karena menghargai jasa pahlawan merupakan
wujud cinta tanah air.
Yang ketiga adalah kita harus mencintai dan menggunakan produk dalam negeri
Nich tak kasi tau produk Indonesia yang sudah mendunia : ada sandal merk eiger, sepatu merek
Tomkins, sepeda polygon, Maspion.
Teman-teman sudah tau kan, ternyata banyak merk Indonesia yang sudah mendunia.
Sekaranglah saatnya kita generasi muda untuk menciptakan hal baru, agar Indonesia semakin
maju. Sahabat-sahabatku yang dicintai Allah dan disayangi rasul.
Allah ta;ala juga memerintahkan kita untuk cinta tanah air, tertera dalam firman Allah surah Al
Baqarah ayat 126.
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdo’a : ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini yang aman dan
berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada
kepada Allah dan hari kemudian (Q.S2:126)
Hal ini menunjukkan bahwa nabi Ibrahim adalah seeorang yang begitu cintakan tanah airnya.
Begitu juga dengan nabi kita Muhammad SAW. Cinta beliau kepada tanah airnya tampak pula
ketika meninggalkan kota Makkah dan berhijrah ke Madinah. Sambil menengok ke kota Makkah
beliau berucap : Demi Allah, sesungguhnya engkau adalah bumi Allah yang paling aku cintai,
sahabat-sahabatnya pun demikian, sampai-sampai di madinah Nabi Muhammad SAW.
Bermohon kepada Allah.
Salah satu ucapan Rasulullah yang tertuang dalam hadis shahih tentang cinta tanah air itu
pernah disabdakan saat beliau dan para sahabat hijrah ke Madinnah. Dalam hadis tersebut,
Rasulullah berdo’a dan menunjukkan kecintaannya kepada Makkah dan Madinnah:
Wahai Allah, cintakanlah kota Madinnah kepada kami, sebagaimana engkau mencintakan kpta
Makkah kepada kami, bahkan lebih (HR Bukhari, malik dan ahmad).
Subhanallah,, beggitu cintanya Rasulullah terhadap tanah airnya. Sungguh sejalan dengan
ungkapan KH. Wahab Hasbullah dalam syair belau “subanul wathon”.
Indonesia negeriku
Engkau panji martabatku
Siapa datang mengancammu
Kan binasa dibawah durimu 2x
Yalal wathon yalal wathon hubbul wathon minal iman, Wala takun minalhirman inhadhu alal
wathon.
Hadirin yang berbahagia
Dari ceramah singka saya ini dapatlah saya tarik kesimpulan bahwa diantara cara kita untuk
berbakti kepada negeri kita tercinta ini diantaranya dapat kita lakukan dengan cara
Pertama adalah dengan bersikap jujur
Kedua menghargai jasa pahlawan
Yang ketiga adalah kita harus mencintai dan menggunakan produk dalam negeri
Sahabt-sahabtku rahimakumullah
Semoga dengan ceramah saya ini bukan hanya sekedar lomba, akan tetapi bisa membuat saya
dan teman-teman semua tergerak hatinya untuk selalu cinta tanah air Indonesia dan cinta
produk Indonesia
Unzur ma qola wal tanzur man qolaa
Lihatlah apa yang dismpaikan jangan lihat siapa yang menyampaikan
Billahifisabillilhaq
Wassalamu’alaikum waroh matulahi wabarokatuh.