100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
198 tayangan114 halaman

Evaluasi Diri Akreditasi Akuntansi UNSAP

Dokumen Evaluasi Diri (DED) Program Studi Akuntansi Universitas Sebelas April disusun untuk menilai kinerja program studi dalam mencapai visi dan misi, serta memenuhi persyaratan akreditasi. Laporan ini mencakup analisis SWOT dari sembilan komponen penting, termasuk visi, tata pamong, mahasiswa, sumber daya manusia, dan pengabdian kepada masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan kekuatan dan peluang yang ada, serta komitmen untuk pengembangan program studi ke depan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
198 tayangan114 halaman

Evaluasi Diri Akreditasi Akuntansi UNSAP

Dokumen Evaluasi Diri (DED) Program Studi Akuntansi Universitas Sebelas April disusun untuk menilai kinerja program studi dalam mencapai visi dan misi, serta memenuhi persyaratan akreditasi. Laporan ini mencakup analisis SWOT dari sembilan komponen penting, termasuk visi, tata pamong, mahasiswa, sumber daya manusia, dan pengabdian kepada masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan kekuatan dan peluang yang ada, serta komitmen untuk pengembangan program studi ke depan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

HALAMAN MUKA

DOKUMEN EVALUASI DIRI

AKREDITASI PROGRAM STUDI


AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS SEBELAS APRIL
2022

i
IDENTITAS PENGUSUL
Perguruan Tinggi : UNIVERSITAS SEBELAS APRIL
Unit Pengelola Program Studi : FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
Jenis Program : STRATA I / S1 / SARJANA
Nama Program Studi : AKUNTANSI
Alama : Jl. Angkrek Situ No.19, Situ, Kec. Sumedang Utara,
Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45323
Nomor Telepon : (0261) 202911
E-Mail dan Website : [Link]@[Link]/
[Link]
Nomor SK Pendirian PT 1) : 339/E/O/2021
Tanggal SK Pendirian PT : 22 Juli 2021
Pejabat Penandatangan
SK Pendirian PT : Nizam
Nomor SK Pembukaan PS 2) : 184/DIKTI/Kep/1996
Tanggal SK Pembukaan PS : 18 Juni 1996
Pejabat Penandatangan
SK Pembukaan PS : Bambang Suhendro (Dirjen Dikti)
Tahun Pertama Kali
Menerima Mahasiswa : 1996
Peringkat Terbaru
Akreditasi PS :B
Nomor SK BAN-PT/LAM : BAN-PT No. 14190/SK/BAN-PT/Ak-PNB/S/II/2022
Keputusan Lamemba No. 071/DE/A.1/AR.8/VI/2022

i
IDENTITAS TIM PENYUSUN DOKUMEN EVALUASI DIRI

Nama : Ayi Srie Yuniawati, S.E., [Link]


NIK/NIDN : 0423067702.
Jabatan : Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Nama : Ryan Feryana Kurniawan, S.E., M.M Tanda Tangan :


NIK/NIDN : 0409028101
Jabatan : Wakil Dekan I (Bidang Akademik)

Nama : Solihin Royani, S.E., M.M


NIK/NIDN : 0411068605
Jabatan : Wakil Dekan II (Bidang Keuangan)

Nama : Erpi Rahman, S.E., [Link] Tanda Tangan :

NIK/NIDN : 0411068605
Jabatan : Wakil Dekan III (Bidang Kemahasiswaan)

Nama : Fanji Farman, S.E., [Link] Tanda Tangan :

NIK/NIDN : 0425019104
Jabatan : Kaprodi Akuntansi

Nama : Tiana Fenny, S.E., [Link]


NIK/NIDN : Sedang Proses Pegajuan
Jabatan : Sekretaris Prodi Akuntansi

ii
Nama : Nining Kurniasih, S.E., M.M
NIDN : 408087503
Jabatan : Ketua Lembaga Penjamin Mutu

Tanda Tangan :
Nama : AA Kartiwa, [Link]., M.M
NIDN : 0417036806
Jabatan : Ketua LPPM

Tanda Tangan :
Nama : Astrina Martiana, SKM
NITK : 7700012231
Jabatan : BAAK

Tanda Tangan :
Nama : Junjun Sirojudin, [Link]., M.M
NITK : 7700012197
Jabatan : BAUM

Nama : R.M. Esa Febriansyah S.M


NITK : 7700012197
Jabatan : Staf

Nama : Wiku Sundalaras, S.S., M.M


NITK : 7700012232
Jabatan : Staf

iii
Nama : Dewi Yani Ekani, S.E
NITK : 7700012233
Jabatan : Staf

Nama : M. Yogi Sudrajat, [Link]


NITK : 7700012238
Jabatan : Staf

Nama : Fahrul Alam Masruri [Link] Tanda Tangan :


NIDN : 0423017903
Jabatan : Dosen

Nama : Tita Kartika, S.E., [Link] Tanda Tangan :

NIK/NIDN : 0425019104
Jabatan : Dosen

Nama : Shofia Annisa Ratnasari , [Link]., [Link] Tanda Tangan :

NIK/NIDN : 0405019201
Jabatan : Dosen

Nama : Azwira Arsit Tanda Tangan :


NIM : D2.1901543
Jabatan : Mahasiswa

Nama : Risna Nurhayati Tanda Tangan :


NIM : D2.2001738
Jabatan : Mahasiswa

iv
Nama : Andika Rizky Tanda Tangan :

NIM : D2.2001640
Jabatan : Mahasiswa

Nama : Putri Maulidia S Tanda Tangan :


NIM : D2.2001738
Jabatan : Mahasiswa

Nama : Alvira Salmaherawati Tanda Tangan :


NIM : D2.2001674
Jabatan : Mahasiswa

Nama : Billa Adzani Putri Tanda Tangan :


NIM : D2.2001684
Jabatan : Mahasiswa

Nama : M Ismail Tanda Tangan :


Tempat kerja : Bank BCA Sumedang
Jabatan : Lulusan

Nama : LISDA Tanda Tangan :


NIM : ASN
Jabatan : Lulusan

Nama : INDAH Tanda Tangan :

NIM : BANK BRI


Jabatan : Lulusan

v
Nama : YANA
Jabatan : PDAM Sumedang

Nama : Maman Nurohman Tanda Tangan :


Jabatan : Sekretaris BPKAD Kab. Sumedang

vi
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur senantiasa terpanjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan
karunia-Nya Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April dapat
menyelesaikan pengisian Laporan Dokumen Evaluasi Diri (DED) Program Studi Tahun 2022
dengan lancar. Tujuan dari pengisian Laporan DED ini selain sebagai bukti atensi Program Studi
atas kewajiban pelaporan kepada pihak terkait, namun tujuan utamanya yaitu ingin mengetahui
gambaran tentang kondisi dan fakta mengenai keadaan dan kinerja Program Studi melalui
analisis yang mendalam berdasarkan sembilan komponen yang telah ditetapkan oleh LAMEMBA
(Lembaga Akreditasi Mandiri Manajemen Bisnis dan Akuntansi), yaitu (1). Visi, Misi, Tujuan, dan
Strategi, (2). Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama, (3). Kemahasiswa, (4). Sumber Daya
Manusia, (5). Keuangan, Sarana, dan Prasarana, (6). Pendidikan (7). Penelitian, (8) Pengabdian
Kepada Masyarakat dan (9) Luaran dan Capaian Tridharma. Dalam pengisian Laporan DED,
Program Studi mengumpulkan kebutuhan data dan informasi sesuai dengan komponen yang
dimaksud diatas. Namun dengan dukungan beberapa sistem informasi yang telah ada maka data
dan informasi yang dibutuhkan dapat dengan mudah didapatkan dan dikumpulkan untuk
kebutuhan pengisian Laporan DED. Selain dukungan dari beberapa sistem informasi diatas,
laporan DED ini dapat tersusun atas partisipasi dan dukungan dari seluruh elemen, baik itu tim
penyusunan DED, dosen, mahasiswa, pejabat struktural, seluruh sivitas akademika, bahkan
pembantu umum dalam hal ini telah bersama-sama memberikan segala daya dan upaya untuk
memberikan yang terbaik dalam penyusunan Laporan DED. Program Studi mengucapkan banyak
terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala kesediaan, dedikasi, dan
kerjasama serta kerja keras semua pihak dari mulai persiapan sampai selesainya pengisian DED
ini.

Sumedang, 13 September 2022

vii
RINGKASAN EKSEKUTIF
Untuk memastikan ketercapaian visi dan misi, Program Studi melakukan evaluasi diri.
Adanya evaluasi diri ini memegang peranan penting dalam upaya menopang pengembangan
Program Studi Akuntansi ke arah yang lebih baik. Evaluasi diri ini dilakukan untuk menilai kinerja
Program Studi Akuntansi dalam visinya yaitu “Terwujudnya Program studi Akuntansi yang
berbasis kompetensi dan memiliki reputasi berbasis kearifan lokal di Jawa Barat pada tahun
2036”. Yang secara khusus Laporan Dokumen Evaluasi Diri (DED) ini disusun secara komprehensif
yang ditujukan untuk memenuhi kelengkapan Dokumen Evaluasi Diri (DED) akreditasi program
studi.

Laporan Dokumen Evaluasi Diri (DED) ini disusun berdasarkan pemaparan data yang
kemudian ditafsirkan dengan menggunakan analisis SWOT yang telah dirinci tiap komponennya.
Adapun hal-hal yang diuraikan dalam dokumen evalusi diri ini mencakup sejumlah komponen,
yaitu (1). Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi, (2). Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama, (3).
Mahasiswa, (4). Sumber Daya Manusia, (5). Keuangan, Sarana, dan Prasarana, (6). Pendidikan (7).
Penelitian, (8) Pengabdian Kepada Masyarakat dan (9) Luaran dan Capaian Tridharma.

Dari pemaparan tersebut dilanjutkan dengan menganalisis tiap komponen dan lintas
komponen. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, secara garis besar Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April berdasarkan sembilan komponen tersebut
dapat disampaikan sebagai berikut :

Pertama, Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi dirumuskan dari beberapa unsur yaitu pimpinan
(rektorat dan dekanat), Lembaga Penjamin Mutu, dosen/para pakar, praktisi, tenaga
kependidikan, pengguna lulusan, mahasiswa dan pihak yayasan, sehingga dapat sejalan dengan
baik. Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April memiliki visi
yang jelas. Visi tersebut disusun disesuaikan dengan fakta dan kemampuan yang dimiliki saat ini.
Selain itu juga visi tersebut telah diterjemahkan dalam misi yang jelas serta didukung oleh
kemampuan dari sumber daya yang ada saat ini akan mampu menjadikan Program Studi
Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April siap melahirkan lulusan yang
berkompeten.

viii
Kedua, dalam Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama, dapat dinyatakan bahwa
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April memiliki kekuatan
berupa rencana pengembangan lembaga yang jelas yang didukung oleh adanya Lembaga
Penjamin Mutu, sistem informasi untuk pelayanan dan penerapan teknologi yang sudah cukup
baik. Pada aspek ini, Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas
April memiliki kekuatan berupa ketersediaan dokumen yang meliputi Rencana Induk
Pengembangan, Statuta, dan Renstra yang didukung oleh prosedur penjaminan mutu. Selain itu
juga Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April juga
terakreditas B oleh BAN-PT.

Ketiga, pada komponen Mahasiswa, Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Universitas Sebelas April menunjukan performa yang semakin baik terbukti dengan minat
masyarakat untuk melanjutkan studi di Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Sebelas April semakin meningkat. Namun banyaknya mahasiswa yang didapat tidak
lepas dari sistem seleksi yang menekankan pada identifikasi minat dan potensi melalui seleksi
tertulis yang dilakukan dapat menghasilkan input berupa calon mahasiswa yang diperkirakan
mampu menyelesaikan studi tepat pada waktunya. Selain itu juga dukungan dari suasana
akademik yang mendorong minat mahasiswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler yang cukup
besar akan memberikan kepuasan kepada mahasiswa dan lulusan. Selain itu juga perkembangan
dunia usaha dan industri secara nasional membutuhkan tenaga kerja dan memungkinkan adanya
kerja sama yang baik dalam rangka perekrutan lulusan antara Program Studi Akuntansi Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April dan pihak pengguna lulusan.

Keempat, pada komponen Sumber Daya Manusia, Program Studi Akuntansi Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April memiliki kekuatan yaitu dilihat dari kualifikasi dosen
sudah cukup baik dan ditunjang oleh tenaga kependidikan yang relatif masih muda dan
bersemangat tinggi serta didukung oleh pengalaman yang sudah memadai. Selain itu juga
melihat kondisi sosio-ekonomi dan lingkungan di Kabupaten Sumedang dan propinsi Jawa Barat
menjadikan peluang yang sangat terbuka bagi para dosen untuk mengembangkan dirinya dengan
melakukan penelitian dalam meningkatkan karya-karya penelitiannya.

ix
Kelima, Keuangan, Sarana, dan Prasarana, serta sistem informasi, Program Studi
Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April didukung oleh kekuatan,
diantaranya lokasi kampus yang strategis dan sangat nyaman untuk kuliah, sarana dan prasarana
yang ada memberikan atmosfir yang baik, sehingga mempermudah dan memperlancar proses
pembelajaran, serta mempunyai Sistem Informasi yang cukup baik sekelas perguruan tinggi.
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April juga berpeluang
memperluas area kampus karena terdapat lahan perluasan yang sangat luas yang
memungkinkan terjadi pengembangan sarana dan prasarana kampus yang didukung oleh
kecenderungan jumlah mahasiswa yang terus meningkat dari tahun ke tahun

Keenam pada komponen Pendidikan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Universitas Sebelas April memiliki kekuatan yaitu kurikulum disusun sesuai dengan
kebutuhan pasar yang bersifat integral dan komprehensif serta memiliki keleluasaan yang cukup
sehingga lulusan mampu diterima oleh dunia usaha dan industri bahkan studi lanjut. Sehingga
lulusan dengan adanya otonomi daerah dapat berpeluang memperluas pengembangan karier
mereka di dunia usaha yang menuntut kualitas SDM yang dinamis pula.

Ketujuh, pada komponen penelitian Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Sebelas April memiliki sejumlah kekuatan diantaranya hasil dosen memiliki kualitas
keilmuan yang dapat diandalkan untuk melakukan penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat. Selain itu juga peluang berupa tawaran dana hibah baik itu dari diknas, intitusi lain,
maupun pihak luar untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Kedelapan, pada komponen pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Akuntansi


Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April memiliki kekuatan diantaranya hasil dosen
memiliki kualitas keilmuan yang dapat diandalkan untuk melakukan pengabdian kepada
masyarakat. Hasil kerjasama juga dirasakan berbagai pihak, seperti penempatan mahasiswa
untuk melakukan Kuliah Kerja Usaha (KKU) dan pihak luar dapat memanfaatkan dosen untuk
memberikan pelatihan di instansinya. Selain itu juga peluang PKM berupa tawaran dana hibah
baik itu dari diknas, intitusi lain, maupun pihak luar untuk penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat.

x
Kesembilan, pada komponen Luaran dan Capaian Tridharma Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April memiliki kekuatan diantaranya,
meningkatnya kualitas pembelajaran dengan rata-rata lama studi sesuai dengan target dan
harapan, bahkan tidak sedikit mahasiswa menyelesaikan dibawah rata-rata lama studi. Masa
tunggu lulusan mendapatkan pekerjaan juga rata kurang dari 3 bulan masa tunggu sudah
mendapatkan pekerjaan. Dari indikator IPK Lulusan S1 juga sudah memiliki rata-rata diatas yang
ditentukan, dimana target prodi itu IPK 3,25 dan realisasinya dari tahun semester meningkat
terus, bahkan di tahun semester sekarang ini rata-rata IPK berada pada IPK 3,47. Adanya
peluang dari dunia usaha dan industri untuk permintaan dan serapan alumni kita dengan
beberapa kriteria yang diminta menjadi peluang sekaligus tantangan tersendiri bagi Program
Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April untuk terus
meningkatkan luaran dan capaian tridharma perguruan tinggi.
Dengan adanya kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada, Program Studi
Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April berpandangan bahwa saat ini
Program Studi telah memiliki kekuatan yang lebih dari cukup untuk memanfaatkan peluang yang
ada untuk mencapat visi yang telah ditetapkan. Untuk itu maka sejumlah langkah strategis perlu
ditempuh berdasarkan hasil analisis komponen-komponen di atas, antara lain : 1) Program Studi
terus berupaya untuk mencari sumber alternatif pendanaan; 2) Melakukan promosi secara
proaktif dan lebih komprehensif, memperluas wilayah sasaran, dan mengintegrasikannya dengan
program-program kegiatan lain; 3) Mengoptimalkan penggunaan sarana-prasarana yang sudah
ada; 4) Pada tingkat institusi harus mengoptimalkan Badan Penjamin Mutu untuk meningkatkan
kinerja Program Studi; 5) Mengembangkan sistem dan manajemen Program Studi dengan
konsisten. 6) Memperluas dan meningkatkan kerjasama dunia kerja dan perguruan tinggi lain
baik di dalam maupun di luar negeri; 7) Mengembangkan sumber daya manusia untuk
meningkatkan kinerja Program Studi; 8) Menerbitkan jurnal di program studi untuk mewadahi
para dosen dan Mahasiswa mempublikasikan karya-karya ilmiahnya kepada masyarakat luas; dan
9) Mengembangkan sistem informasi dengan ditunjang oleh pengguna yang handal dalam
menunjang kegiatan institusi.

xi
Namun untuk mencapai visi, misi, tujuan, dan sasaran dari Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April perlu adanya komitmen baik itu dari
kepemimpinan dan dukungan stakeholder sebagai faktor kunci keberhasilan. Untuk itu Program
Studi terus berusaha menyelaraskan diri dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,
dan memperluas relasi serta hubungan dengan para pengguna lulusan yang relevan. Disamping
itu, tentu saja Program Studi perlu menjamin tumbuhnya lingkungan kerja yang dilandasi
kekeluargaan yang selama ini telah terbukti membaca kemajuan bagi perkembangan Program
Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April.

xii
DAFTAR ISI

IDENTITAS PENGUSUL ii
IDENTITAS TIM PENYUSUN DOKUMEN EVALUASI DIRI ii
KATA PENGANTAR vii
RINGKASAN EKSEKUTIF viii
DAFTAR ISI xiii
PENDAHULUAN 1
A. Dasar Penyusunan 1
E. Tim Penyusun Dan Tanggung jawabnya 5
DOKUMEN EVALUASI DIRI 6
A. Profil Unit Pengelola Program Studi 6
B. Kriteria 13
B.1 Visi, Misi, Tujuan dan Strategi.......................................................................................... 13
B.2 Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerja Sama ...................................................................... 31
B.3 Kemahasiswaan ............................................................................................................... 44
B.4 Sumber Daya Manusia ..................................................................................................... 54
B.5 Keuangan, Sarana, dan Prasarana ................................................................................... 60
B.6 Pendidikan ....................................................................................................................... 63
B.7 Penelitian ......................................................................................................................... 74
B.8 Pengabdian Kepada Masyarakat...................................................................................... 76
B.9 Luaran dan Capaian Tridharma ........................................................................................ 78
C. Analisis, Strategi Pengembangan dan Keberlanjutan Unit Pengelola Program Studi 88
BAB III 94
PENUTUP 94

xiii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Dasar Penyusunan
Dalam rangka peningkatan mutu secara berkelanjutan, Program Studi
Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April merencanakan
seluruh upaya pengembangan sekolah tinggi berbasis evaluasi diri yang dilakukan
secara komprehensif, terstruktur dan sistematis. Evaluasi diri ini digunakan untuk
memahami dengan baik mutu dan kondisi Program Studi saat ini untuk digunakan
sebagai landasan Program Studi dalam menentukan kondisi dan mutu yang
diinginkan di masa yang akan datang.

Pengumpulan data dan fakta ini merupakan hal yang sangat penting dalam
proses penyusunan Laporan Dokumen Evaluasi Diri (DED) Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April. Pelaksanaan evaluasi diri
secara berkala dan berkesinambungan seharusnya menjadi suatu kebiasaan dalam
manajemen perguruan tinggi sehingga terbangun tradisi yang baik dalam
pengelolaan dan pengembangan institusi. Dan ketika tradisi ini telah terbangun,
maka usaha untuk perbaikan proses dan mencari berbagai

Evaluasi adalah upaya sistematik untuk menghimpun dan mengolah data


dan fakta menjadi informasi yang handal dan sahih, sehingga dapat disimpulkan
kondisi yang benar. Evaluasi tidak semata-mata bertujuan untuk mengukur
kinerja, namun juga sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja institusi. Tujuan
laporan evaluasi diri Program Studi dilakukan sebagai upaya sistematik untuk
menghimpun dan mengolah data (fakta dan informasi) yang handal dan sahih,
sehingga dapat disimpulkan kenyataan untuk selanjutnya digunakan sebagai
landasan tindakan manajemen untuk mengelola kelangsungan institusi atau
program. Dalam konteks akreditasi Program Studi maka tujuan evaluasi diri paling
tidak mencakup:

a) untuk memperlihatkan pencapaian mutu dari institusi yang akan diakreditasi.

1
b) sebagai alat manajerial yang ditujukan untuk menjaga agar kinerja suatu
institusi atau sekolah tinggi yang telah tercapai tetap terjaga
keberlangsungannya.
c) sebagai alat manajerial yang ditujukan untuk penyusunan rencana
pengembangan institusi di masa yang akan datang.
d) menghasilkan profil Program Studi secara komprehensif dengan data
mutakhir.
e) menghasilkan bahan perencanaan dan perbaikan Program Studi secara
berkesinambungan.
f) menghasilkan kajian bagi upaya penjaminan mutu internal sekolah tinggi.
g) menghasilkan informasi mengenai kondisi terkini Program Studi kepada
masyarakat pengguna dan seluruh stakeholders yang memerlukannya.
h) menghasilkan dokumen untuk evaluasi eksternal Program Studi (akreditasi).
Sedangkan manfaat Output yang dihasilkan dari penulisan laporan evaluasi
diri Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April
ini semoga dapat dimanfaatkan untuk hal-hal sebagai berikut :

1) Membantu proses identifikasi masalah, penilaian progam dan pencapaian


sasaran.
2) Memperkuat budaya evaluasi kelembagaan dan analisis diri.
3) Memperkuat kesadaran saling memiliki dan kesatuan tekad serta
menyelaraskan tujuan pribadi, tujuan sekolah tinggi, dan tujuan prodi secara
keseluruhan.
4) Mendorong upaya good university governance.
5) Mendorong contuinous quality improvement.
Pengembangan Program Studi selama tahun 2022-2036 diarahkan pada
peningkatan mutu secara berkelanjutan untuk memberikan pelayanan pendidikan
yang terbaik bagi masyarakat. Pada tahun 2026 Program Studi diharapkan telah
mampu menjadi Program Studi yang andal dan bermartabat, dengan memiliki
kelengkapan sebagai berikut:

2
A. Tata Kelola Organisasi dan Manajemen
Pendidikan di Program Studi harus diselenggarakan sesuai dengan prinsip-
prinsip manajemen mutu yang sangat baik, yang sering dikenal dengan sebutan
Penetapan-Pelaksanaan-Evaluasi-Pengendalian-Peningkatan. Untuk mencapai hal
tersebut diperlukan organisasi yang efisien dan efektif, dengan fungsi- fungsi yang
jelas dan rasional, di bawah kepemimpinan organisasional dan operasional yang
memegang teguh amanat sebagai agen pemberdayaan untuk seluruh lapisan
masyarakat melalui pendidikan, dan bekerja secara terencana. Untuk
melaksanakan manajemen mutu pendidikan yang baik, diperlukan:

a) Sistem Pengelolaan Dana yang mampu menjamin kelancaran pelaksanaan


tridarma perguruan tinggi, sehingga mampu mendukung program
pengembangan Program Studi secara berkelanjutan;
b) Monitoring dan Evaluasi Diri secara konsisten, jujur dan terbuka, yang
hasilnya digunakan sebagai usulan untuk peningkatan kinerja layanan
berikutnya, sehingga dapat menjamin keberlanjutan peningkatan mutu
akademik;
c) Sistem dan Teknologi Informasi yang digunakan cukup handal serta mampu
menjamin terpenuhinya kebutuhan pengguna, terkait dengan kemudahan
akses dan relevansi yang tinggi dari informasi yang dihasilkan dalam
pemanfaatannya.

B. Sumber daya Manusia, Prasarana dan Sarana


Kualitas sumber daya manusia serta prasarana dan sarana di Program Studi
Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas April harus mampu
mendukung tercapainya visi dan misi Program Studi sesuai rencana. Untuk
mencapai hal ini mutlak diperlukan:

a) Sumber Daya Manusia yang profesional untuk mengemban amanah sebagai


pengelola tridharma perguruan tinggi, disertai dengan bekal kemampuan
akademik yang tinggi sesuai bidang tugas dan keahliannya.

3
b) Prasarana dan Sarana yang mampu memenuhi, bahkan melampaui standar
layanan berkualitas, mencakup kemutakhiran, kenyamanan, keamanan dan
keandalan, sehingga dapat memberikan kepuasan bagi pemangku
kepentingan (stakeholder).

C. Mahasiswa dan Lulusan


Mahasiswa Program Studi Akuntansi sebagai input dalam proses
pendidikan harus memiliki kualitas akademik yang baik, memiliki motivasi yang
tinggi untuk belajar, serta memiliki karakter yang baik selama proses
pembelajaran. Setelah mahasiswa menyelesaikan proses pendidikan, sebagai
lulusan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Sebelas April
Sumedang, mereka harus mampu membangun jejaring (network) dengan sesama
alumni, dan secara berkelanjutan memberikan kontribusi dalam pengembangan
almamater. Untuk mencapai hal ini mutlak diperlukan:

a) Sistem manajemen seleksi mahasiswa baru yang handal dan transparan,


sehingga calon mahasiswa dapat direkrut dari putra-putri terbaik
Indonesia, baik dalam hal prestasi akademik dan non-akademik maupun
hal yang terkait dengan kepribadian.
b) Peraturan akademik yang jelas serta penegakan etika kehidupan kampus
secara konsisten.
c) Pemberian kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk
mengembangkan kepribadian melalui kegiatan ekstrakurikuler dalam
wadah unit kegiatan mahasiswa.
d) Penyediaan fasilitas fisik maupun non-fisik bagi alumni untuk membangun
jejaring antar mereka.
D. Kurikulum dan Proses Pembelajaran
Kualitas lulusan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Sebelas April harus mampu bersaing di tingkat nasional. Untuk mencapai hal ini
mutlak diperlukan:

4
a) Kurikulum yang merujuk pada standar kurikulum nasional yang terus
dikembangkan, dimutakhirkan dan disesuaikan dengan kondisi sumber daya
internal serta kondisi sosial budaya bangsa Indonesia secara konsisten.
b) Penerapan kurikulum dengan cara yang tepat, melalui manajemen
pembelajaran yang orientasinya memberdayakan dan menjadikan mahasiswa
sebagai pembelajaran aktif.
c) Proses pembelajaran yang dilaksanakan secara disiplin dan konsisten sesuai
dengan rencana, dan pencapaian kompetensi yang sesuai dengan spesifikasi
program studi dapat terukur dengan jelas.
d) Dosen dan mahasiswa terlatih dan terbiasa memanfaatkan hasil-hasil
penelitian terkini sebagai pengembangan dan pemutakhiran materi
pembelajaran. Untuk mencapai hal ini dosen dan mahasiswa harus terbiasa
membaca jurnal-jurnal ilmiah bereputasi, baik jurnal ilmiah nasional maupun
internasional.
e) Dosen dan mahasiswa terlatih dan terbiasa menulis artikel-artikel ilmiah yang
dipublikasi secara nasional maupun internasional, baik melalui presentasi
makalah seminar dan simposium, maupun melalui penerbitan pada jurnal-
jurnal ilmiah bereputasi.

E. Tim Penyusun Dan Tanggung jawabnya


Tim Penyusun Dokumen Evaluasi Diri (DED) dan Laporan Dokumen Evaluasi
Diri (DED) Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Sebelas April
dibentuk dan ditetapkan dalam Surat Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Sebelas April, Nomor : 020/Kep/FEB-UNSAP/I/2022, tanggal 10 Januari
2022, tentang Tim Penyusun Dokumen Evaluasi Diri (DED) Akreditasi Program
Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Sebelas April Tahun 2022. Adapun
personalia Tim Penyusun Dokumen Evaluasi Diri (DED) Akreditasi Program Studi
Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Sebelas April Tahun 2022 adalah sebagai
berikut : [Link]

5
BAB II
DOKUMEN EVALUASI DIRI

A. Profil Unit Pengelola Program Studi

Pendidikan pada hakikatnya merupakan proses pemanusiaan yang


berkelanjutan dan melibatkan berbagai komponen kehidupan yang harus
terintegrasikan secara sistemik. Itu berarti bahwa: (1) memanusiakan manusia
hanya dapat ditempuh dengan pendidikan baik dalam arti luas atau umum,
maupun dalam arti sempit atau khusus; (2) pendidikan merupakan suatu proses
yang membutuhkan waktu lama, gradatif (bertahap), dan tahapannya harus
berkesinambungan; dan (3) pendidikan menuntut pelibatan berbagaikomponen
kehidupan secara kolaboratif dan integratif dalam suatu sistem.
Sampai dengan akhir tahun 1970-an, masyarakat Kabupaten Sumedang
seperti halnya dengan masyarakat kabupaten-kabupaten lainnya sangat sulit
mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan
tinggi baik perguruan tingginegeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).
Hal itu disebabkan lembaga pendidikan tinggi masih terpusat di kota-kota besar
(ibu kota suatu provinsi) dan biaya pendidikan masih sangat mahal untuk ukuran
masyarakat umum (di daerah) ketika itu. Selainitu, biaya menempuh pendidikan
tinggi itu menjadi lebih mahal lagi ketika harus ditambah dengan biaya hidup
sehari-hari selama peserta didik menetap di kota besar tempat mereka
menempuh pendidikan tersebut.
Para tokoh masyarakat yang sangat peduli pada bidang pendidikan dan
pemerintah Kabupaten Sumedang bersepakat untuk memecahkan
permasalahan tersebut. Solusi yang ditempuh adalah mendirikan perguruan
tinggi di pusat kota Kabupaten Sumedang dengan biaya pendidikan yang
terjangkau oleh masyarakat golongan ekonomi menengah ke [Link] itu,
sesuai dengan situasi dan kondisi masa itu, lembaga pendidikan tinggi yang
memungkinkan untuk didirikan yaitu PTS yang dikelola suatu yayasan selaku
organisasi (badan) penyelenggaranya.

6
Pada tahun 1980-an, beberapa tokoh masyarakat Sumedang dari kalangan
akademisi dan didukung oleh kalangan di pemerintahan Kabupaten Sumedang
sepakat untuk mendirikan sebuah Universitas . Serangkaian perbincangan,
koordinasi, dan konsultasi yang dilakukan Dr. H. Endang Sukandar, [Link]. (alm.)
(saat itu Endang Sukandar, BA.), M. Barnas Komaludin, [Link]. (alm.) (saat itu M.
Barnas Komaludin, BA.), H. Yaya Sayaman, Drs. (alm.) (saat itu Drs. Yaya
Sayaman), dan H. Yuyun Hidayat, Drs. (saat itu Yuyun Hidayat, BA.) dengan
berbagai pihak mulai membuahkan perkembangan yang menggembirakan.
Pertemuan tanggal 20 Maret 1981 di rumah dinas Ketua DPRD Kabupaten
Sumedang dengan para tokoh masyarakat yang merespon pendirian perguruan
tinggi (swasta; PTS) di Kabupaten Sumedang. Di antara para tokoh yang layak
dicatat bagi kelanjutan proses ini yaitu: (1) H. Kosam Erawan (saat itu Kosam
Erawan) (ketika itu menjabat selaku Kepala Kandepdikbud Kabupaten
Sumedang). Letkol Oyo Sunaryo (Ketua DPRD KabupatenSumedang; almarhum)
dan Dr. H. Kustandi Abdurahman (saat itu Drs. H. Kustandi Abdurahman) (Bupati
Kabupaten Sumedang; almarhum) yang juga hadir mengikuti pembahasan
merespon sangat positif terhadap hasil pertemuan tersebut. Akhirnya,
disepakatilah untuk didirikan sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan.

Yayasan tersebut kemudian diberi nama Yayasan Pendidikan Sebelas April


(YPSA) Sumedang. Nama Sebelas April diambil dari peristiwa sejarah yang terjadi di Desa
Cibubuan Kecamatan Conggeang. Pada tanggal 11 April 1949, di sini terjadi peristiwa
baku tembak antara tentara Belanda dengan Tentara Nasional Indonesia Bataliyon II
Tarumanegara Divisi Siliwangi yang baru datang dari Yogyakarta. Dalam peristiwa ini
Komandan Kompi II Kapten Eddy Sumapraja bersama beberapa orang pengawalnya
gugur di medan pertempuran dan Komandan Batalion II Tarumanegara Mayor
Abdurachman Natadikusumah ditangkap dan disiksa oleh tentara Belanda, kemudian
ditembak mati di depan Kantor Desa Cibubuan.

Yayasan Pendidikan Sebelas April (YPSA) Sumedang ini didirikan pada tanggal
22 April 1982. Pembentukannya disahkan oleh notaris Christy S. Sutadikusumah, S.H.
dengan akta notaris Nomor 24 Tanggal 17 Mei 1982 dan selanjutnya disahkan oleh

7
Pengadilan Negeri Sumedang Nomor 68/1982 Tanggal 18 September 1982. Dan
pada perkembangan selanjutnya, YPSA Sumedang disempurnakan oleh Notaris
Christy S. Sutadikusumah, S.H. dengan Nomor 15 Tanggal 25 Februari 2005. Dan pada
pembaharuan terakhir dilakukan oleh Notaris Ike Subariah, S.H. dengan Nomor
017/Not/X/2010 tanggal 13 Oktober 2010. Pada saat ini YPSA Sumedang telah tercatat
dan disahkan oleh Menkumham dengan Nomor AHU-4936.01.04/2010 tanggal 10
Desember 2010.

Pendirian yayasan tersebut ditindaklanjuti dengan membentuk universitas


yang diberi nama yang sama yaitu Universitas Sebelas April Sumedang (Unsap)
Sumedang. Pada awal pendiriannya Unsap menawarkan 5 Fakultas, yaitu Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas
Teknik, dan Fakultas Pertanian. Namun ternyata, dari kelima fakultas tersebut, hanya dua
fakultas yang banyak peminatnya, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
dan Fakultas Ekonomi. Sehingga pembentukan Unsap ini mengalami kendala karena
kurangnya fakultas terutamaadanya fakultas eksak.

Setelah melalui berbagai pertimbangan, pembentukan universitas


dikesampingkandan terlebih dahulu membentuk sekolah-sekolah tinggi. Sekolah
tinggi pertama yang dibentuk oleh YPSA adalah STKIP Sebelas April Sumedang yang
awalnya berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unsap Sumedang. Dari STKIP
ini, YPSA kemudian membentuk sekolah tinggi lainnya yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi
yang berasal dari Fakultas Ekonomi Unsap Sumedang yang sekarang dikenal dengan
STIE Sebelas April Sumedang. Dilanjut kemudian dengan membentuk STAI (Sekolah
Tinggi Agama Islam) Sebelas April Sumedang, STBA (Sekolah Tinggi Bahasa Asing)
Sebelas April Sumedang, STIA (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi) Sebelas April
Sumedang, STMIK (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika danKomputer) Sebelas April
Sumedang dan STIKes (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Sebelas April Sumedang. Sehingga
totalnya, YPSA mengelola tujuh sekolah tinggi sebagai persiapan pada tahap selanjutnya
untuk membentuk sebuah universitas sebagaimana pada tujuan awal pembentukan
yayasan ini.

8
Gaung Unsap memang sudah terdengar dari beberapa tahun yang lalu ketika
Unsap belum resmi menjadi sebuah universitas. Oleh karena itu eksistensi UNSAP
memang sudah tidak diragukan lagi dan sampai akhirnya pembentukan universitas di
bawah pengelolaan YPSA Sumedang akhirnya terwujud pada tahun 2021. Hal ini
setelah terbitnya Surat Keputusan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Riset dan Teknologi Kemendikbudristekdikti Nomor 7318/E1/TP.01.06/2021 tertanggal
22 Juli 2021. Berdasarkan SK tersebut, perguruan tinggi Sebelas April (PTSA) termasuk
STMIK Sumedang resmi menjadi sebuah universitas dengan nama Universitas
Sebelas April (Unsap) Sumedang. Dengan diresmikannya universitas ini, maka
sekolah tinggi yang sebelumnya ada di dalam naunganYayasan Pendidikan Sebelas April
Sumedang berubah statusnya menjadi fakultas. Total dari tujuh sekolah tinggi yang
berubah menjadi enam fakultas yaitu STKIP Sebelas April Sumedang berubah
menjadi Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan (FKIP), STIE Sebelas April Sumedang
menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), STBA Sebelas April Sumedang menjadi
Fakultas Ilmu Budaya (FIB), STIA Sebelas April Sumedang menjadi Fakultas Ilmu Sosial
dan Ilmu Politik (FISIP), STMIK Sebelas April Sumedang menjadi FTI (Fakultas Teknologi
Informasi) dan STIKes Sebelas April Sumedang menjadi Fakultas Ilmu Kesehatan
(FIKes). Sementara STAI Sebelas April Sumedang masih dalam proses penggabungan.

Dengan filosofi nya yang luar biasa dan penuh perjuangan dengan
keterlibatan beberapa tokoh akademis dan pemerintahan yang sangat luar biasa,
Unsap berdiri dengan kokoh sampai saat ini. Dan dengan umur yang masih relatif
muda namun berisi, Unsap menginjak tahun pertama di tahun 2022. Namun
walaupun baru menginjak tahun pertama Unsap mampu bersaing dengan
Universitas-universitas lainnya dengan prestasi dan partisipasi dalam berbagai
kegiatan dalam tingkat provinsi maupun nasional.

9
PROFIL SINGKAT
UNIVERSITAS SEBELAS APRIL

Nama Universitas Universitas Sebelas April


(UNSAP)

Visi dan Misi VISI


“Terwujudnya Universitas Sebelas April sebagai Pusat
Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Budaya, Agama dan
Teknologi berbasis Kearifan Lokal pada Tahun 2036”.
MISI
1. Penyelenggaraan Sistem Pendidikan dan Pembelajaran yang
terjangkau masyarakat luas dengan menjunjung tinggi
kualitas.
2. Mendorong kuallitas dan kuantitas di bidang penelitian
khususnya bagi dosen, mahasiswa dan civitas akademika.
3. Melaksanakan pengabdian
4. masyarakat dalam rangka pemberdayaan masyarakat,
berbasis nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan daerah
sebagai bagian integral kebudayaan nasional.
5. Melakukan kerjasama dengan berbagai institusi/lembaga
dalam mengembangkan nilai-nilai luhur kemanusiaan
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara.
Alamat Jl. Angkrek No. 19 Sumedang

Tahun Berdiri 22 Juli 2021

Website [Link]

Social Media IG : unsap_smd


FB :universitassebelasapril

Status Universitas Swasta

Akreditasi Baik, berdasarkan Keputusan BAN-PT No.66/SK/SL/BAN-


PT/AK-PNB/PT/II/2022

10
Pimpinan UNSAP Rektor : Dr. H. Arifin, S.H.,[Link].,M.M.
Wakil Rektor I : Dr. Arip Rahman Sudrajat.,[Link].
Wakil Rektor II : Dr. H. Agus Jaenudin, [Link].,[Link].
Wakil Rektor III : Dr. Kuswara.,[Link].

Mahasiswa Aktif +_ 6000 Mahasiswa Aktif berdasarkan Porlaf Dikti

Fakultas + Program Terdiri dari :


Studi
6 Fakultas
16 Prodi S1
2 Prodi S2

Latar belakang penyusunan Visi dan Misi Program Studi adalah adanya
tuntutan dinamika perkembangan iptek dan pertumbuhan ekonomi masa kini dan
masa yang akan datang, serta tuntutan masyarakat dan dunia industri di era
revolusi digital dengan mengacu kepada evaluasi diri berdasarkan analisis SWOT
(keunggulan, kelemahan, peluang dan ancaman) yang dimiliki prodi Akuntansi FEB
UNSAP, serta mengacu pada visi dan misi Fakultas dan Universitas Sebelas April
dan mengacu juga ke Visi Misi Universitas Sebelas April Sumedang.
Pada tanggal 22 Juli 2021, berdasarkan surat keputusan dari kementrian
pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi Berkenaan telah diterbitkannya
Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor
339/E/0/2021 tentang Izin Penggabungan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu
Pendidikan UNSAP di Kabupaten Sumedang, Prodi Akuntansi yang sebelumnya
adalah salah satu Program Studi pada STIE Sebelas April Sumedang kini menjadi
Program Studi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas April.
Banyak perubahan dalam hal organisasi serta kurikulum, termasuk dengan visi,
misi, tujuan dan strategi prodi.
Berdasarkan pada dokumen perumusan visi, misi, tujuan, sasaran, dan tata
nilai yang melibatkan unsur pimpinan institusi, pimpinan program studi, dosen dan
tenaga kependidikan serta memperhatikan masukan dari stakeholders baik
internal maupun stakeholders eksternal. Selanjutnya mengarahkan kepada tujuan

11
yang selaras dengan visi, misi, sasaran dan tata nilai dengan menguatkan
penetapan sasaran dan strategi pencapaian yang turut menunjang dalam
pencapaian visi, misi,tujuan dan strategi tersebut.
Penerapan visi, misi,tujuan dan strategi pada Program Studi diawali
dengan sosialisasi kepada unsur dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan
stakeholder eksternal, temuan auditor sudah cukup optimal sosialisasi tiap unit
kerja tersebut. Setelah proses sosialisasi diukur, dimonitor dan dievaluasi tingkat
pemahaman dari tiap-tiap unit kerja tersebut, dilakukan pendalaman, penguatan
esensi visi, misi, tujuan, sasaran, dan tata nilai untuk diterapkan secara efektif.
Penerapan kepada dosen dibawah arahan ketua program studi, dosen berupaya
menerapkan melalui proses pembelajaran, yang sebelumnya diturunkan dari
tujuan capaian program studi, kemudian diturunkan melalui mata kuliah, dan dari
tujuan capaian matakuliah secara kongkrit diturunkan dalam tujuan pembelajaran
intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Penerapan visi, misi, tujuan dan strategi kepada
tenaga kependidikan lebih ditekankan kepada pelayanan pendidikan yang
menunjang terhadap implementasi penerapan tridharma perguruan tinggi dari
setiap unit kerja yang berada dalam institusi.

12
B. Kriteria
B.1 Visi, Misi, Tujuan dan Strategi
a. Visi
1. Visi mendeskripsikan aspirasi program studi, arah yang dituju dan profil
program studi di masa yang akan datang secara jelas, realistis, kredibel, dan
dilakukan peninjauan ataupun evaluasi untuk menjamin implementasi visi
secara efisien dan efektif dengan memerhatikan arah perkembangan dan
kondisi ekonomi dan bisnis.
Visi Program Studi yaitu “Terwujudnya Program Studi Akuntansi Yang
Berbasis Kompetensi Dan Bereputasi Di Tingkat Nasional Berbasis Kearifan
Lokal Pada Tahun 2036”
a) Pencapaian visi tersebut pada tahun 2036.
b) Kompetensi
1) Akuntansi Keuangan
Lulusan yang bekerja sebagai staf analis keuangan di perusahaan
swasta di bidang keuangan ataupun non keuangan seperti, perbankan,
perusahaan manufaktur dll.
2) Akuntansi Sektor Publik
Akuntan yang bekerja sebagai pegawai pemerintah di bidang dan
aktivitas pekerjaannya berkaitan langsung dalam bidang akuntansi,
seperti BPK, kantor pajak dan sebagainya.
3) Perpajakan
Untuk Akuntan Perpajakan lulusan dapat mengetahui dalam
memenuhi ketentuan perpajakan, termasuk penyusunan laporan
keuangan fiskal dan pengisian SPT dalam hal ini yang berbasis
elektronik (e-SPT, e-filling dan e-billing, e-faktur, e-form) serta
perencanaan dalam rangka mengefisienkan beban pajak (tax
planning).

13
4) Auditing
Untuk Auditor Eksternal lulusan dapat bekerja pada Kantor
Akuntan Publik (KAP) yang memberikan pelayanan kepada perusahaan
dalam bidang audit, penyusunan sistem akuntansi dan jasa lainnya
secara independen.
5) Akuntansi Syariah
Untuk Akuntansi Syariah dimana lulusan bisa bekerja pada
perbankan syariah dimana ini merupakan tuntutan publik banyakan
sektor keuangan syariah dimana program studi memfasilitasi para
calon lulusan di bidang keuangan Syariah.
Di dalam perkembangan teknologi digital pada seluruh sektor
khususnya sektor keuangan yang semakin pesat merupakan sebuah
pertanda bahwa pada era digitalisasi. Oleh karena itu peran seorang
sarjana akuntansi harus mengikuti perkembangan perubahan di era 4.0 dan
menuju era 5.0. Dimana teknologi mulai menggeser kendali pekerjaan yang
biasa dilakukan manusia. Peran teknologi menggantikan sebuah pekerjaan
dari profesi akuntan hanya tinggal menunggu waktu saja.
Disini Peran dari akuntan akan bersifat strategis dan konsultatif. Maka
dari itu Program Studi menyiapkan lulusannya memiliki sertifikasi terkait
pengelolaan keuangan berbasis digital, supaya siap bersaing dengan
lulusan sarjana akuntansi dimana saja khususnya di Jawa Barat. Seorang
sarjana akuntansi juga harus memiliki sertifikat keahlian di bidang
pengelolaan keuangan khususnya, oleh karena itu program studi
menyiapkan lulusan program Sarjana akuntansi yang memiliki sertifikat
keahlian di bidang pengelolaan keuangan secara digital. Melalui pelatihan
pengelolaan keuangan menggunakan aplikasi berbasis online, dan
dikeluarkan sertifikat keahlian jika selesai mengikuti ujian sertifikasi
tersebut.
Perkembangan zaman memang tidak bisa di hindari, apalagi
perubahan era di mulai dari 1.0 sampai dengan 5.0. Oleh karena itu

14
Program Studi harus bisa mengontrol reaksi serta sikap terhadap
perubahan tersebut, supaya bisa mengikuti perkembangan era dan bisa
meluluskan sarjana-sarjana akuntansi yang kompeten. Didalam sektor
akuntansi, banyak tantangan yang hadir akibat dari perubahan era digital
ini serta prodi akuntansi tidak bisa membiarkan begitu saja, wajib
mempelajari dengan cermat dan baik supaya bisa menentukan sikap untuk
mengatasinya, prodi akuntansi menyiapkan lulusannya harus fasih
berteknologi karena ini salah satu kunci untuk menghadapi
perubahan/tantangan pada era ini.

2. Visi diharapkan mampu menumbuhkan komitmen dan energi, memberi


makna, menjadi standar kinerja yang menjembatani kondisi ekonomi dan
bisnis masa sekarang dan masa yang akan datang serta disusun, ditetapkan,
terdokumentasi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Untuk pencapaian visi yang di tetapkan maka, kejelasan visi tersebut dapat
dilihat dari :
a. Kejelasan sasaran yaitu menjadi program studi akuntansi yang unggul
dalam pengembangan ilmu akuntansi secara nasional pada tahun 2036
b. Kejelasan sasaran kompetensi lulusan yaitu profesional di bidang,
akuntansi keuangan, auditing, perpajakan dan akuntansi sektor publik
c. Kejelasan memiliki keunggulan dalam pengembangan ilmu akuntansi
berbasis digital, didukung oleh adanya program sertifikasi keahlian
mahasiswa di bidang pengelolaan keuangan berbasis digital dan mata
kuliah digitalisasi akuntansi menggunakan aplikasi accurate. Serta di
dukung adanya matakuliah konsentrasi yaitu, perpajakan , akuntansi
keuangan, auditing dan akuntansi sektor publik.
d. Kejelasan dalam tahun capaian yaitu pada tahun 2036 serta didukung oleh
renstra dan renop Universitas.
Pencapaian visi yang sudah di tentukan memang sangat realistik dan berani
untuk diwujudkan. Dilihat dari kemampuan serta potensi dari prodi akuntansi

15
itu sendiri, serta dukungan semua sivitas akademika Fakultas Ekonomi dan
Bisnis UNSAP dan stakeholders yang bersama sama untuk mewujudkan visi
tersebut. Potensi yang dimiliki oleh Program Studi salah satunya sebagai
berikut :
a. Dukungan kesiapan infrastruktur,
b. Dukungan sarana dan prasarana,
c. Kualitas SDM dosen dan tenaga kependidikan,
d. Jaringan kerjasama dengan stakeholder.
Kerealistisan menjadi prodi akuntansi yang memiliki keunggulan dalam
pengembangan ilmu akuntansi berbasis Digital pada tahun 2025

Tabel 1
Kegiatan Perkuliahan

No Kegiatan Jumlah SKS Komposisi


1. Perkuliahan 72 sks 50 %
2. Mata kuliah praktikum 37 sks 26 %
3. Praktik mata kuliah 16 sks 11 %
4. MBKM* 20 sks 13%
Total 145 sks 100%

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan


(Permendikbud) Nomor 3 Tahun 2020 terkait STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
TINGGI, Kegiatan point empat dimana Menurut Kurikulum Merdeka Belajar
Kampus Merdeka (MBKM), bobot magang = 20 SKS. Satu sks setara dengan 170
menit per minggu, dan 16 minggu/semester. Jadi 1 SKS = 170 menit × 16
minggu/semester = 2.720 menit/semester. Magang yang berbobot 20 sks
setara dengan 54.400 menit atau 906,67 jam. Menurut Departemen tenaga
kerja, jumlah kerja tenaga kerja yaitu 40 jam perminggu. Jadi magang yang
selama 906,67 jam setara dengan 22,67 minggu (906,67 /40 ) atau 5,67 bulan
(22,67/4). Jadi lama pelaksanaan magang yang berbobot 20 sks yaitu selama 6
bulan.

16
Program Studi membekali mahasiswa dengan kemampuan tambahan
seperti kemampuan Bahasa inggris, pemahaman dasar digitalisasi akuntansi,
sertifikasi keahlian mahasiswa di bidang pengelolaan akuntansi berbasis digital,
dan praktikum beberapa mata kuliah akuntansi. Untuk kegiatan perkuliahan
point 4 merupakan pilihan mahasiswa di semester 7, prodi akuntansi FEB
UNSAP memfasilitasi mahasiswa dengan kurikulum MBKM, jika mahasiswa
tidak memilih magang mandiri atau yang diadakan oleh kemendikbudristekdikti
dalam program MSIB, maka mahasiswa tersebut mengikuti perkuliahan biasa
yang sudah di tentukan oleh prodi akuntansi. Untuk melaksanakan visi tersebut
Program Studi Akuntansi menurunkan kedalam misi, sebagaimana dibahas
dalam pembahasan misi prodi.

b. Misi
1. Misi menguraikan keilmuan yang disampaikan, dikembangkan, dan
diterapkan pada kegiatan Tridharma Pendidikan Tinggi serta menjelaskan
luaran dan dampak ekonomi dan bisnis, pihak-pihak yang dilayani dan
mendapat manfaat, arena berkarya, nilai-nilai dan keyakinan yang dijadikan
dasar dalam berkarya.
Untuk lebih memfokuskan pencapaian visi yang telah ditetapkan, maka
perlu ditentukan misi yang menjadi prioritas untuk menentukan ketercapaian
visi yang ditetapkan. Misi Program Studi adalah :
a. Menyelenggarakan sistem pendidikan dan pembelajaran yang dapat
menghasilkan lulusan berkarakter kompetensi, dan berintegritas.
b. Menyelenggarakan penelitian, seminar-seminar dan pelatihan di bidang
ilmu akuntansi berbasis digital yang dapat menambah wawasan
mahasiswa dalam bidang ilmu akuntansi.
c. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat secara edukatif,
konsisten dan terprogram dengan mengacu pada kajian bidang ilmu
ekonomi akuntansi.

17
d. Menjalin kerjasama dengan pihak terkait dalam upaya meningkatkan
sumber daya manusia.

2. Misi mendeskripsikan secara jelas keunikan keberadaan program studi dalam


mencapai visi serta menunjukkan apa yang akan dilakukan, secara ringkas,
mudah diingat, mutakhir, dan realistis yang disusun, ditetapkan,
terdokumentasi serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan dengan
melakukan peninjauan dan evaluasi agar dapat menjembatani kondisi
ekonomi dan bisnis masa sekarang dan masa yang akan datang.

A. Kejelasan Indikator Misi Program Studi Akuntansi FEB UNSAP


Untuk melaksanakan misi tersebut Program Studi memiliki kejelasan misi
sebagaimana dijelaskan sebagai berikut.
1) Penyelenggaraan pembelajaran yang baik, serta dilihat dari aspek dosen
pengampu yang kompeten dibidangnya. Ditambah dengan kualifikasi
bahan ajar berdasarkan standar KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional
Indonesia) dan Kurikulum KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia)
yang mengacu ke kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka),
sehingga bisa menciptakan output yang sesuai dengan kebutuhan IDUKA.
2) Penyelenggaraan sistem pendidikan dengan kompetensi di bidang
akuntansi keuangan, perpajakan, audit, akuntansi sektor publik dan
Akuntansi Syariah.
3) Pembelajaran yang aplikatif sesuai dengan perkembangan era 4.0 yaitu
perkembangan teknologi informasi. Pembelajaran praktek digitalisasi
akuntansi meliputi praktek pengelolaan keuangan berbasis digital dan
bekerja sama dengan beberapa vendor pengelolaan akuntansi berbasis
digital dalam hal pembelajaran untuk sertifikasi keahlian mahasiswa di
bidang akuntansi.

18
4) Mengembangkan program studi dengan membina HIMA Akuntansi di
bidang akademik maupun non akademik serta pengabdian masyarakat
untuk mengembangkan ilmu ilmu akuntansi.
5) Memberikan support yang baik untuk mengembangkan inovasi dan
kreatifitasnya di bidang akademik dan non akademik.
6) Mengembangkan mahasiswa dengan proses pemagangan, studi
independen dan kewirausahaan program dari MBKM
KEMENDIKBUDRISTEKDIKTI maupun program mandiri, diharapkan bisa
menambahkan softskill mahasiswa
7) Menciptakan lulusan yang kompeten di bidangnya, serta tetap menjaga
atittudenya dalam bermasyarakat.
8) Menciptakan lulusan yang siap berkompetensi sesuai tuntutan Dunia
Usaha Dunia Industri serta menciptakan wirausahan yang kreatif dan
inovatif serta memahami konsep digital marketing.
9) Memiliki kemampuan melakukan penelitan dan pengabdian kepada
masyarakat sesuai bidang kompetensi.
Kerealistisan misi tersebut di atas bisa di wujudkan karena Program Studi
memiliki potensi yang cukup baik, diantaranya:
1) Program studi memiliki kualifikasi dosen yang cukup di antaranya,
memiliki 14 dosen tetap pengajar dengan komposisi, 3 orang lektor, 5
orang asisten ahli, 6 orang dalam proses pengajuan jabatan fungsional.
Serta 2 oarang sedang studi lanjut S3. Di tambah ada beberapa dosen
pengajar di beberapa matakuliah yang mengajar pada program studi yang
sudah bergelar Dr.
2) Rasio kecukupan dosen berada dikisaran 1 : 27,26 dan masih cukup ideal
berdasarkan dari aturan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional
Republik Indonesia Nomor 234/U/2000 dan SK No. 108/DIKTI/KEP/2001
3) Jumlah mahasiswa semakin bertambah, walaupun tidak signifikan. Ini
menandakan kualitas program studi cukup baik di mata masyarakat. Hal
tersebut terjadi akibat dari semakin besar kepercayaan masyarakat

19
dalam hal ini yaitu mahasiswa terhadap program studi, sementara tidak
diikuti dengan bertambahnya jumlah dosen. Namun lembaga berusaha
untuk menambah dosen yang berkualitas sejalan dengan prosedur yang
sudah ditetapkan sehingga tidak asal dalam merekrut dosen.
4) Kurikulum dari program studi sudah mengikuti arahan
KEMENDIKBUDRISTEKDIKTI yaitu kurikulum KKNI yang mengacu ke
kurikulum MBKM, sesuai dengan tuntutan KEMENDIKBUDRISTEKDIKTI.
Walaupun program studi dalam masa transisi atau migrasi dari Sekolah
Tinggi ke Universitas tetapi program studi bisa menyesuaikan secara
cepat untuk persiapan kurikulum KKNI yang mengacu ke Kurikulum
MBKM.
5) Kurikulum yang dipakai di prodi akuntansi terdiri dari beberapa
matakuliah yang berbeda dengan program studi lainnya, dimana untuk
mendukung lulusan yang kompeten dan mempunyai skill berbeda dengan
lulusan dari program studi yang lain. Didalam kurikulum Program Studi
terdapat matakuliah – matakuliah yang berbeda atau unik diantaranya
ada mata kuliah UEM (usaha ekonomi masjid) dimana matakuliah ini
mendukung perekonomian rakyat karena diterapkan pada masjid masjid
dilingkungan masyarakat, bertujuan masyarakat terhindar dari riba serta
mendukung proses tri dharma perguruan tinggi di bidang pengabdian
kepada masyarakat. Mata kuliah kedua adalah Teknologi Informasi
Akuntansi, dalam matakuliah ini di bahas beberapa aplikasi berbasis
digital dalam hal pengelolaan akuntansi, supaya mahasiswa mengenal
beberapa aplikasi pengelolaaan akuntansi berbasis digital, serta
pengelolaan laporan keuangan berbasis office, dengan tujuan mahasiswa
memahami aplikasi pengelolaan akuntansi dengan microsoft excel. Mata
kuliah ketiga, Digitalisasi Laporan Keuangan / Digitalisasi Akuntansi
Dengan Accurate, disini mahasiswa belajar terkait pengelolaan akuntansi
dengan system online yang di support oleh Accurate. Matakuliah unik
yang terakhir adalah Akuntansi Desa, dimana mahasiswa diharapkan bisa

20
berkontribusi dilingkungan masyarakatnya dan bisa membantu desanya
serta BUMDES yang ada dilingkungannya. Mata kuliah akuntansi desa dan
UEM diharapkan bisa menjadi kunci bagi lulusan supaya bisa melakukan
pengabdian kepada masyarakat setelah lulus dari Program Studi ini.
Langkah – langkah prodi akuntansi FEB UNSAP untuk mencapai misi
tersebut di atas adalah:
1) Memberi support dan memfasilitasi mahasiswa supaya tertarik
melakukan penelitian dibidang akuntansi.
2) Memberi support dan memfasilitasi mahasiswa supaya tertarik
melakukan pengabdian kepada masyarakat baik secara sosial maupun di
bidang penelitian dan di arahkan ke bumdes dan desa desa, didukung
dengan ada mata kuliah akuntansi desa sebagai mata kuliah pilihan di
semester 5.
3) Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkembang melalui
HIMA Akuntansi FEB UNSAP. Mahasiswa juga di diarahkan untuk
mengadakan program baik secara akademik maupun non akademik
minimal setiap bulan ada satu program yang berjalan dengan arahan dari
Pembina hima yaitu kaprodi akuntansi. Serta memfasilitasi kepada
mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan UKM mahasiswa yang
ada lingkungan Universitas Sebelas April. Dengan mengikuti kegiatan
UKM tersebut, mahasiswa belajar berorganisasi dan menerapkan
pengetahuannya dalam bermasyarakat dan belajar kepemimpinan serta
problem solving.
4) Membekali mahasiswa dengan Kuliah Kerja Nyata agar dapat
bersosialisasi dan berkomunikasi serta memainkan perannya di tengah-
tengah masyarakat luas dalam bidang pengabdian kepada masyarakat
supaya bisa membantu ekonomi kerakyatan karena ada beberapa
program di antaranya implementasi matakuliah UEM, Kewirausahaan,
Akuntansi Desa, dan pengelolaan keuangan UMKM.

21
5) Melibatkan mahasiswa dalam acara-acara yang diadakan oleh Fakultas
Ilmu Ekonomi dan Bisnis sebagai pengalaman dalam berorganisasi salah
satunya dilibatkan dalam acara webinar nasional dan internasional.
6) Untuk menghasilkan lulusan yang berminat menjadi wirausahawan, maka
pada mata kuliah entrepreneur melakukan praktek langsung selama
setengah semester, dimulai dengan perencanaan, pengelolaan
keuangan, serta teknik pemasaran baik secara offline maupun secara
online serta ditunjang dengan kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
Komunitas Wirausaha Muda (KWM), serta mahasiswa di fasilitasi dan
disuport mengikuti program MBKM kewirausahaan program dari
KEMENDIKBUDRISTEKDIKTI, di buktikan dengan lolosnya 16 orang
mahasiswa terdiri dari 8 orang mahasiswa dari program studi akuntansi.
7) Melakukan revisi kurikulum dari kurikulum KKNI ke kurikulum KKNI yang
mengacu ke MBKM.
8) Melakukan pelatihan pengelolaan keuangan berbasis digital, dengan cara
bekerjasama dengan vendor dan iduka untuk memberikan pelatihan
serta sertifikasi keahlian untuk menambah softskill bagi mahasiswa serta
bisa meningkatkan kualitas lulusan.

c. Tujuan
1. Tujuan diturunkan dari visi dan misi dan dievaluasi serta ditinjau ulang secara
berkala agar sesuai dengan arah perkembangan ekonomi dan bisnis masa
sekarang dan masa yang akan datang.
Visi dan misi diatas selanjutnya dirumuskan ke dalam tujuan
penyelenggaraan pendidikan Program Studi, tujuan dari Program Studi di
antaranya :
a. Menyiapkan lulusan menjadi anggota masyarakat yang memiliki
kemampuan akademik dalam menerapkan, mengembangkan dan
memperluas ilmu ekonomi akuntansi. Lulusan yang dihasilkan adalah
lulusan yang telah mengikuti kegiatan perkuliahan selama mereka

22
menempuh studi pada Program Studi sebanyak 145 SKS, dan dinyatakan
lulus pada saat sidang skripsi, serta telah menempuh kewajiban-
kewajiban lainnya sebagai prasyarat kelulusan.
b. Menyiapkan lulusan mendapat pekerjaan yang layak dan mendapat
pengalaman di luar kampus, dengan cara mendukung implementasi
kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan meningkatkan
kompetensi mahasiswa melalui program Magang dan Studi Independen
Bersertifikat dalam mendorong capaian Indikator Kinerja Utama yaitu
lulusan mendapat pekerjaan yang layak, Prodi akuntansi memfasilitasi
mahasiswa untuk mengikuti program MSIB yang di adakan oleh
kemendikbudristekdikti dan lolos 10 orang dengan 2 orang program
magang serta 8 orang Studi Independen Pada BATCh I. Dalam kurikulum
KKNI yang mengacu ke kurikulum MBKM, program magang mandiri di
prioritaskan pada semester enam atau lima.
c. Menyiapkan lulusan yang mampu mengimplementasikan keahlian dalam
bidang ilmu ekonomi akuntansi berbasis Digital. Diberikan kesempatan
kepada mahasiswa selama menempuh perkuliahan untuk mengikuti
magang, sebagai bahan pengalaman bagi mahasiswa dengan tujuan
menambah softskill baru bagi mahasiswa tersebut. Mahasiswa mampu
meneliti dan menulis artikel ilmiah melalui perkuliahan tentang analisis
statistika, metode penelitian, dan seminar akuntansi.
d. Menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas dan memiliki
komitmen yang tinggi terhadap kebenaran dan keadilan. Lulusan yang
dihasilkan disiapkan sebagai, akuntan diperusahaan, internal auditor,
penganalisa keuangan, pegawai di lembaga pemerintahan, baik sektor
keuangan maupun non keuangan, dan sebagai wirausaha.
e. Menghasilkan lulusan yang mampu menjalin kerjasama dengan pihak
terkait dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia. Lulusan yang
dihasilkan disiapkan mampu secara keilmuan untuk melanjutkan studi

23
lanjut jenjang pasca sarjana (Magister) baik secara linier dalam keilmuan
di bidang akuntansi maupun tidak linier atau lintas keilmuan.

2. Sasaran diturunkan dari tujuan yang dinyatakan secara spesifik, terukur, hal
yang akan dicapai, waktu pencapaiannya, dan keterlibatan pemangku
kepentingan.
Berdasarkan Tujuan Program Studi yang telah ditetapkan, maka dibuatlah
Sasaran Pencapaian Tujuan sebagai berikut :
Tabel 2
Sasaran Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Sebelas April
Sasaran

Tahap 2
No Sasaran Tahap 1 Tahap 3
Tahun 2023-
Tahun 2022 Tahun 2025
2024
1 Implementasi kurikulum Penerapan 50% Sudah 100 % sudah
Kerangka Kualifikasi kurikulum MBKM diterapkan di terapkan
Nasional Indonesia (KKNI) akan di terapkan kurikulum KKNI kurikulum
yang mengacu ke MBKM pada tahun yang mengacu KKNI yang
sesuai dengan arahan akademik ke kurikulum mengacu ke
KEMENDIKBUDRISTEKDIKTI 2022/2023, MBKM. kurikulum
untuk menerapkan sedangkan untuk MBKM.
kurikulum MBKM. perkuliahan yang
sedang berjalan
menggunakan
kurikulum KKNI.
2 Peningkatan kuantitas dan Akan dimulai pada 2 karya junal 5 karya
kualitas hasil penelitian semester genap Umum junal Umum
dosen dan mahasiswa yang tahun 2021/2022, 2 karya jurnal
serta di targetkan 2 PKM

24
relevan di bidang karya penelitian 5 karya
akuntansi, secara periodik. umum ataupun jurnal PKM
Jurnal PKM.
3 Peningkatan jumlah karya 7 karya 10 karya 13 karya
ilmiah dosen yang
dipublikasikan di jurnal
terakreditasi nasional.
4 Peningkatan jumlah 5 karya 10 karya 13 karya
produk dosen berupa buku
bahan ajar yang di
terbitkan, dan di Daftarkan
hak paten nya (HAKI).
5 Peningkatan kinerja dosen Diadakan nya Diadakan Di adakan
dan tendik (dibuktikan dari webinar workshop bagi workshop
Laporan Kinerja Dosen, internasional dan tendik dan bagi tendik
adanya pelatihan keahlian workshop penulisan dosen sesuai dan dosen
bagi dosen dan tendik). buku bahan ajar dan dengan sesuai
bookchapter kebutuhan dengan
1 kali kegiatan kebutuhan
2 kali
2 kali kegiatan kegiatan

6 Kerjasama dengan Di bidang penelitian Di bidang Di bidang


berbagai lembaga lain. Dan kegiatan penelitian penelitian
(dibuktikan dengan Mou 5 lembaga Dan kegiatan Dan
kerja sama, Laporan 10 lembaga kegiatan
kegiatan yang diikuti oleh 10 lembaga
dosen Akuntansi di luar
Program Studi).

25
d. Strategi
1. Strategi mendeskripsikan proses dalam mengemban misi dan mewujudkan
visi, melalui pencapaian tujuan dan sasaran strategisnya yang memiliki
dampak terhadap daya saing dengan memanfaatkan sumber-sumber yang
dimiliki secara efektif dan efisien untuk menjawab arah perkembangan
ekonomi dan bisnis baik nasional dan global.
Berdasarkan Tujuan Program Studi yang telah ditetapkan, maka dibuatlah
Sasaran dan Strategi serta evaluasinya dalam Pencapaian Tujuan sebagai
berikut :
Tabel 3
Strategi Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Sebelas April

No Sasaran Strategi Evaluasi Dampak


1 Penguatan kurikulum a. Mengevaluasi Terealisasi dan di Dampak
pembelajaran dengan kurikulum KKNI, dan evaluasi selama 1 perubahan
kurikulum KKNI ditetapkan kembali tahun sekali kurikulum KKNI
melakukan revisi kurikulum KKNI ke kurikulum
menjadi kurikulum tersebut, karena beda KKNI yang
MBKM, dan institusi, dari mengacu ke
mendukung program sebelumnya ST di MBKM adalah
KEMENDIKBUDRISTEKD merger ke dapat
IKTI dalam hal Universitas. menghasilkan
penerapan kurikulum b. Melakukan studi lulusan yang
MBKM. banding ke beberapa mempunyai
fakultas ekonomi Terealisasi, studi softskil bukan
terkait penerapan banding ke hanya yang
kurikulum MBKM. beberapa sejurusan saja
c. Menyusun tim Universitas di tetapi keahlian
penyusunan jawa barat lainnya karena
kurikulum MBKM. mahasiswa
d. Pembuatan kurikulum tersebut belajar
KKNI yang mengacu segala hal dan
ke kurikulum MBKM. didukung oleh
e. Penerapan kurikulum kurikulum.
KKNI yang mengacu
ke kurikulum MBKM.
2 Peningkatan kuantitas a. Mengadakan Terealisasi Dampaknya
dan kualitas hasil workshop bagi dosen penelitian dosen
penelitian dosen dan terkait produk yang akan lebih baik

26
mahasiswa yang harus dihasilkan oleh serta menyuport
relevan di bidang dosen. dan memberi
akuntansi, secara b. Mengadakan semangat kepada
periodik. pelatihan kembali Terealisasi dosen di
terkait metode lingkungan
penelitain bagi program studi
mahasiswa dan
mempraktekan
dalam membuat
jurnal. Terealisasi
c. Membuat pilot
project penelitian
kolaborasi antara
dosen dan tim
mahasiswa.
3 Peningkatan jumlah a. Mendelegasikan Terealisasi Peningkatan
karya ilmiah dosen dosen dan dengan mengikuti kapasitas dosen
yang dipublikasikan di mahasiswa ke dalam seminar, baik terkait dosen
jurnal terakreditasi beberapa pertemuan tingkat Nasional tersebut yang ada
nasional. ilmiah maupun di lingkungan
b. Melibatkan beberapa Internasional program studi.
mahasiswa didalam
acara penelitian dan Terealisasi
pengabdian
masyarakat untuk
meningkatkan
pengalaman di
bidang akuntansi.
4 Peningkatan jumlah a. Mengadakan Terlaksana pada Dampaknya bisa
produk dosen berupa worshop penulisan tahun 2021 menghasilkan
buku bahan ajar yang di buku bahan ajar dan beberapa karya
terbitkan, dan di bookchapter intelektual dosen
Daftarkan hak paten b. Melakukan MOU diantaranya buku
nya (HAKI) dengan beberapa bahan ajar .
penerbit.
c. Melakukan
bimbingan kembali
selama satu
semester.
d. Melakukan reviu
terhadap target yang
di hasilkan.
e. Menerbitkan hasil
penyusunan buku
bahan ajar, dan

27
dilengkapi dengan
pengajuan HAKI
5 Menghasilkan a. Memperoleh Persiapan Dampaknya
kelembagaan Program akreditasi Baik Sekali pelaksanaan apabila tercapai
Studi Akuntansi dengan pada Program Studi akreditasi bisa
predikat “Baik ” dari dari LAMEMBA. program studi meningkatkan
penyelenggara b. Peningkatan kualitas lulusan
akreditasi. kerjasama dengan Terealisasi serta kualitas
berbagai pihak. program studi.

6 Kerjasama dengan a. Melakukan Persiapan Dampaknya bisa


berbagai lembaga lain. kerjasama dengan kerjasama meningkatkan
(dibuktikan dengan prodi lain dalam dengan beberapa kualitas program
MOA kerja sama, bidang penelitian program studi studi serta dapat
Laporan kegiatan yang dosen dan yang linier. transper
diikuti oleh dosen mahasiswa, knowlage antar
Akuntansi di luar melakukan program studi
Program Studi) kerjasama di bidang serta dosen.
kegiatan kampus.
7 Menghasilkan lulusan a. Pengembangan Peningkatan Dampaknya bisa
Program studi kurikulum softskill meningkatkan
Akuntansi pada pasar b. Peningkatan softskill mahasiswa kualitas lulusan
kerja yang berkaitan bagi mahasiswa dan dengan yang lebih baik.
dengan bidang dosen mengadakan
akuntansi dan lulusan c. Menjalankan pelatihan untuk
yang mampu bersaing program sertifikasi pendamping
di perusahaan lokal, keahlian di bidang ijazah
regional dan nasional pengelolaan
keuangan secara
digital bagi
mahasiswa

Lampiran renstra UPPS masih menggunakan renstra Sekolah Tinggi yang pada saat
penyatuan dengan seluruh sekolah tinggi di lingkungan yayasan perguruan tinggi sebelas
april menjadi universitas berikut renstra UPPS dan program studi :
a. Renstra UPPS : [Link]
b. Renstra Program Studi : [Link]
*PASWORD DOKUMEN : LAMEMBA11 (huruf capital semua)

28
2. Strategi mendeskripsikan penyusunan dan penetapan strategi dengan melibatkan
seluruh pemangku kepentingan serta peninjauan dan evaluasi terhadap implementasi
strategi yang efektif dan efisien.

Tabel 4
Strategi Program Studi Akuntansi FEB UNSAP

No Sasaran Strategi Penetapan Keterlibatan


1 Penguatan kurikulum a. Mengevaluasi Terealisasi dan di 1. Dosen
pembelajaran dengan kurikulum KKNI, dan evaluasi selama 1 2. Mahasiswa
kurikulum KKNI ditetapkan kembali tahun sekali 3. Alumni
melakukan revisi kurikulum KKNI 4. Mitra
menjadi kurikulum tersebut, karena
MBKM, dan beda institusi, dari
mendukung program sebelumnya ST di
KEMENDIKBUDRISTEKD merger ke
IKTI dalam hal Universitas.
penerapan kurikulum b. Melakukan studi
MBKM. banding ke
beberapa fakultas Terealisasi, studi
ekonomi terkait banding ke
penerapan beberapa
kurikulum MBKM. Universitas di
c. Menyusun tim jawa barat
penyusunan
kurikulum MBKM.
d. Pembuatan
kurikulum KKNI
yang mengacu ke
kurikulum MBKM.
e. Penerapan
kurikulum KKNI
yang mengacu ke
kurikulum MBKM.
2 Peningkatan kuantitas a. Mengadakan Terealisasi tahun 1. Dosen
dan kualitas hasil workshop bagi 2021 sebanyak 6 2. Mahasiswa
penelitian dosen dan dosen terkait dosen yang 3. Organisasi
mahasiswa yang produk yang harus mengikuti Dosen
relevan di bidang dihasilkan oleh workshop 4. LPPM
akuntansi, secara dosen.
periodi. b. Mengadakan
pelatihan kembali
terkait metode
penelitain bagi
mahasiswa dan Terealisasi
memperaktekan

29
dalam membuat
jurnal.
c. Membuat pilot
project penelitian
kolaborasi antara
dosen dan tim Terealisasi
mahasiswa.
3 Peningkatan jumlah a. Mendelegasikan Terealisasi 1. LPPM
karya ilmiah dosen dosen dan dengan mengikuti 2. Program Studi
yang dipublikasikan di mahasiswa ke seminar, baik 3. Dosen
jurnal terakreditasi dalam beberapa tingkat Nasional 4. Mahasiswa
nasional. pertemuan ilmiah maupun
b. Melibatkan Internasional
beberapa
mahasiswa didalam Terealisasi
acara penelitian
dan pengabdian
masyarakat untuk
meningkatkan
pengalaman di
bidang akuntansi.

4 Peningkatan jumlah a. Mengadakan Terlaksana pada 1. LPPM


produk dosen berupa worshop penulisan tahun 2021 2. Program Studi
buku bahan ajar yang di buku bahan ajar 3. Dosen
terbitkan, dan di dan bookchapter
Daftarkan hak paten b. Melakukan MOU
nya (HAKI) dengan beberapa
penerbit.
c. Melakukan
bimbingan kembali
selama satu
semester.
d. Melakukan reviuw
terhadap target
yang di hasilkan.
e. Menerbitkan hasil
penyusunan buku
bahan ajar, dan
dilengkapi dengan
pengajuan HAKI

30
5 Menghasilkan a. Memperoleh Persiapan 1. Program studi
kelembagaan Program akreditasi Baik pelaksanaan 2. LAMEMBA
Studi Akuntansi dengan Sekali pada akreditasi
predikat “Baik Sekali” Program Studi dari program studi
dalam bidang LAMEMBA.
akuntansi. b. Peningkatan
kerjasama dengan Terealisasi
berbagai pihak.
6 Kerjasama dengan a. Melakukan Sedang proses 1. Beberapa
berbagai lembaga lain. kerjasama dengan program Studi
(dibuktikan dengan prodi lain dalam yang Linier
MoU kerja sama, bidang penelitian
Laporan kegiatan yang dosen dan
diikuti oleh dosen mahasiswa,
Akuntansi di luar melakukan
Program Studi) kerjasama di bidang
kegiatan kampus.
7 Menghasilkan lulusan a. Pengembangan Peningkatan 1. Program
Program studi kurikulum softskill Studi
Akuntansi pada pasar b. Peningkatan mahasiswa 2. Mahasiswa
kerja yang berkaitan softskill bagi dengan 3. Vendor
dengan bidang mahasiswa dan mengadakan pelaksana
akuntansi dan lulusan dosen pelatihan untuk pelatihan
yang mampu bersaing c. Menjalankan pendamping
di perusahaan lokal, program sertifikasi ijazah
regional dan nasional keahlian di bidang
pengelolaan
keuangan secara
digital bagi
mahasiswa

B.2 Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerja Sama


a. Tata Pamong
1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan proses, struktur, dan tradisi dalam
menjalankan tugas dan menggunakan wewenangnya untuk mengemban misi,
mewujudkan visi dan mencapai tujuan serta sasaran strategisnya yang didukung
perilaku etis dan berintegritas para pengelola, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan
mitra Unit Pengelola Program Studi.
Tata pamong dari program studi mencerminkan aplikasi good university governance
& mengaplikasikan semua nilai, norma, struktur, fungsi, & aspirasi pemangku kepentingan
dari suatu unit program studi. Kepemimpinan dari program studi secara efektif akan
memberi arah, motivasi & pandangan baru untuk mewujudkan capaian dari visi,

31
melaksanakan misi, mencapai tujuan & target melalui sebuah strategi yg dikembangkan
oleh kepala program studi.
Tata pamong (governance) adalah sebuah sistem yang bertujuan untuk memelihara
efektivitas kiprah para konstituen pada pengembangan kebijakan, pengambilan
keputusan, & penyelenggaraan dari unit program studi. Tata pamong yg baik akan terlihat
sangat jelas dan ditentukan oleh lima kriterianya, yaitu kredibilitas, transparansi,
akuntabilitas, tanggung jawab, dan adil.
Sistem tata pamong berjalan secara efektif melalui berjalannya prosedur yg disepakati
bersama, dan kemampuannya pada memelihara & mengakomodasi seluruh unsur, fungsi,
serta peran pada sebuah unit program studi. Tata pamong didukung menggunakan budaya
organisasi yg dicerminkan dengan tegaknya suatu aturan, tatacara pemilihan pimpinan,
etika dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan & sanksi,
ditambah panduan & mekanisme pelayanan (administrasi, perpustakaan, laboratorium).
Sistem tata pamong (input, proses, hasil & outcome dan lingkungan eksternal yg
mengklaim terlaksananya tata pamong yg baik) wajib diformulasikan, disosialisasikan,
dilaksanakan, dipantau & dinilai menggunakan peraturan & mekanisme yg sangat jelas
agar tidak terjadi miss komunikasi.
Penjelasan secara ringkas, sistem & aplikasi tata pamong pada unit program studi yang
bertujuan membentuk sistem tata pamong yg kredibel, transparan, akuntabel,
bertanggung jawab & adil yang bertujuan untuk mewujudkan visi, melaksanakan misi,
mencapai tujuan & melaksanakan dari sebuah strategi pencapaian target.
Untuk mewujudkan Good University Governance, UPPS melaksanakan sistem tata
pamong yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggungjawab dan adil dalam
mewujudkan Visi, Misi dan target program studi serta melaksanakan strategi pencapaian
sasaran pada Program Studi. Standar Tata Pamong diperlukan sebagai acuan dalam
penyusunan sistem tata pamong agar berjalan efektif melalui mekanisme yang disepakati
bersama, ini merupakan perwujudan tata pamong program studi yang baik (good
university governance/GUG) dalam rangka mencapai visi misi dari unit program studi.
Program Studi berkonsolidasi dengan Pimpinan yang berperan memberikan pondasi
dan arah dalam mewujudkan visi dan misi program studi. Dalam menyusun tata pamong,
tata kelola, dan kerjasama program studi selalu berdasar pada statuta, rencana induk
pengembangan, rencana strategis sebagai dasar pijakan penentuan dan perumusan tata

32
pamong, tata kelola, sistem penjamin mutu dan kerjasama. Program studi membentuk tim
atau kepanitiaan tata pamong, tata kelola, sistem penjamin mutu dan kerjasama melalui
surat keputusan Dekan FEB. Tim ini bertugas menyusun tata pamong, tata kelola, sistem
penjamin mutu dan kerjasama sesuai dengan hasil analisis baik internal maupun eksternal.
Dalam pelaksanaan tata pamong, tata kelola, dan kerjasama selalu dilakukan proses
evaluasi sesuai dengan perubahan tuntutan internal dan eksternal, peraturan-peraturan
pemerintah terbaru dan RIP program studi yang dituangkan dalam program jangka
pendek, menengah dan panjang.
Sosialisasi tata pamong, tata kelola, dan kerjasama kepada stakeholder (mahasiswa,
alumni, dosen, tenaga kependidikan, dunia usaha dunia industri dan instansi lain).
Implementasi tata pamong, tata kelola, dan kerjasama dilakukan berdasarkan
capaian-capaian Rencana operasional dengan berbagai bentuk kegiatan (pendidikan
pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat). Dalam melaksanaan tata pamong,
tata kelola, dan kerjasama ini, program studi mengeluarkan kebijakan-kebijakan termasuk
peraturan-peraturan untuk mendukung tercapainya efektivitas tata pamong, tata kelola,
dan kerjasama.

2. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan peran, tanggung jawab, wewenang dan
proses pengambilan keputusan untuk pencapaian efektivitas organisasi berdasarkan
visi, misi, tujuan, dan strategi serta menggunakan lima pilar sistem tata pamong, yang
mencakup: kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil.
Pengembangan tata pamong, tata kelola, dan kerjasama dilakukan melalui
implementasi dan evaluasi dari capaian-capaian yang telah ditetapkan. Jika dalam budaya
organisasi kurang optimal, akan diberikan solusi pengembangan yang efektif, baik yang
sudah tercapai maupun yang belum tercapai.
a. Tata Pamong yang Kredibel
Program studi menyadari pentingnya kredibilitas untuk membangun program
studi yang unggul, untuk itu pengangkatan Kaprodi Akuntansi, Sekprodi, dosen dan
tenaga kependidikan yang lain disesuaikan dengan kebutuhan program studi. Sistem
rekruitmen Kaprodi Akuntansi dilaksanakan dengan memperhatikan kualifikasi
sesuai dengan latar belakang pendidikan, serta memiliki keunggulan, handal,
profesional dan berwawasan global dalam mengelola program studi dan seluruh

33
jajaran organisasi. Syarat akademis yang harus dimiliki oleh Ketua Program Studi
adalah Magister Akuntasi dan linier, serta memiliki Jabatan Fungsional Minimal
Asisten Ahli, sedangkan untuk dosen minimum Magister Akuntansi dengan latar
belakang akademis yang baik.
b. Tata Pamong yang Transparan
Transparansi dalam kegiatan tata pamong dilakukan secara menyeluruh.
Misalnya dalam rekrutmen kepala program studi, Sekretaris program studi dan
dosen, maka latar belakang pendidikan dan penugasan harus sesuai dengan
kemampuan dan keahlian. Seluruh dosen program studi diberi kesempatan yang
sama dalam melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat yang penetapannya
dilakukan secara transparan.
c. Tata Pamong yang Akuntabel
Akuntabilitas sebagai manifestasi dari transparansi tata pamong dimana setiap
elemen berkewajiban menyampaikan pertanggung jawaban. Hal ini dilaksanakan
melalui rapat evaluasi internal program studi bersama pimpinan UPPS. Hal tersebut
bertujuan, agar program studi dalam melaksanakan tugasnya dapat bertanggung
jawab. Secara periodik program studi melakukan perencanaan, koordinasi,
pelaksanaan, monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan melalui mekanisme yang
sudah ditata sedemikian rupa dan berkonsultasi terus dengan pimpinan/dekanat.
d. Tata Pamong yang Bertanggung-jawab
Sistem tata pamong yang bertanggung jawab dilaksanakan dengan adanya
sistem kontrol atas pengelolaan kegiatan pendidikan oleh pimpinan yaitu dekan
dengan dibentuknya unit penjaminan mutu UPPS. Sementara itu sistem pengawasan
dilakukan oleh dekanat terhadap ketua program studi yang dilakukan melalui Rapat
Kerja Tahunan, Semester, dan bulanan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi
penggunaan kekuasaan yang berlebihan oleh ketua program studi. Wujud tata
pamong yang bertanggung-jawab dari program studi juga dapat dilihat dari
pertanggung-jawaban kepada dekanat. Semua program kegiatan akademik maupun
non akademik yang diselenggarakan oleh program studi didasarkan kebutuhan
program studi dan di diskusikan dengan dekanat.

34
e. Tata Pamong yang Adil
Keadilan selalu dijunjung tinggi dalam pelaksanaan kebijakan organisasi.
Program studi, dosen dan tenaga pendidikan dalam menjalankan tugas-tugasnya
harus proporsional. Oleh karena itu setiap kebijakan telah memperhatikan
kepentingan semua stakeholder dan disosialisasikan yang tepat sasaran dan efektif.
Semua civitas akademik mendapatkan kesempatan, perlakuan peraturan dan
perolehan informasi yang sama. Sementara membimbing, menguji tugas akhir,
menguji komprehensif dan kegiatan akademik lainnya dilakukan secara proporsional
juga, tidak ada perbedaan latar belakang. Setiap dosen yang memenuhi persayaratan
terhadap tugas dan jabatan tertentu memiliki kesempatan yang sama untuk
mendapatkannya sesuai dengan aturan yang ada untuk menjaga kredibilitas tata
pamong.
Dalam hal kesejahteraan dosen dan tendik diberikan pemberian Tunjangan
Kinerja yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh UPPS. Organisasi
program studi terdiri atas Organ penyelenggara; Ketua Program Studi, Unsur
Pelaksana Administrasi; Unit Pelaksana Teknis serta Unsur Penunjang.
Tata pamong dikerjakan secara menyeluruh dalam berbagai tahapan strategis.
Untuk melihat ketercapaian Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran program studi, maka LPM
(Lembaga Penjamin Mutu) melakukan audit mutu internal (AMI) atas kinerja yang
telah dicapai, dengan menggunakan analisis SWOT.

1. Strengh (Keunggulan)
a. SDM tata pamong, tata kelola dan kerjasama yang, kredibel, handal dan
kompeten.
b. Iklim organisasi yang kondusif.
2. Weakness (Kelemahan)
a. Dukungan dari Badan Penyelenggara belum optimal.
b. Kompensasi yang diberikan belum optimal.
3. Oportunity (Peluang)
a. Banyaknya peminat (mahasiswa, dosen, dll) di bidang Akuntansi.
b. Terbukanya peluang kerjasama antar Program Studi, pemerintah dan dunia
usaha industri.

35
4. Threat (Ancaman)
a. Tingkat persaingan dengan kompetitor yang tinggi.
b. Semakin berkembangnya sistem pengelolaan keuangan di bidang akuntansi.
Dalam menjamin ketercapaian visi, misi, tujuan, sasaran dan strategi, setiap kegiatan
telah terdokumentasi secara baik dan memiliki alur proses yang sistematis, prosedural,
jelas dan terstandar. Serta masing-masing kegiatan mengacu pada Standard Operating
Procedure (SOP). SOP memuat tentang jenis-jenis kegiatan, prosedur pelaksanaannya,
penanggung jawab kegiatan, tanggal penyusunan dan nomor SOP. Untuk mencapai
tujuan penyelenggaraan pendidikan tinggi, program studi memiliki organisasi yang
berlandaskan pada prinsip manajemen yang fleksibel dan prinsip perbaikan yang
berkesinambungan (continuous improvement), agar dapat mengikuti perkembangan.

b. Tata Kelola
1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan dan pengendalian sumber daya agar program studi dapat menjalankan
tugas dan kewajibannya secara efektif dan efisien serta akuntabel, bertanggung jawab,
transparan, adil, dan terhindar dari konflik kepentingan yang ditunjukkan dengan hasil
evaluasi kepuasan para pemangku kepentingan terhadap keterlaksanaan dan
efektivitas tata kelola.
Program tridharma perguruan tinggi, dilaksanakan dengan memperhatikan sumber
daya yang dimiliki dalam rangka mendapatkan, mengelola mahasiswa dan program studi.
Proses mendapatkan calon mahasiswa dilakukan oleh panitia di tingkat Universitas dan
Yayasan, sampai mahasiswa tersebut diserahkan kepada UPPS untuk dikelola. Setelah
mahasiswa baru diterima UPPS, Ketua Program Studi dan seluruh staf administrasi
melakukan koordinasi untuk pengaturan jadwal dan proses pembelajaran.
Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi sesuai dengan
Standard Operating Procedure (SOP) dan didukung oleh dokumen yang lengkap
mencakup:
a. Planning
Perencanaan program kerja dari program studi, dilakukan pada setiap tahun
ajaran baru dan disepakati secara bersama-sama dengan pimpinan lainnya,
berdasarkan kalender akademik dari Universitas. Program studi membuat

36
perencanaan kegiatan akademik (perkuliahan, penelitian dan pengabdian
masyarakat) disusun berdasarkan RIP, RENSTRA dan RENOP. Program studi
berkonsultasi dengan para pimpinan, kemudian dibuat sasaran mutu program studi
oleh LPM, sekaligus strategi pencapaiannya serta disosialisasikan kepada seluruh
komponen yang ada di program studi apabila sudah di setujui oleh pimpinan.
b. Organizing
Untuk menunjang program tridharma perguruan tinggi, program studi
mengorganisasikan seluruh sumber daya secara terpadu terdiri dari dosen, staf
akademik dan staf tendik (tenaga kependidikan) sesuai dengan struktur organisasi
dan job description masing-masing yang mengacu pada rencana operasional.
Pengorganisasian juga dilakukan melalui rapat koordinasi dengan bidang akademik,
penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta pihak eksternal (stakeholder),
untuk menentukan pihak pelaksana dan penanggung jawab.
Di samping itu, Program Studi juga mengatur beban kerja dosen dan staf
administrasi agar pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan baik, yang pada akhirnya
akan berdampak pada kepuasan mahasiswa. Secara berkala dilakukan evaluasi atas
pelaksanaan renop sehingga dapat diantisipasi permasalahan serta kendala sejak
awal.
c. Leading
Dalam penyelenggaraan kegiatan akademik dan non-akademik yang berfokus
pada pencapaian misi dan visi, program studi melaksanakan kepemimpinan dengan
melibatkan LPPM, dosen dan staf administrasi agar pelaksanaan pengajaran,
penelitian dan pengabdian masyarakat berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
Dalam hal pengambilan keputusan program studi berkoordinasi dengan
pimpinan dan bagian lainnya secara musyawarah serta mempertimbangkan
informasi dan masukan dari bawah mulai dari mahasiswa, staf administrasi dan
dosen. Sehingga setiap keputusan mencerminkan permasalahan riil yang dihadapi
seluruh sivitas akademika, dan bukan semata-mata keputusan dari pimpinan.
Keputusan juga diambil secara demokratis dan partisipatif dimana semua elemen
bebas mengeluarkan pendapat dan menyampaikan saran, serta berperan aktif dalam
pengambilan keputusan. seperti dalam hal penyusunan praktikum, ujian,
pelaksanaan tugas akhir dan evaluasi keberhasilan studi mahasiswa.

37
d. Controlling
Program Studi didukung oleh unit penjaminan mutu dalam memantau dan
mengontrol pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Pengawasan dilakukan untuk
memastikan pelaksanaan program tridarma dapat berjalan sesuai dengan Standar
Operating Procedure (SOP). Dosen dimotivasi dan dipantau dalam tugas-tugas belajar
mengajar, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kinerja dosen dipantau
melalui :
1) Pengisian absen kehadiran dosen dan bahan ajar pada setiap sesi
2) Pengisian Berita Acara Pembelajaran oleh dosen yang juga berfungsi sebagai
kontrol atas kehadiran mahasiswa, sesi dan bahan pengajaran.
3) Kesesuaian pengajaran dengan Rencana Program Pembelajaran (RPS) yang
dipergunakan
4) Kuesioner feedback dari mahasiswa terhadap dosen yang akan ditindak lanjuti
dengan berbagai perbaikan maupun rencana kerja.
Sedangkan staf akademik dimotivasi dan dipantau dalam hal kualitas pelayanan
kepada mahasiswa. Untuk kegiatan perkuliahan, mahasiswa dipantau melalui
absensi yang dimasukkan ke dalam sistim informasi akademik sehingga persentase
kehadiran mahasiswa dapat diketahui pada akhir semester.
Dalam rangka penjaminan mutu program studi, program studi telah mulai
mempersiapkan diri untuk mendapatkan akreditasi nasional dari LAMEMBA yang
sebelumnya oleh BAN-PT dan terakreditasi B. Program studi secara konsisten
melakukan continuous improvement dalam penyusunan pedoman dan standar mutu
yang baku dan akan terus menerus diperbaiki dan disesuaikan dengan kebutuhan
dan perkembangan program studi. Pedoman tersebut antara lain: (a) kurikulum, (b)
Kompetensi Lulusan, (c) Manual Mutu Akademik, (d) Peraturan Akademik, dan (e)
Manual Prosedur Penjaminan Mutu.
Kepuasan pengguna didasarkan pada tracer study (penelusuran lulusan kepada
stakeholder) dan seluruh sivitas akademika melalui penyebaran google form, serta
didalamnya beberapa pertanyaan terkait evaluasi mahasiswa yang bekerja di mitra
apakah kesesuaian antara lulusan dengan dunia kerja, questioner tersebutdi akses
melalui alamat: [Link] hasil quesinernya sebagai berikut :
[Link] (PW : LAMEMBA11 )

38
Proses tracer study (penelusuran lulusan kepada para pengguna) dan seluruh
sivitas akademika dilaksanakan secara berkala yaitu persemester, dan dibuat
rekapitulasinya dari semua instrumen tata pamong, tata kelola dan kerjasama secara
komprehensif.
Selanjutnya dianalisis secara deskriftif, baik dari unsur tangible, responsiveness,
reliability, assurance dan empathy. Masukan dan harapan dari pemangku
kepentingan terhadap implementasi tata pamong, tata kelola dan kerjasama untuk
lebih ditingkatkan lagi dalam memberikan kualitas dan kuantitas pelayanan,
diantaranya kualitas pelayanan akademik, kualitas sarana prasarana, kualitas dosen,
transparansi, akuntabilitas keuangan khususnya untuk alokasi kegiatan ormawa.
Dari masukan dan harapan pemangku kepentingan tersebut, program studi
mengupayakan secara berkesinambungan peningkatan implementasi tata pamong,
tata kelola dan kerjasama tersebut, yang dikongkritkan melalui kinerja unit-unit kerja
di program studi. Hasil survey kepuasan mitra bisa dilihat pada lihat link berikut
[Link] hasilnya sebagai berikut : [Link] (pw :
LAMEMBA11)

2. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan sistem manajemen mutu internal yang
diimplementasikan secara konsisten, efektif, dan efisien serta dilaporkan secara berkala
untuk tindak lanjut peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Penjaminan Mutu Tata Pamong, Tata kelola dan Kerjasama sesuai siklus PPEPP telah
dilaksanakan dengan baik, namun ada beberapa bagian yang belum terimplementasi
secara optimal. Yang belum terlaksana dengan baik dilakukan peningkatan secara optimal
melalui tindak lanjut sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan internal dan eksternal.
Pelaksanaan dan implementasi sistem penjaminan mutu merupakan aspek yang
menentukan untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi. Sistem Penjaminan mutu
pada program studi, dilakukan oleh bagian penjamin mutu UPPS.
SPMI direncanakan, dilaksanakan, dievaluasi, dikendalikan, dan ditingkatkan secara
rutin. Dasar Kebijakan pelaksanaan mutu program studi mengacu pada dokumen mutu
yang telah ditetapkan sebagai berikut:
a. Kebijakan UPPS : No. 11/Kep/UNSAP/IV/2022 Kebijakan Mutu ini menetapkan dan
menjamin terlaksananya sistem penjaminan mutu program studi dan mengatur

39
bagaimana Sistem Penjaminan Mutu diimplementasikan,
b. PPEPP Standar Mutu. Program studi mengimplementasi penjaminan mutu mengacu
pada dokumen Kebijakan Mutu UPPS dengan mengedepankan strategi kebijakan,
antara lain: 1) Melibatkan secara aktif semua civitas akademika sejak tahap
perencanaan hingga tahap evaluasi dan pengembangan Sistem Penjaminan Mutu
Internal, 2) Melibatkan organisasi profesi, alumni, dunia usaha atau pemerintah
sebagai pengguna lulusan, khususnya pada tahap penetapan standar SPMI, 3)
Memastikan bahwa program studi tetap menjaga komitmen dalam
mengimplementasikan SPMI, 4) Melakukan sosialisasi tentang fungsi dan tujuan
SPMI kepada para pemangku kepentingan secara berkala, 5) Memonitor dan
mengevaluasi implementasi SPMI dan pencapaian isi standar yang ditetapkan, 6)
Menggunakan data hasil evaluasi sebagai dasar dalam peningkatan standar dan
penyempurnaan dokumen.
[Mohon melampirkan dokumen sebagai berikut dalam bentuk hyperlink:
No. Nama Dokumen Link
1 Dokumen Legal Pembentukan Unsur Pelaksana [Link]
Penjaminan Mutu;
2 Dokumen Mutu, Antara Lain Kebijakan Spmi, Manual [Link]
Spmi, Standar Spmi, Dan Formulir Spmi;
3 Bukti Keterlaksanaan Siklus Penjaminan Mutu; [Link]
4 Bukti Efektivitas Pelaksanaan Penjaminan Mutu; Dan [Link]
5 Bukti External Benchmarking Dalam Upaya Peningkatan [Link]
Mutu.
PW : LAMEMBA11

40
c. Kerjasama
1. Unit Pengelola Program Studi menjelaskan kegiatan dengan para mitranya dan hasil
dari kegiatan tersebut.
Menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga atau institusi lain sangat membantu
pengembangan Program Studi. Manfaatnya dapat dirasakan dengan baik dan kerjasama
tersebut terus dilakukan secara berkelanjutan. Untuk menjamin keberlanjutan kerjasama
yang sudah dilakukan, Program Studi maupun UPPS setiap tahunnya melaksanakan
kegiatan, yang menunjang pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan selalu
memperbaharui dokumen kerjasama.
Beberapa lembaga yang telah menjalin kerjasama dengan UPPS dan relevan dengan
Program Studi:
1. Lembaga Perguruan Tinggi
2. Lembaga Pemerintahan
3. Lembaga Swasta (Perusahaan).
4. Organisasi Dosen
Berikut bukti dokumen kerja sama dengan beberapa mitra :
[Link] PW : (LAMEMBA11)

Kerjasama yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan,


penelitian, pengabdian kepada masyarakat bagi mahasiswa dan dosen di Program Studi.
Selain itu lembaga yang telah menjalin kerjasama tersebut juga menjadi pendukung bagi
mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan magang dan penelitian. Kerjasama yang
terjalin juga memberikan manfaat dan kepuasan kepada lembaga mitra yang dapat
dilihat dari keberlangsungan kerjasama hingga saat ini. Hasil dari kerja sama yang
dilaksanakan oleh program studi dengan mitra, mahasiswa memperoleh sertifikat
pengalaman magang dan dapat digunakan untuk Surat Keterangan Pendamping Ijazah,
serta keberlanjutannya dalam hal peningkatan, pengembangan pada praktek dan
magang mahasiswa. Bentuk kerjasama dengan mitra pun digunakan sebagai sarana
untuk melaksanakan praktikum dan pelatihan baik untuk mahasiswa maupun dosen.

41
2. Unit Pengelola Program Studi menjelaskan keselarasan dan konsistensi antara kerja
sama, visi, misi, tujuan, dan aspirasi para pemangku kepentingan dengan
memperhatikan isu ekonomi dan bisnis yang berkembang untuk memberi dampak
positif kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat luas.
Perhatian terhadap penyelarasan strategis muncul dikarenakan penyelarasan
strategis memiliki dampak yang signifikan dalam mencapai tujuan Program Studi.
Penyelarasan strategis mengacu pada penciptaan keunggulan kompetitif yang
berkelanjutan seperti peningkatan kualitas lulusan dan peningkatan sumber daya manusia
di program studi. Oleh karena itu, Program Studi merumuskan dan menyiapkan lebih lanjut
proses penyelarasan strategis dalam meningkatkan keunggulan perusahaan yang berujung
kepada pencapaian kinerja Program Studi yang baik, keselarasan dan konsistensi
kerjasama yang sedang dilaksanakan oleh program studi, di antaranya tridharma perguran
tinggi dan kemahasiswaan. Bentuk kerjasamanya sudah di sampaikan pada pembahasan
sebelumnya yaitu pada poin 1.
3. Unit Pengelola Program Studi menjelaskan cakupan kerja sama bidang Ilmu EMBA dan
dampaknya. Kegiatan kerja sama program studi dapat mencakup bidang pendidikan,
penelitian, dan/atau pengabdian kepada masyarakat dengan memperhatikan isu
ekonomi dan bisnis yang berkembang di tingkat lokal, nasional, dan/atau internasional.
Cakupan kerja sama program studi diantaranya di bidang pendidikan, program studi
melakukan kerjasama dengan organisasi cell dimana mengadakan pelatihan dan seminar
internasional, didalam satu acara ada dua kegiatan yaitu pelatihan bookchapter serta buku
bahan ajar bagi dosen serta tantangan lulusan program studi dalam di era 4.0 dan 5.0.
Selanjutnya dengan PT Reksa Finansial Tertata atau FINATA, dimana kegiatan ini di
bidang pendidikan, mahasiswa melakukan pelatihan digitalisasi akuntansi dengan
menggunakan aplikasi finata secara online, setalah melakukan pelatihan mahasiswa
melakukan ujian sertifikasi keahlian oleh tim penguji dari pihak finata, mahasiwa yang lolos
ujian akan mendapatkan sertifikat keahlian digitalisasi akuntansi menggunakan aplikasi
finata.
Kerjasama dengan beberapa BUMDES serta Desa-Desa yang di ada di kabupaten
Sumedang, dimana kegiatan ini, ada yang berbentuk pendampingan, dimana output
kerjasama ini adalah para dosen melaksanakan pelatihan bagi tenaga kerja di setiap

42
bumdes, atau desa, serta output kedua dosen melakukan penelitian PKM di desa-desa
tersebut.
Di bidang kemahasiswaan, program studi yang di fasilitasi oleh universitas dan
fakultas, kerjasama dengan KEMENPORA RI, kerjasama ini dalam bentuk seminar
kewirausahaan serta pendampingan kewirausahaan dalam hal menumbuh kembangakan
UMKM di lingkungan Universitas khususnya di setiap program studi. Selanjutnya nanti ada
beberapa produk mahasiswa yang di hasilkan akan di damping oleh kempora dan di ikutkan
dalam kompetensi pekan wirausaha mahasiswa secara nasional.
Dari kegiatan kerjasama di atas, dimana diharapkan bisa membantu program studi
dalam hal ketercapaian visi dan misi nya. Serta bisa melaksanakan implementasi dari tri
dharma perguruan tinggi tersebut, Serta kerja sama dengan beberapa mitra yang
mencakup tridharma perguruan tinggi bisa di cek pada tautan berikut dan evaluasinya di
bahas pada poin selanjutnya, berikut link kerjasama yang sudah di laksanakan :
[Link] / PW : LAMEMBA11

4. Unit Pengelola Program Studi melakukan evaluasi kerjasama secara berkala dan tindak
lanjut dengan mempertimbangkan dampak internal dan eksternal kerjasama.
Evaluasi program diartikan sebagai proses pencarian informasi, penemuan informasi
dan penetapan informasi yang dipaparkan secara sistematis tentang perencanaan, nilai,
tujuan, manfaat, efektifitas dan kesesuaian sesuatu dengan kriteria dan tujuan yang telah
ditetapkan. Tujuan evaluasi program adalah untuk memberikan rekomendasi sebagai
bahan pertimbangan dalam menentukan keputusan atas program yang dilaksanakan.
Manfaatnya adalah adanya keputusan yang tepat sesuai dengan hasil evaluasi. Didalam
penerapan evaluasi program kerjasama pada program studi, sekurang-kurangnya ada tiga
komponen yang dijadikan obyek evaluasi, yaitu 1) desain program kerjasama, 2)
implementasi program kerja sama dan 3) hasil yang dicapai oleh internal dan eksternal,
dimana saling menguntungkan satu sama lain. Berikut draft evaluasi kerjasama pada
program studi : [Link] / PW : LAMEMBA11

43
B.3 Kemahasiswaan
a. Kebijakan dan Prosedur Penerimaan Mahasiswa
1. Unit Pengelola Program Studi menjelaskan kebijakan dan prosedur penerimaan
mahasiswa baru, mahasiswa asing dan transfer kredit secara transparan dan selaras
dengan visi, misi, tujuan, strategi, nilai-nilai, dan profil lulusan yang diharapkan serta
efektivitas dan konsistensi pelaksanaannya.
Sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa baru dilaksanakan berdasarkan
Manual Prosedur Seleksi dan Penerimaan Mahasiswa Baru yang di tetapkan oleh yayasan
dan rektorat , yang telah terdokumentasi dengan baik. Sistem rekrutmen dilaksanakan
melalui tahapan seleksi administratif dan test dengan metode komputerisasi.
pelaksanaan ujian masuk di laksanakan oleh pihak interen dari yayasan. Persyaratan yang
menjadi pertimbangan utama dalam penentuan kelulusan adalah nilai TPA. Calon
mahasiswa yang dinyatakan lulus dalam seleksi akan mendapatkan pengumuman
langsung atau melalui email jika melakukan pendaftaran online, untuk melakukan
prosedur daftar ulang sesuai dengan tanggal dan persyaratan pendaftaran ulang yang di
tetapkan dan di informasikan pada surat kelulusan test ujian masuk. Hanya calon
mahasiswa yang telah melakukan daftar ulang yang dapat dinyatakan sebagai mahasiswa
baru prodi akuntansi. Mahasiswa Program Studi secara kuantitas menunjukkan
perkembangan positif. Selama kurun waktu 5 tahun, rata-rata jumlah mahasiswa
meningkat. Perkembangan jumlah mahasiswa tersebut dapat dilihat pada tabel berikut
ini.

Tabel 5
Data Perkembangan Mahasiswa Program Sarjana

Jumlah Jumlah Total


Jumlah Calon
Mahasiswa Baru Mahasiswa
Mahasiswa
(Student Body)
Tahun Daya
Regular Reguler
Akademik Tampung Ikut Lulus
bukan Transfer(1) bukan Transfer(1)
Seleksi Seleksi
Transfer Transfer
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
TS-3 200 156 125 118 7 392 20
TS-2 200 131 103 99 4 412 21
TS-1 200 138 118 117 1 433 16
TS 200 151 124 116 8 449 20

44
2. Unit Pengelola Program Studi menjelaskan sistem penerimaan mahasiswa baru meliputi
kriteria dan persyaratan yang bersifat inklusif dengan mempertimbangkan asas
pemerataan dan rasa keadilan.

Untuk sistem rekrutmen mahasiswa baru pada Program Studi, sebagai berikut :
a. Rekrutmen/penerimaan mahasiswa baru untuk lulusan SMA/MA/SMK atau
sederajat diatur melalui Sistem Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru tingkat yayasan
dibentuk melalui Surat Keputusan Yayasan Perguruan Tinggi Sebelas April
Sumedang. Rekrutmen mahasiswa baru untuk semua program studi di lingkungan
Sekolah Tinggi dilakukan oleh Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru yang setiap tahun
dibentuk melalui Surat Keputusan Yayasan Pendidikan Sebelas April Sumedang untuk
PMB Umum. Sedangkan untuk PMB Lokal dibuat SK Fakultas. Adapun kegiatan
penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan melalui berbagai kegiatan, seperti
pemasangan spanduk, kunjungan ke SMA/MA/SMK, SKPD, Perbankan/Lembaga
Keuangan, pengumuman melalui website ([Link] media sosial,
radio - radio dan pemanfaatan alumni pada Program Studi. Untuk melakukan
pencitraan Program Studi selalu melakukan kegiatan yang sifatnya memanfaatkan
momentum pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa maupun Dosen
melalui Kuliah Kerja Usaha (KKU)/Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan kegiatan sejenisnya.
Dari kegiatan tersebut Program Studi berusaha untuk mengarahkan pencitraan
Program Studi dan Universitas.
b. Persyaratan penerimaan mahasiswa baru
1) Persyaratan Umum
a) Lulusan SLTA Umum/Kejuruan dan Diploma, tanpa pembatasan umur dan
tahun ijazah.
b) Sehat jasmani dan rohani.
c) Membayar uang pendaftaran Rp 350.000,- baik untuk jenjang S1 maupun
S2 (Program Pascasarjana). Sebagai upaya pencegahan penularan virus
covid-19, bagi calon mahasiswa yang melakukan pendaftaran secara online
hanya membayar uang pendaftaran Rp 100.000,-. (Ketentuan Pendaftaran
untuk program Pascasarjana dimuat dalam brosur tersendiri).

45
2) Persyaratan Pendaftaran Umum
a) Fotokopi STTB/Ijazah SMA/SMK/MA sederajat yang telah
dilegalisasi (1 lembar)
b) Fotokopi KTP dan KK (1 lembar)
c) Pas foto berwarna 3 x 4 (1 lembar)
d) Surat izin kuliah dari atasan (bagi calon mahasiswa
karyawan/PNS)
3) Penerimaan mahasiswa lanjutan dan pindahan diatur melalui ketentuan
mutasi seperti berikut, hal-hal yang perlu diperhatikan:
a) Calon mahasiswa melakukan pendaftaran secara online/offline di
website penerimaan mahasiswa baru.
b) Untuk calon mahasiswa lanjutan melampirkan transkrip nilai.
c) Sementara untuk calon mahasiswa pindahan, selain transkrip nilai
harus melampirkan:
(1) Surat mutasi dari perguruan tinggi asal.
(2) Surat keterangan pindah homebase dari LLDIKTI wilayah IV.
(3) Kartu tanda mahasiswa (KTM)
Melampirkan rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi dan LLDIKTI asal dengan
disertai kelengkapan administrasi lainnya setelah memenuhi kelengkapan tersebut maka
dilakukan proses konversi oleh Ketua Program Studi
b. Layanan Akademik Mahasiswa
1. Unit Pengelola Program Studi menyiapkan, menjelaskan, dan mendukung mahasiswa
untuk menjamin kemajuan akademik dan mendorong keberhasilan mahasiswa dalam
penyelesaian program.
Mahasiswa banyak terlibat dalam berbagai kegiatan yang relevan dengan kebutuhan
pengembangan kapasitas akademik maupun pengembangan diri (soft skill). Kegiatan-
kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari mahasiswa sendiri yang naungi oleh HIMA
Akuntansi, berbagai program kegiatan meliputi tri dharma perguruan tinggi di jalankan
oleh mahasiswa HIMA akuntansi untuk pengembangan diri (softskill). Acara-acara
tersebut di oleh mahasiswa maupun yang diselenggarakan oleh pengelola dengan bentuk
keterlibatan sebagai peserta, panitia, dan moderator. Bentuk kegiatan yang melibatkan

46
mahasiswa, di antaranya adalah seminar, kuliah tamu, debat epistimologi, maupun temu
alumni.
Bentuk Pembinaan Penalaran Terhadap Mahasiswa yang dilaksanakan oleh Program
Studi dikaitkan dengan kurikulum mata kuliah yang berlaku di Prodi Akuntansi Fakultas
Ekonomi dan Bisnis UNSAP, berikut beberapa contoh mata kuliah sebagai upaya
meningkatkan soft skil mahasiswa. Dimana matakuliah tersebut adalah matakuliah
unggulan di prodi akuntansi untuk pencapaian visi dan misi prodi akuntansi.

Tabel 6
Tujuan capaian akademik mahasiwa

No. Matakuliah Capaian


1. Ekonomi Mesjid Matakuliah ini bertujuan untuk sebagai implementasi
tridharma perguruan tinggi di bidang pengabdian
masyarakat, serta salah satu capaian atau
implementasi Visi terkaiat kearifan local. Dalam
matakuliah ini mahasiswa praktek ke lapangan dan
membentuk beberapa UEM (Usaha Ekonomi Mesjid),
dimana bertujuan untuk membina masjid masjid
supaya membentuk UEM dan membantu masyarakat
supaya terhindar dari RIBA, di fasilitasi oleh UEM
ketika ada masyarakat yang membutuhkan. UEM
sendiri sudah terbentuk di beberapa masjid di
kabupaten sumedang.
2. Digitalisasi Laporan Mata kuliah ini bertujuan untuk pencapaian visi dan
Keuangan / Digitalisasi misi Program Studi terkait capaian kompetensi, dalam
Akuntansi dengan dua matakuliah tersebut di ajarkan pengelolaan
Accurate akuntansi berbasis digital. capa
3. Teknologi informasi
akuntansi
4.- - Hukum Bisnis dan Tujuan dari matakuliah ini adalah meningkatkan
- etika profesi softskill mahasiswa dalam berbisnis. Sedangkan

47
- Entrepreanership peningkatan penalaran mahasiswa yang dilaksanakan
Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSAP
dilakukan melalui unit kegiatan mahasiswa seperti
Komunitas Wirausaha Muda (KWM)
5. Akuntansi Desa Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa bisa
membantu pemerintahan tingkat desa dalam
rangka rangka menyajikan informasi realisasi
anggaran dan posisi keuangan pemerintah desa,
tidak hanya keuangan desa saja dalam matakuliah
ini, mahasiswa di berikan pembelajaran
pengelolaan keuangan bumdes, dimana ketika
mahasiswa terjun ke masyarakat ketika mengikuti
KKN, dan observasi di Desa dan BUMDES serta
membantu kesulitan dalam pengelolaan
keuangannya.

Layanan yang diberikan kepada mahasiswa untuk peningkatan penalaran termasuk


soft skill dilakukan oleh pihak Prodi untuk mendukung kompetensi serta keberhasilan
mahasiswa dalam mengembangkan ilmu. Berikut kegiatan beberapa kegiatan yang telah
dilakukan oleh UPPS dan Prodi.

2. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan kebijakan, proses, dan upaya


pemenuhan standar kinerja yang konsisten dengan tujuan pembelajaran program studi,
dengan:
a. mempersiapkan mahasiswa agar mampu menggunakan modalitas dan pedagogi
program studi;
b. memberikan peringatan dini terkait masalah retensi dan perkembangan studi
mahasiswa dan mengeluarkan mahasiswa dari program studi, jika perlu;
c. memfasilitasi keterlibatan mahasiswa dalam semua aktivitas pembelajaran baik di
kampus ataupun di luar kampus (Lembaga pemerintah/BUMN, dunia usaha, asosiasi

48
pengusaha dan profesi) sebagai upaya meningkatkan hardskill dan softskill bidang
ilmu EMBA.
d. memfasilitasi kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang sesuai dengan visi,
misi, tujuan, dan strategi.
Demi tercapainya visi prodi tersebut, layanan mahasiswa mengenai disiplin dan tata
tertib mahasiswa perlu diatur agar kegiatan kegiatan mahasiwa di lingkungan fakultas,
khususnya lingkungan prodi dapat berjalan dengan baik guna menunjang kegiatan
akademik dan pengembangan potensi setiap mahasiswa dan segenap civitas akademika
di lingkungan fakultas khususnya prodi akuntansi. Sesuai dengan perkembangan
peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dan dinamika sosial yang ada di
masyarakat, maka dipandang perlu untuk melakukan penyempurnaan terhadap
peraturan disiplin dan tata tertib bagi mahasiswa dan dosen. Peringatan dini terkait
masalah retensi dan perkembangan studi mahasiswa program studi, termuat dalam buku
pedoman DPAK (Dosen Pembingbing Akademik, agar bisa di pantau oleh DPAKnya masing
masing sebelum di laporkan kepada pimpinan. Tetapi sebelum di laporkan, didiskusikan

terlebih dahulu dengan kaprodi, jika tidak bisa di selesaikan oleh kaprodi maka, kaprodi
berdiskusi dengan WADEK III bidang kemahasiswaan terkait Sanksi yang akan diberikan.
Link buku pedoman DPAK : [Link] (pw : LAMEMBA11)
Sebagai upaya meningkatkan hardskil dan softskill bidang ilmu EMBA, maka
mahasiswa di libatkan dalam beberapa program, diantaranya mahasiswa mengikuti
seleksi MSIB yang di adakan oleh kemendikbudristekdikti, dan berhasil mengikuti MSIB
sebanyak 10 orang mahasiswa yang terdiri dari 3 orang magang, dan 7 orang Studi
Independen. Dar1 10 mahasiswa tersebut, dalam program ini bermitra dengan 4
perusahaan terkemuka di antaranya PT. Microsoft, PT ALFARIA , SKillvull dan PT AGATE.
Link laporan kegiatan : [Link] (pw : LAMEMBA11)
Dalam pencapaian Visi prodi memfasilitasi mahasiswa diberikan pelatihan
bersertifikasi dalam hal pengelolaan akuntansi berbasis digital, dengan tujuan lulusan
program studi bisa bersaing dengan lulusan universitas lainnya di era 4.0 menuju 5.0. link
laporan kegiatan : [Link] (PW : LAMEMBA11)
Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSAP memberikan layanan dalam
pembinaan minat dan bakat mahasiswa melalui beberapa kegiatan ekstra-kurikuler, yang

49
dimana kegiatan ekstra-kurikuler bagi mahasiswa merupakan suatu kegiatan di luar
perkuliahan yang diselenggarakan oleh mahasiswa dari mahasiswa dan untuk
mahasiswa. Kegiatan ekstra-kurikuler tersebut di antaranya kegiatan kerohanian,
kegiatan ilmiah, pecinta alam, olahraga dan seni yang berada di bawah koordinasi Unit
Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti UKM Komputer, UKM Bola voli, UKM Badminton,
UKM Mahasiswa Pencinta Alam Sebelas April (MAPASAS), UKM Seni dan Tari, UKM FUMI,
UKM Futsal dan UKM Komunitas wirausaha mahasiswa (KWM). Sedangkan untuk
meningkatkan dan mengembangkan layanan kepada mahasiswa melalui minat dan bakat
dilakukan dengan mengikuti kegiatan-kegiatan kemahasiswaan melalui UKM-UKM yang
ada baik ditingkat regional, nasional dan internasional.
c. Kinerja Akademik Mahasiswa
1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan hasil kegiatan mahasiswa mengikuti
program profesi, sertifikasi dan/atau lisensi bidang ilmu EMBA untuk meningkatkan
kualitas lulusan yang sesuai dengan profil lulusan program studi.
Hasil kegiatan mahasiswa mengikuti program profesi, sertifikasi dan/lisensi ilmu
EMBA untuk meningkatkan kualitas lulusan yang sesuai dengan profil lulusan program
studi di antaranya.
a) Pelatihan pengelolaan akuntansi berbasis digital, kegiatan ini adalah sebagai langkah
pencapaian visi dimana mengadakan pelatihan akuntansi berbasis digital, dengan
cara mahasiswa mengikuti pelatihan dan sertifikasi yang di fasilitasi oleh prodi dan
di laksanakan oleh vendor yang sudah dijalankan dengan prodi. Hasil kegiatan ini,
dimana mahasiswa tersertifikasi dengan softskil pengelolaan akuntansi berbasis
digital. Sertifikat kegiatan ini di lampirkan dalam SKPI sesuai dengan keahliannya di
bidang ilmu EMBA.
b) Seminar/workshop perpajakan kegiatan ini bekerjasama dengan KPP Kabupaten
Sumedang, sebagai landasan capaian lulusan sebagai akuntan public khususnya di
bidang perpajakan. Dimana bertujuan agar lulusan bisa mengetahui dalam
memenuhi ketentuan perpajakan, termasuk penyusunan laporan keuangan fiscal
dan pengisian SPT dalam hal ini yang berbasis digital (e-spt. E-filing, e-biling, e-faktur,
dan e-from) serta perencanaan dalam rangka mengefisiensikan beban pajak (tax
planning)

50
2. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan evaluasi yang dilakukan untuk
mengetahui perkembangan kinerja akademik dan kompetensi mahasiswa agar durasi
pengerjaan tugas akhir sesuai dengan target yang telah ditetapkan serta tindak lanjut
yang diperlukan dengan melibatkan dosen dalam kegiatan pengembangan akademik.
Sedangkan untuk menjaga kualitas lulusan, Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis
UNSAP memperhatikan kualitas lulusan dengan menjaga rasio kelulusan sampai dengan 98 %
setiap tahun akademik supaya mahasiswa bisa lulus dengan standar 3,5 tahun s/d 4 tahun.
Kompetensi lulusan juga menjadi fokus lembaga supaya lulusan bisa diserap dunia usaha dan
industri secara cepat, maksimal 3 bulan setelah kelulusan, dengan menjalin kerjasama dengan
stakeholder dunia usaha dan industri melalui pengembangan kurikulum, kompetensi lulusan
dan kegiatan kemahasiswaan yang menunjang peningkatan kompetensi lulusan

d. Kesejahteraan Mahasiswa
1. Unit Pengelola Program Studi menjelaskan upaya ketersediaan untuk kesejahteraan
mental dan fisik mahasiswa serta akses kepada mahasiswa untuk mendapatkan dan
layanan kesehatan fisik dan layanan konseling.
Dalam bidang Kesejahteraan layanan kepada mahasiswa dilakukan melalui beberapa
kegiatan diantaranya :
a. Bantuan Tutorial yang Bersifat Akademik
1) Secara formal mahasiswa diberikan layanan pembimbingan yang dilaksanakan
oleh Dosen Pembimbing Akademik (DPAK). Pembimbingan dimaksudkan untuk
membantu kelancaran studi mahasiswa, mengarahkan, membimbing dan
mengevaluasi proses belajar yang telah dicapai, kemudian memeriksa masalah-
masalah yang ditemui mahasiswa dalam upaya memecahkan persoalan dan
meningkatkan prestasi mahasiswa. Pada prinsipnya mahasiswa dapat
berkonsultasi dengan dosen walinya di sepanjang semester.
2) Selain dengan Dosen Pembimbing Akademik, mahasiswa juga dapat melakukan
konsultasi dengan dosen mata kuliah tertentu berkenaan dengan kesulitan atau
tugas yang dihadapi oleh mahasiswa. Konsultasi dilakukan sesuai dengan jadwal
konsultasi dosen tersebut.
3) Mahasiswa yang telah menyelesaikan beban semester (8 semester)
mendapatkan bimbingan dari beberapa dosen dalam pelaksanaan penelitian

51
dan pembuatan karya ilmiah (skripsi).

b. Informasi dan Bimbingan Karier


Dosen wali juga dapat memberikan layanan kepada mahasiswa berkenaan
dengan informasi mengenai peluang mereka setelah menyelesaikan studinya, dan
dibantu peran Wakil rektor III melalui Wakil Dekan III memberikan informasi kepada
para alumni yang belum mendapatkan pekerjaan. Program studi juga melakukan
kerja sama dengan pihak- pihak terkait dalam upaya menyalurkan para lulusan untuk
mendapatkan pekerjaan melalui pemasangan informasi yang di share ke Grup
Alumni.
c. Pelayanan Sistem Informasi
Untuk menunjang kebutuhan informasi bagi mahasiswa, dalam segi sistem
informasi dibangunnya website untuk kemahasiswaan yang di gabung dengan web
Program Studi yang beralamat di [Link] . Dalam website ini
tertuang informasi yang berkaitan dengan kemahasiswaan. Selain itu, mahasiswa
dapat mendownload RPS dan materi ajar yang telah dipublikasikan oleh bagian BAAK
yang beralamat di [Link] . Juga terdapat sistem
informasi mahasiwa (SIMA) yang dikhususkan untuk mahasiswa di kampus untuk
mengisi Kartu Rencana Studi (KRS), melihat nilai, dan informasi lainnya.
d. Pelayanan Kesehatan
Sedangkan dalam layanan kesehatan terhadap mahasiswa Prodi Akuntansi FEB
UNSAP menyediakan prasarana kesehatan tingkat pertama dengan menyediakan
perlengkapan P3K dan melakukan kerjasama dengan instansi pemerintah seperti
Puskesmas terdekat. Untuk jaminan kesehatan secara berkala, Prodi Akuntansi FEB
UNSAP memberikan layanan asuransi selama tahun pertama masuk.
2. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan fasilitas dan proses belajar yang
memerhatikan kesejahteraan mahasiswa.
Fasilitas dalam proses belajar prodi memperhatikan system perkuliahan dimana
fasilitas yang di berikan kepada mahasiswa diantaranya, ruangan kelas dengan fasilitas,
pendingin ruangan, whiteboard dan kelengkapannya, infocus, kursi chitos, adanya
fasilitas perpustakaan dan toilet. Selain itu Adapun sumberdaya yang disediakan oleh
Universitas diantaranya adalah, aula, GOR, student corner, ruang kesekretariatan, dan

52
fasilitas lain yang menunjang layanan kepada mahasiswa. Mekanisme kontrol layanan
mahasiswa prodi dilakukan melalui pelaporan dan evaluasi yang dilakukan oleh para
dosen pembina layanan kemahasiswaan kepada pimpinan fakultas melalui wakil ketua III
dalam bentuk laporan DPAK dan laporan pembina UKM.

e. Pengembangan Karir Mahasiswa


1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan program dan menyediakan fasilitas
pengembangan karir dan kompetensi mahasiswa yang konsisten dengan visi, misi, dan
profil lulusan yang diharapkan sesuai dengan arah perkembangan ekonomi dan bisnis
masa yang akan datang.
Bantuan berupa informasi yang bersifat akademik maupun non akademik telah
diberikan secara berkesinambungan. Informasi berkaitan dengan program hibah bantuan
beasiswa telah diberikan secara transparan kepada mahasiswa. prodi juga memberikan
keterbukaan informasi kegiatan seminar, workshop, pendidikan berkelanjutan berkaitan
dengan keprofesian sebagai akuntan, kuliah tamu, dan magang. Keterbukaan informasi
ini mampu menciptakan iklim kondusif di lingkungan prodi Akuntansi.
2. Unit Pengelola Program Studi memfasilitasi interaksi mahasiswa dengan sesama
mahasiswa, dosen, alumni, dan profesional dalam kegiatan akademik dan non-
akademik untuk pengembangan kompetensi dan karir mahasiswa.

Interaksi dosen-mahasiswa Program Studi dapat dilihat melalui berbagai kegiatan di


antaranya: Melakukan pembimbingan akademik dan skripsi, melakukan pengabdian
kepada masyarakat bersama antara mahasiswa dan dosen, melakukan pengenalan
organisasi bagi mahasiswa yang ingin aktif di keorganisasian bersama HIMA ataupun
organisasi mahasiswa lainnya (UKM), mengangkat mahasiswa sebagai asisten pendamping
dalam penelitian PKM, melibatkan mahasiswa dalam kegiatan kampus, melibatkan
mahasiswa dalam kepanitiaan kegiatan penyambutan mahasiswa baru dan Program
Pengenalan Kampus serta Latihan Dasar Kepemimpinan. Untuk hal Interaksi antar
mahasiswa dapat dilakukan dalam berbagai macam organisasi kampus di antaranya : BEM
Universitas, HIMA, UKM. Sedangkan dalam hal interaksi antar dosen dapat dilakukan
melalui berbagai macam aktifitas di antaranya : Rapat Kerja Program Studi, Penelitian

53
Bersama, Pengembangan Materi Perkuliahan, Workshop/Pelatihan Akademik Dosen dan
Pengabdian Masyarakat Bersama.

B.4 Sumber Daya Manusia


a. Dosen
a.1 Kecukupan dan Kualifikasi Dosen
1. Unit Pengelola Program Studi menugaskan dosen tetap dan dosen tidak tetap
dengan jumlah dan kualifikasi yang sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan strategi
serta memenuhi aturan SN-Dikti.
Rasio dosen dan mahasiswa yang dimiliki Program Studi secara keseluruhan
menunjukkan rasio yang cukup ideal berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu 1 :
41,78. Jumlah Dosen Tetap sampai awal tahun 2022 sebanyak 14 orang kualifikasi
Magister, dengan linieritas yang sesuai dengan program studi sebanyak 11 orang, dan
sisanya 3 orang berlatar belakang pendidikan yang berbeda dengan program studi.
Program Studi saat ini mempunyai dosen yang jabatan akademiknya Lektor sebanyak
3 orang , Asisten Ahli 5 orang, dan Tenaga Pengajar sebanyak 6 orang. Dari semua
Dosen Tetap tidak seluruhnya memiliki kualifikasi Pendidikan di bidang Akuntansi.
Dengan demikian Ketua Program Studi terus memotivasi para dosen untuk
meningkatkan karirnya melalui studi lanjut, pelatihan, pembuatan buku/jurnal,
seminar lokakarya. Serta di bantu oleh dosen tetap universitas yang memiliki keilmuan
di bidang ilmu emba yang bergelar DOKTOR, untuk meningkatkan mutu pendidikan
pada program studi.
2. Dosen secara kolektif dan individual mendeskripsikan keterlibatan akademik dan
profesional secara signifikan dan memperkuat modal intelektual yang diperlukan
untuk mendukung hasil berkualitas tinggi yang konsisten dengan visi, misi, tujuan,
dan strategi.
Dosen membentuk tim untuk membuat riset sehingga menghasilkan penelitian
yang bisa diimplementasikan pada sistem pembelajaran atau mempunyai relevansi
terhadap mata kuliah yang berada di Program Studi. Dosen dilibatkan untuk menjadi
tim Dosen Bimbingan Penyelesaian Tugas Akhir (DBPTA), Tim Penyusunan Kurikulum,
Tim Dosen Pembina Mata kuliah (DPMK) di Program Studi diwajibkan menyusun

54
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) disetiap matakuliah disesuaikan dengan
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK).
Penyusunan RPS bertujuan agar setiap dosen melakukan proses pembelajaran secara
lebih bertanggungjawab, dalam rangka mencapai standar proses pembelajaran
sebagaimana telah diamanatkan dalam Standar Nasional Pendidikan. Dengan
menyusun RPS ini, mahasiswa mengetahui apa yang harus dipersiapkan dan dilakukan
dalam mengikuti mata kuliah yang bersangkutan serta dapat mencapai capaian
pembelajaran yang telah ditetapkan.
Untuk memperkuat modal intelektual secara individu Dosen dilibatkan menjadi
Dosen Pembimbing Akademik (DPAK). Pengalaman dan kredibilitas Dosen sebagai
DPAK dengan melakukan pembimbingan akademik terhadap mahasiswanya akan
membantu Program Studi untuk melahirkan lulusan yang kompeten disetiap
tahunnya.
Di bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen melaksanakan
Pengabdian di lapangan secara langsung dalam kegiatan Kuliah Kerja Usaha
(KKU)/Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang dilaporkan oleh Dosen Pembimbing Lapangan
(DPL) dalam bentuk laporan kegiatan PKM setiap tahunnya. Selain kegiatan KKU,
Dosen melaksanakan PKM sebagai Narasumber, Pendamping dalam kegiatan di luar
Kampus.
a.2 Pengelolaan Dosen
1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan proses yang terdokumentasi dan
efektif untuk memfasilitasi human resource planning, rencana dan implementasi
pendidikan, pelatihan dan pengembangan dosen untuk meningkatkan kualifikasi
dan kinerja dosen sesuai dengan visi dan misi serta arah perkembangan ekonomi
dan bisnis baik di tingkat nasional maupun global.
Program Studi dalam menjaga keberlangsungan dan eksistensi untuk mencapai
visi, misi dan tujuan memerlukan perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang
efektif dan efisien. Suatu lembaga pendidikan harus di dukung SDM yang baik
khususnya dosen.
Keberhasilan menyusun perencanaan SDM secara komprehensif akan menjadi
modal awal yang baik bagi kelancaran implementasi program kerja serta pencapaian
sasaran Program Studi. Perencanaan SDM diarahkan sebagai upaya untuk

55
mengusahakan SDM yang sesuai dengan kualitas dan kuantitas sejalan dengan
komitmen terhadap visi dan misi.
Pengembangan SDM berbasis kinerja terus diupayakan untuk mencapai dinamika
pekerjaan. Upaya yang dilakukan oleh program studi dalam meningkatkan kualifikasi
dan kompetensi Dosen adalah sebagai berikut :
a. Mendorong dosen untuk Studi Lanjut Program S3.
b. Mendorong dosen untuk memiliki gelar Kompetensi.
c. Mendorong dosen untuk memproses Jabatan Fungsional.
d. Mendorong dosen untuk mendapatkan sertifikasi dosen.
e. Mengirimkan dosen untuk mengikuti seminar dan workshop.
f. Menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, kapasitas dan
keterampilan.
g. Menyediakan buku-buku yang sesuai dengan disiplin ilmu untuk kompetensi
dosen.
Dari upaya tersebut di atas, diharapkan Dosen memiliki kualifikasi kerja dan
kinerja yang sesuai dengan visi, misi Program Studi yang sudah ditetapkan serta
mampu mengikuti arah perkembangan ekonomi dan bisnis di Tingkat Nasional.

2. Unit Pengelola Program studi mendeskripsikan mekanisme dan prosedur dalam


pengembangan karir akademik, keikutsertaan sertifikasi profesional dosen dalam
bidang EMBA dan sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan strategi.
Program Studi melakukan evaluasi dosen setiap akhir semester melalui hasil
Laporan Kinerja Dosen (LKD), selama 4 (empat) semester berturut – turut memenuhi
persyaratan LKD program studi mendorong dosen untuk mengajukan jabatan
fungsional ke jabatan yang lebih tinggi. Program Studi mendorong para dosen untuk
mengembangkan karir akademik Dosennya dengan cara mendorong keikutsertaan
menjadi anggota profesi, diantaranya Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI), Asosiasi Dosen
Indonesia (ADI), ISSEI, CELL, Sertifikasi BNSP dan sebagian dosen telah mengikuti
pelatihan yang sesuai dengan bidang ilmu akuntansi seperti mengikuti pelatihan
BREVET A/B (IAI) tentang pelatihan pajak mulai dari pembahasan dasar hingga
ketentuan perpajakan. Program studi mempunyai dosen yang tersertifikasi (Serdos)
sebanyak 3 Orang, 1 di antara sudah lolos tetapi belum keluar no induk sertifikasi

56
dosennya. Ketua Program Studi terus berupaya memberikan dorongan kepada para
dosen untuk mendapatkan sertifikasi dosen dengan tujuan untuk meningkatkan mutu
kinerja serta kreativitas dosen dan merealisasikan penjaminan mutu dosen di Program
Studi atau quality assurance.
3. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan pengelolaan dosen secara sistematis
yang memberikan tanggung jawab kepada setiap dosen untuk memenuhi visi dan
misi program studi dan menetapkan harapan yang realistis untuk setiap dosen.
Dosen harus memenuhi kualifikasi dosen (S2) dan pemenuhan beban kerja dosen
yang sudah ditentukan serta memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan
pemenuhan capaian pembelajaran lulusan. Kunci keberhasilan dalam memenuhi
tugasnya tidak hanya pengajaran saja tetapi harus memenuhi tugas penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat dalam setiap satu semester. Harapan Program Studi
kepada dosen adalah :
a. Mampu melaksanakan pendidikan sesuai dengan Rencana Pembelajaran
Semester (RPS)
b. Kualitas pembelajaran dilakukan dengan ketentuan akademik Program Studi.
c. Dosen diwajibkan melaksanakan penelitian setiap satu semester sekali.
Hasil dari penelitian dapat ditindaklanjuti dan diterapkan dalam program
pengabdian masyarakat, luaran dari kegiatan tersebut dapat dijadikan bahan ajar
untuk mahasiswa dalam proses pembelajaran di kelas

4. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan proses evaluasi, promosi dan


penghargaan dosen yang dikomunikasikan kepada dosen dengan jelas dan
sistematis untuk mendukung visi, misi, tujuan, dan strategi.
a). Proses Evaluasi
Evaluasi kinerja dosen selama proses pembelajaran dilakukan oleh UPT
Penjaminan Mutu melalui kueisioner berupa google form yang disebarkan kepada
mahasiswa setiap akhir semester. Pengisian evaluasi dosen dari mahasiswa dilakukan
ketika mahasiswa mengakses SIAKAD ([Link]) , dimana ketika mahasiswa
mengakses dan mau melihat nilai hasil studi, maka di arahkan untuk pengisian
kuesioner dosen pengajar terlebih dahulu, setelah mahasiswa memberikan penilaian
evaluasi dosen pengajar, maka mahasiswa tersebut bisa melihat hasil/nilai

57
pembelajarannya dari setiap mata kuliah. Untuk aksesnya Hasil Kueisioner ini
dilaporkan dan ditindak lanjuti oleh dekanat yang akan dijadikan bahan untuk
memberikan penghargaan kepada dosen yang berprestasi dalam bentuk promosi
jabatan di lingkungan program studi. Hasil evaluasi disampaikan oleh program studi
secara berkala, tersistematis melalui rapat dosen dan rapat struktural. (link evaluasi :
[Link] / PW : LAMEMBA11)
b). Proses Promosi dosen
Beberapa promosi dosen yang berprestasi dilingkungan program studi di
antaranya, dosen tersebut akan di berikan : a). Di berikan promosi sebagai DPAK lebih
dari satu kelas. b). Promosi Dosen kedua di pilih menjadi DPMK dalam beberapa mata
kuliah sesuai dengan keahlian dan konsentrasi dosen tersebut. c). Promosi dosen
ketiga adalah dosen tersebut di promosikan sebagai pembina di beberapa UKM yang
ada di universitas. d). Promosi dosen terakhir adalah di promosikan jabatan Struktural
oleh Dekanat ke Rektor.
c). Penghargaan bagi dosen
Beberapa jenis penghargaan yang ada di program studi diantaranya dosen
tersebut di libatkan kedalam beberapa kegiatan yang di adakan oleh fakultas seperti
kepanitiaan seminar, pelatihan, dijadikan narasumber serta mewakili fakultas atau
program studi ke beberapa pertemuan ilmiah.
b. Tenaga Kependidikan
b.1 Kecukupan dan Kualifikasi Tenaga Kependidikan
1. Unit Pengelola Program studi mendeskripsikan jumlah tenaga kependidikan yang
sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan strategi serta memenuhi aturan SN-Dikti serta
kualifikasi dan sertifikasi tenaga kependidikan yang sesuai dengan kebutuhan
layanan program studi dalam melaksanakan kegiatan akademik dan
pengembangan program studi.
Untuk jumlah tenaga kependidikan Program Studi sebanyak 14 orang, dengan
kualifikasi S2 sebanyak 5 orang, S1 sebanyak 5 orang dan masing-masing sudah
mempunyai NITK, dan 4 orang PAUM (Pembantu Umum). Namun program studi
terus mendorong dalam upaya peningkatan kualifikasi pendidikan untuk tenaga
kependidikan sehingga perlu dilakukan peningkatan kompetensi yang lebih baik.
Deskripsi diatas menunjukan bahwa jumlah sumber daya manusia khususnya tenaga

58
kependidikan sudah cukup baik namun belum cukup optimal, sehingga perlu adanya
peningkatan kualitas untuk dapat mencapai visi dan misi program studi ke depan.
Salah satu langkah meningkatkan kualifikasi tendik dengan peningkatan softskil
dimana para tendik diikutsertakan dalam beberapa pelatihan sesuai dengan
pekerjaannya.
b.2 Pengembangan Tenaga Kependidikan
1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan program pengembangan
kompetensi tenaga kependidikan melalui pendidikan dan pelatihan, untuk
meningkatkan kualifikasi dan kinerja mereka sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan
strategi.
Dalam Pengembangan Kompetensi Tenaga Kependidikan Program studi
melakukan beberapa tahapan:
a. Pola Pengembangan Kompetensi Umum
Pola pengembangan kompetensi umum tenaga kependidikan di Program
Studi yaitu dengan melalui pendidikan dan pelatihan (diklat), workshop, dan diklat
kepemimpinan (Diklatpim). Pola pengembangan kompetensi umum tersebut
cukup optimal diberikan kepada tenaga kependidikan di Program Studi, namun
pengembangan tersebut masih perlu ditingkatkan sehingga tenaga kependidikan
dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya serta meningkatkan
produktivitas dalam bekerja.
b. Pola Pengembangan Kompetensi Teknis/fungsional
Pola pengembangan kompetensi fungsional tenaga kependidikan di Program
Studi yaitu dilakukan berdasarkan jabatan dari tenaga kependidikan tersebut,
seperti pelatihan fungsional, pengembangan kompetensi IT, pelatihan struktural
atau jabatan. Pola pengembangan kompetensi fungsional tersebut cukup optimal
diberikan kepada tenaga kependidikan di Program Studi, namun pengembangan
tersebut masih perlu ditingkatkan agar tenaga kependidikan yang tidak sesuai
dengan latar belakang pendidikannya mampu bekerja dengan optimal
2. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan mekanisme dan prosedur
pengembangan karir akademik dan sertifikasi profesional bagi tenaga
kependidikan sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan strategi.

59
Untuk mengembangkan karir akademik tenaga kependidikan, program studi
mendorong Tenaga Kependidikan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
lagi sesuai dengan bidang keahliannya. Tenaga Kependidikan wajib memiliki kualifikasi
paling rendah D3 yang dinyatakan dengan ijazah. Tenaga kependidikan di Program
Studi sekarang sudah memiliki ijazah paling rendah S1 dan beberapa Tenaga
Kependidikan telah mengikuti pelatihan HR Competion and benefit, dan pengelolaan
keuangan/akuntansi berbasis digital
B.5 Keuangan, Sarana, dan Prasarana
a. Keuangan
1. Unit Pengelola Program Studi menjelaskan perencanaan, pengeluaran, dan pengelolaan
sumber daya keuangan untuk mendukung, mempertahankan, dan meningkatkan
kualitas layanan program studi; memenuhi kebutuhan operasional pendidikan,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta investasi yang selaras dengan visi,
misi, tujuan, dan strategi.
a) Perencanaan
Penyelenggaraan kegiatan Tridharma Program Studi tidak terlepas dari faktor
pembiayaan, sumber penerimaan dari mahasiswa merupakan kontribusi terbesar
meskipun bukan merupakan satu satunya sumber utama, ada beberapa sumber lain
dari pemerintah yaitu sumber penerimaan dalam bentuk beasiswa dan dana hibah
sebagai penunjang keberlangsungan penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.
Pengajuan dalam penggunaan anggaran di susun oleh Ka Prodi disetujui oleh wakil
dekan II dan disahkan oleh Dekan. Pengajuan anggaran berdasarkan Rencana
Anggaran Kerja Program Studi.
Adapun alokasi operasional keuangan yang sudah ditetapkan oleh Program Studi
adalah untuk Pendidikan dan pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Kepada
Masyarakat.
b) Pengeluaran dan Pengelolaan
Sistem Pengeluaran dan Pengelolaan Keuangan Prodi baik penerimaan maupun
pengeluaran dilakukan di Fakultas. Program studi setiap semesternya melakukan
pengajuan anggaran yang bersifat rutinitas berkaitan dengan kegiatan akademik
seperti : Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester, Ujian Seminar Proposal, Ujian
Komprehensif, Pelatihan Kompetensi, Ujian Sidang Skripsi, Penelitian dan Pengabdian

60
Kepada Masyarakat. Semua kegiatan yang dilakukan oleh Program Studi diatur oleh
Fakultas yang disahkan oleh Surat Keputusan Dekan. Seluruh pengeluaran dan
pengelolaan keuangan disetujui oleh Wakil Dekan II dan diketahui oleh Dekan.
2. Unit Pengelola Program Studi menjelaskan usaha-usaha yang dilakukan untuk
menjamin keberlanjutan sumber daya keuangan dalam mencapai visi, misi, tujuan, dan
strategi.
Usaha Program Studi dalam menjamin keberlanjutan Sumber Daya Keuangan
dilakukan dengan cara program studi memberikan pelayanan kepada mahasiswa berupa
program studi melakukan update kurikulum sesuai kebutuhan dan ketentuan perundang -
undangan yang berlaku. Hal ini di tujukan selain mengikuti peraturan yang berlaku tetapi
juga untuk meningkatkan animo masyarakat terhadap program studi.
Program Studi dirancang untuk menjawab tantangan semakin kompleksnya
kebutuhan tenaga kerja di Industri dan Dunia Kerja untuk memenuhi kebutuhan tersebut
diperlukan lulusan yang mempunyai kompetensi dalam Pengelolaan Keuangan berbasis
Digital yang handal serta pengetahuan yang komprehensif dan implementatif. Usaha –
usaha yang dilakukan program studi untuk keberlanjutan sumber daya keuangan dalam
mencapai visi, misi, tujuan dan strategi adalah:
a. Peningkatan mutu manajemen program studi dengan cara:
1) Melakukan update kurikulum sesuai kebutuhan.
2) Meningkatkan mutu SDM Dosen dan tenaga kependidikan dengan cara studi
lanjut, seminar, dan workshop.
3) Mengadakan Kerjasama dengan program studi lain dari Universitas lain.
b. Upaya untuk meningkatkan animo calon mahasiswa dengan cara :
1) Melakukan diskusi ilmiah dengan mengundang narasumber yang berkualitas
didampingi oleh dosen internal untuk menambah wawasan.
2) Memberdayakan alumni dalam publikasi penerimaan mahasiswa baru.
3) Memberikan beasiswa bagi mahasiswa.
Dengan upaya–upaya yang dilakukan diatas diharapkan adanya peningkatan jumlah
mahasiswa setiap tahun akademik, sehingga akan menjamin keberlangsungan sumber
daya keuangan serta ketercapaian visi, misi, tujuan, dan strategi program studi.

61
b. Sarana dan Prasarana
1. Unit Pengelola Program Studi menjelaskan penyediaan dan pengelolaan sarana dan
prasarana fisik dan virtual yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dan dosen untuk
kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan oleh tenaga
kependidikan untuk mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian
kepada masyarakat.
Sarana prasarana adalah salah satu komponen mutu akademik yang akan
mempengaruhi terhadap pencapain visi misi program studi. Kebutuhan yang mendukung
sarana prasarana telah memiliki ruang kuliah , laboratorium , gedung kelembagaan,ruang
dosen , ruang kemahasiswaan, gedung olahraga, gedung serbaguna, perpustakaan , media
pembelajaran, internet dan fasilitas umum lainnya seperti tempat parkir, mesjid, toilet,
kantin, ATM, dan penjagaan keamanan. Secara umum program studi menerapkan bahwa
semua sarana yang ada dapat dimanfaatkan secara bersama oleh civitas akademika.
Bangunan milik Fakultas yang digunakan oleh program studi salah satunya ruang
kuliah. Disetiap ruang kelas tersedia LCD proyektor, AC dan kipas angin untuk menunjang
kegiatan tridharma perguruan tinggi. Selain itu Server data dan sarana IT pendukung lain
tersedia dengan sangat baik sehingga dosen dan mahasiswa tidak mengalami kendala
dalam ketersediaan sarana komputer dan pendukung lainnya. Fakultas memfasilitasi
sarana prasarana untuk kegiatan program studi melalui jaringan internet kampus saat ini
telah mencukupi dan menjadi salah satu penyelenggraan proses akademik dan pelayanan
administrasi kampus. Program studi juga mempunyai fasilitas WIFI yang memadai untuk
mengakses data, informasi terutama yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran.
Sarana dan prasarana perpustakaan disediakan khusus terkait buku referensi yang
sesuai dengan keilmuan program studi.
2. Unit Pengelola Program Studi menjelaskan kecukupan dan rencana pengembangan
sarana dan prasarana untuk melayani mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan
dengan merujuk pada SN-Dikti dan selaras dengan visi, misi, tujuan, dan strategi.
Sarana dan prasarana dikelola oleh Ka BAUM berkoordinasi dengan kaprodi dan wakil
dekan II (bidang sarana prasarana). Prasarana sebagai unsur pendukung kelancaran
kegiatan program studi menyangkut akademik, pelayanan administrasi mahasiswa, dosen,

62
dan tenaga kependidikan baik untuk kegiatan akademik dan non akademik. Sarana dan
prasarana ini diharapkan dapat terus menunjang proses penyelenggaraan Tridharma
Perguruan Tinggi.
Ketersediaan prasarana telah memenuhi kebutuhan setiap kegiatan akademik
maupun non akademik yang dilaksanakan pada saat ini sudah memadai. Aspek dari
ketersediaan sarana dan prasarana ini masuk dalam rencana induk pengembangan (RIP)
untuk mengantisipasi pertumbuhan student body dan aktivitas akademik yang terus
meningkat.
Sarana dan prasarana sudah terjamin dengan baik memenuhi kelayakan dalam
penggunaannya berjalan sesuai dengan kebutuhan, sehingga aktivitas akademik maupun
non akademik dapat digunakan secara efektif.
B.6 Pendidikan
a. Kurikulum
1. Kurikulum program studi mendeskripsikan materi pembelajaran yang mutakhir dan
relevan dengan kebutuhan ekonomi dan bisnis masa depan, memiliki perspektif global,
sesuai dengan visi, misi, tujuan, strategi, dan capaian pembelajaran serta dievaluasi dan
dikembangkan agar sesuai dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan,
praktik, dan tantangan-tantangan di masa yang akan datang dengan melibatkan
pemangku kepentingan.
Kurikulum Pendidikan Tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai
isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang
digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di Perguruan Tinggi.
Kurikulum memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam kompetensi utama,
serta kegiatan lainnya yang mendukung tercapainya Visi, Misi, tujuan, strategi dan capaian
pembelajaran Program Studi. Kurikulum memuat mata kuliah yang mendukung
pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk
memperluas wawasan serta memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, dilengkapi
dengan deskripsi mata kuliah, rencana pembelajaran semester dan hasil evaluasi
pembelajaran. Kurikulum dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan
kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills,
keterampilan, kepribadian dan perilaku (soft skill) yang dapat diterapkan dalam berbagai

63
situasi dan kondisi. Kebijakan pengembangan kurikulum mempertimbangkan keterkaitan
dengan visi dan misi program studi, pengembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan para
pemangku kepentingan.
Penerapan Kurikulum KKNI Program Studi mengacu pada SN-DIKTI Tahun 2020, yang
dijabarkan dalam standar mutu tentang pedoman kurikulum program studi. Pada standar
pendidikan program studi memiliki pedoman kurikulum tentang isi pembelajaran sampai
pada proses penilaian pembelajaran untuk menghasilkan lulusan, kriteria capaian
pembelajaran, metode pembelajaran, kedalaman dan keluasan materi. Pedoman
kurikulum yang diterapkan diawali dengan menentukan profil lulusan Program Studi
dengan melihat kebutuhan pasar dan perkembangannya melalui observasi profil lulusan
pada Program Studi. Penentuan capaian pembelajaran mengacu pada SN-DIKTI yang
terbagi menjadi empat kemampuan, yaitu aspek sikap, aspek pengetahuan, aspek
keterampilan umum dan khusus. Penerapan kurikulum ini juga didukung dengan kebijakan
pimpinan dalam bentuk penerapan SOP Pembelajaran dan Penetapan Kebijakan Sarpras
Pembelajaran. Penerapan kurikulum juga mengikuti perubahan situasi seperti pada masa
pandemi COVID-19 dengan melakukan proses perkuliahan secara daring (online) melalui
E-Learning dengan memanfaatkan beberapa aplikasi pembelajaran seperti zoom metting,
gmeet, serta untuk penilaian atau evaluasi mahasiswa akhir semester dilaksanakan secara
online dengan cara dosen pengajar menginput nilai pada siakad (link siakad :
[Link] ).
Untuk mencapai tingkat kesesuaian antara materi pembelajaran dengan tujuan mata
kuliah, maka materi perkuliahan yang disampaikan setiap dosen harus mencapai Tujuan
Instruksional Umum dan Tujuan Instruksional Khusus yang telah dirumuskan dalam RPS.
Kurikulum diarahkan agar dapat menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian dalam
berbagai bidang, kemudian dikelompokkan berdasarkan kompetensi isu yang berkembang
sepuluh tahun ke depan serta Kondisi persaingan pada era globalisasi membutuhkan
tenaga-tenaga profesional yang mampu menghasilkan dan menggunakan informasi
akuntansi untuk kebutuhan pihak internal maupun eksternal dalam suatu entitas bisnis
sehingga keputusan yang diambil atas dasar informasi tersebut dapat memberikan
manfaat bagi dunia usaha dalam menghadapi persaingan global. Oleh karena itu pada
masa mendatang diharapkan kompetensi lulusan akan lebih difokuskan berdasarkan
konsentrasi dimana setiap mahasiswa bebas memilih kompetensi yang diminatinya.

64
Selain profesional, para lulusan juga diharapkan mampu membekali diri dengan
tanggung jawab dan etika, baik sebagai pengguna jasa maupun sebagai pemakai jasa.
Selain mempersiapkan mahasiswa menjadi masyarakat akademik dan profesional dengan
kemampuan menerapkan, mengembangkan dan memperkaya ilmu akuntansi, Program
Studi mempersiapkan setiap lulusan yang memiliki etika dalam menjalankan profesi dalam
bidang ilmu akuntansi baik sebagai penyaji maupun sebagai pengguna informasi
Akuntansi. Etika perilaku sudah dibina sejak mahasiswa berada pada semester pertama
melalui berbagai bentuk kegiatan seperti Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa
Baru (PKKMB), pembinaan akademik, sisipan etika dalam materi kuliah, kegiatan perwalian
sampai dengan bimbingan penulisan skripsi.
Dalam pencapaian visi, misi, sasaran dan tujuan juga tidak terlepas dari suasana
akademik yang ada. Suasana akademik yang aman, nyaman, tentram, dan tertib serta
didukung dengan sarana dan prasarana yang sangat membantu dalam peningkatan
kualitas lulusan yang dapat memenuhi permintaan Industri dan Dunia Kerja. Secara berkala
kurikulum ini disesuaikan oleh Program Studi untuk memenuhi kebutuhan pasar melalui
revisi kurikulum sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berkarakter dan berkompeten
sesuai dengan visi dan misi Program Studi. Kurikulum ini ditetapkan kembali ketika
perubahan dari Sekolah Tinggi ke Fakultas karena proses migrasi dari beberapa sekolah
tinggi ke universitas di lingkungan YPSA. pada pertengahan awal semester ganjil
2021/2022 dan berlaku bagi mahasiswa seluruh angkatan, sementara mahasiswa angkatan
2022/2023 menerapkan kurikulum KKNI yang mengacu ke MBKM yang telah di sahkan oleh
Rektorat dan Dekanat.
Evaluasi internal yang berkelanjutan terhadap Program Studi terus dilakukan. Evaluasi
Internal dilakukan terutama ketika terjadi perubahan dalam sistem dan perkembangan
kurikulum yang di tetapkan oleh KEMENDIKBUD. Misalnya, hal yang baru yaitu,
KEMENDIKBUD menghimbau bagi Perguruan Tinggi melalui Program Studi harus
menyesuaikan kurikulum KKNI ke kurikulum MBKM. Perubahan tersebut berpengaruh
terhadap kurikulum Program Studi. Untuk mengantisipasi hal itu, Program Studi biasanya
melakukan evaluasi internal terutama untuk mengetahui dampak perubahan tersebut
terhadap materi perkuliahan yang terkait. Evaluasi kinerja program studi dan kinerja dosen
dilakukan pada setiap akhir semester. Evaluasi tersebut dilakukan melalui pengisian
kuisioner yang dibagikan kepada setiap mahasiswa.

65
Hasil evaluasi internal dan eksternal selalu digunakan untuk perbaikan dan
pengembangan program studi, terutama untuk memperbaiki kurikulum dan perangkatnya,
serta perbaikan penyediaan sarana dan prasarana. Selain itu, hasil evaluasi internal dan
eksternal juga digunakan untuk perbaikan proses belajar mengajar seperti metode
perkuliahan, seminar proposal, administrasi Program Studi, dan perbaikan sistem
penilaian.
2. Implementasi kurikulum menjamin akuisisi dan pengembangan kompetensi mahasiswa,
memfasilitasi keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran, dan interaksi
produktif mahasiswa-mahasiswa dan mahasiswa-dosen untuk mencapai tujuan
pembelajaran.
Pembelajaran merupakan manifestasi dari kurikulum yang memuat proses interaksi di
kelas. Pembelajaran yang dilakukan pada program studi dengan menempatkan dosen
berdasarkan kebutuhan, kualifikasi, keahlian dan pengalaman dalam proses pembelajaran.
program studi memberikan kebebasan kepada dosen dalam menjalankan perkuliahan
selama satu semester penuh. Proses pembelajaran pada program studi dimonitor dan
dievaluasi secara berkelanjutan dan hasilnya ditindak lanjuti dengan pengembangan.
Monitoring dan evaluasi dilakukan setiap semester dengan memberikan penekanan pada
aspek pembelajaran sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Struktur kurikulum Prodi juga memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk
mengembangkan minat dan bakat akademik seperti dalam pemilihan beberapa mata
kuliah pilihan. Mata kuliah pilihan berada pada semester empat dan lima, serta pemilihan
mata kuliah konsentrasi berada pada semester tujuh. Mata kuliah tersebut di sesuaikan
dengan minat dari masing-masing mahasiswa, program studi memfasilitasi dengan
beberapa mata kuliah pilihan.
Pada semester 4 (empat) terdapat 2 (dua) mata kuliah pilihan, yang pertama adalah
matakuliah Teknologi Informasi Akuntansi, matakuliah ini melibatkan mahasiswa dalam
mempelajari konsep digitalisasi akuntansi atau pengelolaan keuangan dengan dosen
pengajar praktisi di bidang konsultan keuangan dimana selalu uptodate terhadap
perkembangan teknologi khususnya di bidang keuangan, matakuliah kedua adalah
akuntansi perbankan dimana mahasiswa mempelajari yang berkaitan dengan pengelolaan
keuangan perbankan serta dosen pengajar merupakan praktisi di perbankan BUMN. Selain
itu, ada matakuliah khusus yaitu Ekonomi Masjid, dimana mahasiswa

66
mengimplementasikan hasil belajar ke masyarakat berupa pelatihan/workshop ekonomi
masjid, serta membimbing pengurus masjid untuk mendirikan organisasi UEM (Usaha
Ekonomi Mesjid).
Pada semester 5 terdapat empat matakuliah pilihan yang disesuaikan dengan minat
mahasiswa, mahasiswa bebas memilih beberapa matakuliah pilihan yang di sediakan oleh
program studi, diantaranya :
a. Akuntansi Koperasi
b. Akuntansi Nirlaba/akuntansi Sosial
c. Analisis perancangan Sistem
d. Akuntansi Desa
Mahasiswa pada semester 7 mengikuti kegiatan KKU (Kuliah Kerja Usaha) dimana
matakuliah ini sekarang berganti menjadi KKN (Kuliah Kerja Nyata) karena peleburan
Sekolah Tinggi ke Universitas. Matakuliah ini melibatkan seluruh mahasiswa dalam
pelaksanaannya, di mulai dari penyusunan program kerja sampai dengan
implementasinya. Dalam melaksanakan pembelajaran ini mahasiswa didampingi oleh
Dosen pembimbing Lapangan (DPL) sehingga keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam
proses pembelajaran masih terkontrol sesuai dengan ketentuan kurikulum yang di
tetapkan oleh Program Studi.
b. Jaminan Pembelajaran
1. Unit Pengelola Program Studi mendokumentasikan proses jaminan pembelajaran
dengan baik yang sesuai dengan profil lulusan, kompetensi lulusan dan capaian
pembelajaran yang telah ditetapkan serta selaras dengan visi, misi, tujuan, dan strategi.
Pemantauan kesesuaian proses terhadap rencana pembelajaran dilakukan melalui sistem
pemantauan proses akademik secara periodik dan berkala. Kegiatan ini dilakukan oleh
Program Studi, dengan tujuan untuk melihat bagaimana progres dan kendala yang ada ketika
dilakukan pencarian solusi terbaik untuk pencapaian visi dan misi program studi untuk
menjamin kesesuaian proses terhadap rencana pembelajaran dengan RPS dalam rangka
menjaga mutu proses pembelajaran. Hasil monev pelaksanaan pemantauan proses
pembelajaran harus terekam dengan baik agar dapat digunakan untuk menentukan langkah
meningkatkan mutu proses pembelajaran selanjutnya. Setiap dosen dalam melaksanakan
tugas mengajar berpedoman pada surat tugas yang diberikan oleh Ketua Program Studi di
setiap awal semester berdasarkan kualifikasi, keahlian dan pengalaman yang dimiliki masing-

67
masing dosen. Dalam pelaksanaan pembelajaran setiap dosen diwajibkan menyiapkan RPS
dengan berpanduan pada buku kurikulum dari ketua Program Studi. Kontrak perkuliahan agar
proses perkuliahan berjalan sesuai dengan Visi, Misi, Tujuan Dan Sasaran. Dalam proses
monitoring dan evaluasi ketua program Studi dibantu oleh Lembaga Penjamin Mutu
melakukan evaluasi dengan cara menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa, dosen dan
pimpinan, dan hasil evaluasi dilaporkan oleh Lembaga Penjamin Mutu kepada Dekan. Berikut
kedua kurikulum yang sedang dijalankan kurikulum KKNI : [Link]
,kurikulum KKNI yang mengacu ke MBKM : [Link] , (PW : LAMEMBA11)
2. Unit Pengelola Program Studi menyusun peta kurikulum untuk menjamin struktur mata
kuliah dan kegiatan pembelajaran konsisten dan relevan dengan capaian
pembelajaran dan profil lulusan yang diharapkan serta selaras dengan visi, misi, tujuan,
dan strategi.
Peta kurikulum program studi pada pembelajaran saat ini adalah kurikulum KKNI
berikut link peta kurikulumnya : [Link] / (PW : LAMEMBA11) dan ini
berlaku bagi tingkat dua, tiga, dan empat, sedangkan bagi tingkat satu sudah berjalan
kurikulum KKNI yang mengacu ke kurikulum MBKM berikut peta kurikulumnya :
[Link] / (PW : LAMEMBA11)
3. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan pedoman standar pemenuhan capaian
pembelajaran dan mengembangkan instrumen yang valid dan handal dengan metode
yang relevan untuk mengukur capaian pembelajaran serta menetapkan intervensi untuk
perbaikan kualitas pembelajaran berdasar tingkat pemenuhan capaian pembelajaran
serta masukan dari para pemangku kepentingan.
Sesuai ketentuan yang tercantum dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN
DIKTI) tahun 2014, setiap program studi wajib dilengkapi dengan target capaian
pembelajaran sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan program terhadap para
pemangku kepentingan. Untuk keperluan tersebut, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi
Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, berdasarkan amanah Peraturan Menteri
Pendidikan Nomor 73 tahun 2013 perlu menyusun Panduan Capaian Pembelajaran (CP)
lulusan program studi di perguruan tinggi.
CP lulusan program studi selain merupakan rumusan tujuan pembelajaran yang
hendak dicapai dan harus dimilki oleh semua lulusannya, juga merupakan pernyataan
mutu lulusan. Oleh karena itu, program studi berkewajiban untuk memiliki rumusan CP

68
yang dapat dipertanggungjawabkan baik isi, kelengkapan deskripsi sesuai dengan
ketentuan dalam SN DIKTI, serta kesetaraan level kualifikasinya dengan Kerangka
Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Karena merupakan rumusan tujuan pendidikan dan
pernyataan mutu lulusan, perumusan CP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
pengembangan kurikulum program studi.
Terkait hal tersebut, melalui dokumen Pengukuran Capaian Pembelajaran Lulusan ini,
program studi membuat pedoman yang digunakan untuk mengukur kesesuaian
kompetensi lulusan dengan CPL yang telah ditetapkan. Diharapkan dengan adanya
pedoman pengukuran ini hasil yang ada dapat digunakan sebagai bahan evaluasi bagi
prodi dalam implementasi kurikulum yang digunakan. berikut link buku pedoman nya :
[Link] (PW : LAMEMBA11)

4. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan hasil evaluasi pengukuran capaian


pembelajaran mahasiswa dan tindak lanjut yang ditetapkan agar kegiatan dan proses
pembelajaran konsisten dan relevan dengan capaian pembelajaran dan profil lulusan
yang diharapkan serta selaras dengan visi, misi, tujuan, dan strategi.
Link dokumen hasil pembahasan pengembangan monitoring dan evaluasi kurikulum.
[Link] (PW : LAMEMBA11), atau secara ringkas hasilnya sebagai berikut.

DOKUMEN HASIL
PENGEMBANGAN, IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KURIKULUM
Tahun 2021
Perguruan Tinggi : Universitas Sebelas April
Fakultas : Ekonomi dan Bisnis
Program Studi : Akuntansi
Jenjang : Strata 1 (S1)
Jumlah SKS : 145 SKS
Gelar : Sarjana Akuntansi ([Link])
Status Akreditasi : B
Email : [Link]@[Link]

69
Alamat Prodi : Jl. Angkrek Situ No.19, Situ, Kec. Sumedang Utara,
Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45323

Visi Prodi Akuntansi

Visi Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSAP adalah “Terwujudnya
Program studi Akuntansi yang berbasis kompetensi dan memiliki reputasi berbasis kearifan
lokal di Jawa Barat pada tahun 2036”

Misi Prodi Akuntansi

Untuk lebih memfokuskan pencapaian visi yang telah ditetapkan, maka perlu ditentukan
misi yang menjadi prioritas untuk menentukan ketercapaian visi yang ditetapkan. Misi prodi
akuntansi FEB UNSAP adalah :
a. Menyelenggarakan sistem pendidikan dan pembelajaran yang dapat menghasilkan
lulusan berkarakter kompetensi, dan berintegritas.
b. Menyelenggarakan penelitian, seminar-seminar dan pelatihan di bidang ilmu akuntansi
berbasis digital yang dapat menambah wawasan mahasiswa dalam bidang ilmu
akuntansi.
c. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat secara edukatif, konsisten dan
terprogram dengan mengacu pada kajian bidang ilmu ekonomi akuntansi.
d. Menjalin kerjasama dengan pihak terkait dalam upaya meningkatkan sumber daya
manusia.
Tujuan Prodi Akuntansi

1) Menyiapkan lulusan menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan


akademik dalam menerapkan, mengembangkan dan memperluas ilmu ekonomi
akuntansi
2) Menyiapkan lulusan yang mampu mengimplementasikan keahlian dalam bidang
ilmu ekonomi akuntansi.
3) Menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas dan memiliki komitmen yang
tinggi terhadap kebenaran dan keadilan.
4) Menghasilkan lulusan yang mampu menjalin kerjasama dengan pihak terkait dalam
upaya meningkatkan sumber daya manusia.

70
Perubahan Penetapan Kurikulum Pendidikan Tinggi Berbasis KKNI dan MBKM

Menetapkan

Pertama : Penambahan dan Penggantian nama mata kuliah pada Penetapan


Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) Berbasis Kerangka Kualifikasi
Nasional Indonesia dan Kampus Merdeka pada Program Sarjana
Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Sebelas April Sumedang, Berupa:

No Nama Matakuliah Nama Matakuliah Baru SKS


Yang Di Hapus

1 Berfikir Kritis, Kreatifitas Dan 3


Integritas

2 Kepemimpinan 3

3 Teknik Pelaporan 3

4 Teknik Komunikasi 3

5 Dedikasi, Loyalitas Dan 3


Tanggung Jawab

6 Kompetensi Dan 3
Profesionalisme Kerja

7 Etika Kerja 2

8 Manajemen Strategi 3

9 Statistik I Analisis Statistik 2

10 Statistik Multivariate Analisis Statistik Multivariate 2

11 Akuntansi Akuntansi Keuangan Daerah / 3


Pemerintahan Akuntansi Pemerintahan

71
12 Komputer Akuntansi Digitalisasi Laporan Keuangan / 3
Digitalisasi Akuntansi Dengan
Accurate

13 Kewirausahaan Innovation, Creativity and 3


Entrepreneurship

14 Sistem Informasi Sistem Informasi Akuntansi 3


Akuntansi I Esensi dan Aplikasi

15 Sistem Informasi Sistem Informasi Akuntansi 3


Akuntansi II Dengan pendekatan Simulasi

Kedua : Surat keputusan Rektor UNSAP No. 010/SK/UNSAP/XII/2021

Ketiga : Penetapan kurikulum kiranya dapat memperhatikan kepentingan


peserta didik Program Sarjana Akuntansi Fakultas Ekonomi Bisnis
Universitas Sebelas April Sumedang.

Keempat : Surat keputusan ini berlaku terhitung awal perkuliahan tahun ajaran
2022/2023

Kelima : Segala sesuatu akan diubah dan diperbaiki sebagaimana mestinya


apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam surat
keputusan ini.

Kompetensi :
a. Akuntansi Keuangan
Lulusan yang bekerja sebagai staf analis keuangan di perusahaan swasta di bidang
keuangan ataupun non keuangan seperti, perbankan, perusahaan manufaktur dll.
b. Akuntansi Sektor Publik
Akuntan yang bekerja sebagai pegawai pemerintah di bidang dan aktivitas
pekerjaannya berkaitan langsung dalam bidang akuntansi, seperti BPK, kantor pajak dan
sebagainya.
c. Perpajakan
Untuk Akuntan Perpajakan lulusan dapat mengetahui dalam memenuhi ketentuan
perpajakan, termasuk penyusunan laporan keuangan fiskal dan pengisian SPT dalam hal

72
ini yang berbasis elektronik (e-SPT, e-filling dan e-billing, e-faktur, e-form) serta
perencanaan dalam rangka mengefisienkan beban pajak (tax planning).
d. Auditing
Untuk Auditor Eksternal lulusan dapat bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) yang
memberikan pelayanan kepada perusahaan dalam bidang audit, penyusunan sistem
akuntansi dan jasa lainnya secara independen.
e. Akuntansi Syariah
Untuk Akuntansi Syariah dimana lulusan bisa bekerja pada perbankan syariah
dimana ini merupakan tuntutan publik banyakan sektor keuangan syariah dimana
program studi memfasilitasi para calon lulusan di bidang keuangan Syariah.

Keunggulan :
Didalam perkembangan teknologi digital pada seluruh sektor khususnya sektor
keuangan yang semakin pesat merupakan sebuah pertanda bahwa pada era digitalisasi.
Oleh karena itu peran seorang sarjana akuntansi harus mengikuti perkembangan
perubahan di era 4.0 dan menuju era 5.0. Dimana teknologi mulai menggeser kendali
pekerjaan yang biasa dilakukan manusia. Peran teknologi menggantikan sebuah
pekerjaan dari profesi akuntan hanya tinggal menunggu waktu saja.
Disini Peran dari akuntan akan bersifat strategis dan konsultatif. Maka dari itu
prodi akuntansi FEB UNSAP menyiapkan lulusannya memiliki sertifikasi terkait
pengelolaan keuangan berbasis digital, supaya siap bersaing dengan lulusan sarjana
akuntansi dimana saja khususnya di Jawa Barat. Seorang sarjana akuntansi juga harus
memiliki sertifikat keahlian di bidang pengelolaan keuangan khususnya, oleh karena itu
Prodi Akuntansi FEB UNSAP menyiapkan lulusan program Sarjana akuntansi memiliki
sertifikat keahlian di bidang pengelolaan keuangan secara digital. Melalui pelatihan
pengelolaan keuangan menggunakan aplikasi berbasis online, dan dikeluarkan sertifikat
keahlian jika selesai mengikuti ujian sertifikasi tersebut.
Perkembangan zaman memang tidak bisa di hindari, apalagi perubahan era di
mulai dari 1.0 sampai dengan 5.0. Oleh karena itu Prodi Akuntansi harus bisa
mengontrol reaksi serta sikap terhadap perubahan tersebut, supaya bisa mengikuti
perkembangan era dan bisa meluluskan sarjana-sarjana akuntansi yang kompeten.
Didalam sektor akuntansi, banyak tantangan yang hadir akibat dari perubahan era

73
digital ini serta prodi akuntansi tidak bisa membiarkan begitu saja, wajib mempelajari
dengan cermat dan baik supaya bisa menentukan sikap untuk mengatasinya, prodi
akuntansi menyiapkan lulusannya harus fasih berteknologi karena ini salah satu kunci
untuk menghadapi perubahan/tantangan pada era ini.

B.7 Penelitian
a. Pelaksanaan dan Pendanaan
1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan pedoman pelaksanaan dan roadmap
penelitian yang sesuai dengan visi dan misi serta isu-isu ekonomi dan bisnis yang
berkembang baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
Relevansi penelitian pada unit pengelola mencakup unsur-unsur sebagai berikut:
a. Memiliki peta jalan yang memayungi tema penelitian dosen dan mahasiswa serta
pengembangan keilmuan Program Studi,
b. Dosen dan mahasiswa melaksanakan penelitian sesuai dengan agenda penelitian
dosen yang merujuk kepada peta jalan penelitian,
c. Melakukan evaluasi kesesuaian penelitian dosen dan mahasiswa dengan peta jalan
penelitian, dan menggunakan hasil evaluasi untuk perbaikan relevansi penelitian dan
pengembangan keilmuan Program Studi.
d. Penelitian dosen dan mahasiswa:
1) Penelitian dosen tetap yang dalam pelaksanaannya melibatkan mahasiswa
program studi.
2) Penelitian dosen tetap yang menjadi rujukan tema skripsi mahasiswa program
studi.
2. Unit Pengelola Program Studi dan program studi mendeskripsikan sumber pendanaan
untuk mendorong dosen agar mengikuti penelitian sesuai dengan visi dan misi serta isu-
isu ekonomi dan bisnis yang berkembang baik di tingkat lokal, nasional maupun
internasional.
Dalam pelaksanaan penelitian yang dilakukan oleh program studi mengacu dana
penelitian yang telah disiapkan oleh UPPS melalui LPPM. LPPM dengan para dosen yang
tergabung pada FEB Universitas Sebelas April melakukan penelitian dan pengabdian
masyarakat, berbasis transintegrasi keilmuan. Guna meningkatkan kinerja penelitian,
publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis transintegrasi keilmuan

74
dalam rangka peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing bangsa, untuk meningkatkan
taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan. Sumber dana yang diperoleh
oleh para peneliti dosen pada program studi bersumber dari mandiri, Fakultas, dan hibah
yang besarannya sudah diatur, pembiayaan meliputi honorarium, akomodasi, transportasi
dan mandiri (internal peneliti itu sendiri).

3. Unit Pengelola Program Studi memiliki sumber pendanaan dan realisasi yang berasal
dari internal, pemerintah, industri, dan lembaga lain yang relevan dan mendukung visi,
misi, tujuan, dan strategi.
Untuk saat ini pendanaan penelitian yang di sediakan berasal dari fakultas, dan
mandiri jika pendanaan dari pihak eksternal maka sebelumnya pihak eksternal
melakukan pengajuan dan MOU dengan universitas selanjutnya MOA nya dengan
program studi yang difasilitasi oleh fakultas dan LPPM.
Apabila pendanaan dari hibah maka tim dosen peneliti mengajukan ke LPPM serta
LPPM mendampingi tim dosen dalam pengajuan melalui SIMLIBTAMAS selanjutnya
apabila ada resivisi atau kesalahan teknis, LPPM segera menginformasikan kepada tim
dosen yang bersangkutan. Sampai dengan keputusan apakah penelitiannya di approve
atau tidak.

b. Diseminasi dan Kontribusi hasil


1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan penelitian dosen dan/atau dosen dengan
mahasiswa yang sesuai dengan roadmap penelitian dan/atau bermitra dengan pihak
eksternal pada tahun berjalan serta didesiminasikan dalam publikasi dan/atau
pertemuan ilmiah tingkat lokal, nasional atau internasional dan mendukung visi, misi,
tujuan, dan strategi.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen atau dosen dengan mahasiswa
dipublikasikan melalui Journal Of Accounting & Finance (JOAF) Fakultas Ekonomi dan
Bisnis, yang diterbitkan 2 (dua) volume setiap tahun dengan jumlah per volume
disesuaikan dengan jumlah dosen Program Studi. Berikut link jurnal publikasi program
studi : [Link]

75
2. Unit Pengelola Program Studi dan program studi mendeskripsikan kontribusi hasil
penelitian pada pengembangan pengajaran, ilmu pengetahuan dan praktik di bidang
Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi baik di tingkat lokal, nasional atau
internasional dan mendukung visi, misi, tujuan, dan strategi.
Hasil penelitian yang dikembangkan di PS bertujuan untuk meningkatkan capacity
building dosen pengampu matakuliah yang bersangkutan dan dimungkinkan untuk
mensejajarkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan implementasi ilmu
pengetahuan untuk diterapkan di masyarakat, sehingga ini akan menjadikan feedback
untuk menentukan program dan model yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat
pengguna lulusan PS.

B.8 Pengabdian Kepada Masyarakat


a. Pelaksanaan dan Pendanaan
1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan pedoman pelaksanaan dan roadmap
pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan visi dan misi serta isu-isu ekonomi
dan bisnis yang berkembang baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
1) Jenis-jenis program pengabdian pada masyarakat meliputi penataan, lokakarya, kursus-
kursus, penyuluhan-penyuluhan, kampanye, publikasi-publikasi, proyek-proyek,
percontohan, dan demonstrasi seperti pameran.
2) Pengabdian masyarakat adalah suatu kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat
tertentu dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun.
3) Jenis-jenis program pengabdian pada masyarakat yang termasuk dalam bentuk
program kuliah kerja mahasiswa meliputi bidang kewiraswastaan (ekonomi), sarana
dan prasarana, produksi, pendidikan, sosial budaya, akuntansi dan kependudukan.
4) PKM yang kemudian juga sering disebut dengan istilah pengabdian masyarakat adalah
tugas pokok dosen, sehingga sifatnya wajib. Pengabdian masyarakat sendiri merupakan
proses implementasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya langsung kepada
masyarakat menggunakan metodologi ilmiah sebagai penyebaran Tri Dharma

76
2. Unit Pengelola Program Studi dan program studi mendeskripsikan sumber pendanaan
untuk mendorong dosen agar mengikuti pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan
visi dan misi serta isu-isu ekonomi dan bisnis yang berkembang baik di tingkat lokal,
nasional maupun internasional.
Sumber pendanaan diperoleh bersumber dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang
besarannya sudah diatur sebagai keputusan fakultas dan program studi, pembiayaan
meliputi honorarium, akomodasi, transportasi dan mitra kerjasama meliputi honor
narasumber, ATK pelatihan, akomodasi dan transportasi.

3. Unit Pengelola Program Studi memiliki sumber pendanaan dan realisasi yang berasal
dari internal, pemerintah, industri, dan lembaga lain yang relevan dan mendukung visi,
misi, tujuan, dan strategi.
Sumber dana yang diperoleh bersumber dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang
besarannya sudah diatur sebagai keputusan fakultas dan program studi serta mitra
kerjasama, pembiayaan meliputi honorarium, akomodasi dan transportasi. Nominal yang
di berikan per penelitian dosen yang di fasilitasi oleh fakultas setiap program studi sebesar
Rp. 3.000.000 per penelitian.

b. Diseminasi dan Kontribusi hasil


1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan pengabdian kepada masyarakat dosen
dan/atau dosen dengan mahasiswa yang sesuai dengan roadmap pengabdian kepada
masyarakat dan/atau bermitra dengan pihak eksternal pada tahun berjalan serta
didesiminasikan dalam publikasi dan/atau pertemuan ilmiah tingkat lokal, nasional
atau internasional dan mendukung visi, misi, tujuan, dan strategi.
Hasil dari Pengabdian Kepada Masyarakat kemudian dikembangkan di Program Studi
bertujuan untuk meningkatkan capacity building dosen pengampu matakuliah yang
relevan dengan kebutuhan lembaga pengguna dan untuk menjaga “gap” pengetahuan
untuk memudahkan ilmu pengetahuan yang diterapkan di masyarakat, sehingga ini akan
menjadikan feedback untuk menentukan program dan model yang sesuai dengan
kebutuhan masyarakat pengguna lulusan Program Studi.

77
2. Unit Pengelola Program Studi dan program studi mendeskripsikan kontribusi hasil
pengabdian kepada masyarakat pada pengembangan pengajaran, ilmu pengetahuan,
dan praktik di bidang Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi baik di tingkat lokal,
nasional, atau internasional, dan mendukung visi, misi, tujuan, dan strategi.
Pengabdian masyarakat adalah suatu gerakan proses pemberdayaan diri untuk
kepentingan masyarakat dan merupakan kegiatan wajib bagi mahasiswa sebagai bagian
dari sivitas akademika. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa
dikenal dengan KKN atau Kuliah Kerja Nyata. Mahasiswa menjadi garda terdepan dalam
menjaga nilai luhur dan mulia. Kejujuran, gotong royong, keadilan dan empati menjadi
beberapa nilai yang perlu dijaga. Mahasiswa juga memiliki sikap kritis ketika nilai keadilan
tidak ditegakan. Dalam hal ini, mahasiswa memiliki peran untuk menjaga nilai untuk
kemajuan bangsa. Pemberdayaan ekonomi, Tujuan kegiatan memberikan pemahaman
maupun cara pemanfaatan sumberdaya yang berpotensi dan punya nilai ekonomi.
Kegiatan dapat dilakukan melalui pemberdayaan peluang usaha dari potensi yang ada,
penyuluhan dan peningkatan keterampilan usaha dari yang sudah dilakukan oleh
masyarakat. Pendampingan Masyarakat, yakni kegiatan pengabdian kepada masyarakat
yang dilakukan secara intensif dan partisipatif agar tercapai kemandirian dari komunitas
atau kelompok mitra. Kegiatan pendampingan bertujuan untuk meningkatkan daya saing
berusaha sehingga kelompok masyarakat tersebut bisa menjadi mandiri, Partisipasi
masyarakat dapat dianggap sebagai tolak ukur dalam menilai kegiatan di pedesaan.

B.9 Luaran dan Capaian Tridharma


a. Pendidikan dan Pengajaran
1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan profil dan capaian pembelajaran lulusan
sesuai dengan yang ditetapkan oleh Unit Pengelola Program Studi dan perguruan tinggi
dengan mengacu pada KKNI serta selaras dengan visi keilmuan program studi.
Profil lulusan Program Studi Akuntansi S1 ditentukan melalui mekanisme
penggabungan visi akademik yang dilakukan dengan penggabungan visi akademik yang
dilakukan dengan analisis SWOT (Strengths, weaknes, oportuities, dan threats) dan analisis
kebutuhan pasar melalui tracer studi kepada alumni dan juga masukan dari asosiasi profesi
pihak stakeholder dan masyarakat (Wali Mahasiswa). Sehingga lulusan prodi akuntansi
diharapkan akan menjadi :

78
a. Akuntansi Keuangan
Lulusan yang bekerja sebagai staf analis keuangan di perusahaan swasta di bidang
keuangan ataupun non keuangan seperti, perbankan, perusahaan manufaktur dll.
b. Akuntansi Sektor Publik
Akuntan yang bekerja sebagai pegawai pemerintah di bidang dan aktivitas
pekerjaannya berkaitan langsung dalam bidang akuntansi, seperti BPK, kantor pajak dan
sebagainya.
c. Perpajakan
Untuk Akuntan Perpajakan lulusan dapat mengetahui dalam memenuhi ketentuan
perpajakan, termasuk penyusunan laporan keuangan fiskal dan pengisian SPT dalam hal
ini yang berbasis elektronik (e-SPT, e-filling dan e-billing, e-faktur, e-form) serta
perencanaan dalam rangka mengefisienkan beban pajak (tax planning).
d. Auditing
Untuk Auditor Eksternal lulusan dapat bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP)
yang memberikan pelayanan kepada perusahaan dalam bidang audit, penyusunan sistem
akuntansi dan jasa lainnya secara independen.
e. Akuntansi Syariah
Untuk Akuntansi Syariah dimana lulusan bisa bekerja pada perbankan syariah
dimana ini merupakan tuntutan publik banyakan sektor keuangan syariah dimana
program studi memfasilitasi para calon lulusan di bidang keuangan Syariah.
Link capaian pembelajaran lulusan (CPL) : [Link] (pw : LAMEMBA11)

2. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan tingkat pemenuhan target capaian


pembelajaran program studi.

Kompetensi Kurikulum RPS


Lulusan

Evaluasi dengan Pemenuhan target CP Pembelajaran


dengan Kuis, Tugas,
UTS dan UAS 16 kali pertemuan

79
Target capaian pembalajaran prodi di rumuskan oleh tim dosen dan kepala Program
Studi, selanjutnya dilakukan revisi kurikulum dan di uraikan dalam kurikulum program
studi. Setalah kurikulum disahkan selanjutnya dosen pengajar diberitugas mengajar
matakuliah dengan dasar capaian pembelajaran ada di kurikulum yang ada di program
studi serta di implementasikan ke proses pengajaran sebanyak 14 kali pertemuan. Tingkat
pemenuhan target capaian pembelajaran di tambahkan dengan cara pemberian soal kuis
dan tugas mahasiswa serta di evaluasi dengan UTS dan UAS.
3. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan hasil intervensi dan penerapan
penyesuaian/peninjauan kurikulum untuk perbaikan kualitas pembelajaran berdasar
tingkat pemenuhan capaian pembelajaran dan masukan dari para pemangku
kepentingan.
No Intervensi Upaya PS Hasil Upaya PS
1 Intervensi dari a. Prodi Melakukan analisis dan Kurikulum MBKM
pemerintah dengan pemahaman terkait kurikulum. sudah di bentuk dan
merevisi kurikulum b. Melakukan study banding yang di sahkan oleh
dari KKNI ke sudah menerapkan kurikulum Rektor dan akan di
kurikulum MBKM MBKM mulai pada
c. Melakukan FGD dengan dosen mahasiswa
pengajar di program studi angkatan
d. Melakukan rapat dengan 2022/2023
dekanat.
2 Tuntutan IDUKA a. Program Studi Melakukan analisis Lulusan program
terkait penambahan terkait kebutuhan iduka. studi mendapatkan
skil lulusan b. Program studi memilih jenis sertifikat keahlian
pelatihan yang dibutuhkan oleh dibidang digitalisasi
lulusan dan MITRA IDUKA. akuntansi.
c. Menjalankan pelatihan bagi
mahasiswa semester tujuh untuk
persiapan lulusan.
3 Tuntutan akreditasi a. Program studi melakukan Akreditasi akan di
Program Studi persiapan akreditasi dengan cara laksanakan tahun
menganalisis kebutuhan 2022.
Dokumen yang dibutuhkan oleh
penyelenggara akreditasi yaitu
LAMEMBA.
b. Program Studi membentuk tim
persiapan akreditasi Program
Studi dokumen dan melengkapi
persyaratan akreditasi yang di
butuhkan.

80
4. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan hasil penelusuran lulusan, umpan balik
pengguna lulusan dan persepsi publik terhadap lulusan yang sesuai dengan capaian
pembelajaran lulusan.
Tujuan dari kegiatan Tracer study ini adalah memperoleh informasi dari alumni dan
stakeholder tentang kinerja dari alumni Program Studi serta serapan lulusan di IDUKA
setelah memasuki dunia kerja. Informasi ini diperlukan dalam rangka melakukan evaluasi
terhadap sistem pembelajaran dan kurikulum di Program Studi. Informasi/umpan balik
tersebut ditujukan secara khusus kepada alumni dan perusahaan/lembaga/instansi
dimana alumni mengabdikan pengetahuannya selama ini. Sebagai Bahan pertimbangan
guna melakukan perbaikan system pendidikan dan pengajaran di Program Studi. Sebagai
bahan pertimbangan guna menaikan peringkat lulusan Program Studi secara nasional.
Hasil dari sebaran kuesioner ter diri dari tujuh aspek penilaian yang di tentukan oleh
LAMEMBA yaitu, dengan hasil 64,5% tingkat kepuasan pengguna pada alumni mengatakan
baik, 24,6% tingkat kepuasan pengguna pada alumni mengatakan sangat baik, 10,7%
tingkat kepuasan mitra menyatakan cukup, dan sisanya sebanyak 0,2 menyatakan kurang.
Berikut hasil evaluasi dari sebaran quesiner yang telah di rangkum oleh program studi :
[Link]

5. Unit Pengelola Program Studi melakukan evaluasi pada proses pembelajaran yang
merupakan bagian dari penilaian kinerja dosen.
Tidak adanya perubahan atau perkembangan positif pada dosen dari tahun ke tahun
menjadi ancaman serius yang menyebabkan terjadinya stagnasi kualitas pendidikan.
Ditambah dengan program studi yang sudah berdiri sejak dahulu dan juga sistem penilaian
dosen yang sudah diterapkan sejak lama membuat rata-rata nilai rata-rata penilaian
mahasiswa terhadap dosen mengalami stagnasi dan tidak memungkinkan untuk berubah
secara signifikan. Banyaknya kewajiban yang disematkan kepada para dosen juga menjadi
faktor tersendiri yang membuat mereka acuh kepada evaluasi dari mahasiswanya. Salah
satu yang memungkinkan menjadi tekanan pada dosen adalah kewajiban Tri-Dharma
perguruan tinggi yang mau tidak mau harus dipenuhi dengan ideal, dengan kata lain
pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang harus dipenuhi semua. Ketika para

81
dosen tidak melaksanakan TriDharma perguruan tinggi dengan ideal, maka akan ada
konsekuensi yang harus mereka tanggung. Ketika pihak yang mempunyai otoritas lebih
tinggi menyematkan kewajiban kepada para dosen, maka tidak mengherankan apabila
dosen lebih terfokus pada pemenuhan kewajiban tersebut, dibandingkan pemenuhan
kewajiban mereka pada mahasiswa. Mahasiswa mengevaluasi dosen, hasil evaluasi
mahasiswa tidak akan diperhatikan secara serius oleh para dosen. Sudah menjadi kewajiban
bagi Program Studi tetap menjaga kualitas dosen yang masuk, calon mahasiswa yang akan
belajar, dan sistem penilaian kinerja agar kualitas program studi tetap terjaga atau bahkan
mengalami peningkatan. Sistem evaluasi ini yang digagas untuk menggantikan sistem
kueisioner dalam mengumpulkan pendapat mahasiswa tentang dosen ditemukan tidak
begitu berpengaruh dalam meningkatkan mutu pengajaran dari dosen. Keterbatasan juga
muncul pada saat dosen dijadikan informan. Para dosen seakan menjawab dengan penuh
kehati-hatian, sehingga meninggalkan kesan bahwa argumen yang informan berikan bukan
yang sebenarnya terjadi. Berikut hasil evaluasi dosen oleh mahasiswa :
[Link] (pw: LAMEMBA11)

6. Unit Pengelola Program Studi melakukan evaluasi pada proses pembelajaran yang
merupakan bagian dari penilaian kinerja tenaga kependidikan.
Untuk penilaian tenaga kependidikan, mahasiswa memberikan penilaian melalui
google form yang di siapkan oleh lpm, kuesioner tersebut merupakan penilaian mahasiswa
terhadap tendik/staf fakultas, dan di lakukan setiap semester. Pengisian kuesioner di sebar
ke mahasiswa secara random hasilnya di laporkan ke Dekanat oleh LPM. Link penilaian nya
sebagai berikut : [Link] / (pw: LAMEMBA11)

7. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan kontribusi intelektual yang ditunjukkan


dengan rekognisi pada bidang pendidikan dan pengajaran yang bermanfaat untuk
akademik, profesional, dan sosial masyarakat sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan
strategi.
Hasil kontribusi dosen dianataranya ada buku bahan ajar serta publikasi artikel pada
jurnal junal yang terakkreditasi maupun jurnal nasional yang belum terakreditasi. untuk
penyusunan buku bahan ajar ada yang kolaborasi dengan dosen lintas prodi ada juga
dengan dosen di program studi. Serta penyusunan bookchapter dimana penyusunan

82
tersebut hasil karya dosen lintas universitas. Berikut kontribusi intelektual dosen di
lingkungan program studi. Laporan hasil rekognisi di bidang tridharma perguruan tinggi :
BUKU BAHAN AJAR : [Link] / [Link] (PW :
LAMEMBA11)

8. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan prestasi akademik dan non-akademik


yang sesuai dengan Standar Perguruan Tinggi atau Unit Pengelola Program Studi dan
selaras dengan visi, misi, tujuan, dan strategi.
Berikut daftar mahasiswa berprestasi serta bukti kejuaraan nya, bisa di akses di :
[Link]
Table Prestasi Mahasiswa Program Studi
No Nama Kejuaran Tahun Keterangan
1. Gelar Sudrajat Menari se 2021 10 besar ketagori menari dalam kegiatan
Kusumadinata wilayah GenBI Talent Competition (GTC) dengan tema
Profinsi Banten “Suport Gen Z dalam Industri Kreatifitas
Melalui Karya Seni” di adakan oleh :
- GenBI Wilayah Banten
- Bank Sentral Republik Indonesia Kantor
perwakilan Provinsi Banten
2 Gelar Sudrajat ASIA FOLK 2021 Kejuaraan yang di ikuti oleh tim dan
Kusumadinata 2021 bergabung ke TIM STKIP Sebelas April
Sumedang, dan mengikuti kejuaraan ASIA
FOLK 2021 di Mongolia
3 Fitri Meliniawati Turnamen 2019 Kejuaraan sepak bola wanita yang tergabung
Sepak Bola dari beberapa mahasiswa dan menjadi
Piala Wakil perwakilan dari program studi Akuntansi
Bupati
Sumedang
Juara 1 futsal 2019 Kejuaraan sepak bola wanita yang tergabung
piala Wanita dari beberapa mahasiswa dan menjadi
Liga Sumedang perwakilan dari program studi Akuntansi
3. Dadang Kurniawan Gelar Produk 2019 Kejuaraan yang di adakan oleh UMKM Jabar
Diana Putra UMKM Juara Juara pada thun 2019, meraih kejuaraan
( Juara 2 ) tingkat Profinsi di Jawa Barat juara 1 dan 2
4 Risna Nurhayati (
Juara 1 )
5 Tiaras Suci 100 terbaik 2022 Museum Basoeki Abdullah (MBA) sesuai
lukisan karya dengan fungsi layanannya selalu
mahasiswi se melaksanakan kegiatan edukasi, publikasi dan
indonesia penyajian terhadap benda bernilai seni dan
karya dari Basoeki Abdullah.

83
9. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan rata-rata lulusan dengan masa studi
yang sesuai dengan Standar Perguruan Tinggi atau Unit Pengelola Program Studi dan
selaras dengan visi, misi, tujuan, dan strategi.
Rata rata lulusan dan masa studi mahasiswa pada program studi adalah empat tahun
atau delapan semester. Dimana mahasiswa wajib mengikuti perkuliahan sebanyak 145 sks,
dan mengikuti pembelajaran dimana ada matakuliah umum, pilihan dan konsentarasi.
Selanjutnya mahasiswa wajib menyusun penelitian berupa skripsi sebagai syarat utama
kelulusan.
10. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan data lulusan yang berhasil memasuki
dunia kerja dan bisnis yang sesuai dengan Standar Perguruan Tinggi atau Unit Pengelola
Program Studi dan selaras dengan visi, misi, tujuan, dan strategi.
Kegiatan tracer study atau yang dikenal juga dengan istilah pelacakan alumni adalah
salah satu strategi yang dilakukan program studi untuk mengetahui berbagai
permasalahan yang dialami lembaga selama menyelenggarakan pendidikan. Dua kegiatan
utama dalam pelacakan alumni adalah melakukan pelacakan secara langsung kepada
alumni dan melakukan pelacakan terhadap pengguna alumni. Keduanya bertujuan untuk
mengetahui dan mendapatkan masukan dari alumni dan pengguna tentang proses
pembelajaran yang telah dilakukan pada Program Studi. Penilaian ini tidak hanya semata
untuk mendapatkan masukan, namun juga berperan untuk menjaga hubungan yang baik
atau networking dengan pengguna lulusan. Penilaian ini juga menggambarkan bahwa
sistem evalusi merupakan suatu entitas penting dalam perencanaan proses pembelajaran
di perguruan tinggi. Sebaliknya tracer study yang tidak dilaksanakan menandakan masih
lemahnya system evaluasi yang diberlakukan dan diharuskan dalam penyelenggaraan
perguruan tinggi. Hasil tracer study dapat mengetahui seberapa besar lulusan dapat
diserap oleh dunia kerja, serta menggambarkan kualitas lembaga pendidikan tinggi.
Menggambarkan bagimana relevansi antara kompetensi dengan kebutuhan dunia kerja.
Adanya daya serap yang tinggi menandakan kurikulum yang telah dibuat telah berhasil
mengantarkan mahasiswa menapak dunia kerja dengan langkah yang pasti. Sebaliknya
hasil tracer study memberikan banyak masukan dalam mengembangkan kurikulum dan
berbagai entitas dalam memajukan perguruan tinggi, seperti pengajaran, penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat. Berikut hasil treacer study pada program study :
[Link] (PW : LAMEMBA11)

84
11. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan lulusan yang bekerja selaras dengan
bidangnya yang sesuai dengan Standar Perguruan Tinggi atau Unit Pengelola Program
Studi dan selaras dengan visi, misi, tujuan, dan strategi.
Lulusan yang bekerja sesuai bidangnya sebanyak 44,24 persen yang tersebar di
beberapa perusahaan swasta dan instansi pemerintah,berdasarkan hasil treacer study.
diantaranya di bidang, perbankan, staf di perusahaan perusahaan swasta dan di posisi
staf pemerintahan baik tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan ataupun di desa. Serta
sisanya 55,76 persen tersebar di beberapa jenis pekerjaan yang bergerak di non
keuangan atau posisi jabatan yang di ampu non keuangan. berdasarkan hasil data treacer
study sebanyak 260 alumni dari program studi yang terlacak.

12. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan lulusan dengan jangkauan operasi
kerja yang sesuai dengan Standar Perguruan Tinggi atau Unit Pengelola Program Studi
dan selaras dengan visi, misi, tujuan, dan strategi.
Lulusan program studi tersebar dibeberapa Provinsi, diantaranya kebanyakan
tersebar sebagian besar di Jawa Barat sisanya di luar Jawa Barat, tetapi sebagian besar juga
berada di ibukota untuk jangkauan operasi kerjanya. Itu menandakan lulusan program
studi siap bersaing secara global dan nasional. Hasil dari treacer study memperlihatkan
data bahwa 54,3 persen lulusan program studi berada di tingkat local atau tersebar di Jawa
Barat. 40,6 persen berada di lingkung nasional atau di luar Jawa Barat. Berikut link sebaran
mahasiswa : [Link] (PW: LAMEMBA11)

13. Unit Pengelola Program Studi melakukan survei kepuasan pengguna akan kemampuan
kerja lulusan dengan hasil yang sesuai dengan Standar Perguruan Tinggi atau Unit
Pengelola Program Studi dan selaras dengan visi, misi, tujuan, dan strategi.
Pengguna lulusan atau tempat dimana alumni bekerja adalah elemen penting dan
strategis bagi program studi. Pengguna lulusan disamping sebagai sasaran untuk
menyalurkan lulusan namun juga berperan sebagai pemberi masukan untuk
pengembangan program studi sekaligus sebagai tempat dimana program studi dan
mahasiswa dapat memanfaatkan pengguna sebagai tempat untuk memperoleh
pengetahuan diluar kampus, seperti melakukan studi lapangan dan studi kasus yang
dilakukan oleh mahasiswa. Berdasarkan hasil pengisian kuesioner oleh pengguna lulusan,

85
maka dapat digambarkan hasilnya Baik, dengan total hasil survai memperlihatkan nilai di
angka 61,5 persen menyatakan baik, serta 26,9 menyatakan sangat baik, 44,48
menyatakan cukup, dan 0,5 persen menyatakan kurang. Jenis kemampuan yang di tilai
terdiri dari empat kemampuan yaitu, pertama keahlian bidang ilmu atau kompetensi
utama, kedua kemampuan berbahasa inggris, ketiga penggunaan teknologi, dan terakhir
kemampuan berkomunikasi. Didalam penilaian ini ada 2 mitra yang memberikan penilaian
kurang yaitu pada poin kemampuan berbahasa asing dan kemampuan berkomunikasi. Poin
ini akan program studi evaluasi dan akan disiapkan program apa supaya lulusan bisa
meningkatan kemampuannya pada poin yang kurang ini.

e. Penelitian
1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan kontribusi intelektual yang ditunjukkan
dengan rekognisi pada bidang penelitian yang bermanfaat untuk akademik, profesional,
dan sosial masyarakat sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan strategi serta arah
perkembangan ekonomi dan bisnis di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
Hasil penelitian yang dikembangkan di PS bertujuan untuk meningkatkan capacity
building dosen pengampu matakuliah yang bersangkutan dan dimungkinkan untuk
mensejajarkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan implementasi ilmu
pengetahuan untuk diterapkan di masyarakat, sehingga ini akan menjadikan feedback
untuk menentukan program dan model yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat
pengguna lulusan Program Studi.

2. Unit Pengelola Program Studi melakukan evaluasi proses penelitian yang merupakan
bagian dari penilaian kinerja dosen.
Evaluasi proses penelitian dilakukan oleh LPPM di fakultas, setiap dosen wajib
mengirimkan artikel nya via email LPPM FEB : lppmfeb@[Link] dan terpublish di
website : [Link] dan Sintesa
[Link] jurnal program studi dan
selanjutnya ketua LPPM membuat laporan ke dekanat terkait publikasi pada program
studi sebagai penilaian kinerja dosen yang ada di lingkungan program studi tersebut,
berikut hasil kinerja dosen di bidang penelitian. Link laporan hasil penelitian dosen tiga
tahun terakhir : [Link] / PW : (LAMEMBA11)

86
3. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan pedoman yang mengatur kontribusi hasil
luaran penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan, praktik, dan profesional.
Pedoman penelitian sudah ada dan di share ke setiap dosen melalui wa grup, serta
hard file nya di sediakan di fakultas, ketika dosen merasa kurang jelas terkait pedoman
penelitian ini, maka di arahkan ke ketua LPPM langsung supaya lebih jelas terkait penelitian
di program studi, berikut link buku pedoman yang mengatur kontribusi hasil luaran dosen
: [Link] (PW:LAMEMBA11)

f. Pengabdian kepada Masyarakat


1. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan kontribusi intelektual yang ditunjukkan
dengan rekognisi pada bidang pengabdian masyarakat yang bermanfaat untuk
akademik, profesional, dan sosial masyarakat sesuai dengan visi dan misi Unit Pengelola
Program Studi.
Pengabdian masyarakat adalah suatu gerakan proses pemberdayaan diri untuk
kepentingan masyarakat dan merupakan kegiatan wajib bagi mahasiswa dan dosen
dengan kegiatan sebagai berikut :

1. KKN
2. Pendampingan dan pemberdayaan UMKM, BumDes dan Koperasi
3. Melakukan penelitian bersama Mahasiswa di Desa
4. Pelatihan bekerjasama dengan BumDesma, Koperasi, dan Dinas KUKM, Perdagangan
dan Perindustrian
5. Praktek matakuliah UEM (Usaha Ekonomi Mesjid)
6. Praktek Mata kuliah Akuntansi Desa
2. Unit Pengelola Program Studi melakukan evaluasi proses pengabdian masyarakat yang
merupakan bagian dari penilaian kinerja dosen.
Evaluasi proses Pengabdian Masyarakat dilakukan oleh LPPM di fakultas, setiap
dosen wajib mengirimkan artikel nya via email FEB : lppmfeb@[Link] website :
[Link] , dan selanjutnya ketua LPPM membuat
laporan ke dekanat terkait publikasi artikel pkm dosen pada program studi sebagai
penilaian kinerja dosen yang ada di lingkungan program studi tersebut, berikut hasil kinerja

87
dosen di bidang penelitian. Link laporan hasil penelitian dosen tiga tahun terakhir :
[Link] (PW:LAMEMBA11)

3. Unit Pengelola Program Studi mendeskripsikan pedoman yang mengatur kontribusi hasil
luaran pengabdian kepada masyarakat untuk pengembangan ilmu pengetahuan,
praktik, dan profesional.
Pedoman / SOP Pengabdian Masyarakat sudah ada dan di share ke setiap dosen
melalui wa grup, serta hard file nya di sediakan di fakultas, ketika dosen merasa kurang
jelas terkait pedoman penelitian ini, maka di arahkan ke ketua LPPM langsung supaya lebih
jelas terkait penelitian di program studi, untuk SOP/ Pedoman PKM masih menggunakan
pedoman ketika masih Sekolah Tinggi dan akan di revisi pada tahun 2023 karena
ketercapaian nya di tahun 2023, berikut link buku pedoman/SOP yang mengatur
kontribusi hasil luaran dosen : [Link] (PW:LAMEMBA11)

C. Analisis, Strategi Pengembangan dan Keberlanjutan Unit Pengelola Program Studi


Dalam pengembangan program studi dilakukan evaluasi kurikulum yang bertujuan untuk
menganalisis dan menjajagi kebutuhan mahasiswa, masyarakat/IDUKA dan pemerintah.
Kebutuhan mahasiswa dapat dianalisis dari kebutuhan mahasiswa tuntutan masyarakat dan
dunia kerja sedangkan harapan pemerintah dapat dianalisa dari kebijakan pemerintah pusat
maupun daerah sesuai dengan kemajuan perkembangan pengetahuan dan teknologi. Dari
hasil analisis tersebut dari ketiga aspek dapat dijadikan rekomendasi dan pengembangan
strategi pengembangan program studi sesuai visi dan misi Fakultas Ekonomi dan Bisnis
UNSAP.

1. Analisis Capaian Kinerja


Program Studi mengevaluasi capaian kinerja yang sudah dilakukan demi mencapai
tujuan pada periode 2022-2036 yaitu :
a. Meningkatnya kualitas pembelajaran
b. Meningkatnya relevansi, produktivitas serta daya saing hasil penelitian dan pengabdian
kepada masyarakat
c. Meningkatnya kualitas kegiatan kemahasiswaan
d. Revitalisasi pendukung Tridarma Perguruan Tinggi

88
Keberhasilan strategi mencapai sasaran kinerja tercermin pada capaian indikator
utama (IKU) yang menunjukkan bahwa secara umum target berhasil dipenuhi, bahkan
terdapat capaian yang melebihi target yang telah ditentukan, walaupun ada beberapa
indikator kinerja utama yang belum mencapai target. Secara rinci capaian indikator kinerja
utama dijelaskan dalam analisis capaian kinerja sebagai berikut:
Strategi 1 : Meningkatkan Kualitas Pembelajaran
Upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi sangat penting dalam menjawab
berbagai tantangan. Tantangan paling nyata adalah globalisasi, kemajuan ilmu pengetahuan
dan teknologi, serta persaingan tenaga kerja. Oleh karena itu, perguruan tinggi dituntut untuk
menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing secara nasional dalam merebut
pasar kerja. Hal tersebut akan sulit terpenuhi apabila tidak didukung dengan upaya
peningkatan kualitas pembelajaran.
Sasaran strategi meningkatkan kualitas pembelajaran merupakan upaya yang harus
dilakukan dengan menetapkan indikator kinerja yang harus ditingkatkan yaitu :
1. Rata-rata lama studi

2. Masa tunggu lulusan mendapatkan pekerjaan < 6 bulan


3. Rata-rata IPK Lulusan
4. Persentase lulusan bersertifikat kompetensi/bersertifikat profesi (SKPI)
5. Persentase lulusan yang langsung bekerja
Dari lima indikator kinerja utama yang digunakan, tiga indikator telah mencapai
target, yakni: rata-rata lama studi, masa tunggu lulusan mendapatkan pekerjaan < 3 bulan
dan Rata-rata IPK lulusan S1 serta dua indikator belum mencapai target yakni : persentase
lulusan bersertifikat kompentensi/bersertifikat profesi dan persentase lulusan yang langsung
bekerja.
1. Rata-rata lama studi
Waktu penyelesaian studi harus sesuai standar yang telah ditentukan. Pendidikan
merupakan investasi masa depan, sehingga sudah sewajarnya harus dikelola dengan baik.
Lama masa studi akan berpengaruh bagi mahasiswa bukan hanya dari segi biaya namun juga
waktu yang lebih panjang dalam menyelesaikan studi, sedangkan bagi perguruan tinggi
terkait dari kredibilitas pengelolaan perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan
tinggi. Dilihat dari sisi ekonomi secara global, ketika tingkat penyelesaian studi rendah, atau
kelulusan tertunda, produksi tenaga kerja terampil dalam perekonomian berkurang. Oleh

89
karena itu, hal ini dirasa penting mengingat dampaknya tidak hanya dirasakan oleh
mahasiswa, namun juga menyangkut kredibilitas perguruan tinggi. Orangtua dan mahasiswa
membutuhkan informasi mengenai kepastian kelulusan saat mendaftar pada suatu
perguruan tinggi, dan keuntungan yang diperoleh dari gelar yang dicapai, sedangkan
pemerintah ingin memperoleh jaminan bahwa dana masyarakat diinvestasikan secara efektif
dalam dunia pendidikan. Capaian indikator kinerja utama rata-rata lama studi pada Program
Studi adalah 4,00 tahun, sedangkan target yang telah ditetapkan adalah 4,00. Artinya
indikator tersebut telah berhasil dicapai.

2. Masa Tunggu Lulusan Mendapatkan Pekerjaan < 6 bulan


Keberhasilan pendidikan tinggi adalah aspek relevansi. Berdasarkan aspek relevansi ini,
perguruan tinggi dituntut mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing dan siap
berkiprah dalam pembangunan. Daya saing lulusan yang ditunjukkan melalui masa tunggu
mendapatkan pekerjaan pertama, keberhasilan lulusan berkompetisi dalam seleksi, dan gaji
yang diperoleh. Relevansi (kesesuaian) pendidikan lulusan ini ditunjukkan melalui profil
pekerjaan (macam dan tempat pekerjaan), relevansi pekerjaan dengan latar belakang
pendidikan, manfaat mata kuliah yang diprogram dalam pekerjaan, saran lulusan untuk
perbaikan kompetensi lulusan. Selain itu, relevansi pendidikan juga ditunjukkan melalui
pendapat pengguna lulusan tentang kepuasan pengguna lulusan, kompetensi lulusan dan
saran lulusan untuk perbaikan kompetensi lulusan. Capaian indikator kinerja utama masa
tunggu mendapatkan pekerjaan < 3 bulan bagi lulusan program studi sebesar 0,25 tahun
sedangkan target yang telah ditetapkan adalah 0,6 tahun dengan demikian indikator tersebut
telah mencapai target yang telah ditentukan.

3. Rata-rata IPK Lulusan


Daya saing hanya dapat dicapai apabila perguruan tinggi menjalankan perannya yang
pada hakikatnya didedikasikan untuk: (1) menguasai, memanfaatkan, mendiseminasikan,
mentransformasikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks),
(2) mempelajari, mengklarifikasikan dan melestarikan budaya, serta (3) meningkatkan mutu
kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan sudah
semestinya melaksanakan fungsi tridarma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat, serta mengelola ipteks. Untuk menopang dedikasi dan

90
fungsi tersebut, perguruan tinggi harus m1ampu mengatur diri sendiri dalam upaya
meningkatkan dan menjamin mutu secara terus menerus, baik masukan, proses maupun
keluaran berbagai program dan layanan yang diberikan kepada masyarakat. Dapat
disimpulkan bahwa perguruan tinggi haruslah senantiasa meningkatkan mutu yang
dimilikinya tiap waktu agar dapat mencetak sumberdaya manusia yang unggul. Terlebih lagi di
era globalisasi saat ini yang ditandai dengan semakin ketatnya persaingan di segala bidang,
lembaga pendidikan dituntut mampu bersaing agar dapat mempertahankan eksistensinya.
Untuk dapat melihat keberhasilan suatu perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu yang
dimilikinya, hal tersebut dapat dilihat dari indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa yang
bersangkutan selama masa pendidikan. Capaian indikator kinerja utama rata-rata IPK
program studi adalah 3,47 sedangkan target yang telah ditetapkan adalah 3,25. Artinya
indikator tersebut di atas target yang telah ditentukan.

Strategi 2 : Meningkatnya Relevansi Produktivitas Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada


masyarakat
Program Studi berupaya untuk menyusun program penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat secara simultan dan berkesinambungan sesuai dengan perkembangan IPTEK dan
kebutuhan pembangunan. Reformulasi berbagai program penelitian merupakan tanggapan
atas keinginan para peneliti dan stakeholders serta sekaligus tanggapan atas kemajuan IPTEK
itu sendiri. Menyadari pentingnya peran penelitian di perguruan tinggi, Ditjen Dikti
mendorong terbangunnya sistem inovasi daerah dan nasional yang dapat memberikan
jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan
kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, program studi memiliki pusat unggulan
dengan memanfaatkan potensi keilmuan dengan fokus tertentu.
Hasil penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang telah dilaksanakan dosen pada
program studi merupakan salah program pengembangan inovasi yang dapat diterapkan
untuk kemajuan masyarakat dan wilayah. Program pengembangan inovasi harus
berlandaskan kepada inovasi teknologi mengingat bahwa kemajuan sebuah negara tidak
dapat dicapai tanpa pembangunan ekonomi yang berlandaskan pada teknologi dan
pengetahuan. Adapun tingkat pencapaian kinerja sasaran meningkatnya Relevansi

91
Produktivitas Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat adalah sebagai berikut:
[Link] (PW : LAMEMBA11)
Strategi 3 : Meningkarkan Kualitas Kegiatan Mahasiswa
Kehidupan kemahasiswaan mempunyai berbagai aktivitas yang dinamis dan
berkembang sesuai dengan kondisi internal maupun eksternal kampus. Agar kegiatan
kemahasiswaan dapat dilaksanakan lebih baik dan mampu meningkatkan kualitas mahasiswa,
maka diperlukan adanya upaya yang sinergis dalam pengembangan kegiatan kemahasiswaan.
Kegiatan dimaksud antara lain yang meliputi kegiatan yang tercakup di dalam pelaksanaan
Bantuan Beasiswa, Penalaran dan Keilmuan/Keahlian/Keprofesian, Pengembangan minat dan
bakat, Pengembangan kepedulian sosial dan lingkungan, pengembangan organisasi serta
kegiatan penunjang lainnya agar dapat terselenggaranya layanan prima pendidikan tinggi di
program studi untuk membentuk insan yang cerdas konprehensif dan kompetitif (4 ranah:
olah raga, olah rasa, olah hati, olah pikir) serta terciptanya mahasiswa yang bertakwa,
bermoral, kritis, santun, demokratis, bertanggung jawab, dan memiliki daya saing. Strategi
meningkatkan kualitas kegiatan mahasiswa merupakan upaya yang harus dilakukan dengan
menetapkan indikator kinerja utama yang harus ditingkatkan yaitu :
1. Lulusan program studi memiliki sertifikat keahlian di bidang digital akuntansi (terlaksana)
2. Mensuport kegitan kegiatan kemahasiswaan melalui HIMA.
Strategi 4 : Revitalisasi Pendukung Tridharma Perguruan Tinggi
Perguruan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan tridarma perguruan tinggi yang
meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Tugas tersebut
diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas. Untuk melaksanaan tugas tersebut
akan berjalan dengan peningkatan tata kelola pendidikan tinggi, untuk maksud tersebut
diperlukan adanya program revitalisasi. Tujuan revitalisasi, disamping untuk mengimbangi
perkembangan IPTEK, juga untuk meningkatkan daya saing global seiring dengan
pemberlakuan pasar bebas. Sasaran revitalisasi pendukung tridharma perguruan tinggi
merupakan upaya yang harus dilakukan dengan menetapkan indikator kinerja utama yang
harus ditingkatkan yaitu:
1. Persentase Program Studi Akreditasi B
2. Akreditas Institusi B
3. Rasio dosen terhadap jumlah mahasiswa
4. Persentase dosen bersertifikat pendidik

92
5. Persentase program studi yang menetapkan SPMI
6. Persentase dosen berkualifikasi S3
7. Alokasi anggaran
Dari tujuh indikator kinerja utama yang digunakan, 4 (empat) indikator telah
mencapai target yang telah ditentukan, yakni persentase program studi akreditasi B,
akreditasi institusi B, persentase program studi yang menetapkan SPMI, dan rasio dosen
terhadap jumlah mahasiswa, sedangkan 3 (tiga) indikator utama belum memenuhi target
yang telah ditentukan, yakni, jumlah dosen bersertifikat pendidik, persentase dosen
berkualifikasi S3, dan persentase alokasi serapan anggaran.

93
BAB III
PENUTUP
Laporan Dokumen Evaluasi Diri (DED) Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Sebelas April Sumedang tahun 2022 ini menyajikan informasi tentang hasil-hasil
kinerja yang dicapai pada Tahun 2017-2022 secara menyeluruh, dalam upaya meningkatkan
mutu pendidikan tinggi agar dapat memberikan nilai tambah dan kemanfaatan secara riil
bagi masyarakat. Berbagai keberhasilan maupun kekurangan sebagaimana tercermin dalam
capaian Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicators), telah tergambarkan secara
rinci pada bab sebelumnya. Secara umum target-target sasaran yang tercermin dalam
Indikator Kinerja Utama (IKU) telah berhasil dicapai dan bahkan beberapa diantaranya
berhasil melebihi yang ditargetkan. Terhadap indikator kinerja yang tidak mencapai target,
untuk meningkatkan capaian indicator outcome yang telah ditetapkan, program studi ke
depan akan berupaya meningkatkan fungsi koordinasi, pelaksanaan kebijakan dan
meningkatkan efektivitas instrument kebijakan yang ada. Hal ini dimaksudkan agar
pencapaian outcome bisa disinergikan dengan kebijakan dan program dari perguruan tinggi,
Kementerian/Lembaga dan stakeholder terkait.

Beberapa capaian kinerja yang perlu dijaga dan ditingkatkan dan perhatian ke
depannya secara umum terkait yaitu kualitas pembelajaran, meningkatkan relevansi,
produktivitas serta daya saing hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,
meningkatnya kualitas kegiatan kemahasiswaan, dan revitalisasi pendukung Tridarma
Perguruan Tinggi. Hal ini agar mahasiswa melalui peningkatan kualitas dari seluruh sumber
daya yang dimiliki Program Studi dapat mengembangkan soft skill-nya karena mahasiswa
sebagai unsur penting dalam proses regenerasi kepemimpinan bangsa. Selain itu
dimaksudkan agar kompetensi mahasiswa nantinya dapat meningkatkan kontribusi kualitas
daya saing perguruan tinggi.

Program studi berakreditasi B (Baik) oleh BAN-PT juga perlu mendapat perhatian dan
peningkatan lebih, diantaranya melalui peningkatan presence (kehadiran) dengan
menambahkan volume dari laman website baik statistik maupun dinamik, impact (dampak)
melalui banyaknya referensi (backlink) dari website luar, openness (keterbukaan)
berdasarkan kekayaan repository suatu perguruan tinggi dari banyaknya rich file (pdf, doc,

94
ppt), dan excellence (keunggulan) mengacu pada paper yang terpublikasi pada jurnal
nasional dan internasional yang memiliki reputasi [Link] juga upaya meningkatkan
ketepatan alokasi serapan anggaran, diantaranya melalui penguatan sistem informasi untuk
perencanaan dan monitoring evaluasi serta penguatan sistem manajemen, sehingga
kedepannya efektivitas dan efisiensi anggaran dapat tercapai. Pelaksanaan program
anggaran dan kegiatan rutin dilakukan monitoring secara berkala, review dan audit oleh
Satuan Pengawasan Intern (SPI), yang telah melakukan audit dan evaluasi terhadap
penggunaan dana untuk pelaksanaan kegiatan di beberapa unit kerja, serta didukung pula
oleh unit kerja Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) melalui pelaksanaan evaluasi Audit Mutu
Internal yang berkaitan dengan pelaksanaan bidang tridharma perguruan tinggi.

95
LAMPIRAN
NO NAMA DOKUMEN LINK

1 IZIN OPERASIONAL [Link]

2 SSK PRODI AKUNTANSI [Link]

3 SERTIFIKAT AKREDITASI PRODI AKUNTANSI [Link]

4 SK PEMBENTUKAN TIM PENYUSUNAN DOKUMEN [Link]


EVALUASI DIRI

5 SK PERPANJANGAN SEMENTARA DARI LAMEMBA [Link]

6 WEBSITE PROGRAM STUDI [Link]

7 TIM PENYUSUN DAN TANGGUNG JAWAB [Link]

*Pasword seluruh dokumen : LAMEMBA11

BUKTI FISIK AKREDITASI SETIAP DED


LED INDIKATOR 1
NO KETERANGAN
Link
BUKTI DOKUMEN YANG DI BUTUHKAN
1 Statuta Atau Pedoman Dasar Penyelenggaraan [Link]
2 Dokumen Profil Kebijakan Perguruan Tinggi [Link]
3 Dokumen Rip [Link]
4 Rencana Strategis Upps [Link]
5 RENSTRA PROGRAM STUDI [Link]

LED INDIKATOR 2
NO KETERANGAN
Link
BUKTI DOKUMEN YANG DI BUTUHKAN
1 Dokumen Susunan Organisasi dan tata kerja (SOTK) [Link]
2 Dokumen terkait GUG [Link]
3 Panduan kode etik dosen [Link]
4 Panduan Tendik [Link]

96
5 Panduan Mahasiswa [Link]
6 Dokumen kepuasan pemangku kepentingan internal [Link]
dan eksternal
7 Dokumen terkait system SPMI [Link]
8 Dokumen kerjasama berkelanjulan yang telah [Link]
dilaksanakan serta hasil evaluasi dan manfaatnya
TAMBAHAN I
BUKTI DOKUMEN DALAM PENJELASAN LED LINK
1 8 Standar penjamin mutu [Link]
2 Link kepuasan pengguna (treacer Study) [Link]
3 Link kepuasan kepemimpinan [Link]
4 Dokumen komitmen MUTU [Link]
5 Kebijakan UPPS [Link]
TAMBAHAN II
1 Dokumen Legal Pembentukan Unsur Pelaksana [Link]
Penjaminan Mutu;
2 Dokumen Mutu, Antara Lain Kebijakan Spmi, Manual [Link]
Spmi, Standar Spmi, Dan Formulir Spmi
3 Bukti Keterlaksanaan Siklus Penjaminan Mutu; [Link]
4 Bukti Efektivitas Pelaksanaan Penjaminan Mutu; Dan [Link]
5 Bukti External Benchmarking Dalam Upaya [Link]
Peningkatan Mutu.

LED INDIKATOR 3
NO KETERANGAN
Link
BUKTI DOKUMEN YANG DI BUTUHKAN
1 Dokumen profil mahasiswa [Link]
2 Dokumen SOP Pengajuan Beasiswa [Link]
3 Dok terkait layanan kemahasiswaan [Link]
4 Dok konsultasi bimbingan akademik dan tugas akhir [Link]
5 Dokumen PMB [Link]
6 Dok. Pengembangan kompetensi mahasiswa [Link]
7 Dokumen pedoman mahasiswa nnon akademik [Link]

97
BUKTI DOKUMEN DALAM PENJELASAN LED
1 Link buku pedoman DPAK [Link]
2 Link LAPORAN KEGIATAN MAGANG KEMENDIKBUD [Link]
3 LINK LAPORAN KEGIATAN SKPI [Link]
4 LINK SISPO MHASISWA [Link]
LED INDIKATOR 4

NO KETERANGAN
Link
BUKTI DOKUMEN YANG DI BUTUHKAN
1 Data Profil Dosen tetap dan tendik [Link]
2 Data profil dosen tidak tetap [Link]
3 Dokumen people planning and development dan [Link]
tendik
4 Dokumen tentang pengelolaan dosen dan tendik [Link]
5 Link penilaian mahasiswa terhadap dosen [Link]

LED INDIKATOR 5
NO KETERANGAN
Link
BUKTI DOKUMEN YANG DI BUTUHKAN
1 Rencana kerja dan anggaran tahunan [Link]
2 Laporan realisasi keuangan tahunan [Link]
3 Dokumentasi jumlah dan kondisi sarana dan prasarana [Link]
baik fisik maupun virtual

LED INDIKATOR 6
NO KETERANGAN
Link
BUKTI DOKUMEN YANG DI BUTUHKAN
1 Dokumen capaian pembelajaran [Link]
2 Dokumen kurikulum KKNI [Link]
3 Dokumen kurikulum KKNI mengacu ke MBKM [Link]
4 Dokumen pedoman akademik mahasiswa [Link]
5 Hasil pembahasan kurikulum dengan semua [Link]
pemangku kepentingan

98
6 Dokumen hasil pengembangan impllementasi dan [Link]
evaluasi kurikulum
7 Dokumen jaminan pembelajaran [Link]
8 Dokumen hasil pengkukuran capaian pembelajaran [Link]
9 Dokumen tracer study dan survai pemangku [Link]
kepentingan
LED INDIKATOR 7

NO KETERANGAN
Link
BUKTI DOKUMEN YANG DI BUTUHKAN
1 Dokumen keterlibatan dosen pada penelitian sesuai [Link]
bidang ilmu.
2 Dokumen keterlibatan dosen pada penelitian dengan [Link]
industri.
3 Dokumen sumber pendanaan penelitian. [Link]
4 Bukti hasil penelitian digunakan untuk mendukung [Link]
proses belajar mengajar.
5 SK keterlibatan mahasiswa dalam penelitian. [Link]
6 Pedoman Penelitian [Link]

LED INDIKATOR 8

NO KETERANGAN
Link
BUKTI DOKUMEN YANG DI BUTUHKAN
1 Dokumen keterlibatan dosen pada PkM sesuai bidang [Link]
ilmu.
2 Dokumen keterlibatan dosen pada PkM dengan [Link]
industri.
3 Dokumen sumber pendanaan PkM. [Link]
4 Bukti hasil PkM digunakan untuk mendukung proses [Link]
belajar mengajar.
5 SK keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan PkM [Link]
6 Pedoaman / SOP kegiatan PKM [Link]

99
LED INDIKATOR 9

NO KETERANGAN
Link
BUKTI DOKUMEN YANG DI BUTUHKAN
1 Dokumen hasil pembahasan kurikulum dengan semua [Link]
pemangku kepentingan (pimpinan UPPS, dosen PS,
mahasiswa, alumni, industri).
2 Dokumen hasil pengembangan, implementasi, dan [Link]
evaluasi kurikulum.
3 Dokumen rekognisi hasil pendidikan dan pengajaran. [Link]
4 Dokumen tracer study. [Link]
5 Dokumen rekognisi hasil dari penelitian dan PkM. [Link]
6 Dokumen penelitian dan PkM yang menghasilkan [Link]
output dan outcome.
7 Dokumen pemanfaatan intelektual hasil dari [Link]
penelitian dan PkM.
8 Dokumen evaluasi pada proses pembelajaran yang [Link]
merupakan bagian dari penilaian kinerja tenaga
kependidikan

100

Common questions

Didukung oleh AI

Program Studi Akuntansi FEB Universitas Sebelas April mengambil langkah-langkah strategis seperti mencari sumber alternatif pendanaan, melakukan promosi lebih komprehensif, mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana, mengembangkan sistem dan manajemen Program Studi, memperluas kerjasama dengan dunia kerja serta perguruan tinggi lain, dan menerbitkan jurnal ilmiah. Selain itu, upaya mengembangkan sumber daya manusia dan meningkatkan sistem informasi juga dilakukan. Langkah-langkah ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas serapan lulusan oleh dunia usaha .

Kontribusi intelektual dosen yang paling berarti dalam lingkup akademik biasanya diukur dari rekognisi di bidang pendidikan dan pengajaran seperti publikasi artikel di jurnal terakreditasi, penyusunan buku bahan ajar, dan partisipasi dalam bookchapter dengan dosen dari berbagai universitas. Dampak kontribusi ini diukur melalui pengaruhnya pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran yang mendukung visi dan misi Program Studi .

Kontribusi sistem informasi dalam pengelolaan Program Studi Akuntansi meliputi peningkatan ketepatan alokasi anggaran, evaluasi dan monitoring berkala, dan dukungan pelaksanaan kegiatan tridharma perguruan tinggi. Sistem informasi memungkinkan alur kerja manajerial dan operasional yang lebih efisien serta transparan, meningkatkan akuntabilitas dan memungkinkan perbaikan berkelanjutan .

Sistem evaluasi kinerja dosen dan tenaga kependidikan di Program Studi dilakukan melalui penilaian mahasiswa menggunakan kuesioner yang disebar secara acak. Hasil penilaian disampaikan kepada Dekanat oleh Lembaga Penjaminan Mutu. Namun, efek dari evaluasi ini kurang signifikan dalam meningkatkan mutu pengajaran karena terbatasnya respons dan kejujuran yang diperoleh .

Implementasi sistem penjaminan mutu di Program Studi berperan penting dalam mendukung efektivitas dan efisiensi program melalui monitoring anggaran serta audit internal yang dilakukan oleh Satuan Pengawasan Intern (SPI). Sistem ini membantu memastikan alokasi dana yang tepat dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Namun, efektivitas keseluruhan juga bergantung pada keselarasan antara kebijakan dan pelaksanaannya yang direspon dengan pelaporan yang jujur dan mendetail .

Selama pandemi COVID-19, Program Studi meningkatkan kualitas pembelajaran dengan beralih ke metode daring menggunakan platform seperti Zoom dan Google Meet, serta melakukan evaluasi mahasiswa secara online melalui sistem informasi akademik. Selain itu, penyesuaian kurikulum dilakukan secara berkala agar relevan dengan kondisi pasar dan perkembangan global .

Tantangan utama dosen dalam memenuhi kewajiban Tridharma Perguruan Tinggi adalah banyaknya tanggung jawab baik dalam pengajaran, penelitian, maupun pengabdian masyarakat yang harus dipenuhi secara ideal. Kesulitan muncul ketika dosen harus menjaga keseimbangan fokus antara memenuhi kewajiban bekerja dan memberikan perhatian kepada pembelajaran mahasiswa, yang berdampak pada motivasi dosen dan prioritas tugasnya .

Kurikulum Program Studi Akuntansi beradaptasi dengan perkembangan industri dan digitalisasi dengan mengembangkan kurikulum MBKM yang mencakup aspek digitalisasi akuntansi, menawarkan pemagangan, studi independen, dan kewirausahaan yang terkait dengan perkembangan teknologinya. Kurikulum ini juga mengintegrasikan sertifikasi keahlian di bidang pengelolaan akuntansi berbasis digital dan memperkuat keterampilan mahasiswa dalam mengelola keuangan berbasis digital .

Prioritas misi Program Studi Akuntansi meliputi penyelenggaraan sistem pendidikan yang menghasilkan lulusan berkarakter dan berintegritas, penelitian di bidang akuntansi berbasis digital, kegiatan pengabdian masyarakat edukatif dan terprogram, serta menjalin kerjasama dengan pihak terkait untuk meningkatkan sumber daya manusia. Semua ini diupayakan untuk mencapai pencapaian visi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan ekonomi serta bisnis .

Evaluasi internal berperan sebagai mekanisme pengawasan dan penjaminan kualitas untuk menjamin kurikulum Program Studi tetap relevan dengan perkembangan pasar kerja dan kebutuhan industri. Melalui evaluasi ini, masukan dari berbagai proses penilaian dijadikan dasar untuk melakukan revisi kurikulum agar sesuai dengan dinamika global dan migrasi struktur akademik, seperti yang terjadi pada perubahan dari Sekolah Tinggi ke Fakultas .

Anda mungkin juga menyukai