0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan25 halaman

Jenis dan Fungsi Dinding dalam Arsitektur

Dokumen ini menjelaskan tentang pelapis dinding, termasuk fungsi, jenis, dan bahan yang digunakan. Dinding berfungsi sebagai penyekat ruangan, penyangga beban, dan memberikan perlindungan serta privasi. Berbagai jenis dinding seperti dinding struktural dan non-struktural, serta material seperti batu bata, kayu, kaca, dan aluminium composite panel juga dibahas, termasuk kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Diunggah oleh

dianrukmana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan25 halaman

Jenis dan Fungsi Dinding dalam Arsitektur

Dokumen ini menjelaskan tentang pelapis dinding, termasuk fungsi, jenis, dan bahan yang digunakan. Dinding berfungsi sebagai penyekat ruangan, penyangga beban, dan memberikan perlindungan serta privasi. Berbagai jenis dinding seperti dinding struktural dan non-struktural, serta material seperti batu bata, kayu, kaca, dan aluminium composite panel juga dibahas, termasuk kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Diunggah oleh

dianrukmana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pelapis dinding

Merupakan suatu bidang nyata


yang membatasi satu ruang dengan
ruang yang lain, ruang dalam
dengan ruang luar dan
DINDING
memisahkan kegiatan yang
berbeda. Dinding juga merupakan
salah satu syarat terbentuknya
ruang.
Fungsi Dinding
Merupakan bagian penting dari bangunan yang
memiliki fungsi utama sebagai :
•Penyekat ruangan
•Penyangga beban struktural di atasnya (plafond dan atap)
•Membentuk bangunan Memberi perlindungan dan
“privacy” pada bagian dalam bangunan.
•Fungsi Dekoratif
•Fungsi Akustik
Struktural •Load Bearing Wall
•Foundation Wall

JENIS-JENIS
DINDING
•Fire Wall
•Partition Wall
Non •Curtain Panel Wall
Struktural •Garden Wall
•Party Wall
Dinding Struktural
(Dinding yang menanggung beban)

(1) Load Bearing Wall :


Dinding yang menyokong/menopang balok dan
atap diatasnya
(2) Foundation Wall :
Dinding yang menopang lantai diatasnya
(bangunan bertingkat)
Dinding Non Struktural:
(Dinding yang tidak menanggung beban )

•Party Wall :
Dinding pemisah dua bangunan dan bersandar pada masing-masing
bangunan
•Fire Wall :
Dinding yang berfungsi sebagai penahan api pelindung dari
pancaran api / yang disebabkan oleh kebakaran
•Curtain /panel wall:
Dinding pengisi/tambahan pada suatu konstruksi yang kaku,
Misalnya konstruksi rangka beton
•Garden walls :
digunakan untuk menghiasi suatu taman
•Partition Wall :
Dinding yang digunakan untuk memisahkan dan
membagi ruang menjadi dua atau lebih.
Cara mengolah dinding
• Dengan dicat, diberi motif-motif dekoratif dengan gambar
• Dilukis langsung pada dinding.
• Dinding ditutup atau dilapisi dengan bahan yang ornamental
Bahan Dinding
•Batu (batu bata,batako, batu kali) biasa
disebut tembok, paling sesuai digunakan
sebagai dinding struktural
•Kayu
•Kaca (tempered safety glass)
•Dinding dari logam (alumunium, baja seng
•wallpaper
Kesan yang muncul alami, hangat,
DINDING BATU BATA dan artistik
Gaya: tradisional, eklektik,
atau industrial.
Keuntungan menggunakan material batu bata ekspos selain
tampilannya yang unik adalah lebih ekonomis dalam
pemasangan dan perawatannya, perawatannya juga mudah,
dan cocok untuk memberikan nuansa yang rustic dan
sederhana pada ruangan.
KESAN--YANG DITIMBULKAN
KESAN

Dinding batu bata ekspose


berkesan alami, hangat dan
akrab. Sesuai untuk rumah
bergaya Country (alam
pedesaan)
DINDING KAYU
Kayu dengan jenisnya yang
begitu banyak, dapat
memberikan tampilan
yang sangat kaya dan
beragam. Setiap jenis kayu
yang berasal dari jenis
pohon yang berbeda,
memiliki karakter, ragam
urat dan warna yang
berbeda dan spesifik.
Bahan Kayu yang sering dipakai:
1. Lumbersering
2. Fancy plywood veneer

Panel kayu, selain yang dibuat dari lembaran kayu alam (natural
wood veneer), ada juga panel yang berasal dari veneer buatan
(artificial wood veneer). Panel jenis ini sudah tersedia dalam
bentuk lembaran HPL (High Pressure Laminates). Dengan
menggunakan bahan ini, Anda tidak perlu memberikan finishing
atau coating untuk permukaan "kayu"nya.
Siasati ruang sempit dengan
DINDING KACA menggunakan dinding kaca. Selain
mampu memanipulasi ruang sempit
terlihat lebih luas, dinding kaca juga
Dengan dinding kaca, pemandangan
dari luar seolah-olah menyatu di
dalam ruangan.

pilih kaca berjenis tempered atau kaca dengan kelebihan


tahan benturan dan tidak menghasilkan pecahan berbahaya.
Apabila suatu saat terkena benturan keras, pecahan kaca
akan berubah menjadi butiran kecil, bukan berupa kepingan
tajam. Sementara untuk ketebalannya, Anda dapat
menggunakan kaca dengan tebal 5 milimeter - 15 milimeter
sesuai luas kaca yang akan dipasang.
Pemasangan dinding berbahan kaca memiliki dua sistem, yakni
sistem bingkai (frame) dan sistem frameless. Prinsip sistem
bingkai cukup sederhana, yakni pada sekeliling kaca diikat dan
dijepit oleh rangka seperti lazimnya pemasangan kaca pada
sebuah daun jendela.
Frame biasanya terbuat dari kayu,
alumunium, dan PVC. Antara frame
dan kaca diberi lapisan sealent
dengan tujuan agar tidak mudah
pecah karena getaran. Sedangkan
sistem bingkai frameless sebenarnya
mempunyai bingkai tersembunyi,
yakni posisi bingkai ditanam pada
lantai dan balok melintang di atas
kaca. Agar menempel kuat, Anda
perlu membuat cerukan sedalam 1,5
sentimeter.
Aluminium Composite Panel
Aluminium Composite Panel adalah salah satau material yang
biasanya berupa lembaran yang bahannya terbuat dari lapisan
aluminium pada kedua sisi luar dimana didalamnya dilapisi
dengan bahan non aluminium berupa bahan polyetthylene
dimana ketiga lapisan disatukan dalam lembaran yang kuat.
Aluminium composite panel dalam lembarannya akan
didapatkan dalam lembaran yang kaku, kuat tapi dalam berat
yang cukup ringan. Lembarannnya dapat ditemukan dalam
warna metalik dan warna non logam. Untuk pesanan khusus ,
permukaan dapat dipeesan dalam berbagai pola meniru bahan
bahan material lainnya seperti pola kayu, keramik dan pola
[Link] Aluminium Composite Panel diproduksi
biasanya dengan ukuran ketebalan 1 mm – 10 mm, dan lebar
1200 – 1600 mm.
Keuntungan pemakaian Aluminium Composite Panel ini adalah :
1. Permukaan yang cukup rata dan halus
2. Mempunyai daya tahan yang cukup tinggi terhadap cuaca dan
iklim
3. Bahan yang bagus untuk dekoratif baik eksterior maupun
interior
4. Mudah diaplikasikan dalam berbagai desain konsep modern
5. Tersedia dalam berbagai macam warna dan pola
6. Composite mudah dibentuk, dilipat, dibor dan dan dilengkung
dengan menggunakan peralatn konvensional ataupun
peralatan sederhana lainnya.
7. Bahan inti yang terbuat dari bahan polyetthylene sehingga
lembaran tahan bakar
8. Lapisan permukaaan aluminium yang dilapisi dengan polyester
akan menambah daya tahan, stabilitas dan tahan terhadap
iklim dan korosi.
Kekurangan Aluminium Composite Panel adalah :

1. Hasil penelitian menyatakan bahwa bahan inti yang


terbuat dari polyethylene dan lem pengikat ke lapisan
aluminium , dalam suhu panas yang tinggi akan
mengeluarkan gas beracun.
2. Dalam suhu tingggi, lapisan inti bisa menmgelembung
yang akan mengakibatkan permukaan aluminium tidak
rata sehingga bisa mengurangi keindahan.
3. Kekuatan terhadap tekanan angin kurang, sehingga dalam
konstruksi yang kurang baik akan beresiko terhadap
keselamatan.
4. Jika sistim grounding yang kurang bagus terhadap
bangunan utama, lembaran cukup beresiko terhadap
sambaran petir.
WALLPAPER/TAPET
Dari bahannya:
bahannya:
a. Paper
Jenis bahan wallpaper ini merupakan
jenis pertama kali ditemukan, bahanya
terbuat dari kertas 100%

b. Heavy duty paper Wallpaper jenis


ini memiliki sifat kuat, dan juga tebal.
Wallpaper ini memiliki lapisan linen
pada bagian belakang, serta ada yang
terbuat dari dari campuran bubur kayu
dan katun
c. Fiberglass weaves
wallpaper fiberglass weave terbuat
dari serat fiberglas yang ditenun
atau dianyam sehingga menjadi
lembar wallpaper sepertipada
umumnya. Kelebihan
jenis wallpaper ini tahan api, tidak
membusuk atau berjamur, serta
tahan lama

d. Vinyl paper
Wallpaper jenis ini adalah
wallpaper yang paling umum
dipakai dalam pelapisan wallpaper
dalam rumah
e. Textile paper
Seperti tekstil atau
kain, wallpaper dalam kategori ini
memiliki jangkauan warna, motif,
tekstur dan jenis bahan yang sangat
banyak
f. Flock
Bagian yang disebut flock terbuat
dari serat wol, yang bisa
menimbulkan efek beludru pada
permukaanwallpaper
g. Natural fibers
Ini adalah jenis wallpaper yang
terbuat dari serat alam, misalnya
serat daun, bambu, dan kelapa
[Link]

[Link]

Anda mungkin juga menyukai