0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan7 halaman

Refleksi Pembelajaran PJOK Modul 2.1-2.5

Dokumen ini adalah refleksi dari seorang guru PJOK mengenai pembelajaran yang telah dilakukan melalui Modul 2.1-2.5. Guru tersebut menyadari kekurangan dalam metode pengajaran dan berkomitmen untuk menerapkan pembelajaran yang lebih berdiferensiasi, aktif, dan menyenangkan di masa depan. Rencana tindak lanjut mencakup penerapan strategi baru, refleksi, dan variasi gaya mengajar untuk meningkatkan pengalaman belajar peserta didik.

Diunggah oleh

indra rahman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan7 halaman

Refleksi Pembelajaran PJOK Modul 2.1-2.5

Dokumen ini adalah refleksi dari seorang guru PJOK mengenai pembelajaran yang telah dilakukan melalui Modul 2.1-2.5. Guru tersebut menyadari kekurangan dalam metode pengajaran dan berkomitmen untuk menerapkan pembelajaran yang lebih berdiferensiasi, aktif, dan menyenangkan di masa depan. Rencana tindak lanjut mencakup penerapan strategi baru, refleksi, dan variasi gaya mengajar untuk meningkatkan pengalaman belajar peserta didik.

Diunggah oleh

indra rahman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

REFLEKSI MODUL 2.1-2.

PKG PJOK G
Kelas 4 SMAN 6 Pandeglang

IKA PANJI PURBANTARA, [Link]


REFLEKSI MODUL 2.1-2.5

Tahap refleksi terakhir


Tahap pertama adalah Tahap kedua adalah
adalah pertanyaan "now
tentang "what" untuk pertanyaan "so what" yang
what" yang terkait dengan
menggali informasi yang menjadi tempat untuk
proses mengevaluasi dan
menggambarkan tindakan menjelaskan secara rasional
merencanakan perbaikan
pengajaran yang telah keputusan yang
tindakan pengajaran PJOK di
dilakukan oleh peserta diambil dalam tindakan
masa yang akan datang.
sebelumnya dikaitkan pengajaran yang telah
dengan pembelajaran Modul dilakukan oleh peserta
2.1 s/d 2.5. sebelumnya dikaitkan
dengan pembelajaran Modul
2.1 s/d 2.5

Keseluruhan tahapan refleksi perlu dikaitkan dengan aspek instruksional atau manajerial kelas, isu-isu kontekstual dari pengajaran yang sudah
dilaksanakan, dan isu-isu ketidakadilan sosial yang sudah terjadi di dalam pembelajaran. Jangan hanya mendeskripsikan, tapi jelajahi dan jelaskan apa
yang terjadi. Jujurlah, tidak apa-apa untuk mengakui kesalahan dan juga kesuksesan. Namun, Bapak/Ibu juga harus menunjukkan bagaimana
Bapak/Ibu memahami mengapa hal-hal tersebut terjadi dan apa yang akan Bapak/Ibu lakukan untuk memperbaikinya. Bersikaplah selektif. Bapak/Ibu
tidak perlu menulis tentang segala sesuatu yang terjadi, cukup peristiwa atau ide penting. Lihatlah ke masa depan. Renungkan apa yang terjadi dalam
pengajaran PJOK sebelumnya dan tuangkan ide/gagasan/rencana pelaksanaan pengajaran di masa depan serta jelaskan dampak yang akan
didapatkan dengan perubahan yang akan dilakukan setelah berproses di PPKG ini.
WHAT?

Banyak hal baru yang menjadi modal yang dapat saya manfaatkan bagi diri saya pribadi, peserta didik maupun
rekan-rekan guru yang ada di sekitar saya. Antara lain sebagai berikut :

Modul2.1Keterampilan mengajar yang efektif

Di modul ini saya mendapat banyak hal baru yang saya dapatkan, seperti pengembangan bagaimana
menganalisisnya. Saya belajar dan memahami bagaimana menganalisis dengan hitungan 3 poin utama
untuk dapat mewujudkan pembelajaran yang efektif.

2. Modul 2.2 Strategi mengajar PJOK

Sebelumnya saya sulit membedakan metode mengajar, pendekatan, strategi, model dan gaya mengajar.
Namun pembelajaran tatap muka pada modul ini sangat mencerahkan saya dan membuat saya
memahami Komponen-komponen penting dalam strategi mengajar PJOK. Modul ini juga memberikan
banyak referensi dalam variasi gaya mengajar yang mungkin dapat kita sesuaikan dengan materi dan
kondisi sekolah kita agar dapat mencapai tujuan belajar dengan lebih baik. Seperti contoh, Gaya mengajar
Komando yang mungkin kita pandang negatif namun sangat diperlukan jika kita mengajar pada materi
dengan tingkat risiko yang tinggi.
WHAT?
Modul 2.3 Model Pendidikan Gerak

Modul ini mengingatkan saya kembali hal-hal penting yang harus dimiliki seorang guru PJOK, antara lain KONSEP
GERAK, KOMPONEN GERAK dan penerapannya. Saya yang sebelumnya seringkali membuat pembelajaran PJOK
dengan memandang semua peserta didik adalah sama diingatkan kembali sejatinya peserta didik pada hakekatnya
memiliki kemampuan dan pengalaman yang berbeda dalam memahami apa yang kita ajarkan. Modul ini juga
mengingatkan saya pentingnya memahami pertumbuhan dan perkembangan gerak (kurikulum diamond) dan
membuat perlakuan yang berbeda sesuai dengan fase tumbuh kembangnya.
Modul 2.4 Pendidikan Kebugaran

Dari Modul 2.4 ini saya mempelajari kembali dan mendalami pentingnya Kebugaran Jasmani. Di modul ini saya
memahami bagaimana menghitung tingkat kebugaran, menentukan program latihan yang sesuai untuk meningkatkan
komponen-komponen kebugaran yang umum (kardiorespiratori, kelenturan, komposisi tubuh, kebugaran otot dan
Prinsip-prinsip yang harus diperhatikan dalam meningkatkan kebugaran jasmani.

Modul 2.5 Model Pembelajaran Sport Education (SEM)

Menurut saya ini adalah modul yang paling menarik, dalam modul ini saya mendapatkan banyak referensi
yang dapat saya terapkan dalam pembelajaran untuk membuat pembelajaran yang menyenangkan, aktif,
memberi pengalaman yang bermakna dan berpusat pada peserta didik. Modul ini memberi pemahaman
baru bagaimana menerapkan Sport Education Model di sekolah saya dan hal-hal yang mejadi catatan
penting agar SEM dapat dilaksanakan dengan baik.
So WHAT?
Setelah pembelajaran tatap muka dan mempelajari 5 modul yang ada, sangat banyak kekurangan yang ada pada diri saya.
Secara umum saya dapat menyimpulkan minimnya referensi dan pemahaman saya agar dapat menjadi Guru PJOK yang mampu
membuat pembelajaran yang berdiferensiasi, aktif, menyenangkan dan berpusat pada peserta didik. Seperti contoh :

1. Seringkali saya membuat aktivitas pembelajaran yang menyamaratakan semua peserta didik. Padahal sejatinya, kemampuan
peserta didik keterampilan maupun kognitif peserta didik sudah passti berbeda. Hal ini menyebabkan timbulnya
kesenjangan/isu eksklusifitas diantara peserta didik. Di modul ini saya memahami bahwa seorang Guru PJOK mampu membuat
pembelajaran yanng menyenangkan jika dia dapat mendesain pembelajaran yang adil. Baik peserta didik perempuan dan laki-
laki, peserta didik yang berkebutuhan khusus dan normal, peserta didik yang memiliki pengalaman keterampilan gerak pada
materi tertentu dan belum memiliki pengalaman sama sekali.

2. Sebagai guru olahraga, melalui modul ini saya disadarkan kembali bahwa Paradigma saya sebagai Guru PJOK telah melenceng
dan seringkali berfokus pada hasil. Dengan referensi dari semua modul ini saya sadar urgensinya saya sebagai Guru PJOK harus
bertindak dimulai dari lingkup diri sendiri dan sekolah agar peserta didik mampu memahami dan menginginkan olahraga
sepanjang hayat dari dalam dirinya sendiri.

3. Saya sering membuat pembelajaran PJOK dengan gaya mengajar Komando, hal ini menyebabkan peserta didik saya sering
bosan dan membatasi kreativitas mereka. Dalam modul ini juga saya memahami pentingnya memilih gaya mengajar yang tepat
dan sesuai dengan materi yang akan diajarkan, kondisi sekolah dan peserta didik.

4. Dari semua modul 2.1-2.5 yang sudah saya pelajari akan dapat menunjang kemampuan saya untuk membuat pelajaran yang
menyenangkan jika saya benar menerapkannya dalam pembelajaran. Menurut saya semua modul ini bermuara pada kegiatan
pembelajaran yang efektif, berdiferensiasi, menyenangkan dan berpusat pada peserta didik.
Now what?
Pembelajaran yang menyenangkan, berdiferensiasi, dapat terwujud jika saya sebagai guru PJOK mampu
menerepkannya. Dalam rencana tindak lanjut ini, saya akan mencoba langsung menerapkan apa yang sudah saya
dapatkan dalam pembelajaran tatap muka ini di sekolah saya. Adapun tindakan-tindakan yang akan saya lakukan
adalah sebagai berikut :

1. Melalukan refleksi dengan merenungkan kembali pembelajaran yang sudah saya lakukan di sekolah selama ini.

2. Menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan memahami lebih mendalam karakteristik peserta didik saya.

3. Membuat aktivitas pembelajaran yang aktif, dimana peserta didik tidak menunggu terlalu lama dalam antrian.

4. Memberikan umpan balik positif dan spesifik dalam pembelajaran maupun diluar pembelajaran.

5. Mencoba variasi gaya mengajar yang berbeda dan melakukan refleksi dari aktifitas pembelajaran yang dilakukan.

6. Mencoba menerapkan SEM dengan membuat kompetisi sederhana yang melibatkan semua peserta didik aktif dalam
berperan.

7. Membimbing peserta didik melakukan refleksi dalam pembelajaran yang sudah dilakukan.

8. Rutin dalam melakukan refleksi baik dalam kegiatan pembelajaran maupun aktifitas diluar pembelajaran

Anda mungkin juga menyukai