0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan38 halaman

Laporan Penyelenggaraan Desa Mahu 2024

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) Desa Administratif Mahu tahun 2024 menyajikan informasi mengenai tujuan, visi, misi, dan program kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Laporan ini juga mencakup pelaksanaan anggaran, keberhasilan yang dicapai, serta permasalahan yang dihadapi dalam berbagai bidang seperti pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Kepala Desa, Christina M Lawalata, SE, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam laporan ini.

Diunggah oleh

nowellatomasoa19
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan38 halaman

Laporan Penyelenggaraan Desa Mahu 2024

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) Desa Administratif Mahu tahun 2024 menyajikan informasi mengenai tujuan, visi, misi, dan program kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Laporan ini juga mencakup pelaksanaan anggaran, keberhasilan yang dicapai, serta permasalahan yang dihadapi dalam berbagai bidang seperti pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Kepala Desa, Christina M Lawalata, SE, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam laporan ini.

Diunggah oleh

nowellatomasoa19
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA

(LPPD)
PEMERINTAH DESA ADMINISTRATIF MAHU
KECAMATAN SAPARUA TIMUR
KABUPATEN MALUKU TENGAH
MAHU TAHUN 2024

PEMERINTAH DESA ADMINISTRATIF


MAHU
KECAMATAN SAPARUA TIMUR
KABUPATEN MALUKU TENGAN 2024

Alamat : Dusun peluntan Rt 04/RW 02 Kode Pos 79461


Email : desaAdministratif Mahu@[Link] Website :
[Link] [Link]
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................................................................ 2
SISTEMATIKA PENYUSUNAN LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN
DESA ( LPPD ) AKHIR TAHUN ANGGARAN....................................................................................4
BAB. I..................................................................................................................................................................... 5
PENDAHULUAN.............................................................................................................................................. 5
A. TUJUAN PENYUSUNAN LAPORAN.....................................................................................5
B. VISI DAN MISI PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA.......................6
Visi dan Misi..................................................................................................................................................... 6
1. Strategi...................................................................................................................................................... 15
a. Penyelenggaraan Pemerintah Desa.......................................................................................15
b. Bidang Pembangunan.................................................................................................................... 17
c. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan..................................................................................17
2. Arah Kebijakan............................................................................................................................... 18
a. Penyelenggaraan Pemerintah Desa.......................................................................................18
b. Bidang Pembangunan.................................................................................................................... 19
c. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan..................................................................................19
d. Bidang Pemberdayaan Masyarakat......................................................................................21
BAB II.................................................................................................................................................................. 23
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DESA...................................................23
A. Program Kerja penyelenggaraan Pemerintahan Desa.........................................23
B. Program Kerja Pelaksanaan Pembangunan................................................................25
C. Program Kerja Pembinaan Kemasyarakatan..............................................................29
D. Program Kerja Pemberdayaan Masyarakat.................................................................27
E. Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.........................................28
1. Peraturan Desa tentang APBDes...........................................................................................28
2. Peraturan Desa tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBDes........28
3. Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.....................................................28
4. RINCIAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA 40
5. Keberhasilan yang dicapai, Permasalahan yang dihadapi dan Upaya yang
ditempuh.......................................................................................................................................................... 54
1. Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa................................................................54
2. Bidang Pembangunan................................................................................................................56
3. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan..............................................................................58
4. Bidang Pemberdayaan Masyarakat......................................................................................60
BAB III................................................................................................................................................................ 61
PENUTUP........................................................................................................................................................... 61
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah
memberikan nikmat kesehatan dan kesempatan, sehingga kami dapat
menyelesaikan Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD)
Desa Administratif Mahu Kecamatan Saparua Timur Tahun 2024.

Bahwa Untuk Melaksanakan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik


Indonesia Nomor 46 Tahun 2016 Tentang Laporan Kepala Desa Bab III Laporan
Kepala Desa Bagian ketiga tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa
Akhir Tahun Anggaran Pasal 3 , yang disebutkan dalam :

Ayat (1) Laporan penyelenggaraan pemerintahan Desa akhir tahun anggaran


disampaikan oleh Kepala Desa kepada Bupati melalui Camat secara
tertulis paling lambat 3 (tiga) bulan setelah berakhir tahun anggaran.

Dengan pertimbangan sebagaimana tersebut diatas, selaku Kepala Desa


sebagai Penyelenggara Pemerintahan Desa mempunyai Tugas, wewenang,
kewajiban dan hak tugas melaporkan menyelenggarakan Pemerintahan desa
meliputi :

a. Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan;


b. Bidang Pelaksanaan Pembangunan;
c. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan; dan
d. Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

Demikian untuk menjadikan maklum, terima kasih.

Mahu, 09 Februari 2025


KEPALA DESA
ADMINISTRATIF MAHU

CHRISTINA M LAWALATA, SE
SISTEMATIKA PENYUSUNAN LAPORAN PENYELENGGARAAN
PEMERINTAHAN DESA ( LPPD )
AKHIR TAHUN ANGGARAN

BAB I PENDAHULUAN
A. Tujuan penyusunan laporan
B. Visi dan misi penyelenggaraan pemerintahan desa
C. Strategi dan kebijakan

BAB II LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DESA


A. Program Kerja penyelenggaraan Pemerintahan Desa
B. Program Kerja Pelaksanaan Pembangunan
C. Program Kerja Pembinaan Kemasyarakatan
D. Program Kerja Pemberdayaan Masyarakat
E. Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa
F. Keberhasilan yang dicapai, Permasalahan yang
dihadapi dan Upaya yang ditempuh
BAB III. PENUTUP
1. Kesimpulan Laporan
2. Penyampaian Ucapan Terimakasih

LAMPIRAN
REKAPITULASI JUMLAH PENDUDUK BULAN DESEMBER
TAHUN 2024

Mahu, Januari 2025


Kepala Desa
Administratif Mahu

CHRISTINA M LAWALATA, SE
BAB. I
PENDAHULUAN

A. TUJUAN PENYUSUNAN LAPORAN

Bahwa dengan telah berakhirnya Tahun Anggaran 2022 maka Kepala Desa
mempunyai kewajiban

1 Menyusun Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa kepada

Bupati, yang disampaikan kepada Bupati melalui camat;

2 Menyusun Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

akhir tahun anggaran;

3 Menyampaikan informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

dimaksud pada nomor 1 kepada masyarakat sebagaimana berupa

selebaran yang ditempelkan pada papan pengumuman atau

diinformasikan secara lisan dalam berbagai pertemuan masyarakat desa

atau media lainnya.

Dengan dasar pertimbangan sebagaimana tersebut diatas, Kepala Desa

sebagai penyelenggara Pemerintahan Desa mempunyai Tugas, wewenang

dan kewajiban menyelenggarakan Pemerintahan Desa meliputi Urusan

Pemerintahan, Urusan Pembangunan, Urusan Kemasyarakatan serta

melaksanakan urusan-urusan lainnya yang menjadi kewenangan desa

yaitu:

Maksud

1. Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa oleh Kepala Desa sebagai


salah satu perwujudan kewajiban Kepala desa untuk memberikan,
menyampaikan dan mempertanggung jawabkan pelaksanaan tugasnya.
2. Menciptakan Pemerintahan yang transparan, akuntabilitas,
efisien,efektif serta responsive terhadap aspirasi masyarakat.
3. Terwujudnya Pemerintahan yang baik ( Good Govermence )
Tujuan
1. Untuk menginformasikan keseluruhan rangkaian kegiatan
penyelenggaraan Pemerintahan Desa selama satu tahun.
2. Untuk mengetahui sejauhmana akuntabilitas kinerja aparatur
Pemerintahan Desa.
3. Sebagai bahan evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
4. Sebagai sarana Pembinaan dan tindak lanjut kedepan oleh Desa.

B. VISI DAN MISI PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA.

Visi dan Misi.

Agar pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan Pemerintahanan Desa


terselenggara dengan baik dan terarah perlu dicapai dengan rencana
Strategis desa, yaitu telah ditempuh dengan penyusunan Dokumen dalam
bentuk Peraturan Desa Nomor 2 Tahun 2021 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Desa Administratif Mahu Kecamatan
Saparua Timur tahun 2021-2027 dengan penjabaran program dan kegiatan
setiap tahun dalam wujud Kegiatan baik Fisik maupun non fisik yang
dituangkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa) tahunan
yang ditetapkan dengan Peraturan Desa
Visi dan Misi desa merupakan implementasi dari Visi dan Misi Kepala Desa
terpilih dengan beberapa penambahan kegiatan yang disusun/digali
berdasarkan musyawarah desa secara partisipatif.
1. Visi :

“TERWUJUDNYA NEGERI ADMINISTRATIF MAHU YANG MANDIRI DAN


SEJAHTERA MELALUI PENINGKATAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA
DAN SUMBER DAYA ALAM”.
2. Misi :
Untuk mencapai Visi tersebut diatas, maka diperlukan penjabaran lebih
terperinci dari Visi, dituangkan didalam Misi Desa sebagai berikut:

Desa Administratif Mahu berharap memperbaiki berbagai strategi dalam


bidang penyelenggaraan pemerintahan khususnya pada meningkatkan
disiplin dan kualitas layanan warga, pelaksanaan pembangunan yang
mendukung terlibatnya sebanyak mungkin masyarakat pra sejahtera,
pembinaan dan pengembangan peran organisasi warga untuk
mendukung pembangunan Desa Administratif Mahu, dan
pemberdayaan
masyarakat di berbagai bidang khususnya yang mendukung basis

komuditas Desa Administratif Mahu di bidang pertanian.

1). Bidang penyelenggaraan pemerintahan


Misi :
a. Meningkatkan kualitas pelayanan publik
b. Mengoptimalkan Peraturan Negeri untuk mengatur seluruh tatanan
kehidupan masyarakat dari segala segi kehidupan
c. Mengoptimalkan sinergitas dengan Badan Permusyawaratan Negeri
dalam mengambil keputusan untuk setiap kebijakan – kebijakan
yang diambil dalam penyelenggaraan Pemerintahan
d. Meningkatkan ketersediaan infrastruktu pemerintahan

Untuk menunjang semua itu perlu didukung oleh kualitas perangkat


dengan cara meningkatkan kapasitas serta disiplin perangkat. Dengan
peningkatan kapasitas tersebut diharapkan desa Administratif Mahu
mempunyai perangkat yang memiliki rasa tanggung jawab dan tanggap
terhahadap tugasnya masing-masing. Desa Administratif Mahu ke
depan harus didukung oleh
kualitas perangkat yang disiplin, cerdas, dan berani menghadapi
tantangan menjalankan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa yang telah
ditetapkan Presiden pada tanggal 15 Januari 2014.

Meningkatkan Layanan Administrasi Warga


Salah satu tugas utama Pemerintah Desa adalah melayani kebutuhan
administrasi bagi warganya. Terget peningkatan layanan desa
Administratif Mahu antara lain meliputi a) layanan administrasi warga,
b) memiliki KTPel bagi warga yang sudah berhak, c) sosialisasi layanan
dan resiko pernihakan dini, d) merespon laporan/pengaduan warga, e)
menetapkan standar layanan dan Memiliki Akta Kelahiran bagi Warga
usia 0-18 Tahun.
Harapan desa antara lain layanan KTP el terlaksana bagi semua warga
yang berhak dan memenuhi kebutuhan Surat Keterangan warga dengan
cepat dan tepat, serta menggunakan teknologi IT yang dimiliki desa.

Perbaikan struktur organisasi dan disiplin


Struktur Organisasi Pemerintah Desa Administratif Mahu perlu
disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan UU Desa. Dengan sudah
ditegaskannya kewenangan asal usul dan kewenangan lokal berskala
desa yang harus dilaksanakan oleh desa, maka Desa Administratif
Mahu membutuhkan penyesuaian kebutuhan perangkat serta
memperbaiki disiplin perangkat.
Untuk mencapai hal tersebut desa Administratif Mahu akan melakukan
a) perbaikan SOPD Desa dan Tupoksi Perangkat Desa, b) melengkapi
perangkat yang dibutuhkan, c) meningkatkan seragam perangkat, dan
d) melaksanakan disiplin kantor.

Pengembangan Regulasi Desa


Sesuai dengan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan aturan
pelaksanaannya, desa wajib mengatur dan mengurus kewenangan asal
usul dan kewenangan lokal berskala desa. Oleh karena itu salah satu
urusan penting yang akan dipenuhi oleh Pemerintah Desa
Administratif Mahu adalah mengembangkan regulasi sesuai dengan
kewenangan desa. Hal yang wajib diatur antara lain
meliputi PeraturanDesa maupun Peraturan Pelaksanaan
lainnya mengenai Pembangunan Desa, Sumber Keuangan Desa,
Pelayanan Dasar Desa, Pendidikan anak-anak,
Kesehatan Ibu dan Anak, Perlindungan Sosial, dan Lingkungan Hidup.
Disamping itu, keberadaaan organisasi warga sebagai pendukung
pembangunan desa perlu ditata sesuai dengan fungsi masing-masing
yang dapat menjadi salah satu ruang apresiasi bagi warga dan generasi
muda.
Oleh karena itu, dalam sisa masa jabatan 2019 - 2025 Pemerintah Desa
Administratif Mahu akan melaksanakan program a) mengembangkan
reguluasi sesuai kewenangan desa, dan b) menerbitkan surat keputusan
yang dibutuhkan oleh organisasi/ lembaga yang ada di desa.

2) Bidang pembangunan
Misi :

a. Meningkatkan pembangunan Fisik dan Nonfisik


b. Membangun relasi dengan lembaga pendidikan formal pada lingkup
internal dan eksternal untuk menunjang Mutu Pendidikan Generasi
Admnistratif Mahu untuk menjadi individu yang bermoral,
berpengetahuan luas dan mandiri

Pada periode pemerintahan desa 2019-2025, pembangunan Desa


Administratif Mahu akan memfokuskan pada :
1) Membangun ekonomi desa,
2) Meningkatkan pendidikan khususnya bagi generasi Muda Desa
Administratif Mahu
3) Meningkatkan Taraf dan Kualitas kesehatan warga,
4) Meningkatkan hasil pertanian,
5) Perbaikan sarana dan Prasarana Infrastruktur,
6) Peningkatan lingkungan hidup, air, dan sanitasi lingkungan.

Ekonomi Desa
Untuk menunjang peningkatan perekonomian desa yang mayoritas
petani maka dengan ini pemerintahan desa melakukan program-
program seperti a) Pelatihan & Penambahan modal koperasi petani, b)
pelatihan pengolahan hasil produksi, c) Pelatihan untuk meningkatkan
mutu dan kualitas hasil pertanian, d) mengembangkan bank sampah, e)
membentuk unit baru dan mengembangkan Badan Usaha Milik Desa
(BUMDesa), dan f) mengembangkan Lembaga Keuangan Mikro.
Dengan keadaan masyarakat desa yang mayoritas petani, maka untuk
menunjang peningkatan ekonomi warga perlu diadakan pelatihan-
pelatihan seperti pemeliharaan ternak, pembuatan pupuk cair untuk
meningkatkan kualitas dan kuwantitas produksi pertranian, serta
pelatihan pengeloalan hasil pertanian.
BUMDesa di desa Administratif Mahu dapat mendukung pengembangan
ekonomi warga dan melayani kebutuhan dasar warga. BUMDesa antara
lain berpotensi untuk mengelola layanan air bersih, mengelola sanitasi
dan persampahan, pengembangan dan penyediaan pupuk organik,
sarana trasportasi pertanian, dan lembaga keuangan untuk mendukung
modal bagi para petani. Dengan demikian BUMDesa akan menciptakan
lapangan kerja baru di desa.

Pendidikan, Seni, dan Budaya


Untuk mempersiapkan generasi sumberdaya manusia anak-anak usia
dini dan anak-anak sekolah di Desa Administratif Mahu perlu
didukung oleh sarana dan prasarana serta sumberdaya pengelola
pendudidikan yang memadahi. Selain itu Pengembangan Budaya Lokal
akan terus di usahakan agar generasi Penerus Tidak Melupakan Warsai
Budaya Bangsa. Program yang akan dikembangkan meliputi a)
membangun tempat bermain, b) mendirikan perpustakaan desa, c)
memfasilitasi kegiatan seni dan budaya, dan d) memfasilitasi
kelompok kesenian desa.

Kesehatan
Kesehatan warga adalah salah satu yang menjadi perhatian desa
Administratif Mahu. Kesehatan warga menjadi modal penting untuk
membangun desa secara partisipatif. Oleh karena itu, kesetaraan akses
warga terhadap layanan kesehatan perlu diperhatikan, khususnya bagi
anak- anak balita, ibu hamil dan lansia dari warga pra sejahtera yang
masih banyak di Administratif Mahu. Untuk tujuan tersebut desa
Administratif Mahu perlu mengintensifkan pelayanan kesehatan yang
diselenggarakan oleh posyandu Desa Administratif Mahu.
Untuk mendukung upaya peningkatan layanan kesehatan dan kualitas
kesehatan warga, desa Administratif Mahu akan mengembangkan
program meliputi: a) senam khusus bagi ibu hamil, b)
mengembangkan posyandu Lansia untuk mendukung kesehatan
warga yang berusia
lanjut, c) memfasilitasi senam masal secara reguler, d) sosialisasi
rumah sehat sanitasi dan sehat lingkungan, e) memfasilitasi
pembangunan Pustu, f) pengadaan Ambulan Desa, g) pemberian
makanan tambahan bergizi anak-anak TK, menambah tenaga medis
untuk Pustu, dan i) sosialisasi KB.

Pembangunan Pertanian
Petani merupakan basis penghidupan warga Administratif Mahu.
Lebih 90% penduduk desa Administratif Mahu
berkegiatan sebagai petani. Oleh karena itu, pembangunan desa
Administratif Mahu dalam bidang pertanian sangatlah penting. Untuk
mendukung peningkatan pertanian di Desa Administratif Mahu,
maka pemerintah desa Administratif Mahu akan mendukung program
yang berfokus pada peningkatan kualitas para petani melalui a)
pelatihan pembuatan pupuk organik cair, b) pelatihan mengelola
peternakan yang baik dan sehat, dan pelatihan untuk meningkatkan
kualitas hasil pertanian, c). penyediaan Bibit dan Pupuk berkualitas.

Pembangunan Sarana dan Prasarana Infrastruktur Desa


Sarana transportasi desa, khususnya untuk mendukung kegiatan
pertanian sangatlah penting. Ketertinggalan di bidang ini menjadi
penghambat perkembangan hasil pertanian dan ekonomi warga.
Dalam rangka mendukung transportasi desa, dalam periode 2022-2025
desa Administratif Mahu akan mengembangkan program antara lain a)
pembangunan jalan pertanian/ JUT, b) pembangunan jalan lingkar dan
penghubung desa, c) pembangunan senderan jalan desa Administratif
Mahu, d) pembuatan jalan perkebunan, e) betonisasi jalan desa, f)
membangun Sarana Olahraga atau gedung sanggar yang dapat
digunakan untuk aktivitas warga dan pemuda.

Pembangunan Lingkungan Hidup, Air Bersih dan Sanitasi


Pembangunan lingkungan hidup yang baik dan nyaman menjadi
harapan semua warga Administratif Mahu. Lingkungan hidup yang
baik selain dapat mengatasi ancaman banjir juga ikut menjaga
kelestarian sumber- sumber mata air yang menjadi kebutuhan dasar
warga desa.
Dalam rangka mendukung kualitas lingkungan hidup, Desa
Administratif Mahu akan mengola potensi air bersih untuk memenuhi
kebutuhan warga. Desa juga akan mengelola sanitasi lingkungan seperti
pengelolaan sampah dan air limbah agar tidak mencemari
lingkungan. Program
pelestarian lingkungan hidup ini akan dilaksanakan oleh Pemerintahan
Desa Administratif Mahu bekerja sama dengan warga sehingga hasilnya
akan lebih optimal dan dirasakan oleh semua warga. Area penghijauan
dengan tanaman keras meliputi hutan lindung, hutan rakyat, serta
penanaman pohon di turus-turus jalan.
Program yang akan dilaksanakan meliputi a) sosialisasi pertingnya
konservasi alam dan penanaman pohon, b) Pegadaan PAH tiap Rumah,
c) pembangun SPAL, d) penambahan pipa induk layanan air bersih, dan
e) pembuatan embung desa.
3) Bidang pembinaan kelembagaan kemasyarakatan
Misi :
a. Menjalin kerjasama dengan semua pihak untuk mewujudkan
keamanan dan ketertiban masyarakat

Peningkatan kapasitas lembaga kemasyarakatan


Salah satu tugas pemerintahan desa adalah melakukan pembinaan
kepada lembaga maupun organisasi kemasyarakatan yang ada di desa.
satu tujuan pembinaan adalah mengajak warga dan organisasi warga
memahami hukum yang berlaku di desa dan di tengah masyarakat,
misalnya Peraturan Perundangan yang berkaitan dengan
Penyalahgunaan Obat Narkoba, Undang-undang Perlindungan Anak,
Hak Asasi Manusia, Keterbukaan Informasi Publik, Anti Korupsi, dan
UU lain yang penting untuk dipahami warga.
Tidak kalah penting sosialisasi UU No. 6/2014 tentang Desa yang
menjadi dasar penyelenggaraan desa yang baik, nyaman, dan sejahtera
bagi desa Administratif Mahu. Dalam UU Desa tersebut diatur dimana
tanggungjawab pemerintah desa dan peranan lembaga-lembaga dan
organisasi yang di bentuk oleh masyarakat. Perlu juga disampaikan
perdes-persdes yang di terbitkan oleh desa kepada semua lembaga yang
ada.
Dalam mendukung program tersebut, pemerintahan desa akan bekerja
sama dengan pihak-pihak terkait seperti Kecamatan, Bapermasdes,
Polres Sambas, maupun Lembaga Swadaya Masyarakat dan lembaga
lain yang potensial.
Dalam mendukung upaya tersebut, pemerintah desa Administratif Mahu
akan memrogramkan peningkatkan lembaga kemayarakatan antara lain:
a) sosialisasi UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, b) sosialisasi
peraturan
perundangan untuk mendukung gerakan masyarakat sadar hukum, c)
pelatihan kepemimpinan bagi pengurus organisasi perempuan, dan d)
pelatihan Peran dan Fungsi Pemerintahan dalam Pembangunan Desa.
Pengembangan dan Pembinaan Orgasisasi
Pengembangan dan pembinaan organisasi warga sangat penting
sehingga antara pemerintahan desa dengan organisasi warga yang ada
di desa tercipta bangunan yang saling mendukung. Dukungan,
kerjasama, maupun kontrol warga terharap penyelenggaraan
pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan sangat diperlukan dalam
membangun demokratisasi dan pemerintahan yang bersih di desa
Administratif Mahu. Dengan demikian tujuan besar untuk meningkatkan
kesejahteraan di Desa Administratif Mahu dapat kita wujudkan secara
bersama sama.
Dalam mendukung pengembangan dan pembinaan organisasi, dalam
tahun 2019-2025 pemerintah desa Administratif Mahu memprogramkan a)
mendukung pendirian organisasi warga sesuai dengan kebutuhan
masyarakat yang tidak melanggara etika dan hukum, b) memberikan
pembinaan kepada organisasi warga khususnya yang baru berdiri, dan
c) sosialisasi lingkungan yang sehat dan aman dari ancaman bahaya
arus pendek listrik dan api.
4) Bidang pemberdayaan masyarakat
Misi :
a. Mengoptimalkan pengelolaan bumneg Kalapori jaya dalam rangka
memberikan kontribusi untuk pendapatan asli negeri
b. Menggali potensi negeri dalam rangka mendapatkan pendapatan asli
negeri
c. Meningkatkan perekonomian masyarakat dengan menghidupkan
kembali kelompok pemberdayaan maupun perorangan agar tercipta
lapangan kerja dalam rangka peningkatan taraf hidup masyarakat.
d. Mengoptimalkan dan meningkatkan kerjasama dan sinergitas dengan
lembaga kemasyarakatan, keagamaan dan pendidikan
Untuk mewujudkan pembangunan yang akuntabel, transparan, dan
tepat sasaran maka perlu peran serta warga yang berdaya. Peran aktif
warga perlu ditunjukkan mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan,
serta pengawasan. Peranan kader desa selama ini sangat membantu
dan perlu ditingkatkan terus kapasitas pengetahuan maupun
ketrampilannya sehingga mereka menjadi pendukung pembangunan
desa sesuai dengan perencanaan yang sudah ditetapkan.
Untuk mendukung masyarakat yang berdaya desa Administratif Mahu
antara lain akan melaksanakan sebagaimana di bawah.
Mengembangkan sistem informasi yang adil dan merata
System informasi desa akan menjadi wahana penyampaian informasi
dari dan oleh warga dan pemerintahan desa dalam penyelenggaraan
kewenangannnya melaksanakan pemerintahan, pembangunan,
pembinaan, dan pemberdayaan.
Dalam rangka usaha tersebut, Desa Administratif Mahu
memprogramkan a) sosialisasi semua hasil musdes ke setiap RT, dan b)
membangun sistem informasi yang mudah diakses oleh warga. Dalam
kaitannya dengan sistem informasi desa, Pemerintah Desa Administratif
Mahu akan mengembangkan media melalui sarana komunikasi yang
sudah dimiliki oleh warga antara lain melalui selebaran informasi, SMS
gateway, dan web desa. Web desa selain untuk sarana informasi yang
dapat diakses oleh warga, termasuk warga yang berada di luar desa,
juga dapat dimanfaatkan menjadi ruang promosi produk desa
Administratif Mahu.
Musyawarah Pembangunan Desa
Musyawarah pembangunan sangat penting dalam mewujudkan desa
Administratif Mahu yang partisipatif dan demokratis. Musyawarah desa
(musdes) yang telah dilaksanakan selama ini, semakin bermakna setelah
lahirnya UU Desa yang memberikan peran desa menjadi subyek
pembangunan. Musdes adalah ruang interaksi semua pihak untuk
membahas rencana pembangunan, pengembangan peraturan desa, dan
evaluasi atas apa yang telah dicapai oleh desa.
Dalam rangka mendukung rencana ini, pemerintah desa akan a)
memfasilitasi musyawarah perencanaan pembangunan desa setiap
tahun, b) memonitor dan mengevaluasi pembangunan dan keamanan
lingkungan, dan c) memfasilitasi musyawarah Pertanggungjawaban
Pelaksanaan Pembangunan Desa.
Seluruh kegiatan tersebut akan diikuti oleh warga dan para
mitra/lembaga yang ikut terlibat melaksanakan pembangunan desa.

Peningkatan Kapasitas Warga


Sedang untuk meningkatkan kapasitas warga sebagaimana diuraikan di
atas, pemerintah desa Administratif Mahu dalam waktu 2019-2025
memprogramkan
a) pembentukan kader-kader desa untuk mendukung program
pembangunan yang berkelanjutan, b) meningkatkan kapasitas kader
kesehatan dan kader desa lainnya, c) sosialisasi pentingnya KB kepada
warga.
Strategi dan Kebijakan

1. Strategi.

a. Penyelenggaraan Pemerintah Desa.


Desa
Dalam upaya meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan, Desa
Administratif Mahu akan menerapkan strategi:
1) meningkatkan kualitas pelaporan penyelenggaraan pemerintahan
desa;
2) meningkatkan layanan administrasi warga;
3) perbaikan struktur organisasi dan disiplin aparatur, dan
4) pengembangan regulasi yang mendukung kemandirian desa
sesuai dengan UU Desa.

Meningkatkan Tata Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan


Program yang akan diterapkan untuk meningkatakan tata laporan
desa adalah a) peningkatan kapasitas perangkat desa, b) updating
data dasar, c) disiplin perangkat, d) pener tata arsip desa, dan e)
pendataan semua aset desa.
Tata laporan yang baik membutuhkan data yang valid dan up to date
meliputi data kependudukan, administrasi, dan kekayaan desa
dengan cara mengiventaris ulang aset-aset yang di miliki oleh desa,
dengan demikiam memerlukan perangkat yang memiliki kinerja yang
baik dan cermat.
Untuk menunjang semua itu perlu didukung oleh kualitas perangkat
dengan cara meningkatkan kapasitas serta disiplin perangkat.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut diharapkan Desa
Administratif Mahu mempunyai perangkat yang memiliki rasa
tanggung jawab dan tanggap terhahadap tugasnya masing-masing.
Desa Administratif Mahu ke depan harus didukung oleh kualitas
perangkat yang disiplin, cerdas, dan berani menghadapi tantangan
menjalankan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa yang telah
ditetapkan Presiden pada tanggal 15 Januari 2014.

Meningkatkan Layanan Administrasi Warga


Salah satu tugas utama Pemerintah Desa adalah melayani
kebutuhan administrasi bagi warganya. Terget peningkatan layanan
Desa Administratif Mahu antara lain meliputi a) layanan administrasi
warga, b) memiliki e-KTP bagi warga yang sudah berhak, c)
sosialisasi layanan
dan resiko pernihakan dini, d) merespon laporan/pengaduan warga,
dan e) menetapkan standar layanan.
Harapan desa antara lain layanan e-KTP terlaksana bagi semua
warga yang berhak dan memenuhi kebutuhan Surat Keterangan
warga dengan cepat dan tepat, serta menggunakan teknologi IT yang
dimiliki desa.

Perbaikan struktur organisasi dan disiplin


Struktur Organisasi Pemerintah Desa Administratif Mahu perlu
disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan UU Desa. Dengan sudah
ditegaskannya kewenangan asal usul dan kewenangan lokal berskala
desa yang harus dilaksanakan oleh desa, maka Desa Administratif
Mahu membutuhkan penyesuaian kebutuhan perangkat serta
memperbaiki disiplin perangkat.
Untuk mencapai hal tersebut Desa Administratif Mahu akan
melakukan a) perbaikan SOPD dan Tupoksi Perangkat Desa, b)
melengkapi perangkat yang dibutuhkan, c) meningkatkan seragam
perangkat, dan d) melaksanakan disiplin kantor.

Pengembangan Regulasi Desa


Sesuai dengan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan aturan
pelaksanaannya, desa wajib mengatur dan mengurus kewenangan
asal usul dan kewenangan lokal berskala desa. Oleh karena itu salah
satu urusan penting yang akan dipenuhi oleh Pemerintah Desa
Administratif Mahu adalah mengembangkan regulasi sesuai dengan
kewenangan desa. Hal yang wajib diatur antara lain meliputi
Peraturan Desa maupun Peraturan Pelaksanaan lainnya mengenai
Pembangunan Desa, Sumber Keuangan Desa, Pelayanan Dasar Desa,
Pendidikan anak-anak, Kesehatan Ibu dan Anak, Perlindungan Sosial,
dan Lingkungan Hidup.
Disamping itu, keberadaaan organisasi warga sebagai pendukung
pembangunan desa perlu ditata sesuai dengan fungsi masing-masing
yang dapat menjadi salah satu ruang apresiasi bagi warga dan
generasi muda.
Oleh karena itu, dalam masa 2019-2025 Pemerintah Desa
Administratif Mahu akan melaksanakan program:
a) Mengembangkan reguluasi sesuai kewenangan desa, dan
b) Menerbitkan surat keputusan yang dibutuhkan
oleh organisasi/lembaga yang ada di desa.

b. Bidang Pembangunan

Pada periode pemerintahan desa 2022, pembangunan Desa


Administratif Mahu akan memfokuskan pada :
1) Membangun ekonomi desa,
2) Meningkatkan pendidikan khususnya bagi generasi anak anak,
3) Kesehatan warga,
4) Meningkatkan hasil pertanian,
5) Perbaikan sarana transportasi,
6) Sarana Insfrastruktur, dan
7) Peningkatan lingkungan hidup, air, dan sanitasi lingkungan

c. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan.


Kemasyarakatan

Salah satu tugas pemerintahan desa adalah melakukan


pembinaan kepada lembaga maupun organisasi kemasyarakatan
yang ada di desa. satu tujuan pembinaan adalah mengajak warga
dan organisasi warga memahami hukum yang berlaku di desa dan di
tengah masyarakat, misalnya Peraturan Perundangan yang berkaitan
dengan Penyalahgunaan Obat Narkoba, Undang-undang
Perlindungan Anak, Hak Asasi Manusia, Keterbukaan Informasi
Publik, Anti Korupsi, dan UU lain yang penting untuk dipahami
warga.
Tidak kalah penting sosialisasi UU No. 6/2014 tentang Desa
yang menjadi dasar penyelenggaraan desa yang baik, nyaman, dan
sejahtera bagi Desa Administratif Mahu. Dalam UU Desa tersebut
diatur dimana tanggungjawab pemerintah desa dan peranan lembaga-
lembaga dan organisasi yang di bentuk oleh masyarakat. Perlu juga
disampaikan perdes-persdes yang di terbitkan oleh desa kepada
semua lembaga yang ada.
Dalam mendukung program tersebut, pemerintahan desa akan
bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti Kecamatan,
Bapermasdes, Polres Sambas, maupun Lembaga Swadaya
Masyarakat dan lembaga lain yang potensial.
Dalam mendukung upaya tersebut, pemerintah Desa
Administratif Mahu akan memrogramkan peningkatkan lembaga
kemayarakatan antara lain: a) sosialisasi UU No. 6 Tahun 2014
tentang Desa, b) sosialisasi peraturan perundangan untuk
mendukung gerakan masyarakat sadar hukum, c) pelatihan
kepemimpinan bagi pengurus organisasi perempuan, dan d) pelatihan
Peran dan Fungsi Pemerintahan dalam Pembangunan Desa
d. Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Untuk mewujudkan pembangunan yang akuntabel,
transparan, dan tepat sasaran maka perlu peran serta warga yang
berdaya. Peran aktif warga perlu ditunjukkan mulai dari proses
perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan. Peranan kader desa
selama ini sangat membantu dan perlu ditingkatkan terus kapasitas
pengetahuan maupun ketrampilannya sehingga mereka menjadi
pendukung pembangunan desa sesuai dengan perencanaan yang
sudah ditetapkan.

2. Arah Kebijakan.
Kebijakan
Strategi adalah arah kebijakan yang akan ditempuh dengan upaya
mencapai tujuan :
a. Penyelenggaraan Pemerintah Desa.
Desa
No Kebijakan Kegiatan sesuai RKPDes
1 Pemerintah Desa 1. Penghasilan Tetap
menyediakan penganggaran Kepala Desa dan
untuk Aparatur Desa, BPD, Perangkat
Operasionak perkantoran dan 2. Tunjangan Kepala
insentif RT/RW melalui Desa dan Perangkat
APBdes dalam rangka: 3. Tunjangan BPD
a. meningkatkan kualitas 4. Operasional
pelaporan penyelenggaraan Pemerintah Desa
pemerintahan desa; 5. Operasional BPD
b. meningkatkan layanan 6. Insentif RT/RW
administrasi warga;
c. perbaikan struktur
organisasi dan disiplin
aparatur, dan
2. pengembangan regulasi
yang mendukung
kemandirian desa sesuai
dengan UU Desa.
2 Menganggarkan khusus 1.
Perencanaan Desa
kegiatan perencanaan desa 2.
Pengkajian Keadaan
dalam upaya Peningkatan Desa
kualitas perencanaan jangka 3. Penyusunan
pendek dan menengah desa Dokumen RPJMDes
secara partisipatif. 4. Musyawarah Rencana
Pembangunan Desa
5. Penyusunan
rancanganRKPDes
6. Musyawarah
Penetapan Perdes
APBDes
3 Penyediaan data base Desa Pofile Desa dan SDGs
yang up to date dalam
menunjang perencanaan desa
secara partisipatif (Button Up)
dan Tugas Pembantuan
4 Pengelolaan Sistim informasi Pengelolaan Website Desa
Desa
5 Mendorong partisipasi 1. Musyawarah
masyarakat dalam penetapan Peraturan-
perencanaan, pelaksanaan Peraturan Desa
dan pengawasan
pembangunan serta nilai
gotong royong
6 Mendorong partisipasi dan 1. Musyawarah
swadaya masyarakat dalam Penambahan
Pengembangan usaha Permodalan BUMDES
ekonomi produktif serta
pembangunan pemanfaatan
dan pemeliharaan sarana
prasarana ekonomi desa
7 Penyelenggaraan evaluasi Laporan Akhir Tahun
tingkat perkembangan Kepala Desa
pemerintah desa

b. Bidang Pembangunan
No Kebijakan Kegiatan sesuai RKPDes
1 Mengalokasi penganggaran 1. pembangunan
secara proporsional dalam Jembatan Tani Desa
rangka percepatan 2. Pembanguan Jalan
penyediaan, pembangunan Usaha Tani
sarana dan prasarana
infrastruktur dasar desa
berdasarkan kewenangan
lokal berskala desa.

c. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan.


No Kebijakan Kegiatan sesuai RKPDes
1 Dalam Upaya Pembinaan 1. Fasilitasi dan
lembaga kemasyarakatan Operasional Karang
pemerintah desa Taruna
menganggarkan secara 2. Fasilitasi Kegiatan
stimulan pembiayaan LPM
kegiatan Kelembagaan yang 3. Fasilitasi Kegiatan
ada di desa PKK
4. Fasilitasi Kegiatan
BKMT

2 Dalam rangka mendorong 1. Fasilitsi Kegiatan


kreativitas minat dan bakat Olahraga
pemuda desa dengan 2. Pengadaaan Sarana
memfasilitasi kegiatan dan Prasarana
olahraga dan penyediaan Olahraga
sarana dan prasarana olah
Raga
3 Dalam rangka melestarikan 1. Fasilitasi Kegiatan
nilai-nilai budaya dan adat Panitia Hari Ulang
istiadat masyarakat untuk Tahun Republik
memfilter masuknya budaya Indonesia
asing dan modernisasi agar 2. Kegiatan PHBI
tumbuh kecintaan terhadap
budaya sendiri dan cinta
tanah air, maka desa
memberikan stimulus
bantuan Kegiatan
pembinaan kesenian dan
sosial budaya masyarakat
4 Desa Administratif Mahu 1. Fasilitasi Kegiatan
dalam rangka meningkatkan Posyandu
pelayanan 2. Fasilitasi Kegiatan
sosial dasar di bidang Bidan Kampung
kesehatan dan Pendidikan 3. Fasilitasi Kegiatan
khususnya Pendidikan anak Pengobatan Gratis
Usia Dini, pemerintah desa
memberikan fasilitasi
gerakan kesehatan
masyarakat yang merupakan
kewenangan desa agar
terpenuhinya hak-hak dasar
masyarakat khususnya yang
kurang mampu.
5 Untuk mewujudkan 1. Fasilitasi Kegiatan
masyarakat desa yang Amil
agamis, pemerintah desa 2. Fasilitasi Kegiatan
mendorong setiap kegiatan Baca Al-Qur'an
keagamaan bagi setiap 3. Fasilitasi Kegiatan
kelembagaan, kelompok dan Keagamaan
individu masyarakat dengan
fasilitasi kegiatan
kerohanian.
6 Dalam rangka meningkatkan Fasilitasi Kegiatan
ketenteraman dan ketertiban Linmas
masyarakat serta
lingkungan, pemerintah desa
menggalakkan kegiatan
terpadu Trantibmas
d. Bidang Pemberdayaan Masyarakat

No Kebijakan Kegiatan sesuai RKPDes


1 Dalam upaya percepatan 1. Pelatihan Aparatur
pencapaian tujuan menuju desa dan BPD
kemandirian desa 2. Pelatihan Peningkatan
sebagaimana yang tertuang Kapasitas Aparatur
dalam Visi Misi Kepala Desa Desa dan BPD ke
dalam Dokumen RPJMDes, Provinsi
maka sudah selayaknya desa
menganggarkan secara
khusus biaya untuk proses
perencanaan pembangunan
setiap bidang harus agar
tepat sasaran dan sesuai
kebutuhan masyarakat desa.
Oleh karena itu sangat
penting untuk peningkatan
kualitas perencanaan secara
partisipatif agar efektif,
efesien dan akuntabilitas.
Atas dasar tersebut di atas
Pemerintah desa wajib
meningkatkan kualitas dan
professionalisme seluruh
aparaturnya melalui
peningkatan kapasitas baik
Formal maupun Non formal.
2 Pertanian dan peternakan 1. Pengadaan Bibit
merupakan basis Kambing dan Sapi
penghidupan warga Angin.
Oleh karena itu,
pembangunan Desa
Administratif Mahu dalam
bidang pertanian sangatlah
penting. Sehingga desa
memberikan
penganggaran kepada
kelompok Pertanian dan
peternakan dalam
meningkatkan intensifikasi
bidang tersebut.
Pengembangan dan
pembinaan kelembagaan di
desa sangat
penting sehingga
antara
pemerintahan desa
dengan kelembagaan yang
ada di desa
tercipta terintegrasi dan
saling mendukung.
Dukungan, kerjasama,
maupun kontrol lembaga
dan warga terhadap
penyelenggaraan
pemerintahan
dan pelaksanaan
pembangunan
sangat diperlukan dalam
membangun demokratisasi
dan pemerintahan yang
bersih di Desa Administratif
Mahu. Dengan demikian
tujuan besar untuk
meningkatkan kesejahteraan
di Desa Administratif Mahu
dapat kita wujudkan secara
bersama sama.
Dalam mendukung
pengembangan dan
pembinaan kelembagaan
tersebut pemerintah desa
secara stimulus memberikan
dukungan pendanaan untuk
peningkatan kapasitas
pengurus dan anggota
kelembagaan yang ada.
BAB II

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DESA

A. Program Kerja penyelenggaraan Pemerintahan Desa

Program kerja pemerintah Desa Administratif Mahu Kecamatan


Saparua Timur di bidang Penyelenggaraan Pemerintahan adalah
sebagai berikut:
Banyaknya/
NO. Sub Bidang Kegiatan
Jumlah
1 2 3 4
1. Peraturan a. Peraturan Desa 4
Perundang-
undangan. b. Peraturan Bersama Kepala
Desa

c. Peraturan Kepala Desa 10

d. Keputusan Kepala Desa 27

2. Kependudukan. a. Jumlah Penduduk:


1) Laki-laki 298
2) Perempuan 298
3) Jumlah Kepala Keluarga 171
4) Jumlah Anggota Keluarga 425
5) Jumlah Jiwa 596
b. Jumlah Penduduk Menurut
Tingkat Pendidikan:
1) Pendidikan Umum 338
2) Pendidikan Khusus
c. Jumlah Penduduk Menurut
Mata Pencaharian:
1) ASN 19
2) TNI 1
3) Swasta 15
3. Pertanahan. a. Status Tanah:
1) Sertifikat Hak Milik
2) Sertifikat Hak Guna Usaha
3) Sertifikat Hak Pakai
b. Luas Tanah:
1) Bersertifikat
2) Belum Bersertifikat
3) Tanah Kas Desa
c. Peruntukan:
1) Jalan 4 Ha
2) Tanah Ladang 393 Ha
3) Bangunan Umum 3 Ha
4) Perumahan 43 Ha
5) Ruang Fasilitas Umum 7 Ha
d. Tanah yang Belum Dikelola
1) Hutan
2) Rawa-rawa
4. Manajemen a. Jumlah Aparat Pemerintahan
Pemerintahan. Desa
1) PNS
2) Non PNS 11 Orang
b. Jumlah Anggota BPD 5 Orang
c. Musyawarah Desa 5 Kali
d. Musrengbangdes 1 Kali
e. Musyawarah BPD 12 Kali
5. Ketentraman dan a. Pembinaan Hansip
Ketertiban. 1) Jumlah Anggota 6 Orang
2) Alat Pemadam kebakaran
3) Jumlah Hansip Terlatih
b. Ketentraman dan Ketertiban:
1) Jumlah Kejadian kriminal
2) Jumlah Bencana Alam
3) Jumlah Operasi Penertiban
4) Jumlah Pos Keamanan 1
5) Jumlah Kecelakaan Remaja 1
6. Pembinaan a. Jenis Lembaga
lembagaan Kemasyarakatan:
Kemasyarakatan. 1) Rt/Rw – Ada/Tidak 8 Orang
2) PKK – Ada/Tidak 8 Orang
3) Karang Taruna – Ada/Tidak Ada
4) Pos Pelayanan Terpadu –
Ada/Tidak 1 Buah
5) LPM – Ada/Tidak 6 Orang
b. Lembaga kemasyarakatan
membantu pemerintah Desa
dalam penyelenggaraan
pemerintah, pelaksanaan
pembangunan, pembinaan
kemasyarakatan dan
pemberdayaan masyarakat -
Ya/Tidak
c. Lembaga kemasyarakatan
sebagai wadah partisipasi
masyarakat dan sebagai mitra
Pemerintah Desa - Ya/Tidak
d. Lembaga Kemasyarakatan
diikut sertakan dalam
pelaksanaan program sektor
dan program Pemerintah
Daerah - Ya/Tidak
e. Lembaga Adat – Ada Tidak
f. Lembaga adat dibentuk dengan
peraturan Desa terpisah
dengan lembaga
kemasyarakatan – Ya/Tidak
B. Program Kerja Pelaksanaan Pembangunan

Program kerja pemerintah Desa Administratif Mahu Kecamatan Saparua


Timur di bidang Pembangunan adalah sebagai berikut:

NO. Sub Bidang Kegiatan Jumlah/


Ada/ Tidak
Ada -
Ya/Tidak
1 2 3 4
1. Sarana dan a. Jalan Desa (Km)
Prasarana b. Jalan Kabupaten/Kota (Km) 3,8 Km
c. Jalan Provinsi (Km) -
d. Jalan Negara (Km) -
e. Jembatan (Buah) 8 Buah
f. Kantor Desa (Ada/Tidak) Ada
2. Pembangunan a. Tempat Pendidikan.
Pendidikan Pendidikan Umum
1). Kelompok Bermain (Jumlah)
2). Taman Kanak-Kanak (Jumlah) 1 Buah
3). Sekolah Dasar (Jumlah) 1 Buah
4). Sekolah Menengah (Jumlah)
5). Akademi (Jumlah)
6). Institut/Sekolah Tinggi
(Jumlah)

b. Tempat Pendidikan Khusus


1). Pendidikan Pesantren (Jumlah)
2). Madrasah (Jumlah)
3). Sekolah Luar Biasa (Jumlah)
4). Balai Latihan Kerja (Jumlah)
5). Kursus-Kursus (Jumlah)
3. Pembangunan a. Rumah Sakit Umum Pemerintah
Kesehatan (Jumlah)
b. Rumah Sakit Umum Swasta
(Jumlah)
c. Rumah Sakit Kusta (Jumlah)
d. Rumah sakit Mata (Jumlah)
e. Rumah Sakit Jiwa (Jumlah)
f. Rumah Sakit Bersalin (Jumlah)
g. Rumah Bidan (Jumlah)
h. Puskesmas (Jumlah)
i. Apotik (Jumlah)
4. Pembangunan a. Sarana Olahraga:
Sosial Budaya 1). Lapangan Umum (Jumlah) 2 Unit
dan Keagamaan 2). Lapangan Khusus (Jumlah)
b. Sarana Keseninan/Kebudayaan:
1). Gelanggang Remaja (Jumlah)
2). Gedung Kesenian (Jumlah)
3). Gedung Teater (Jumlah)
4). Gedung Bioskop (Jumlah)
c. Sarana Sosial:
1). Panti Asuhan (Jumlah)
2). Panti Pijat Tunanerta
(Jumlah)
3). Panti Wordo (Jumlah)
4). Panti Jompo (Jumlah)
d. Sarana Komunikasi:
1). Radio Komunitas (Jumlah)
2). Papan Pengumuman
(Jumlah)
5. Pembangunan a. Pembangunan Perumahan
Lingkungan Rakyat/Pengembangan
Hidup dan (Jumlah)
Pemukiman b. Industri Besar (Jumlah)
c. Industri Sedang (Jumlah)
d. Industri Rumah Tangga
(Jumlah)
e. Tempat Rekreasi (Jumlah)
f. Hotel (Jumlah)
g. Restoran/Rumah Makan
(Jumlah)
h. Saluran Irigasi (Jumlah)

C. Program Kerja Pembinaan Kemasyarakatan

Program kerja pemerintah Desa Administratif Mahu Kecamatan Saparua


Timur di bidang Pembinaan Kemasyarakatan adalah sebagai berikut:
Banyaknya/
NO. Sub Bidang Kegiatan
Jumlah
1 2 3 4
1. Sosialisasi Produk a. Sosialisasi Kebijakan Pemerintah
Hukum Desa tentang Desa:
1) Undang-Undang No. 6 Tahun
2014 Tentang Desa (Berapa
Kali)
2) Peraturan Pemerintah No. 43
tahun 2014 Tentang
Pelaksanaan Undang-Undang
No. 6 Tahun 2014 (Berapa Kali)
3) Peraturan Menteri mengenai 6 Kali
Desa (Berapa Kali)
b. Sosialisasi Kebijakan Pemerintah
Daerah
1) Sosialisasi Peraturan Daerah 2 Kali
Tentang Desa (Berapa Kali)
2) Sosialisasi Peraturan 2 Kali
Bupati/Walikota Tentang Desa
(Berapa Kali)
c. Sosialisasi Kebijakan Pemerintah
Desa
1) Sosialisasi Peraturan Desa 6 Kali
(Berapa kali)
2) Sosialisasi Peraturan Kepala 6 Kali
Desa
3) Sosialisasi Peraturan Bersama -
Kepala Desa (Berapa Kali)
2. Pelaksanaan Hak a. Sosialisasi Pelaksanaan Hak dan
dan Kewajiban Kewajiban Masyarakat (Berapa
Masyarakat Kali)
b. Masyarakat menyampaikan Ya
informasi kepada Pemerintah
Desa (Ada/Tidak)
c. Masyarakat memperoleh Ya
informasi dan pelayanan yang
adil (Ya/Tidak)
d. Masyarakat mendapatkan Ya
perlindungan dari gangguan
ketentraman dan ketertiban
(Ya/Tidak)
e. Masyarakat berpartisipasi dalam Ya
berbagai kegiatan di Desa
(Ya/Tidak)
3. Sosial Budaya a. Sosialisasi mengenai kerukunan
Masyarakat hidup beragama (Berapa Kali)
b. Sosialisasi mengenai
pengembangan olah raga dan
kesenian (Berapa Kali)
c. Sosialisasi mengenai 4 Kali
ketentraman dan ketertiban
masyarakat (Berapa kali)
d. Sosialisasi mengenai lingkungan
hidup (Beberapa kali)

e. Sosialisasi mengenai bahaya 2 kali


narkoba dan kriminal (Berapa
Kali)
f. Sosialisasi mengenai
Ketenagakerjaan (Berapa Kali)
4. Sosial Keagamaan a. Majelis Taklim (Jumlah) 1 Buah
b. Majelis gereja (Jumlah)
c. Majelis Budha (Jumlah)
d. Majelis Hindu (Jumlah)
e. Remaja Masjid (Jumlah) 1 Buah
f. Remaja Gereja (jumlah)
g. Remaja Budha (Jumlah)
h. Remaja Hindu (Jumlah)
5. Ketenagakerjaan a. Penyalur pembantu rumah
tangga (Jumlah)
b. Penampung Pekerja ke luar
negeri (Jumlah)

D. Program Kerja Pemberdayaan Masyarakat

Program kerja pemerintah Desa Administratif Mahu Kecamatan Saparua


Timur di bidang Pemberdayaan Masyarakat dalah sebagai berikut:
Banyaknya/
NO. Sub Bidang Kegiatan
Jumlah
1 2 3 4
1. Sosialisasi dan motivasi a. Bidang Sosial Budaya 3 Kali
masyarakat (Berapa Kali)
b. Bidang Ekonomi (Berapa 1 Kali
Kali)
c. Bidang Politik (Berapa 1 Kali
Kali)
d. Bidang lingkungan hidup
(Berapa Kali)
2. Pemberdayaan a. Pemberdayaan Keluarga 12 Kali
Masyarakat (Berapa Kali)
b. Pemberdayaan Pemuda 4 Kali
(Berapa Kali)
c. Pemberdayaan Olah raga 2 Kali
(Berapa Kali)
d. Pemberdayaan Karang 2 Kali
taruna (Berapa Kali)
3. Penggalangan Partisipasi a. Bidang Pendidikan
Masyarakat (Berapa Kali)
b. Bidang Kesehatan 6 Kali
(Berapa Kali)

E. Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa

1. Peraturan Desa tentang APBDes


No Peraturan Desa Keterangan
1 Perdes No.8 Tahun 2022 tentang Terlampir
Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Perdes No.5 Tahun
Administratif Mahu Kecamatan Saparua 2022 tentang
Timur Perubahan Anggaran
Pendapatan dan
Belanja Desa
Administratif Mahu
Kecamatan Saparua
Timur

2. Peraturan Desa tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBDes

No Peraturan Desa Keterangan


1 Perdes No 1 Tahun 2022 tentang Terlampir
Pertanggungjawaban Pelaksanaan
APBDes Desa Administratif Mahu
Kecamatan Saparua Timur

3. Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa


Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2024 dengan rincian
sebagai berikut:
1. Pendapatan Desa Rp [Link],00
2. Belanja Desa
a. Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa Rp 549.721.160,00
b. Bidang Pembangunan Rp 614.095.350,00
c. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Rp 3.150.000,00
d. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rp 74.720.002,00
e. Bidang Penanggulangan Bencana,
Darurat dan Mendesak Desa Rp 117.685.800,00
Jumlah Belanja Rp [Link],00
Surplus/Defisit Rp 45.972.312,00
=============
3. Pembiayaan Desa
a. Penerimaan Pembiayaan Rp. 65.972.312,00
b. Pengeluaran Pembiayaan Rp. 20.000.000,00
Selisih Pembiayaan ( a – b ) Rp 45.972.312,0
1. Keberhasilan yang dicapai, Permasalahan yang dihadapi dan Upaya yang
ditempuh

Keberhasilan yang di capai dalam penyelenggaraan Pemerintahan desa


Administratif Mahu Kecamatan Saparua Timur adalah sebagai berikut:
I. Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa
a. Kegiatan

i. Penyediaan penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa sebesar Rp


70.000.000,00
ii. Penyediaan penghasialan tetap dan tunjangan perangkat desa sebesar
Rp 264.500.000,00
iii. Penyediaan Jaminan sosial Bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa
sebesar Rp. 2.289.600,00
iv. Penyediaan Operasional Pemerintah desa sebesar Rp 64.204.560,00
v. Penyediaan tunjangan BPD sebesar Rp 88.500.000,00
vi. Operasional BPD (rapat, ATK, Makan Minum, Pakaian seragang, listrik
dll) sebesar Rp 7.950.000,00
vii. Penyediaan Insentif RT/RW Sebesar Rp. 14.400.000,00
viii. Penyediaan Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana
Desa sebesar Rp 19.667.000,00
ix. Penyusunan Dokumen Perencanaan Desa (RPJMDesa/RKPDesa dll)
12.510.000,00
x. Penyusunan Kebijakan Desa (Perdes/Perkades selain
Perencanaan/Keuangan)/ Kajian Pendirian dan Analis sebesar Rp
5.700.000,00
b. Capaian

i. Penyediaan penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa sebesar Rp


70.000.000,00, terealisasi sebesar Rp 55.000.000,00.
ii. Penyediaan penghasialan tetap dan tunjangan perangkat desa sebesar
Rp 264.500.000,00, terealisasi sebesar Rp.210.500.000,00.
iii. Penyediaan Jaminan sosial Bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa
sebesar Rp. 2.289.600,00, terealisasi sebesar Rp. 2.289.600,00
iv. Penyediaan Operasional Pemerintah desa sebesar Rp 64.204.560,00
terealisasi sebesar Rp.62.611.900,00
v. Penyediaan tunjangan BPD sebesar Rp 88.500.000,00 terealisasi sebesar
Rp 70.800.000,00
vi. Operasional BPD (rapat, ATK, Makan Minum, Pakaian seragam, listrik
dll) sebesar Rp 7.950.000,00 terealisasi sebesar Rp 7.950.000,00
vii. Penyediaan Insentif RT/RW Sebesar Rp. 14.400.000,00 terealisasi sebesar
Rp 13.665.600,00
viii. Penyediaan Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana
Desa sebesar Rp 19.667.000,00 terealisasi sebesar Rp. 16.667.000,00
ix. Penyusunan Dokumen Perencanaan Desa (RPJMDesa/RKPDesa dll)
12.510.000,00 terealisasi sebesar Rp.12.510.000,00
x. Penyusunan Kebijakan Desa (Perdes/Perkades selain
Perencanaan/Keuangan)/ Kajian Pendirian dan Analis sebesar Rp
5.700.000,00 terealisasi sebesar Rp 5.700.000,00

c. Masalah
Beberapa persoalan/masalah yang dihadapi terkait dengan kegiatan-
kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa adalah :
i. Tingkat partisipasi masyarakat yang masih cukup rendah
ii. Rendahnya partisipasi tersebut mengakibatkan masalah lain, yakni
masih kurang baiknya kualitas perencanaan desa, yang antara lain
bisa dilihat masih belum maksimalnya usulan prioritas dalam
RKPDES.
iii. Dalam hal penyusunan Profil Desa terutama Lampid, RT Lamban
dalam menyampaikan laporan bulanan.

d. Upaya yang ditempuh


1. Mendorong BPD untuk meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat
dalam setiap kegiatan musyawarah.
2. Melakukan rapat internal antara Kasi Pemerintahan, Kepala Dusun
dan RT

II. Bidang Pembangunan


Kegiatan-kegiatan bidang pembangunan, capaian, masalah dan solusinya
adalah sebagai berikut :

a. Kegiatan
Secara umum kegiatan pembangunan desa dibagi dalam 5 kategori
yakni:
I. Penyelenggaran PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah NonFormal
Milik Desa (Honor, Pakaian dll) Sebesar Rp 24.000.000,00
II. Dukungan Penyelenggara PAUD sebesar Rp. 2.615.000
III. Pembangunan Rehabilitasi/ peningkatan Sarana/Prasarana
Perpustakaan/Taman sebesar Rp.24.332.352,00
IV. Penyelenggaraan Posyandu (Mkn Tambahan, Kls Bumil, Lamsia,
Insentif) sebesar Rp 68.652.000,00
V. Pembersihan Lingkungan sebesar Rp 20.945.000,00
VI. Rembuk Stunting Sebesar Rp 6.813.000,00
VII. Pembangunan/ R e h a b i l i t a s i / P e n i n g k a t a n / p e n g e r a s a n
Jalan Usaha Tani Sebesar Rp 106.810.000,00
VIII. Pembangunan/ R e h a b i l i t a s i / P e n i n g k a t a n / P r a s a r a n a
Jalan Desa (Gorong, selokan dll) sebesar Rp 5.300.000
IX. D u k u n g a n p e l a k s a n a a n P r o g r a m P e m b a n g u n a n / R e h a b
Rumah Tidak Layak Huni Sebesar Rp 30.000.000,00
X. Pemeliharaan Sumber Air Bersih Milik Desa Sebesar
Rp 4.980.000
XI. P e m b a n g u n a n / R e h a b i l i t a s i / P e n i n g k a t a n F a s i l i t a s
pengelolaan Sampah, sebesar Rp 16.094.000,00
XII. P e m b a n g u n a n S a r a n a d a n p r a s a r a n a L i n g k u n g a n
pemukiman masyarakat negeri/ penerangan, sebesar
Rp 62.000.000,00
XIII. P e m b e r s i h a n D a e r a h A l i r a n S u n g a i , s e b e s a r R p
6.615.000,00
XIV. P e n g e l o l a a n d a n p e m b u a t a n j a r i n g a n / i n s t a l a s i
komunikasi dan informasi lokal desa, sebesar
Rp12.900.000,00
XV. P e m b a n g u n a n / R e h a b i l i t a s i / p e n i n g k a t a n s a r a n a d a n
prasarana parawisata milik desa, sebesar Rp
198.037.998,00

b. Capaian

I. Penyelenggaran PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah NonFormal


Milik Desa (Honor, Pakaian dll) Sebesar Rp 24.000.000,00 dan
terealisasi sebesar Rp 24.000.000
II. Dukungan Penyelenggara PAUD sebesar Rp. 2.615.000 dan terealisasi
sebesar Rp.2.227.000,00
III. Pembangunan Rehabilitasi/ peningkatan Sarana/Prasarana
Perpustakaan/Taman sebesar Rp.24.332.352,00 dan terealisasi
sebesar Rp.21.531.500,00
IV. Penyelenggaraan Posyandu (Mkn Tambahan, Kls Bumil, Lamsia,
Insentif) sebesar Rp 68.652.000,00 dan terealisasi sebesar Rp.
64.529.000
V. Pembersihan Lingkungan sebesar Rp 20.945.000,00 dan terealisasi
sebesar Rp 20.338.500,00
VI. Rembuk Stunting Sebesar Rp 6.813.000,00 dan terealisasi sebesar Rp
6.735.000,00
VII. Pembangunan/ R e h a b i l i t a s i / P e n i n g k a t a n / p e n g e r a s a n
Jalan Usaha Tani Sebesar Rp 106.810.000,00dan
terealisasi sebesar Rp 105.960.000,00
VIII. Pembangunan/ R e h a b i l i t a s i / P e n i n g k a t a n / P r a s a r a n a
Jalan Desa (Gorong, selokan dll) sebesar Rp 5.300.000
dan terealisasi sebesar Rp 5.160.000,00
IX. D u k u n g a n p e l a k s a n a a n P r o g r a m P e m b a n g u n a n / R e h a b
Rumah Tidak Layak Huni Sebesar Rp 30.000.000,00
dan terealisasi sebesar Rp 29.961.800
X. Pemeliharaan Sumber Air Bersih Milik Desa Sebesar
Rp 4.980.000 dan terealisasi sebesar Rp.4.980.000
XI. P e m b a n g u n a n / R e h a b i l i t a s i / P e n i n g k a t a n F a s i l i t a s
pengelolaan Sampah, sebesar Rp 16.094.000,00 dan
terealisasi sebesar Rp 15.154.700,00
XII. P e m b a n g u n a n S a r a n a d a n p r a s a r a n a L i n g k u n g a n
pemukiman masyarakat negeri/ penerangan, sebesar
Rp 62.000.000,00 dan terealisasi sebesar Rp
61.931.300,00
XIII. P e m b e r s i h a n D a e r a h A l i r a n S u n g a i , s e b e s a r R p
6.615.000,00 dan terealisasi sebesar Rp 6.615.000
XIV. P e n g e l o l a a n d a n p e m b u a t a n j a r i n g a n / i n s t a l a s i
komunikasi dan informasi lokal desa, sebesar
Rp12.900.000,00 dan terealisasi sebesar Rp
12.350.000,00
XV. P e m b a n g u n a n / R e h a b i l i t a s i / p e n i n g k a t a n s a r a n a d a n
prasarana parawisata milik desa, sebesar Rp
198.037.998,00 dan terealisasi sebesar Rp
193.452.600
a. Masalah
Masalah-masalah yang dihadapi di bidang pembangunan adalah :
 Masih lemahnya perencanaan dalam penganggaran
 Masih kurangnya atau tidak adanya sumber daya manusia yang
memadai dalam perhitungan Rencana Anggaran dan Biaya.
 Adanya Kenaikan Bahan di Pasaran contohnya Besi dan Semene
pada pembangunan Jembatan tani.

b. Upaya yang dilakukan


 Mendorong desa untuk melakukan perencanaan secara lebih
partisipatif.
 Mengidentifikasi SDM di desa untuk dijadikan sebagai kader teknis.
 Memaksimalkan Potensi Pendamping Desa
 Menganalisa Harga Bahan untuk kedepannya

XVI. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan


a. Kegiatan
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) TA 2018, Desa
Administratif Mahu akan melaksanakan 1 jenis kegiatan di bidang
pembinaan, yakni
:
i. Dukungan Penyelenggaraan PKK sebesar Rp 3.150.000,00

b. CAPAIAN
i. Dukungan Penyelenggaraan PKK sebesar Rp 3.150.000,00 dan terealisasi
sebesar Rp 2.750.000
a. Masalah
 Minimnya Biaya pada bidang Pembinaan Menyebabkan banyak
Kegiatan-Kegiatan yang tidak Maksimal.

b. Upaya yang ditempuh


 Memberikan prioritas pada Bidang-Bidang Kebutuhan Dasar dan
Tidak Terdanai pada Tahun sebelumnya.

XVII. Bidang Pemberdayaan Masyarakat


a. Kegiatan

i. Bantuan Perikanan sebesar Rp 27.620.000


ii. Lain lain sub bidang pertanian dan peternakan sebesar Rp 38.500.002
iii. Peningkatan Kapasitas aparatur desa sebesar Rp 8.220.000

b. Capaian
i. Bantuan Perikanan sebesar Rp 27.620.000
ii. Lain lain sub bidang pertanian dan peternakan sebesar Rp 38.500.002
iii. Peningkatan Kapasitas aparatur desa sebesar Rp 8.220.000

c. Masalah
 Serapan anggaran bidang pemberdayaan Sudah mencapai Target yg di
Harapkan(99,89%).

b. Upaya yang ditempuh


 Perlu perencanaan yang lebih matang dan partisipatif untuk ke
depannya.
 Perlu upaya Program inovatif untuk ketahanan pangan.

Bidang Pengagulangan Bencana


A. Kegiatan
i. Bantuan Langsung Tunai sebesar Rp 117.685.800

B. Capaian

i. Bantuan Langsung Tunai sebesar Rp 117.685.800

Dan terealisasi sebesar Rp 111.600.000,00


a. Masalah
 Kegiatan Penangan Covid sudah maksimal di laksanakan, akan tetapi
anggaran harus di paksakan 8%, sehhingga tidak efektif untuk
penganggaran.

b. Upaya yang ditempuh


 Perlu perencanaan yang lebih matang dan partisipatif untuk ke
depannya.
 Perlu upaya Program inovatif untuk penanganan Wabah penyakit..
BAB III

PENUTUP

Demikian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun


Anggaran 2024, sebagai bentuk tanggungjawab kami selaku Penyelenggara
Pemerintahan Desa dengan segala kemampuan kami berupaya melaksanakan
program pembangunan sebagai tindak lanjut dari program yang telah kami
laksanakan dalam satu tahun anggaran. Kami menyadari dalam melaksanakan
program pembangunan masih terdapat kesalahan dan kekurangan, untuk itu
kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, kritik dan saran dari Badan
permusyawaratan Desa (BPD) sebagai pedoman kami dalam menjalankan tugas
agar lebih optimal.
Demikian harap menjadikan periksa dan atas perhatiannya kami
sampaikan terima kasih.

Mahu, 20 Januari 2025


KEPALA DESA
ADMINISTRATIF MAHU

CHRISTINA M LAWALATA, SE

Anda mungkin juga menyukai