BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
LATIHAN 1: EXTRUDE GEOMETRI 2D DARI POLYLINE
Pengaturan Project Setting
• Buka ANALYSIS -> PROJECT SETTING.
•
• Pilih Tabs Units, dan pilih Units = Metric, stress as kPa.
•
• Pilih Tabs Methods, centang Spencer sebagai Analysis Methods.
1
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Pembuatan Geometri 2D.
• Buka menu GEOMETRY, arahkan ke POLYLINE TOOLS, kemudian klik DRAW
POLYLINE.
2
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
• Untuk Plane Orientation – nya pilih yang YZ, yaitu menghadap samping.
• Geometri 2D lereng dapat langsung digambar di layar, atau menggunakan
Coordinate Input.
• Untuk menyamakan model, klik Edit Table pada bagian bawah Windows DRAW
POLYLINE.
•
• Kemudian akan muncul Window Tab Edit Polyline. Klik opsi Insert Row dan
pastikan terdapat 7 row/baris kolom yang bisa di input.
3
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
• Input nilai koordinat di bawah ini, kemudian klik OK jika sudah selesai.
•
• Pada Windows kerja, klik kanan di Mouse kemudian pilih Done untuk menyelesaikan
model lereng 2D – nya.
• Model lereng 2D yang dibuat akan nampak seperti di bawah ini.
4
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Assign Role Pada Geometri.
• Selanjutnya pada Windows Visibility di sebelah kiri layar, klik Entity Polyline.
•
• Kemudian pada Windows Properties di bawahnya, ubah nama Polyline menjadi
Slope Profile dan pastikan Role yang terpilih adalah Geology.
5
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Extrude Geometri 2D.
• Klik Entity Slope Profile, kemudian buka menu GEOMETRY ->
EXTRUDE/SWEEP/LOFT TOOLS -> EXTRUDE...
•
• Pada Dialog Windows, centang Close Volumes di bagian atas Dialog, lalu isi kolom
Depth dengan nilai 130, klik Preview untuk melihat hasilnya, jika sudah sesuai klik
OK.
6
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Hasil dari Extrude geometri 2D model lereng akan nampak seperti di bawah ini.
Pembuatan External Boundary.
• Langkah selanjutnya adalah membuat External Boundary, pada Windows Tab
Visibility silahkan klik Entity Slope profile_extruded.
• Buka menu GEOMETRY -> SET AS EXTERNAL.
7
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Maka geometri dari Slope Profile tersebut secara otomatis sekaligus menjadi
External Boundary.
Input Material Properties.
• Buka menu MATERIALS -> DEFINE MATERIALS, maka Windows Dialog untuk
Define Materials akan muncul.
•
• Klik pada Material 1, ubah namanya menjadi Sand, kemudian isi nilai Unit Weight
dengan 19 kN/m3.
• Untuk Failure Criterion, pilih opsi Mohr Coulomb, kemudian isi nilai Cohession
dengan 5 kPa dan Phi dengan nilai 30°.
8
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Selanjutnya klik OK.
• Karena model lereng yang dibuat masih homogen, maka material Sand pun akan
secara otomatis ter – assign pada model lereng yang dimiliki.
Pengaturan Slip Surfaces.
• Buka menu SURFACES -> SLIP SURFACE OPTIONS, maka Windows Dialog Slip
Surface Options akan muncul.
•
• Untuk opsi Surface Generation Method, pilih Search Methods.
• Untuk opsi Surface Types, pilih Ellipsoid.
• Untuk Search Method, pilih Cuckoo Search dan jangan lupa untuk mencentang
Surface Altering Optimization.
9
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Jika sudah klik OK.
Compute & Result.
• Untuk menganalisa nilai faktor keamanan, buka menus ANALYSIS -> COMPUTE dan
tunggu beberapa saat hingga kalkulasi selesai.
•
• Jika kalkulasi sudah selesai, klik pada Flowchart RESULT untuk melihat hasil kalkulasi.
• Nilai Faktor Keamanan yang didapat adalah sebesar 1,153.
10
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Dikarenakan model lereng adalah hasil Extrude dari 2D, seharusnya bidang
longsoran simetri di tengah lokasinya, namun dikarenakan program kalkulasi tidak
mengetahui bahwa model lereng tersebut hasil dari Extrude, maka yang terjadi
program kalkulasi mengganggap nya sebagai 3D sehingga tercipa bidang longsoran
yang hanya berada di sebelah kiri model.
• Untuk memperbaikinya, kembali ke Flowchart GEOMETRY, kemudian buka menu
ANALYSIS -> PROJECT SETTING.
• Pilih Tab Symmetry, kemudian centang opsi Symmetric Model dan isi dengan nilai
dibawah setelah itu klik OK.
•
11
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
• Lakukan kalkulasi ulang.
• Nilai Faktor Keamanan yang didapat menjadi 1,149.
•
• Buka menu INTERPRET -> SHOW CONTOURS untuk melihat berbagai kontur dari
komponen kalkulasi model lereng.
•
• Buka menu INTERPRET -> SHOW ALL SURFACES untuk melihat semua bidang
longsoran yang terhitung.
12
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Lakukan opsi interpretasi lainnya.
Membuat Groundwater.
• Kembali ke Flowchart GEOMETRY, untuk membuat Water Table.
• Kembali buka menu GEOMETRY -> POLYLINE TOOLS -> DRAW POLYLINE.
• Pada Windows Tab DRAW POLYLINE, pilih YZ sebagai Plane Orientation-nya.
• Kemudian klik Edit Table.
• Pada Windows Dialog Edit Polyline, tambahkan kolom sebanyak 4 baris, lalu isi
dengan koordinat dibawah ini, kemudian klik OK.
13
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Jika sudah, klik kanan pada Mouse, kemudian klik Done.
• Perhatikan ada satu garis di dalam model lereng. Garis tersebut merupakan garis
acuan untuk water table yang nantinya akan di Extrude.
• Untuk Extrude garis Water Table, klik Entity Polyline 2 pada Tab Visibility,
kemudian ubah namanya menjadi Water Table.
• Setelah itu klik menu GEOMETRY -> EXTRUDE/SWEP/LOFT TOOLS -> EXTRUDE.
• Pada Windows Dialog Extrude, isi nilai Offset dengan -10 dan Depth 150,
kemudian Preview lalu klik OK.
• Selanjutnya klik workflow GROUNDWATER.
• Buka menu GROUNDWATER -> ADD WATER SURFACE.
•
• Pada Windows Dialog Add Water Surfaces, biarkan semua secara default,
kemudian klik OK.
• Pada Windows Dialog Hydraulic Assignments, klik Ok.
14
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Selanjutnya lakukan kalkulasi dan interpretasi.
LATIHAN 2: EXTRUDE GEOMETRI 2D DARI SLOPE WIZARD
15
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Pengaturan Project Setting.
• Buka menu ANALYSIS -> PROJECT SETTING.
• Pada Tab Units, pastikan terpilih opsi Metric, stress as kPa.
• Pada Tabs Methods, pilih semua metode.
•
• Jika sudah, klik OK.
Pembuatan Geometri Dengan Slope Wizard.
• Buka menu GEOMETRY -> SLOPE WIZARD, akan muncul Windows Dialog Slope
Wizard.
•
• Isi Teta 1 dengan 45°, H1 dengan 50m, L1 dengan 100m dan L2 dengan 100m.
16
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Klik Tab Materials pada Windows Dialog Slope Wizard.
• Klik Add Material Plane untuk mendapatkan 2 baris material.
• Pada Material Plane 1, isi Left elevation dengan nilai 25 dan Right elevation
dengan nilai 55. Isi Material above dengan Material 2.
• Pada Material Plane 2, isi Left elevation dengan nilai 30, isi Right elevation
dengan nilai 60 dan Material Above dengan Material 3.
17
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
• Klik OK, maka tampilan model lereng akan seperti gambar di bawah.
Input Material Properties.
• Buka menu MATERIALS -> DEFINE MATERIALS.
• Rubah nama material 1 menjadi Base Soil, dengan Unit Weight sebesar 20 kN/m3,
Cohesion 25 kPa dan Phi 30°.
•
• Rubah nama Material 2 menjadi Weak Layer, isi nilai Unit Weight dengan nilai 20
kN/m3, Cohession 10 kPa dan Phi 30°.
18
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Rubah nama Material 3 menjadi Top Layer. Isi nilai unit weight dengan nilai 20
kN/m3, Cohession 25 kPa dan Phi 25°.
•
• Klik OK jika sudah selesai.
Pengaturan Slip Surfaces.
• Buka menu SURFACES -> SLIP SURFACE OPTIONS.
• Pada Windows Dialog Slip Surface Options, pilih Sphere sebagai Surface Type dan
Cuckoo Search sebagai Search Method.
• Pastikan opsi Surface Altering Optimization telah tercentang.
19
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Komputasi & Interpretasi.
• Jalankan komputasi.
• Nilai FK (Factor of Safety) yang didapat sebesar 0.921.
•
• Sekarang rubah Surface Type ke Ellipsoid.
• Nilai FK (Factor of Safety) yang didapat adalah sebesar 0.912.
20
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Lakukan Interpretasi.
21
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
LATIHAN 3: IMPORT FILE SLIDE2
Import File Slide2.
• Buka menu FILE -> IMPORT -> IMPORT SLIDE PROJECT.
•
• Buka File Composite Surface.
• Akan muncul Windows Dialog SLIDE2 Scenario Selection, Pilih Scenario – Master
Scenario.
22
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
• Kemudian akan muncul Windows Dialog Import Slide2 Project, isi Extrution Depth
dengan nilai 190.
•
• Jika berhasil, tampilan model lereng akan seperti dibawah ini.
•
• Cek semua Entity di Windows Visibility.
• Cek Project Setting jika diperlukan.
Pengaturan Search Method.
• Buka menu SURFACES -> SLIP SURFACE OPTIONS.
• Pastikan Surface Type yang terpilih adalah opsi Sphere dan External Geometry
Composite Surfaces telah tercentang.
• Search Method yang terpilih adalah Grid Search.
23
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Kalkulasi & Interpretasi.
• Klik OK, kemudian lakukan kalkulasi.
24
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
LATIHAN 4: WEAK LAYER PLANE
Membuat Plane.
• Buka file yang dibuat dari Tutorial 1.
• Hapus layer Water Table dari Visibility.
• Buka menu GEOMETRY -> 3D PRIMITIVE GEOMETRIES -> PLANE.
•
• Pada Windows Dialog Create Plane, klik Plane Definition, kemudian pilih opsi
Dip/Dip Direction untuk Define by.
• Isi koordinat X=90, Y=65, Z=30, DIP=5, Dip Direction=180.
25
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Klik OK.
Input Material Properties.
• Buka menu MATERIALS -> DEFINE MATERIALS.
• Biarkan Material 1 sesuai dengan yang sebelumnya.
• Klik Material 2 dan rubah namanya menjadi Weak Layer, kemudian isi nilai Unit
Weigth sebesar 20 kN/m3, Cohesion 0 kPa, dan Phi 15°.
26
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Assign Weak Layer
• Buka menu MATERIALS -> WEAK LAYER -> ADD WEAK LAYER BY SURFACE.
•
• Pada Windows Dialog Add Weak Layer By Surface, pilih Material nya yang
Weak Layer, kemudian klik OK.
27
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Pengaturan Search Method.
• Buka menu SURFACES -> SLIP SURFACES OPTIONS.
• Pastikan Surface Type – nya adalah Ellipsoid dan Search Method-nya adalah
Cuckoo Search.
Komputasi & Interpretasi.
• Klik Compute dan lakukan Interpretasi.
28
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
LATIHAN 5: ANISOTROPI DUA BIDANG
Pengaturan Project Setting.
• Buka File Latihan Anisotropic Two Planes.
•
• Ubah Analysis Method ke Spencer.
29
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Input Material Properties.
• Buka menu MATERIALS -> DEFINE MATERIALS.
• Rubah Material 2 & Material 3 menjadi Rock Mass dan Weak Joint Planes,
kemudian isi nilai properti seperti di bawah ini.
•
• Rubah nama material 4 menjadi Stronger Plane dan isi nilai properti seperti di
bawah ini.
30
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Rubah nama Material 1 menjadi Anisotropic Material, kemudian pilih Generalized
Anisotropic sebagai opsi untuk Failure Criterion.
• Klik Edit Function hingga keluar Windows Dialog Define Generalized Strength
Function.
• Isi nama function menjadi Two Planes.
• Pilih Rock Mass sebagai Base Material.
• Pilih Dip/Dip Direction sebagai opsi untuk Anisotropy Definition.
• Isi properti Joint seperti di bawah ini.
31
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
• Klik OK jika sudah selesai.
Komputasi & Interpretasi.
• Jalankan komputasi hingga selesai.
• Hasil yang didapat akan seperti di bawah ini.
•
• Kembali ke geometri, kemudian coba untuk mengganti properti Joint 2 dengan
Stronger Plane.
•
• Jalankan kembali komputasi.
32
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Note:
Jadi ada beberapa cara untuk menginput bidang anisotropi di SLIDE3, yang pertama dengan
membuat bidang secara langsung menggunakan 3D Primitive Plane, kemudian masing –
masing plane diberi nilai properti (lewat Define Materials). Selanjutnya pada Surface Type,
pilih yang Multi-planar.
Untuk bidang longsoran bisa dengan cara Add Search Plane atau di Slip Surface Option,
pilih yang User-defined.
Cara kedua adalah dengan menggunakan Generealized Anisotropic Plane. Dengan cara ini
tidak perlu membuat bidang di tubuh lereng. Cukup lewat Define Material, pilih Failure
Criterion yang Generalized Anisotropic Plane, kemudian input properti Joint Plane nya.
Tidak lupa buat dulu nilai properti anisotropic plane-nya menggunakan Mohr – Coulomb.
Dengan cara ini di dalam tubuh lereng dianggap ada bidang – bidang anisotropik tersebut,
tinggal bagaimana software akan mencari lokasi paling kritisnya.
Untuk tipe gerakan tanah Planar atau Wedges bisa menggunakan cara diatas atau bisa
menggunakan opsional yang memang dikhususkan untuk keduanya. Ada Weak Layer
opsional untuk bidang planar baik bedding plane maupaun joint. Ada wedge surface untuk
longsoran baji.
33
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
LATIHAN 5: ANISOTROPI DUA BIDANG
Buka File Latihan.
• Buka file Generalized Anisotopry Surface.
• Tampilan model lereng akan seperti di bawah ini.
•
• Terdapat 3 layer, yaitu Upper Layer, Weak Layer dan Lower Layer.
•
• Sembunyikan Upper Layer untuk sementara agar bisa meng-klik Weak Layer.
34
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Membuat Weak Layer.
• Klik Face Selection.
•
• Tahan tombol CTRL, sambil klik 3 bagian permukaan dari Weak Layer.
•
• Klik MATERIALS -> ANISOTROPIC SURFACE -> ADD ANISOTROPIC SURFACE.
35
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Akan muncul Windows Dialog Add Anisotropic Surface. Klik OK.
•
• Maka akan muncul layer baru, yaitu Anisotropic Surface.
• Sembunyikan sementara semua layer kecuali Anisotropic surface untuk melihat
bidangnya.
36
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Jika sudah, munculkan kembali semua layer.
Input Material Properties.
• Buka DEFINE MATERIALS, perhatikan sudah ada nilai – nilai material untuk masing
– masing layer.
• Klik material Anisotropic Bedding Layer. Kemudian klik tombol Edit hingga muncul
Windows Dialog Define Generalized Strength Function.
• Pastikan Base Material yang terpilih adalah Lower Material.
• Pastikan material terpilih untuk Joint nya adalah Weak Layer.
• Pastikan Anisotropy Definition-nya adalah Surface.
37
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Komputasi & Interpretasi.
• Jika sudah, Klik OK kemudian jalankan Komputasi.
38
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
LATIHAN 7: WEDGE SURFACE
Buka File Latihan & Project Setting.
• Buka File Wedge Surface.
• Jika berhasil, maka penampakan dari model lereng akan seperti di bawah ini.
•
• Seperti biasa, cek Project Setting, gunakan Spencer sebagai metode Analisa.
Pengaturan Search Method & Wedge Surface.
• Buka menu SURFACES -> SLIP SURFACE OPTIONS.
• Pada Surface Generation Method, pilih User-Defined Surfaces. Kemudian Klik OK.
39
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Buka menu SURFACE -> ADD USER-DEFINED SLIP SURFACE -> WEDGE.
•
• Akan muncul Windows Dialog Add User Defined Wedge Surface.
• Pada Wedge Structure, pilih Two Joints.
• Pada Defined By, pilih Dip/Dip Direction.
• Untuk Joint 1, pilih Material = Material 3, Dip = 55° dan Dip Direction = 80°.
• Untuk Joint 2, pilih Material = Material 4, Dip = 45° dan Dip Direction = 210°.
• Untuk Crest Point, masukkan koordinat X = 60 dan Y = 190.
40
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Jika berhasil, maka model lereng akan seperti di bawah ini.
Kalkulasi & Interpretasi.
• Lakukan kalkulasi.
• Hasil Analisa akan Nampak seperti di bawah.
41
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
42
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
LATIHAN 8: WEDGE SEARCH
Hapus Analisa Sebelumnya.
• Masih dengan file yang sama dengan sebelumnya, Kembali ke Geometri.
• Hapus Wedge surface yang sebelumnya dibuat.
Pengaturan Search Method & Wedge Search.
• Buka menu SURFACES -> SLIP SURFACE OPTION.
• Pilih opsi Search Method untuk Surface Generation Method.
• Untuk Surface Type, pilih Wedge.
• Untuk Search Method, pilih Cuckoo Search.
• Klik Setting di sebelah Wedge.
• Pada Dialog Windows Wedge Setting, pilih Two Joints untuk Wedge Structure.
• Untuk opsi Wedge Size, pilih No Constrain.
• Untuk opsi Defined by, pilih Dip/Dip Direction.
• Pilih material dan isi nilai Dip dan Dip Direction sesuai dengan yang sebelumnya.
43
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Jika sudah klik OK.
Kalkulasi & Interpretasi.
• Lakukan komputasi.
• Maka hasil Analisa akan seperti ini.
• Software akan mencari berbagai posisi potensi terjadinya longsoran baji/wedge.
44
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
LATIHAN 9: BOREHOLE MANAGER & IMPORT 3D
GEOMETRY
Project Setting.
• Buka PROJECT SETTING & atur Analysis Method ke Spencer.
• Klik tab Groundwater & pastikan untuk Default Groundwater Method ada di opsi
Water Surfaces.
• Klik OK jika sudah selesai.
Borehole Manager.
• Untuk menginput properti lubang bor, buka menu MATERIALS -> BOREHOLE
MANAGER.
•
• Buat 4 titik Borehole dengan nama, koordinat, elevasi dan properti water table
seperti di bawah ini.
• Selanjutnya isi ketebalan dari masing – masing material.
45
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
• Klik OK jika sudah selesai dan tampilan akan seperti di bawah ini.
46
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Import 3D Topography
• Selanjutnya masukkan topografi permukaan dengan cara klik GEOMETRY ->
IMPORT/EXPORT -> IMPORT GEOMETRY.
47
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
• Pada Windows Dialog Import Geometry, klik/centang All Geometry dan pastikan
Geometry Role telah dipilih ke Geology.
• Klik Post-Processing.
•
• Pada Windows Dialog selanjutnya, klik Simplify Triangulation.
• Biarkan sesuai default pada Windows Dialog Simplify Triangulation, kemudian klik
OK.
48
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Selanjutnya klik Find and Repair Defect, lalu klik Repair.
•
• Jika sudah, klik Done dan tampilan model akan seperti ini.
49
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Perbaikan Triangulation.
• Cek Triangulation dengan cara buka menu VIEW -> SHOW ALL EDGES.
•
• Untuk menyederhanakan triangulation, klik layer topografi yang barusan di import,
kemudian buka menu GEOMETRY -> SURFACE TRIANGULATION TOOLS -> RE-
TRIANGULATE.
50
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Pada Windows Dialog Re-Traingulate, langsung klik OK untuk mengikuti secara
default.
•
• Jika berhasil, maka triangulation yang baru akan mengikuti sesuai kebutuhan dan
kerapatan topografi yang ada.
• Matikan Show All Edges untuk menghilangkan tampilan triangulation.
Membuat External Geometry.
• Selanjutnya buat External Boundary dengan cara klik layer topografi di Windows
Visibility, kemudian klik GEOMETRY -> SET AS EXTERNAL.
51
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Membuat Soil Profile.
• Selanjutnya untuk membuat Soil Profile, klik GEOMETRY -> 3D BOOLEAN ->
DIVIDE ALL GEOMETRY.
52
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
• Akan muncul Windows Dialog Divide All Geometry, biarkan secara default, klik
OK.
•
• Selanjutnya untuk memperbaiki geometri yang tidak sesuai, klik GEOMETRY ->
REPAIR -> COLLAPSE SMALL VOLUME.
Input Material Properties.
• Buka Define Materials untuk menginput material properties.
• Isi material properties dengan tabel dibawah ini.
No. Material Unit Weight C Phi
1 Stratum 1 20 5 26
2 Stratum 2 20 8 30
3 Stratum 3 20 6 18
• Jika sudah klik Ok.
• Untuk mempermudah input material ke masing – masing lapisan tanah, klik
MATERIALS -> ASSIGN MATERIAL USING CUTTING PLANE.
53
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Kemudian pada Windows Dialog Assign Material Using Cutting Plane, taruh
atau assign tiap material sesuai dengan lapisan tanahnya.
•
• Selanjutnya, langkah terakhir dalam menyempurnakan geometri adalah menyatukan
soil profile yang terpisah namun memiliki material properties yang sama. Klik
GEOMETRY -> REPAIR TOOLS -> COLLAPSE MATERIAL BOUNDARIES.
54
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Maka saat ini hanya akan ada tiga layer soil profile, sesuai dengan soil properties
yang ada.
Pengaturan Search Method
• Atur Slip Surface dengan menggunakan Ellipsoid sebagai Surface Type dan
Cuckoo Search sebagai Search Method.
Kalkulasi & Interpretasi
• Selanjutnya lakukan komputasi hingga mendapatkan nilai Faktor Keamanan.
Export ke SLIDE2
55
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
• Untuk mengimport file menjadi 2D dan dihitung di SLIDE2, silahkan buka menu
VIEW -> SLIDE2 SECTION CREATOR.
•
• Akan muncul Windows Dialog Slide2 Section Creator.
• Klik Add a Single Section dan sesuaikan posisi dari Section yang diinginkan.
56
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Jika sudah klik OK.
• Untuk meng-export file Slide2, klik FILE -> EXPORT -> SLIDE2 EXPORT.
57
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Kalkulasi SLIDE2
• Selanjutnya SLIDE2 akan otomatis terbuka dengan semua geometri, material
properties, model serta search method yang sudah ter-setting otomatis.
•
• Silahkan jalankan kalkulasi pada model 2D tersebut.
• Hasil nilai FK (Factor of Safety) kurang lebih sama dengan perhitungan 3D, dan
lokasi bidang longsorannya pun sama.
58
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
59
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
LATIHAN 9: OPEN PIT MINE
Project Setting.
• Buka Project Setting, atur Analysis Method ke Spencer.
Import Geometry.
• Buka GEOMETRY -> IMPORT/EXPORT -> IMPORT GEOMETRY, pilih file Open Pit
Mine.
• Pada windows dialog Import Geometry, pastikan All Geometry telah tercentang,
kemudian klik Post Processing.
•
• Selanjutnya tidak ada yang perlu dirubah, klik Done.
• Jika berhasil, tampilan akan seperti di bawah ini.
60
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Perbaikan Triangulation.
• Klik VIEW -> SHOW ALL EDGES untuk melihat triangulation–nya.
• Klik layer open pit di Windows Visibility. Klik GEOMETRY -> SURFACE
TRIANGULATION TOOL -> RE-TRIANGULATE untuk memperbaiki triangulation.
• Klik layer open pit di Windows Visibility, Klik GEOMETRY -> REPAIR TOOLS ->
REPAIR, kemudian lakukan repair jika ada yang harus diperbaiki.
Import Pit Layer
• Selanjutnya import Open pit layer pertama & layer kedua dengan cara yang sama
seperti diatas.
61
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Membuat External Boundary.
• Buat External volume boundary dengan cara klik layer Open pit topografi di
Windows Visibility.
• Kemudian buka menu GEOMETRY -> CREATE EXTERNAL FROM SURFACE.
•
• Klik OK pada Windows Dialog Create External From Surface.
• Jika berhasil, model lereng akan tampak seperti di bawah ini.
62
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Membuat Soil Profile.
• Selanjutnya lakukan divide all untuk membuat soil profile, dengan cara buka menu
GEOMETRY -> 3D BOOLEAN -> DIVIDE ALL GEOMETRY.
Input Material Properties.
• Buka Define Material, kemudian isi material properti.
• SANDSTONE, Unit weight = 20 kN/m3, C = 460, Phi = 35°.
• LIMESTONE, Unit weight = 20 Kn/m3, C = 480 kPa, Phi = 40°.
• ORE, Unit weight = 20kN/m3, C = 250 kPa, Phi = 25°.
63
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
•
• Selanjutnya Assign material menggunakan Assign Material Using Cutting Plane.
64
BLU tekMIRA
Modul Panduan Penggunaan SLIDE3 & RS3.
Pengaturan Search Method.
• Untuk Slip Surface, pilih Ellipsoid sebagai Surface Type dan Cuckoo Search
sebaagai Search Method.
Kalkulasi & Interpretasi.
• Klik Compute untuk melakukan analisa.
65