0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Rancang Pembelajaran dengan UbD

Dokumen ini membahas tentang prinsip Understanding by Design (UbD) dalam merancang pembelajaran, yang menekankan pada penetapan tujuan, asesmen, dan kegiatan pembelajaran yang saling mendukung. UbD bertujuan untuk menciptakan pengalaman belajar yang terstruktur dan efektif, serta memastikan pemahaman mendalam siswa. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan perbedaan antara asesmen awal, formatif, dan sumatif serta tujuan asesmen dalam memonitor perkembangan peserta didik.

Diunggah oleh

peserta.09946
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Rancang Pembelajaran dengan UbD

Dokumen ini membahas tentang prinsip Understanding by Design (UbD) dalam merancang pembelajaran, yang menekankan pada penetapan tujuan, asesmen, dan kegiatan pembelajaran yang saling mendukung. UbD bertujuan untuk menciptakan pengalaman belajar yang terstruktur dan efektif, serta memastikan pemahaman mendalam siswa. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan perbedaan antara asesmen awal, formatif, dan sumatif serta tujuan asesmen dalam memonitor perkembangan peserta didik.

Diunggah oleh

peserta.09946
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Ujian Tengan Semester

Khiyarotul Uyun
Rombel 1

1. Rancangan Pembelajaran dapat disusun menggunakan prinsip


Understanding by Design (Ubd) atau biasa disebut backward design .
jelaskan bagaimana cara merancang pembelajaran dengan prinsip ini!
Jawab : Prinsip Understanding by Design (UbD) Pendekatan ini berfokus
pada perencanaan pembelajaran yang dimulai dari hasil yang
ingin dicapai (backward design), sehingga guru dapat membuat
pembelajaran yang lebih terstruktur dan efektif. Cara merancang
pembelajaran dengan prinsip Understanding by Design (UbD)
yang pertama menentukan tujuan pembelajaran, Menentukan
asesmen dan menentukan kegiatan pembelajaran.
a. Menentukan Tujuan Pembelajaran.
Tujuan Pembelajaran harus disusun berbasis outcome yang
memberikan pemahaman pada siswa bukan hanya sekadar
hapaman semata, jutuan harus membuat siswa dapat
menunjukan perilaku yang lebih baik dengan pemahaman ilmu
yang mereka dapatkan disekolah, selain itu guru juga harus
menyusun tujuan yang disesuaikan dengan karateristika siswanya
sehingga Guru harus mengetahui kebutuhan belajar dan tingkat
capaian peserta didik sebelum menentukan kompetensi yang
diharapkan. Tujuan pembelajaran juga dapat disesuaikan oleh
guru sesuai dengan karakteristik lingkungan sekolahnya masing -
masing.
B. Menentukan Asesmen
Agar proses pembelajaran dan asesmen dapat memberikan
dampak terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan
sikap peserta didik, maka pembelajaran dan asesmen perlu
direncanakan secara sistematis. Ada tiga pendekatan asesmen
yang perlu diterapkan oleh guru dalam mengukur hasil belajar
peserta didik. Pertama, assessment for learning (AfL). AfL adalah
sebuah asesmen yang dilakukan pada saat pembelajaran sedang
berlangsung dan asesmen ini dimaksudkan untuk memperbaiki
kualitas proses belajar dan mengajar. assessment as learning
(AaL). assessment as learning melibatkan peserta didik secara
aktif dalam kegiatan penilaian tersebut. assessment of learning
(AoL). AoL adalah asesmen yang dilaksanakan di akhir proses
pembelajaran dan dimaksudkan untuk mengukur capaian belajar
atau hasil. peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran.
C. Menentukan Kegiatan PembelajaranPendekatan pembelajaran
sebaiknya dilakukan dengan berpusat pada peserta didik, misalnya
dengan menggunakan pendekatan Teaching at The Right Level
(TaRL) dan Culturally Responsive Teaching (CRT). Selain
menentukan pendekatan pembelajaran Anda juga dapat memilih
model, strategi, dan metode yang akan digunakan
2. Dalam merancang pembelajaran menggunakan prinsip UbD Guru harus
merencanakan tujuan pembelajaran, asesmen dan kegiatan
pembelajaran. Jelaskan hubungan ketiga komponen tersebut, lalu
kemukakan pendapatmu jika salah satu komponen tidak termuat dalam
perencanaan pembelajaran.
Jawab :
● Menentukan Tujuan Pembelajaran
Tujuan berperan sebagai arah dah fokus untuk proses pembelajaran
serta hasil apa yang diharapkan setelah proses pembelajaran itu selesai
● Menentukan Asesmen
untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik sehingga
guru dapat memberikan umpan balik pada peserta didik agar dia
bisa mencapai tujuan pembelajaran
● Menentukan Kegiatan Pembelajaran
Memberikan dukungan dan sumberdaya yang diperlukan agar peserta
didik mencapai tujuan pembelajaran.
● Hubungan Ketiga Komponen tersebut adalah saling mendukung erat
satu sama lain dan dilaksanakannya harus sesuai dengan
tahapannya. Maksudnya adalah masing-masing tahapan memiliki
peran penting dan spesifik untuk menciptakan pengalaman belajar
yang terstruktur dan efektif. Jika salah satu komponen tidak termuat
dalam perencanaan pembelajaran maka akan terjadi kesenjangan
dalam proses pembelajaran. Tanpa tujuan pembelajaran yang jelas
pembelajaran akan kehilangan arah, antara guru maupun peserta
didik tidak memiliki panduan yang jelas tentang hasil akhir yang ingin
dicapai. Asesmen yang hulang atau tidak direncanakan dari awal
dengan baik membuat guru sulit mengukur pencapauan siswa,
bahkan kehilangan kesempatan untuk memberikan umpan balik
yang diperlukan untuk perkembangan yang diperlukan untuk
perkembangan pengathuan peserta didik. Dan tanpa kegiatan
pembelajaran yang relevan peserta didik tidak akan memiliki
pengalaman yang memadai untuk mencapai pemahaman yang
diharapkan guru, yang dapat membuat pembelajaran menjadi
dangkal dan kurang bermakna
3. Mengapa merancang pembelajaran dianjurkan menggunakan prinsip
UbD? Jelaskan kelebihan prinsip ini dibandingkan dengan cara
merancang pembelajaran seperti biasanya!
Jawab :
Understanding by Design (UbD) adalah pendekatan perancangan
pembelajaran yang dimulai dengan menetapkan tujuan akhir
(backward design) untuk memastikan setiap langkah pembelajaran
memiliki arah dan tujuan yang jelas sehingga dengan tujuan jelas
akan berfokus pada pemahaman mendalam bukan hanya sekedar
memberikan hapalan hapalan yang sifatnya sementara oleh karena
itu dalam UbD tujuan pembeljaran dirancang berbasis outcome,
untuk mengetahui seberapa besar ketercapaian tujuan itu Ubd
lebih fokus pada perancangan asessment yang selaras dengan
dengan tujuan sehingga tujuan pasti akan tercapai dengan
pemberian feedback yang jelas selama proses assessment selain
itu Pendekatan UbD juga mendorong pembelajaran lebih
terstruktur, aktif dan lebih berpusat kepada siswa atau peserta
didik.
4. Jelaskan perbedaan asesmen awal, asesmen formatif , asesmen sumatif
serta berikan masing- masing 1 contoh!
Jawab :
● Asesmen Diagnostik/Asesmen Awal : dilakukan pada awal
pembelajaran untuk mengetahui kemampuan, pengetahuan dan
pemahaman awal peserta didik mengenai materi yang akan dipelajari.
Tujuannya adalah untuk memahami tingkat kesiapan peserta didik
dan menyesuaikan gaya belajar, minat belajar untuk mengetahui
strategi pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik
Contoh : Tes Kognitf : Pertanyaan pemantik atau pre-test contohnya :
“apakah kalian mengetahui rasio?”, Tes non kognitif
“observasi/wawancara
● Asesmen Formatif : dilakukan selama proses pembelajaran
berlangsung untuk memantau perkembangan dan pemahaman
peserta didik. Hasil asesmen formatif digunakan untuk memberikan
umpan balik sehingga siswa dapat memperbaiki pemahaman atau
pengetahuan mereka sebelum penilaian akhir
Contoh : Projek, Diskusi, Penugasan dan Kinerja. Contohnya : Penugasan
LKPD dan menilai hasil diskusi mereka dengan demonstrasi/presentasi
dengan adanya rubrik penilaian.
● Asesmen Sumatif : dilakukan diakhir pembelajaran atau setelah
menyelesaikan sub materi pembelajaran untuk mengevaluasi sejauh
mana peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran.
Contohnya : Ujian akhir semester atau ujian akhir bab

5. Asesmen bertujuan untuk memonitor perkembangan peserta didik.


Jelaskan maksud dari pertanyaan berikut!

Jawab : Maksud dari asesmen bertujuan untuk memonitor


perkembanga peserta didik adalah asesmen bertujuan untuk
memantau kemajuan belajar peserta didik karena assessment sendiri
adalah suatu kegiatan untuk melihat sejauh mna kemampuan
peserta didik dalam memcapai tujuan pembelajaran sehingga guru
dapat memberikan umpan balik yang jelas agar dimanapun level
pemaham peserta didik berada pada akhir pembelajaran dia akan
memcapai tujuan . Dengan adanya asesmen guru dapat mengetahui
sejauh mana pemahaman peserta didik peserta didik sehingga guru
dapat memberikan umpan balik yang jelas agar kemampuan peserta
didik terus berkembang dan mencapai tujuan pembelajaran.
Asesmen juga dapat membantu metode apa dalam pengajaran,
memberikan bimbingan tambahan dan memastikan bahwa setiap
siswa mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan kemampuannya

Anda mungkin juga menyukai