Majas Metafora: Pengertian dan 12
Contoh Majas Metafora
Majas Metafora yang menjadi bagian dari majas yang dalam bahasa Indonesia diartikan
sebagai berbagai jenis gaya bahasa. Secara garis besar, majas dikelompokkan ke dalam
empat jenis sesuai fungsinya seperti majas perbandingan, majas penegasan, majas
pertentangan, hingga majas sindiran. Namun, majas sendiri memiliki banyak nama, seperti
personifikasi, hiperbola, simile, litotes, metafora, dan lain sebagainya.
Majas biasanya akrab digunakan dalam sebuah karya sastra, entah itu puisi atau prosa,
bahkan beberapa karya sastra drama juga kerap menggunakan majas. Penggunaan majas
atau gaya bahasa pada karya sastra sesungguhnya adalah untuk menambah rasa dan kesan
pada suatu karya sastra. Dalam karya sastra, penulis atau penyair biasanya menggunakan
majas sebagai gaya penyampaian perasaan sekaligus pandangannya dalam berbahasa
supaya memiliki kesan lebih maksimal dan efektif kepada pembaca maupun pendengar,
sehingga menjadi lebih menarik dan tidak membosankan.