0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan28 halaman

RAB dengan Delphi 7 dan MySQL

Dokumen ini adalah skripsi yang ditulis oleh Setya Budiman untuk memenuhi syarat gelar Sarjana Teknik di Jurusan Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret. Skripsi ini membahas perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan pemrograman Borland Delphi 7.0 dan database MySQL 4.0 untuk bangunan gedung dan rumah tinggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengalaman dalam bidang estimasi biaya konstruksi.

Diunggah oleh

bukanpanda13
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan28 halaman

RAB dengan Delphi 7 dan MySQL

Dokumen ini adalah skripsi yang ditulis oleh Setya Budiman untuk memenuhi syarat gelar Sarjana Teknik di Jurusan Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret. Skripsi ini membahas perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan pemrograman Borland Delphi 7.0 dan database MySQL 4.0 untuk bangunan gedung dan rumah tinggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengalaman dalam bidang estimasi biaya konstruksi.

Diunggah oleh

bukanpanda13
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

DENGAN PEMROGRAMAN BAHASA VISUAL BORLAND DELPHI 7.0


DAN DATABASE MYSQL 4.0
UNTUK BANGUNAN GEDUNG DAN RUMAH TINGGAL

Calculation of Cost Budgeting Plan (RAB) With a Visual Programming Language


Language
Borland Delphi 7.0
7.0 and MySQL Database for Buildings
Buildings and Residential
Residential Houses

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana


Pada Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik
Universitas Sebelas Maret
Surakarta

SETYA BUDIMAN
I 0102110

JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2010

i
LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI

PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)


DENGAN PEMROGRAMAN BAHASA VISUAL BORLAND DELPHI 7.0
DAN DATABASE MYSQL 4.0
UNTUK BANGUNAN GEDUNG DAN RUMAH TINGGAL

Calculation of Cost Budgeting Plan (RAB) With a Visual Programming Language


Language
Borland Delphi 7.0
7.0 and MySQL Database for Buildings
Buildings and Residential
Residential Houses

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana


Pada Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik
Universitas Sebelas Maret
Surakarta

SETYA BUDIMAN
I 0102112

Telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Pendadaran


Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret

Persetujuan Dosen Pembimbing

Dosen Pembimbing I Dosen Pembimbing II

[Link] Qomariyah, [Link]. Setiono, S.T.,[Link].


NIP. 195806151985012001
195806151985012001 NIP. 197202241997021001
197202241997021001

ii
PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
DENGAN PEMROGRAMAN BAHASA VISUAL BORLAND DELPHI 7.0
DAN DATABASE MYSQL 4.0
UNTUK BANGUNAN GEDUNG DAN RUMAH TINGGAL

Calculation of Cost Budgeting Plan (RAB) With a Visual Programming Language


Language
Borland Delphi 7.0
7.0 and MySQL Database for Buildings
Buildings and Residential
Residential Houses

SKRIPSI

Disusun Oleh :

SETYA BUDIMAN
I 0102112

Telah dipertahankan dihadapan Tim Penguji Pendadaran Jurusan Teknik Sipil


Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Universitas Sebelas Maret pada hari
Jumat, 30 Oktober 2009.

1. [Link] Qomariyah, [Link]. ---------------------------


--------------------- ------
NIP. 195806151985012001
195806151985012001

2. Setiono, S.T.,[Link] ---------------------------


--------------------- ------
NIP. 197202241997021001
197202241997021001

3. Fajar Handayani,S.T.,M.T ---------------------------


--------------------- ------
NIP.197509221999032001
NIP.197509221999032001

4. [Link] Marwoto ---------------------------


--------------------- ------
NIP. 195811101990031002
195811101990031002

Mengetahui, Disahkan,
a.n. Dekan Fakultas Teknik UNS Ketua Jurusan Teknik Sipil
Pembantu Dekan I Fakultas Teknik UNS

Ir. Noegroho Djarwanti, MT Ir. Bambang Santosa, MT


NIP. 19561112
19561112 198403 2 007
007 NIP. 19590823
19590823 198601 1 001
001

iii
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan
hidayah-Nya, sehingga dengan kuasa-Nya penulisan skripsi dengan judul
”Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan Pemrograman Bahasa
Visual Borland Delphi 7.0 dan Database MySQL 4.0 untuk Bangunan Gedung
dan Rumah Tinggal” dapat diselesaikan dengan baik dan lancar.

Penyusunan skripsi ini bertujuan untuk melengkapi salah satu syarat yang harus
ditempuh guna meraih gelar Sarjana Teknik pada Jurusan Teknik Sipil Fakultas
Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Melalui penyusunan skripsi ini
diharapkan dapat menambah wawasan dan pengalaman bagi penulis sehingga
dapat menjadi bekal di kemudian hari.

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini tidak mungkin dapat terselesaikan
tanpa adanya bantuan, bimbingan, dan pengarahan dari berbagai pihak baik
secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, dengan segala
ketulusan hati penulis mengucapkan terima kasih kepada : Ir. Siti Qomariyah,
MSc dan Setiono, ST, MSc selaku dosen pembimbing yang telah berkenan
memberikan bimbingan dan pengarahan sehingga tugas akhir ini dapat
diselesaikan dengan baik; Tim Penguji Pendadaran Tugas Akhir Jurusan Teknik
Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta; Rekan-rekan
mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret
Surakarta angkatan 2002; Semua pihak yeng telah berkenan membantu dalam
penyusunan tugas akhir ini.

Kritik, saran, arahan maupun petunjuk yang membangun demi perbaikan dan
kesempurnaan skripsi ini sangatlah diharapkan. Akhir kata diharapkan agar
skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis pribadi maupun para pembaca yang
lain.

Surakarta, Juni 2010

iv
Penulis,

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL................................................................................................ i
LEMBAR PERSETUJUAN....................................................................................ii
LEMBAR PENGESAHAN....................................................................................iii
MOTTO..................................................................................................................iv
PERSEMBAHAN....................................................................................................v
KATA PENGANTAR............................................................................................vi
ABSTRAK.............................................................................................................vii
DAFTAR ISI.........................................................................................................viii
DAFTAR GAMBAR..............................................................................................xi
DAFTAR TABEL......... .........................................................................................xii
DAFTAR NOTASI...............................................................................................xiii
DAFTAR LAMPIRAN…………………………………………………………xiv

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakanng.....................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah............ ......................................................................3
1.3 Batasan Masalah....................................................................................3
1.4 Tujuan dan Manfaat...............................................................................3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI


2.1 Tinjauan Pustaka....................................................................................4
2.2 Dasar Teori……………………………………………………..…….5
2.2.1 Proyek……………………………………………..………5
2.2.2 Pengertian Kegiatan Estimasi………………………..……5
2.2.3 Metode Perkiraan Biaya……………………………..……5
[Link] Parametik………………………………..……..5
[Link] Indeks Harga, Katalog, dan Informasi
Proyek Terdahulu………………………………………..7
[Link] Menganalisis Unsur-unsurnya………………….9
[Link] Faktor………………………………..………..10
[Link] Take-Off dan Harga Satuan………………….12
[Link] Data dan Informasi Proyek yang bersang-
kutan……………………………………………………14
2.2.4 Tahapan Dalam Menyusun Anggaran Biaya……....…….14
2.2.5 Sekilas Tentang Borland Delphi 7.0....... ...........................15
[Link] Kelebihan Borland Delphi 7.0...............................15

v
[Link] Lingkungan Kerja Delphi 7.0................................16
[Link] Tipe Data Dalam Delphi 7.0.. ................................21
2.2.6 Mengenal Database...........................................................23
[Link] DBMS(DataBase Managenebt System).................24
[Link] Aplikasi Database..................................................24
2.2.7 Konsep Hubungan Database. MySQL dengan Borland Delphi
7.0.............................................................24

BAB III METODOLOGI PENELITIAN


3.1 Metode Penelitian...........................................................................27
3.2 Tahapan Pemrograman...................................................................28
3.3 Identifikasi masalah.......................................................................30
3.3.1 Input...................................................................................30
3.3.2 Output.................................................................................31
3.4 Tahap Flowchart............................................................................32
3.5 Tahap Listing Program...................................................................35
3.6 Tahap Trial For Checking Error ....................................................35
3.7 Tahap Evaluasi/Kalibrasi...............................................................35
3.8 Tahap Finishing.............................................................................36

BAB IV ANALISA PROGRAM


4.1 Struktur Pemrograman......................................................................37
4.1.1 Input...................................................................................38
1. Sumber Data Upah dan Bahan.......................................38
2. Form Data Upah……………………......……………..40
3. Form Data Bahan……………….……..…..….……….40
4. Form Sumber Analisis Pekerjaan…….…….…….……41
5. Form Analisis Pekerjaan…………….……….….…….41
6. Form RAB……………………………………..………42
4.1.2 Proses……………………………………………….……43
4.1.3 Output……………………………………………….……43
4.2 Interface Program……………………………………………..….45
4.3 Main Form……………………………………………………..…45
1. Menu Daftar…………………………………………………...45
2. Menu Laporan…………………………...……………………46
4.4 Mengoperasikan Program………………………………………..46
1. Tahap Pertama...........................................................................46
2. Tahap Kedua..............................................................................46
4.5 Validasi Program............................................................................47

vi
4.5.1 Perhitungan Manual...........................................................47
[Link] Daftar Bobot...........................................................47
[Link] Daftar Harga Satuan Upah dan Bahan...................49
[Link] Analisa Pekerjaan...................................................51
[Link] Daftar Rencana Anggaran Biaya(RAB).................63
4.5.2 Perhitungan dengan Program.............................................66
[Link] Hasil Perhitungan Program....................................68
4.5.3 Pembahasan........................................................................70

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN


5.1 Kesimpulan........................................................................................74
5.2 Saran..................................................................................................74

DAFTAR PUSTAKA............................................................................................75
LAMPIRAN

vii
2.2 DASAR TEORI

2.2.1 Proyek

Pengertian proyek menurut Salim Basalamah (1998), dkk adalah kegiatan yang
dilangsungkan dengan tujuan untuk mewujudkan sasaran program sebagai
bagian dari usaha merealisasikan tujuan umum yang telah dicanangkan, kegiatan
mana dijalankan dengan memanfaatkan sumber daya ekonomi dengan kombinasi
yang memenuhi norma kapasitas ekonomi yang optimal.

2.2.2 Pengertian Kegiatan Estimasi

Kegiatan estimasi adalah salah satu proses utama dalam proyek konstruksi untuk
menjawab pertanyaan “Berapa besar dana yang harus disediakan untuk sebuah
bangunan?”. Kegiatan estimasi merupakan dasar untuk membuat sistem
pembiayaan dan jadwal pelaksanaan konstruksi, untuk meramalkan kejadian
pada proses pelaksanaan serta memberi nilai pada masing-masing kejadian
tersebut. (Wulfram I. Ervianto,2002:121).

2.2.3 Metode Perkiraan Biaya

(Iman Soeharto, 2001:165-174), menyebutkan beberapa metode perkiraan biaya


yang dikenal dan diantaranya sering dipakai sebagai berikut :

1. Metode Parametrik.

Pendekatan yang dipakai dalam metode ini adalah mencoba meletakkan dasar
hubungan matematis yang mengaitkan biaya atau jam-orang dengan
karakteristik fisik tertentu dari objek (volume, luas, berat, tenaga, panjang,
dan lain-lain).

Rumus Matematika yang menunjukkan hubungan antara biaya dengan


variabel fisik didalam metode parametik antara lain adalah :

· Kurva Linier

xiii
y = ax (2.1)

dimana :

y = biaya

x = variabel

a = parameter yang menerangkan hubungan y dengan x

misalnya, y adalah biaya untuk membangun pabrik yang hendak


diperkirakan (dalam rupiah), x adalah kapasitas pabrik yang hendak
dibangun (dalam ton), dan a adalah angka yang menunjukkan biaya
pembangunan per unitnya (misalnya Rp.4 juta per ton) yang didapat dari
data. Maka persamaan diatas menjadi :

y = 4x

· Kurva Pangkat
n
éX ù
Y2 = Y1 ê 2 ú (2.2)
ë X1 û

Dimana :

Y1 : Biaya pembangunan instalasi A

Y2 : Biaya pembangunan instalasi B

X1 : Kapasitas instalasi A

X2 : Kapasitas instalasi B

n : indeks harga yang lazimnya = 0,6

Rumus diatas menjelaskan bila kapasitasdan biaya pe mbangunan instalasi A diketahui, maka dapat
dihitung biaya pembangunan instalasi B yang sejenis yang memiliki kapasitas tertentu. Sama
halnya dengan kurva linier, metode ini prkatis dan cepat untuk melakukan pengecekan dari suatu
hasil perkiraan biaya.

xiv
2. Memakai Indeks Harga, Katalog, dan Informasi Proyek Terdahulu

Data perihal harga diwaktu yang lalu dan korelasinya terhadap tingkat harga saat ini dapat ditemui
dalam penerbitan berkala sebagai indeks harga. Indeks harga adalah angka perbandingan antara
harga pada suatu waktu (tahun tertentu) terhadap harga pada waktu (tahun) yang digunakan
sebagai dasar. Terdapat banyak jenis indeks harga, seperti untuk harga-harga peralatan industri,
upah tenaga kerja, bahan bangunan, komoditi yang lain. Salah satu yang erat berkaitan dengan
proyek dan memiliki perincian ( composite) adalah Chemical dan Process Engineering Cost Index
yang diterbitkan di Inggris, dengan rumus sebagai berikut

I = 0,37 Im + 0,081 Ie + 0,10 Ic + 0,19 Is + 0,26 Io (2.3)

Dimana :

I = Total / komposit indeks

Im = Indeks engineering mekanik

Ie = Indeks engineering listrik

Ic = Indeks engineering civil

Is = Indeks engineering lapangan ( site)

Io = Indeks overhead

Harga di Tahun A
Harga di Tahun A = Harga di Tahun B X (2.4)
Harga di Tahun B

Angka indeks dapat digunakan untuk membuat perkiraan kasar. Hanya saja, perlu diingat bahwa
tidak semua faktor tercakup di dalamnya, misalnya adanya terobosan kemajuan teknologi yang
besar dampaknya terhadap biaya produksi dan harga barang yang bersangkutan. Penggunaan
metode diatas dianggap paling baik untuk menyiapkan perkiraan biaya pendahuluan karena
menghasilkan angka-angka yang masih dalam batas kewajaran tanpa usaha yang banyak
mengeluarkan biaya dan tenaga.

Katalog dan Informasi Proyek Terdahulu

xv
Data dari manual, hand book, katalog dan penerbitan berkala amat membantu dalam
memperkirakan biaya proyek. Perusahaan konsultan atau kontraktor engineering acap kali
memiliki bidang yang khusus menangani kegiatan yang berhubungan dengan perkiraan biaya. Di
dalam bidang ini, data dan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dikumpulkan, dikaji dan
diolah sehingga menghasilkan grafik-grafik korelasi yang spesifik atau sejenis.

Disamping itu, data dan informasi demikian pada umumnya tidak sulit untuk diadakan
penyesuaian. Penyesuaian yang diperlukan meliputi hal-hal yang berhubungan dengan eskalasi
dan perubahan (penambahan atau pengurangan) lingkup proyek. Disamping itu, perlu dikaji
apakah proyek terdahulu dibangun dengan cara yang efisien dan ekonomis, sehingga angka yang
perlu diperhatikan adalah :

· Perhitungan kenaikan harga karena perbedaan waktu atau ta hun pelaksanaan

· Kecenderungan harga-harga material dan peralatan di pasaran lokal maupun internasional

· Tersedianya tenaga kerja dan tingkat upah, yang mungkin sekali dalam tahun-tahun terakhir
telah mengalami banyak perubahan dan

· Mengidentifikasi perbedaan teknis baik kualitas maupun kuantitas dari lingkup proyek
terdahulu dengan yang akan dikerjakan.

3. Metode Menganalisis Unsur-unsurnya

Variasi lain dalam memperkirakan biaya adalah dengan menganalisis unsur-unsurnya ( elemental
analysis cost estimating ). Disini lingkup proyek diuraikan menjadi unsur-unsur menurut
fungsinya. Struktur yang diperoleh menjadi sedemikian rupa sehingga perbaikan secara bertahap
dapat dilakukan sesuai dengan kemajuan proyek, dalam arti masukan yang berupa data dan
informasi yang baru diperoleh, dapat ditampung dalam rangka meningkatkan kualitas perkiraan
biaya.

Klasifikasi fungsi menurut unsur-unsurnya menghasilkan bagian atau komponen lingkup proyek
yang berfungsi sama. Misalnya tiang penyangga suatu rumah tinggal dapat dibuat dari kayu, besi
atau beton, tetapi fungsinya adalah tetap sama sebagai tiang. Agar penggunaanya dalam perkiraan
biaya efektif, maka pemilihan fungsi hendaknya didasarkan atas :

· Jelas menunjukkan hubungan antara komponen-komponen proyek, dan bila telah diberi beban
biaya, berarti menunjukan komponen-komponen biaya proyek.

· Dapat dibandingkan dengan komponen biaya proyek lain yang sejenis dan

· Mudah diukur atau diperhitungkan dan dinilai perbandingannya ( rasio) terhadap data standar.

xvi
Tabel 2.2 Beberapa komponen dalam Component Pallette tab standard

Komponen Keterangan
Sebagai komponen aktif, yang apabila ditekan ( click) oleh user akan
Button
melakukan fungsi yang diinginkan.
Edit Box Berguna untuk menampilkan satu deret teks yang diketikan oleh user.
Memo Box Menampung dan menampilkan satu atau banyak deretan teks.
Berguna untuk memberi label atau penamaan pada form atau komponen
Label
tertentu dalam form, atau sebagai teks saja.
Untuk membangun sebuah struktur Menu utama dan sub menunya dalam
Menu
sebuah aplikasi.
Membuat deretan menu yang akan ditampilkan apabila user melakukan klik
Popup Menu
tombol kanan mouse.
Memberikan user pilihan dengan jenis Ya/Tidak. Biasanya apabila kita klik
Check Box
pada komponen ini, maka checked propertinya akan bernilai true.
Memberikan pilihan kepada user terhadap banyak jenis kemungkinan, bisa
Radio Button lebih dari dua kemungkinan. Biasanya apabila di klik pada komponen ini ,
maka checked propertinya akan bernialai true.

Gambar 2.5 Component Pallete

[Link] Tipe Data dalam Delphi

Secara umum isi dari data berupa angka maupun karakter. Dalam merancang sebuah program
aplikasi tidak terlepas dari pengolahan data. Seorang programmer, ketika menuliskan kode
program, secara
s ecara otomatis isinya tersimpan di dalam data yang tersimpan
tersi mpan pada memori komputer.
Pada dasarnya Delphi menggunakan tipe data yang sama dengan Pascal. Perbedaannya adalah tipe
data pada Delphi lebih banyak dan lengkap dibandingkan Pascal. Tipe data yang umum digunakan
pada Delphi dapat diklasifikasikan menjadi numeric, teks, logical, dan date and time .

a. Tipe Data Numerik

xxv
Delphi menyediakan berbagai format data untuk mengakomodasi pembuatan aplikasi yang
memproses data berbentuk angka. Misalnya pembuatan aplikasi perhitungan matematika,
keuangan dan bisnis. Termasuk dalam klasifikasi tipe data ini adalah :

1) Tipe Integer

Tabel 2.3 menjelaskan macam-macam tipe data integer dengan jangkauan yang berbeda-
beda.
Tabel 2.3 Tipe Data Integer
Tipe Data Keterangan Kisaran Nilai Numerik
Byte Byte 0 sampai dengan 255
ShortInt Short Integer -127 sampai dengan 127
Integer Integer -[Link] sampai dengan [Link]
LongInt Long Integer -[Link] sampai dengan [Link]
SmallInt Small Integer -32.768 sampai dengan 32.768
Word Word 0 sampai dengan 65.535
Long Word Long Word 0 sampai dengan [Link]
Cardinal Cardinal 0 sampai dengan [Link]
-[Link].854.775.808 sampai dengan
Int64 Integer 64 bit
[Link].854.775.807

2) Tipe Desimal

Jenis tipe data desimal pada Delphi dijelaskan dalam tabel 2.4.

Tabel 2.4 Tipe Data Desimal


Tipe Data Keterangan Kisaran Nilai Numerik
-45 -38
Single Exponential 1.5x10 sampai dengan 3.4x10
-324 308
Double Exponential 5.0x10 sampai dengan 1.7x10
-4951 4932
Extended Exponential 3.6x10 sampai dengan 1.1x10
-[Link].775.808 sampai dengan
Currency Fixed
[Link].775.80

b. Tipe Data Teks

Data teks biasanya banyak diigunakan untuk aplikasi pengolah kata, basis, data karyawan
perusahaan, dan sebagainya. Melalui bentuk datanya,
datanya, data teks dapat dikelompokan menjadi :

1) Tipe Char

xxvi
Tipe data char dapat memuat 1 karakter ASCII ( American Standard Code for Information
Interhange). Karakter ASCII yang sering digunakan antara lain adalah huruf capital ‘A’
sampai ‘Z’ (ASCII 65 sampai 90), huruf kecil ‘a’ sampai ‘z’ (ASCII 97 sampai 122), dan
digit ‘0’ sampai ‘9’ (ASCII 48 sampai 57).

2) Tipe String

Tipe data string adalah gabungan atau sederetan dari beberapa data karakter
karakter ( char).

c. Tipe Data Logical (Boolean)

Tipe data ini biasanya digunakan dalam logika pemrograman yang memiliki kondisi percabangan.
Tipe data Boolean hanya memiliki dua nilai, yakni True (biner ‘1’) atau False (biner ‘0’).

d. Tipe Data Waktu dan Tanggal ( date and time )

Tipe data ini spesial pada Delphi, karena memiliki format khusus yang berbeda dengan data yang
lainnya. Isi dari tanggal
tanggal dan waktu adalah
adalah tanggal dan waktu sekarang (sesuai setting waktu dan
tanggal pada komputer). Sedangkan format penulisan waktu dan tanggal di set sesuai keinginan.
Format yang umum digunakan adalah mm/dd/yyyy hh:nn:ss dimana mm adalah bulan, dd adalah
hari, yyyy adalah tahun, hh adalah jam, nn adalah menit, dan ss adalah detik.

2.2.6 Mengenal Database

Secara sederhana database (basis data) dapat diungkapkan sebagai suatu pengorganisasian data
dengan bantuan komputer yang memungkinkan data dapat diakses dengan mudah dan cepat.
Dalam hal ini, pengertian akses dapat mencakup pemerolehan data maupun pemanipulasian data,
seperti menambah dan menghapus data.

Manajemen modern mengikutsertakan informasi sebagai sumber daya penting yang setara dengan
sumber daya manusia, uang, mesin dan material. Informasi adalah suatu bentuk penyajian data
yang melalui mekanisme pemrosesan, yang berguna bagi pihak tertentu, misalnya manajer. Bagi
pihak manajemen, informasi merupakan bahan untuk
untuk pengambilan keputusan.

DATA PROSES
INFORMASI

Gambar 2.6 Data dan Informasi

xxvii
Dengan adanya komputer, data dapat disimpan dalam media pengingat yang disebut hard disk.
Dengan menggunakan media ini, kehadiran kertas yang digunakan untuk menyimpan data dapat
dikurangi. Selain itu, data menjadi lebih cepat untuk diakses terutama kalau dikemas dalam bentuk
database.

[Link] DBMS ( DataBase Management System )

DBMS merupakan perangkat lunak atau program komputer yang dirancang secara khusus untuk
memudahkan pengelolaan database. Salah satu macam DBMS yang populer yaitu RDBMS
(Relational DataBase Management System), yang menggunakan model basis data atau dalam
bentuk tabel-tabel yang saling terhubungkan.

MySQL merupakan salah satu contoh produk RDBMS yang sangat populer dilingkungan Linux,
tetapi juga tersedia pada Windows.

[Link] Aplikasi Database

Aplikasi database memungkinkan pemakai aplikasi berinteraksi dengan informasi yang tersimpan
pada suatu database. Database menyediakan struktur informasi yang memungkinkan berbagi
pakai data di antara beberapa aplikasi. Aplikasi database terdiri atas elemen antarmuka pemakai,
komponen yang mengatur database, dan komponen yang menyatakan data yang dikandung tabel
suatu database (dataset).

2.2.7 Konsep Hubungan Database MySQL dengan Borland Delphi 7.0

MySQL sebagai database server (server yang melayani permintaan akses terhadap database)
dapat diakses melalui program yang dibuat dengan menggunakan Borland Delphi. Dengan cara
seperti ini database dapat diakses secara langsung melalui program executable yang kita buat
sendiri.

Secara garis besar, konsep hubungan antara database dalam MySQL dengan Borland Delphi 7.0
dapat dijelaskan pada gambar berikut ini :

xxviii
File database Komponen Komponen
dbExpress Data Access

MySQL Komponen
Borland Delphi
Data Controls
7.0

Gambar 2.7 Konsep hubungan database dalam MySQL dengan Delphi 7.0

Keterangan :
[Link] Database : berisi tabel-tabel yang menyimpan data. Setiap tabel terdiri dari kolom dan baris.
Sebuah kolom mendefinisikan jenis informasi apa yang akan disimpan. Sebuah baris adalah data
aktual yang disimpan. Setiap baris dari tabel adalah masukan dari tabel tersebut dan berisi nilai-
nilai untuk setiap kolom tabel tersebut.

Database (rab) Baris (Grendel)


Kolom(kode)
Tabel (bahan)

Gambar 2.8 File Database dalam MySQL


2. Komponen dbExpress : Komponen yang mewakili file database. Setiap melakukan proses
dalam komponen tersebut, maka isi file database yang terkoneksi ke komponen tersebut
berubah juga. Komponen dbExpress yang dipakai dalam pembuatan program ini adalah
SQLConnection dan SQLDataSet.

Gambar 2.9 Komponen dbExpress

xxix
3. Komponen Data Access : Komponen penghubung antara komponen dbExpress dengan
komponen data controls. Komponen data access yang dipakai dalam pembuatan program ini
adalah DataSetProvide,ClientDataSet dan DataSource.

Gambar 2.10 Komponen Data Access

4. Komponen Data Controls : Komponen yang digunakan untuk menampilkan data-data yang
berasal dari datasource (komponen data access). Data control ada yang berbentuk tabel, l abel, edit
box, gambar, combobox, listbox dan lain-lain.

Gambar 2.11 Komponen Data Controls

xxx
Gambar 4.8 Form RAB

4.1.2 Proses

Pada bagian inilah core atau inti dari pemrograman berlangsung. Bagian ini dikendalikan oleh
modul-modul yang berisikan kode perintah baik hitung, simpan, baca data, tampilkan dan
sebagainya. Untuk lebih detailnya dapat dilihat pada bagian lampiran dari penulisan ini.

4.1.3 Output

Data keluaran pada program ini ditampilkan pada tiga keadaan yaitu : pada Form Input saat
dilangsungkannya proses, Form Laporan dan juga dapat ditampilkan pada Microsoft Word untuk
di print out.

xlv
Gambar 4.9 Data keluaran pada Form Laporan Upah
Agar dapat di print out , data pada Form Laporan dikonversikan ke Microsoft Word dengan
menekan tombol Word pada Form.

Gambar 4.10 Data keluaran setelah dikonversikan ke Microsoft Word

4.2 INTERFACE PROGRAM

Sebagai program yang berbasis obyek maka Borland Delphi 7 menyediakan fitur-fitur yang
memudahkan user untuk menggunakan aplikasi yang dibuat oleh programmer. Agar memudahkan
pengguna maka penyusun berusaha membuat program agar tetap sederhana, menarik dan mudah
digunakan bahkan oleh pemula sekalipun.

xlvi
4.3 MAIN FORM

Form utama pada program aplikasi terletak disini. Tampilan dari form utama adalah:

Gambar 4.11 Main Form dari program RAB APPLICATION


Dalam main form terdapat menu-menu yang berfungsi mengendalikan fungsi-fungsi tertentu
dalam program.
1. Menu Daftar
Dalam menu Daftar terdapat sub menu diantaranya ditunjukkan dalam gambar berikut:

Gambar 4.12 Menu Daftar dan sub-sub menunya.


2. Menu Laporan
Menu ini memberikan laporan isi pemrograman.

Gambar 4.13 Menu Laporan beserta sub menunya.

4.4 MENGOPERASIKAN PROGRAM

xlvii
Mengoperasikan program ini memiliki dua tahapan penting sebagai berikut :
1. Tahap Pertama

Tahapan ini berguna untuk memunculkan Form Input maupun Form Laporan yang
diinginkan user. Dibawah ini adalah contoh tahapan untuk memunculkan Form Sumber
Data Upah dan Bahan.

Gambar 4.14 Sub menu Daftar Sumber Data


Sorot menu Daftar, lalu sorot dan klik sub menu Sumber Data, maka akan muncul Form
Sumber Data Upah dan Bahan.
2. Tahap Kedua

Pada tahap ini kita dapat melakukan perintah-perintah yang terdapat pada tiap Form yang
muncul yang dijelaskan pada lampiran penyusunan Tugas Akhir ini.

4.5 VALIDASI PROGRAM

Validasi dapat dilakukan dengan membandingkan hasil perhitungan manual dengan perhitungan
program. Untuk validasi ini diambil contoh perhitungan RAB Balai Pertemuan Secara Manual
dalam buku RAB Dengan Excel Untuk Orang Awam yang ditulis oleh Zul Hndri dan Handi
Chandra.

4.5.1 Perhitungan Manual

[Link] Daftar Bobot


Berikut ini adalah daftar bobot, yaitu rangkuman hasil perhitungan untuk setiap pekerjaan.
Daftar Bobot
I. Pekerjaan Persiapan
2
1. Pembersihan Lapangan 150 M
2. Pasangan Bouplank / Pengukuran 36 M’
3. Biaya Air Kerja 1 Ls
II. Pekerjaan Pondasi
3
1. Galian Tanah Pondasi 27,86 M
3
2. Urugan Pasir Bawah Pondasi 1,862 M
3
3. Pasangan Pondasi Batu Bata ad 1:4 6,16 M
3
4. Urugan Tanah Kembali Bekas Galian 6,965 M

II. Pekerjaan Beton Bertulang Ad.1:2:3


2
1. Sloof Beton 15/20 0,84 M
2
2. Kolom Beton 20/20 1,2 M
3
3. Ring Balok Beton 10/15 0,42 M
IV. Pekerjaan Dinding dan Plesteran
2
1. Pasangan Dinding Batu Bata Adukan 1:4 26,25 M
2
2. Plesteran Kolom adukan 1:2 26,25 M
2
3. Plesteran Dinding Batu Bata adukan 1:4 52,5 M
V. Pekerjaan Pintu
1. Pintu Kayu Kerang-kerang 3 Ls
VI. Pekerjaan Plafond dan rangka
2
1. [Link] Triplek 4 mm 72,96 M

xlviii
2
2. List Plafond 90,4 M
VII. Pekerjaan Lantai
3
1. Urugan Pasir Bawah Lantai 4,8 M
3
2. Floor Lantai Adukan 1:3:5 2,4 M
2
3. Pasangan Lantai Keramuk 30/30 48 M
2
4. Rabat Sekeliling Bangunan ad.1:2:3 2,496 M
VIII. Pekerjaan Saluran
2
1. Pekerjaan Saluran Keliling 35,84 M
IX. Pekerjaan Pengecatan
2
1. Pengecatan Dinding dan Kolom 68 M
2
2. Pengecatan Listplang 10,32 M
2
3. Pengecatan Plafond Luar dan Dalam 72,96 M
X. Pekerjaan Atap
3
1. Balok Dinding 8/12 Kayu Klas II 0,202 M
3
2. Kuda-kuda Kayu Klas II 0,2076 M
3
3. Gording 6/10 Kayu Klas II 0,159 M
3
4. Bubungan 8/12 Kayu Klas II 0,194 M
3
5. Rangka Atap Kayu Klas II 84,48 M
3
6. Atap Genteng Beton 84,48 M
7. Nok Genteng Beton 26,88 M’
8. aut Konstruksi Ф 12 mm 1 Ls
2
9. ListPlank 3/30 Kayu Klas II 10,32 M
XI. Pekerjaan Lain-lain
1. Dokumentasi dan Laporan 1 Ls
2. As Built Drawing 1 Ls
3. Pembersihan Akhir 1 Ls

[Link] Daftar Harga Satuan Upah dan Bahan


Berikut adalah daftar harga satuan upah dan bahan untuk wilayah kota Palembang tahun 2002.

No. Uraian Satuan Harga Satuan

A Upah:
1. Tukang hari 30.000
2. Kepala Tukang hari 35.000
3. Pekerja hari 25.000
4. Mandor hari 32.500

B Bahan/Material :
1. Amplas Biasa lbr. 2.000
2. Amplas Niken lbr. 3.000
3. Batu Bata Lubang bh. 300
4. Batu Kali m3 136.800
5. Besi Beton kg. 5.000
6. Bubungan Genteng Beton bh. 3.600
7. Cat Dasar kg. 15.000
8. Cat Kilat kg. 30.000
9. Cat Meni Nippon kg. 5.000
10. Cat Tembok kg. 5.500
11. Genteng Beton Lokal bh. 3.000
12. Grendel bh. 18.000
13. Kawat Pengikat kg. 7.800
14. Kayu Gelam btg. 4.800
15. Kayu Klas II m3 1.200.000
16. Kayu Klas III m3 800.000
17. Kayu Klas IV m3 600.000
18. Keramik 30 X 30 cm bh. 2.273

xlix
6,4000 zak Sement Portland (PC) @Rp. 28.000,00 Rp. 179.200,00
0,54000 M3 Pasir Pasang @Rp. 43.000,00 Rp. 23.220,00
0,82000 M3 Koral Beton @Rp. 80.000,00 Rp. 65.600,00
1,0000 Tukang @Rp. 30.000,00 Rp. 30.000,00
0,1000 Kepala Tukang @Rp. 35.000,00 Rp. 3.500,00
6,0000 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 150.000,00
0,3000 Mandor @Rp. 32.500,00 Rp. 9.750,00
Rp. 461.270,00

[Link] Tulang Besi (Upah/100kg/M3)


110,000 Kg Besi Beton @Rp. 5.000,00 Rp. 550.000,00
2,000 Kg Kawat Pengikat @Rp. 7.800,00 Rp. 15.600,00
6,7500 Tukang @Rp. 30.000,00 Rp. 202.500,00
2,2500 Kepala Tukang @Rp. 35.000,00 Rp. 78.750,00
6,7500 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 168.750,00
Rp. 1.015.600,00
[Link] Upah Bekisting (Kayu cetakan) M3 Balok dan Kolom
0,4000 M3 Kayu Klas IV @Rp. 600.000,00 Rp. 240.000,00
4,0000 Kg Paku biasa @Rp. 7.000,00 Rp. 28.000,00
5.0000 Tukang @Rp. 30.000,00 Rp. 150.000,00
0,5000 Kepala Tukang @Rp. 35.000,00 Rp. 17.500,00
2,0000 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 50.000,00
0,1000 Mandor @Rp. 32.500,00 Rp. 3.250,00
Rp. 488.750,00
[Link] Pembongkaran Bekisting
4,0000 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 100.000

Harga 1 M3 Beton Bertulang 1 : 2 : 3


1,0000 Kl a @Rp. 461.270,00 Rp. 461.270,00
1,0000 Kl b @Rp.1.015.600,00 Rp. 1.015.600,00
0,4000 Kl c @Rp. 488.750,00 Rp. 195.500,00
0,4000 Kl d @Rp. 100.000,00 Rp. 40.000,00
Rp. 1.712.370,00

Harga 1 M3 Sloof Beton Bertulang ad. 1:2:3 adalah 0,84 x Rp. 1.712.370,00
Rp. 1.438.390,00
Harga 1 M3 Kolom Beton Bertulang ad 1:2:3 adalah 0,84 x Rp. 1.712.370,00
Rp. 2.054.844,00
Harga 1 M3 Ring Balok Beton Bertulang ad. 1:2:3 adalah 0,84xRp.1.712.370,00
Rp. 719.195,40

Analisa 1 M2 Pasangan Dinding Batu Bata ad. 1:4


45,000 Bh Batu Bata Lubang @Rp. 300,00 Rp. 13.500,00
0,0920 Zak Semen Portland @Rp. 28.000,00 Rp. 2.576,00
0,0130 M3 Pasir Pasang @Rp. 43.000,00 Rp. 559,00
0,1500 Tukang @Rp. 30.000,00 Rp. 4.500,00
0,0150 Kepala Tukang @Rp. 35.000,00 Rp. 525,00
0,4500 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 11.250,00
0,0225 Mandor @Rp. 32.500,00 Rp. 731,25
Rp. 33.641,25
Harga 26,25 M2 [Link] Batu Bata ad. 1:4 adalah 26,25xRp.33.641,25
Rp. 883.082,81
Analisa 1 M2 Plesteran Kolom ad.1:2
0,1120 Zak Semen Portland (PC) @Rp. 28.000,00 Rp. 3.136,00
0,0140 M3 Pasir Pasang @Rp. 43.000,00 Rp. 602,00
0,2000 Tukang @Rp. 30.000,00 Rp. 6.000,00
0,0200 Kepala Tukang @Rp. 35.000,00 Rp. 700,00

lii
0,4000 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 10.000,00
0,0200 Mandor @Rp. 32,500,00 Rp. 650,00
Rp. 21.088,00
Harga 24 M2 Plesteran Kolom ad. 1:2 adalah 24 x Rp. 21.088,00
Rp. 506.112,00
Analisa 1 M2 Plesteran ad. 1:4
0,0864 zak Semen Portland (PC) @Rp. 28.000,00 Rp. 2.419,20
0,0139 M3 Pasir pasang @Rp. 43.000,00 Rp. 597,70
0,1500 Tukang @Rp. 30.000,00 Rp. 4.500,00
0,0150 Kepala Tukang @Rp. 35.000,00 Rp. 525,00
0,4000 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 10.000,00
0,0200 Mandor @Rp. 32.500,00 Rp. 650,00
Rp. 18.691,90
Harga 52,50 M2 Plesteran Dinding ad 1: adalah 52,50x Rp. 18.691,90
Rp. 981,324,75

Analisa 1 M3 Kuda-kuda / Gording


1,1000 M3 Kayu Klas II @Rp. 1.200.000,00 Rp. 1.320.000,00
24,000 Tukang @Rp. 30.000,00 Rp. 720.000,00
2,4000 Kepala Tukang @Rp. 35.000,00 Rp. 84.000,00
8.0000 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 200.000,00
0,4000 Mandor @Rp. 32.500,00 Rp. 13.000,00
Untuk Kuda-kuda bentangan diatas 9.00 m’ Rp. 2.337.000,00
Untuk Kuda-kuda bentangan s/d max=9.00m’ upahx75% Rp. 1.752.750,00
Harga 0,2138 M3 Balok Dinding adalah 0,202 x Rp. 1.752.750,00
Rp. 354.055,50
Harga 0,2138 M3 Kuda-kuda adalah 0,2138 x Rp. 1.752.750,00
Rp. 363.870,90
Harga 0,2138 M3 Gording adalah 0,415 x Rp. 1.752.750,00
Rp. 278.687,25
Harga 0,415 M3 Bubungan dan Jurai Luar adalah 0,415 x Rp. 1.752.750,00
Rp. 340.033,50

Analisa 1 M2 Rangka Atap Kayu


0,0167 M3 Kayu Klas II @Rp.1.200.000,00 Rp. 20.040,00
0,2500 Kg Paku Biasa @Rp. 7.000,00 Rp. 1.750,00
0,1000 Tukang @Rp. 30.000,00 Rp. 3.000,00
0,0100 Kepala Tukang @Rp. 35.000,00 Rp. 350,00
0,1000 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 2.500,00
0,0050 Mandor @Rp. 32.500,00 Rp. 162,50
Rp. 27.802,50
Harga 96,8 M2 Rangka Atap Kayu adalah 96,8 x Rp. 27.802,50
Rp. 2.348.755,20

Analisa 1 M2 Atap Genteng Beton


10,000 Bh Genteng Beton Lokal @Rp. 3.000,00 Rp. 30.000,00
0,2200 Tukang @Rp. 30.000,00 Rp. 6.600,00
0,0220 Kepala Tukang @Rp. 35.000,00 Rp. 770,00
0,3200 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 8.000,00
0,0160 Mandor @Rp. 32.500,00 Rp. 520,00
Rp. 45.890,00
Harga 84,48 M2 Atap Genteng Beton adalah 84,48 x Rp. 45.890,00
Rp. 3.876.787,20

Analisa 1 M’ Nok Genteng Beton


4,5000 Bh Bubungan Genteng Beton @Rp. 3.600,00 Rp. 16.200,00
0,0880 Zak Semen Portland (PC) @Rp. 28.000,00 Rp. 2.464,00
0,0300 M3 Pasir Pasang @Rp. 43.000,00 Rp. 1.290,00

liii
0,4000 Tukang @Rp. 30.000,00 Rp. 12.000,00
0,0400 Kepala Tukang @Rp. 35.000,00 Rp. 1.400,00
0,8000 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 20.000,00
0,0400 Mandor @Rp. 32.500,00 Rp. 1.300,00
Rp. 54.654,00
Harga 26,88 M’ Nok Genteng Beton adalah 26,88 x Rp. 54.654,00
Rp. 1.469.099,52

Analisa Baut Konstruksi


1,0000 Bh Baut 12 m Pendek @Rp. 2.500,00 Rp. 2.500,00
1,0000 Bh Baut 12 m Panjang @Rp. 4.000,00 Rp. 4.000,00
1,0000 Unit Plat Strip @Rp. 10.000,00 Rp. 10.000,00
1,0000 Unit Begel (type1) @Rp. 25.000,00 Rp. 25.000,00
1,0000 Unit Begel (type2) @Rp. 25.000,00 Rp. 25.000,00
1,0000 Unit Baut Angkur @Rp. 15.000,00 Rp. 15.000,00
Harga 24 bh Baut Ф 12 mm pendek adalah 24 x Rp. 2.500,00
Rp. 60.000,00
Harga 12 bh Baut Ф 12 mm panjang adalah 12 x Rp 25.000,00
Rp. 300.000,00
Harga 24 Plat Strip adalah 24 x Rp. 10.000,00
Rp. 240.000,00

Harga 6 bh Begel adalah 6x Rp. 25.000,00


Rp. 150.000,00
Harga 3 bh Begel adalah 3x Rp. 25.000,00
Rp. 75.000,00
Harga 10 bh baut Angkur adalah 10 x Rp. 15.000,00
Rp. 150.000,00

Harga 1 Pekerjaan baut Konstruksi adalah Rp. 1.077.500,00

Analisa 1 M2 Listplank Kayu


0,0220 M3 Kayu Klas II @Rp. 1.200.000,00 Rp. 26.400,00
0,1000 Kg Paku Biasa @Rp. 7.000,00 Rp. 700,00
0,8000 Tukang @Rp. 30.000,00 Rp. 24.000,00
0,0800 Kepala Tukang @Rp. 35.000,00 Rp. 2.800,00
0,2800 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 7.000,00
0,0140 Mandor @Rp. 32.500,00 Rp. 455,00
Rp. 61.355,00
Harga 10,32 M2 Listplank kayu adalah 10,32 x Rp 61.355,00
Rp. 633.183,60
Analisa 1 M3 Urugan Pasir Urug
1,2000 M3 Pasir Urug @Rp. 43.000,00 Rp. 51.600,00
0,3000 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 7.500,00
0,0100 Mandor @Rp. 32.500,00 Rp. 325,00
Rp. 59.425,00
Harga 4,8 M3 Urugan Pasir bawah lantai adalah 4,8 x Rp. 59.425,00
Rp. 285.240,00

Analisa 1 M3 Beton Tumbuk ad. 1:3:5


4,0000 Zak Semen Portland (PC) @Rp. 28.000,00 Rp. 112.000,00
0,5000 M3 Pasir Pasang @Rp. 43.000,00 Rp. 21.500,00
1,0000 M3 Koral Beton @Rp. 80.000,00 Rp. 80.000,00
1,0000 Tukang @Rp. 30.000,00 Rp. 30.000,00
0,1000 Kepala Tukang @Rp. 35.000,00 Rp. 3.500,00
6,0000 Pekerja @Rp. 25.000,00 Rp. 150.000,00
0,3000 Mandor @Rp. 32.500,00 Rp. 9.750,00
Rp. 406.750,00

liv
Dokumentasi
Ls 250000 250000 -
+ Laporan
As Built
Ls 500000 500000 -
Drawing
Pembersihan
Akhir 10 M2 19968,75 19968,75 -
Lapangan
Nilai RAB 35895851.1625 35895851.1625 -

Tabel di atas memperlihatkan bahwa perhitungan dengan menggunakan program RAB


APPLICATION dibandingkan dengan perhitungan menggunakan kalkulator untuk setiap item
mempunyai simpangan kurang dari 1%, hal ini menunjukan bahwa perhitungan yang dilakukan
dengan perogram RAB APPLICATION mempunyai validitas yang cukup akurat.

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Program komputasi RAB ini merupakan program yang dirancang untuk proses perhitungan
Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan metode metode Quantity Take-Off dan Harga Satuan
untuk bangunan gedung dan tempat tinggal.

5.2 Saran

Program komputasi ini dapat dikembangkan lagi dengan mengaitkan :


1. Biaya yang dipilah-pilah
2. Jadwal proyek
3. Kurva S
4. Prosentase pekerjaan
5. dan lain sebagainya

lxiv
DAFTAR PUSTAKA

Aggregate Research. 2007. Concrete Mix Design. website:


[Link]

LogicSphere. 2007. FirstMix Express for Concrete Mix Design, website:


[Link]

Marco Cantu. 2002. Essential Delphi. [Link]/edelphi

Marco Cantu. 2002. Essential Pascal. [Link]/epascal

Mulyono,Tri. 2005. Teknologi [Link]: Penerbit Andi.

Tjokrodimulyo K. 1996. Teknologi Beton. Nafitri, Yogyakarta.

Pranata, Antony.2000. Pemrograman Borland Delphi Edisi 3. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Raharjo, Budi. 2007. Kylix dan Delphi . Bandung: Informatika

Al Fatta, Hanif. 2007. Analisis & Perancangan Sistem Informasi untuk Keunggulan Bersaing
Preusan & Organisasi Modern .Yogyakarta : Penerbit Andi.

Kadir, Abdul. 2004. Dasar Aplikasi Database MySQL-Delphi .Yogyakarta: Penerbit Andi.

Kadir, Abdul. 2003, Dasar Pemrograman Delphi 5.0 (Jilid 1). Yogyakarta : Penerbit Andi.

Soeharto Iman, 1995. Manajemen Proyek dari Konseptual sampai Operasional , Edisi Pertama,
Jakarta: Erlangga.

Zul Hendri & Handri Chandra. 2003. RAB dengan Excel untuk orang awam. Palembang :
[Link].

lxv
lxvi

Anda mungkin juga menyukai