Penjumlahan dan Pengurangan
Bagaimana cara menjumlahkan dan mengurangkan?
Bagaimana hubungan penjumlahan dan pengurangan?
Informasi Umum Perangkat Ajar Tujuan Pembelajaran
Penyusun : INOVASI Mengenal dan menggunakan simbol (+),
Jenjang : Sekolah Dasar (SD) (-), dan (=) serta dapat menggambarkan
Fase/Kelas : A/2 hubungan antara penjumlahan dan
Kode : [Link].B2.8 pengurangan
Target Peserta Jumlah Model Pertemuan
Didik Peserta Didik Pembelajaran
Siswa reguler 32 Tatap muka 2 pertemuan:
Berpencapaian PJJ luring 2x70 menit
tinggi
Ketersediaan Materi Profil Pelajar Pancasila
Pengayaan untuk siswa berpencapaian Bernalar kritis
tinggi. Bergotong-royong
Alternatif penjelasan, metode, atau
aktivitas untuk siswa yang sulit
memahami konsep.
Pengetahuan yang Perlu Dimiliki Kosa Kata yang DIpelajari
Siswa
Membilang Tambah, jumlah, ambil, kurang, sama
Konsep hitung maju dan mundur dengan
1
PERTEMUAN 2 70 menit
Materi Ajar, Alat dan Bahan Sarana Prasarana
Pensil Meja disusun untuk belajar
Kancing atau benda lain berkelompok (5 kelompok)
Gelas plastic (tidak transparan) Satu kelompok terdiri atas 6-8 siswa
Kartu symbol (+), (-), dan (=)
Kertas HVS
Kegiatan Pembelajaran Utama
Pengaturan siswa Metode Asesmen
Individu Diskusi Individu
Berpasangan Demonstrasi Pengamatan
Berkelompok Eksplorasi Produk
Klasikal
Persiapan 30 menit
Menyiapkan alat bantu ajar yaitu pensil, kancing atau benda lain, gelas plastik (tidak transparan)
dan kartu simbol (+), (-), dan (=).
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal (15 menit)
1. Guru menunjukkan 7 pensil yang dipegangnya kepada siswa.
2. Guru bertanya, “Ada berapa pensil di tangan Ibu/Bapak?”
3. Selanjutnya guru meminta siswa untuk menutup mata dan menambahkan 3 pensil di
tangannya.
2
4. Guru meminta siswa membuka mata dan bertanya, “Ada berapa pensil di tangan
Ibu/Bapak sekarang?”
5. Guru menuliskan kalimat matematikanya yaitu 7 + … = 10.
6. Guru bertanya, “Jadi, berapa pensil yang ditambahkan?”
Guru menuliskan kalimat matematika yaitu 7 + 3 = 10.
7. Guru bertanya, “Bagaimana kalian menemukan jawabannya?”
8. Siswa bersama guru mempraktikkan proses pembuktian jawaban.
9. Sepuluh pensil diambil satu per satu sampai sisanya 3.
10. Guru menuliskan kalimat matematika, 10 - 7 = 3.
11. Guru menyampaikan pada siswa bahwa mereka akan bermain “Tebak Banyak Benda”.
Kegiatan Inti (40 menit)
Selama kegiatan inti berlangsung, guru membawa lembar observasi untuk dia gunakan saat
berkeliling mendampingi siswa. Untuk setiap kelompok, guru dapat mengamati masing-
masing 2 siswa. Dalam kegiatan inti, guru dapat mengajukan pertanyaan tentang bagaimana
cara menemukan jawaban dan membuktikan jawaban.
Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok (6–8 orang) sesuai kemampuan siswa
dalam menyelesaikan penjumlahan dan pengurangan. Siswa yang masih membutuhkan
bimbingan dalam berhitung penjumlahan dan pengurangan dimasukkan ke dalam kelompok
A. Siswa yang sudah mahir penjumlahan dan pengurangan dimasukkan ke dalam kelompok
B dan C.
Setiap pasangan siswa mendapat
• satu kartu bilangan (misalnya kelompok A: 15 dan kelompok B: 20);
• 20 kancing (atau benda lain);
• kartu simbol (+), (-), serta (=); dan
• gelas plastik (tidak transparan).
Kelompok A
1. Salah satu siswa mengambil satu kartu bilangan dan meletakkan sebagai hasil
operasi hitung.
2. Siswa mengambil sejumlah kancing, kartu simbol (+) dan (=) serta meletakkannya
berurutan.
3. Siswa minta pasangannya menutup mata, lalu mengambil sejumlah kancing
tambahan, diletakkan setelah simbol (+). Kancing tambahan ditutup oleh
gelas/mangkuk.
3
4. Siswa minta temannya membuka mata dan menebak banyak kancing yang ada di
bawah gelas/mangkuk.
5. Kedua siswa memeriksa jawaban dengan menghitung semua kancing yang ada.
6. Kedua siswa mencatat kalimat matematika di buku catatannya, misalnya 7+ 8=15.
7. Kedua siswa melakukan pembuktian kegiatan di mana 15 kancing siswa ambil
satu per satu (sambil mereka hitung) hingga tersisa 7 kancing.
8. Kedua siswa mencatat kalimat matematika di buku catatannya yaitu 15-8=7.
9. Siswa melakukan kegiatan tersebut sebanyak 5 kali.
Contoh hasil siswa:
Kelompok B
Proses kegiatan sama dengan kelompok A dengan hasil 20.
Contoh hasil siswa:
4
Kelompok C
Proses kegiatan sama dengan kelompok A, namun bilangan hasil dapat siswa tentukan
sendiri, di mana bilangan bisa lebih besar dari 20.
Contoh hasil siswa:
Kegiatan Penutup (15 menit)
1. Seorang siswa menyampaikan salah satu hasil kegiatan berpasangan.
2. Guru menuliskan hasil yang siswa sampaikan di papan tulis.
3. Guru bertanya:
• “Bagaimana cara kamu menemukan hasilnya?”
• “Apakah ada yang menemukan cara berbeda?”
• “Bagian mana yang sulit?”
• “Bagian mana yang mudah?”
5
Refleksi Siswa Refleksi Guru
Apa yang kamu pelajari? Apakah kegiatan belajar berhasil?
Apa yang sulit? Bagian mana yang berhasil?
Apa yang mudah? Kesulitan apa yang dialami?
Bagaimana cara kamu belajar? Apakah seluruh siswa mengikuti pelajaran dengan baik?
Bagaimana cara membantu siswa yang memiliki kesulitan?
Apa yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
Perangkat Asesmen
1. Produk
Hasil produk siswa berupa lembar kerja diperiksa (gambar dan kalimat matematika).
2. Lembar Pengamatan
Guru mencatat hasil pengamatan saat siswa bekerja/menjawab pertanyaan. Guru memilih
beberapa siswa untuk ia amati. Pengamatan dilanjutkan pada sesi berikutnya untuk melihat
siswa yang berbeda.
Keterampilan Proses Keterangan
Keterampilan membilang: menghitung maju
dan mundur dengan tepat untuk
menemukan jawaban.
Keterampilan penalaran (reasoning):
membuktikan dengan benda konkret,
mengidentifikasi bilangan yang hilang.
Keterampilan mengoneksikan:
menghubungkan penjumlahan dan
pengurangan.
Keterampilan kerja sama: berkomunikasi
dengan baik dan berkontribusi saat
bermain tebak banyak benda.
6
Daftar Pustaka
Australian Mathematical Science Institute. t.t. “Addition_and_Subtraction.” Diakses pada 26
Desember 2021 [Link]
Home School Math. t.t. “Unknown Addend in Addition Problems - First Grade.” Diakses pada 26
Desember 2021 . [Link]
Cox, Karen. t.t. “Simple Subtraction Math Game for Pre-K, Preschool.” Diakses pada 26
Desember 2021 [Link]