0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan16 halaman

Bimbingan Karir Siswa SMA: Pilihan Masa Depan

Dokumen ini membahas pentingnya bimbingan karir bagi siswa SMA yang sedang menghadapi masa transisi menuju dewasa. Program layanan bimbingan diharapkan dapat membantu siswa memahami pilihan karir dan konsekuensinya, serta memberikan dukungan dalam menentukan arah karir yang sesuai dengan potensi dan minat mereka. Melalui diskusi dan proyek, siswa didorong untuk merencanakan masa depan mereka secara lebih matang.

Diunggah oleh

marshanabilaso
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan16 halaman

Bimbingan Karir Siswa SMA: Pilihan Masa Depan

Dokumen ini membahas pentingnya bimbingan karir bagi siswa SMA yang sedang menghadapi masa transisi menuju dewasa. Program layanan bimbingan diharapkan dapat membantu siswa memahami pilihan karir dan konsekuensinya, serta memberikan dukungan dalam menentukan arah karir yang sesuai dengan potensi dan minat mereka. Melalui diskusi dan proyek, siswa didorong untuk merencanakan masa depan mereka secara lebih matang.

Diunggah oleh

marshanabilaso
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RASIONAL

Peserta didik dalam tingkat SMA masuk dalam kategiri tugas perkembangan usia remaja.
Masa remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Masa pancaroba ini
memungkinakan adanya ketidak jelasan arah dan pemikiran tingkah lakunya. Kadang
menampilkan diri dengan sikap yang seakan-akan sudah dewasa, tetapi sebenarnya secara
mental belum matang dan siap menerima keadaan dirinya sebagai manusia dewasa. Pada ini
remaja SMA memiliki masalah dan hambatan dalam menentukan pilihan karir. Masalah ini
muncul karena kurangnya peserta didik memiliki pemahaman diri yang tinggi mengenai
potensi, minat, bakat, dan pilihan karirnya. Peserta didik tidak paham mengenai informasi karir
dan perencanaan karir di masa depan. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Saka,
Gati, dan Kelly (Saka N, 2008) tentang pemilihan karir remaja. Menurut mereka remaja yang
tidak memiliki pilihan karir yang jelas cenderung memiliki gangguan emosi dan kepribadian
seperti pesimistis, gangguan kecemasan (anxiety), dan konsep diri negatif serta self-esteem
yang rendah. Penyelenggaran program layanan bimbingan karir diharapkan dapat membantu
siswa secara mandiri mengatasi masalah dan hambatan dalam pemilihan karir. Dalam Lampiran
Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014, dijelaskan bahwa ruang lingkup bimbingan karir terdiri
atas pengembangan sikap positif terhadap pekerjaan, pengembangan keterampilan menempuh
masa transisi secara positif dari masa bersekolah ke masa bekerja, pengembangan kesadaran
terhadap berbagai pilihan karir, informasi pekerjaan, ketentuan sekolah dan pelatihan kerja,
kesadaran akan hubungan beragam tujuan hidup dengan nilai, bakat, minat, kecakapan, dan
kepribadian masing-masing/
Kamisa:1997) Disinilah tugas-tugas dari guru BK untuk memaksimalkan karir peserta
didik sehingga siswa tidak salah memilih jalan dan salah menentukan profesi maupun jabatan
yang akan diambilnya atau kerjakan nantinya. Oleh karena itu peran guru bimbingan konseling
dibutuhkan sekali oleh peserta didik dalam membantu, membimbing, dan mengarahkan
karirnya. Diharapkan guru bimbingan dan konseling dapat memberikan gambaran mengenai
karir atau informasi mengenai karir (pekerjaan) sesuai keinginan yang diminati dan kemapuan
peserta didik, namun bimbingan akan diberikan secara lebih terperinci jika ada peserta didik
yang memiliki permasalahan pada karirnya.
Sebagai bagian integral dari proses pendidikan, Bimbingan Konseling memiliki peran
yang sangat penting dalam membantu kalian menghadapi berbagai tantangan dan membuat
keputusan yang bijak di masa depan. Hari ini, kita akan menjelajahi salah satu aspek krusial
dalam kehidupan para siswa SMA, yaitu pertanyaan besar: "Mau kemana setelah lulus
sekolah?" Menghadapi masa depan setelah menyelesaikan pendidikan menengah adalah
perjalanan yang penuh tantangan dan keputusan berat. Pilihan-pilihan ini tidak hanya
mempengaruhi karir kalian, tetapi juga membentuk identitas dan tujuan hidup. Oleh karena itu,
peran BK Klasikal bukan hanya tentang memberikan jawaban langsung, tetapi juga tentang
membantu para peserta didik menemukan jawaban itu sendiri melalui panduan, informasi,
refleksi diri, eksplorasi pilihan karir, dan pengembangan rencana aksi yang realistis yang akan
diberikan.
Dalam sesi kita hari ini, kita akan membahas berbagai opsi setelah lulus sekolah, mulai
dari melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, memasuki dunia kerja, hingga
mempertimbangkan jalur kewirausahaan. Kita juga akan membahas berbagai langkah yang
dapat diambil untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang dinamis ini. Saya harap
kita semua dapat mengambil manfaat dari diskusi ini, dan melalui bimbingan konseling ini,
kalian akan semakin siap untuk mengarungi perjalanan setelah lulus dari SMA. Untuk itu kita
bersama-sama membuka pintu menuju masa depan yang gemilang dan membangun pondasi
yang kuat untuk meraih impian kita.
PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN
DINAS PENDIDIKAN
UPT SMA NEGERI 1 MAKASSAR
Jln. Gunung Bawakaraeng No. 53 Makassar 90157 – Telp (0411) 332220
Website: [Link] – E-mail : smansa_jagungbakar@[Link]
NSS : 301196004001; NIS : 40312010

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN


BIMBINGAN KLASIKAL
SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2024

A Komponen Layanan Layanan Dasar


B Bidang Layanan Bidang Karir
C Topik / Tema Layanan Mau kemana setelah lulus SMA?
D Fungsi Layanan Pemahaman dan pengembangan

Peserta
E Tujuan Umum

didik/konseli
memahami
beberapa pilihan
karir setelah
lulus SMA/MA,
serta mampu
memahami
konsekuensi dari
setiap
keputusan pilihan
karir tersebut
Peserta
didik/konseli
memahami
beberapa pilihan
karir setelah
lulus SMA/MA,
serta mampu
memahami
konsekuensi dari
setiap
keputusan pilihan
karir tersebut
Peserta
didik/konseli
memahami
beberapa pilihan
karir setelah
lulus SMA/MA,
serta mampu
memahami
konsekuensi dari
setiap
keputusan pilihan
karir tersebut
Peserta
didik/konseli
memahami
beberapa pilihan
karir setelah
lulus SMA/MA,
serta mampu
memahami
konsekuensi dari
setiap
keputusan pilihan
karir tersebut
Peserta
didik/konseli
memahami
beberapa pilihan
karir setelah
lulus SMA/MA,
serta mampu
memahami
konsekuensi dari
setiap
keputusan pilihan
karir tersebut
Peserta
didik/konseli
memahami
beberapa pilihan
karir setelah
lulus SMA/MA,
serta mampu
memahami
konsekuensi dari
setiap
keputusan pilihan
karir tersebut
Peserta
didik/konseli
memahami
beberapa pilihan
karir setelah
lulus SMA/MA,
serta mampu
memahami
konsekuensi dari
setiap
keputusan pilihan
karir tersebut
Peserta
didik/konseli
memahami
beberapa pilihan
karir setelah
lulus SMA/MA,
serta mampu
memahami
konsekuensi dari
setiap
keputusan pilihan
karir tersebut
Peserta
didik/konseli
memahami
beberapa pilihan
karir setelah
lulus SMA/MA,
serta mampu
memahami
konsekuensi dari
setiap
keputusan pilihan
karir tersebut
Peserta
didik/konseli
memahami
beberapa pilihan
karir setelah
lulus SMA/MA,
serta mampu
memahami
konsekuensi dari
setiap
keputusan pilihan
karir tersebut
Peserta
didik/konseli
memahami
beberapa pilihan
karir setelah
lulus SMA/MA,
serta mampu
memahami
konsekuensi dari
setiap
keputusan pilihan
karir tersebut
Peserta
didik/konseli
memahami
beberapa pilihan
karir setelah
lulus SMA/MA,
serta mampu
memahami
konsekuensi dari
setiap
keputusan pilihan
karir tersebut
Peserta didik/konseli memahami beberapa pilihan karir setelah
lulus SMA/MA, serta mampu memahami konsekuensi dari
setiap keputusan pilihan karir tersebut.
1) Setelah melihat tayangan PPT dan mendapatkan
penjelasan singkatdari guru, peserta didik mampu
menelaah tentang pilihan karirdengan benar (C4)
2) Setelah berdiskusi peserta didik mampu menunjukkan
F Tujuan Khusus pilihan kariryang sesuai dengan program keahliannya (A5)
3) Setelah mendapatkan penjelasan dari Guru BK, peserta
didik dapat menentukan strategi yang tepat untuk memilih
karir yang sesuaidengan program keahlian yang dipilih
(P5)
G Sasaran Layanan Kelas XII – 7
1) Lulus SMA mau kemana? (perencanaan Karir)
H Materi Layanan 2) Alternatif pilihan karirt
3) Langkah – langkah merencanakan karir
I Waktu 2 JP (90 Menit)
J Sumber Materi PPT, Laptop, Proyektor
K Metode/Teknik Project Based Learning
L Media / Alat Sticky note, Karton, Canva
M PELAKSANAAN
Tahap Awal/Pendahuluan
Membuka dengan salam dan berdoa
1. Membina hubungan baik dengan peserta didik (menanyakan kabar, pelajaran
sebelumnya, Ice breaking)
2. Apersepsi, Motivasi dan pemberian acuan menyampaikan tujuan layanan materi
bimbingan dan Konseling
3. Menanyakan kesiapan peserta didik
Tahap Inti
1. Guru bk menayangkan PPT
2. Peserta didik mengamati materi yang disampaikan guru
3. Mengajak siswa berdiskusi mengenai pilihan karir yang akan diambil setelah lulus
4. Menugaskan siswa membuat projek “Road Map To Victory” dengan
menggambarkan perjalanan mimpi/impian yang ingin dicapainya
5. Mempresentasikan hasil projek siswa
6. Mengajak siswa berdiskusi mengenai hasil projek milik temannya
Tahap Penutup
1. Guru BK mengajak siswa membuat kesimpulan terkait materi yg telah diberikan
2. Guru BK memberikan penguatan & evaluasi penilaian
3. Mengakhiri dengan berdoa dan salam
N Evaluasi

Guru BK atau
1. Evaluasi Proses

konselor
melakukan
evaluasi dengan
memperhatikan
proses yang
terjadi :
1. Melakukan
Refleksi hasil,
setiap peserta
didik menuliskan
di
kertas yang sudah
disiapkan.
2. Sikap atau
atusias peserta
didik dalam
mengikuti
kegiatan
3. Cara peserta
didik dalam
menyampaikan
pendapat atau
bertanya
4. Cara peserta
didik memberikan
penjelasan dari
pertanyaan
guru BK
Guru Bimbingan dan Konseling / Konselor melakukan evaluasi
dengan memperhatikan proses yang terjadi:
1. Mengadakan refleksi
2. Sikap peserta didik dalam mengikuti kegiatan
3. Cara peserta didik menyampaikan pendapat atau bertanya
4. Cara peserta didik memberikan penjelasan terhadap
pertanyaan Guru Bimbingan dan Konseling / Konselor
1. Perasaan suasana pertemyan
2. Topik yang dibahas
5. Evaluasi Hasil 3. Cara guru Bimbingan dan Konseling / Konselor
menyampaikan
4. Kegiatan yang diikuti

Mengetahui, Makassar, 18 Oktober 2024


Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Makassar Asistensi Mengajar Mahasiswa BK UNM
Drs. H. Sulihin Mustafa, M. Pd Marsha Nabila Sophia Syah
NIP. 197012311996011001 NIM. 220404502055

Lampiran – Lampiran

Anda mungkin juga menyukai