0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan2 halaman

Kegundahan dan Kebingungan Emosional

Puisi ini menggambarkan perasaan bingung dan kegundahan penulis yang terjebak dalam ketidakpastian dan kesedihan. Penulis merasakan kesepian dan kehilangan semangat, sementara lingkungan di sekitarnya tampak tidak memahami penderitaannya. Dalam suasana yang penuh emosi, penulis mencerminkan konflik batin dan kerinduan akan ketenangan.

Diunggah oleh

Tulus Barus27
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan2 halaman

Kegundahan dan Kebingungan Emosional

Puisi ini menggambarkan perasaan bingung dan kegundahan penulis yang terjebak dalam ketidakpastian dan kesedihan. Penulis merasakan kesepian dan kehilangan semangat, sementara lingkungan di sekitarnya tampak tidak memahami penderitaannya. Dalam suasana yang penuh emosi, penulis mencerminkan konflik batin dan kerinduan akan ketenangan.

Diunggah oleh

Tulus Barus27
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Bingung

Kebingungan ini menimpaku

Bergerak bak sebilah pisau terhunus

Memecahkan saraf dari kerangka otakku

Seakan bercengkramah dengan naluriku.

Hai sobat, mengapa kegundahan ini melandaku

Apakah kau tak punya simpati guna menyudahi semua ini

Kopi yang engkau buatkan segetir pahitnya kegundahanku

Bahkan, mulutku sudah tak bergairah melahap nikotin ini

Dipojok jondol bambu. Aku membisu haru

Meratapi semua kenyataan dan kefanaan yang sedang kujalani

Qolbuku terus bergundah ria

Perawakan kering ini sudah tidak lagi beringas

Diam.! Bentakku menghanyutkan sunyi

Atas bunyi dari spiker yang mendendangkan irama vokal itu.

Temanku ketakutan melirikku seakan kesurupan

Amarahku diraungkan melibas sunyi dikejauhan.

Aku pulang berwajahkan satwa liar

Yang gusar menantikan sebuah buruan

Ditengah riuh ringkikan kijang dibalik ilalang

Hal macam apakah ini? Apakah anda tau


PATWA.2018

Anda mungkin juga menyukai